• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
05 Sistem Finishing
 

05 Sistem Finishing

on

  • 12,570 views

cara melakukan finishing dengan beberapa bahan reka oles

cara melakukan finishing dengan beberapa bahan reka oles

Statistics

Views

Total Views
12,570
Views on SlideShare
12,470
Embed Views
100

Actions

Likes
1
Downloads
206
Comments
0

3 Embeds 100

http://pelatihankayu.blogspot.com 82
http://www.pika-semarang.com 17
http://pelatihankayu.blogspot.de 1

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    05 Sistem Finishing 05 Sistem Finishing Presentation Transcript

    • SISTEM FINISHING
    • NC (Nitro Cellulose)
    • NC (Nitro Cellulose) Adalah sistem reka oles dengan bahan dasarNitrocellulose dan Alkyd Resin. Cara pembentukan lapisan filmnya melalui penguapan solvent, tanpa ada reaksi kimia. Cat ini dikenal dengan sebutan NC Lacquer untuk jenis transparan dan dikenalsebagai Duco untuk jenis solid color (opaque). Sistem ini banyak dipakai untuk pengecatan mebel kayu dan rotan, biasanya untuk reka oles gaya Amerika.
    • NC (Nitro Cellulose)Keunggulan : Kelemahan mudah dipakai, tanpa • daya isi pori kurang hardener • tidak tahan solvent lapisan tipis kelihatan lebih • lunak kembali bila kena alami panas (thermoplastic) tidak berbau tajam seperti • kekentalan lebih tinggi melamine daripada Melamine dan PU mudah difinishing ulang • kadar zat padat lebih tidak ada pot life rendah daripada Melamine dan PU
    • Hal – hal yang perlu diperhatikanThinner NC (Nitro Cellulose)Jenis thinner akan Jenis thinner yang terlalu cepatmempengaruhi kering akan mengakibatkan•Kelarutan cat film cat menjadi•Waktu kering •Tidak kilap•Ketahanan cat •Daya lekat jelek•Penampilan film cat •Kulit jeruk •Permukaan kasar •Terjadi kabut (blushing)
    • Hal – hal yang perlu diperhatikan Thinner Kondisi ruang semprot Gunakan 5 - 10 % retarder Ruang semprot harus bersih,pada waktu hujan atau malam suhu antara 28 – 32 0 C danhari dengan kelembaban tinggi kelembaban antara 50 – 70 % untuk menghindari terjadinya RH. kabut (blushing). Jangan terlalu banyak menggunakan retarder karena menjadi lambat kering dan mengakibatkan blocking waktu benda ditumpuk.
    • Hal yang perlu diperhatikanPersiapan permukaan Ruang pengering Ruang pengering harus bersihBenda kerja yang akan dari debu dan memilikidisemprot harus diamplas sirkulasi udara yang baik.sesuai dengan kekasarannya Karena solvent yang jenuh didan dibersihkan dari debu ruang tersebut akanamplas mempengaruhi kecepatan kering dan permukaan film cat.
    • MELAMINE
    • Melamine Melamine disebut juga sebagai Adalah sistem reka oles yang Acid Curing System atau Amino terdiri dari 2 komponen dengan Alkyd System. Sistem ini banyak bahan dasar Urea / Melaminedipakai untuk pengecatan mebel Formaldehyde yang membentukkayu, dinding kayu interior, kayu reaksi crosslinking (sambung lapis dsb. silang) dengan Alkyd Resin dalam suasana lingkungan asam. Untuk proses pengerasan sistem ini diperlukan suatu bahan pengeras yang bersifat asam yang disebut Hardener sebagai komponen kedua.
    • Melamine Kelemahan Keunggulan • harus mencampur 2 komponen • Daya tutup pori – pori kayu dengan perbandingan tertentu lebih baik daripada NC • komponen pengeras (hardener) terbuat dari asam yang bisa • Lapisan lebih tebal dan membuat peralatan pengecatan mengkilap karatan • umur campuran terbatas • Lapisan cukup keras dan tahan• pada proses pengerasan terjadi gores pelepasan formaldehyde yang • Lapisan tidak mudah retak berbau pedas (beracun) karena perubahan cuaca dan • cenderung pecah bila lapisan terlalu tebal atau perbandingan suhu panas – dingin bahan dengan hardener kurang • Tahan terhadap air dan solventtepat, yang mengakibatkan lapisan tidak cukup keras dan akan pecah • Tahan terhadap bahan kimia bila disemprot lapisan berikutnya seperti air garam, asam.
    • perlu diperhatikanThinner MelamineJenis thinner yang dipakai untuk Hal ini akan mempengaruhi hasilpenyemprotan berpengaruh pada seperti •Kelarutan cat •Permukaan tidak rata dan kasar •Waktu pengeringan •Permukaan keriput •Pot life •Lapisan tidak mengkilap •Ketahanan cat •Hasil semprotan cat tidak bisa menggulung di permukaan rotan
    • perlu diperhatikan : Kelembaban udara Tekanan udaraKelembaban udara yang tinggi Tekanan udara yang terlalu besarbisa menyebabkan permukaan mengakibatkan cat meleleh dancat berbintik, berkabut, tidak menjadi boros. Atur tekanan keras dsb udara antara 3 - 3,5 kg / cm2
    • PU (POLYURETHANE)
    • PU (Polyurethane) Adalah sistem reka oles • misalnya dengan bahan polyol yang • Acrylic polyol + bereaksi dengan Polyisocyanate Alifatic ⇒ polyisocyanate. Hasil Non Yellowing PU crosslinkingnya mempunyai • Alkyd Polyol +sifat film yang tahan solvent, Polyisocyanate Aromatic ⇒fleksibel dan keras. Sifat film Yellowing PU yang dihasilkan sangat tergantung dari jenis polyol dan polyisocyanate yang berikatan,
    • PU ada 2 tipe : PU dua komponen (Two • PU ada 2 tipe :Pack PU), komponen A ialah • PU satu komponen (One polyol dan komponen B Pack PU), misalnya PUialah polyisocyanate. Cocok moisture curing dengan untuk mebel berkualitas bahan polyisocyanate tinggi dan flooring. yang akan bereaksi dengan uap air, membentuk film yang keras, tahan solvent dan tahan abrasi. Tipe ini cocok untuk parquet flooring
    • PU (Polyurethane)Keunggulan Kelemahan • Daya isi baik pada pori – pori • Pot life (umur komponen) kayu terbatas setelah 2 komponen • Tahan solvent dan beberapa dicampur bahan kimia • Perlu perhatian khusus pada saat • Daya tempel, kekerasan dan pencampuran fleksibilitas bagus• Ketahanan gloss dan transparansi • Mudah berbusa / bergelembung bagus jika diaplikasikan tebal pada • Daya tahan film tinggi (good suhu tinggi endurance) • Harga satuannya relatif lebih • Dapat sebagai undercoat cat lain mahal daripada Melamine dan NC • Tak mengandung formaldehyde • Umur simpan komponen B seperti pada Melamine (polyisocyanate) terbatas • Cepat kering
    • PU (Polyurethane)perlu diperhatikan Ingat !!! Hardener PU sangat sensitif Gunakan thinner PU yang terhadap : sesuai dengan produk Anda, Kelembaban, karena kelembaban konsultasikan dengan mengandung uap air (H2O / H-O- penyuplai bahan / produsen H) yang memiliki gugus –OH cat. (polyol) yang dapat bereaksi dengan isocyanate  Alkhohol, karena alkhohol mengandung gugus –OH pada ujung rantainya
    • NITROCELLULOSE (NC)
    • Pelapisan AkhirSOLVENT BASEDKeunggulan Kelemahan Praktis (1k)  Kurang tahan gores Cepat kering  Kurang tahan terhadap Tidak berbau pedas bahan kimia dan air Natural look  Kurang tahan terhadap Mudah ditouch-up gesekan/abrasion Non Toxic  Yellowing
    • Pelapisan AkhirSOLVENT BASEDIMPRA NC FINISH• Sanding sealer SS-121 • Non toxic • 100% bebas formaldehyde• Meuble Lack NC-141 Clear • Lebih cepat kering • Praktis (mudah digunakan)
    • Pelapisan AkhirSOLVENT BASEDAcrylic Kelemahan Praktis (1k)  Kurang tahan gores Sangat jernih (non  Kurang tahan terhadap bahan kimia yellowing) dan air Tidak berbau pedas  Kurang tahan Natural look terhadap gesekan/abrasion Mudah ditouch-up
    • Pelapisan AkhirSOLVENT BASEDKeunggulan IMPRA ACRYLIC Finish• Non yellowing • Non Yellowing Sanding• Cepat kering sealer NYSS-155• Tidak berbau pedas • Non Yellowing Lack• Natural look NYL-175 Clear
    • Pelapisan AkhirSOLVENT BASEDMelamine (acid curing) Ciri-ciri Tahan gores  Berbau pedas Tahan terhadap bahan  Tidak praktis (2k) kimia  Sulit ditouch-up/ direnovasi Glossy High build Low cost
    • Pelapisan AkhirSOLVENT BASED IMPRA MELAMINE Finish • Melamine Sanding  Low Formaldehyde sealer MSS-123  Low yellowing • Melamine Lack  Glossy ML-131 Clear  High build  Tahan Gores  Tahan terhadap bahan kimia
    • Pelapisan AkhirSOLVENT BASED Polyurethane (PU)  Grain firing  Tidak praktis (2k)  Tidak mudah retak  Sulit ditouch-up/  Tahan gores direnovasi  Tahan terhadap bahan  Perlu thinner khusus yang kimia “PU grade”  High Gloss  High cost  Tidak berbau pedas (100% bebas formaldehyde)
    • Pelapisan AkhirSOLVENT BASED PROPAN PU • Tahan gores dan tahan terhadap bahan kimia • Tidak mudah retak • Grain firing • Mudah diaplikasikan • 100% bebas formaldehyde • High Gloss • PU Sanding sealer PUSS-740-2K • PU Lack PUL-745-2K Clear
    • Pelapisan AkhirOIL BASED OIL BASED  Tahan cuaca  Lambat kering  Fleksibel  Low build  Memungkinkan kayu  Kurang tahan gores untuk “bernafas”  Deep penetrating
    • Pelapisan AkhirOIL BASED ULTRAN POLITUR P-01  Digunakan untuk kayu bangunan yang tidak langsung terekspose sinar matahari  Menampilkan warna yang halus dan rata Clear  Tahan terhadap cuaca
    • Pelapisan AkhirOIL BASED ULTRAN POLITUR P-03 UV • Digunakan untuk kayu bangunan yang terekspose langsung terhadap sinar matahari • Melindungi kayu dari kerusakan akibat jamur NaturalCoating dan serangga • Tahan terhadap cuaca
    • Pelapisan Akhir WATER BASED  Tidak berbau (odorless)  Low Build  100% bebas  Kurang tahan gores formaldehyde  Sedikit lebih mahal  Tidak mengandung logam berat (Non Toxic)  Praktis (berpengencer air)  Tidak menguning (non yellowing)
    • Pelapisan AkhirExterior ULTRAN AQUA POLITUR • Digunakan untuk finishing bagian bangunan yang terekspose langsung oleh hujan dan sinar matahari • Ramah lingkungan • Tahan cuaca
    • Pelapisan AkhirInterior ULTRAN AQUA LACQUER • Digunakan untuk finishing mebel, handicraft, mainan anak-anak, dll • Ramah lingkungan • Aman bagi kesehatan • Praktis dan tidak menguning AL-9505
    • SPECIAL EFFECT
    • Special Effect MARBLE EFFECT• Lapisan cat dasar harus menggunakan cat 2 komponen (ML/PU)• Aplikasikan IMPRA WOOD STAIN WS-162 B dengan cara kuas, spray atau spatter (percik)• Efek pecah didapat dengan menggunakan aceton, dengan berbagai cara dan alat aplikasi• Clear coating dengan IMPRA Melamine (ML-131 Clear dof/Clear gloss), sebagai lapisan pelindung
    • Special Effect CRACKING EFFECT • Lapisan cat dasar harus menggunakan solvent based 1 komponen, yaitu IMPRA CRACKING BASE ICB-430 di campur dengan Impra Cracking Pasta ICP-231 sebagai pewarna • Cat retak menggunakan IMPRA CRACKING MIDDLE ICM-435 juga dicampur dengan Impra Cracking Pasta ICP-231 sebagai pewarna • Perbedaan cara aplikasi akan menghasilkan efek retak yang berbeda• Clear coating dengan IMPRA ACRYLIC (NYL-175 Clear Gloss/Clear dof), sebagai lapisan pelindung
    • Special Effect
    • Special Effect PEARL EFFECT • Pearl effect atau “efek mutiara” diperoleh dengan mengaplikasikan Top coat (cat akhir) : Fancy Pearl FP-128 setelah tahap pewarnaan yang menggunakan Fancy Sealer FS-127 • Tahapan finishing yang dilakukan mirip dengan sistem acrylic yaitu substrat -> Wood Filler SH-114 -> Fancy Sealer FS-127 -> NYSS-155 - > Top coat : Fancy Pearl FP-128
    • Special Effect GLITTER EFFECT • Glitter Effect atau efek Metalic diperoleh dengan mengaplikasikan Top Coat (Cat akhir) jenis acrylic solvent based NYL-175 dicampur dengan Fancy Glitter FG-129 sebanyak 10% • Tahapan finishing yang dilakukan mirip dengan sistem acrylic yaitu substrat -> Wood Filler SH-114 -> Fancy Sealer FS-127 -> NYSS-155 -> Top coat : NYL-175 + FG-129
    • Special Effect TEXTURE EFFECT WATER BASED TEXTURE WBT-820 New Product ! Water Based Texture WBT-820 adalah suatu emulsi (cat berpengencer air) yang diformulasi secara khusus sehingga mudah untuk dibentuk menjadi texture dengan menggunakan berbagai alat dan berbagai cara, sesuai dengan kreativitas dan imajinasi anda.