rumahbanbekas.com

Page 1

Kata Pengantar
Mengapa anda perlu membaca ebook ini?
Mungkin anda tahu bahwa anda ingin menjadi...
rumahbanbekas.com

Cari tahu cara untuk menentukan target pasar anda, juga belasan cara untuk
melakukan penelitian pasar—m...
Page 3

rumahbanbekas.com

Apakah and sedang mencari peluang untuk mendapatkan modal usaha atau
menarik investor swasta?
A...
rumahbanbekas.com

Page 4

Siapkan Diri
Sebelum mereka memulai, sebagian orang merasa khawatir apakah mereka
memiliki apa ...
Page 5

rumahbanbekas.com

Untuk keluar dari suatu pekerjaan full-time agar bisa memulai suatu bisnis itu
bukanlah sesuatu...
rumahbanbekas.com

rangking yang sangat tinggi di sebagian besar daftar alasan dari para pengusaha
untuk memulai bisnis me...
Page 7

rumahbanbekas.com

Anda akan perlu mempersiapkan diri untuk memikul berbagai tanggung jawab
yang datang bersama de...
rumahbanbekas.com

pengalaman-pengalaman pribadi dan profesional juga keahlian anda. Untuk
setiap job, gambarkan tugas-tug...
Page 9

rumahbanbekas.com

Lagi pula, jika bisnis anda tidak memenuhi target-target personal anda, maka anda
mungkin tidak...
rumahbanbekas.com

•

Gaya hidup. Ini termasuk area-area misalnya travel, jam kerja,
menginvestasikan asset-asset pribadi ...
Page 11

rumahbanbekas.com

Cari Sebuah Ide Bisnis
Banyak orang yang percaya bahwa memulai bisnis itu adalah suatu proses ...
rumahbanbekas.com

tahun ini aku akan memulai suatu bisnis,,” tapi kemudian tidak melakukannya.
Semua orang punya rintanga...
Page 13

rumahbanbekas.com

aku ahli dalam mencari konsep-konsep marketing, aku adalah seorang pemecah
masalah.”
Tuliskan ...
rumahbanbekas.com

hal-hal yang anda sukai atau kuasai).
Berikut ini sebuah kisah tentang cara memulai bisnis yang merupak...
Page 15

rumahbanbekas.com

Mereka tidak tahu bahwa penelitian menyatakan bahwa berkurangnya jam makan
siang itu sebagai s...
rumahbanbekas.com

mulai pada tahun 1999, Netflix telah tumbuh menjadi suatu bisnis besar dengan
keuntungan yang mencapai ...
Page 17

rumahbanbekas.com

Lakukan Saja!
Semoga saat ini, proses menentukan bisnis apa yang cocok untuk anda setidaknya
s...
rumahbanbekas.com

Anda tidak boleh menanggapinya secara pribadi; anda harus terus maju dan
berbicara pada orang berikutny...
Page 19

rumahbanbekas.com

Yang lebih penting lagi: Lakukan sesuatu. Jangan cuma berdiam diri tahun demi
tahun sambil ber...
rumahbanbekas.com

Part-Time atau Full-Time?
Haruskah anda memulai bisnis anda secara part time atau full time?
Sekalipun ...
Page 21

rumahbanbekas.com

“Dengan bekerja di siang hari dan menjalankan suatu bisnis di malam hari itu akan
menciptakan ...
rumahbanbekas.com

siap untuk konsumen, maka tidak ada alasan lagi bagi anda untuk tidak segera
melangkah dan memulainya s...
Page 23

rumahbanbekas.com

anda suatu ide yang lebih realistis tentang apakah bisnis anda bisa dijalankan
secara part-tim...
rumahbanbekas.com

bisa mencukupi kebutuhan keluarga anda sambil anda meluncurkan suatu
bisnis full time.
Jika, seperti ba...
Page 25

rumahbanbekas.com

mereka memahami pengorbanan-pengorbanan yang dibutuhkan oleh bisnis part
time maupun full time...
rumahbanbekas.com

Tentu, sebuah bisnis full-time juga memang membutuhkan waktu yang sangat
panjang, tapi bisnis part-time...
Page 27

rumahbanbekas.com

Membangun atau Membeli?
Saat sebagian besar orang memikirkan tentang memulai suatu bisnis, mer...
rumahbanbekas.com

Membeli Bisnis yang Sudah Ada
Dalam banyak kasus, membeli suatu bisnis yang sudah ada itu lebih sedikit...
Page 29

rumahbanbekas.com

Untuk memastikan anda mendapatkan pertukaran terbaik saat membeli suatu
bisnis yang sudah ada,...
rumahbanbekas.com

Dengan memanfaatkan kemampuan networking dan kontak-kontak bisnis anda,
maka kemungkinan besar anda aka...
Page 31

rumahbanbekas.com

perijinan sampai ke finansial. Mereka juga tahu cara-cara yang paling efisien
untuk mempercepa...
rumahbanbekas.com

pelaporan kredit untuk memastikan bahwa tidak ada keluhan-keluhan terhadap
bisnis tersebut.
Jika bisnis...
Page 33

rumahbanbekas.com

Inventaris yang berlebihan atau kurang
Jika bisnis tersebut lebih di dasarkan pada suatu produ...
rumahbanbekas.com

Pendapatan bersih
Gunakan serangkaian rasio pendapatan bersih untuk mendapatkan pandangan
yang lebih ba...
Page 35

rumahbanbekas.com

digunakan dalam mencapai sasaran-sasaran bisnis.

Aktivitas penjualan
Angka-angka penjualan mu...
rumahbanbekas.com

Page 36

misalnya, jika anda mempertimbangkan sebuah toko yang menjual produk-produk
yang di dasarkan p...
Page 37

rumahbanbekas.com

Yang kedua, pastikan perjanjian anda mengijinkan anda untuk mengambil alih
polis-polis asurans...
rumahbanbekas.com

persen dari harga dalam bentuk cash dan mengangsur sisanya.
Anda bisa membayarnya melalui seorang pembe...
Page 39

rumahbanbekas.com

Kontrak pembelian final seharusnya di susun dengan bantuan dari tim akuisisi
untuk menggambark...
rumahbanbekas.com

Page 40

Dengan melibatkan dan mendapat dukungan dari pemain-pemain kunci ini akan
membuat proses menja...
Page 41

rumahbanbekas.com

Para karyawan pasti akan merasa khawatir mengenai keamanan pekerjaannya saat
seorang pemilik b...
rumahbanbekas.com

Membeli Sebuah Franchise
Jika membeli sebuah bisnis yang sudah ada terdengar kurang cocok untuk anda,
t...
Page 43

rumahbanbekas.com

Franchisee-franchisee baru bisa menghindari banyak kesalahan yang biasanya
dilakukan oleh para...
rumahbanbekas.com

dengan cara menspesifikasikan semuanya, mulai dari cara anda menyambut
konsumen sampai ke cara anda dal...
Page 45

rumahbanbekas.com

Mulailah dengan menyelidiki berbagai industri yang membuat anda tertarik untuk
menemukan franc...
rumahbanbekas.com

Page 46

pembayaran dan informasi lain.
Dan tentu, tidak ada ruginya untuk memeriksa di Biro Bisnis lok...
Page 47

rumahbanbekas.com

FDD telah diubah untuk membuangnya jadi kurang “legalistif” dan lebih mudah
untuk dibaca, jadi...
rumahbanbekas.com

menantang.
Sebagian besar akan terbuka untuk mengungkapkan penghasilan dan kepuasan
mereka dengan franc...
Page 49

rumahbanbekas.com

akan memberikan anda gambaran yang lebih akurat mengenai perusahaan.
Buat catatan mengenai per...
rumahbanbekas.com

bekerja di dalam suatu unit. Ini adalah cara terbaik bagi franchisor dan franchisee
untuk saling mengev...
Page 51

rumahbanbekas.com

sebuah franchise.
Namun, berita baiknya, adalah bahwa anda akan mendapatkan informasi finansia...
rumahbanbekas.com

Juga, berhati-hatilah bahwa sekalipun jika seorang sebuah lokasi franchise itu
maju, tidak selalu berar...
Page 53

rumahbanbekas.com

Membeli Sebuah Peluang Bisnis
Jika sebuah franchise terdengar terlalu ketat bagi anda tapi ide...
rumahbanbekas.com

memiliki seniman-seniman penipu yang sama yang suka menjanjikan kesuksesan
secara instant kepada para p...
Page 55

rumahbanbekas.com

•

Kerjasama mengijinkan sebuah bisnis yang sudah ada untuk beraffiliasi
dengan sebuah jaringa...
rumahbanbekas.com

•

Penjual akan mengembalikan uang dan membeli kembali apa yang
dijualnya kepada atau yang dibeli oleh ...
Page 57

rumahbanbekas.com

dan informasi-informasi lain.
Selain itu periksa juga di badan pengawas dimana peluang bisnis ...
rumahbanbekas.com

Tentukan Target Pasar
Sekarang anda sudah mendapatkan sebuah ide bagus untuk dijadikan sebuah
bisnis. ....
Page 59

rumahbanbekas.com

Seek You Out.
Niche-niche yang bagus itu tidak jatuh begitu saja kepangkuan anda; niche-niche
...
rumahbanbekas.com

dengan income keluarga $40.000 ke atas, itu baru spesifik.
Membidik perusahaan-perusahaan yang menjual ...
Page 61

rumahbanbekas.com

Gambarkan cara konsumen memandang dunia
Seorang pebisnis yang sukses menggunakan apa yang Falk...
rumahbanbekas.com

lakukan.
Itu berarti bahwa niche tersebut tidak memenuhi salah satu dari kriteria diatas—
tidak membawa...
Page 63

rumahbanbekas.com

anda mungkin tergoda untuk bersantai diatas kemenangan-kemenangan anda.
Itu bukan ide yang bag...
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
40 tips memulai bisnis
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

40 tips memulai bisnis

10,223

Published on

Published in: Business
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
10,223
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
1,031
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

40 tips memulai bisnis

  1. 1. rumahbanbekas.com Page 1 Kata Pengantar Mengapa anda perlu membaca ebook ini? Mungkin anda tahu bahwa anda ingin menjadi seorang pengusaha dan mengambil alih kendali atas hidup anda sendiri. Anda sudah mendapatkan sebuah ide untuk sebuah bisnis yang anda yakin akan menjadi sebuah hit. Atau mungkin, jauh di dalam hati anda, tersimpan niat untuk memulai bisnis anda sendiri tapi anda tidak yakin akan memulai usaha apa, seperti apa kewirausahaan itu sebenarnya, dan apakah itu tepat untuk anda. Di kategori manapun anda berada, anda sudah tiba di tempat yang tepat. Pada bagian pertama, ebook ini akan menunjukkan pada anda apa makna dari menjadi seorang pengusaha. Gunakan lembar kerja target dan sasaran personal di dalam ebook ini untuk membantu anda memutuskan apakah kewirausahaan itu tepat untuk anda. Belum memiliki sebuah ide bisnis, tidak yakin apakah ide bisnis anda itu bagus? Di dalam ebook ini, anda akan mempelajari rahasia untuk melihat trend-trend sebelum itu terjadi dan untuk muncul dengan puluhan ide bisnis. eBook ini juga akan mendiskusikan berbagai cara untuk masuk ke dalam bisnis, termasuk kewirausahaan part- dan full-time. Selain itu, ebook ini juga akan menunjukkan pada anda berbagai pilihan untuk startup, misalnya memulai dari nol, membeli sebuah bisnis yang sudah ada, atau membeli sebuah franchise atau sistem peluang bisnis. Perencanaan itu adalah kunci untuk semua bisnis yang tumbuh dengan subur. Pada bagian selanjutnya, anda akan mempelajari apa yang dibutuhkan untuk membangun pondasi bagi kesuksesan.
  2. 2. rumahbanbekas.com Cari tahu cara untuk menentukan target pasar anda, juga belasan cara untuk melakukan penelitian pasar—mulai dari mempekerjakan para ahli sampai ke tipstips untuk melakukan sendiri penitian pasar yang hemat biaya. Karena nama yang anda pilih bisa mensukseskan atau menghancurkan bisnis anda, ebook ini akan membagikan berbagai teknik untuk mencari nama yang tepat—nama yang akan menarik para konsumen ke perusahaan anda. Dan jangan melupakan hal-hal yang sangat penting misalnya memilih suatu struktur hukum—korporasi, kemitraan, kepemilikan tunggal dan lain-lain. Anda akan menemukan semua informasi yang anda perlukan untuk memandu anda melewati langkah-langkah yang seringkali membingungkan ini bagi startup. Sebuah bisnis plan adalah peta jalan anda untuk sukses, memandung pertumbuhan bisnis anda di setiap tahapannya. eBook ini akan menunjukkan pada anda cara untuk menyusun sebuah bisnis plan yang menempatkan anda di jalur cepat. Terakhir, cari tahu kenapa anda memerlukan para penasehat profesional untuk membantu anda melewati tahapan startup, dan pelajari cara untuk memilih seorang akuntan dan seorang pengacara yang bisa membantu anda untuk menghasilkan uang—tanpa terlalu membebani budget anda. Berbicara mengenai uang, setiap pengusaha tahu bahwa modal awal yang cukup itu essensial bagi kesuksesan. Tapi dimana anda bisa menemukan cash yang krusial tersebut? eBook ini akan memberikan anda panduan untuk mendapatkan uang yang anda butuhkan dan menemukan puluhan sumber modal. eBook ini akan menunjukkan pada anda rahasia untuk mendanai sendiri bisnis anda, cara untuk memanfaatkan sumber-sumber umum dari pendanaan startup (keluarga dan teman), juga tempat-tempat untuk mendapatkan modal yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan oleh anda. Page 2
  3. 3. Page 3 rumahbanbekas.com Apakah and sedang mencari peluang untuk mendapatkan modal usaha atau menarik investor swasta? Anda akan menemukannya di dalam ebook ini. Dan jika anda sedang mencari sebuah pinjaman, temukan rahasia-rahasia untuk mencari bank yang tepat. eBook ini akan menjelaskan apa yang dicari para banker saat mengevaluasi sebuah aplikasi pinjaman—dan cara untuk memastikan anda memenuhi syarat. Apapun yang anda butuhkan, anda pasti akan menemukan sumber pendanaan yang tepat bagi anda. Seperti yang orang katakan, “tidak ada waktu yang tepat selain saat ini,” jadi seduhlah secangkir kopi, cari tempat yang nyaman, dan mari kita mulai menciptakan bisnis anda!
  4. 4. rumahbanbekas.com Page 4 Siapkan Diri Sebelum mereka memulai, sebagian orang merasa khawatir apakah mereka memiliki apa yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pengusaha. Jika itu yang terjadi pada anda, berhentilah merasa khawatir. Kami sangat yakin bahwa semua orang yang memiliki hasrat dan inisiatif pasti bisa menjadi seorang pengusaha. Dan karena anda membaca tulisan ini, maka besar kemungkinan anda memiliki keduanya, yaitu hasrat dan inisiatif. Tapi hanya karena anda bisa menjadi seorang pengusaha, tidak berarti bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk terjun ke dunia bisnis. Halaman ini akan membantu anda untuk menentukan apakah saat ini anda sudah siap untuk memasuki dunia kewirausahaan, ataukah sebaiknya anda menundanya dulu untuk sementara waktu. Kepribadian Wirausahawan Setiap tahun, ribuan orang memulai bisnis mereka sendiri. Meski sebagian besar sukses (ya, itu benar!), tapi memang banyak juga yang gagal. Kenapa? Salah satu penyebab umum dari kegagalan startup adalah karena kurangnya persiapan. Orang-orang yang masuk ke jalur wirausaha itu datang dari berbagai arah. Semakin lama, semakin banyak yang memulainya begitu lulus dari perguruan tinggi, atau setelah selesai menjalankan tugas dirumah untuk membesarkan anakanak mereka, atau hanya karena ide mengenai pensiun itu sebenarnya tidak mereka sukai. Tapi, sebagian besar, masuk ke dunia wirausaha secara langsung dari lapangan kerja.
  5. 5. Page 5 rumahbanbekas.com Untuk keluar dari suatu pekerjaan full-time agar bisa memulai suatu bisnis itu bukanlah sesuatu yang bisa dianggap enteng. Anda seharusnya lebih dulu merasa yakin bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk memulainya. Pertama, anda perlu menanyakan pada diri sendiri beberapa pertanyaan berikut: Apakah aku punya modal yang cukup? Jika anda punya keluarga, apakah mereka sudah siap untuk ini? Adakah kebutuhan untuk suatu produk atau jasa seperti yang aku miliki? Banyak pengusaha sukses yang mengatakan, adalah suatu perasaan mendesak yang membuat mereka memulai bisnis, bukan sekedar suatu hasrat melainkan sebuah keharusan yang menjadi pendorong keinginan mereka untuk segera memulai sebuah bisnis. Seorang pengusaha menasehati: “Anda akan tahu waktunya tepat saat anda bisa dengan mengatakan jujur bahwa 'aku akan mempertaruhkan rumah ku, perhiasan ku dan semua jaminan pribadi ku lainnya, agar bisa mendapatkan modal awal yang aku perlukan untuk reward-reward jangka panjang yang layak aku dapatkan.'” Kami tidak menganjurkan anda untuk tidak mempertaruhkan rumah anda (meski banyak pengusaha yang memulai dengan cara seperti itu). Tapi kemauan untuk mempertaruhkan semuanya itu kemungkinan besar berarti bahwa anda memang sudah siap untuk memulainya saat ini juga. Apa yang memotivasi para calon pengusaha untuk berhenti sekedar berkhayal ingin memiliki sebuah bisnis dan benar-benar melakukannya? Meski banyak orang yang mengatakan bahwa, yang menjadi pendorong keinginan mereka untuk menjadi boss bagi diri sendiri itu karena suatu kejadian yang tidak disengaja—misalnya di PHK atau gagal mendapatkan promosi—tapi sebagian besar ahli setuju bahwa biasanya, serangkaian rasa frustasi lah yang mengarahkan seseorang pada dunia kewirausahaan. Suatu hasrat fundamental untuk bebas mengontrol nasib mereka sendiri mendapat
  6. 6. rumahbanbekas.com rangking yang sangat tinggi di sebagian besar daftar alasan dari para pengusaha untuk memulai bisnis mereka sendiri. Kebutuhan tersebut begitu kuat sehingga para pengusaha akan mengambil resiko yang dapat membahayakan keluarga, masa depan dan karirnya agar bisa menjadi boss bagi diri mereka sendiri. Karena tidak mampu untuk merasa benar-benar puas dari bekerja untuk orang lain, orang-orang ini tidak bisa merasa bahagia dengan mengikuti perencanaan orang lain atau menjalankan perintah-perintah dari seorang boss. Tapi peluang bisa datang dalam berbagai bentuk penyamaran. Peluang itu mungkin muncul saat calon konsumen mulai menemui anda, atau mungkin saat ada sebuah bisnis di wilayah anda bangkrut, atau saat anda tahu bahwa anda bisa membuat bisnis anda sukses. Atau mungkin anda merasa seolah-olah anda adalah seorang pengangguran (bekerja di bawah potensi gaji anda atau tingkat kemampuan anda) atau tidak bisa memanfaatkan skill dan bakat anda ke tingkat maksimal. Mungkin karena ada suatu kebutuhan untuk produk atau jasa yang ingin anda sediakan. Atau anda hanya sekedar mengetahui suatu cara yang baru atau lebih baik untuk melakukan sesuatu. Begitu anda sudah membuat keputusan untuk keluar, ada beberapa hal yang harus anda lakukan sebelum mengambil langkah berikutnya. Melakukan penelitian pasar secara menyeluruh itu adalah suatu keharusan. Pastikan juga bahwa anda punya modal yang cukup—bukan cuma untuk bisnis, tapi juga untuk biaya hidup sehari-hari—dan mendiskusikan keputusan tersebut dengan keluarga anda. Ingat, reward dari memiliki bisnis kecil itu tidak instant. Anda harus tekun, sabar, dan mau untuk berkorban demi memastikan bahwa reward-reward tersebut pada akhirnya akan benar-benar datang. Page 6
  7. 7. Page 7 rumahbanbekas.com Anda akan perlu mempersiapkan diri untuk memikul berbagai tanggung jawab yang datang bersama dengan kepemilikan sebuah bisnis. Saat terjadi hal-hal yang tidak diharapan, maka uang akan berhenti mengalir begitu anda mulai berhenti berusaha. Anda tidak akan lagi memiliki kemewahan untuk bisa pulang ke rumah pada pukul 5 sore, sementara si boss harus begadang sepanjang malam untuk memperbaiki situasi bisnisnya yang sedang kacau. Seseorang yang hanya berhasrat untuk cepat kaya mungkin tidak akan bertahan lama dengan memiliki bisnisnya sendiri. Melalui berbagai survey dan penelitian, kita tahu bahwa para pengusaha yang sukses itu memiliki beberapa sifat kepribadian yang sama, dimana sifat yang paling penting adalah keyakinan diri. Mereka memiliki keyakinan bukan cuma terhadap diri sendiri tapi juga kemampuan mereka untuk menjual ide-ide mereka, mempersiapkan sebuah bisnis dan mempercayai insting mereka disepanjang perjalanannya. Bisnis-bisnis kecil itu sangat kompetitif, dan para pemilik bisnis yang punya keyakinan dirilah yang akan bertahan. Kelebihan dan Kelemahan Anda Jarang ada orang yang memiliki semua kualitas yang diperlukan untuk sukses dalam bisnis. Semua orang memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Apa yang penting adalah memahami kelebihan dan kelemahan anda. Untuk melakukan itu, anda perlu mengevaluasi pencapaian-pencapaian utama di dalam kehidupan personal dan profesional anda dan skill-skill yang anda gunakan untuk mencapainya. Langkah-langkah berikut ini bisa membantu: • Buat sebuah resume personal. Susun sebuah resume yang melisting
  8. 8. rumahbanbekas.com pengalaman-pengalaman pribadi dan profesional juga keahlian anda. Untuk setiap job, gambarkan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab anda dan tingkat kesuksesan anda. Sertakan skill-skill profesional, latar belakang pendidikan, hobi dan prestasi yang membutuhkan keahlian atau pengetahuan khusus. Saat selesai, resume ini akan memberikan anda suatu petunjuk yang lebih baik mengenai jenis bisnis yang paling cocok dengan ketertarikan dan pengalaman anda. • Analisa attribut-attribut personal anda. Apakah anda orang yang ramah dan bisa memotivasi diri? Apakah anda seorang pekerja keras? Apakah anda memiliki akal sehat? Apakah anda terorganisir dengan baik? Dengan mengevaluasi attribut-attribut personal anda akan mengungkapkan apa yang anda sukai dan tidak sukai juga kelebihan dan kelemahan anda. Jika anda merasa tidak nyaman berada di sekitar orang lain, berarti bisnis yang mengharuskan anda untuk banyak berinteraksi dengan konsumen mungkin tidak tepat untuk anda. Atau anda mungkin ingin mempekerjakan seseorang untuk menangani layanan konsumen, sementara anda memfokuskan diri pada tugas-tugas yang sangat anda kuasai. • Analisa attribut-attribut profesional anda. Para pemilik bisnis itu mengenakan banyak topi yang berbeda, tapi itu tidak berarti anda harus menjadi seorang jack-of-all-trades. Cukup sadari saja area-area dimana anda kompeten dan area-area dimana anda membutuhkan bantuan, misalnya sales, marketing, advertising dan administrasi. Di sebelah setiap fungsi, catat level kompetensi anda—sempurna, baik, kurang atau buruk. Tentukan Target Selain mengevaluasi kelebihan dan kelemahan anda, penting juga untuk mendefinisikan target-target bisnis anda. Bagi sebagian orang, target tersebut adalah kebebasan untuk melakukan apa yang mereka inginkan, tanpa ada orang yang memerintahkan mereka untuk melakukan yang sebaliknya. Bagi yang lain, target-target tersebut adalah keamanan finansial. Menetapkan target-target adalah suatu bagian integral dari memilih bisnis yang tepat untuk anda. Page 8
  9. 9. Page 9 rumahbanbekas.com Lagi pula, jika bisnis anda tidak memenuhi target-target personal anda, maka anda mungkin tidak akan merasa bahagia saat bangun dipagi hari dan mencoba untuk membuat bisnis tersebut menjadi suatu kesuksesan. Cepat atau lambat, anda akan berhenti berusaha untuk membuat konsep tersebut bekerja. Saat menetapkan target-target, bidiklah kualitas-kualitas berikut ini: • Kekhususan. Anda memiliki suatu peluang yang lebih baik untuk mencapai suatu target jika terget tersebut spesifik. “Menambah modal” itu bukanlah target yang spesifik; “menambah modal hingga mencapai 100 juta pada bulan Juli,” itu baru target yang spesifik. • Optimisme. Bersikaplah positif saat anda menetapkan target. “Mampu membayar tagihan” itu bukanlah suatu target yang inspirasional. “Mencapai keamanan finansial” akan menggambarkan target anda di dalam suatu sikap yang lebih positif, sehingga membangkitkan energi anda untuk mencapainya. • Realistis. Jika anda menetapkan target untuk menghasilkan 100 juta per bulan sedangkan anda belum pernah menghasilkan sebanyak itu dalam satu tahun, berarti target tersebut tidak realistis. Mulailah dengan langkahlangkah kecil, misalnya meningkatkan income bulanan anda sebanyak 25 persen. Begitu target pertama tercapai, anda bisa mencapai target-target yang lebih besar. • Jangka pendek dan jangka panjang. Target-target jangka pendek itu bisa dicapai dalam suatu periode beberapa minggu sampai satu tahun. Target jangka panjang bisa untuk 5, 10 atau bahkan 20 tahun; target jangka panjang itu seharusnya jauh lebih besar dibanding target jangka pendek, tapi seharusnya tetap realistis. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat menetapkan target: • Income. Banyak pengusaha yang masuk ke dalam bisnis untuk mencapai keamanan finansial. Pertimbangkan berapa banyak uang yang ingin anda hasilkan selama tahun-tahun pertama menjalankan bisnis anda dan tahuntahun berikutnya, hingga mencapai lima tahun.
  10. 10. rumahbanbekas.com • Gaya hidup. Ini termasuk area-area misalnya travel, jam kerja, menginvestasikan asset-asset pribadi dan lokasi geografis. Apakah anda bersedia untuk sering melakukan perjalanan atau berpindah-pindah tempat? Berapa banyak waktu yang ingin anda sediakan untuk bekerja? Asset mana yang mau anda tempatkan dalam resiko? • Jenis pekerjaan. Saat menetapkan target-target untuk jenis pekerjaan, anda perlu menentukan apakah anda ingin bekerja diluar ruangan, di dalam suatu kantor, dengan komputer, di depan telephone, dengan banyak orang, dengan anak-anak dan seterusnya. • Kepuasan ego. Mari kita akui: Banyak orang yang masuk ke dalam bisnis itu hanya untuk memuaskan ego mereka. Memiliki suatu bisnis bisa sangat memuaskan ego, terutama jika anda berada di dalam bisnis yang dianggap glamour atau menggairahkan. Karenanya, anda perlu memutuskan seberapa penting kepuasan ego anda dan bisnis apa yang bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Aturan terpenting dalam mengevaluasi diri dan menetapkan target adalah kejujuran. Memasuki dunia bisnis dengan mata yang terbuka lebar tentang semua kelebihan dan kelemahan, apa yang anda sukai dan tidak sukai, serta target akhir anda, itu akan membuat anda jadi lebih siap untuk menghadapi berbagai keputusan dengan yakin, sehingga memiliki peluang yang lebih besar untuk mencapai kesuksesan. Page 10
  11. 11. Page 11 rumahbanbekas.com Cari Sebuah Ide Bisnis Banyak orang yang percaya bahwa memulai bisnis itu adalah suatu proses yang misterius. Mereka tahu mereka ingin memulai sebuah bisnis, tapi mereka tidak tahu langkah pertama apa yang perlu diambil. Pada tulisan kali ini, anda akan mengetahui bagaimana cara mendapatkan suatu ide untuk sebuah bisnis—bagaimana anda mencari tahu apa sebenarnya yang ingin anda lakukan dan kemudian bagaimana cara menindak lanjutinya. Sebelum kita memulai, mari kita perjelas satu hal: Orang-orang selalu bingung apakah ini adalah waktu yang tepat untuk memulai ide bisnis mereka. Faktanya adalah, tidak pernah ada waktu yang buruk untuk meluncurkan suatu bisnis. Sudah jelas kenapa memulai bisnis dimasa-masa ekonomi kuat itu adalah sesuatu yang pintar. Orang-orang punya uang dan mencari berbagai cara untuk membelanjakannya. Tapi memulai dimasa-masa ekonomi sulit atau tidak menentu juga bisa sama pintarnya. Jika anda melakukan pekerjaan rumah anda, maka sepertinya akan selalu ada suatu kebutuhan untuk bisnis yang akan anda mulai. Karena banyak orang yang enggan untuk memulai bisnis dimasa-masa sulit, maka bisnis baru anda punya suatu peluang yang lebih baik untuk mendapat perhatian. Dan tergantung pada ide bisnis anda, di dalam suatu ekonomi yang menurun itu seringkali terdapat peralatan (atau bahkan bisnis secara keseluruhan) untuk dijual dengan harga yang rendah. Angka perkiraannya bervariasi, tapi secara umum ada lebih dari 600.000 bisnis yang dimulai setiap tahun. Namun bagi setiap orang yang benar-benar memulai suatu bisnis, sepertinya ada lebih dari jutaan orang yang memulai setiap awal tahun dengan mengatakan “OK,
  12. 12. rumahbanbekas.com tahun ini aku akan memulai suatu bisnis,,” tapi kemudian tidak melakukannya. Semua orang punya rintangannya sendiri, sesuatu yang mencegah mereka dari mengambil langkah vital. Sebagian besar orang takut untuk memulai; mereka mungkin takut pada ketidak pastian atau kegagalan, atau bahkan kesuksesan. Yang lainnya mulai merasa kewalahan karena keliru mengira bahwa mereka harus memulainya dari nol. Mereka mengira bahwa mereka harus memiliki sesuatu yang belum pernah ada, belum pernah dilakukan oleh orang lain—suatu penemuan baru, suatu jasa yang unik. Dengan kata lain, mereka mengira mereka harus membuat sebuah penemuan baru. Tapi kecuali anda adalah seorang ahli teknologi yang jenius—seperti Bill Gates atau Steve Jobs—mencoba untuk membuat sebuah penemuan baru itu adalah sesuatu yang sia-sia. Bagi sebagian besar orang yang ingin memulai suatu bisnis, persoalannya seharusnya bukanlah menemukan sesuatu yang begitu unik dan belum pernah ada yang mendengarnya, melainkan mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut ini: “Bagaimana aku bisa meningkatkan ini?” atau “Bisakah aku melakukan ini dengan lebih baik atau berbeda dari orang-orang yang sudah lebih dulu melakukannya?” Atau sekedar, “Adakah bagian pasar yang belum dilayani sehingga terdapat ruang bagi bisnis lain dalam kategori ini?” Bagaimana anda memulai proses pencarian ide bisnis? Pertama, ambil selembar kertas dan tuliskan pada bagian atas “Hal-hal tentang Aku.” Daftarkan lima sampai tujuh hal tentang diri anda—hal-hal yang ingin anda lakukan atau yang benar-benar anda kuasai, hal-hal yang bersifat pribadi. Daftar anda mungkin menyertakan: “Aku pandai bergaul, aku menyukai anakanak, aku senang membaca, aku menyukai komputer, aku menyukai angka-angka, Page 12
  13. 13. Page 13 rumahbanbekas.com aku ahli dalam mencari konsep-konsep marketing, aku adalah seorang pemecah masalah.” Tuliskan saja apapun yang ada di pikiran anda; itu tidak harus masuk akal. Begitu anda sudah memiliki daftar ini, beri angka setiap item pada satu sisi kertas. Pada sisi lain, daftarkan hal-hal yang menurut anda tidak anda kuasai atau tidak ingin anda lakukan. Mungkin anda sangat ahli dalam konsep-konsep marketing, tapi anda tidak suka bertemu dengan orang-orang, atau anda tidak menyukai anak-anak, atau mungkin anda tidak ingin berbicara di depan publik, atau mungkin juga tidak ingin banyak melakukan perjalanan. Jangan terlalu lama memikirkannya; tuliskan saja apa yang terlintas dipikiran anda. Saat anda sudah selesai, tanyakan pada diri sendiri: “Jika ada tiga atau lima produk atau jasa yang akan membuat kehidupan pribadi ku jadi lebih baik, apa saja itu?” Ini adalah kehidupan pribadi anda sebagai seorang pria, wanita, ayah, ibu, istri, orang tua, nenek—apapun yang mungkin menjadi situasi anda. Tentukan produk atau jasa apa yang akan membuat hidup anda jadi lebih mudah atau bahagia, membuat anda lebih produktif atau efisien, atau sekedar memberikan anda lebih banyak waktu luang. Berikutnya, tanyakan pada diri sendiri pertanyaan yang sama mengenai kehidupan bisnis anda. Amati apa yang anda sukai dan tidak sukai dari kehidupan pekerjaan anda, juga sifat-sifat apa yang disukai dan tidak disukai orang dari diri anda. Terakhir, tanyakan pada diri sendiri kenapa anda ingin mencari jalan untuk memulai suatu bisnis. Kemudian, saat anda sudah selesai, carilah suatu pola yang terbentuk (misalnya, entah itu mungkin terdapat suatu kebutuhan untuk suatu bisnis yang melakukan
  14. 14. rumahbanbekas.com hal-hal yang anda sukai atau kuasai). Berikut ini sebuah kisah tentang cara memulai bisnis yang merupakan suatu contoh yang sangat bagus tentang cara melihat suatu kebutuhan dan memenuhinya. Majalah Entrepreneur itu berlokasi di Irvine, California, suatu komunitas yang memang sudah direncanakan. Bertahan-tahun yang lalu, belum banyak restoran cepat saji di area bisnis. Sebagian besar berada di pinggiran kota, dimana lingkungan masyarakat berada. Dua orang pria muda di Irvine menemukan situasi makan siang ini sangat membuat frustasi. Tidak banyak pilihan terjangkau yang tersedia. Tentu, ada beberapa rumah-rumah makan yang berlokasi di pusat-pusat kota, tapi tempat parkirnya sangat kecil dan antriannya sangat panjang. Suatu hari, saat mereka mengeluhkan masalah makan siang mereka, salah seorang mengatakan, “Tidakkah akan sangat menyenangkan jika kita bisa mendapatkan makanan enak dengan cara dikirimkan?” Ide pun muncul! Mereka melakukan apa yang tidak dilakukan oleh banyak orang, yaitu melakukan sesuatu terhadap ide mereka. Secara kebetulan, mereka baru membeli sebuah panduan tentang cara memulai bisnis dari majalah Entrepreneur, kemudian memulai suatu bisnis restoran pengiriman. Saat ini, bisnis mereka sudah mampu melayani lebih dari 15 juta orang! Itu bukanlah suatu bisnis yang rumit juga bukan suatu bisnis yang original. Pesaing mereka sudah sangat banyak, tapi tetap saja mereka melakukannya dengan luar biasa baik. Dan semua itu dimulai karena mereka mendengarkan rasa frustasi mereka sendiri, lalu memutuskan untuk melakukan sesuatu mengenai hal itu. Page 14
  15. 15. Page 15 rumahbanbekas.com Mereka tidak tahu bahwa penelitian menyatakan bahwa berkurangnya jam makan siang itu sebagai salah satu keluhan terbesar dari para pekerja Amerika. Sebagian perusahaan hanya memberikan waktu 30 menit untuk makan siang, sehingga membuat para pekerja hampir tidak mungkin untuk bisa keluar, makan siang dan kembali tepat waktu. Jadi, meski para pengusaha muda ini awalnya mengira bahwa mereka hanya merespon terhadap suatu kebutuhan pribadi di wilayah lokal mereka, tapi mereka sebenarnya telah memenuhi kebutuhan sangat banyak orang. Ini adalah suatu cara mendapatkan ide bisnis, yaitu mendengarkan rasa frustasi anda sendiri (atau rekan kerja, keluarga atau tetangga). Peluang itu ada di sana; anda cuma perlu mencarinya. Jika otak anda selalu ditempatkan ke dalam mode pencarian ide, maka akan banyak ide yang mungkin muncul dari sekedar melihat-lihat di lingkungan sekitar, atau membaca-baca buku, blog dan lain-lain. Misalnya, jika anda pernah membaca suatu artikel tentang berkurangnya jam makan siang, dan jika anda berpikir secara kewirausahaan, maka anda akan berkata, “Wow, mungkin ada suatu peluang disana untuk ku agar bisa melakukan sesuatu. Aku harus mulai menelitinya.” Inspirasi itu bisa ada dimana saja. Berikut ini kisah startup klasik: Pernah di denda karena terlambat mengembalikan sebuah video sewaan? Saya yakin anda tidak melakukan apapun mengenai hal itu. Nah, saat Reed Hastings terkena denda keterlambatan yang mencapai $40, bukannya marahmarah, dia malah jadi terinspirasi. Hastings penasaran “Kenapa rental video tidak dijalankan dengan cara seperti sebuah club kesehatan, dimana, entah anda menggunakan banyak atau sedikit, anda akan tetap dikenakan biaya yang sama?” Dari pemikiran tersebut, Netflix.com, sebuah jasa rental DVD online, lahir. Sejak di
  16. 16. rumahbanbekas.com mulai pada tahun 1999, Netflix telah tumbuh menjadi suatu bisnis besar dengan keuntungan yang mencapai $1,3 milyar. Untuk mendapatkan suatu ide bisnis itu bisa jadi sama simple nya seperti menjaga mata anda agar selalu tetap terbuka untuk bisnis-bisnis hot terbaru; mereka semua selalu muncul setiap saat. Banyak pengusaha lokal yang menghasilkan banyak uang dengan cara membawa konsep kedai kopi Starbucks ke kota mereka, kemudian mengembangkannya dari sana. Misalnya Caribou Coffee yang berbasis di Minneapolis. Para pendirinya memiliki apa yang mereka gambarkan sebagai suatu “aha moment” di tahun 1990, dan dua tahun kemudian, meluncurkan apa yang saat ini dikenal sebagai perusahaan pemilik rantai kedai kopi terbesar. Sedangkan para pengusaha kedai kopi lain lebih memilih untuk tetap lokal. Dan jangan menganggap remeh coba-coba. Bisnis-bisnis hot seringkali melewati berbagai siklus. Misalnya berkebun. Selama beberapa tahun terakhir, produk-produk dan supply perkebunan itu semakin lama semakin digemari, tapi kenapa tidak banyak orang yang mempertimbangkan berkebun sebagai suatu bisnis abad 21. Dengan kata lain, anda bisa mengambil suatu ide, lalu mengubahnya agar sesuai dengan jaman dan lingkungan anda. Tambahkan kreativitas anda sendiri ke dalam konsep bisnis apapun. Bahkan, mengkostumisasi suatu konsep itu bukanlah suatu pilihan; melainkan suatu keharusan jika anda ingin bisnis anda sukses. Anda tidak bisa sekedar mengambil suatu ide, mencontoh seperti apa adanya lalu berkata “OK, ini dia.” Selain McDonald’s, Subway atau konsep-konsep fanchise besar lainnya, hanya ada sedikit bisnis yang bekerja dengan pendekatan onesizefits-all seperti itu. Page 16
  17. 17. Page 17 rumahbanbekas.com Lakukan Saja! Semoga saat ini, proses menentukan bisnis apa yang cocok untuk anda setidaknya sudah semakin jelas. Pahami bahwa memulai bisnis itu bukanlah sesuatu yang sangat rumit. Memang, tidak mudah untuk memulai suatu bisnis, tapi itu juga tidak serumit atau semenakutkan seperti yang dikira banyak orang. Memulai bisnis adalah suatu proses langkah demi langkah, suatu prosedur akal sehat. Jadi ambil langkah demi langkah. Cari tahu apa yang ingin anda lakukan. Begitu anda sudah memiliki ide, bicarakan dengan orang-orang untuk meminta pendapat dari mereka. Tanyakan “Maukah anda membeli dan/atau menggunakan produk ini, dan berapa banyak anda akan membayar?” Pahami bahwa banyak orang disekitar anda yang tidak akan mendorong anda (sebagian bahkan akan mengecilkan hati anda) untuk mengejar petualangan kewirausahaan anda. Sebagian akan mengatakan bahwa mereka benar-benar menginginkan yang terbaik untuk anda; mereka hanya ingin anda melihat realitas dari situasi. Sebagian lain akan merasa iri dengan keberanian anda; yang lainnya akan dengki pada anda karena memiliki keberanian untuk benar-benar melakukan sesuatu. Anda tidak boleh membiarkan orang-orang tersebut menghalangi anda, untuk menghentikan petualangan anda, bahkan sebelum petualangan itu dimulai. Bahkan, begitu anda sudah memiliki suatu ide bisnis, sifat terpenting apa yang paling anda butuhkan sebagai seorang pengusaha? Ya, ketekunan. Saat anda bertekad untuk memulai bisnis anda, maka anda akan lebih sering mendengar kata “tidak” dibanding yang pernah anda dengar sebelumnya.
  18. 18. rumahbanbekas.com Anda tidak boleh menanggapinya secara pribadi; anda harus terus maju dan berbicara pada orang berikutnya—karena pada akhirnya, anda akan mendapatkan kata “ya.” Salah satu peringatan paling sering yang akan anda dengar adalah mengenai resiko. Semua orang akan memberi tahu anda bahwa memulai bisnis sendiri itu beresiko. Tentu, memulai suatu bisnis itu beresiko, tapi apakah ada yang tidak beresiko di dalam hidup ini? Selain itu, ada perbedaan antara resiko yang bodoh dengan resiko yang sudah diperhitungkan. Jika anda mempertimbangkan apa yang anda lakukan dengan hati-hati, maka anda akan mendapatkan bantuan yang diperlukan, dan jangan pernah berhenti bertanya, karena itu bisa mengurangi resiko anda. Anda tidak boleh membiarkan hantu resiko menghentikan langkah anda untuk terus bergerak maju. Tanyakan pada diri sendiri “Apa sebenarnya yang aku resikokan?” Dan lakukan penaksiran terhadap resiko. Apa yang akan anda relakan? Anda akan kehilangan apa jika hal-hal tidak berjalan sesuai harapan? Jangan mempertaruhkan apa yang tidak mampu anda berikan. Jangan mempertaruhkan rumah, keluarga atau kesehatan anda. Tanyakan pada diri sendiri “Jika ini tidak berhasil, akankah aku jadi lebih parah dibanding saat ini?” Jika yang akan hilang dari anda itu hanyalah waktu, energi dan uang, maka resiko itu sepertinya layak. Menetapkan apa yang ingin anda lakukan itu hanyalah langkah pertama. Anda masih punya banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan, banyak penelitian yang menunggu dihadapan anda. Membaca halaman ini adalah langkah pertama yang pintar. Page 18
  19. 19. Page 19 rumahbanbekas.com Yang lebih penting lagi: Lakukan sesuatu. Jangan cuma berdiam diri tahun demi tahun sambil berkata “Tahun ini aku akan memulai bisnis ku sendiri.” Jadikan tahun ini anda benar-benar melakukannya!
  20. 20. rumahbanbekas.com Part-Time atau Full-Time? Haruskah anda memulai bisnis anda secara part time atau full time? Sekalipun jika anda pada akhirnya berencana untuk menjalankannya secara full time, tapi banyak pengusaha dan para ahli yang mengatakan bahwa memulai secara part time itu bisa menjadi suatu ide yang bagus. Memulai secara part time menawarkan beberapa kelebihan. Itu mengurangi resiko anda karena anda bisa bergantung pada income dan manfaat-manfaat dari pekerjaan full-time. Dengan memulai secara part time mengijinkan bisnis anda untuk berkembang secara bertahap. “Memulai secara part time itu adalah cara yang terbaik,” menurut Philip Holland, penulis dari How to Start a Business Without Quitting Your Job. “Anda menjadi tahu apa saja yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu bisnis, sambil membatasi pertanggung jawaban anda jika itu gagal.” Tapi jalur part time itu bukan tanpa berbagai bahaya dan kelemahannya sendiri. Dengan memulai secara part time akan membuat anda memiliki waktu yang lebih sedikit untuk memasarkan bisnis anda, mengatur strategi, dan membangun sebuah basis pelanggan. Karena anda tidak ada untuk menjawab panggilan atau menyelesaikan masalah dari para konsumen disebagian besar hari, maka para klien mungkin menjadi frustasi dan merasa anda tidak menawarkan layanan konsumen yang cukup, atau merespon dengan cukup cepat terhadap kebutuhan-kebutuhan mereka. Mungkin masalah terbesar dari para pengusaha part-time adalah resiko menjadi kewalahan. Mempertahankan suatu pekerjaan full-time sambil menjalankan bisnis part-time membuat anda cuma punya sedikit, jika ada, waktu-waktu santai; sehingga, kehidupan pribadi dan keluarga anda mungkin akan terganggu. Page 20
  21. 21. Page 21 rumahbanbekas.com “Dengan bekerja di siang hari dan menjalankan suatu bisnis di malam hari itu akan menciptakan sejumlah besar potensi konflik, dan bisa menambahkan suatu jumlah stress yang luar biasa banyaknya,” Arnold Sanow, co-author dari You Can Start Your Own Business memperingatkan. Sanow mengatakan bahwa konflik-konflik antara suatu pekerjaan tetap dengan suatu bisnis sampingan itu umum, sebagaimana masalah-masalah keluarga: “Saya sudah melihat banyak percerian sebagai hasil dari bekerja full-time dan memiliki suatu bisnis sampingan.” Tapi tidak berarti bahwa suatu bisnis sampingan itu tidak bisa berhasil. Itu tetap bisa berhasil, kata Sanow—jika anda memiliki skill-skill manajemen waktu yang sangat baik, disiplin diri yang kuat, dan dukungan dari keluarga serta temanteman. Yang juga sangat penting, katanya, adalah komitmen: “Jangan mengira bahwa, karena anda sudah memiliki suatu pekerjaan tetap, anda tidak harus benar-benar bekerja keras untuk bisnis anda. Anda harus memiliki suatu perencanaan serangan.” Masalah-masalah Pasar Sama seperti bisnis apapun, rencana serangan anda seharusnya dimulai dengan suatu penaksiran menyeluruh mengenai potensi pasar dari ide bisnis anda. Seringkali, langkah ini saja akan cukup untuk memberi tahu anda apakah anda seharusnya memulainya secara part-time atau full time. Anda tidak boleh menjadi begitu terperangkap oleh rasa cinta anda terhadap apa yang sudah anda lakukan, sehingga menganggap remeh realitas-realitas bisnis yang ada. Jika anda menemukan ada sebuah kebutuhan sangat besar yang tidak terpenuhi untuk produk atau jasa anda, dan belum ada pesaing besar dan suatu supply yang
  22. 22. rumahbanbekas.com siap untuk konsumen, maka tidak ada alasan lagi bagi anda untuk tidak segera melangkah dan memulainya secara full time. Tapi jika sebaliknya, anda menemukan bahwa pasarnya tidak akan mendukung suatu bisnis full-time, tapi mungkin suatu hari nanti dengan pengembangan marketing dan bisnis yang sesuai, maka mungkin akan lebih baik untuk lebih dulu memulainya secara part time. Selediki berbagai faktor misalnya persaingan di dalam industri, tingkat ekonomi di wilayah anda, rincian demografis dari basis klien anda, dan ketersediaan caloncalon konsumen. Jika anda ingin membuka suatu salon kecantikan kelas atas, misalnya, evaluasi jumlah toko serupa yang beroperasi, juga jumlah wanita kaya yang ada di wilayah anda dan fee yang mau mereka bayarkan. Begitu anda sudah menetapkan bahwa ada suatu kebutuhan untuk bisnis anda, uraikan target-target dan strategi anda di dalam suatu bisnis plan yang komprehensif. Anda harus selalu melakukan penelitian yang ekstensif, membuat perkiraanperkiran pasar untuk bisnis anda, dan menetapkan target-target untuk diri sendiri berdasarkan penemuan-penemuan ini. Itu akan memberikan anda suatu sudut pandang yang luar biasa mengenai kemungkinan-kemungkinan jangka panjang dan menjaga bisnis agar tetap berada di jalur. Jangan lalai untuk menuliskan sebuah bisnis plan sekalipun jika anda memulainya secara part-time: Sebuah bisnis plan yang disusun dengan baik akan membantu anda untuk membawa bisnis anda secara full time nantinya. Bisnis-bisnis tertentu cenderung lebih baik untuk dijalankan secara part-time: Produk-produk makanan, direct marketing dan bisnis-bisnis jasa misalnya. Dengan melakukan penelitian pasar dan membuat bisnis plan, akan memberikan Page 22
  23. 23. Page 23 rumahbanbekas.com anda suatu ide yang lebih realistis tentang apakah bisnis anda bisa dijalankan secara part-time. Jika anda sangat tertarik pada suatu bisnis yang secara tradisional membutuhkan suatu komitmen full-time, maka berpikirlah secara kreatif: Mungkin ada berbagai cara untuk membuatnya bisa dijalankan secara part-time. Misalnya, dari pada membuka sebuah restoran, pertimbangkan untuk memulai sebuah bisnis catering. Anda memang tetap harus membuat bermacam menu dan berinteraksi dengan konsumen, tapi pekerjaan ini bisa dikerjakan saat malam dan di akhir pekan. Perencanaan Financial Satu faktor utama di dalam keputusan untuk memulai secara part-time atau fulltime adalah situasi finansial anda. Sebelum meluncurkan suatu bisnis full-time, banyak ahli yang menganjurkan untuk menyisihkan uang yang cukup bagi biaya hidup setidaknya selama 6 bulan sampai satu tahun. Jumlahnya mungkin bervariasi; dengan membuat bisnis plan, maka anda akan tahu secara detil berapa lama anda bisa berharap untuk menunggu sebelum bisnis anda bisa menghasilkan suatu keuntungan. Faktor-faktor dasar yang harus dipertimbangkan antara lain: • jumlah tabungan yang ada, • apakah anda memiliki asset yang bisa dijual untuk mendapatkan uang tunai, • apakah teman-teman atau anggota menawarkan modal atau pinjaman, dan • apakah penghasilan dari pasangan anda atau dari anggota keluarga lainnya keluarga anda mungkin mau
  24. 24. rumahbanbekas.com bisa mencukupi kebutuhan keluarga anda sambil anda meluncurkan suatu bisnis full time. Jika, seperti banyak orang, anda kekurangan sumber-sumber finansial untuk memulai secara full time, maka memulainya secara part time itu seringkali adalah suatu alternatif yang sangat bagus. Namun, jika anda memang ingin memulai secara part time, anda tentu ingin menyimpan beberapa angka di dalam ingatan: Secara spesifiknya, bagaimana anda tahu kapan bisnis anda menghasilkan uang yang cukup sehingga anda bisa mengucapkan selamat tinggal pada pekerjaan tetap anda? Suatu aturan umum, menurut Sanow, adalah dengan menunggu sampai bisnis part time anda memberikan income yang setara dengan setidaknya 30 persen dari penghasilan yang anda dapat dari pekerjaan tetap anda saat ini. “Dengan 30 persen dari income mereka, ditambah semua waktu ekstra sepanjang hari untuk mempromosikan bisnis mereka, maka para pengusaha seharusnya mampu untuk membuat peralihan pada titik tersebut,” katanya. Ide bagus lainnya: Mulailah menyisihkan uang sambil anda tetap melakukan pekerjaan harian anda. Dengan cara itu, saat anda mengambil kesempatan untuk full-time, maka anda akan memiliki landasan finansial untuk menambah income dari bisnis anda. Masalah Keluarga Sisi emosional dan psikologis dari memulai suatu bisnis itu kurang diperhitungkan dibanding aspek-aspek finansial dan pasar, padahal itu sama pentingnya di dalam keputusan anda untuk memulai secara part-time atau full time. Mulailah dengan mendiskusikan situasi anda dengan pasangan anda, dan anggotaanggota keluarga lainnya. Apakah mereka mendukung keputusan anda untuk memulai suatu bisnis? Apakah Page 24
  25. 25. Page 25 rumahbanbekas.com mereka memahami pengorbanan-pengorbanan yang dibutuhkan oleh bisnis part time maupun full time—dari anda, dari mereka dan dari seluruh anggota keluarga? Pastikan orang-orang yang anda cintai mendapat kebebasan untuk memyatakan keberatan-keberatan atau kekhawatiran-kekhawatiran nya secara terbuka. Dan waktu untuk melakukan ini adalah sekarang—bukan tiga bulan setelah anda berkomitmen pada bisnis anda dan sudah terlambat untuk mundur. Kemudian, bekerja sama lah dalam mencari solusi-solusi praktis untuk masalahmasalah yang mungkin akan anda hadapi (bisakah pasangan anda mengambil alih beberapa pekerjaan rumah yang saat ini anda kerjakan, misalnya?). Buat beberapa aturan dasar untuk bisnis part-time—misalnya, tidak bekerja pada Minggu sore, atau tidak mendiskusikan bisnis di meja makan. Untuk membuat bisnis part time anda sukses dan menjaga keluarga anda agar tetap bahagia, kuncinya adalah manajemen waktu. Seimbangkan waktu yang anda miliki. Bangun lebih awal, dan jangan menyianyiakan waktu yang berharga untuk hal-hal yang tidak jelas atau tidak berguna. Selain efek kepemilikan bisnis terhadap keluarga anda, yang sama pentingnya untuk dipertimbangkan adalah dampak yang mungkin diberikannya kepada anda. Jika ide untuk menjalankan secara full time dan merelakan gaji bulanan serta keuntungan-keuntungan lain membuat anda merasa sangat cemas, maka mungkin suatu bisnis part time itu adalah pilihan yang terbaik. Di sisi lain, jika anda perlu bekerja dengan jam kerja yang panjang pada pekerjaan full time saat ini, anda harus menempuh perjalanan yang sangat jauh, dan anda punya tiga orang anak kembar yang berusia 2 tahun, maka menambahkan suatu bisnis part time diatas komitmen-komitmen tersebut, menambahkan jerami yang mematahkan punggung onta. bisa jadi seperti
  26. 26. rumahbanbekas.com Tentu, sebuah bisnis full-time juga memang membutuhkan waktu yang sangat panjang, tapi bisnis part-time yang dikombinasikan dengan sebuah pekerjaan fulltime itu bahkan lebih berat lagi. Jika rute ini yang anda pertimbangkan, perkirakan secara seksama efek-efeknya terhadap kehidupan anda. Anda akan menggunakan malam-malam, akhir pekan dan jam-jam makan siang— dan, kemungkinan besar, hari libur anda, hari-hari sakit dan masa-masa liburan anda—untuk mengurusi bisnis. Anda juga mungkin harus merelakan aktivitas-aktivitas waktu luang misalnya pergi ke bioskop, menonton TV, membaca atau pergi ke gym. Bagaimana perasaan anda ketika anda pulang ke rumah dalam keadaan lelah setelah kerja lembur di kantor. . . kemudian harus duduk dan menghabiskan beberapa jam untuk mengerjakan sebuah proyek yang dibutuhkan oleh seorang klien besok pagi? Komitmen jenis ini akan anda perlukan jika anda berharap bisnis part-time anda menjadi sukses. Pertimbangkan secara seksama apakah anda memiliki mental dan stamina fisik untuk memberikan usaha terbaik anda pada pekerjaan dan bisnis anda. Keputusan Entah anda akan memulainya secara part-time atau full time hanya keputusan itu yang bisa anda buat. Rute manapun yang anda ambil, rahasia kesuksesannya adalah suatu penaksiran yang jujur mengenai sumberdaya-sumberdaya yang anda miliki, tingkat komitmen dan sistem pendukung yang anda siapkan. Dengan mempertimbangkan faktorfaktor tersebut, maka anda akan mampu untuk membuat pilihan yang tepat. Page 26
  27. 27. Page 27 rumahbanbekas.com Membangun atau Membeli? Saat sebagian besar orang memikirkan tentang memulai suatu bisnis, mereka memikirkan tentang memulainya dari nol—mengembangkan ide anda sendiri dan membangun perusahaan dari bawah ke atas. Tapi dengan memulai dari nol menghadirkan beberapa kelemahan, termasuk kesulitan untuk membangun suatu basis konsumen, memasarkan bisnis baru, mempekerjakan karyawan dan memantapkan cash flow. . . yang kesemuanya tanpa track record atau reputasi untuk dilanjutkan. Sebagian orang tahu mereka ingin memiliki bisnis mereka sendiri tapi tidak tahu dengan pasti jenis bisnis apa yang akan dipilih. Jika anda masuk ke dalam kategori ini, atau jika anda khawatir tentang kesulitankesulitan yang terlibat di dalam memulai suatu bisnis dari awal, maka kabar baiknya adalah bahwa ada pilihan-pilihan lain, yaitu: • Membeli sebuah bisnis yang sudah ada • Membeli sebuah franchise, atau • Membeli sebuah peluang bisnis. Tergantung pada kepribadian, skill dan sumber daya anda, ketiga metode untuk masuk ke dalam bisnis tersebut mungkin menawarkan keunggulan-keunggulan yang signifikan dibanding memulai bisnis dari nol.
  28. 28. rumahbanbekas.com Membeli Bisnis yang Sudah Ada Dalam banyak kasus, membeli suatu bisnis yang sudah ada itu lebih sedikit resikonya, dibanding memulai dari awal. Saat anda membeli sebuah bisnis, berati anda mengambil alih suatu operasi yang sudah menghasilkan cash flow dan keuntungan. Anda sudah memiliki suatu basis konsumen yang mantap dan reputasi juga karyawan yang sudah familiar dengan semua aspek dari bisnis tersebut. Dan anda tidak harus menemukan kembali apa yang sudah ada—membuat berbagai prosedur, sistem dan kebijakan baru—karena suatu formula kesuksesan untuk menjalankan bisnis itu sudah berada ditempatnya. Tapi pada sisi kelemahan, untuk membeli suatu bisnis yang sudah ada itu seringkali lebih mahal dibanding memulai bisnis dari awal. Akan tetapi, seringkali lebih mudah untuk mendapatkan modal yang akan digunakan untuk membeli suatu bisnis yang sudah ada, dibanding yang digunakan untuk memulai suatu bisnis yang baru. Pihak bank dan investor umumnya merasa lebih nyaman jika berurusan dengan sebuah bisnis yang sudah memiliki suatu track record yang telah terbukti. Selain itu, dengan membeli suatu bisnis mungkin akan memberikan anda hak-hak legalitas yang berharga, misalnya patent-patent atau hak cipta, yang terbukti bisa sangat menguntungkan. Tapi tentu, tidak ada yang pasti di dunia ini—termasuk juga dengan membeli sebuah bisnis yang sudah ada tersebut. Jika anda tidak berhati-hati, anda malah bisa terperangkap dengan inventaris yang usang, para pekerja yang tidak cooperative atau metode distribusi yang ketinggalan jaman. Page 28
  29. 29. Page 29 rumahbanbekas.com Untuk memastikan anda mendapatkan pertukaran terbaik saat membeli suatu bisnis yang sudah ada, ambil langkah-langkah berikut ini: Pilih yang Tepat Membeli bisnis yang sempurna itu dimulai dengan memilih jenis bisnis yang tepat untuk anda. Tempat terbaik untuk memulainya adalah dengan melihat ke dalam suatu industri yang anda sudah familiar dan pahami. Pikirkan dengan matang tentang jenis bisnis yang membuat anda tertarik, dan yang menurut anda sangat cocok dengan skill-skill dan pengalaman anda. Selain itu, pertimbangkan juga ukuran bisnis yang anda cari, dalam hal jumlah karyawan, lokasi dan angka penjualannya. Berikutnya, tetapkan area geografis dimana anda ingin memiliki suatu bisnis. Perkirakan usaha dan biaya dari melakukan bisnis di area tersebut, termasuk gaji dan pajak, untuk memastikan bahwa semua itu bisa anda terima. Begitu anda sudah memilih suatu wilayah dan industri untuk difokuskan, selidiki setiap bisnis di wilayah tersebut yang sesuai dengan persyaratan-persyaratan anda. Mulailah mencarinya di surat kabar lokal, iklan baris yang berada di bagian “Peluang Bisnis” atau “Bisnis untuk di Jual.” Anda juga bisa memasang iklan “Di cari untuk di Beli” yang isinya menggambarkan bisnis seperti apa yang anda cari. Tapi ingat, hanya karena suatu bisnis itu tidak terdaftar untuk dijual, bukan berarti bahwa bisnis tersebut tidak untuk dijual. Bicarakan dengan para pemilik bisnis di dalam industri; banyak dari mereka yang tidak mempersiapkan bisnisnya untuk dijual tapi akan mempertimbangkan untuk menjualnya jika anda memberikan suatu penawaran pada mereka.
  30. 30. rumahbanbekas.com Dengan memanfaatkan kemampuan networking dan kontak-kontak bisnis anda, maka kemungkinan besar anda akan mendengar bisnis-bisnis lain yang mungkin cocok. Menghubungi seorang broker bisnis itu adalah cara lain untuk menemukan bisnis yang akan dijual. Sebagian besar broker dipekerjakan oleh para penjual untuk menemukan para pembeli dan membantu menegosiasikan perjanjian. Jika anda menyewa seorang broker, dia akan meminta suatu komisi dari anda— biasanya 5 sampai 10 persen dari harga pembelian. Bantuan yang bisa ditawarkan para broker, terutama untuk mereka yang baru pertama kali membeli, itu seringkali seimbang dengan biayanya. Namun, jika anda benar-benar mencoba untuk menghemat uang, pertimbangkan untuk menyewa seorang broker hanya saat anda sudah hampir pada tahap negosiasi final. Para broker bisa menawarkan bantuan dalam beberapa cara: • Penyeleksian awal berbagai bisnis untuk anda. Broker yang baik akan menolak banyak dari bisnis yang minta dijualkan, entah karena penjualnya tidak menyediakan data finansial yang lengkap atau karena bisnis tersebut terlalu mahal. Dengan memanfaatkan jasa seorang broker akan membantu anda untuk menghindari resiko-resiko yang buruk ini. • Membantu menentukan ketertarikan-ketertarikan anda. Seorang broker yang baik memulainya dengan mencari tahu tentang skill-skill dan ketertarikan anda, kemudian membantu anda untuk memilih bisnis yang tepat untuk anda. Dengan bantuan seorang broker, anda mungkin menemukan bahwa suatu industri yang tidak pernah anda pertimbangkan sebelumnya itu ideal untuk anda. • Bernegosiasi. Selama proses negosiasi adalah saat para broker benar-benar memanfaatkan keahliannya. Mereka membantu kedua belah pihak agar tetap fokus pada tujuan akhir dan menyelesaikan berbagai masalah. • Membantu dalam tugas-tugas administrasi. Para broker tahu peraturanperaturan terbaru yang mempengaruhi semuanya, mulai dari lisensi dan Page 30
  31. 31. Page 31 rumahbanbekas.com perijinan sampai ke finansial. Mereka juga tahu cara-cara yang paling efisien untuk mempercepat proses, sehingga bisa menghemat waktu. Bekerja sama dengan seorang broker akan mengurangi resiko anda untuk melupakan beberapa form, fee dan langkah penting di dalam proses. Melihat Lebih Dekat Entah anda menggunakan jasa seorang broker atau melakukannya sendirian, anda pasti tentu ingin membentuk sebuah “tim akuisisi”—para banker, akuntan, dan pengacara anda—untuk membantu anda. Para penasehat ini sangat penting untuk melakukan apa yang disebut “uji kelayakan,” yang berarti bahwa mereka akan menganalisa ulang dan memverifikasi semua informasi relevan tentang bisnis yang sedang anda pertimbangkan. Saat uji kelayakan itu dilakukan, anda akan tahu apa yang akan anda beli dan dari siapa. Analisa pendahuluan dimulai dengan beberapa pertanyaan dasar: • Mengapa bisnis ini dijual? • Apa saja persepsi umum mengenai industri dan bisnis tertentu, dan apa harapan untuk masa depan? • Apakah—atau bisakah—bisnis mengontrol market share yang cukup untuk tetap menguntungkan? • Apakah bahan mentah yang dibutuhkan tersedia dalam jumlah yang berlimpah? • Bagaimana barisan produk atau jasa dari perusahaan telah berubah seiring waktu? Anda juga perlu memperkirakan reputasi dari perusahaan tersebut dan kekuatan dari hubungan-hubungan bisnisnya. Bicarakan dengan para konsumen, supplier dan vendor yang ada mengenai hubungan mereka dengan bisnis tersebut. Hubungi Biro-biro bisnis, assosiasi-assosiasi industri dan perijinan serta agen-agen
  32. 32. rumahbanbekas.com pelaporan kredit untuk memastikan bahwa tidak ada keluhan-keluhan terhadap bisnis tersebut. Jika bisnis tersebut tetap telihat menjanjikan setelah analisa awal anda, maka tim akuisisi anda seharusnya mulai mengamati potensi keuntungan dari bisnis tersebut dan harga yang dimintanya. Metode apapun yang anda gunakan untuk menentukan harga pasar yang wajar untuk bisnis tersebut, nilai penaksiran anda terhadap bisnis tersebut seharusnya juga memperhitungkan masalah-masalah lain, misalnya: • kesehatan finansial, • sejarah pendapatan, • potensi pertumbuhan, dan • asset-asset yang tidak dapat diraba (misalnya, nama merek dan posisi pasar). Untuk mendapatkan suatu ide mengenai antisipasi pengembalian dari perusahaan dan kebutuhan finansial di masa depan, mintalah pada pemilik bisnis dan/atau akuntan untuk menunjukkan proyeksi laporan-laporan finansial. Data pemasukan dan pengeluaran, laporan-laporan pendapatan, cash flow dan pengembalian pajak untuk tiga tahun terakhir, itu semua adalah indikator kunci dari kesehatan sebuah bisnis. Dokumen-dokumen tersebut akan membantu anda untuk melakukan beberapa analisa finansial yang menyoroti semua masalah, dan juga menyediakan suatu pandangan yang lebih dekat mengenai berbagai informasi yang kurang bisa diraba. Diantara berbagai issu lain, anda harus fokus pada berikut ini: Page 32
  33. 33. Page 33 rumahbanbekas.com Inventaris yang berlebihan atau kurang Jika bisnis tersebut lebih di dasarkan pada suatu produk dibanding suatu jasa, periksa dengan seksama persediaan dari inventarisnya. Orang-orang yang baru pertama kali membeli bisnis itu seringkali tergoda dengan inventaris, tapi itu bisa jadi sebuah jebakan. Inventaris yang berlebihan mungkin sudah usang atau akan segera menjadi usang; dan untuk menyimpan serta mengasuransikannya itu juga membutuhkan biaya. Inventaris yang berlebihan bisa berarti bahwa ada banyak konsumen tidak puas yang mengalami keterlambatan-keterlambatan antara waktu pemesanan mereka dengan batas pengiriman akhir, atau adalah item-item yang dikembalikan karena mereka merasa kecewa. Inventaris level terendah yang bisa di terima oleh bisnis tersebut Tetapkan hal ini, kemudian mintalah penjual untuk setuju mengurangi persediaan ke level tersebut pada saat anda mengambil alih perusahan. Juga tambahkan suatu pasal pada perjanjian pembelian yang menspesifikasikan bahwa anda hanya membeli inventaris yang sudah ada dan siap untuk dijual. Account-account yang bisa diterima Penerimaan-penerimaan yang tidak terkumpul menghambat perkembangan suatu bisnis dan bisa jadi membutuhkan pinjaman-pinjaman bank yang tidak diantisipasi. Lihat secara seksama indikator-indikator misalnya account receivable turnover, kebijakan-kebijakan kredit, jadwal pengumpulan cash dan usia dari account receivable turnover.
  34. 34. rumahbanbekas.com Pendapatan bersih Gunakan serangkaian rasio pendapatan bersih untuk mendapatkan pandangan yang lebih baik mengenai kesimpulan dari suatu bisnis. Misalnya, rasio laba kotor dibanding penjualan bersih bisa digunakan untuk menentukan apakah keuntungan margin dari perusahaan tersebut sesuai dengan bisnis-bisnis yang serupa. Begitu juga, rasio dari pendapatan besih berbanding nilai bersih, saat mempertimbangkannya bersama-sama dengan proyeksi peningkatan di dalam biaya-biaya bunga, harga total pembelian dan faktor-faktor serupa, bisa menunjukkan apakah anda akan mendapatkan suatu pengembalian yang bisa diterima. Terakhir, rasio pendapatan bersih berbanding dengan asset total itu adalah suatu indikator yang kuat mengenai apakah perusahaan tersebut mendapatkan suatu tingkat pengembalian yang menguntungkan dari asset-asset. Akuntan anda bisa membantu anda memperkirakan semua rasio ini. Saat dia melakukannya, pastikan untuk menentukan apakah angka-angka keuntungan sudah dihitung sebelum atau sesudah pajak, dan jumlah penembalianpengembalian yang diterima pemilik saat ini dari bisnis. Selain itu, perkirakan berapa banyak pengeluaran yang akan tetap sama, mengalami peningkatan atau penurunan saat berada dibawah manajemen anda. Modal kerja Modal kerja itu di definisikan sebagai asset-asset saat ini dikurangi kewajibankewajiban saat ini. Tanpa modal kerja yang cukup, sebuah bisnis tidak bisa tetap berjalan, jadi, satu kunci perhitungannya adalah rasio penjualan bersih berbanding dengan modal kerja bersih. Ini untuk mengukur seberapa efisien modal kerja yang sedang Page 34
  35. 35. Page 35 rumahbanbekas.com digunakan dalam mencapai sasaran-sasaran bisnis. Aktivitas penjualan Angka-angka penjualan mungkin tampak lebih indah dibanding yang sebenarnya. Saat mempelajari tingkat pertumbuhan di dalam penjualan dan pendapatan, baca diantara baris-baris yang memberi tahu apakah tingkat pertumbuhan itu karena peningkatan volume penjualan atau karena harga-harga yang lebih tinggi. Selain itu, amati juga pangsa pasar keseluruhan. Jika pasar sepertinya sudah matang, maka penjualan mungkin menjadi statis—dan mungkin itulah yang menjadi penyebab kenapa penjual mencoba untuk menjual perusahaannya. Asset-asset tetap Jika analisa anda menyiratkan bahwa bisnis telah terlalu banyak berinvestasi pada asset-asset tetap, misalnya properti dan peralatan, pastikan anda untuk mengetahui alasannya. Peralatan yang tidak digunakan bisa mengindikasikan bahwa permintaannya menurun atau bahwa pemilik bisnis tersebut melakukan kekeliruan dalam memperhitungkan kebutuhan-kebutuhan produksi. Lingkungan operasi Sediakan waktu untuk memahami lingkungan operasi dari bisnis tersebut dan budaya perusahaannya. Jika bisnis tersebut bergantung pada klien dan supplier dari luar negeri, misalnya, amati lingkungan politis jangka panjang dan jangka pendek dari negara-negara yang terlibat. Pandanglah bisnis tersebut dari sisi trend-trend konsumer atau ekonomis;
  36. 36. rumahbanbekas.com Page 36 misalnya, jika anda mempertimbangkan sebuah toko yang menjual produk-produk yang di dasarkan pada suatu mode misalnya yoga, akankah klien dasar tetap utuh pada lima atau sepuluh tahun lagi? Atau jika perusahaan bergantung pada beberapa klien besar, bisakah anda memastikan bahwa mereka akan tetap bersama anda setelah penjanjian dilakukan? Hukum dan Peraturan Saat anda dan akuntan anda menganalisa rasio-rasio finansial kunci dan angkaangka kinerja, anda dan pengacara anda seharusnya menyelidiki status keabsahan dari bisnis tersebut. Carilah hak gadai terhadap properi, tuntutan-tuntutan yang ditangguhkan, jaminan-jaminan, perselisihan tenaga kerja, potensi perubahan wilayah, aturan atau pelarangan industri baru atau yang sedang diusulkan, dan paten-paten baru atau yang ditunda; semua faktor ini bisa sangat mempengaruhi bisnis anda. Pastikan anda untuk: • Melakukan suatu pencarian kode peraturan komersial untuk mengungkap hak-hak gadai. • Meminta sejarah legalitas perusahaan dari pengacara bisnis tersebut, dan baca semua kontrak baru dan lama. • Analisa ulang semua yang berhubungan dengan peraturan pemerintah, peraturan wilayah lokal dan sejarah patent. Kewajiban-kewajiban legal di dalam bisnis memiliki banyak bentuk dan mungkin tersembunyi begitu dalam, sehingga penjual yang jujur sekalipun, tidak mengetahui bahwa itu ada. Lalu, bagaimana cara anda untuk melindungi diri? Pertama, mintalah pengacara anda untuk menambahkan suatu pasal “menanggung ganti rugi” pada kontrak. Ini memastikan bahwa anda terlindungi dari dampak-dampak dari aksi-aksi penjual sebelumnya sebagai pemilik.
  37. 37. Page 37 rumahbanbekas.com Yang kedua, pastikan perjanjian anda mengijinkan anda untuk mengambil alih polis-polis asuransi yang ada dari penjual pada suatu basis interim. Itu akan memberikan anda waktu untuk menganalisa kebutuhan ansuransi anda pada jangka waktu yang lebih lama, sambil memastikan bahwa anda memiliki pencakupan dasar begitu anda mulai mengambil alih. Biaya untuk memiliki seorang pengacara yang menganalisa suatu bisnis itu tergantung dari hubungan anda dengan sang pengacara, kompleksitas bisnis dan tingkat dimana pengacara tersebut terlibat. Jika anda sedang mempertimbangkan untuk membeli sebuah bisnis yang memiliki properti intelektual bernilai, misalnya sebuah patent, nama merek atau rahasia dagang, maka anda mungkin menginginkan seorang pengacara properti intelektual untuk mengevaluasinya. Umumnya, itu akan membutuhkan biaya mulai dari 0,5 persen sampai 3 persen dari jumlah biaya penjualan bisnis. Seni Bernegosiasi Jika penaksiran finansial dan legalitas anda menunjukkan bahwa bisnis tersebut bagus untuk dibeli, maka jangan menjadi orang pertama yang membuka pembicaraan mengenai harga. Biarkan penjual yang lebih dulu menyebutkan angkanya, kemudian negosiasi dilanjutkan dari sana. Namun, memutuskan suatu harga, itu hanyalah langkah pertama di dalam menegosiasikan penjualan. Yang lebih penting adalah bagaimana perjanjian tersebut di struktur. David H. Troob, pendiri dari D. H. Troob & Co., sebuah perusahaan broker dan investasi, menyarankan anda seharusnya siap untuk membayar 20 sampai 50
  38. 38. rumahbanbekas.com persen dari harga dalam bentuk cash dan mengangsur sisanya. Anda bisa membayarnya melalui seorang pemberi pinjaman tradisional, atau penjual mungkin setuju untuk “menyimpan suatu catatan,” yang berarti mereka menerima pembayaran melalui suatu periode waktu tertentu, sama seperti yang akan disetujui oleh para pemberi pinjaman. Banyak penjual yang menyukai metode ini karena itu memastikan income mereka dimasa depan. Penjual lain mungkin menyetujui cara-cara lain—misalnya, menerima berbagai fasilitas berupa mobil perusahaan selama periode waktu tertentu setelah perjanjian diselesaikan. Metode-metode ini bisa mengurangi jumlah uang cash dimuka yang diperlukan; namun, anda harus selalu memiliki seorang pengacara untuk menganalisa ulang setiap pengaturan untuk issu-issu legalitas dan pertanggung jawaban. Seseorang yang membeli sebuah bisnis memiliki dua pilihan untuk menstruktur perjanjian (dengan asumsi bahwa transaksi tersebut bukanlah sebuah merger). Pertama adalah pengambil alihan asset, dimana anda hanya membeli asset-asset yang anda inginkan saja. Pada sisi plus, pengambil alihan asset melindungi anda dari berbagai tanggungjawab legal karena anda tidak membeli perusahaan (dan semua resiko legal nya), anda hanya membeli asset-asset nya saja. Pada sisi kelemahan, suatu pengambil alihan asset itu bisa sangat mahal. Proses pembelian asset-per-asset itu rumit dan juga membuka kemungkinan bahwa penjual tersebut mungkin menaikkan harga dari asset-asset yang di inginkan untuk menutupi kerugian dari asset-asset yang tidak di inginkan. Pilihan lainnya adalah pengambil alihan saham, dimana anda membeli saham. Di antara hal-hal lain, ini berarti anda harus mau membeli semua asset dari bisnis tersebut—dan menanggung semua kewajibannya. Page 38
  39. 39. Page 39 rumahbanbekas.com Kontrak pembelian final seharusnya di susun dengan bantuan dari tim akuisisi untuk menggambarkan dengan sangat tepat pemahaman dan niat-niat anda dalam menyangkut pembelian dari suatu sisi finansial, pajak dan legalitas. Kontak haruslah inklusif, dan seharusnya mengijinkan anda untuk membatalkan perjanjian jika anda menemukan bahwa pemilik berniat untuk memberikan informasi yang tidak benar mengenai perusahaan, atau tidak mau memberikan informasi yang essensial. Menyertakan suatu pasal non-persaingan di dalam kontrak itu adalah suatu ide yang bertujuan untuk memastikan bahwa penjual tidak membuat suatu jalur persaingan. Ingat, anda punya pilihan untuk keluar dari negosiasi kapanpun jika anda tidak menyukai proses yang sedang berjalan. Jika anda tidak menyukai perjanjiannya, jangan membelinya. Hanya karena anda sudah menghabiskan waktu satu bulan untuk mencari sesuatu, tidak berarti bahwa anda harus membelinya. Sebab, anda tidak wajib untuk melakukan itu. Masa Transisi Transisi ke kepemilikan baru itu adalah suatu perubahan besar bagi para pekerja dari sebuah bisnis kecil. Untuk memastikan suatu peralihan yang lancar, mulailah proses tersebut sebelum perjanjian selesai. Pastikan pemilik merasa senang dengan apa yang akan terjadi pada bisnisnya setelah dia pergi. Sediakan waktu untuk berbicara dengan para pekerja, konsumen dan supplier kunci sebelum anda mengambil alih; ceritakan rencana dan ide-ide anda untuk masa depan bisnis pada mereka.
  40. 40. rumahbanbekas.com Page 40 Dengan melibatkan dan mendapat dukungan dari pemain-pemain kunci ini akan membuat proses menjalankan bisnis menjadi jauh lebih mudah. Para penjual umumnya akan membantu anda di dalam suatu periode transisi dimana mereka akan melatih anda dalam menjalankan bisnis tersebut. Periode ini bisa berkisar antara beberapa minggu sampai enam bulan atau lebih. Setelah periode pelatihan satu lawan satu, banyak penjual yang akan setuju untuk menyediakan diri jika anda ingin berkonsultasi melalui telephone selama periode waktu berikutnya. Pastikan anda dan penjual sepakat mengenai bagaimana pelatihan ini akan dilakukan, dan tuliskan itu di dalam kontrak. Jika anda membeli kunci, saham dan asset bisnis, maka hanya dengan menempatkan nama anda di depan lalu dan menjalankan bisnis sama seperti sebelumnya, maka kemungkinan besar transisi anda akan cukup lancar. Sebaliknya, jika anda hanya membeli sebagian dari asset bisnis tersebut, misalnya daftar klien atau karyawan, lalu kemudian membuat banyak perubahan di dalam pelaksanaannya, maka anda mungkin akan menghadapi suatu periode transisi yang lebih sulit. Banyak pemilik bisnis baru yang memiliki harapan-harapan tinggi dan tidak realistis bahwa mereka bisa segera membuat suatu bisnis jadi lebih menguntungkan. Tentu, anda memerlukan suatu sikap positif untuk menjalankan suatu bisnis yang sukses, tapi jika sikap anda adalah “Aku lebih baik dibanding dia,” maka anda akan segera menghadapi kemarahan dari para karyawan yang anda ambil alih. Lebih baik, pandanglah para karyawan sebagai suatu asset yang berharga. Awalnya, mereka lebih banyak tahu mengenai bisnis tersebut dibanding anda; gunakan pengetahuan tersebut untuk mempercepat diri anda, dan perlakukan mereka dengan rasa hormat dan menghargai.
  41. 41. Page 41 rumahbanbekas.com Para karyawan pasti akan merasa khawatir mengenai keamanan pekerjaannya saat seorang pemilik baru mengambil alih. Ketidak pastikan itu bertambah jika anda tidak memberi tahu mereka tentang apa saja yang sedang anda rencanakan. Banyak boss baru yang begitu bersemangat untuk segera melakukan perubahan, mereka mengurangi staff, mengubah harga atau membuat perubahan-perubahan radikal lainnya tanpa memberikan peringatan apapun pada karyawan. Libatkan staff di dalam perencanaan anda, dan jaga komunikasi agar tetap terbuka sehingga mereka selalu tahu apa yang terjadi. Mengambil alih sebuah bisnis yang sudah ada itu tidaklah mudah, tapi dengan sedikit kesabaran, kejujuran dan kerja keras, maka anda akan bisa segera menjalankannya seperti seorang ahli.
  42. 42. rumahbanbekas.com Membeli Sebuah Franchise Jika membeli sebuah bisnis yang sudah ada terdengar kurang cocok untuk anda, tapi untuk memulai bisnis dari nol terdengar sedikit menakutkan, anda mungkin bisa cocok dengan kepemilikan franchise. Apa itu sebuah franchise—dan bagaimana anda tahu apakah itu pilihan yang tepat untuk anda? Pada intinya, seorang franchisee membayar suatu fee awal dan royalti berkelanjutan pada seorang franchisor. Sebagai balasannya, franchisee di ijinkan untuk menggunakan suatu merek dagang, mendapat dukungan berlanjut dari franchisor, dan hak untuk menggunakan sistem dari sang franchisor dalam menjalankan bisnis dan menjual produk atau jasanya. McDonald’s, mungkin adalah perusahaan franchise yang paling dikenal di dunia, untuk mengilustrasikan berbagai manfaat dari franchising, yaitu: Para konsumen tahu mereka akan mendapatkan jenis makanan dan dipersiapkan dengan cara yang sama, entah mereka mengunjungi toko McDonald’s di Moscow maupun di Minneapolis. Para konsumen merasa yakin dengan McDonald’s, sehingga, sebuah lokasi baru dari McDonald’s akan memiliki suatu keunggulan awal untuk sukses dibanding sebuah stand hamberger independen. Selain nama merek yang sudah sangat dikenal, dengan membeli franchise juga menawarkan banyak keunggulan lain yang tidak tersedia bagi pengusaha yang memulai suatu bisnis dari nol. Mungkin keunggulan yang paling signifikan adalah bahwa anda akan mendapatkan sistem operasional dan pelatihan yang sudah terbukti dalam hal cara penggunaannya. Page 42
  43. 43. Page 43 rumahbanbekas.com Franchisee-franchisee baru bisa menghindari banyak kesalahan yang biasanya dilakukan oleh para pengusaha pemula karena franchisor sudah menyempurnakan rutinitas operasi harian melalui trial dan error. Franchisors yang memiliki reputasi melakukan penelitian pasar sebelum menjual sebuah outlet, sehingga anda bisa merasa lebih yakin bahwa ada suatu permintaan untuk produk atau jasa tersebut. Gagal untuk melakukan penelitian pasar yang cukup, adalah salah satu dari kesalahan terbesar yang dilakukan para pengusaha independen; sebagai seorang franchisee, itu sudah dilakukan untuk anda. Franchisor juga menyediakan suatu gambaran yang jelas mengenai persaingan dan cara membedakan diri anda dari mereka. Terakhir, para franchisee menikmati manfaat kekuatan dalam angka-angka. Anda mendapatkannya dari skala ekonomi dalam membeli bahan-bahan, supply dan jasa, misalnya periklanan, juga dalam menegosiasikan untuk lokasi dan kontrak. Sebagai perbandingan, para operator independen harus menegosiasikannya sendiri, yang biasanya mendapatkan terminologi-terminologi yang kurang menguntungkan. Misalnya, sebagian supplier tidak mau berurusan dengan bisnis baru atau akan menolak bisnis anda karena account anda tidak cukup besar. Apakah Franchising Tepat untuk Anda? Sebuah kutipan yang sering diucapkan mengenai franchising adalah bahwa franchise itu menempatkan anda di dalam bisnis “untuk diri anda sendiri, tapi bukan oleh anda sendiri.” Meski dukungan tersebut bisa bermanfaat, tapi bagi sebagian pengusaha, itu bisa jadi terlalu membatasi. Para franchisors umumnya memiliki aturan-aturan yang ketat terhadap franchisee,
  44. 44. rumahbanbekas.com dengan cara menspesifikasikan semuanya, mulai dari cara anda menyambut konsumen sampai ke cara anda dalam mempersiapkan produk atau jasa. Tapi itu tidak berarti bahwa anda akan menjadi seperti robot yang tidak perlu berpikir—banyak franchisor yang mau menerima ide-ide dan saran dari franchisees mengenai cara meningkatkan operasional bisnis—tapi, untuk sebagian besar, anda akan perlu untuk mematuhi sistem-sistem dan aturan dasar yang ditetapkan oleh franchisor. Jika anda adalah orang yang sangat independen, tidak suka campur tangan dari orang lain dan ingin merancang sendiri semua aspek dari bisnis baru anda, maka anda mungkin lebih baik memulai perusahaan anda sendiri atau membeli sebuah peluang bisnis. Saat ini semakin lama semakin banyak mantan eksekutif yang membeli franchise. Bagi banyak dari mereka, sebuah franchise itu adalah cara yang sempurna untuk membuat transisi ke kepemilikan bisnis. Sebagai seorang eksekutif, anda mungkin sudah terbiasa mendelegasikan tugastugas misalnya memesan supply, menjawab telephone dan mengerjakan tugastugas administrasi. Transisi untuk menjadi seorang pengusaha dan melakukan semuanya sendiri itu bisa jadi menakutkan. Sedangkan dengan membeli sebuah franchise, bisa menawarkan dukungan yang anda butuhkan dalam membuat peralihan ke dunia wirausaha. Lakukan Pekerjaan Rumah Anda Begitu anda sudah memutuskan bahwa sebuah franchise itu adalah rute yang tepat untuk anda, lalu bagaimana cara anda untuk memilih yang tepat? Dengan begitu banyak sistem franchise untuk dipilih, pilihan-pilihan tersebut bisa jadi memusingkan. Page 44
  45. 45. Page 45 rumahbanbekas.com Mulailah dengan menyelidiki berbagai industri yang membuat anda tertarik untuk menemukan franchise yang memiliki potensi untuk berkembang. Persempit pilihan menjadi beberapa industri yang paling anda minati saja; kemudian analisa wilayah geografis anda untuk melihat adakah pasar untuk jenis bisnis tersebut. Jika ada, hubungi semua perusahaan franchise di bidang tersebut dan mintalah informasi dari mereka. Semua perusahaan yang memiliki reputasi akan sangat senang untuk mengirimkan informasi kepada anda tanpa meminta biaya. Tapi tentu, jangan hanya bergantung pada materi-materi promosi ini untuk membuat keputusan anda. Anda perlu menyelidikinya sendiri. Mulailah secara online untuk melihat semua artikel, majalah dan surat kabar yang bisa anda temukan mengenai perusahaan yang sedang anda pertimbangkan. Apakah perusahaan tersebut digambarkan dengan baik? Apakah tampaknya diatur dan berkembang dengan baik? Periksa dengan konsumen atau pengatur franchise di wilayah anda untuk melihat adakah masalah serius dengan perusahaan yang anda pertimbangkan. Jika perusahaan atau para pemiliknya telah terlibat di dalam perkara hukum atau kebangkrutan, cobalah untuk menentukan hal-hal dasar dari tuntutan tersebut: Apakah mereka terlibat di dalam penipuan atau pelanggaran hukum? Untuk mencari tahu, hubungi kejaksaan yang mengurusi kasus dan mintalah sebuah salinan dari petisi atau keputusan. Jika anda tinggal di wilayah-wilayah yang mengatur penjualan franchise, hubungi pihak yang berwenang mengatur franchise, dimana mereka bisa memberitahu anda apakah perusahaan tersebut mematuhi perarturan. Jika perusahaan tersebut terdafar di D&B, mintalah sebuah D&B Report, yang akan memberikan anda detil-detil mengenai finansial perusahaan, ketepatan
  46. 46. rumahbanbekas.com Page 46 pembayaran dan informasi lain. Dan tentu, tidak ada ruginya untuk memeriksa di Biro Bisnis lokal untuk keluhankeluhan terhadap perusahaan tersebut. Setelah semua itu, apakah perusahaan tersebut masih terdengar bagus? Jika iya, berarti penyelidikan anda masih berada di tahap awal. Jika anda belum mendapatkan informasi, hubungi lagi franchisor dan mintalah sebuah salinan mengenai Franchise Disclosure Document, atau FDD (awalnya dikenal sebagai Uniform Franchise Offering Circular, atau UFOC). Dokumen penyingkapan tersebut harus, menurut peraturan, diberikan ke semua calon franchisee dalam 10 hari bisnis sebelum menanda tangani kesepakatan apapun. Jika dilakukan perubahan terhadap FDD, maka suatu tambahan 5 hari itu akan ditambahkan ke dalam 10 hari periode “tenang.” Jika suatu perusahaan mengatakan dia adalah sebuah franchise tapi tidak memberikan sebuah FDD, maka hubungi FTC—dan alihkan bisnis anda ketempat lain. FDD adalah suatu sumber informasi bagi mereka yang serius mengenai franchise. FDD mengandung deskripsi yang lengkap mengenai perusahaan, jumlah investasi dan fee yang dibutuhkan, proses peradilan dan/atau sejarah kebangkrutan franchisor dan penawarannya, merek dagang yang akan di lisensikan untuk anda gunakan, produk yang perlu anda beli, program periklanan, dan kewajiban kedua belah pihak berdasarkan kontrak. Dokumen tersebut menspesifikasikan berapa banyak modal kerja yang dibutuhkan, peralatan yang diperlukan dan royalti berlanjut. Dokumen tersebut juga mengandung suatu salinan sample mengenai kesepakatan franchise yang harus anda tanda tangani jika anda ingin membeli sistem, juga pernyatan-pernyataan audit finansial selama tiga tahun dari franchisor.
  47. 47. Page 47 rumahbanbekas.com FDD telah diubah untuk membuangnya jadi kurang “legalistif” dan lebih mudah untuk dibaca, jadi tidak ada alasan untuk membacanya secara seksama. Sebelum anda mengambil keputusan apapun mengenai membeli franchise, pengacara dan akuntan anda seharusnya juga membacanya. Menghubungi Semua Franchisee Salah satu bagian terpenting dari FDD adalah suatu listing mengenai franchisee yang sudah ada juga franchisee yang telah diberhentikan atau memilih untuk tidak melanjutkan. Kedua daftar tersebut akan menyertakan alamat-alamat dan nomor telephone mereka. Jika daftar franchisee yang berhenti tampak tidak biasa panjangnya, itu mungkin suatu indikasi bahwa ada beberapa masalah dengan franchisor. Hubungi para mantan franchisee, dan tanyakan kenapa perjanjian mereka dihentikan, apakah karena franchisee tidak menghasilkan angka, atau apakah dia memiliki beberapa keluhan dengan franchisor. Berikutnya, pilihlah suatu sample acak dari franchisee yang aktif untuk mewawancarainya secara langsung. Ini mungkin adalah langkah terpenting di dalam penelitian anda. Jangan bergantung pada sedikit nama yang dipilihkan oleh franchisor secara seksama; pilih kandidat anda sendiri untuk diajak bicara. Kunjungi franchisee aktif di lokasi mereka. Berbicara dengan para franchisee yang masih aktif itu seringkali adalah cara terbaik untuk mencari tahu berapa banyak uang yang sebenarnnya dihasilkan oleh masing-masing toko. Anda juga akan tahu seperti apa hari-hari khas mereka itu, apakah mereka menikmati apa yang mereka lakukan dan apakah bisnis tersebut cukup
  48. 48. rumahbanbekas.com menantang. Sebagian besar akan terbuka untuk mengungkapkan penghasilan dan kepuasan mereka dengan franchisor; namun, kunci untuk mendapatkan semua informasi yang anda butuhkan sebelum membeli adalah dengan menanyakan pertanyaan yang tepat. Berikut ini beberapa ide untuk membantu anda memulai: • Apakah pelatihan yang ditawarkan franchisor itu membantu dalam membuat bisnis berkembang? • Apakah franchisor responsif terhadap kebutuhan anda? • Ceritakan pada saya mengenai suatu hari khas anda? • Adakah masalah yang tidak anda antisipasi? • Apakah pengalaman anda membuktikan bahwa informasi investasi dan biaya di dalam FDD itu realistis? • Apakah bisnis ini musiman? Jika iya, lalu apa yang anda lakukan untuk memenuhi kebutuhan di musim lain? • Apakah penjualan dan keuntungan memenuhi harapan-harapan anda? Ceritakan tentang angka-angka dalam bisnis ini? • Adakah peluang pengembangan untuk kepemilikan fanchise lain di dalam sistem ini? • Jika anda tahu apa yang saat ini anda ketahui, akankah anda melakukan investasi ini lagi? Karena menjalankan sebuah franchise itu melibatkan suatu hubungan berlanjut dengan franchisor, maka pastikan untuk mendapatkan detil-detil mengenai proses pembelian—semua yang terjadi mulai dari franchisee menanda tangani perjanjian sampai akhir tahun pertama dalam bisnis. Apakah perusahaan induk menindak lanjuti janji-janjinya? Bicaralah dengan sebanyak mungkin franchisee—suatu perspektiff yang lebih luas Page 48
  49. 49. Page 49 rumahbanbekas.com akan memberikan anda gambaran yang lebih akurat mengenai perusahaan. Buat catatan mengenai percakapan sehingga anda bisa menggunakannya lagi nanti sebagai rujukan. Jangan merasa enggan untuk berbicara tentang topik-topik yang sensitif. Salah satu pertanyaan terpenting yang harus ditanyakan oleh seorang calon franchisee, tapi jarang diajukan adalah, “Konflik-konflik apa yang anda miliki dengan franchisor?” Bahkan perusahaan-perusahan yang sukses sekalipun memiliki konflik. Apa yang ingin anda ketahui adalah seberapa menyebar dan umum konflik-konflik tersebut. Dengan berbicara kepada para franchisee juga bisa memberikan anda sesuatu yang tidak akan anda dapat ditempat lain: suatu perkiraan mengenai seperti apa rasanya menjalankan bisnis ini dari hari ke hari. Hanya berpikir dalam terminologi ekonomis itu seringkali adalah suatu kesalahan jika anda berakhir dengan suatu franchise yang tidak sesuai dengan gaya hidup atau self-image anda. Saat anda membayangkan diri anda menjalankan suatu franchise restoran, misalnya, maka anda mungkin memikirkan semua uang yang akan anda hasilkan. Dengan berbicara pada franchisee bisa membawa anda kembali ke realitas—yang itu jauh lebih mungkin untuk melibatkan mengawasi dapur, mendisiplinkan pekerja dan bekerja lembur dibanding berkeliling dengan Ferrari anda. Berbicara dengan franchisee dari berbagai industri bisa membantu anda membuat keputusan yang sesuai dengan gaya hidup anda. Banyak franchisee dan ahli franchising yang mengatakan bahwa tidak ada cara lain untuk melakukan penelitian dibanding menghabiskan waktu di sebuah lokasi franchisee untuk melihat seperti apa kehidupan anda nantinya. Para pembeli seharusnya menghabiskan waktu setidaknya satu minggu untuk
  50. 50. rumahbanbekas.com bekerja di dalam suatu unit. Ini adalah cara terbaik bagi franchisor dan franchisee untuk saling mengevaluasi. Tawarkan untuk bekerja secara gratis. Jika franchisor tidak ingin anda melakukannya, maka anda harus merasa skeptis mengenai investasi. Saat semua penelitian anda selesai, pilihan diantara dua franchisee yang sama bagusnya itu seringkali muncul untuk menantang insting anda. Itulah kenapa berbicara dengan franchisee dan mengunjungi lokasi-lokasi itu begitu penting di dalam proses penyeleksian. Membelian yang Sudah Terbukti Membeli sebuah franchise bisa menjadi suatu cara yang bagus untuk mengurangi resiko anda dalam kepemilikan bisnis. Sebagian pengusaha mengurangi resiko tersebut lebih kecil lagi dengan membeli sebuah franchise yang sudah ada—franchise yang sudah siap dan berjalan. Sebuah franchise yang sudah ada bukan cuma sudah memiliki konsumen dasar, tapi juga sebuah sistem manajemen yang sudah berjalan dan penghasilanpenghasilan yang berlanjut. Singkatnya, itu sudah memiliki suatu pondasi—sesuatu yang sangat menarik bagi banyak pengusaha. Menemukan franchisee yang sudah ada dan mau menjual itu hanyalah masalah menanyakan pada perusahaan induk mengenai pilihan apa saja yang tersedia. Anda juga bisa memeriksa iklan-iklan lokal, atau mengunjungi Franchising.com, yang melisting ribuan bisnis untuk dijual. Begitu anda sudah menemukan beberapa kandidat, proses penyelidikan mengkombinasikan langkah-langkah yang sama seperti yang digunakan dalam membeli sebuah bisnis yang sudah ada dengan langkah-langkah untuk membeli Page 50
  51. 51. Page 51 rumahbanbekas.com sebuah franchise. Namun, berita baiknya, adalah bahwa anda akan mendapatkan informasi finansial yang jauh lebih detil dibanding yang akan anda dapat saat menaksir sebuah perusahaan franchise. Jika calon-calon franchisee lain hanya mendapatkan jawaban-jawaban kabur mengenai potensi penghasilan, maka anda akan mendapatkan fakta-fakta yang jelas. Tapi tentu, ada suatu harga yang perlu dibayar untuk semua keunggulan dari membeli sebuah franchise yang sudah ada: Secara umum itu jauh lebih mahal. Bahkan, harga pembelian dari suatu lokasi yang sudah ada itu bisa jadi dua sampai empat kali lebih tinggi dibanding apa yang akan anda bayar untuk sebuah franchise baru dari perusahaan yang sama. Karena anda menginvestasikan lebih banyak uang, maka jauh lebih penting lagi untuk memastikan bahwa anda telah mengaudit laporan-laporan finansialnya dan menganalisanya dengan CPA anda. Terkadang, anda akan menemukan seorang franchise yang tidak melakukannya dengan baik. Mungkin pemilik saat ini tidak ahli dalam marketing, tidak melakukan usaha yang cukup atau tidak mengikuti sistem dengan benar. Dalam kasus ini, anda mugkin mampu untuk mendapatkan franchise yang sudah ada dengan harga yang sama seperti membeli sebuah franchise baru—atau bahkan lebih rendah. Namun, sangat penting untuk memastikan bahwa masalahnya adalah sesuatu yang bisa anda perbaiki dan bahwa anda akan mampu untuk membuat lokasi tersebut bisa bergerak lebih cepat. Lagi pula, anda akan segera memiliki pengeluaran-pengeluaran tambahan—untuk karyawan, royalti dan biaya operasional—jadi anda juga akan memerlukan beberapa income segera.
  52. 52. rumahbanbekas.com Juga, berhati-hatilah bahwa sekalipun jika seorang sebuah lokasi franchise itu maju, tidak selalu berarti bahwa perusahaan induknya itu sama suksesnya. Bahkan, terkadang franchisee yang tahu bahwa perusahaan induknya bermasalah itu akan mencoba untuk menjual franchise mereka sebelum franchisor bangkrut. Berhati-hatilah dalam menaksir kekuatan franchisor, kemudahan untuk mengakses dan tingkat dukungan yang mereka sediakan. Jangan melakukan kurang dari yang akan anda lakukan saat membeli sebuah franchise baru. Page 52
  53. 53. Page 53 rumahbanbekas.com Membeli Sebuah Peluang Bisnis Jika sebuah franchise terdengar terlalu ketat bagi anda tapi ide untuk memulai dengan ide bisnis, sistem dan prosedur anda sendiri terdengar menakutkan, ada suatu jalan tengah, yaitu peluang-peluang bisnis. Sebuah peluang bisnis, dalam terminologi yang paling sederhana, adalah sebuah paket investasi bisnis yang mengijinkan para pembelinya untuk memulai sebuah bisnis. (Secara teknis, semua franchise itu adalah peluang bisnis, tapi tidak semua peluang bisnis itu adalah franchise.) Tapi, tidak seperti franchise, para penjual peluang bisnis itu biasanya tidak melakukan pengontrolan terhadap operasional dari para pembeli peluang bisnis mereka. Bahkan, di sebagian besar program peluang bisnis, tidak terdapat adanya hubungan berlanjut antara penjual dan pembeli setelah terjadi transaksi. Meski peluang bisnis menawarkan dukungan yang lebih sedikit dibanding franchise, tapi ini bisa menjadi suatu kelebihan bagi anda jika anda lebih menyukai kebebasan. Biasanya, anda tidak wajib mematuhi spesifikasi-spesifikasi ketat dan detil-detil program seperti yang harus dipatuhi para franchise. Dengan peluang bisnis pada umumnya, anda hanya membeli satu set peralatan atau materi, kemudian anda bisa menjalankan bisnis dengan cara dan dibawah nama apapun yang anda inginkan. Dalam sebagian besar kasus, tidak ada royalti yang harus dibayarkan, tidak ada hak merek dagang yang dijual. Namun, kurangnya komitmen jangka panjang ini juga adalah salah satu kelemahan utama dari peluang bisnis. Karena tidak adanya hubungan berlanjut, maka dunia peluang bisnis memang
  54. 54. rumahbanbekas.com memiliki seniman-seniman penipu yang sama yang suka menjanjikan kesuksesan secara instant kepada para pembeli, kemudian mengambil uang mereka lalu melarikan diri. Meski dengan meningkatkan aturan peluang bisnis telah sangat mengurangi kemungkinan untuk penipuan, tapi melakukan suatu penyelidikan menyeluruh terhadap suatu peluang bisnis itu penting sebelum anda menginvestasikan uang anda. Masalah-masalah Legalitas Secara umum, sebuah peluang bisnis itu merujuk pada salah satu dari sejumlah cara untuk masuk ke dalam dunia bisnis. Ini termasuk sebagai berikut: • Dealer/Distributor adalah orang-orang atau bisnis yang membeli hak untuk menjual produk-produk dari perusahaan ABC tapi bukan hak untuk menggunakan merek dagang ABC. Misalnya, seorang dealer yang sah dari produk-produk Minolta mungkin memiliki tanda Minolta pada jendelanya, tapi dia tidak bisa menyebut bisnisnya Minolta. Seringkali, kata-kata "dealer" dan "distributor" itu digunakan secara tertukar, tapi sebenarnya ada perbedaannya: Seorang distributor mungkin menjual ke beberapa dealer, sedangkan seorang dealer biasanya menjual langsung ke retailer atau konsumen. • Lisensi berarti memiliki hak untuk menggunakan merek dagang dari penjual dan metode, peralatan, teknologi atau barisan produk tertentu. Jika peluang bisnis XYZ memiliki suatu teknik khusus untuk mengkilatkan porselin, misalnya, maka mereka akan mengajarkan metode tersebut kepada anda dan menjual supply dan peralatan yang anda butuhkan untuk membuka bisnis anda sendiri. Anda bisa meyebut bisnis anda sebagai XYZ tapi anda adalah sebuah lisensi independen. • Mesin-mesin penjual otomatis yang disediakan oleh penjual, yang mungkin juga akan membantu anda untuk menemukan lokasi penempatannya. Anda mengisi sendiri stock mesin anda dan mengumpulkan uangnya. Page 54
  55. 55. Page 55 rumahbanbekas.com • Kerjasama mengijinkan sebuah bisnis yang sudah ada untuk beraffiliasi dengan sebuah jaringan bisnis yang serupa, biasanya untuk tujuan periklanan dan promosi. • Direct sales adalah sebuah jenis peluang bisnis yang sangat populer bagi orang-orang yang mencari bisnis part-time, fleksible. Program-program direct selling memiliki suatu fitur investasi awal yang rendah—biasanya hanya beberapa ratus ribu untuk membeli sebuah sample kit produk—dan peluang untuk menjual barisan produk secara langsung kepada teman, keluarga dan lain-lain. Sebagian besar program direct selling juga meminta para pesertanya untuk merekrut penjual-penjual lain. Rekrut-rekrut ini disebut sebagai "downline" dan mereka menghasilkan income penjualan untuk orang-orang yang berada di atas mereka di dalam program. Hal-hal jadi meragukan saat sebuah jaringan direct sales mengkompensasi para peserta utamanya untuk merekrut orang lain dari pada untuk menjual produk atau jasa dari perusahan. Sebuah sistem direct selling dimana sebagian besar penghasilan berasal dari perekrutan itu mungkin akan dianggap sebagai suatu skema pyramid illegal. Definisi-definisi legalitas mengenai peluang bisnis itu mungkin bervariasi, karena tidak semua wilayah mengatur peluang bisnis. Bahkan diantara berbagai wilayah ini memiliki definisi yang berbeda mengenai apa yang merupakan sebuah peluang bisnis. Menurut penasehat hukum franchise Joel R. Buckberg, seorang pengacara di Nashville, Tennessee, sebagian besar definisi mengandung berikut ini: • Para investor masuk ke dalam suatu kesepakatan lisan atau tertulis dengan vendor—atau seseorang yang direkomendasikan oleh vendor—untuk menjual produk atau jasa ke investor yang mengijinkannya untuk memulai sebuah bisnis. • Pembelian melibatkan uang dalam jumlah tertentu. • Penjual membuat salah satu dari pernyataan berikut ini kepada investor selama masa penjualan: • Penjual atau seseorang yang direkomendasikan penjual akan membantu dan mengamankan lokasi-lokasi untuk manampilkan pajangan-pajangan, peralatan penjualan, outlet atau account;
  56. 56. rumahbanbekas.com • Penjual akan mengembalikan uang dan membeli kembali apa yang dijualnya kepada atau yang dibeli oleh investor jika investor merasa tidak puas dengan investasinya; • Penjual akan membeli produk yang dirancang atau diproduksi oleh pembeli; • Penjual menjamin bahwa pembeli akan mampu untuk menghasilkan keuntungan dalam jumlah yang melebihi investasi yang dibayarkan kepada penjual; atau • Penjual akan menyediakan suatu perencanaan marketing atau suatu perencanaan penjualan untuk pembeli. Jika penjual memenuhi definisi dari suatu peluang bisnis di wilayah yang mengaturnya, maka secara umum itu berarti bahwa dia harus mendaftarkan penawarannya kepada pihak yang berwenang dan mengirimkan suatu dokumen pengungkapan kepada calon pembeli setidaknya 10 hari bisnis sebelum penjualan dilakukan. Melakukan Penelitian Meneliti suatu peluang bisnis itu adalah suatu tugas yang lebih menantang dibanding menyelidiki sebuah franchise. Dan jika peluang bisnis yang anda pertimbangkan tidak menyediakan sebuah dokumen pengungkapan kepada pembeli, maka anda akan mendapat informasi yang jauh lebih sedikit, sehingga anda harus lebih banyak lagi melakukan penelitian sendiri. Setiap kali memungkinkan, ikuti langkah-langkah yang sama seperti yang akan anda lakukan saat menyelidiki sebuah franchise. Coba selidiki melalui internet. Hubungi Biro Bisnis setempat untuk melihat adalah keluhan-keluhan terhadap perusahaan tersebut, dan jika perusahaan tersebut terdaftar di D&B, sebuah laporan finansial akan memberikan anda detil-detil mengenai kondisi finansialnya Page 56
  57. 57. Page 57 rumahbanbekas.com dan informasi-informasi lain. Selain itu periksa juga di badan pengawas dimana peluang bisnis tersebut memiliki markas besarnya. Ini akan memberi tahu anda apakah perusahaan tersebut mematuhi semua peraturan. Jika anda menemukan perusahaan atau para pemiliknya terlibat di dalam tuntutan-tuntutan hukum atau kebangkrutan, cobalah untuk mencari informasi yang lebih detil. Apakah tuntutan-tuntutan tersebut melibatkan penipuan atau pelanggaran hukum? Sebuah salinan petisi atau keputusan hakim, dimana anda bisa mendapatkannya dari pengadilan yang menangani kasus, akan memberikan anda jawaban-jawaban atas pertanyaan tersebut. Terakhir, lihat apakah penjual peluang bisnis tersebut akan menyediakan anda sebuah daftar mengenai orang-orang yang telah membeli peluang dimasa lalu. Jangan biarkan penjual memberikan anda beberapa nama yang dia pilih; mintalah sebuah daftar pembeli secara penuh. Cobalah untuk melacak dan menghubungi mereka sebanyak mungkin. Apakah mereka puas dengan peluang tersebut? Akankah mereka merekomendasikannya pada teman-teman mereka? Jalur untuk membeli sebuah peluang bisnsi itu tidak di definisikan sejelas seperti jalan yang mengarah ke kepemilikan franchise. Tapi, berita baiknya, adalah bahwa anda lebih bebas untuk membuat peluang bisnis anda berhasil. Selain itu, kesukesan dan kegagalan peluang bisnis anda akan tergantung pada anda, komitmen anda terhadap usaha dan level usaha yang anda berikan. Berikan usaha yang sama untuk menemukan program peluang bisnis yang tepat, maka peluang kesuksesan anda jadi meningkat berkali-kali lipat.
  58. 58. rumahbanbekas.com Tentukan Target Pasar Sekarang anda sudah mendapatkan sebuah ide bagus untuk dijadikan sebuah bisnis. . . tapi saat ini anda belum siap untuk memulainya. Sebelum anda mengambil langkah apapun, tahap berikutnya adalah mencari tahu siapa pasar anda. Ada dua pasar dasar yang bisa anda jadikan tempat untuk menjual, yaitu konsumen dan bisnis. Dua divisi ini cukup jelas. Misalnya, jika anda menjual pakaian wanita dari sebuah toko retail, maka target pasar anda adalah konsumen; jika anda menjual peralatan kantor, maka target anda adalah bisnis-bisnis (ini disebut sebagai penjualan “B2B”) Dalam beberapa kasus—misalnya jika anda menjalankan suatu bisnis percetakan— anda mungkin memasarkan ke bisnis dan konsumen individual. Tidak ada bisnis—terutama sebuah bisnis yang kecil—bisa melakukan semuanya pada semua orang. Semakin sempit anda bisa menentukan target pasar anda, semakin baik. Proses ini dikenal sebagai menciptakan suatu niche dan menjadi kunci untuk kesuksesan bagi perusahaan-perusahaan yang lebih besar sekalipun. Walmart dan Tiffany keduanya adalah retailer, tapi mereka memliki niche yang sangat berbeda: Walmart melayani para pembeli yang menginginkan harga dmurah, sedangkan Tiffany cocok untuk para konsumen perhiasan kalangan atas. “Banyak orang yang berbicara tentang ‘menemukan’ suatu niche, seolah-olah niche itu adalah sesuatu yang siap pakai dan berada di bawah batu atau di ujung pelangi. Itu adalah omong kosong,,” kata Lynda Falkenstein, penulis dari Nichecraft: Using Your Specialness to Focus Your Business, Corner Your Market & Make Customers Page 58
  59. 59. Page 59 rumahbanbekas.com Seek You Out. Niche-niche yang bagus itu tidak jatuh begitu saja kepangkuan anda; niche-niche harus dibentuk dengan sangat teliti. Bukannya menciptakan suatu niche, banyak pengusaha yang melakukan kesalahan dengan masuk ke dalam jebakan “ada di segala bidang,” dengan mengklaim bahwa mereka bisa melakukan banyak hal dan menjadi ahli dalam semuanya. Orang-orang tersebut segera belajar suatu pelajaran yang berat, Falkenstein memperingatkan: “Lebih kecil itu lebih besar dalam bisnis, dan lebih kecil itu tidak ada di segala bidang; lebih kecil itu sangat fokus.” Menerapkan Nichecraft Menciptakan suatu niche, menurut Falkenstein, itu melibatkan proses tujuh langkah: Buat daftar keinginan Dengan siapa anda ingin berbisnis? Tentukan se-spesifik mungkin: Identifikasi kisaran geografis dan jenis bisnis atau konsumen yang anda ingin menjadi target anda. Jika anda tidak tahu dengan siapa anda ingin berbisnis, maka anda tidak bisa melakukan kontak. “Anda harus menyadari bahwa anda tidak bisa melakukan bisnis dengan semua orang,” Falkenstein memperingatkan. Jika tidak, maka anda beresiko untuk membuat diri anda kelelahan dan membuat konsumen anda menjadi bingung. Saat ini, trend nya ke arah niche-niche yang lebih kecil. Mentargetkan para remaja itu belum cukup spesifik; mentargetkan remaja pria, keturunan Afrika-Amerika
  60. 60. rumahbanbekas.com dengan income keluarga $40.000 ke atas, itu baru spesifik. Membidik perusahaan-perusahaan yang menjual software itu terlalu luas; membidik perusahaan-perusahaan yang berbasis di California Utara yang menyediakan penjualan dan pelatihan software internet dan memiliki penjualan $15 juta atau lebih, itu baru target yang lebih baik. Fokus Klarifikasi apa yang ingin anda jual, mengingat: a) Anda tidak bisa menjadi semua hal ke semua orang dan b) “lebih kecil itu lebih baik.” Niche anda tidak sama dengan bidang yang menjadi pekerjaan anda. Misalnya, sebuah bisnis retail pakaian itu bukanlah sebuah niche melainkan sebuah bidang. Sebuah niche yang lebih spesifik itu mungkin “pakaian hamil untuk wanita eksekutif” Untuk memulai proses pemfokusan ini, Falkenstein menyarankan menggunakan teknik-teknik berikut ini untuk membantu anda: • Buat sebuah daftar mengenai hal-hal yang anda kuasai dan skill-skill yang harus dikuasai oleh masing-masing hal. • Buat daftar pencapaian-pencapaian anda. • Carilah pola-pola yang mengungkapkan gaya atau metode anda untuk menyelesaikan berbagai masalah. Niche anda seharusnya muncul secara natural dari ketertarikan dan pengalaman anda. Misalnya, jika anda menghabiskan 10 tahun untuk bekerja di suatu perusahaan konsultan, tapi juga menghabiskan 10 tahun untuk bekerja pada sebuah bisnis kecil yang dimilki suatu keluarga, maka anda mungkin ingin memutuskan untuk memulai sebuah bisnis konsultasi yang menspesifikasikan diri dalam perusahaanperusahaan kecil yang dimiliki oleh sebuah keluarga. Page 60
  61. 61. Page 61 rumahbanbekas.com Gambarkan cara konsumen memandang dunia Seorang pebisnis yang sukses menggunakan apa yang Falkenstein sebut sebagai Platinum Rule: “Lakukan pada orang lain seperti yang akan mereka lakukan pada diri sendiri.” Saat anda memandang dunia dari sudut pandang konsumen, maka anda bisa mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan dan keinginan-keinginan mereka. Cara terbaik melakukan ini adalah dengan berbicara pada calon konsumen dan mengidentifikasi keinginan utama mereka. Satukan Pada tahap ini, niche anda seharusnya mulai terbentuk saat berbagai ide dan kebutuhan serta keinginan klien menyatu untuk menciptakan sesuatu yang baru. Sebuah niche yang bagus memiliki 5 kualitas: • Membawa anda ke tempat yang ingin anda tuju—dengan kata lain, sesuai dengan visi jangka panjang anda. • Seseorang menginginkannya—yaitu, para konsumen. • Di rencanakan secara seksama. • Hanya satu-satunya. • Berkembang, mengijinkan anda untuk mengembangkan berbagai sumber keuntungan. Evaluasi Sekarang waktunya untuk mengevaluasi produk atau jasa yang diusulkan terhadap 5 kriteria di dalam tahap ke 4. Mungkin anda akan menemukan bahwa niche yang ada di pikiran anda itu membutuhkan perjalanan bisnis yang lebih banyak dibanding yang siap anda
  62. 62. rumahbanbekas.com lakukan. Itu berarti bahwa niche tersebut tidak memenuhi salah satu dari kriteria diatas— tidak membawa anda ke tempat yang ingin anda tuju. Jadi buang niche tersebut, dan lanjutkan dengan ide berikutnya. Uji Begitu anda sudah memiliki suatu kesamaan antara niche dengan produk, lakukan uji pasar. “Berikan suatu kesempatan pada orang-orang untuk membeli produk atau jasa— bukan cuma secara teori tapi benar-benar melakukannya di luar sana,” Falkenstein menganjurkan. Itu bisa dilakukan dengan cara menawarkan sample-sample, misalnya miniseminar gratis atau sebuah salinan sample dari newsletter anda. Uji coba tersebut seharusnya tidak membutuhkan biaya yang besar: “Jika anda mengeluarkan biaya yang besar pada test awal pasar, maka anda mungkin melakukannya dengan cara yang salah,” kata Falkenstein. Lakukan! Sekarang waktunya untuk menerapkan ide anda. Bagi banyak pengusaha, ini adalah tahap yang paling sulit. Tapi jangan takut: Jika anda melakukkan pekerjaan rumah anda, maka memasuki pasar akan menjadi suatu resiko yang sudah diperhitungkan, bukan sekedar suatu pertaruhan. Pertahankan Agar Tetap Fresh Begitu niche anda sudah mantap dan diterima dengan baik oleh pasar anda, maka Page 62
  63. 63. Page 63 rumahbanbekas.com anda mungkin tergoda untuk bersantai diatas kemenangan-kemenangan anda. Itu bukan ide yang bagus, kata Falkenstein. “Anda harus terus menembangkannya dengan membuat niche lagi. Ini tidak berarti merubah total fokus anda, melainkan mengadapsinya lebih lanjut ke lingkungan di sekitar anda.” Tanyakan pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan berikut ini saat anda mengira anda sudah menemukan niche anda—dan tanyakan lagi setiap enam bulan sekali atau lebih untuk memastikan bahwa niche anda itu tetap berada pada target: • Siapa klien-klien yang menjadi target anda? • Siapa klien-klien yang bukan target anda? • Apa yang anda lakukan menurut pemikiran klien anda? • Apakah niche anda berada di dalam suatu kondisi perkembangan konstan? • Apakah niche anda menawarkan apa yang di inginkan calon konsumen? • Apakah anda memiliki suatu rencana dan sistem pengiriman yang memenuhi kebutuhan niche anda secara efektif ke pasar yang tepat? • Bisakah anda memprediksi siklus kehidupan dari niche anda dengan yakin? • Bagaimana niche anda bisa dikembangkan ke dalam suatu variasi produk atau jasa yang bertindak sebagai sumber-sumber keuntungan? • Apakah anda memiliki suatu hasrat dan energi yang fokus dalam menyangkut niche anda? • Apakah niche anda terasa nyaman dan natural? • Bagaimana dengan mengejar niche anda akan berkontribusi pada pencapaian target-target yang telah anda tetapkan untuk bisnis anda? Menurut Falkenstein, “Menciptakan suatu niche itu berbeda dengan menjadi berada di dalam bisnis dan bukan menjadi berada di dalam bisnis. Itu sama seperti perbedaan antara bertahan dengan berkembang, antara sekedar menyukai apa yang anda lakukan dengan menikmati kesuksesan.”

×