Narkoba by Pangestu Chaesar S (promkes)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share

Narkoba by Pangestu Chaesar S (promkes)

  • 684 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
684
On Slideshare
684
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
56
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. PROMOSI KESEHATAN
  • 2. Nama : Pangestu Chaesar S Jenis kelamin : Laki-laki Tempat, tanggal lahir : Tanjungpinang, 2 Agustus 1994 Kewarganegaraan : Indonesia Status perkawinan : Belum Kawin Agama : Islam Alamat lengkap : Jl. Bukit Cermin No. 19 Telepon, HP : 085668203858 E-mail : pangestu_chaesar@ymail.com Twitter : @pangestuchaesar Line ID : pangestuchaesar Pendidikan : TK Al – Hikmah Tanjungpinang SDN 011 TPI Barat SMPN 3 TPI Barat SMAN 1 Tanjungpinang Barat
  • 3. LOE…. PASTI KEREN KALO LOE OGAH NARKOBA !!!
  • 4. N A R K O B A ?...
  • 5. Narkoba atau Napza adalah obat, bahan, atau zat, dan bukan tergolong makanan jika diminum, diisap, dihirup, ditelan, atau disuntikan, terutama pada kerja otak (susunan saraf pusat), dan sering menyebabkan ketergantungan, akibatnya kerja otak berubah (meningkat atau menurun) ; demikian pula fungsi vital organ tubuh lain (jantung, peredaran darah, pernapasan, dan lain – lain). (Dr. Lydia Harlina Martono, S.K.M dan Dr. Satya Joewana, Sp.K.J. 2008)
  • 6. NARKOBA , NAZA, NAPZA ??? Narkoba adalah kependekan dari Narkotika dan bahan berbahaya, Naza adalah kependekan dari Narkotika, alkohol, dan zat adiktif lainnya. Napza adalah kependekan dari Narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat –zat adiktif lainnya. (Weka Gunawan, 2006)
  • 7. JENIS – JENIS NARKOBA !!!
  • 8. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sinteasis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi samapai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan (undang – undang Nomor 22 tahun 1997, tentang Narkotika). Psikotropika adalah zat atau obat alamiah mampun sintetis, bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif, melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku (undang – undang nomor 5, tahun 1997 tentang psikotropika).
  • 9. Bahan adiktif lainnya adalah zat atau bahan yang tidak termasuk kedalam golongan narkotika atau psikotropika, tetapi menimbulkan ketergantungan, antara lain seperti alkohol, tembakau, sedatif, hipnotika, dan inhalansia.
  • 10. NARKOTIKA !!!
  • 11. NARKOTIKA OPIOIDA MORFIN CODEIN HEROIN GANJA
  • 12. MARIJUANA METADON CRACK K O K A I N
  • 13. NARKOTIKA GOLONGAN I papaver somniferum L OPIUM MENTAH OPIUM MASAK CANDU, JICING, JICINGKON
  • 14. TUMBUHAN COCA C O C A I N TUMBUHAN GANJA
  • 15. NARKOTIKA GOLONGAN II PHENTANYL, EXGONINA, PETINIDINE Dan 87 jenis lainnya MORFIN
  • 16. NARKOTIKA GOLONGAN III ETHYL MORPHINE Dan 14 jenis lainnya CODEIN
  • 17. PSIKOTROPIKA
  • 18. PSIKOTROPIKA AMPHETAMINE / SABU ATS (AMPHETAMINE TYPE ATIMULANTS) SABU – SABU iCE
  • 19. PSIKOTROPIKA GOLONGAN I PSILOSIBIN, PSILOSIN, MESCALINE dan 26 jenis lainnya MDMA / ECSTACY LSD (Lysergenic Diethylamide).
  • 20. PSIKOTROPIKA GOLONGAN II METAQUALON dan 14 jenis lainnya AMPHETAMINE / SABU - SABU
  • 21. PSIKOTROPIKA GOLONGAN III kelompok psikotropika yang mempunyai daya menimbulkan ketergantungan sedang, mempunyai khasiat dan digunakan untuk tujuan pengobatan dan ilmu pengetahuan AMOBARBITAL, FLUNITRAZEPAM, PENTOBARBITAL dan 9 jenis lainnya.
  • 22. PSIKOTROPIKA GOLONGAN IV BARBITAL, NITRAZEPAM dan 60 jenis lainnya. DIAZEPAM KLOBAZAM
  • 23. BAHAN ZAT ADIKTIF
  • 24. BAHAN ZAT ADIKTIF ALKOHOL
  • 25. NICOTINE (ROKOK,TEMBAKAU, 1 – 4 %) INHALANSIA
  • 26. ZAT SEDATIF (PENENANG), HALUSINOGEN (LSD, PSILOSIBIN, HARMIN
  • 27. CARA PAKAI NARKOBA SUNTIK / INJEKSI IV DI BAKAR DI ROKOK
  • 28. DIHISAP / DOSEDOT NGELEM MINUM ALKOHOL ALAT HEROIN ALAT HEROIN
  • 29. LOE NYOBA… LOE MAKE…
  • 30. DAMPAK PENYALAHGUNAAN NARKOBA
  • 31. OPIOIDA KHASIAT : 1. Menghiangkan rasa nyeri 2. Membuat tertidur 3. Menimbulkan rasa gembira berlebihan GEJALA FISIK A. Pupil mata menyempit B. Tekanan darah menurun C. Denyut nadi melambat D. Suhu badan menurun E. Otot menjadi lemah. F. Otot kejang. DAMPAK PENYALAHGUNAAN A. Timbul perasaan tidak enak. B. Mual dan muntah C. Merasa cemas dan ketakutan
  • 32. DAMPAK FISIK A. Kejang lambung B. Muka merah C. Gatal sekitar hidung D. produksi air seni berkurang. E. menimbulkan gangguan F. menstruasi pada gangguan impotensi. G. Merasa mulut kering, seluruh badan panas, anggota badan terasa berat DAMPAK PSIKIS A. Menimbulkan rasa gembira berlebihan B. Anti depressant C. Merasa relax D. Mengantuk E. Kesadaran menjadi kabur F. Menimbulkan gangguan G. konssentrasi pikiran dan sulit berpikir H. Apatis/tidak acuh. (Tobar M. Sianipar. BNN. 2004)
  • 33. GANJA DAMPAK FISIK A. Radang paru – paru B. Iritasi dan pembekakan saluran nafas. C. Memperburuk aliran darah coroner dan menimbulkan serangan nyeri dada. D. Menimbulkan penyaakit kanker. E. menurunkan daya imun, Menurunya kadar hormone pertumbuhan, tiroksin dan hormone kelamin baik pada laki – laki maupun perempuan. DAMPAK PSIKIS A. Menurunnya semangat B. Menurunya kemampuan berpikir. C. Menurunnya kemampuan membaca, berbicara dan berhitung. D. Menurunya kemampuan bergaul dan bersosialosasi. E. Mengganggu fungsi psikomotor dan gerakan menjadi lamban. F. Gangguan jiwa psikosis seperti skizofrenia yaitu gangguan penilaian kenyataan dan pemahaman diri. G. Menimbulkan illusi, depresi, kebingungan dan keterasingan (alienasi) H. Halusinasi I, Agresif J. Syndrome amotivasional (tidak memiliki semngat juang). (Tobar M. Sianipar. BNN. 2004)
  • 34. BAHAN / ZAT ADIKTIF A. Menimbulkan gangguan fungsi hati B. Menimbulkan perubahan pada struktur dan fungsi pancreas. C. Menimbulkan gangguan fungsi/kerusakan saluran pencernaan D. Menimbulkan kelemahan otot Merusak susmsum tulang belakang, menhambat pembentukan trombosit, anemia, dan leukemia. E. Menimbulkan gangguan gunsi endokrin, mengurangi produksi testosterone. F. Menyebabkan detak jantung bertambah, meningkatkan tekanan darah gagal jantung, dan cardiomyopia. G. Meningkatkan resiko kanker. H. Menyebabkan gangguan koordinasi motoric, bicara pelo, dan mabuk. (Tobar M. Sianipar. BNN. 2004) ALKOHOL
  • 35. BAHAN / ZAT ADIKTIF A. Meningkatkan gairah dan kesiagaan. B. Merangsang otot jantung dan meningkatkan detak jantung. C. Menahan kantuk. D. Menimbulkan kecemasan. E. Meningkatkan tekanan darah F. Meningkatakan jumlah air seni. G. Menimbulkan iritasi lambung. H. Menimbulkan ketergantungan fisik dan psikis (Tobar M. Sianipar. BNN. 2004) KAFEIN
  • 36. BAHAN / ZAT ADIKTIF A. Air liur bertambah b. Nausea (rasa ingin muntah) c. Mual dan sakit perut d. Muntah e. Diare f. Sakit kepala g. Berkeringat dingin h. Gangguan konsentrasi i. Kesadaran kabur j. Denyut nadi cepat. (Tobar M. Sianipar. BNN. 2004) NIKOTIN
  • 37. Apapun alasannya penyalahugunaan NARKOBA hanya MEMPERPENDEK UMURMU !!
  • 38. Dampak penyalahgunaan Narkoba pada umumnya
  • 39. GANGGUAN KESEHATAN FISIK A. Kerusakan organ vital, termasuk otak, B. jantung, paru – paru, hati, ginjal, dan organ reproduksi. C. mual, muntah, pusing, kejang, gemetar, jantung berdebar, nyeri dada, takikardi, bradikari, hiperpireksia, hipertensi, dilatasi pupil, hipotensi hipotermia, sampai kornea D. “one way tiket”. F. Gejala putus obat (withdrawal syndrome), seperti antara lain mual, muntah, diare, mengantuk, pilek, bersin, G. tekanan darah naik, pernafasan naik, suhu badan naik, gemetar, hilang selera makan, insomnia, takikardi, lemas, kejang lambung, impotensi, gangguan jantung dan ginjal, gangguan paru – paru dan saluran nafas, (Tobar M. Sianipar. BNN. 2004)
  • 40. GEJALA PUTUS OBAT “SAKAUW” “SAKIT SEKALI KARENA PUTAUW” SEBUTAN PENGGUNA NARKOBA (Tobar M. Sianipar. BNN. 2004)
  • 41. GANGGUAN KESEHATAN PSIKIS gelisah, cemas, takut, curiga dan waspada berlebihan, paranoid, panik, disorientasi, bingung, fotofobia, mudah terisinggung, depresi, halusinasi visual, waham kebesaran, euphoria, agresif, gangguan daya ingat, gangguan nakal, nilai, dan konsentrasi, hilangnya hambatan inpuls seksual, banyak bicara, gangguan kesadaran, kognitif, afektif, persepsi, dan perilaku. (Tobar M. Sianipar. BNN. 2004)
  • 42. DAMPAK SOSIAL EKONOMI Menurunnya derajat kesehatan masyarakat pada umumnya yang pada gilirannya menyebabkan rendahnya kualitas dan produktifitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa pelaku penyalahgunaan dan penderita ketergantungan serta pengedar gelap narkoba Penyalahgunaan dan ketergantungan narkoba serta pengedaran gelap narkoba secara nasioanl juga dapat menambah beban anggaran belanja pelayanan kesehatan masyarakat serta beban biaya program pencegahan, (Tobar M. Sianipar. BNN. 2004)
  • 43. c. pencucian uang haram hasil bisnis gelap narkoba d. memicu korupsi dan penyalahgunaan wewenang e. gangguan terhadap ketertiban dan keamaan masyarakat f. Menghancurkan kualitas, ketahanan dan daya saing bangsa, serta membunuh masa depan dan kejayaan bangsa. (Tobar M. Sianipar. BNN. 2004)
  • 44. Menimbulkan biaya ekonomi yang sangat tinggi untuk membeli narkoba yang harganya sangat mahal dan kebutuhannya terus menerus dan makin tinggi biaya pengobatan, perawatan, serta pemulihan putus sekolah atau putus kerja dan biaya peluang karena hilangnya peluang bersekolah atau bekerja (Tobar M. Sianipar. BNN. 2004)
  • 45. Lingkaran Setan Adiksi Sumber : Dr. Lydia Harlina Martono, SKM dan Dr. Satya Joewana, Sp.K.J. 2008.
  • 46. Gambar : Orang Sakauw Gambar : ciri pengguna narkoba yang takut
  • 47. Gambar 28 : Gelisah / menggigil Gambar 29 : Ciri wajah Pengguna Narkoba Gambar 30 : Ciri wajah Pengguna Narkoba
  • 48. Penyalahgunaan narkoba adalah penggunaan narkoba di luar keperluan medis, tanpa pengawasan dokter dan merupakan perbuatan melanggar hukum (pasal 59, Undang – undang Nomor 5, Tahun 1997, tentang psikotropika dan pasal 84, 85 dan 86, undang – undang nomor 22, tahun 1997, tentang Narkotika).
  • 49. Penyalahgunaan narkoba adalah penggunaan narkoba yang dilakukan tidak untuk maksud pengobatan, tetapi karena ingin menikmati pengaruhnya, dalam jumlah berlebih, secara lebih kurang teratur, dan berlangsung cukup lama, sehingga menyebabkan gangguan kesehatan fisik, mental, dan kehidupan sosialnya. (Dr. Lydia Harlina Martono, SKM dan Dr. Satya Joewana, Sp.K.J. 2008.)
  • 50. Kecanduan (adiksi) atau ketergantungan narkoba adalah penyalahgunaan narkoba yang berat sehingga jika mengurangi arau berhenti menggunakanya akan timbul gejala putus narkoba (sakau). Untuk mempertahankan pengaruh narkoba seperti semula, pengguna narkoba mengonsumsinya dalam jumlah yang makin lama makin banyak. Keadaan ini dsebut toleransi. (Dr. Lydia Harlina Martono, SKM dan Dr. Satya Joewana, Sp.K.J. 2008.)
  • 51. CIRI – CIRI ORANG KETERGANTUNGAN NAPZA Keinginan yang tak tertahankan untuk mengonsumsi salah satu atau zat yang tergolong napza dan menghalalkan segala cara untuk memperolehnya. Kecenderungan untuk menambah takaran dosis sejalan dengan batas toleransi tubuh yang meningkat. Ketergantungan psikis, yaitu apabila penggunaan napza dihentikan akan menimbulkan kecemasan, depresi, dan gejala psikis lain.
  • 52. KRENTANAN REMAJA TERHADAP NARKOBA
  • 53. Dikalangan para pengguns dan penggun potensial narkoba, ditengarai adanya semacam keyakinan sebagai berikut : 1. Core belief, saya dikucilkan teman 2. Addictive belief, agar tidak dikucilkan, menggunakan narkoba. 3. Permissive belief, saya coba narkoba, kan tidak berbahaya. 4. Relief belief, menggunakan narkoba membuat saya tenang. (Tobar M. Sianipar. BNN. 2004).
  • 54. 75 % Penyalahagunaan adalah remaja Indonesia berumur 15— 25 tahun ! 50 % Penyalahgunaan NARKOBA memakai jarum suntik dan 700 orang dari mereka terkena HIV positif.
  • 55. CARA MENCEGAH REMAJA TERHADAP NARKOBA
  • 56. 1. PENGENALAN DIRI 2. BUAT KEPERCAYAAN DIRI 3. MEMPERKUAT HARGA DIRI 4. MAMPU MENGENDALIKAN DIRI 5. SELALU MENGUATKAN AKIDAH DAN IMAN 6. SELALU BERSYUKUR APA YANG ADA 7. BERPIKIRAN TANPA NARKOBA 8. TIDAK MENYIA – NYIAKAN HIDUP, WAKTU, UANG, DAN TANGGUNG JAWAB 9. MEMBUAT KEGIATAN YANG BERMANFAAT, DAN MELUANGKAN WAKTU MENGEMBANGKAN POTENSI DAN MEMECAHKAN SEMUA MASALAH 10. HIDUP TERTIB, TERATUR, DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT. 11. BERGAUL DENGAN TEMAN YANG BAIK. 12. HINDARI LINGKUNGAN YANG EKSTREM DARI PERGAULAN KOTOR. 13. MEMPUNYAI PEKERJAAN YANG TETAP SEHINGGA DAPAT MENGHIDUPI KELUARGA DAN DIRI SENDIRI.
  • 57. ADALAH PEMBUNUH BERDARAH DINGIN !! ATAU !!