Your SlideShare is downloading. ×
Uang dalam Pandangan Syariah
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Uang dalam Pandangan Syariah

1,112

Published on

Published in: Economy & Finance
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,112
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. UANG DALAM PANDANGANSYARIAH(diambil dari berbagai sumber)editor : Rizal Muttaqin
  • 2. Kegiatan Suatu PerekonomianPerkembangan kegiatan suatu perekonomianpada dasarnya dapat diamati dari dua sektoryang saling berkaitan, yaitu:sektor riil(barang & jasa)sektor moneter(uang)Secara teoritis, sektor yang satu merupakancerminan dari sektor yang lain
  • 3. Konsep Islam tentang Uang1• Uang sebagai sarana penukar dan penyimpan nilai, tetapi uang bukanalat komoditi.2• Uang menjadi berguna hanya jika ditukar dengan benda yang nyataatau jika digunakan untuk membeli jasa.3• Uang adalah benda yang dijadikan sebagai ukuran dan penyimpan nilaisemua barang. Dengan adanya uang maka dapat dilakukan proses jualbeli produksi.4• Uang memberikan kegunaan tidak langsung (indirect utility function).
  • 4. Makna Uang Dalam Pandangan IslamIslam tidak mengakui uang sebagai komoditas hanya sebagai alattukar karena menurut Syeikh Muhamad Taqi Usmani ada 3 faktoryang membedakan uang dengan komoditas :Uang tidak memilikikegunaan instrinsik(instrinsic utulity), ber-beda dengan komoditas,uang tidak bisa dimakan,dipakai, atau digunakansecara langsung, uanghanya bisa ditukardengan komoditas, lalukomoditas itu yang akandimakan, dipakai ataudigunakan, uang hanyamemiliki value inexchange sementarakomoditas memilikivalue in exchange danvalue in use sekaligus.Uang tidak memerlukankualitas untuk menentu-kan nilainya, dalam artianuang kertas Rp 100.000yang sudah lusuhterbitan tahun 2007dengan uang kertas th2009 memiliki daya beliyang sama, berbedadengan mobil misalnya,keluaran tahun 2007dengan tahun 2009akan berbeda nilai danharganya.Uang tidak memerlukanspesifikasi ketika ber-lakukanya transaksi,sementara komoditasmempunyai sifat spesifikketika berlakunya tran-saksi. Sebagai contohjika ingin membeli barangmaka kita harus cocokwarnanya dll, berbedadengan uang misalnyaRp 300.000,- (bisa 3 lem-bar 100.000-an, 6 lembar50.000-an dst).
  • 5. FUNGSI UANGFungsi uang dalam Ekonomi Islam adalah:Alat tukar (medium ofexchange for transaction).Media untuk mengubahbarang dari satu bentuk kebentuk yang lain.Satuan nilai/hitung(unit of account).Adanya satuan uang, nilaibarang dapat dinilai. Denganadanya uang nilai suatubarang dapat diukur dandiperbandingkan.Imam Al-Ghazali: Uang ituseperti cermin, tidak ber-warna, tetapi dapatmerefleksikan warna.Uang tidak mempunyaiharga, tetapi dapatmerefleksikan semua harga.Islam tidak mengenaluang sebagai penyimpannilai (store of value).Yang digunakan untukmotiv money deman forspeculation. Islammenolak penggunaanuang untuk spekulasi.Memperdagangkan uangibarat memenjarakanfungsi uang. Jika banyakuang diperdagangkan,niscaya tinggal sedikituang yang dapat ber-fungsi sebagai uang(Imam Al-Gazali).Uang dipahami dari apa yang dapat dilakukan oleh manusia denganuang tersebut.
  • 6. FUNGSI UANGConventional Economic Islamic Economicmedium of exchange (alat tukar) medium of exchange for transactionunit of account (satuan hitung /satuan nilai)unit of account (satuan hitung /satuan nilai)store of value (alat penyimpan nilai)standard of differed payment (ukuranpembayaran yang tertunda)
  • 7. TIME VALUE OF MONEY(Nilai Waktu dari Uang)Konsep ini pada dasarnya merupakan intervensikonsep biologi dalam bidang ekonomi. Konsepini muncul karena adanya anggapan uang di-samakan dengan barang yang hidup (sel hidup).Sel yang hidup untuk satuan waktu tertentudapat lebih besar dan berkembang.Dalam Islam, uang bukanlah sesuatu yanghidup yang dapat tumbuh dan berkembangdengan sendirinya.Dalam teori ekonomi ada sesuatu yang menge-cil dan menjadi besar, yang disebabkan olehberbagai usaha (risk-return profile).Berkurang dan bertambahnya jumlah uang bagiseseorang jika diupayakan secara wajar adalahsesuatu yang normal.TIMEVALUEOFMONEY
  • 8. TIME VALUE OF MONEY(Nilai Waktu dari Uang)Menurut ekonomi konvensional, ada 2 hal yang mendasari konseptime value of money, yaitu :1 Presence of InflationContoh : Tingkat inflasi 10%. Seseorang dapat membeli 10 pt kue denganmembayar 1000. Namun bila membelinya tahun depan, dengan jumlah uangyang sama, ia hanya akan dapat membeli 9 pt kue. Oleh karena itu, ia akanmeminta kompensasi untuk hilangnya daya beli uangnya akibat inflasi.Argumen ini tidak dapat diterima karena tidak lengkap kondisinya (nonexhausted condition). Dalam setiap perekonomian selalu ada keadaan inflasidan deflasi. Bila keadaan inflasi menjadi alasan adanya time value of money,seharusnya keberadaan deflasi menjadi alasan adanya negatif time value ofmoney. Katakanlah tingkat deflasi 10% pertahun. Seseorang dapat membeli10 pt kue hari ini dengan membayar Rp 1000. Namun bila membelinya tahundepan, dengan sejumlah uang yang sama, ia dapat membeli 11 pt kue. Olehkarena itu, ia akan memberi kompensasi untuk naiknya daya beli uangnyaakibat deflasi. Inikah yang berlaku? Ternyata tidak. Hanya satu kondisi sajayang diakomodir oleh konsep time value of money, yaitu kondisi inflasi,sedangkan kondisi deflasi diabaikan.
  • 9. TIME VALUE OF MONEY(Nilai Waktu dari Uang)-Lanjutan-Menurut ekonomi konvensional, ada 2 hal yang mendasari konseptime value of money, yaitu :2 Preference Present Consumption to Future Consumption.Umumnya individu, present consumption lebih disukai daripada futureconsumption. Katakanlah inflasi nihil, sehingga dengan uang Rp 1000,seseorang tetap dapat membeli 10 pt kue, hari ini maupun tahun depan. Bagikebanyakan orang, mengkonsumsi 10 pt kue hari ini lebih disukai daripadamengkonsumsi 10 pt kue tahun depan. Dengan demikian, meskipun suatuperekonomian tingkat inflasinya nihil, seseorang lebih menyukai Rp1000hari ini dan mengkonsumsi hari ini. Oleh karena itu untuk menunda konsumsiia meminta kompensasi.
  • 10. Economic Value of Time(Nilai-Ekonomi Dari Waktu)BusinessPositive ReturnNegative ReturnNo ReturnPremium ForUncertaintyDalam ekonomi konvensional, ketidakpastian return dikonversi menjadi kepastian melaluipremium for uncertainty.
  • 11. Time Value of Money(Nilai Waktu Dari Uang)Dalam Islam tidak dikenal Time value of Money (nilai-waktu uang)Teory ini diambil dariilmu ekonomipertumbuhan penduduk(populasi), bukan dariilmu keuangan.Dalam menghitungpertumbuhan pendudukdigunakan rumus:Pt = Po ( 1 + g )tRumus ini diadopsi begitusaja sebagai teori bungamajemuk menjadi:FV = PV ( 1 + i )nDengan demikian hal ini merupakan kekeliruan.
  • 12. Time Value of Money(Nilai Waktu Dari Uang)Rumus ini diadopsi begitu saja sebagai teori bunga majemukmenjadi:Jadi, nilai-mendatang uang (future value ofmoney) dianalogikan dengan jumlah populasitahun ke-t, nilai-kini uang (present value ofmoney) dianalogikan dengan jumlah populasitahun ke-0, sedangkan tingkat suku bungadianalogikan dengan tingkat pertumbuhanpopulasi.FV = PV ( 1 + i )nHal ini keliru, karena uang bukan makhluk hidup yang dapatberkembang biak dengan sendirinya.
  • 13. Economic Value of Time(Nilai-Ekonomi Dari Waktu)Konsep yang dikenal IslamDalam menghitung nisbah bagi hasil di banksyariah, return on capital diperhitungkan.Misalnya:nilai-ekonomi waktu(economic value of time).Return on capital tidak sama dengan return onmoneyKarenaReturn on capital tergantung pada jenis bisnisyang dijalankan & berkaitan dengan sektorriil, sedangkan return on money berkaitandengan tingkat suku bunga (interest rate).
  • 14. Economic Value of Time(Nilai-Ekonomi Dari Waktu)Penentuan nisbah bagi hasil harus dilakukan pada tahap awaldengan menggunakan projected return. Jika ternyata actualreturn bisnis yang dibiayai tidak sama dengan angkaproyeksinya, maka yang digunakan adalah angka aktualnya;bukan angka proyeksi.Hal ini menunjukanbahwaIslam tidak mengenal nilai-waktu uang (time value of money).“Waktu” hanya memiliki nilai-ekonomi jika & hanya apabiladimanfaatkan untuk menambah faktor produksi yanglain, sehingga menjadi capital & dapat memperoleh return.
  • 15. Economic Value of Time(Nilai-Ekonomi dari Waktu)Kuantitas waktu adalah sama bagi setiap orang, yakni 24jam per hari/ 7 hari perminggu. Namun, “nilai waktu” tidakselalu sama bagi setiap orang.Faktor yang menentukan nilaiwaktu adalah:cara seseorang memanfaatkanwaktunya.Semakin efektif &efisien, semakin tinggi nilaiwaktunya.Semakin mendatangkankeuntungan di dunia bagisiapa saja yangmelaksanakannya.Oleh karena itu, siapa pun pelakunya, secarasunnatullah, akan mendatangkan keuntungan di dunia.
  • 16. Economic Value of Time(Nilai-Ekonomi Dari Waktu)Dalam Islam, keuntungan yang dicari, bukan hanya keuntungan didunia, melainkan juga di akhirat.Selain harus efektif & efisien, pemanfaatan waktu juga harusdi dasari keimanan.Faktor inilah yang akan mendatangkan keuntungan di akhirat.Sebaliknya, jika keimanan tidak mampumendatangkan keuntungan di dunia, berarti adafaktor-faktor yang belum diamalkan.
  • 17. Economic Value of Time(Nilai-Ekonomi Dari Waktu)Dalam ekonomi konvensional, nilai-waktu dari uang (timevalue of money) didefinisikan sebagai:”A dollar today is worth more than a dollar inthe future because a dollar today can beinvested to get a return”Definisi ini tidak akurat karena setiap investasi selalumempunyai kemungkinan memperoleh hasilpositif, negatif, atau no return. Itulah sebabnya dalamteori keuangan dikenal risk-return relationship.
  • 18. Certainty In Return Uncertainty In ReturnCONVENTIONAL ISLAMICInterest rateditentukanoleh:1. Preferensicurrentconsumption2. ExpectedinflationKeuntungandalam jual beli/sewa secaratangguh bayarditentukan oleh:1. Tingkatkeunttungantiap kalitransaksi.2. Frekuensitransaksi padasatu periodeDiscount rateditentukan oleh:1. Preferensicurrentconsumption2. Expectedinflation3. Premium foruncertaintyDengan kata lain,actual returndipaksakan harussama denganexpected return-nyaDiscount rate ditentukanatas dasar ekspektasikeuntungan, & digunakanutk menentukan nisbahbagi hasil.Bagi hasil yg hrs dibayaradl nisbah bagi hasildikalikan dgn actual return-nya.Dengan kata lain, actualreturn tidak hrs sama dgnexpected return-nya.ISLAMIC CONVENTIONAL
  • 19. Ketidakpastian LabaEkonomi syariah menolak keadaanyg disebut :al ghunmu bilaghurmi al kharaj biladhaman(gaining returnwithout responsiblefor any risk)(gaining incomewithout responsiblefor any expenses).
  • 20. INFLASI MENURUT ISLAMMenurut para ekonom Islam, inflasi berakibat sangatburuk bagi perekonomian karena 4 hal :Menimbulkangangguanterhadap fungsi uang,terutama terhadapfungsitabungan( nilaisimpan),fungsi pembayaran dimuka, dan fungsi unitpenghitungan. Akibatbeban inflasi tersebut,orang harusmelepaskandiri dari uang danassetkeuangan.Melemahkansemangat masyarakatuntuk menabung.(turunnya marginalpropensity to save).Meningkatkankecendrunganberbelanja, terutamauntuk barang-barangnonprimerdan mewah (naiknyamarginal propensitytoconsume).Mengarahkaninvestasikepada hal-hal tidakproduktif sepertipenumpukankekayaan berupatanah, bangunan,logammulia, dan mata uangasing sertamengorbankaninvestasi produktifseperti pertanian,industri, perdagangandan transportasi.

×