Yii framework

324 views
227 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
324
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Yii framework

  1. 1. Yii FRAMEWORK Cara Menginstal YII Framework Yii Framework adalah (kerangka kerja) PHP berbasis-komponen, berkinerja tinggi untuk pengembangan aplikasi Web berskala-besar. Yii menyediakan reusability maksimum dalam pemrograman Web dan mampu meningkatkan kecepatan pengembangan secara signifikan. Nama Yii (dieja sebagai /i:/) singkatan dari "Yes It Is!". Berikut merupakan respon yang paling tepat dan akurat untuk yang baru dengan Yii: Dibawah ini adalah penjelasan bagaimana cara menginstal Yii Framework pada xampp 1.Download file YII nya terlebih dahulu di situs http://www.yiiframework.com/download/ 2. Lalu setelah download selesai. Maka ekstrak folder YII ke dalam htdocs pada xampp kalian. 3. Lalu buka command prompt kalian dan ketikkan cd c:xamppphp untuk masuk ke dalam direktori xampp dan php, lalu tekan enter. Seperti gambar ini. 4. Lalu untuk membuat kerangka aplikasi YII, saya ketikkan php.exe C:xampphtdocsyiiframeworkyiic webapp C:xampphtdocstestyii. Perintah ini bertujuan untuk membuat folder bernama testyii ke dalam root directory c:xampphtdocs yang berdasarkan aturan yang telah dibuat oleh YII, yaitu YII telah saya copy paste ke dalam C:xampphtdocsyii. Lalu setelah tekan enter maka akan muncul pertanyaan dan ketik “yes” dan tekan enter.
  2. 2. 5. Lalu akan muncul proses instalasi seperti gambar di bawah ini. Tunggu sampai selesai. 6. Selamat YII telah terinstall dan untuk mengetahui apakah YII telah terinstal dengan baik. Buka xampp,aktifkan apache dan mysql.
  3. 3. 7. Lalu buka browser dan ketikkan localhost/testyii/. PERBEDAAN KONSEP PEMROGRAMAN Yii FRAMEWORK (MVC) DENGAN PEMROGRAMAN BIASA
  4. 4. Seperti kebanyakan PHP framework, Yii adalah MVC framework. Yii melampaui framework PHP lain dalam hal efisiensi, kekayaan-fitur, dan kejelasan dokumentasi. Yii didesain dengan hati-hati dari awal agar sesuai untuk pengembangan aplikasi Web secara serius. Yii bukan berasal dari produk pada beberapa proyek maupun konglomerasi pekerjaan pihak-ketiga. Yii adalah hasil dari pengalaman kaya para pembuat pada pengembangan aplikasi Web dan investigasi framework pemrograman Web dan aplikasi yang paling popular. Kelebihan Framework Yii Ada beberapa keuntungan yang dapat penulis ambil dalam penggunaan framework PHP Yii berikut. Keuntungannya antara lain adalah: 1. Yii adalah salah satu framework yang sangat ringan dan dilengkapi dengan solusi caching yang memuaskan. 2. Yii sangat cocok untuk pengembangan aplikasi dengan lalu lintas-tinggi, seperti portal, forum, sistem manajemen konten (CMS), sistem e-commerce, dll. 3. Yii didokumentasikan dengan jelas, efisien, dan kaya-fitur. Kekurangan Framework Yii Tidak banyak kekurangan yang ditemui pada pengguna Yii. Yii cukup mencakup segala macam fitur-fitur yang diperlukan dalam membangun sebuah web. Namun, bukan berarti Yii tidak mempunyai kekurangan. Slah kekurangan Yii yang cukup signifikan adalah tidak compatible nya Yii dengan PHP . ALUR MVC PADA Yii FRAMEWORK Yii mengimplementasikan pola desain model-view-controller (MVC), yang diadopsi secara luas dalam pemrograman Web. MVC bertujuan untuk memisahkan logika bisnis dari pertimbangan antar muka pengguna agar para pengembang bisa lebih mudah mengubah setiap bagian tanpa mempengaruhi yang lain. Dalam MVC, model menggambarkan informasi (data) dan aturan bisnis; view(tampilan) berisi elemen antar muka pengguna seperti teks, input form; sementara controller mengatur komunikasi antar model dan view. Diagram berikut memperlihatkan struktur statis sebuah aplikasi Yii: Struktur statis aplikasi Yii
  5. 5. 1. Alur kerja Umum Diagram berikut memperlihatkan alur kerja umum sebuah aplikasi Yii saat menangani permintaan pengguna: Alur kerja umum aplikasi Yii
  6. 6. 1. Pengguna membuat permintaan dengan URL http://www.example.com/index.php?r=post/show&id=1 dan server Web menangani permintaan dengan menjalankan skrip bootstrap index.php. 2. Skrip bootstrap membuat sebuah instanceAplikasi dan menjalankannya. 3. Aplikasi mendapatkan rincian informasi permintaan pengguna dari komponen aplikasi bernama request. 4. Aplikasi menentukan controller dan aksi yang diminta dengan bantuan komponen aplikasi bernama urlManager. Dalam contoh ini, controller adalah post yang merujuk pada kelas PostController; dan aksi adalah show yang arti sebenarnya ditentukan oleh controller. 5. Aplikasi membuat instance controller yang diminta untuk selanjutnya menangani permintaan pengguna. Controller menentukan aksi show merujuk pada sebuah metode bernama actionShow dalam kelas controller. Kemudian membuat dan menjalankan filter (contoh kontrol akses, pengukuran) terkait dengan aksi ini. Aksi dijalankan jika diijinkan oleh filter. 6. Aksi membaca Postmodel di mana ID adalah 1 dari database. 7. Aksi meyiapkan view(tampilan) bernama show dengan model Post. 8. View membaca dan menampilkan atribut model Post. 9. View menjalankan beberapa widget. 10.View menyiapkan hasil yang dipasangkan dalam layout(tata letak). 11.aksi mengakhiri pembuatan view dan menampilkan hasil akhir kepada pengguna.

×