• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Pencernaan pada manusia dan ruminansia (uas)
 

Pencernaan pada manusia dan ruminansia (uas)

on

  • 31,408 views

 

Statistics

Views

Total Views
31,408
Views on SlideShare
31,345
Embed Views
63

Actions

Likes
1
Downloads
313
Comments
0

1 Embed 63

http://theopimusworld.blogspot.com 63

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Pencernaan pada manusia dan ruminansia (uas) Pencernaan pada manusia dan ruminansia (uas) Presentation Transcript

    • Lets Begin !!!
    • Pencernaan Manusia Ruminansia3 kata kunci di atas,tahukah kalian apa yangdimaksud dengan katakunci tersebut?Kalian akan mengenalsuatu proses yang biasaterjadi di kehidupan kita,dan mungkin kaliansendiri tidak mengetahuibagaimana prosesnya,apa saja yang terjadi danmungkin kalian tak tahubagian-bagian apa sajayang berperan dan katakunci PENCERNAAN.Untuk lebih mengenalnya
    • Pencernaan adalah suatu proses menguraikan makanan yang terdiri dari gabunganunsur yang rumit menjadi bentuk yang lebih sederhana untuk diserap tubuh hingga dapatdigunakan tubuh sebagai energi dan segala fungsi metabolik lainnya. Dalam penguraian makanan ini ada beberapa tahapan, yakni penelanan, pencernaan,penyerapan, dan pembuangan. Adapun penelanan adalah tahap pertama pengolahanmakanan yang sebelumnya juga bahan makanan tersebut diolah menjadi bentuk lebih kecilagar memungkinkan dipindahkan ke organ lain dengan mudah. Sedangkan pencernaanadalah tahapan kedua, yakni proses perombakan atau penguraian makan-an menjadi lebihkecil lagi hingga dapat diserap tubuh. Tahap penyerapan adalah dimana lebih banyak peransel tubuh disini, menyerap molekul-molekul hasil pemecahan bahan makanan. Dan prosespembuangan terjadi ketika sisa dari pengolahan makanan tadi telah menyisakan bagianyang sudah tidak dapat lagi dimanfaatkan oleh tubuh
    • Rongga mulut adalah “pos” pertama yang akan dilalui bahan makanan untukdiolah menjadi “bahan bakar” tubuh manusia. Pada rongga mulut terjadi 2jenis proses pencernaan, yakni pencernaan mekanis atau fisik, danpencernaan secara kimiawi. Pencernaan mekanis atau fisik ini dilakukandengan menggunakan gerakan yang akan membuat bahan makanan teruraisecara fisik, dalam artian menjadi ukuran yang lebih kecil bukanmengekstraknya. Namun, dengan pencernaan secara kimiawi denganmelibatkan enzim yakni mengurai bahn makanan secara unsur dan molekulatau kandungan kimianya, nilai gizi di dalamnya yang kompleks tersusundari berbagai unsur kimiawi akan terurai menjadi bentuk halus atau molekulyang lebih sederhana.
    • Enzim-enzim yang dihasilkan pada rongga mulut dihasilkan darisejumlah kelenjar ludah, terdapat 3 kelenjar ludah diantaranyaadalah kelenjar parotis, submandibularis dan sublingualis. Air liurmengandung enzim ptialin (amilase ludah), yakni enzim yangmengurai kabohidrat polisakarida (amilum) menjadi maltosa(disakarida). Air liur pHnya atau tingkat keasamannya adalah hampirmendekati netral kira-kira 6,7. Kandungan airnya tinggi sekitar 98%,air liur ini berfungsi untuk membasahi makanan, membunuh bakteriyang tidak baik bagi kesehatan, mencegah mulut dari kekeringan.
    • Kel. Sublingual Kel. Parotis Saluran kelenjar Kel. Submandibular Gbr. Rongga Mulut
    • gigi yang berperan sebagai pencernaan mekanis ini menghaluskan dengan menumbukatau dengan gerakan. Gigi terdiri dariakar gigi (korum), dan akar gigi (radius). Akar gigimerupakan bagian tiga bagian, yakni mahkota gigi (korona), dan gigi yang tertanam dalamrahang gigi. Gigi berasal dari dua jaringan embrional, yakni ektoderm dan mesoderm. Emailadalah lapisan keras yang menutupi permukaan gigi. Dentin (tulang gigi) terdapat di dalamemail, sementum (lapisan luar akar gigi), dan pulpa (rongga gigi) yang banyak mengandungserabut saraf dan pembuluh darah. Berdasarkan bentuknya, gigi manusia terbagi menjadi 4 bentuk, yakni gigi seri(Incicivus) berfungsi memotong makanan, gigi taring (caninus) berfungsi merobekmakanan, gigi geraham depan (premolar), dan gigi geraham belakang (molar) berfungsimengunyah dan menghaluskan makanan. Pada manusia terdapat 2 tahap pertumbuhan,yakni gigi susu tumbuh pada usia bayi sekitar 6-7 bulan hingga 26 bulan, dan setelahberumur 6 sampai 14 tahun akan berganti dengan gigi dewasa (gigi permanen).
    • Gigi anak berjumlah 20 buah. Pada rahang atas dan bawah terdapat 8 gigiseri, 4 gigi taring, dan 8 gigi geraham. Pada orang dewasa ditambah dengan12 gigi geraham belakang, sehingga berjumlah 32 buah gigi.
    • http://ninaapriyani.blogspot.com/2009/11/sistem-pencernaan-pada- manusia.html
    • PulpaMahkota gigi Enamel Dentin Leher gigi Akar gigi Akar gigi Gbr. Anatomi Gigi
    • Fungsi lidah selain mengecap rasa makanan juga membantu gigi untuk meng-haluskan makanan dengan cara mengaduk dan membalik, serta memposisikannyasesuai dengan gerakan gigi. Selain itu lidah juga membantu proses penelanan, danmengaktifkan kelenjar ludah.Pada lidah terdapat papila dan tunah pengecap. Pada bagian pangkal lidah untukmengecap rasa pahit, bagian semping dalam untuk rasa asam, bagian depansamping untuk rasa asin, dan ujung lidah untuk merasakan rasa manis.
    • Daerah ini sering disebut juga dengan kerongkongan, faring ini berwujudseperti percabangan atau persimpangan antara esofagus dengan trakea.Ketika proses menelan terjadi maka bagian atas batang tenggorokan akanbergerak ke atas sehingga lubang pembukaannya (glotis) oleh penutup-nya(epiglotis) yang terbuat dari tulang rawan. Ciri menelan yang dapat kita lihatsecara penampakan luarnya dalah jakun yang bergerak naik dan turunmenandakan sedang adanya proses menelan.
    • Esofagus yang panjangnya adalah kurang lebih 20 cm danlebarnya 2 cm adalah jalur untuk mengalirkan makanan setelahdari faring ke lambung. Gerakan mendorong dan meremas akanmem-buat bolus turun ke lambung secara perlahan. Aktivitasmenelan ini termasuk pada aktivitas yang dipengaruhikesadaran,karena bagian atas esofagus ini tersusun atas ototlurik (rangka) yang responnya dipengaruhi kesadaran.
    • Adanya mukosa yang dihasilkan di esofagus juga mempermudah prosesmendorong bolus ke arah lambung, sehingga bolus akan lebih licin, selain ituadanya mukus akan membuat resiko gesekan berkurang dengan licinnyapermukaan, membuatnya dapat meregang untuk menampung makanan dan air se-banyak kurang lebih 2 liter. Lambung terdiri dari 4 bagian, yakni kardiak, fundus, badan lambung danpilorus. Terdapat klep buka-tutup
    • Lambung berada pada sisi kiri rongga perut (abdomen), dandibawah diafragma. Lambung dapat menyimpan seluruh makananyang dimakan dalam satu waktu karena ukurannya yang besartersebut maka sering disebut dengan “perut besar”. Dinding-dindingnya sangat elastis dan memiliki lipatan seperti akordion yang(sfingter) pada masing-masing ujung lambung. Sfingter esofagealmerupa-kan klep yang membatasi antara bagian esofagus denganlambung, dan agar makanan tidak kembali ke esofagus, jadi sfingterini hanya terbuka jika ada makanan masuk atau pada saat muntah.Sedangkan klep yang membatasi antara lambung denganduodenum disebut dengan sfingter pilorus.
    • Dinding lambung atau fundus mensekresikan suatu cairanyang sering disebut dengan “getah lambung”, yakni suatucairan pencernaan yang bercampur dengan makanan ,dengan komposisi asam klorida (HCl) yang sangat asam,tingkat keasamannya (pH) sekitar 2, karena sangat asamnyagetah lambung ini sehingga cukup untuk melarutkan pakubesi. Fungsi getah lambung tersebut adalah mengurai zat-zatdalam makanan dan juga sebagai zat anti kuman apabila adabakteri yang tertelan sewaktu makan.
    • Yang juga ditemukan pada getah lambung adalah enzim pepsin yangberfungsi sebagai hidrolisis(mencerna) protein. Pepsin memecah ikatankompleks dan rumit pada protein menjadi bagian sederhana dari proteinyakni asam amino. Pepsin adalah salah satu enzim yang bekerja denganbaik pada larutan asam pekat (getah lambung) yang terdapat pada lambung.Pada lambung bolus yang tercampur dan sudah diurai oleh HCl bersifatasam dan disebut dengan bubur kim.
    • Usus halus memiliki panjang kurang lebihnya 6 meter pada manusia,usus halus (small intestine) merupakan bagian dari sistempencernaan yang terpanjang.Pada organ ini penyederhana-an zat yang kompleks akan dirubahdan diurai menjadi bentuk yang lebih sederhana lagi daripada hasilpencernaan dari tahap-tahap sebelum-nya, dan sebagian besar zat-zat tersebut diserap oleh darah yang ada di pembuluh kapiler yangtersebar di usus halus ini dengan cara berdifusi, untuk selanjutnyadidistribusikan bagi seluruh bagian tubuh yang membutuhkannya.
    • Bagian-bagian dari usus halus sendiri terbagimenjadi 3 bagian, yakni duodenum (usus 12 jari),jejenum (usus kosong), ileum (usus pe-nyerapan).Pada bagian duodenum kim asam yang dihasilkandari lambung bercampur dengan getah pencernaandari pankreas, hati, kandung empedu, dan sel-selkelenjar pada dinding sel usus halus itu sendiri.
    • Pada jejenum , makanan mengalami pencernaan secara kimiawi(dengan bantuan enzim) yang dihasilkan dari dinding usus, teksturmakanan pada fase ini lebih encer dan halus. Enzim-enzim yangdihasilkan pada usus halus meliputi :Enterokinase, berfungsi mengaktifkan tripsinogen yang dihasilkanpankreas;Laktase, berfungsi mengubah laktosa (semacam protein susu)menjadi glukosa;Erepsin atau dipeptidase, berfungsi mengubah dipeptida
    • atau pepton menjadi asam amino; Maltase, berfungsi mengubah maltosa menjadi glukosa; Disakarase, berfungsi mengubah disakarida (gula yang memiliki lebih dari 1 monosakarida) menjadi monosakarida (suatu gugus gula yag paling sedrhana); Peptidase, berfungsi mengubah polipeptida menjadi asam amino; Sukrase, berfungsi mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa; Lipase, berfungsi mengubah trigliserid menjadi asam lemak dan gliserol
    • Dalam ileum (usus usus penyerapan)terdapat banyak vili (lipatanatau lekukan atau sering disebut jonjot usus). Vili berfungsimemperluas bidang penyerapan usus halus sehingga penyerapanzat makanan akan lebih maksimal.
    • Pankreas adalah kelenjar yag terbentuk dari usus 12 jari,terletak di sisi bawah lambung dan berwarnakeputihan. Sel-selpenyusun pankreasmenghasilkan suatu enzim pencernaan yangmelalui saluran pankreas akan dialirkan masuk ke duodenum(usus 12 jari).Pankreas menghasilkan enzim pencernaan dan larutan alkaliyang kaya akan senyawa bikarbonat (CO3). Dalam hal inibikarbonat berperan sebagai penyeimbang (buffer) atau penetraldari tingkat keasaman kim yang dihasilkan dari lambung.
    • Enzim-enzim yang dihasilkan oleh pankreas antara lain :Natrium bikarbonat (Na2CO3), yang berfungsi menetralkan keasaman isi usus;Amilase, berfungsi mengubah / mencerna amilum (zat pati) menjadi maltosa danglukosa;Lipase, berfungsi mengubah lemak menjadi campuran asam lemak dan monogliserid;Tripsin dan kimotripsin, berfungsi mengurai molekul protein;Peptidase, berfungsi mengubah peptida menjadi asam amino;Nuklease, berfungsi mengubah asam nukleat (RNA dan DNA) menjadi komponennukleotida.
    • Cairan pankreas dihasilkan di bawah pengaruh hormon , hormontersebut adalah sekretin dan kolesistokinin. Sekretin berfungsimerangsang produksi pelepasan getah pankreas, sedangkankolesistokinin berfungsi merangsang empedu untuk menghasilkanbilus yang berisi garam empedu dan bilirubin (zat warna empedu)yang dapat melarutkan lemak. Cara kerja dari kedua hormon tersebut adalah apabila isi lambung(kim asam) masuk ke duodenum, maka sel-sel tertentu padaduodenum akan melepaskan hormon sekretin dan kolesisto-kinin tadike dalam darah.
    • Selain itu pankreas juga menghasilkan hormon Insulin. Hormon inidisekresikan oleh sel-sel berbentuk pulau-pulau yang disebut pulauLangerhans.Insulin ini berfungsi menjaga gula darah agar tetapdalam keadaan normal dan mencegah diabetes melitus.
    •  Hati memang bukan organ pencernaan, namun cairan yang dihasilkannya sangatlah penting pada proses pencernaan cairan yang dihasilkannya yakni cairan empedu mengandung garam dalam empedu yang berguna sekali proses pencernaan lemak. Lemak ini nantinya akan dilarutkan menjadi tetesan- tetesan halus yang akan dengan mudah dicerna dan diserap.
    • Hati memeiliki beberapa fungsi yakni diantaranya: Metabolisme karbohidrat, yakni dengan mempertahankan gula darah. Apabila kadar gula darah rendah maka hati akan memecah glikogen menjadi glukosa dan mengalirkannya dalam darah Metabolisme lemak, tugas hati berikutnya adalah memecah asam lemak untuk meng-hasilkan ATP (Adenosin Tri Phospat) yang merupakan sumber energi. Selain itu mengurai kolestrol untuk membentuk garam empedu. Metabolisem protein, sel hati menghilangkan guus amino (NH2) dari asam amino sehingga asam amino dapat digunakan untuk menghasilkan ATP (Adenosin Tri Phospat) atau diubah menjadi karbohidrat dan lemak. Sisanya yang berupa amoniak (NH3) yang bersifat racun diubah menjadi urea yang tidak beracun dan dikeluarkan bersama urin. Memproses obat-obatan dan hormon, hati juga berguna untuk menghilangkan zat beracun seperti alkohol, atau mensekresi obat-obatan ke dalam empedu. Ekskresi bilirubin, bilirubuin merupakan perombakan dari sel darah merah yang tua. Bilirubin dimetabolisme oleh bakteri dan dikeluarkan ber-sama tinja (feses).
    • Usus besar atau kolon memiliki panjang kurang lebih 1 meter dan terdiri atas kolonascendens, kolon transversum, dan kolon descendens. Di antara intes-tinum tenue(usus halus) dan intestinum crassum (usus besar) terdapat sekum (usus buntu).Pada ujung sekum terdapat tonjolan kecil yang disebut appendiks (umbai cacing)yang berisi massa sel darah putih yang berperan dalam imunitas.Zat-zat sisa di dalam usus besar ini didorong ke bagian belakang dengan gerakanperistaltik. Zat-zat sisa ini masih mengandung banyak air dan garam mineral yangdiperlukan oleh tubuh. Air dan garam mineral ke-mudian diabsorpsi kembali olehdinding kolon, yaitu kolon ascendens. Zat-zat sisa berada dalam usus besar selama1 sampai dengan 4 hari. Pada saat itu terjadi proses pembusukan terhadap zat-zatsisa dengan dibantu bakteri E. coli, yang mampu membentuk vitamin K dan B12.Selanjutnya dengan gerakan peristaltik, zat-zat sisa ini terdorong sedikit demisedikitke saluran akhir dari pencernaan yaitu rectum dan akhirnya keluar dengan prosesdefekasi melewati anus.
    • Defekasi diawali dengan terjadinya penggelembunganpada bagian rektum akibat suatu rangsang yang disebutrefleks gastrokolik. Kemudian akibat adanya aktivitaskontraksi rektum dan otot sfinkter yang berhubunganmengakibatkan terjadi-nya defekasi. Di dalam usus besarini semua proses pencernaan telah selesai dengansempurna.
    • Hewan memamah biak (ruminansia) memiliki saluran pencernaan makananyang terdiri dari mulut, kerongkongan, rumen (perut besar), retikulum (perutjala), omasum (perut kitab), abomasum (perut masam), usus halus, ususbesar, rektum, dan anus (Gambar). Sistem pencernaan pada hewanmemamah biak memiliki beberapa persamaan dan perbedaan dengansistem pencernaan manusia.Perbedaan antara sistem pencernaan hewan mememah biak denganmanusia adalah terletak pada susunan dan fungsi gigi serta lambungnya.
    • Pada hewan memamah biak struktur giginya seperti kapak yang berguna menjepit danmemotong makanan. Dibantu dengan lidah, gigi seri mengambil makanan, kemudianmencampurnya dengan air liur. Gigi geraham berbentuk lebar dan datar, dengan rahangbergerak menyamping sehingga makanan tergiling secara mekanik.Berdasarkan susunan giginya, terlihat bahwa sapi (hewan memamah biak) tidakmempunyai gigi seri bagian atas dan gigi taring, tetapi memiliki gigi geraham lebihbanyak dibandingkan dengan manusia sesuai dengan fungsinya untuk mengunyahmakanan berserat, yaitu penyusun dinding sel tumbuhan yang terdiri atas 50% selulosa.
    • Makanan yang masih bertekstur kasar ditelan masuk ke dalam rumenlalu menuju retikulum. Di retikulum, makanan mengalami pencernaansecara mekanis oleh gerakan dindingnya yang tebal dan juga terjadipencernaan secara biokimia karena adanya bantuan bakterifermentasi secara anaerob (tidak memerlukan udara oksigen secaralangsung), sehingga terbentuk bubur yang relatif masih kasar. Prosesmencerna dan memasukkan makanan akan berjalan terus dan baruberhenti jika hewan sudah merasa kenyang.
    • Pada hewan yang sedang istirahat, makanan dalam bentuk bubur kasar dalamretikulum tersebut sedikit demi sedikit akan dikeluarkan kembali ke mulut danmengalami pencernaan secara kimiawi oleh ludah dengan tingkat keasaman (pH)yang netral. Pada saat inilah selulosa (suatu karbohidrat yang hanya ada padatumbuhan) dari rumput akan diubah menjadi glukosa oleh enzim selulase, kemudianglukosa akan diubah menjadi asam organik, CO2, dan CH4. Makanan yang sudahdicerna untuk kedua kalinya ini akan masuk ke dalam omasum melewati rumen danretikulum. Di dalam omasum, makanan dicerna secara mekanik kemudian masuk ke dalamabomasum yang fungsinya sama dengan lambung.
    • Dalam abomasum ini makanan dicerna secara kimiawi olehenzim-enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan hewanciliata yang masuk ke dalam usus besar dan akhirnyadikeluarkan melalui anus.Gambar Saluran Pencernaan Sapi 2Rumus Gigi Sapi
    • Gbr. Saluran pencernaan sapi
    • 3 3 - - - - - - Rahang atasM P C I I C P M Jenis gigi3 3 - 4 4 - 3 3 Rahang bawah
    •  Gastritis Gastritis adalah suatu peradangan pada mukosa lambung, tidak berlangsung lama sehingga mukosa lambung dapat rusak dengan mudah. Sebelum diadakannya penelitian banyak yang meyakini bahwa rusaknya mukosa lambung dikarenakan makanan yang menyebabkan iritasi pada lambung. Sedangkan para ahli sekarang lebih meyakini bahwa asam lambung yang berlebihlah penyebab rusaknya mukosa lambung karena getah lambung yang mengandung pH atau tingkat keasaman yang sangat asam pH sekitar 2, yang mampu melelehkan paku besi sekalipun, apabila mitosis tidak berlangsung untuk memproduksi sel-sel dan
    • jaringan yang baru pada mukosa lambung, maka mukosa tidak akan bertahan lama dan terjadi kerusakan. Mitosis (pembelahan sel pada sel tubuh) yang ideal agar mencegah penggerusan mukosa oleh asam lambung yakni terjadi tiap 3 hari sekali. Konstipasi Konstipasi adalah suatu gangguan pencernaan yang ditandai dengan tinja (feses) yang cenderung kering dan keras dan menumpuk pada kolon, dikarenakan lambatnya penyerapan cairan. Penyebab konstipasi adalah kurangnya asupan serat yang dapat membuat tekstur lebih basah. Pankreasitis Pankreasitis adalah suatu peradangan pada pankreas. Pankreasitis dapat berlangsung cepat dan parah (akut) maupun berlangsung lama (kronis). Pankreasitis disebabkan oleh alkohol dan terhambatnya tonjolan vateri (akhir saluran pengeluaran pankreas) oleh batu empedu.
    •  Diare Diare terjadi akibat pergerakan yang terlalu cepat dari tinja sepanjang usus besar. Pada diare, infeksi paling luas terjadi pada usus besar dan pada ileum. Di manapun infeksi terjadi, mukosa akan teriritasi secara luas sehingga kecepatan sekresinya sangat tinggi. Diare ada yang disebabkan oleh bakteri kolera dan terkadang oleh bakteri lain seperti Bacillus, yang merupakan patogen usus besar. Toksin kolera menstimulus sekresi elektrolit dan cairan yang berlebihan dari ileum dan usus besar. Toksin ini secara spesifik meningkatkan mekanisme pertukaran bikarbonat yang sangat besar untuk disekresikan bersama dengan ion natrium dan air. Kehilangan cairan dan elektrolit dapat menyebabkan kematian.
    •  Flatus Flatus adalah masuknya gas-gas dalam saluran pencernaan. Gas-gas terlebut merupakan gas-gas yang tertelan, gas yang dihasilkan bakteri, atau gas dari difusi darah yang masuk ke saluran pencernaan. Gas nitrogen dan oksigen lebih banyak berada dalam lambung dan dapat dikeluarkan dengan bersendawa. Gas-gas yang lain, yaitu CO2, metana, dan hidrogen, lebih banyak berada di dalam usus besar yang dihasilkan oleh bakteri.
    •  Tukak Lambung (Ulkus) Dinding lambung diselubungi mukus yang di dalamnya juga terkandung enzim. Jika pertahanan mukus rusak, enzim pencernaan akan memakan bagian-bagian kecil dari lapisan permukaan lambung. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya tukak lambung. Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. Sebagian besar tukak lambung ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu. Beberapa gangguan lain pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut: Peritonitis; merupakan peradangan pada selaput perut (peritonium). Gangguan lain adalah salah cerna akibat makan makanan yang merangsang lambung,
    • seperti alkohol dan cabe yang mengakibatkan rasa nyeri yangdisebut kolik. Sedangkan produksi HCl yang berlebihan dapatmenyebabkan terjadinya gesekan pada dinding lambung danusus halus, sehingga timbul rasa nyeri yang disebut tukaklambung. Gesekan akan lebih parah kalau lambung dalamkeadaan kosong akibat makan tidak teratur yang pada akhirnyaakan mengakibatkan pendarahan pada lambung. Gangguan lainpada lambung adalah gastritis atau peradangan pada lambung.Dapat pula apendiks terinfeksi sehingga terjadi peradanganyang disebut apendisitis.