Televisi komersial
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Televisi komersial

on

  • 1,694 views

Modul Kuliah Dasar - dasar Penyiaran (Semester 1)

Modul Kuliah Dasar - dasar Penyiaran (Semester 1)

Statistics

Views

Total Views
1,694
Views on SlideShare
1,694
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
35
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Televisi komersial Televisi komersial Document Transcript

  • Televisi KomersialKarena TV Komersial harus responsif terhadap kebutuhan pemasang iklan; maka seluruh elemenkesuksesan diukur dari jumlah pemirsa yang mampu diraih. Tetapi terkadang ada juga tujuan-tujuan sosial (altruistic) dikedepankan oleh stasiun televisi komersial.Tujuan ProgramingAda beberapa tujuan untuk setiap program televisi:Jangkauan Pemirsa yang sebesar mungkinTarget audience yang spesifikPrestigePenghargaanKepentingan lokal ataupun nasionalJangkauan Pemirsa yang sebesar mungkin:Televisi adalah media massa dan sejauh ini telah menjadi sarana pemenuhan “waktu luang”sebuah bangsa.Ini juga telah menjadi alat pemasaran yang efektif. Sebuah perusahaan menghabiskan ratusanjuta hingga milyar rupiah untuk “merangsang” kebutuhan pemirsa terhadap produk-produk yangdijajakan.Untuk itu, tujuan dari hampir seluruh program adalah menarik sebanyak mungkin pemirsa.Makin banyak pemirsa, makin tinggi rate (nilai) slot iklan, makin tinggi pendapatan, makintinggi keuntungan. Singkatnya tidak ada pemirsa, tidak ada iklan, tidak ada keuntungan, tidakada penyiaran.Target audience yang spesifik:Sebenarnya para broadcaster atau pengiklan lebih tertarik untuk meraih segmen pemirsa yangterbatas ketimbang jangkauan yang sangat luas.Sebagai contoh: sebuah produsen mobil mewah memiliki target audience untuk iklannya adalahlaki-laki; dari kelompok SES A + . Tujuan pemasaran iklan ini mungkin lebih tepat melalui acara“Turnamen Golf” ketimbang drama komedi yang pemirsa utamanya adalah perempuan dananak-anak.Dalam konteks ini memang para broadcaster harus sangat hati-hati dalam mengatur jadwalprogram untuk tujuan-tujuan khusus para sponsor. Karena secara demografis, fokus yangkelewat ketat secara substansial mempunyai resiko mengurangi jumlah pemirsa.PrestigeTerkadang broadcaster dari TV Komersial juga mempunyai keinginan untuk mengetengahkanprogram-program untuk menaikkan prestise stasiun TV itu sendiri. Program acara dokumenter,konser musik tradisional, pertunjukkan teater yang berkualitas, cenderung memiliki penontonyang relatif kecil tetapi biasanya mendapatkan review yang apresiatif dari banyak pihak.Beberapa broadcaster menganggap ini merupakan kewajiban social mereka, tetapi banyak jugakarena alasan-alasan praktis dalam rangka public relation. Terlepas dari beragam motivasidibelakangnya; hal ini jarang dilakukan tetapi diterima sebagai tambahan dalam jadwal siaran.
  • PenghargaanPenghargaan-penghargaan dianugerahkan pada program-program yang mempunyai tingkatpencapaian yang “excellence”. Para broadcaster yang ditugasi secara khusus dalam produksi-produksi yang prestisius biasanya juga selalu mencari pengakuan yang berbentuk penghargaan.Penghargaan ini merupakan bagian tidak terpisah dari tujuan untuk menaikkan “status” daristasiun TV yang bersangkutan.Kepentingan lokal ataupun nasionalSetiap pasar mempunyai perhatian terhadap apa yang terjadi di wilayahnya. Tanggungjawabbroadcaster adalah mempersembahkan program yang ditujukan untuk mengangkat masalah-masalah di wilayah tersebut. Kadang ini sebuah kebijakan sosial dari perusahaan, tapi terkadangini memang sebuah kebutuhan.Ketika terjadi bencana alam, seperti banjir atau gempa bumi menghantam satu wilayah, mediamemiliki kewajiban untuk memberikan sebanyak mungkin informasi dan bantuan kepadaanggota masyarakat sebisa mungkin.Hal ini hanya kadang-kadang terjadi tetapi dari awal harus dijadikan bagian dari tidakterpisahkan dari tujuan media penyiaran itu sendiri.Mendekati PemirsaSetelah para perancang program berhasil mengidentifikasi beberapa tujuan; mereka harusmemilih cara bagaimana pemirsa dapat diraih. Ada 2 bentuk dasar yang kemudian harus dipilih:Information and Entertainment!Information:1. Current up-to-date report of events (hard news)2. Combination of facts, gossip, and opinion (soft news)Entertainment:1. Music2. Comedy3. DramaHard NewsDari tahun ke tahun hasil-hasil penelitian atau survey menunjukkan bahwa TV semakindiandalkan masyarakat sebagai sumber berita. Dan medium ini semakin disukai dan dipercayaterutama ketika pemirsa mengikuti berita-berita yang bermuatan konflik. Banyak Stasiun TVkemudian menginvestaikan modal dan waktunya untuk menyediakan pelayanan berita yangkomprehensif.Contoh:Bagaiamana siaran berita TV menjadi sumber penting ketika terjadi peristiwa Mei 1998 (naiksekitar 11 % pendapatan iklannya ketika media lain mengalami penurunan).
  • Soft NewsUmat manusia selalu punya kecenderungan serba ingin tahu. Ingin tahu apa yang terjadi padaorang lain atau apa yang terjadi dalam diri mereka sendiri. Programmer yang baik selalumemanfaatkan rasa ingin tahu ini untuk memperbesar pemirsanya. Talkshow, gossip show,magazine show, dibuat memang untuk melayani kebutuhan informasi, ringan, dan sedikitmenghibur.EntertainmentDramaKebanyakan drama televis sebenarnya terdiri dari rumusan tiga hal: sex, money dan kekuasaan.Ini rumusan konvensional tetapi masih tetap efektif hingga kini; pembaruan mungkin hanya padastruktur bercerita, tata sinematografi, editing, artistik dan fashion.ComedyAcara komedi dibutuhkan pemirsa dalam rangka “lari” dari situasi-situasi tegang, jenuh dansemacam sarana relaksasi. Acara komedi yang paling sering digunakan oleh dunia pertelevisianadalah sitcom (komedi situasi). Beberapa karakter utama ditempatkan pada situasi-situasiberbeda, meresponnya, menciptakan peristiwa “lucu” sehingga keseluruhan cerita dapat berjalandengan mulus.MusicMusik adalah bahasa dunia dan fundamental dalam kehidupan. Jadi siapapun pemirsa anda, pastimusik merupakan bagian dari hidup mereka.Dua Bentuk Dasar ProgrammingSemua program, terlepas dari tujuan dan kebutuhan masing-masing; pada dasarnya dibagi dalam2 kategori bentuk:Format-dominantKonsep dari pertunjukkan adalah kunci suksesnya; para pengisi acara dipilih berdasarkankebutuhan dari ide dasar acara tersebut.Contoh:Contoh klasik dari format-dominat ini adalah seri televisi “Hercules”. Cerita dikembangkanuntuk mempertunjukkan kemampuan fisik yang luar biasa ketimbang “kekuatan” karakter didalam pribadi tersebut. Oleh karena itu peran yang dibutuhkan adalah bintang yang atletis.Terkadang sebuah acara dimulai dengan konsep format-dominant; tetapi kemudian waktu demiwaktu berkembang menjadi star-dominat karena kemampuan sang bintang memasukkan“sentuhan pribadinya” ke dalam acara. Contoh Famili 100Star-dominantBintang pengisi acara adalah kunci sukses; format disusun atau didesain sedemikian rupaberdasarkan keterampilan dan personalitas dari bintang utamanya.
  • Contoh:Cosby Show, Rosseane, Oprah Winfrey Show, dllPengembangan ProgramSukses dari banyak stasiun televisi, sebagian besar ditentukan oleh kualitas dari program-programnya. Tidak ada satu metode tunggal dalam rangka pengembangan show atau series ditelevisi, tetapi ada semacam tradisi yang kemudian menjadi kebiasaan dalam industri ini.Program Televisi tumbuh dari berbagai sumber ide yang fantastis seperti: peristiwa-peristiwadalam berita, isu-isu social, kepribadian seseorang, hubungan dalam keluarga, fashion dantrends, buku, mainan atau imajinasi seorang penulis.Ada perjalanan panjang. Mulai dari ide mulai dihasilkan hingga program itu diproduksi; danhanya ide yang benar-benar punya nilai lebih dan teruji kemudian dikembangkan lebih lanjut.Terkadang ini membutuhkan waktu dan uang yang besar sebelum ide tersebut benar-benar punyanilai jual.Beberapa ide dihasilkan dan dikembangkan dari dalam organisasi sendiri, tetapi ada juga yangdisumbangkan oleh orang dalam maupun orang luar. Tetapi pengembangang selalu dilakukanoleh production house di luar.Treatment & ScriptsSetelah ide dibahas dan dikembangkan sedemikian rupa, maka kelanjutannya harus ditulis sesuaidengan kebutuhan sebuah produksi audio visual.TreatmentAdalah garis besar script yang memperlihatkan plot scene demi scene; menyediakan informasiyang cukup mengenai kepribadian karakter, interaksi antara karakter dan semua hal yangmenunjukkan production look-nya, budget kasar termasuk anggaran set, lokasi, kostum, specialeffects dan lain-lain. Treatment ini juga termasuk beberapa contoh dialog di dalamnya.ScriptScript merupakan bentuk lebih lengkap dari treatment; memperlihatkan breakdown scene demiscene, perintah di atas panggung, dan semua dialog yang ada.Departemen Program1. Local Acquisition2. Foreign Acquisition3. In House ProductionProgram Informasi
  • Kebanyakan program-program informasi seperti news, magazine show, talkshow dandokumenter diproduksi sendiri (in house production) oleh divisi news sebuah stasiun televisi.Ide untuk berbagai program ini biasanya datang dari :1. eksekutif divisi news2. program development executive3. producerBiasanya ide ini secara teoritis merupakan hasil diskusi diantara orang news sendiri. Merekamembuat garis besarnya. Kemudian ada yang bertugas membuat semacam proposal yang lebihlengkap termasuk budget. Terakhir ide tersebut kemudian dipresentasikan pada atasan yang lebihtinggi (yang bertugas mengontrol budget dan penggunaan air time). Setelah menerima approvalbarulah program tersebut dapat diproduksi.Program SchedulingUntuk mengembangkan master plan ini terkait langsung dengan potitioning dari stasiun TV yangbersangkutan. Ini akan menjadi dasar pengembangan schedule program bulanan atau 3 bulanan.Pilihan program dan time slot sangat tergantung pada hal-hal berikut ini:Pola dan Kebiasaan MenontonProgram pesaing di stasiun TV lain; pada waktu yang samaRatingRiset kualitatif (suka atau tidak suka, genre, dll)Tujuan programPrime Time Scheduling StrategiesLead OffHampir semua pengatur jadwal program selalu menggunakan strategi ini, yakni sejak siaranmalam selalu dibuka dengan program yang kuat. Pertunjukkan prime time yang awal sangatmenentukan situasi malam keseluruhan. Bisa menang atau kalah secara keseluruhan di malamitu.Lead inHampir mirip dengan Lead off; tetapi strategi ini menempatkan program yang kuat (misalnyasinetron) sebelum program yang lemah atau berita. Diharapkan program yang kuat ini mampumembawa pemirsa sampai pada program berikutnya.HammockingPenempatan sebuah acara yang sangat populer di antara 2 acara baru dan kurang popularsehingga menciptakan alur tontonan (audience flow).BlockingMembuat blocking program; artinya menempatkan sebuah program baru diantara satu kumpulandrama atau sitcom yang sudah lebih dulu dikenal untuk memenuhi satu malam tertentu. Teorinya
  • kalau pemirsa sudah nyaman dengan satu drama atau sitcom; dia akan terus nyaman dengandrama atau sitcom berikutnya.Tent PollingMerupakan alternatif dari hammock. Setiap stasiun focus pada satu sentral, yakni menayangkanshow yang kuat di satu malam yang lemah. Acara ini diharapkan mampu menjadi jangkar untukacara sebelum dan sesudahnya.BridgingStrategi ini tidak biasa digunakan oleh stasiun TV. Ada dua jenis bridging:Yang pertama adalah menggunakan program yang durasinya panjang (1 sampai 1,5 jam) mulaidari sore hingga masuk ke jam prime time. Strategi ini riskan karena strategi Lead of yangterbukti lebih efektif.Yang kedua adalah menempatkan program pada jam-jam yang tidak biasa; sehingga melewatijam mulai dan jam akhir program di stasiun lain. Ini dimaksudkan untuk menghindari persainganlangsung antara program.CounterprogrammingProgram dijadwalkan untuk seluruh pemirsa yang juga menjadi target dari kompetitor; sehinggaharus sangat kuat dan ada sesuatu yang lain yang ditawarkan program kita dibandingkanprogram sejenis di stasiun lain. Banyaknya jumlah program yang kompetitif membuat strategi inikurang efektif.StuntingIni termasuk penjadwalan khusus, misalnya menambahkan bintang tamu pada serial reguler,membuat promosi yang tidak biasa, mengubah durasi menjadi lebih panjang, dll. Ini hanya bisadilakukan sekali-sekali mengingat biaya yang kadang lebih besar dan tidak bisa terus menerus.