Mengapa harus khilafah

3,676 views
3,462 views

Published on

0 Comments
7 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,676
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
335
Comments
0
Likes
7
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Mengapa harus khilafah

  1. 1. MENGAPA HARUS KHILAFAH<br />
  2. 2. PROBLEMATIKA UMAT<br />Umat Islam saat ini tengah mengalami kemunduran disegala bidang: bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, teknoloogi, militer, dsb<br />Umat Islam saat ini tengah mengalami ketertindasan<br />Umat islam saat ini sedang terjajah<br />Umat Islam saat ini seperti buih di atas lautan<br />Umat Islam saat ini menjadi ajang perebutan serigala2 ganas<br />
  3. 3. MENGAPA BISA TERJADI<br />Padahal Allah SWT telah berfirman :<br />Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah (QS Ali Imron 110)<br />
  4. 4. APA MAKNA UMAT TERBAIK<br />Umat terbaik tentu adalah yang nomor satu di dunia<br />Umat yang memimpin dunia<br />Umat yang menjadi teladan<br />Umat yang menjadi panutan<br />Umat yang mengayomi<br />Umat yang melindungi<br />Umat yang menjadi rahmat<br />Namun, mengapa yang terjadi adalah sebaliknya?<br />
  5. 5. APA PENYEBABNYA<br />Marilah kita perhatikan firman Allah SWT:<br />Apakahkamuberimankepadasebahagian Al Kitab (Taurat) daningkarterhadapsebahagian yang lain? Tiadalahbalasanbagiorang yang berbuatdemikiandaripadamu, melainkankenistaandalamkehidupandunia, danpadaharikiamatmerekadikembalikankepadasiksa yang sangatberat. Allah tidaklengahdariapa yang kamuperbuat (QS Al Baqarah 85)<br />
  6. 6. APA MAKNANYA<br />Jika umat Islam beriman kepada sebagian Al Quran dan ingkar kepada sebagian Al Quran yang lain, maka apa yang akan terjadi?<br />Allah tidak akan membalasnya, kecuali akan dinistakan kehidupanya di dunia<br />Maka, hidupnya didunia akan menderita, akan sengsara, akan teraniaya..<br />Dan besuk di hari kiamat mereka akan mendapat sisksa yang sangat pedih<br />
  7. 7. APA KESIMPULANYA?<br />Jika merujuk pada ayat diatas, dapat disimpulkan bahwa yang menyebabkan umat Islam saat ini hidupnya sengsara dan menderita adalah karena mereka masih setengah2 dalam mengamalkan Islam<br />Artinya, umat Islam saat ini belum menjalankan Islam secara kaffah<br />Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa pengamalan Islam saat ini masih setengah2?<br />Marilah kita periksa satu per satu..<br />
  8. 8. UNTUK MENGETAHUINYA<br />Mari kita buka cakupan syariat Islam secara keseluruhan<br />Cakupan syariat Islam dapat dikelompokkan kedalam 3 dimensi:<br />Dimensi 1 : hubungan manusia dengan Allah SWT<br /> 1. Aqoid<br /> 2. Ibadah<br />Dimensi 2 : hubungan manusia dengan dirinya sendiri <br /> 1. makanan<br /> 2. Minuman<br /> 3. Pakaian<br /> 4. Ahklaq<br />
  9. 9. Dimensi 3 : hubungan manusia dengan manusia lain<br /> 1. Sistem Pemerintahan<br /> 2. Sistem Ekonomi<br /> 3. Sistem Sosial<br /> 4. Sistem Pidana<br /> 5. Sistem Pendidikan<br /> 6. Sistem Luar Negeri<br />Selanjutnya, marilah kita periksa satu per satu, apakah ke-3 dimensi di atas sudah diamalkan semuanya?<br />
  10. 10. SUDAHKAH DIAMALKAN SELURUHNYA?<br />DIMENSI 1<br /> 1. Sudah diamalkan oleh umat Islam<br /> 2. Walaupun sebagian masih meninggalkan<br />DIMENSI II<br /> 1. Sudah diamalkan oleh umat Islam<br /> 2. Walaupun sebagian besar masih ditinggalkan<br />DIMENSI III<br /> 1. TIDAK DAPAT diamalkan oleh umat Islam<br /> 2. Bukan karena tidak mau mengamalkan<br />Mengapa ?<br />
  11. 11. MENGAPA DIMENSI 3 TIDAK BISA DIAMALKAN?<br />Ternyata ada satu dimensi yang tidak dapat diamalkan<br />Walaupun ada sebagian dari umat Islam yang ingin mengamalkan<br />Mengapa khusus dimensi 3 ini, syariat Islam tidak dapat diamalkan?<br />Inilah yang harus dikaji secara lebih dalam<br />Marilah kita lihat satu persatu<br />
  12. 12. SISTEM PEMERINTAHAN<br />Sistem yang diterapkan adalah sistem monarki atau sistem republik<br />Kedaulatan tertinggi ada ditangan raja atau tangan rakyat<br />Seluruh hukum dan perundang2an harus merujuk kepadanya<br />Berarti hukum2 syariat yang berkaitan dengan sistem pemerintahan menjadi tidak dapat diamalkan<br />Inilah yang menyebabkan hukum syariat pada dimensi ini menjadi tidak dapat diamalkan<br />
  13. 13. SISTEM EKONOMI<br />Sistem ekonomi yang diamalkan adalah sistem ekonomi kapitalisme<br />Jantung ekonomi kapitalisme terletak pada dua kekuatan, yaitu sistem perbankan dan sistem pasar modal<br />Sistem perbankan dibangun dengan asas bunga yang sama dengan riba dan pasar modal menggunakan asas spekulasi yang sama dengan perjudian<br />Penggunaan 2 asas tersebut membuat sistem ekonomi Islam tidak berkutik<br />
  14. 14. SISTEM SOSIAL<br />Sistem sosial yang diterapkan adalah kehidupan sosial yang bercorak liberal dan hedonis<br />Kehidupan yang liberal memberi kebebasan terhadap pergaulan laki2 dan perempuan<br />Kehidupan yang hedonistik membuat cita2 kehidupan yang diimpikan hanyalah untuk mengejar materi dan untuk memenuhi kenikmatan nafsu yang setingi2nya.<br />Gaya hidup ala barat semakin merajalela, gaya hidup yang Islami semakin tidak mendapat tempat, dianggap kuno dan menjijikkan<br />
  15. 15. SISTEM PIDANA<br />Sistem pidana yang diterapkan sepenuhnya mengadopsi sistem hukum warisan penjajah<br />Hukum syariat Islam disisakan hanya sekedar untuk mengurusi masalah NTRW (nikah, talak, rujuk, waris) diperadilan agama<br />Hukum pidana Islam menjadi tidak dapat diamalkan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang muncul dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara<br />Sistem pidana Islam hanya tinggal dalam kitab2 tebal yang menghiasi perpustakaan<br />
  16. 16. SISTEM PENDIDIKAN<br />Asas yang digunakan untuk membangun kurikulum pendidikan adalah sekulerisme<br />Agama Islam hanya masuk dalam pelajaran agama dan tidak lebih dari itu<br />Seluruh ilmu dibangun dari paradigma materialisme yang mengingkari keberadaan Tuhan<br />Biaya pendidikan dibebankan kepada rakyat bukan kepada negara<br />Anak didik yang dihasilkan cara berfikirnya semakin materialistik dan hedonistik<br />Sistem pendidikan Islam tidak mendapat tempat, kecuali di pesantren2<br />
  17. 17. POLITIK LUAR NEGERI<br />Politik luar negeri yang berlaku seluruhnya harus tunduk pada arahan PBB<br />Masalah yang terjadi di luar negara tidak boleh dicampuri kecuali atas ijin PBB<br />Umat Islam menjadi tersekat dan terpecah menjadi banyak negara<br />Dakwah dan jihat Islam ke luar negeri menjadi terhenti sama sekali<br />Kekafiran semakin merajalela melanda berbagai negara di dunia ini tanpa ada yang dapat menyelamatkannya<br />
  18. 18. JIKA DIMENSI 3 TIDAK DIAMALKAN<br />Jika dimensi 3 tidak diamalkan, maka akan dapat menimbulkan dampak yang berantai<br />Paling tidak ada 5 dampak berantai yang akan ditimbulkan, yaitu:<br /> 1. Berdampak pada pengamalan dimensi 1 dan 2<br /> 2. Hukum yang wajib akan menjadi mubah<br /> 3. Akan menimbulkan dosa investasi<br /> 4. Akan menjadi haram untuk diamalkan<br /> 5. Syariat Islam akan menjadi kejam<br />Apa maksud dari semua itu?<br />
  19. 19. BERDAMPAK PADA PENGAMALAN DIMENSI 1 DAN 2<br />DAMPAK PADA DIMENSI 1<br />Dampak pada aqoid :<br /> - umat Islam akan mudah dimurtadkan<br /> - banyak yang melakukan kemusyrikan<br /> - banyak melakukan bid’ah<br /> - banyak yang percaya tahayul dan kurafat<br />Dampak pada pengamalan ibadah :<br /> - akan banyak meningalkan shalat<br /> - banyak yang tidak puasa<br /> - banyak yang belum membayar zakat<br /> - banyak yang belum menunaikan haji<br />
  20. 20. DAMPAK PADA DIMENSI 2 :<br />Dampak pada aspek makanan & minuman:<br /> - umat akan banyak makan makanan & minuman yang <br /> haram<br /> - akan banyak beredar makanan & minuman haram<br />Dampak pada aspek pakaian :<br /> - umat akan banyak yang tidak menutup aurot<br /> - akan banyak yang memakai pakaian serba ketat<br />Dampak pada aspek ahklaq :<br /> - ahklaq generasi muda akan semakin rusak<br /> - perselingkuhan akan merajalela<br />
  21. 21. MENGAPA BISA TERJADI<br />Mengapa tidak diamalkanya dimensi 3 akan menyebabkan terbengkalainya pengamalan dimensi 1 dan 2?<br />Marilah kita perhatikan pertanyaan2 berikut ini :<br />Mengapa banyak yang tidak shalat?<br />Jawabanya : karena hukumnya mubah<br />Mengapa banyak yang tidak mau berpuasa?<br />Jawabanya : karena hukumnya mubah<br />Mengapa banyak yang berzina?<br />Jawabanya : karena hukumnya mubah<br />Mengapa banyak yang tidak mau menutup aurot?<br />Jawabanya : karena hukumnya mubah<br />
  22. 22. Mengapa banyak yang memakai helm?<br />Jawabanya : karena hukumnya wajib!<br />Apa maksud dari semua itu?<br />Itulah yang dimaksud dengan munculnya dampak yang ke 2<br />Apa itu?<br />
  23. 23. HUKUM YANG WAJIB AKAN MENJADI MUBAH<br />Apa maksudnya?<br />Makna mubah yang dimaksud adalah arti bahasa (bukan makna syari), yaitu, boleh dikerjakan, boleh juga ditinggalkan<br />Apa artinya?<br />Di sebuah negara yang tidak menerapkan hukum pidana Islam (pengamalan dimensi 3), maka pengamalan shalat akan menjadi mubah<br />Artinya, shalat itu menjadi tanggung jawab priibadi. Jika punya kesadaran silakan menngerjakan, jika meninggalkan maka tidak ada sanksi apa2 dari negara<br />Padahal menurut ketentuan hukum pidana Islam, yang dimaksud dengan jarimah (kejahatan) adalah setiap kewajiban yang tidak diamalkan dan setiap keharaman yang diamalkan<br />
  24. 24. OLEH KARENA ITU...<br />Makna kejahatan di dalam Islam tidak hanya terbatas pada orang yang mencuri, mencopet, merampok, korupsi, dsb...<br />Akan tetapi, orang yang tidak shalat adalah pelaku kejahatan, orang yang tidak puasa adalah pelaku kejahatan, orang yang tidak menutup aurot adalah pelaku kejahatan, dst<br />Maka, kewajiban negara adalah memberikan sanksi hukuman di dunia ini terhadap semua warga negaranya yang melakukan praktik jarimah (kejahatan) tsb<br />Jika negara tidak menegakkan sanksi hukuman di dunia, maka pengamalan kewajiban pada dimensi 1 & 2 tersebut menjadi mubah<br />Kecuali memakai helm hukumnya wajib!<br />Sebab bila tidak memakai helm pasti dikejar polisi dan akan dikenai sanksi.....<br />Lantas, apa dampak selanjutnya..?<br />
  25. 25. AKAN MENIMBULKAN DOSA INVESTASI<br />Apa maksudnya?<br />Untuk memahaminya marilah kita perhatikan pertanyaan2 berikut ini:<br />Jika ada orang yang meninggal, kemudian jenazahnya tidak diurus, siapakah yang berdosa?<br /> - seluruh umat Islam berdosa!<br /> - mengapa?<br />Jika ada orang yang berzina, siapakah yang berdosa?<br /> - seluruh umat Islam berdosa!<br /> - mengapa?<br />- baca QS An Nuur 2<br />
  26. 26. Jika ada orang yang membunuh, siapakah yang berdosa?<br />- seluruh umat Islam berdosa<br /> - mengapa?<br /> - baca QS Al Baqarah 178<br />Jika ada orang yang mencuri, siapakah yang berdosa?<br /> - seluruh umat Islam berdosa<br /> - mengapa?<br /> - baca QS Al Maidah 38<br />jika banyak orang yang kafir, siapakah yang berdosa?<br /> - seluruh umat Islam berdosa<br /> - mengapa?<br /> - baca QS At Taubah 29<br />
  27. 27. APA MAKSUDNYA<br />Untuk dapat memahaminya, kita ambil contoh perzinaan<br />Jika ada 2 orang berzina, bagaimana ketentuan dalam QS An Nur 2:<br />Maka deralah itu adalah perintah dari Allah yang taklifnya (bebanya) ditujukan kepada seluruh kaum muslimin<br />Bagaimana jika perintah itu tidak dilaksanakan?<br />Jawabnya : seluruh umat Islam akan berdosa<br />Dosa apa?<br />Dosa investasi<br />Apa maksudnya?<br />Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap -tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah<br />
  28. 28. DOSA INVESTASI<br />Apa maksudnya?<br />Yang dimaksud dosa investasi yaitu dosa yang datang dengan sendirinya akibat diamnya ummat Islam terhadap pelaksanaan hukum fardlu kifayah<br />Seperti orang yang berinvstasi di bidang ekonomi<br />Jika orang telah menyertakan modalnya untuk diinvestasikan, walaupun dia diam, tidak ikut menjalankan bisnis, jika bisnisnya dapat keuntungan maka dia akan mendapat bagiannya<br />Demikian juga jika bisnisnya menderita kerugian, maka dia juga harus menangung kerugiannya<br />Sesuai dengan prinsip profit dan lose sharing (bagi untung dan bagi rugi)<br />Besarnya berapa? Sesuai penyertaan (share) masing2<br />Demikian juga dengan pengamalan fardlu kifayah<br />
  29. 29. FARDLU KIFAYAH<br />Jika fardlu kifayah telah sudah diamalkan, maka seluruh umat Islam akan mendapat pahala<br />Seluruh umat Islam akan gugur dosa2nya<br />Sebaliknya, jika fardlu kifayah ditinggalkan, maka dosanya akan ditanggung bareng2 seluruh umat Islam<br />Dosanya tidak akan gugur, kecuali fardlu kifayah tersebut telah sempurna diamalkan<br />Sekarang silakan hitung kembali berapa amalan dari fardlu kifayah yang belum dilaksanakan?<br />Khususnya yang ada didimensi ke 3<br />Ada ulama yang telah menghitung, kurang lebih 90% syariat Islam sekarang terlantar, tidak diamalkan<br />Berapa dosa investasi kita?<br />Padahal setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap detik selalu terjadi perzinaan, pencurian, perampokan, pembunuhan, pemerkosaan, pemurtadan, dll<br />Sekali lagi berapa dosa investasi kita?<br />
  30. 30. BAGAIMANA JIKA DIAMALKAN?<br />Bagaimana jika kita mengamalkan syariat Islam pada dimensi 3 tsb?<br />Jawabanya : akan terkena dampak ketiga<br />Apa itu?<br />Akan menjadi haram jika diamalkan<br />Kok bisa?<br />Marilah kita cermati satu-persatu<br />
  31. 31. AKAN MENJADI HARAM JIKA DIAMALKAN<br />Marilah kita perhatikan satu persatu pernyataan berikut ini:<br />Jika ada yang berzina, kemudian kita hukum cambuk atau dirajam ramai-ramai<br /> - Bolehkah?<br /> - Jawabanya : tidak boleh, hukumnya haram<br />Jika ada yang mencuri, kemudian kita hukum potong tangan<br /> - Bolehkah?<br /> - Jawabanya : tidak boleh, hukumnya haram<br />Jika ada membunuh, kemudian kita hukum qishos<br /> - Bolehkah?<br /> - Jawabanya : tidak boleh, hukumnya haram<br />
  32. 32. Jika ada tetangga yang murtad, kemudian kita hukum mati<br /> - Bolehkah?<br /> - Jawabanya : tidak boleh, hukumnya haram<br />Jika ada tetangga yang kafir, kemudian kita perangi<br /> - Bolehkah?<br /> - Jawabanya : tidak boleh, hukumnya haram<br />Jika ada bank yang menerapkan riba, kemudian kita bakar ramai-ramai<br /> - Bolehkah?<br /> - Jawabanya : tidak boleh, hukumnya haram<br />
  33. 33. MENGAPA HARAM?<br />Mengapa kita tidak boleh mengamalkan syariat itu?<br /> Jawabanya : karena kita tidak memiliki wewenang untuk melaksanakan hukum syariat tersebut<br />Lantas, siapa yang memiliki wewenang untuk mengamalkanya?<br /> Jawabanya adalah Negara<br />Negaralah yang memiliki wewenang untuk menerapkan hukum tersebut<br />Mengapa?<br /> Sebab, seperti itulah yang telah dituntunkan oleh Rosulullah SAW dalam mengelola negaranya dulu<br />
  34. 34. BAGAIMANA JIKA NEGARA TELAH MENGAMALKAN SEBAGIAN?<br />Jika perzinaan merajalela, kemudian kita mengusulkan kepada DPR, agar hukuman cambuk dan rajam dimasukkan kedalam UU?<br />Bagaimana?<br />Atau, jika melihat pencurian marak terjadi, kemudian kita usulkan kepada DPR, agar hukuman potong tangan juga dimasukkan dalam UU<br />Bagaimana jadinya?<br />Tentu akan menimbulkan dampak yang keempat<br />Apa itu?<br />Marilah kita cermati bersama...<br />
  35. 35. SYARIAT ISLAM AKAN BERUBAH MENJADI KEJAM<br />Jika pengamalan dimensi 3 dilaksanakan secara parsial, maka pelaksanaan syariat Islam akan terasa kejam<br />Mengapa? Cobalah kita melakukan survey<br />Jika kita bertanya kepada orang Islam maupun non Islam, jika hukum rajam diterapkan?<br /> - Bagaimana komentarnya?<br /> - Tentu akan menjawab : sangat kejam<br />Jika kita bertanya kepada orang Islam maupun non Islam, jika hukum potong tangan diterapkan?<br /> - Bagaimana komentarnya?<br /> - Tentu akan menjawab : sangat kejamJ<br />ika kita bertanya kepada orang Islam maupun non Islam, jika hukum qishos diterapkan?<br /> - Bagaimana komentarnya?<br /> - Tentu akan menjawab : sangat kejam<br />
  36. 36. MENGAPA?<br />Keagungan syariat Islam menjadi hilang dan berubah menjadi sangat kejam<br />Mengapa?<br />Karena tidak diterapkan syariat Islam secara kaffah (pada dimensi 1,2, maupun 3)<br />Mengapa bisa begitu?<br />Sebab sesungguhnya hukum syariat Islam itu sangat indah, jika diterapkan bersama-sama dengan hukum2 syariat yang lain secara kaffah<br />Tidak percaya?<br />Marilah kita ambil sebuah contoh...<br />
  37. 37. CONTOH HUKUM CAMBUK ATAU RAJAM BAGI PEZINA<br />Hukum rajam akan menjadi sangat indah jika hukum syariat yang lain juga diterapkan<br />Paling tidak ada 10 lapis hukum syariat Islam yang harus diterapkan agar hukum rajam menjadi indah dan perlu<br />10 lapis hukum Islam tersebut adalah:<br /> 1. Lapis I : Keimana seseorang (dimensi 1)<br /> 2. Lapis II : Menundukkan Pandangan (dimensi 2)<br /> 3. Lapis III: Menutup aurot (dimensi 2)<br /> 4. Lapis IV : Larangan ikhtilath (dimensi 3)<br /> 5. Lapis V : Larangan pornografi (dimensi 3)<br />
  38. 38. 6. Lapis VI : Sistem Pendidikan Islam (dimensi 3)<br /> 7. Lapis VII : Kemudahan menikah (dimensi 3)<br /> 8. Lapis VIII : Sistem Ekonomi Islam (dimensi 3)<br /> 9. Lapis IX : Kebolehan Poligami (dimensi 3)<br /> 10. Lapis X : Dihukum rajam (dimensi 3), jika tetap nekat<br />Bagaimana?<br />Sudah nampak indah belum?<br /> jika belum baca kembali BAB Sistem Pidana Islam<br />
  39. 39. APA KESIMPULANYA?<br />Apa yang kita peroleh dari semua uraian diatas?<br />Apa sesungguhnya sumber dari segala sumber masalah semua itu semua?<br />Jawabanya : semuanya muncul dari satu sumber yang sama, yaitu NEGARA<br />Mengapa?<br />Sebab negara tersebut tidak mau menerapkan syariat Islam pada dimensi 3<br />Berarti negara tersebut telah menerapkan hukum yang kufur dan munkar<br />Penerapan hukum kufur itulah yang telah menimbulkan segala bentuk malapetaka itu<br />
  40. 40. APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?<br />Yang harus dilakukan adalah menghilangkan sumber dari segala sumber kemungkaran<br />Yaitu kemungkaran yang berasal dari Negara, karena tidak mau memerapkan hukum syariat<br />Sumber kemungkaran itulah yang mengakibatkan seluruh rakyatnya munkar secara sukarela maupun terpaksa<br />Hukum yang munkar itulah yang menyebabkan terjadinya segala malapetaka dan penderitaan ummat Islam saat ini<br />Kewajiban yang terbesar adalah melakukan amar mahruf nahi munkar kepada Negara<br />
  41. 41. NEGARA APA?<br />Negara apa yang kita harapkan?<br />Negara yang diharapkan tentu adalah negara yang mau nenerapkan syariat Islam<br />Apakah negara tersebut adalah Negara Islam?<br />Apakah Negara Islam itu Negara Islam sebagaimana yang sudah ada contohnya saat ini?<br />Apakah negara itu seperti negara2 Islam di Timur Tengah?<br />Apa jawabannya?<br />Jawabanya adalah tidak!<br />Lantas negara yang bagaimana?<br />
  42. 42. MENGAPA MASIH SALAH?<br />Mengapa Negara Islam masih salah?<br />Karena negara Islam saat ini adalah Negara Islam Biasa atau NIB<br />Mengapa biasa?<br />Sebab, negara ini masih terikat faham kebangsaan (nation state)<br />Negara ini tetap tidak akan bisa menerapkan Islam secaa kaffah<br />Walaupun negara ini sudah mengamalkan syariat Islam di dalam negerinya secara menyeluruh<br />
  43. 43. Namun masih tetap ada yang kurang, masih ada yang belum diamalkan<br />Apa itu?<br />Yang masih kurang khususnya adalah pengamalan politik luar negeri-nya yaitu dakwah dan jihat<br />Jika politik luar negeri tidak diamalkan oleh Negara Islam maka masih ada dampak berantai lainnya..<br />Yaitu dampak berantai ke 6 dan ke 7<br />Apa itu?<br />
  44. 44. AKAN MUNCUL AMAR MUNKAR NAHI MA’RUF<br />Jika politik luar negeri Islam tidak diamalkan, maka amar ma’ruf nahi munkar akan berubah menjadi amar munkar nahi ma’ruf<br />Mengapa?<br />Sebab, tugas dakwah ke seluruh penjuru dunia akan diambil alih oleh negara adidaya kafir, yaitu AS dan sekutu2 nya<br />Sehingga yang disebut ma’ruf adalah mengikuti seruan2 mereka<br />Sedangkan yang disebut munkar adalah yang menentang politik luar negeri mereka<br />
  45. 45. CONTOH AMALAN MA’RUF MEREKA<br />Contoh amalan ma’ruf menurut mereka adalah:<br /> 1. Penerapan demokrasi dalam bidang politik<br /> 2. Penerapan pasar bebas dalam bidang ekonomi<br /> 3. Penegakan hak asasi manusia (HAM) dalam bidang <br />sosial<br />4. Pengamalan paham pluralisme dalam bidang agama<br />Bagi negara2 yang mengamalkanya maka akan dicat warna putih dalam peta mereka<br />Bagi yang belum akan dicat warna hitam<br />Dan negara itu harus siap dilumat oleh mereka, seperti negara Irak<br />
  46. 46. CONTOH AMALAN MUNKAR MEREKA<br />Contoh amalan munkar menurut mereka:<br /> 1. Meyakini Islam sebagai satu-satunya agama yang benar<br /> 2. Segala upaya untuk menerapkan syariat Islam dalam <br />bidang politik bernegara<br />3. Segala upaya untuk menyatukan negeri2 Islam<br />4. Segala bentuk seruan jihat<br />Contoh2 diatas dianggap oleh Bush dan Blair sebagai ajaran syetan<br />Bagi yang menyeru dan memperjuangkannya mendapat penghargaan darinya sebagai TERORIS<br />Dan harus siap menaggung akibatkan untuk di Afganistan-kan<br />Apakah masih ada dampak selanjutnya..<br />Jawabnya, masih ada dampak ke- 7<br />
  47. 47. AKANMUNCUL NIB-NIB BARU<br />Jika negara Islam terikat dengan nation state dan tidak mau mengamalkan politik luar negeri Islam, maka akan muncul NIB2 yang baru<br />Mengapa?<br />Jika ada satu NIB dibolehkan, maka akan muncul NIB2 yang lain<br />Hal itu diharamkan Islam, karena hanya akan memecah belah persatuan Islam<br />Nabi SAW bersabda : jika ada dua orang khalifah dibai’at, maka bunuhlah yang terakhir darinya<br />Selain itu bukan tidak mungkin akan terjadi perang antar NIB, seperti yang pernah terjadi : perang iran lawan Irak, Irak lawak kuwait, dsb<br />
  48. 48. KESIMPULAN AKHIR<br />1. Kita tidak bisa tinggal diam<br />2. Kita wajib terlibat dalam perubahan<br />3. Wajib melakukan amar ma’ruf nahi munkar<br />4. Terutama yang ditujukan kepada Negara<br />5. Agar negaranya berubah menjadi Daulah <br />Khilafah Islamiyah bukan yang lain<br />
  49. 49. Referensi : Dwi Condo Triono, Ilmu Retorika untuk Menggunjang Dunia, Irtikaz 2009<br />JazakallahuKhairan<br />Suwartono SIP<br />Owner : mabdaislam.com<br />Bergabung segera di program <br /> E-PSQ Training Online<br />mabdaislam.com<br />

×