Konstitusi RIS

33,851 views

Published on

Konstitusi RIS

Published in: Education, News & Politics
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
33,851
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
12,173
Actions
Shares
0
Downloads
266
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Konstitusi RIS

  1. 1.  Masa Berlaku  Bentuk Negara  Bentuk Pemerintahan  Sistem Pemerintahan  Lembaga Perwakilan
  2. 2. 27 Desember 1949. Bersamaan dengan penandatanganan pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda. Dihasilkan dari sebuah pertemuan yang dinamakan “Pertemuan untuk Permusyawaratan Federal” pada tanggal 14 Desember 1949 di Den Haag, Belanda.
  3. 3. Bentuk negara yang dikehendaki oleh konstitusi RIS/UUD RID ialah serikat atau federal. UUD RIS tahun 1949 pasal 1 ayat (1) menyatakan, “Republik Indonesia Serikat yang merdeka dan berdaulat ialah suatu negarah hukum yang demokratis dan berbwentu federasi”
  4. 4.  Negara Republik Indonesia  Negara Indonesia Timur  Negara Pasundan, termasuk Distrik Federal Jakarta  Negara Jawa Timur  Negara Madura  Negara Sumatera Timur  Negara Sumatera Selatan
  5. 5. Republik. a. Presiden b. Menteri - menteri c. Senat d. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) e. Mahkamah Agung f. Dewan Pengawas Keuangan
  6. 6. Pemerintahan Parlementer.
  7. 7. Susunan Kabinet : Presiden RIS  Mr. Asaat Presiden RI  Ir. Soekarno Perdana Menteri Sementara dan Men. Luar Negri  Moh. Hatta Men. Dalam Negri  Anak Agung Gede Agung Men. Pertahanan  Sri Sultan Hamengkubuwono IX Men. Kehakiman  Prof. Mr. Supomo Men. Kemakmuran  Ir. Djuanda
  8. 8. Menganut sistem 2 kamar, Bikameral. Yaitu Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
  9. 9. a. Senat merupakan perwakilan negara atau daerah bagian. Masing – masing negara atau daerah bagian diwakili oleh 2 (dua) orang. b. DPR beranggotakan 150 orang merupakan wakil seluruh rakyat.

×