Daya Saing Investasi

Loading...

Flash Player 9 (or above) is needed to view presentations.
We have detected that you do not have it on your computer. To install it, go here.

0 comments

Post a comment

    Post a comment
    Embed Video
    Edit your comment Cancel

    1 Favorite

    Daya Saing Investasi - Presentation Transcript

    1. SHANTY OKTAVILIA FE UNNES
    2. PEN AH LU D U AN Dalam konteks pembangunan regional, investasi memegang peran penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Secara umum investasi atau penanaman modal, baik dalam bentuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun pananaman modal asing (PMA) membutuhkan adanya iklim yang sehat dan kemudahan serta kejelasan prosedur penanaman modal. Iklim investasi juga dipengaruhi oleh kondisi makro mikro dan regulasi suatu negara atau daerah.
    3. pendahul uan  Secara umum investasi akan masuk ke suatu daerah tergantung dari daya tarik daerah tersebut terhadap investasi, dan adanya iklim investasi yang kondusif.  Keberhasilan daerah untuk meningkatkan daya tariknya terhadap investasi salah satunya tergantung dari kemampuan daerah dalam merumuskan kebijakan yang berkaitan dengan investasi dan dunia usaha serta peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.  Kemampuandaerah untuk menentukan faktor-faktor yang dapat digunakan sebagai ukuran daya saing perekonomian daerah relatif terhadap daerah lainnya juga sangat penting dalam upaya meningkatkan daya tariknya dan memenangkan persaingan.
    4. O SESI D B AYA SAI N ? G  DAYA SAING WILAYAH (DAERAH/ NEGARA)… siapa yang berdaya saing???  Wilayah daerah / negara?  Perusahaan- perusahaan yang ada di dalamnya?  Peringkat daya saing ????  World competitiveness index  FDI confidence index  Country risk index
    5. K ugm ( 1994) : “ bsesi daya r an O sai ng m upakan osbsesi er ber bahaya”  Daya saing wilayah ≠ daya saing perusahaan… mengapa?  Dalam realitas yang bersaing bukan negara, tapi perusahaan dan industri yang ada di dalamnya… sehingga banyak yang menganalogikan daya saing wilayah = daya saing perusahaan. Padahal bila Indonesia memiliki daya saing , belum tentu seluruh perusahaan dan industri memiliki daya saing di pasar domestik maupun internasional
    6. Cont ….  Mendefinisikan daya saing wilayah lebih problematik dibanding daya saing perusahaan… Peusahaan / industri bisa bangkrut… sedangkan negara? Tidak memiliki bottom line atau tidak pernah bisa keluar dari arena persaingan
    7. FAK R PEN G AK PR D K VI TAS TO G ER O U TI EK N M D OOI AERAH
    8. KEADAAN LI NGKUNGAN USAHA DI DAERAH Gambaran kemungkinan bentuk interaksi antara pihak eksekutif dalam hal ini Pemda, pihak legislatif yaitu DPRD, dan pemerintah pusat yang mempengaruhi keadaan berusaha di daerah
    9. VAR AB I EL
    10. FAK R K TO ELEM AG B AAN  Kelembagaan, mencakup kapasitas pemerintah dalam menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan dalam hal perumusan kebijakan, pelayanan publik, kepastian dan penegakan hukum, serta pembangunan daerah.  Meliputi: Kepastian hukum, aparatur pelayanan, Kebijakan daerah, keuangan daerah
    11. Fakt or sosi al pol i t i k Yang dimaksud dengan kondisi sosial politik daerah adalah berbagai dampak atau akibat dari hubungan timbal balik antara segi kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik, antara segi hukum dan segi kehidupan agama, segi kehidupan politik dan keamanan dan sebagainya. Kelompok variabel ini digunkan untuk mengukur seberapa kondusif aspek sosial, politik, keamanan, dan budaya dalam mendukung perekonomian daerah dan daya tarik investasi daerah.
    12. Fakt or ekonom daer ah i Merupakan ukuran kinerja sistem ekonomi daerah secara makro. Perekonomian daerah mencakup beberapa hal, antara lain variabel utama makro ekonomi (seperti total output / PDRB, tingkat harga, dan kesempatan kerja) yang membentuk struktur ekonomi daerah. Perekonomian daerah digunakan untuk mengukur daya dukung potensi ekonomi, (ketersediaan sumber daya alam, dan lain-lain), serta struktur ekonomi terhadap kegiatan usaha / investasi.
    13. Fakt or t enaga ker j a dan pr odukt i vi t as  Tenaga kerja merupakan faktor produksi yang sangat penting dalam pembentukan nilai tambah suatu kegiatan ekonomi.  Selain itu pekerja yang merupakan sumber daya manusia adalah komponen utama dari pembangunan karena pelaku utama pembangunan adalah manusia.  Untuk melihat gambaran tentang berapa besar nilai tambah suatu kegiatan ekonomi yang diberikan oleh setiap pekerja pada suatu kegiatan ekonomi dapat dilihat dengan  menghitung produktivitas tenaga kerja.  Variabel dalam faktor ini a.l: ketersediaan TK, biaya TK, dan produktivitas TK
    14. Fakt or i nf r ast r ukt ur f i si k Yang dimaksud dengan infrastruktur fisik adalah berbagai instalasi dan kemudahan dasar (terutama sistem transportasi, komunikasi, dan listrik), yang diperlukan oleh masyarakat dalam melakukan aktivitas perdagangan dan kelancaran pergerakan orang, barang, dan jasa dari satu daerah ke daerah lain atau ke negara lain dalam suatu kegiatan usaha. Variabel a.l: ketersediaan infrastruktur fisik dan kualitas dan akses thd infrastruktur fisik tsb
    15. I nsent i f dan kemudahan bagi i nvest asi asi ng  Provisi bagi investor dan calon investor  Prosedur imigrasi mudah  Rosedur impor mudah  Hak guna lahan mudah dan dapat diperpanjang  Proses aplikasi investasi asing mudah  Izin investasi yang dapat diperpanjang  Visa bagi investor asing dalam jangka waktu tertentu
    16. I nsent i f dan kemudahan bagi i nvest asi asi ng  Iinsentif dan vasilitas  Bea masuk  Bebas pajak penghasiln  Fasilitas infrastruktur  Insentif pajak dan tax holiday  Pengurangan atau perhitungan kembali pajak bagi negara yang telah menandatangani kesepakatan perpajakan  Tax holiday atas pajak penghasilan  Tax holiday bagi invvestor yang menyerap naker dengan jumlah minimal tertentu
    17. B B AI FASI LI TAS D ER AG AN K U AH EM D AN  Sumber www.indonesia-co.com/bonded-zone/advan.html,20 )  One stop service  perijinan investasi ditangani pada satu atap  Tingkat sewa yang kompetitif  penetapan sewa lahan dan bangunan pabrik  Pembebasan impor duty  pembebasan bea masuk bagi bahan baaku produksi impor dan pembebasan pajak ekspor, kecuali jika produk dijual pada pasar domestik  Penanganan trnsportasi dan kargo terpadu  tersedia fasilitas ekslusif bagi para investor

    + shanty oktaviliashanty oktavilia, 4 months ago

    custom

    416 views, 1 favs, 0 embeds more stats

    More info about this document

    © All Rights Reserved

    Go to text version

    • Total Views 416
      • 416 on SlideShare
      • 0 from embeds
    • Comments 0
    • Favorites 1
    • Downloads 14
    Most viewed embeds

    more

    All embeds

    less

    Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
    Flag as inappropriate

    Select your reason for flagging this presentation as inappropriate. If needed, use the feedback form to let us know more details.

    Cancel
    File a copyright complaint
    Having problems? Go to our helpdesk?

    Categories