4. Perencanaan Manajemen Sdm

Loading...

Flash Player 9 (or above) is needed to view presentations.
We have detected that you do not have it on your computer. To install it, go here.

0 comments

Post a comment

    Post a comment
    Embed Video
    Edit your comment Cancel

    Favorites, Groups & Events

    4. Perencanaan Manajemen Sdm - Presentation Transcript

    1. Perencanaan Manajemen SDM Shanty Oktavilia Fakultas Ekonomi UNNES
    2. Pendahuluan • Perencanaan SDM dilakukan secara profesional karena menentukan eksistensinya suatu perusahaan • Perencanaan SDM yang tepat untuk jangka waktu ttt, akan diperoleh informasi yang tepat tentang SDM yang diperlukan bagi peningkatan efisiensi dan fektivirtas pelaksanaan pekerjaan
    3. PENGERTIAN • Perencanaan SDM adalah proses mengantisipasi dan membuat ketentuan (persyaratan) untuk mengatur arus gerakan tenaga kerja ke dalam, di dalam dan ke luar organisasi (Arthur W Sherman dan George W Bohlander dalam “Human Resources, 1992) • Perencanaan SDM merupakan perencanaan yang bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan/sasaran melalui strategi pengembangan kontribusi pekerjaan di masa depan (G Steiner)
    4. PENGERTIAN • Perencanaan SDM adalah serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan peramalan kebutuhan tenaga kerja di masa yang akan datang pada suatu organisasi, meliputi penyediaa tenaga kerja baru dan pendayagunaan yang sudah ada. • Perencanaan SDM adalah proses untuk menggiatkan kembali upaya mempelajari kebutuhan tenaga kerja di lingkungan suatu organisasi (perusahaan) agar selalu terintegrasi dengan perencanaan bisnisnya
    5. PENGERTIAN • Andrew E. Sikula (1981;145) mengemukakan bahwa: “Perencanaan sumber daya manusia atau perencanaan tenaga kerja didefinisikan sebagai proses menentukan kebutuhan tenaga kerja dan berarti mempertemukan kebutuhan tersebut agar pelaksanaannya berinteraksi dengan rencana organisasi”. • George Milkovich dan Paul C. Nystrom (Dale Yoder, 1981:173) mendefinisikan bahwa: “Perencanaan tenaga kerja adalah proses peramalan, pengembangan, pengimplementasian dan pengontrolan yang menjamin perusahaan mempunyai kesesuaian jumlah pegawai, penempatan pegawai secara benar, waktu yang tepat, yang secara otomatis lebih bermanfaat”.
    6. PENGERTIAN • Perencanaan SDM adalah proses untuk menetapkan strategi memperoleh, memanfaatkan, mengembangkan dan mempertahankan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan sekarang dan pengembangannya di masa mendatang. • Perencanaan SDM merupakan proses analisis dan identifikasi tersedianya kebutuhan akan sumber daya manusia sehingga organisasi tersebut dapat mencapai tujuannya.
    7. KEPENTINGAN PSDM • Ada tiga kepentingan dalam perencanaan sumber daya manusia (SDM), yaitu: ▫ Kepentingan Individu. ▫ Kepentingan Organisasi ▫ Kepentingan Nasional.
    8. FUNGSI • Memprediksi kondisi tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan perusahaan sebagai organisasi yang kompetitif dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis sekarang dan di masa yang akan datang
    9. MANFAAT • Meningkatkan sistem informasi SDM yang secara terus menerus diperlukan dalam mendayagunakan SDM secara efektif dan efisien bagi pencapai tujuan bisnis perusahaan • Secara khusus: ▫ Meningkatkan pendayagunaan SDM ▫ Menyelaraskan aktivitas SDM dengan sasaran organisasi secara lebih efisien ▫ Menghemat tenaga, waktu dan dana serta dapat meningkatkan kecermatan dalam proses penerimaan tenaga kerja ▫ Mengembangkan dan menambah informasi SDM sebagaimana telah diketengahkan pada butur 1
    10. lanjutan • Perencanan SDM berfungsi mempermudah pelaksanaan koordinasi SDM oleh manajer SDM dalam usaha memperpadukan pengelolaan SDM yang juga merupakan tanggung jawab manajer lain meskipun terbatas pada lingkungan kerja masing- masing • Perencanaan SDM jangka panjang bermanfaat bagi organisasi untuk periode yang akan datang • Perencanaan SDM jangka pendek bermanfaat untuk mengetahui posisi/ jabatan atau pekerjaan yang lowong pada tahun mendatang
    11. TUJUAN • Perencanaan SDM harus mempunyai tujuan yang berdasarkan kepentingan individu, organisasi dan kepentingan nasional. Tujuan perencanaan SDM adalah menghubungkan SDM yang ada untuk kebutuhan perusahaan pada masa yang akan datang untuk menghindari mismanajemen dan tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas.
    12. PROSES RENCANA STRATEGI RENCANA ANGGARAN PERENCA OPERASIONAL NAAN PERSPEKTIF JANGKA PERPEKTIF BISNIS JANGKA SEDANG TAHUNAN PANJANG PROSES PERENCA ANALISIS PERKIRAAN RENCANA NAAN ISSU SDM KEPERLUAN TINDAKAN PENGARUH TIGA TINGKATAN PERENCANAN BISNIS THD PERENCANAAN SDM
    13. PERENCANAAN ORGANISASI • Perencanaan Organisasi merupakan aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mengadakan perubahan yang positif bagi perkembangan organisasi. • Peramalan SDM dipengaruhi secara drastis oleh tingkat produksi. Tingkat produksi dari perusahaan penyedia (suplier) maupun pesaing dapat juga berpengaruh. Meramalkan SDM, perlu memperhitungkan perubahan teknologi, kondisi permintaan dan penawaran, dan perencanaan karir.
    14. SYARAT-SYARAT PERENCANA SDM • Harus mengetahui secara jelas masalah yang akan direncanakannya. • Harus mampu mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang SDM. • Harus mempunyai pengalaman luas tentang job analysis, organisasi dan situasi persediaan SDM. • Harus mampu membaca situasi SDM masa kini dan masa mendatang. • Mampu memperkirakan peningkatan SDM dan teknologi masa depan. • Mengetahui secara luas peraturan dan kebijaksanaan perburuhan pemerintah.
    15. STRATEGI SDM • Strategi SDM adalah alat yang digunakan untuk membantu organisasi untuk mengantisipasi dan mengatur penawaran dan permintaan SDM. • Strategi SDM ini memberikan arah secara keseluruhan mengenai bagaimana kegiatan SDM akan dikembangkan dan dikelola. • Pengembangan rencana SDM merupakan rencana jangka panjang. • Contohnya, dalam perencanaan SDM suatu organisasi harus mempertimbangkan alokasi orang-orang pada tugasnya untuk jangka panjang tidak hanya enam bulan kedepan atau hanya untuk tahun kedepan. • Alokasi ini membutuhkan pengetahuan untuk dapat meramal kemungkinan apa yang akan terjadi kelak seperti perluasan, pengurangan pengoperasian, dan perubahan teknologi yang dapat mempengaruhi organisasi tersebut.
    16. PROSEDUR PERENCANAAN SDM • Menetapkan secara jelas kualitas dan kuantitas SDM yang dibutuhkan. • Mengumpulkan data dan informasi tentang SDM. • Mengelompokkan data dan informasi serta menganalisisnya. • Menetapkan beberapa alternative. • Memilih yang terbaik dari alternative yang ada menjadi rencana. • Menginformasikan rencana kepada para karyawan untuk direalisasikan.
    17. METODE PERENCANAAN SDM • Metode non ilmiah  diartikan bahwa perencanaan SDM hanya didasarkan atas pengalaman, imajinasi, dan perkiraan-perkiraan dari perencanaanya saja. • Rencana SDM semacam ini risikonya cukup besar, misalnya kualitas dan kuantitas tenaga kerja tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Akibatnya timbul mismanajemen dan pemborosan yang merugikan perusahaan.
    18. METODE PERENCANAAN SDM • Metode ilmiah diartikan bahwa PSDM dilakukan berdasarkan atas hasil analisis dari data, informasi, dan peramalan (forecasting) dari perencananya. • Rencana SDM semacam ini risikonya relative kecil karena segala sesuatunya telah diperhitungkan terlebih dahulu.
    19. PENGEVALUASIAN MSDM • Jika perencanaan SDM dilakukan dengan baik, akan diperoleh keuntungan-keuntungan sebagai berikut: 1. Manajemen puncak memiliki pandangan yang lebih baik terhadap dimensi SDM atau terhadap keputusan-keputusan bisnisnya. 2. Biaya SDM menjadi lebih kecil karena manajemen dapat mengantisipasi ketidakseimbangan sebelum terjadi hal-hal yang dibayangkan sebelumnya yang lebih besar biayanya. 3. Tersedianya lebih banyak waktu untuk menempatkan yang berbakat karena kebutuhan dapat diantisipasi dan diketahui sebelum jumlah tenaga kerja yang sebenarnya dibutuhkan. 4. Adanya kesempatan yang lebih baik untuk melibatkan wanita dan golongan minoritas didalam rencana masa yang akan datang. 5. Pengembangan para manajer dapat dilaksanakan dengan lebih baik.
    20. KENDALA PERENCANAAN SDM • Standar kemampuan SDM Standar kemampuan SDM yang pasti belum ada, akibatnya informasi kemampuan SDM hanya berdasarkan ramalan-ramalan (prediksi) saja yang sifatnya subjektif. Hal ini menjadi kendala yang serius dalam PSDM untuk menghitung potensi SDM secara pasti. • Manusia (SDM) Mahluk Hidup Manusia sebagai mahluk hidup tidak dapat dikuasai sepenuhnya seperti mesin. Hal ini menjadi kendala PSDM, karena itu sulit memperhitungkan segala sesuatunya dalam rencana. Misalnya, ia mampu tapi kurang mau melepaskan kemampuannya. • Situasi SDM Persediaan, mutu, dan penyebaran penduduk yang kurang mendukung kebutuhan SDM perusahaan. Hal ini menjadi kendala proses PSDM yang baik dan benar.
    21. PERAMALAN • Peramalan (forecasting) menggunakan informasi masa lalu dan saat ini untuk mengidentifikasi kondisi masa depan yang diharapkan. • Proyeksi untuk masa yang akan datang tentu saja ada unsur ketidaktepatan. • Biasanya orang yang berpengalaman mampu meramal cukup akurat terhadap benefit organisasi dalam rencana jangka panjang. • Pendekatan-pendekatan untuk meramal SDM dapat dimulai dari perkiraan terbaik dari para manajer sampai pada simulasi komputer yang rumit. • Asumsi yang sederhana mungkin cukup untuk jarak tertentu, tetapi jarak yang rumit akan diperlukan untuk yang lain.
    22. JANGKA WAKTU PERAMALAN • Peramalan SDM harus dilakukan melalui tiga tahap: perencanaan jangka pendek, menengah dan panjang. • Peramalan terhadap kebutuhan SDM (permintaan) • Penekanan utama dari peramalan SDM saat ini adalah meramalkan kebutuhan SDM organisasi atau permintaan kebutuhan akan SDM.
    23. • http://staff.blog.unnes.ac.id/oktavilia • http://www.slideshare.net/oktavilia

    + shanty oktaviliashanty oktavilia, 5 months ago

    custom

    2048 views, 0 favs, 0 embeds more stats

    More info about this document

    © All Rights Reserved

    Go to text version

    • Total Views 2048
      • 2048 on SlideShare
      • 0 from embeds
    • Comments 0
    • Favorites 0
    • Downloads 54
    Most viewed embeds

    more

    All embeds

    less

    Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
    Flag as inappropriate

    Select your reason for flagging this presentation as inappropriate. If needed, use the feedback form to let us know more details.

    Cancel
    File a copyright complaint
    Having problems? Go to our helpdesk?

    Categories