Narkoba dan obat terlarang

  • 402 views
Uploaded on

 

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
402
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
5
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. NARKOBA DAN OBAT TERLARANG KELOMPOK 5 SMA NEGERI 1 BATU
  • 2. PENGERTIAN NARKOBA • Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Narkotika adalah suatu obat atau zat alami, sintetis maupun sintetis yang dapat menyebabkan turunnya kesadaran, menghilangkan atau mengurangi hilang rasa atau nyeri dan perubahan kesadaran yang menimbulkan ketergantungan akan zat tersebut secara terus menerus.
  • 3. Semua istilah ini, baik "narkoba" atau napza, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai resiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah diluar batas dosis.
  • 4. PEMBAGIAN NARKOTIKA MENURUT POTENSI KETERGANTUNGAN • Narkotika golongan 1:berpotensi sangat tinggi menyebabkan ketergantungan.contoh:kokain dan ganja • Narkotika golongan 2:berpotensi tinggi menybabkan ketergantungan.contoh:morfin • Narkotika golongan 3:berpotensi rendah menyebabkan ketergantungan.contoh:kodein
  • 5. FAKTOR PENDORONG PEMAKAIAN NARKOBA • PENGENDALIAN DIRI YANG LEMAH DAN CENDERUNG MENCARI SENSASI • KONDISI KEHIDUPAN KELUARGA • TEMPERAMEN SULIT • MENGALAMI GANGGUAN PERILAKU • SUKA MNYENDIRI DAN MEMBRONTAK
  • 6. JENIS NARKOBA YANG DISALAHGUNAKAN 1. OPIOID (OPIAD) • Opioid atau opiat berasal dari kata opium, jus dari bunga opium, Papaver somniverum, yang mengandung kira-kira 20 alkaloid opium, termasuk morfin. Nama Opioid juga digunakan untuk opiat, yaitu suatu preparat atau derivat dari opium dan narkotik sintetik yang kerjanya menyerupai opiat tetapi tidak didapatkan dari opium. opiat alami lain atau opiat yang disintesis dari opiat alami adalah heroin (diacethylmorphine), kodein (3-methoxymorphine), dan hydromorphone (Dilaudid).
  • 7. EFEK SAMPING YANG DITIMBULKAN • Menimbulkan rasa kesibukan (rushing sensation) • Menimbulkan semangat • Merasa waktu berjalan lambat. • Pusing, kehilangan keseimbangan/mabuk. • Merasa rangsang birahi meningkat (hambatan seksual hilang). • Timbul masalah kulit di sekitar mulut dan hidung.
  • 8. GANJA atau kanabis • Berasal dari tanaman kanabis sativa dan kanabis indica. Pada tanaman ini terkandung 3 zat utama yaitu tetrahidrokanabinol, kanabinol dan kanabidiol. Cara penggunaannya dihisap dengan cara dipadatkan menyerupai rokok atau dengan menggunakan pipa rokok.
  • 9. EFEK SAMPING YANG DITIMBULKAN • Denyut jantung atau nadi lebih cepat. • Mulut dan tenggorokan kering. • Merasa lebih santai, banyak bicara dan bergembira. • Sulit mengingat sesuatu kejadian. • Kesulitan kinerja yang membutuhkan konsentrasi, reaksi yang cepat dan koordinasi. • Kadang-kadang menjadi agresif bahkan kekerasan. • Bilamana pemakaian dihentikan dapat diikuti dengan sakit kepala, mual yang berkepanjangan, rasa letih/capek. • Gangguan kebiasaan tidur. • Sensitif dan gelisah. • Berkeringat. • Berfantasi. • Selera makan bertambah.
  • 10. Kokain • Kokain adalah zat yang adiktif yang sering disalahgunakan dan merupakan zat yang sangat berbahaya. Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman belukar Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, dimana daun dari tanaman belukar ini biasanya dikunyah-kunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan efek stimulan. Saat ini Kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksifnya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotik, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif dan efek merugikannya telah dikenali. Nama lain untuk Kokain : Snow, coke, girl, lady dan crack ( kokain dalam bentuk yang paling murni dan bebas basa untuk mendapatkan efek yang lebih kuat ).
  • 11. EFEK SAMPING YANG DITIMBULKAN • Menimbulkan keriangan, kegembiraan yang berlebihan (ecstasy). • Hasutan (agitasi), kegelisahan, kewaspadaan dan dorongan seks. • Penggunaan jangka panjang mengurangi berat badan. • Timbul masalah kulit. • Kejang-kejang, kesulitan bernafas. • Sering mengeluarkan dahak atau lendir. • Merokok kokain merusak paru (emfisema). • Memperlambat pencernaan dan menutupi selera makan. • Paranoid. • Merasa seperti ada kutu yang merambat di atas kulit (cocaine bugs). • Gangguan penglihatan (snow light). • Kebingungan (konfusi). • Bicara seperti menelan (slurred speech).
  • 12. Morfin adalah hasil olahan dari opium/candu mentah. Morfin merupaakan alkaloida utama dari opium ( C17H19NO3 ) . Morfin rasanya pahit, berbentuk tepung halus berwarna putih atau dalam bentuk cairan berwarna. Pemakaiannya dengan cara dihisap dan disuntikkan.
  • 13. EFEK SAMPING YANG DITIMBULKAN • Menimbulkan euforia. • Mual, muntah, sulit buang hajat besar (konstipasi). • Kebingungan (konfusi). • Berkeringat. • Dapat menyebabkan pingsan, jantung berdebar- debar. • Gelisah dan perubahan suasana hati. • Mulut kering dan warna muka berubah.
  • 14. Heroin mempunyai kekuatan yang dua kali lebih kuat dari morfin dan merupakan jenis opiat yang paling sering disalahgunakan orang di Indonesia pada akhir - akhir ini . Heroin, yang secara farmakologis mirip dengan morfin menyebabkan orang menjadi mengantuk dan perubahan mood yang tidak menentu. Walaupun pembuatan, penjualan dan pemilikan heroin adalah ilegal, tetapi diusahakan heroin tetap tersedia bagi pasien dengan penyakit kanker terminal karena efek analgesik dan euforik-nya yang baik.
  • 15. EFEK YANG DITIMBULKAN • Timbul rasa kesibukan yang sangat cepat/rushing sensastion (± 30-60 detik) diikuti rasa menyenangkan seperti mimpi yang penuh kedamaian dan kepuasan atau ketenangan hati (euforia). Ingin selalu menyendiri untuk menikmatinya. • Denyut nadi melambat. • Tekanan darah menurun. • Otot-otot menjadi lemas/relaks. • Diafragma mata (pupil) mengecil (pin point). • Mengurangi bahkan menghilangkan kepercayaan diri. • Membentuk dunia sendiri (dissosial) : tidak bersahabat. • Penyimpangan perilaku : berbohong, menipu, mencuri, kriminal. • Ketergantungan dapat terjadi dalam beberapa hari. • Efek samping timbul kesulitan dorongan seksual, kesulitan membuang hajat besar, jantung berdebar-debar, kemerahan dan gatal di sekitar hidung, timbul gangguan kebiasaan tidur. • Jika sudah toleransi, semakin mudah depresi dan marah sedangkan efek euforia semakin ringan atau singkat
  • 16. Gambar contoh narkotika
  • 17. Psikotropika • Golongan Psikotropia adalahZat atau obat yang dapat menurunkan aktivitas otak atau merangsang susunan syaraf pusat dan menimbulkan kelainan perilaku, disertai dengan timbulnya halusinasi (mengkhayal), ilusi, gangguan cara berpikir, perubahan alam perasaan dan dapat menyebabkan ketergantungan serta mempunyai efek stimulasi (merangsang) bagi para pemakainya.
  • 18. GOLONGAN DARI PSIKOTROPIKA • Psikotnopika golongan 1:sangat kuat menyebabkan ketergantungan.contoh:ekstasi • Psikotnopika golongan 1:kuat menyebabkan ketergantungan.contoh:amfetamin dan sabu- sabu • Psikotnopika golongan 1:potensi sedang menyebabkan ketergantungan. • Psikotnopika golongan 1:potensi ringan menyebabkan ketergantungan.
  • 19. JENIS-JENIS PSIKOTROPIKA • ECSTASY • Rumus kimia XTC adalah 3-4-Methylene-Dioxy- Methil-Amphetamine (MDMA). Senyawa ini ditemukan dan mulai dibuat di penghujung akhir abad lalu. Pada kurun waktu tahun 1950-an, industri militer Amerika Serikat mengalami kegagalan didalam percobaan penggunaan MDMA sebagai serum kebenaran. Setelah periode itu, MDMA dipakai oleh para dokter ahli jiwa. XTC mulai bereaksi setelah 20 sampai 60 menit diminum.
  • 20. EFEK YANG DITIMBULKAN • Efeknya berlangsung maksimum 1 jam. Seluruh tubuh akan terasa melayang. Kadang-kadang lengan, kaki dan rahang terasa kaku, serta mulut rasanya kering. Pupil mata membesar dan jantung berdegup lebih kencang. Mungkin pula akan timbul rasa mual. Bisa juga pada awalnya timbul kesulitan bernafas (untuk itu diperlukan sedikit udara segar). Jenis reaksi fisik tersebut biasanya tidak terlalu lama. Selebihnya akan timbul perasaan seolah-olah kita menjadi hebat dalam segala hal dan segala perasaan malu menjadi hilang. Kepala terasa kosong, rileks dan "asyik". Dalam keadaan seperti ini, kita merasa membutuhkan teman mengobrol, teman bercermin, dan juga untuk menceritakan hal-hal rahasia. Semua perasaan itu akan berangsur-angsur menghilang dalam waktu 4 sampai 6 jam. Setelah itu kita akan merasa sangat lelah dan tertekan.
  • 21. SHABU-SHABU • Shabu-shabu berbentuk kristal, biasanya berwarna putih, dan dikonsumsi dengan cara membakarnya di atas aluminium foil sehingga mengalir dari ujung satu ke arah ujung yang lain. Kemudian asap yang ditimbulkannya dihirup dengan sebuah Bong (sejenis pipa yang didalamnya berisi air). Air Bong tersebut berfungsi sebagai filter karena asap tersaring pada waktu melewati air tersebut. Ada sebagian pemakai yang memilih membakar Sabu dengan pipa kaca karena takut efek jangka panjang yang mungkin ditimbulkan aluminium foil yang terhirup.
  • 22. EFEK YANG DITIMBULKAN • Merusak organ2 tubuh terutama otak, dan syaraf yang mengatur pernafasan. Banyak yang mati karena sesak nafas, dan tiba2 berhenti bernafas karena syaraf yang mengendalikan pernafasan sudah rusak dan tidak ada lagi instruksi untuk bernafas, sehingga nafasnya putus/berhenti, dan mati.Paranoid, otak suah dipakai berpikir dan konsentrasi, jet lag dan tidak mau makan.Rasa gembira / euforia, Rasa harga diri meningkat, Banyak bicara, Kewaspadaan meningkat, denyut jantung cepat, Pupil mata melebar, Tekanan darah meningkat, berkeringat/rasa dingin, Mual/muntah, (Dalam waktu 1 jam setelah pemakai gelisah),Delirium/kesadaran berubah (pemakai baru, lama, dosis tinggi), Perasaan dikejar-kejar, Perasaan dibicarakan orang, Agresif dan sifat bermusuhan, Rasa gelisah, Tak bisa diam, (Dalam waktu 24 jam).Gangguan irama detak jantung, Perdarahan otak, Hiperpireksia atau syok pada pembuluh darah jantung yang berakibat meninggal
  • 23. dilihat dari pengaruh penggunaannya terhadap susunan saraf pusat manusia • a. Depresant • yaitu yang bekerja mengendorkan atau mengurangi aktifitas susunan saraf pusat (Psikotropika Gol 4), contohnya antara lain : Sedatin/Pil BK, Rohypnol, Magadon, Valium, Mandrak (MX). • b. Stimulant • yaitu yang bekerja mengaktif kerja susan saraf pusat, contohnya amphetamine, MDMA, N-etil MDA & MMDA. Ketiganya ini terdapat dalam kandungan Ecstasi. • c. Hallusinogen • yaitu yang bekerja menimbulkan rasa perasaan halusinasi atau khayalan contohnya licercik acid dhietilamide (LSD), psylocibine, micraline. Disamping itu Psikotropika dipergunakan karena sulitnya mencari Narkotika dan mahal harganya. Penggunaan Psikotropika biasanya dicampur dengan alkohol atau minuman lain seperti air mineral, sehingga menimbulkan efek yang sama dengan Narkotika.
  • 24. CONTOH GAMBAR PSIKOTROPIKA
  • 25. CARA MENGHINDARI NARKOBA • 1. Pendidikan atau penyuluhan tentang narkoba Jika tidak ingin terjerumus ke narkoba • 2. Menghindari coba-coba. Jangan berfikir jika mencobanya dengan dosis yang sedikit maka tidak akan menimbulkan masalah. • 3. Kenali Ancaman hukuman bagi pemakai, pembuat maupun pengedar Pikirkanlah akibat yang akan ditimbulkan sebelum memakai narkoba. • 4. Memperkuat keimanan dan takut dosa sebagai benteng diri Dengan memperkuat iman dan takut akan dosa. • 5. Memilih pergaulan yang sehat Ingat!, ancaman terbesar untuk terjerumus ke narkoba yaitu lingkunngan pergaulan kita. • 6. Mempererat hubungan dengan keluarga Yang menjadi salah satu faktor penyebab terjerumus kedalam pemakaian narkoba yaitu adanya broken home atau permasalahan keluarga. • 7. Hindari pintu masuk narkoba yaitu rokok Perlu diketahui bahwa kebanyakan orang memakai narkoba itu berawal dari merokok.