PPT Interaktif- Bioteknologi Konvensional

7,646 views
7,269 views

Published on

Published in: Education
2 Comments
9 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
7,646
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
7
Actions
Shares
0
Downloads
581
Comments
2
Likes
9
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

PPT Interaktif- Bioteknologi Konvensional

  1. 1. Nuzli Fahdia M- Biologi 3A Are you Bioteknologi Konvensional ready? 3 1 2 No Yes
  2. 2. Maaf, halaman ini tidak tersedia. Back to the HOME
  3. 3. Loading… Please wait… Click Here
  4. 4. M E N U
  5. 5. Kompetensi Dasar 3.10. Memahami tentang prinsipprinsip bioteknologi yang menerapkan bioproses dalam menghasilkan produk baru untuk meningkatkan kesejahteraan manusia dalam berbagai aspek kehidupan.
  6. 6. Apa sih bioteknologi konvensional itu? Bioteknologi konvensional adalah bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme sebagai alat untuk menghasilkan produk dan jasa, misalnya jamur dan bakteri yang menghasilkan enzimenzim tertentu untuk melakukan metabolisme sehingga diperoleh produk yang diinginkan.
  7. 7. Bioteknologi Konvensional sudah ada sejak Zaman Sebelum Masehi Bangsa Mesir 6000 SM Ribuan tahun yang lalu, Bangsa Mesir Kuno telah membuat Wine menggunakan ragi. Wine biasanya hanya disajikan pada perayaan tertentu, kecuali di kalangan orang kaya yang lebih sering menyantapnya. Bangsa Romawi 4000 SM Sama dengan Bangsa Mesir Kuno, Bangsa Romawi juga telah menggunakan mikroorganisme untuk keperluan pangan, yaitu dalam pembuatan roti. Bangsa Aztec 1500 SM Bangsa Aztec memanfaatkan ganggang sebagai sumber makanan sehari-hari mereka.
  8. 8. Pembuatan Keju Dalam pembuatan keju, kelompok bakteri yang dipergunakan adalah bakteri asam laktat. Bakteri ini berfungsi memfermentasi laktosa dalam susu menjadi asam laktat. Bakteri asam laktat yang biasa digunakan adalah genus Lactobacillus dan Streptococcus. Lactobacillus sp. Streptococcus sp.
  9. 9. Pembuatan Keju Langkah-Langkah Pembuatan Keju: 1. Susu terlebih dahulu dipanaskan 90o C atau dipasteurisasikan sebelum kultur bakteri asam laktat diinokulasi (ditanam). 2. Akibat aktivitas bakteri, pH menjadi turun dan mengakibatkan susu terpisah menjadi dadih padat. 3. Kemudian, enzim renin dari lambung sapi muda ditambahkan untuk menggumpalkan dadih. 4. Daduh yang terbentuk dipanaskan pada suhu 32-42oC sambil ditambah garam. 5. Setelah itu dadih ditekan untuk membuang air dan disimpan agar matang.
  10. 10. Pembuatan Keju Dadih yang terbentuk ketika proses pembuatan keju Proses penyimpanan keju untuk menambah cita rasa
  11. 11. Pembuatan Yogurt Yoghurt adalah susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Bakteri yang digunakan adalah Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Yoghurt dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk susu kedelai. Lactobacillus bulgaricus Streptococcus thermophillus
  12. 12. Pembuatan Yogurt Yoghurt dibuat dengan memasukkan bakteri spesifik ke dalam susu di bawah temperatur yang dikontrol dan kondisi lingkungan, terutama dalam produksi industri. Bakteri merombak gula susu alami dan melepaskan asam laktat sebagai produk sisa. Keasaman meningkat menyebabkan protein susu untuk membuatnya padat.
  13. 13. Pembuatan Yogurt Susu merupakan bahan dasar pembuatan yogurt Yogurt yang telah dikemas tersedia dalam berbagai varian rasa
  14. 14. Pembuatan Mentega Pada pembuatan mentega, mikroorganisme yang digunakan adalah Streptococcus lactis dan Leuconostoc cremoris yang membantu proses pengasaman. Setelah itu, susu ditambah dengan cita rasa tertentu, kemudian lemak mentega dipisahkan. Pengadukan lemak mentega menghasilkan mentega yang siap disantap. Leuconostoc cremoris
  15. 15. Pembuatan Mentega Proses pembuatan mentega
  16. 16. Pembuatan Roti Pada pembuatan roti, biji-bijian serelia dipecah dahulu untuk dijadikan tepung terigu. Terigu ditambah air untuk mengaktifkan enzim-enzim, misalnya amilase. Amilase kemudian menghidrolisis tepung menjadi maltosa, kemudian menjadi glukosa. Setelah itu ditambah khamir Saccharomyces cerevisiae. Saccharomyces cerevisiae
  17. 17. Pembuatan Roti Proses pembuatan roti Gandum yang diubah menjadi tepung, sebagai bahan dasar pembuatan roti
  18. 18. Pembuatan Tempe Tempe dibuat dengan cara memfermentasikan kedelai yang telah dihilangkan kulitnya dengan jamur. Miselium jamur akan mengikat keping-keping biji kedelai membentuk produk seperti roti. Jamur yang digunakan untuk fermentasi tempe: Rhizopus oryzae, R.oligosporus, R.arrhizus, R. formosentris, R. chlamydosporus. Rhizopus oryzae
  19. 19. Pembuatan Tempe Proses pembuatan tempe
  20. 20. Pembuatan Tapai Tapai atau tape, adalah kudapan yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan pangan berkarbohidrat sebagai substrat oleh ragi. Di Indonesia dan negara-negara tetangganya, substrat ini biasanya berupa umbi singkong dan beras ketan. Ragi untuk fermentasi tapai merupakan campuran beberapa mikroorganisme, terutama fungi (kapang dan jamur), seperti Saccharomyces cerevisiae, Rhizopus oryzae, Endomycopsis burtonii, Mucor sp, Candida utilis, Saccharomycopsis fibuligera, dan Pediococcus sp.
  21. 21. Pembuatan Tapai ? Tapai yang terbuat dari singkong
  22. 22. Contoh lain produk Bioteknologi Konvensional Produk Bahan Dasar Bakteri Kedelai Aspergillus orizae, A.soyae, A. wentii Kecap Oncom Neurospora sitophila Kedelai Bir Bungkil tahu (kedelai yang telah diambil proteinnya dalam pembuatan tahu) Saccharomyces uvarum, S.cerevisae
  23. 23. Video
  24. 24. LATIHAN SOAL
  25. 25. NEED MORE INFO ABOUT BIOTECHNOLOGY? VISIT THESE LINK: http://www.biotek.lipi.go.id/ http://www.metrotvnews.com/tekno/read/2013/12/03/13/19 8678/Pemanfaatan-Bioteknologi-untuk-Produksi-Pangan http://www.metrotvnews.com/tekno/read/2013/12/20/13/202 659/Optimalisasi-Teknologi-Penepungan-Ubi-Kayu-Kaya-Nutrisi

×