TOPIK, TEMA DAN KARANGAN   Topik (bahasa Yunani:topoi = tempat) adalah    pokok utama dari seluruh isi karangan atau    p...
TOPIK, TEMA DAN KARANGAN Topik merupakan jawaban atas pertanyaan :      * masalah apa yang akan ditulis?      * hendak me...
TOPIK, TEMA DAN KARANGAN   Tema (bahasa Yunani: tithenai = meletakkan,    menempatkan) : pokok pikiran; dasar cerita (yan...
TOPIK, TEMA DAN KARANGAN                          TOPIK                        TEMAPengertian      Pokok utama dari selur...
TOPIK, TEMA DAN KARANGAN             Topik             Tema             Judul
TOPIK, TEMA DAN KARANGAN   Judul karangan bukan merupakan masalah pokok atau ide    karangan. Judul hanya sekadar nama ka...
TOPIK, TEMA DAN KARANGAN Persamaan topik, tema dan judul : sama-sama  dapat menjadi judul karangan Perbedaan topik, tema...
TOPIK, TEMA DAN KARANGAN Judul tidak harus ditentukan sebelum menulis  tetapi dapat ditentukan setelah karangan  selesai....
TOPIK, TEMA DAN KARANGAN Syarat umum sebuah judul adalah: singkat,  jelas, menarik, dan membayangkan isi  karangan. Judu...
TOPIK, TEMA DAN KARANGANTopik dapat dibatasi atau dipersempit berdasarkan:1. Tempat2. Waktu atau periode atau masa atau za...
TOPIK, TEMA DAN KARANGANAda beberapa cara untuk menentukan topik:1. Melalui referensi atau bahan bacaan   seperti buku tek...
TOPIK, TEMA DAN KARANGANAda beberapa kriteria TOPIK dan TEMA agarkarangan yang dihasilkan berkualitas1. Topik/tema yang di...
TOPIK, TEMA DAN KARANGANKriteria judul yang baik :1. Singkat dan padat2. Menarik perhatian3. Menggambarkan isi karangan4. ...
KERANGKA (OUTLINE) KARANGAN Kerangka karangan adalah rencana yang teratur  dalam pembagian dan penyusunan gagasan untuk  ...
KERANGKA (OUTLINE) KARANGAN Kerangka karangan terbagi 2:1. Kerangka sementara atau outline2. Kerangka mantap atau outline...
KERANGKA (OUTLINE) KARANGAN    Fungsi Kerangka karangan1.    Mempermudah penulis untuk menuliskan      karangannya2.    M...
KERANGKA (OUTLINE) KARANGANBentuk kerangka karangan yaitu:1. Kerangka topik  terdiri dari kata, frasa dan   klausa2. Kera...
KERANGKA (OUTLINE) KARANGANContoh kerangka karangan                 Benar                   SalahI. ......                ...
KERANGKA (OUTLINE) KARANGANPola penyusunan kerangka karangan1. Pola alamiah  urutan ruang atau tempat atau  wilayah dan u...
KERANGKA (OUTLINE) KARANGANTahapan Penyusunan Karangan1. Menentukan topik, tema, (judul jika untuk   menulis skripsi, thes...
MENULIS KARANGANMengarang = menyusun atau merangkaiDalam kegiatan menulis, mengarang adalahmerangkai kata, merangkai kalim...
MENULIS KARANGANKarakteristik   Karangan ilmiah       Karangan semi          Karangan non                                 ...
MENULIS KARANGAN : BENTUK KARANGAN1.   Deskripsi = pemaparan atau penggambaran dng kata-kata secara     jelas dan terperin...
DESKRIPSI Adalah karangan yang menceritakan suatu  kejadian atau peristiwa atau keadaan sehingga  pembaca merasa melihat,...
DESKRIPSI    Paragraf dalam karangan deskripsi dibedakan     menajdi 3 yaitu1.    Paragraf Deskripsi Spasial  menggambar...
DESKRIPSI  ContohTepat pukul 06.00 aku terbangun, diiringi dengan suara-suara ayamyang berkokok seolah menyanyi sambil me...
NARASI   Adalah karangan berupa cerita, peristiwa atau kejadian yang    disampaikan dalam satu urutan waktu atau plot ata...
NARASI Karangan narasi tersusun atas bagian awal, tengah  dan akhir.Bagian awal berisi pengantar, perkenalan tokoh dansua...
NARASIContoh narasi berisi fakta:Ir. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesiamerupakan seorang nasionalis. Pada tahun...
NARASIContoh narasi berisi fiksi: Aku tersenyum sambil mengayunkan langkah. Angin dingin  yang menerpa, membuat tulang-tu...
NARASISuatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untukmengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya m...
EKSPOSISI Adalah karangan yang berisi paparan, uraian atau  penjelasan atas suatu topik dengan tujuan untuk  memberikan i...
EKSPOSISI  Contoh :Sejak zaman dahulu, nenek moyang kita sudah mengenaltanaman lidah buaya serta manfaatnya. Manfaat lida...
ARGUMENTASI Adalah karangan yang berisi uraian untuk  menyakinkan atau membuktikan sesuatu  kepada pembaca. Karangan arg...
ARGUMENTASI    Berdasarkan struktur informasinya, paragraf argumentasi dibagi     menjadi :1.   Pendahuluan, bertujuan un...
ARGUMENTASI  Contoh karangan ArgumentasiPopulasi ternak unggas (ayam pedaging, ayam petelur, ayam buras, itik)di Provinsi...
PERSUASI Persuasi adalah proses membimbing diri sendiri  atau yang lain terhadap adopsi ide, sikap, atau  tindakan dengan...
PERSUASI  Karangan persuasi dibagi menjadi empat macam, yaitu :1. Persuasi politik  untuk memahami politik lebih baik   ...
PERSUASI Contoh topik persuasi Katakan tidak pada NARKOBA Hutan sahabat kita Hidup sehat tanpa rokok Membaca memperlu...
PERSUASI  Contoh karangan persuasiSebenarnya volume sampah bisa dikurangi drastis bukan hanyadengan menangani sampah plas...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Topik tema karangan

11,946 views
11,900 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
11,946
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
74
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Topik tema karangan

  1. 1. TOPIK, TEMA DAN KARANGAN Topik (bahasa Yunani:topoi = tempat) adalah pokok utama dari seluruh isi karangan atau pokok pembicaraan yang hendak disampaikan atau pokok permasalahan atau masalah yang dibicarakan atau hal yang menarik perhatian umum pada akhir-akhir ini. Topik adalah hal yang pertama kali ditentukan
  2. 2. TOPIK, TEMA DAN KARANGAN Topik merupakan jawaban atas pertanyaan : * masalah apa yang akan ditulis? * hendak menulis tentang apa? Topik umumnya terdiri dari satu atau dua kata yang singkat Ciri khas topik terletak pada permasalahannya yang bersifat umum dan belum terurai. Topik karangan ilmiah  nyata, tidak abstrak
  3. 3. TOPIK, TEMA DAN KARANGAN Tema (bahasa Yunani: tithenai = meletakkan, menempatkan) : pokok pikiran; dasar cerita (yang dipercakapkan, dipakai sebagai dasar dalam mengarang, menggubah sajak, dan sebagainya) Tema (Topik) merupakan masalah, persoalan, gagasan, pikiran, atau ide utama yang dikembangkan dalam tulisan. Tema harus ditentukan sebelum menulis. Menjiwai seluruh isi tulisan. Bersifat mengikat (isi karangan harus sesuai dengan tema).
  4. 4. TOPIK, TEMA DAN KARANGAN TOPIK TEMAPengertian Pokok utama dari seluruh Pokok pikiran; dasar cerita isi karangan atau pokok (yg dipercakapkan, dipakai pembicaraan yang hendak sbg dasar mengarang, disampaikan atau pokok mengubah sajak, dsb permasalahan atau merupakan masalah, masalah yang dibicarakan persoalan, gagasan, pikiran, atau hal yang menarik atau ide utama yang perhatian umum pada dikembangkan dalam akhir-akhir ini tulisanPermasalahan Bersifat umum dan belum lebih spesifik dan lebih terurai terarah dalam membahas suatu permasalahanSebagai judul Bisa Bisakarangan Satu atau dua kata Kalimat lengkap
  5. 5. TOPIK, TEMA DAN KARANGAN Topik Tema Judul
  6. 6. TOPIK, TEMA DAN KARANGAN Judul karangan bukan merupakan masalah pokok atau ide karangan. Judul hanya sekadar nama karangan atau kepala karangan. Judul karangan adalah perincian atau penjabaran dari topik atau tema Judul lebih spesifik, menyiratkan permasalahan atau variabel yang akan dibahas dan terkadang sudah mencerminkan sudut pandang penulisnya Judul untuk penulisan berita, artikel dan iklan hendaknya atraktif, sedikit bombastis, menarik perhatian (provokatif).
  7. 7. TOPIK, TEMA DAN KARANGAN Persamaan topik, tema dan judul : sama-sama dapat menjadi judul karangan Perbedaan topik, tema dan judul :Topik bersifat umum dan belum menggambarkansudut pandang penulisnya,Tema bersifat lebih spesifik tetapi belummenggambarkan sudut pandang penulisJudul bersifat lebih spesifik dan telah mengandungpermasalahan yang lebih jelas, lebih terarah dansering telah menggambarkan sudut pandangpenulisnya.
  8. 8. TOPIK, TEMA DAN KARANGAN Judul tidak harus ditentukan sebelum menulis tetapi dapat ditentukan setelah karangan selesai. Kecuali untuk penulisan skripsi. Dalam penyusunan skripsi , judul ditentukan di awal berdasarkan topik yang dipilih agar terdapat kejelasan parameter yang akan di ukur atau di amati. Manggambarkan seluruh isi karangan. Bersifat bebas namun harus berhubungan dengan tema.
  9. 9. TOPIK, TEMA DAN KARANGAN Syarat umum sebuah judul adalah: singkat, jelas, menarik, dan membayangkan isi karangan. Judul tak boleh diakhiri dengan tanda baca. Judul ditulis dengan mengacu EYD (menggunakan huruf kapital sebagai huruf pertama semua kata, termasuk semua unsur kata ulang sempurna, kecuali kata di, ke, dari, yang, dan, untuk, yang tidak terletak pada posisi awal).
  10. 10. TOPIK, TEMA DAN KARANGANTopik dapat dibatasi atau dipersempit berdasarkan:1. Tempat2. Waktu atau periode atau masa atau zaman3. Hubungan sebab akibat4. Bidang kehidupan atau kelimuan5. Aspek khusus – umum atau individual – kolektif6. Objek material dan objek formal
  11. 11. TOPIK, TEMA DAN KARANGANAda beberapa cara untuk menentukan topik:1. Melalui referensi atau bahan bacaan seperti buku teks, jurnal, majalah2. Melalui pencarian informasi di internet.3. Melalui pengalaman, pengamatan atau penelitian4. Melalui hasil pemikiran dan perenungan atau refleksi.
  12. 12. TOPIK, TEMA DAN KARANGANAda beberapa kriteria TOPIK dan TEMA agarkarangan yang dihasilkan berkualitas1. Topik/tema yang dipilih sesuai dengan ilmu pengetahuan penulis2. Topik/tema yang dipilih merupakan sesuatu yang menjadi minat penulis3. Topik/tema yang dipilih jelas ruang lingkup dan batasannya4. Topik/tema yang dipilih sesuai waktu dan situasi5. Topik/tema yang dipilih ditunjang dengan bahan yang memadai
  13. 13. TOPIK, TEMA DAN KARANGANKriteria judul yang baik :1. Singkat dan padat2. Menarik perhatian3. Menggambarkan isi karangan4. Atraktif, bombastis, (berita & iklan)5. Tidak lebih dari lima kata untuk artikel dan sebaiknya tidak lebih dari 20 kata untuk karangan ilmiah
  14. 14. KERANGKA (OUTLINE) KARANGAN Kerangka karangan adalah rencana yang teratur dalam pembagian dan penyusunan gagasan untuk membentuk suatu karangan. Fungsi kerangka karangan adalah untuk mengatur hubungan antara gagasan dan melalui kerangka karangan akan dapat diketahui kekuatan dan kelemahan dalam perencanaan karangan. Oleh karena itu, kerangka karangan dapat mengalami perubahan.
  15. 15. KERANGKA (OUTLINE) KARANGAN Kerangka karangan terbagi 2:1. Kerangka sementara atau outline2. Kerangka mantap atau outline final  kerangka yang sudah tersusun rapi dan lengkap.Kerangka karangan belum tentu berupa daftar isiKerangka karangan dicirikan oleh sistem tandaatau kode tertentu seperti huruf dan angka
  16. 16. KERANGKA (OUTLINE) KARANGAN Fungsi Kerangka karangan1. Mempermudah penulis untuk menuliskan karangannya2. Mencegah terjadinya pengolahan ide dua kali oleh penulis3. Mencegah pengarang keluar dari sasaran yang telah ditetapkan4. Membantu penulis mengatur dan menempatkan klimaks yang berbeda-beda dalam karangannya5. Bila kerangka karangan telah tersusun rapi berarti separuh dari karangan sudah selesai.6. Merupakan miniatur dari keseluruhan karangan.
  17. 17. KERANGKA (OUTLINE) KARANGANBentuk kerangka karangan yaitu:1. Kerangka topik  terdiri dari kata, frasa dan klausa2. Kerangka kalimat  berbentuk kalimat lengkap sehingga bersifat resmi. Pemikirannya lebih luas dan lebih rinci dibandingkan kerangka topik.3. Kombinasi kerangka topik dan kerangka kalimat
  18. 18. KERANGKA (OUTLINE) KARANGANContoh kerangka karangan Benar SalahI. ...... I. .....II. ...... II. ...... A. ...... A. ...... B. ...... 1. ...... 1. ...... A. ......... 2. ..... B. ......... C. ......... III. ........III. ........
  19. 19. KERANGKA (OUTLINE) KARANGANPola penyusunan kerangka karangan1. Pola alamiah  urutan ruang atau tempat atau wilayah dan urutan waktu atau berdasarkan kronologis kejadian atau urutan peristiwa2. Pola logis  berdasarkan cara berpikir manusia sehingga pada setiap orang tidak akan sama karena pols pikir, sudut pandang dan tanggapan setiap orang tidak akan sama terhadap sesuatu atau kejadian  klimaks – anti klimaks, sebab – akibat, umum – khusus, populasi – individu, dll.
  20. 20. KERANGKA (OUTLINE) KARANGANTahapan Penyusunan Karangan1. Menentukan topik, tema, (judul jika untuk menulis skripsi, thesis, disertasi)2. Mengumpulkan data atau informasi3. Menyusun dan mengatur strategi penempatan gagasan  kerangka4. Menulis draft karangan termasuk menentukan judul jika judul karangan atau artikel tersebut belum ditentukan di awal5. Penyuntingan wacana  kaidah bahasa, diksi, kalimat dan alinea6. Penulisan karangan final
  21. 21. MENULIS KARANGANMengarang = menyusun atau merangkaiDalam kegiatan menulis, mengarang adalahmerangkai kata, merangkai kalimat sehinggamenghasilkan karangan.Orang yang merangkai kata, kalimat disebutpenyusun, pengarang atau penulis.Karangan dibedakan menjadi:1. Karangan ilmiah2. Karangan semi ilmiah3. Karangan non ilmiah
  22. 22. MENULIS KARANGANKarakteristik Karangan ilmiah Karangan semi Karangan non ilmiah ilmiahSumber Pengamatan, Pengamatan, Non faktual penelitian, faktual penelitian, faktual (rekaan, renungan)Sifat Objektif Objektif + subjektif SubjektifAlur Sistematis, Sistematis, Bebas metodis kronologis, kilas balikBahasa Denotatif, ragam (denotatif + Denotatif / baku, istilah konotatif) konotatif, khusus semiformal semiformal / informal / istilah umum / daerahBentuk Argumentasi, Eksposisi, Narasi, deskripsi, campuran persuasi, deskripsi, campuran campuranSumber : Finoza (2009)
  23. 23. MENULIS KARANGAN : BENTUK KARANGAN1. Deskripsi = pemaparan atau penggambaran dng kata-kata secara jelas dan terperinci; uraian:2. Narasi = 1. pengisahan suatu cerita atau kejadian; 2. (Sas) cerita atau deskripsi suatu kejadian atau peristiwa; kisahan; 3. tema suatu karya seni:3. Eksposisi = 1 uraian (paparan) yg bertujuan menjelaskan maksud dan tujuan (msl suatu karangan); 2 pameran (barang hasil industri, karya seni, kerajinan tangan, dsb); 3 (Sas) bagian awal karya sastra yg berisi keterangan tt tokoh dan latar; paparan4. Argumentasi = alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan;5. Persuasi = 1 ajakan kpd seseorang dng cara memberikan alasan dan prospek baik yg meyakinkannya; bujukan halus: imbauan; 2 karangan yg bertujuan membuktikan pendapat;6. Campuran
  24. 24. DESKRIPSI Adalah karangan yang menceritakan suatu kejadian atau peristiwa atau keadaan sehingga pembaca merasa melihat, menyaksikan dan menjadi bagian dari cerita tersebut. Karangan deskripsi memiliki ciri-ciri yaitu menggambarkan sesuatu dengan jelas dan melibatkan panca indera sehingga pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau merasa terlibat dalam kejadian tersebut.
  25. 25. DESKRIPSI Paragraf dalam karangan deskripsi dibedakan menajdi 3 yaitu1. Paragraf Deskripsi Spasial  menggambarkan objek khusus ruangan, benda atau tempat.2. Paragraf Deskripsi Subjektif  menggambarkan objek seperti tafsiran atau kesan perasaan penulis.3. Paragraf Deskripsi Objektif  menggambarkan objek dengan apa adanya atau sebenarnya.
  26. 26. DESKRIPSI ContohTepat pukul 06.00 aku terbangun, diiringi dengan suara-suara ayamyang berkokok seolah menyanyi sambil membangunkan orang-orangyang masih tidur. Dapat ku lihat burung-burung yang berterbanganmeninggalkan sarangnya untuk mencari makan. Dari timur sang suryamenyapaku dengan malu-malu untuk menampakkan cahayanya. Akuberjalan ke halaman depan rumah. Tepat dihadapan ku ada sebuahjalan besar untuk berlalu lintas dan dari kejauhan tampak sawah-sawahmilik petani yang ditanami padi masih berwarna hijau terlihat sangatsejuk, indah, dan damai. Dari kejauhan pula terlihat seorang petaniyang sedang membajak sawahnya yang belum ditanami tumbuhan, danada juga petani yang sedang mencari rumput untuk makan binatangpeliharaannya seperti kambing, sapi, dan kerbau. Didesaku rata-ratapenduduknya sebagai petani.
  27. 27. NARASI Adalah karangan berupa cerita, peristiwa atau kejadian yang disampaikan dalam satu urutan waktu atau plot atau alur. Di dalam kejadian itu terdapat tokoh yang menghadapi suatu konflik. Ketiga unsur berupa kejadian, tokoh, dan konflik merupakan unsur pokok sebuah narasi. Jika ketiga unsur itu bersatu, ketiga unsur itu disebut plot atau alur. Narasi berdasarkan kandungan beritanya dibedakan menjadi narasi ekspositoris dan narasi sugestif. Narasi ekspositoris adalah narasi yang berisi fakta sedangkan narasi sugestif adalah narasi yang berisi fiksi. Contoh narasi ekspositoris adalah biografi, autobiografi, atau kisah pengalaman. Sedangkan contoh narasi sugestif adalah novel, cerpen, cerbung, ataupun cergam.
  28. 28. NARASI Karangan narasi tersusun atas bagian awal, tengah dan akhir.Bagian awal berisi pengantar, perkenalan tokoh dansuasana. Dibuat semenarik mungkin sehingga dapatmenarik perhatian pembaca. Bagian tengah merupakanbagian inti dimana konflik dimunculkan, klimaks danperlahan-lahan mereda.Bagian akhir merupakan penutup, ada yangdisampaikan secara singkat, panjang atau menggantungsehingga pembaca harus menebak akhir cerita tersebut.Kunci dari narasi adalah konflik yang dimunculkan.
  29. 29. NARASIContoh narasi berisi fakta:Ir. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesiamerupakan seorang nasionalis. Pada tahun 1928beliau mendirikan PNI. Kemampuannya sebagaiorator mampu membangkitkan semangat bangsaIndonesia untuk sama-sama berjuang merebutkemerdekaan Indonesia dari tangan penjajahsehingga pada tanggal 17 Agustus 1945 bersamaDrs. Mohammad Hatta beliau memproklamirkankemeredekaan Indonesia. Pada tahun 1955Soekarno bersama pemimpin-pemimpin negaralainnya menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika diBandung.
  30. 30. NARASIContoh narasi berisi fiksi: Aku tersenyum sambil mengayunkan langkah. Angin dingin yang menerpa, membuat tulang-tulang di sekujur tubuhku bergemeretak. Kumasukkan kedua telapak tangan ke dalam saku jaket, mencoba memerangi rasa dingin yang terasa begitu menyiksa. Wangi kayu cadar yang terbakar di perapian menyambutku ketika Eriza membukakan pintu. Wangi yang kelak akan kurindui ketika aku telah kembali ke tanah air. Tapi wajah ayu di hadapanku, akankah kurindui juga? Ada yang berdegup keras di dalam dada, namun kuusahakan untuk menepiskannya. Jangan, Bowo, sergah hati kecilku, jangan biarkan hatimu terbagi. Ingatlah Ratri, dia tengah menunggu kepulanganmu dengan segenap cintanya.
  31. 31. NARASISuatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untukmengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberikan sekantongpaku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagarbelakang setiap kali dia marah.Hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali diamarah. Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwaternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku kepagar.Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisamengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Diamemberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agardia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya memberitahu ayahnya bahwasemua paku telah tercabut olehnya. Lalu sang ayah menuntun anaknya kepagar. “Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi, lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya.“Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamumeninggalkan bekas seperti lubang ini di hati orang lain.Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu.Tetapi tidak peduli beberapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada.Dan luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik”
  32. 32. EKSPOSISI Adalah karangan yang berisi paparan, uraian atau penjelasan atas suatu topik dengan tujuan untuk memberikan informasi atau pengetahuan tambahan atas suatu kejadian bagi pembaca sehingga dapat meningkatkan pengetahuan pembaca Karangan eksposisi dapat berupa uraian yang dilengkapi tabel, bagan, alur proses, gambar, grafik atau statistik. Dapat pula berupa uraian tentang langkah, proses dan cara kerja.
  33. 33. EKSPOSISI Contoh :Sejak zaman dahulu, nenek moyang kita sudah mengenaltanaman lidah buaya serta manfaatnya. Manfaat lidah buayatidak hanya sebagai penyubur rambut, tetapi juga bermanfaatbagi kesehatan.Tumbuhan tanpa buah ini mempunyai ciri: daun berbentukpanjang, tebal, dan berwarna hijau. Daunnya mengandung seratbening sebagai daging. Meskipun lidah buaya sejak dahuludikenal memiliki banyak khasiat, belum banyak yang mengetahuibahwa tanaman ini bisa menjadi komoditas yangmenguntungkan. Menariknya, komoditas ini tidak hanyabermanfaat sebagai ramuan penyubur rambut, tetapi justrusebagai minuman dan makanan yang menyehatkan.
  34. 34. ARGUMENTASI Adalah karangan yang berisi uraian untuk menyakinkan atau membuktikan sesuatu kepada pembaca. Karangan argumentasi merupakan penjelasan, pembuktian, alasan, ulasan obyektif yang disertakan contoh, analogi dan sebab akibat.
  35. 35. ARGUMENTASI Berdasarkan struktur informasinya, paragraf argumentasi dibagi menjadi :1. Pendahuluan, bertujuan untuk menarik perhatian pembaca, memusatkan perhatian pembaca kepada argumen yang akan disampaikan, atau menunjukkan dasar-dasar mengapa argumentasi dikemukakan.2. Tubuh argumen, bertujuan untuk membuktikan kebenaran yang akan disampaikan dalam paragraf argumentasi sehingga kesimpulan yang akan dicapai juga benar. Kebenaran yang disampaikan dalam tubuh argument harus dianalisis, disusun, dan dikemukakan dengan mengadakan observasi, eksperimen, penyusun fakta, dan jalan pikiran yang logis.3. Kesimpulan atau ringkasan, bertujuan untuk membuktikan kepada pembaca bahwa kebenaran yang ingin disampaikan melalui proses penalaran memang dapat diterima sebagai sesuatu yang logis.
  36. 36. ARGUMENTASI Contoh karangan ArgumentasiPopulasi ternak unggas (ayam pedaging, ayam petelur, ayam buras, itik)di Provinsi Jambi meningkat dari tahun ke tahun sebagaimana yangdilaporkan oleh Dinas Peternakan Provinsi Jambi (2009). Begitu puladengan populasi ternak unggas di Kabupaten Muaro Jambi terus terjadipeningkatan dari tahun ke tahun. Data terakhir memperlihatkan bahwaterjadi peningkatan populasi ternak unggas yaitu 3.127.218 ekor padatahun 2008 menjadi 4.166.535 ekor tahun 2009. Peningkatanterbesar terjadi pada populasi ayam pedaging yaitu dari 2.534.250 ekorpada tahun 2008 menjadi 3.542.000 ekor di tahun 2009. Peningkatanpopulasi ini dikarenakan adanya mitra atau kerjasama perusahaanmakanan ternak dengan peternak atau calon peternak. Perusahaanmakanan ternak membantu penyediaan bibit, pakan, obat obatan dantenaga ahli yang berfungsi sebagai supervisor. Peternak atau calonpeternak cukup menyediakan kandang dan perlengkapan kandang.
  37. 37. PERSUASI Persuasi adalah proses membimbing diri sendiri atau yang lain terhadap adopsi ide, sikap, atau tindakan dengan cara rasional dan simbolik (walaupun terkadang caranya tidak logis). Karangan ini bertujuan untuk mempengaruhi pembaca untuk berbuat sesuatu atau karangan yang besifat mengajak. Dalam persuasi pengarang mengharapkan adanya sikap motorik berupa perbuatan yang dilakukan oleh pembaca sesuai dengan yang dianjurkan penulis dalam karangannya.
  38. 38. PERSUASI Karangan persuasi dibagi menjadi empat macam, yaitu :1. Persuasi politik  untuk memahami politik lebih baik lagi2. Persuasi pendidikan  untuk memotivasi pembaca atau pendengar melaksanakan upaya peningkatan pendidikan, belajar mengajar3. Persuasi advertensi / iklan  untuk memperkenalkan suatu barang atau bentuk jasa tertentu sehingga merangsang konsumen membeli barang yang ditawarkan4. Persuasi propaganda  penyebaran informasi sehingga pembaca atau pendengar mau dan sadar untuk berbuat sesuatu.
  39. 39. PERSUASI Contoh topik persuasi Katakan tidak pada NARKOBA Hutan sahabat kita Hidup sehat tanpa rokok Membaca memperluas wawasan
  40. 40. PERSUASI Contoh karangan persuasiSebenarnya volume sampah bisa dikurangi drastis bukan hanyadengan menangani sampah plastik dengan sebaik-baikna ataudengan daur ulang tetapi bagaimana menghindari seminim mungkinperilaku menyampah. Hanya kekuatan konsumen yang bisamenekan produsen mengurangi bahan-bahan yang makinmenambah volume sampah.Semaksimal mungkin semua orang harus mengurangi penggunaankemasan-kemasan yang kemudian akan menjadi sampah yang tidakbisa hancur. Misalnya, menghindari membeli makanan danminuman yang menggunakan kemasan plastik, stirofoam, ataukalaupun terpaksa membeli,ambil saja makanannya, kemasannyadikembalikan lagi kepada penjualnya. Rasanya tidak menggunakankemasan plastik tidak akan mengurangi kenyamanan hidup ini.

×