Pemuliaan dan bioteknologi ikan

4,252 views
3,990 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
4,252
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
244
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pemuliaan dan bioteknologi ikan

  1. 1. TEKNIK PEMULIAAN IKANGINOGENESIS ANDROGENESISSEX REVERSAL POLIPLOIDISASI
  2. 2. HOME GINOGENESIS • Ginogenesis • Syarat terjadinya (gynogenesis): ginogenesis: perkembangan embrio 1. membuat kromosom dikendalikan semata- sel sperma menjadi mata oleh inti telur tidak aktif (inaktivasi) • Tujuan: memperoleh 2. mencegah individu yang pengurangan memiliki sifat2 sama kromosom betina pada dengan induk proses pematangan sel betinanya telur (oocyte)
  3. 3. HOME BACK GINOGENESIS 1. Teknik inaktivasi kromosom sperma, yaitu UV merusak kromosom dengan cara: - radiasi sinar-X, sinar γ sinar UV - bahan kimia yang sperma non-aktif bersifat mutagen, mis. dimethyl sulfate dimethyl sulfate
  4. 4. HOME BACK NEXT GINOGENESIS 2. Teknik mencegah pengurangan kromosom telur, yaitu dengan 2n mencegah lepasnya Polar fertilisasi waterbath Body II   (Badan Kutub II) melalui perlakuan: n n (PB II) n n - kejutan suhu kejut - kejutan tekanan n n nn hidrostatik (n) n nn (2n) - kejutan kimia
  5. 5. HOME BACK GINOGENESIS Skema proses terbentuknya individu normal diploid dan ginogenetik diploid n 4n 2n 2n 2n nn 2n 2n n PB I normal diploid PB II sperma non-aktif n n nn 2n 2n n 2n i s a uv o ginogenetik diploid PB=Polar Body shock treatment l Manfaat teknik ginogenesis dalam BDP: *menghasilkan ikan yang semuanya betina *mempercepat diperolehnya ikan galur murni *menghasilkan keturunan ikan yang memiliki sifat2 sama dengan induk betinanya
  6. 6. MEKANISME FERTILISASIBACK Normal spermatozoa (n) n Egg newly ovulated n2n n (2n) Polar Body II Normal diploid (2n)
  7. 7. MEKANISME GINOGENESISBACK Irradiated spermatozoa () shocking Egg newly ovulated n2n n (2n) Polar Body II Ginogenetik diploid (2n)
  8. 8. ANDROGENESIS Perkembangan embrio dari telur yang telah diradiasi (fertilized irradiated egg), melibatkan hanya inti jantan Tujuan: memperoleh individu yang memiliki sifat2 sama dengan tetua jantannya Manfaat teknik androgenesis dalam BDP: *menghasilkan ikan yang semuanya jantan *mempercepat diperolehnya ikan galur murni *menghasilkan keturunan ikan yang memiliki sifat2 sama dengan induk jantannya
  9. 9. Teknik Androgenesis Teknik inaktivasi kromosom sel telur, yaitu merusak kromosom γ dengan radiasi sinar-γ Teknik mencegah pengurangan kromosom, yaitu dengan mencegah lepasnya 1n kromosom pada 1st cleavage dengan shock treatment irradiated-egg 2n fertilisasi fertilisation waterbath (shock treatment)
  10. 10. Teknik AndrogenesisSkema proses terbentuknya individu normal diploid dan androgenetik diploid n4n 2n 2n 2n nn 2n 4n 2n2n 2n n PB I normal diploid PB II sperma aktif first cleavage n n n 2n n n 2n 2n i s a uv o irradiated-egg shock treatment androgenetik diploid l
  11. 11. HOME MEKANISME ANDROGENESIS Normal spermatozoa n (n) n shocking 2nn Irradiated egg () nn 1st cleavage Androgenetik diploid
  12. 12. SEX REVERSAL Sex Reversal: teknologi  Manfaat: untuk membalikkan -mendapatkan ikan arah perkembangan dengan pertumbuhan kelamin menjadi yang cepat berlawanan -mencegah pemijahan liar Tujuan: menghasilkan populasi yang -mendapatkan berkelamin penampilan yang baik sama/tunggal -menunjang teknik (monosex) pemurnian ras ikan
  13. 13. Ekspresi SeksEkspresi seks bergantung pada 2 proses:1. Determinasi (penentu) Seks: bertanggung jawab pada seks genetik (genotype)2. Diferensiasi (perkembangan) Seks: bertanggung jawab pada perkembangan yang nyata dari kedua jenis gonad (phenotype)
  14. 14. Determinasi Seks 1. Kromosom 2. Poligenik 3. ESDPewarisan seks Ada penentu seks ♂ -ESD: environmentalbergantung pada dan ♀epistatik sex determinationkeberadaan gugus (superior), berada pada -Interaksi antarakromosom seks yang heterokromosom dan genotip dan lingkungandisebut autosom. -Atlantic silverside, Seaheterokromosom: Seks embrio: kombinasi bream, seks bergantungXX=homogamet kekuatan relatif dari pada suhu mediaXY=heterogamet faktor yang ada selama fase (polifaktorial) pada ♂ perkembangan larva ♂ : ♀= 1 : 1 dan ♀di dalam gugus ↓ kromosom yang Kontrol seks melalui diwariskan oleh manipulasi lingkungan masing2 tetua. ♂ : ♀≠ 1 : 1 ♂ : ♀≠ 1 : 1
  15. 15. Proses Diferensiasi Seks  adalah perkembangan gonad ikan menjadi jaringan yang sudah pasti (definitif), melalui:1. bakal gonad berdiferensiasi 2. awalnya gonad berdiferensiasi langsung menjadi ovari menyerupai ovari, kemudian atau testis. setengah populasi berhenti mis: ikan mas, medaka, berdiferensiasi sebagai betina coho salmon, kakap eropa. untuk selanjutnya berdiferensiasi menjadi jantan. mis. guppy, hagfish, sidat eropa.
  16. 16. Kontrol Diferensiasi Seks Dilakukan melalui pemberian steroid seks sebelum muncul tanda2 diferensiasi gonad dan diteruskan sampai setelah terjadinya diferensiasi. Hormon steroid untuk sex reversal: -Estrogen: estradiol-17β , untuk feminisasi -Androgen: 17α -metiltestosteron, untuk maskulinisasi Ikan2 hasil sex reversal umumnya mengalami perubahan kelamin yang bersifat permanen dan berfungsi normal.   cupang guppy tetra kongo
  17. 17. Aplikasi Teknik Sex Reversal1. ORAL B. Pakan Alami A. Pakan Buatan (teknik bioenkapsulasi) hormon steroid stok hormon pengenceran alkohol 70% aerator nauplius artemia direndam 24-36 jam pakan buatan sprayer air salinitas 30 ppm
  18. 18. Aplikasi Teknik Sex Reversal2. PERENDAMAN (dipping/bathing)A. Embrio: fase bintik mata, yaitu setelah terbentuk bintik mata pada embrioB. Larva: umur seminggu, setelah habis kuning telurC. Induk: induk betina yang sedang bunting cupang tetra kongo Pembuatan larutan hormon untuk Embrio fase bintik mata perendaman embrio, larva, induk.
  19. 19. Aplikasi Teknik Sex Reversal3. PENYUNTIKAN (implantasi) -Masih terbatas untuk penelitian saja -Untuk tujuan praktis di lapangan kurang layak karena memerlukan alat tertentu, mis. penyuntikan di bawah mikroskop
  20. 20. POLIPLOIDISASI Poliploidisasi: proses  Tujuan: menghasilkan terbentuknya individu individu yang memiliki poliploid, yaitu individu lebih dari 2 set kromosom yang memiliki lebih dari 2 set kromosom  Manfaat: - memperoleh ikan yang Tipe poliploid: pertumbuhannya cepat 1. Triploid (steril, - memperoleh ikan yang tumbuh cepat) steril 2. Tetraploid (fertil, - menunjang proses tumbuh cepat) pemurnian ras ikan
  21. 21. Teknik Poliploidisasi n 4n 2n 2n 2n nn 2n 4n 2n2n 2n n PB I normal diploid PB II sperma aktif n nn n 2n n 2n 3n 6n 3n3n 3n triploid shock treatment sperma aktif first cleavage i s al u v o n n n 2n 2n2n 4n 2n n 4n 4n shock treatment tetraploidPB=Polar Body
  22. 22. BACK MEKANISME TRIPLOIDISASI Normal n spermatozoa (n) shocking n 3n Egg newly ovulated n (2n) Polar Body II Triploid (3n)
  23. 23. MEKANISME TETRAPLOIDISAS Normal spermatozoa (n) n shocking n4nn Egg newly ovulated (2n) 2n 2n 2n Polar Body II 1st cleavage Tetraploid (4n)
  24. 24. HOME from the ocean to the future

×