• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Presentasi 2.2. definisi
 

Presentasi 2.2. definisi

on

  • 3,350 views

 

Statistics

Views

Total Views
3,350
Views on SlideShare
3,350
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
110
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Presentasi 2.2. definisi Presentasi 2.2. definisi Presentation Transcript

    • Nur Agustinus
    • Tujuan pembelajaran"Definisi," menjelaskan bagaimana definisi diciptakan dan bagaimanamengkritisinya. Anda perlu dapat menerapkan teknik definisi untukmelakukan analisis sebuah perselisihan.Setelah mempelajari topik ini, mahasiswa seharusnya dapat untuk:• Membedakan antara perdebatan yang sungguh-sungguh dan perselisihan yang hanya verbal.• Memahami lima jenis definisi, dan penggunaannya.• Tahu bagaimana membangun definisi denotatif dan definisi konotatif.• Mengidentifikasi variasi dari definisi.• Mengaplikasikan lima aturan tradisional definisi berdasarkan jenis dan kelompoknya.
    • Pengertian Definisi• Kata definisi berasal dari bahasa Latin definitio yang artinya pembatasan.• Definisi adalah suatu bagian yang menjelaskan makna sebuah istilah (kata, frase atau simbol).• Setiap definisi terdiri dari dua bagian, yaitu definiendum dan definiens. – Definiendum: kata atau kelompok kata yang didefinisikan. – Definiens: kata atau susunan kata yang mendefinisikan. Contoh: Es adalah air yang membeku. Term “Es” disebut definiendum dan susunan kata- kata “air yang membeku” disebut definiens.
    • Manfaat DefinisiDefinisi merupakan langkah pertama untukmenghindari kekeliruan, terutama kekeliruan yang disebabkan oleh faktor bahasa.
    • Mengapa anjing dan kucing berkelahi? Salah paham karena perbedaan pemaknaan atas simbolDefinisi yang disusun dan disepakati menjadialat dan prasyarat untuk berpikir dengan logis.
    • Mendefinisikan = menggunakan istilah lain• Kesulitan utama dalam membuat definisi adalah kebutuhan untuk menggunakan istilah-istilah lain yang telah dipahami atau mudah didapat.• Penggunaan istilah dengan contoh sederhana mungkin cukup.• Sebaliknya, definisi kamus memiliki rincian tambahan, biasanya termasuk ulasan singkat tentang asal usul kata yang menunjukkan makna sebelumnya dan bahasa turunan.
    • Batasan yang berkaitan dengan definisi• Definiens harus lebih jelas ketimbang definiendum.• Definiendum tidak boleh ada dalam definien. – Misalnya “pelajar” sebagai “seseorang yang belajar”• Definiens tidak boleh negatif. – Misalnya “wanita” sebagai “seseorang yang adalah bukan pria” Bruggink (1996)
    • 5 tujuan membuat definisi1. Menambah perbendaharaan kata.2. Menghilangkan kerancuan atau ambiguitas.3. Memperjelas arti suatu kata.4. Menjelaskan secara teoritis.5. Mempengaruhi tingkah laku.
    • Lima jenis bentuk definisi1. Definisi stipulatif2. Definisi leksikal3. Definisi yang menegaskan4. Definisi teoritis5. Definisi persuasif
    • 1. Definisi Stipulatif• Sebuah definisi stipulatif adalah jika sebuah simbol baru atau istilah diperkenalkan dengan pengertian yang ditetapkan secara sewenang-wenang.• Untuk memperkenalkan konsep yang baru.• Pembuat mempunyai kebebasan penuh untuk memberi isi pada simbol tersebut dengan muatan makna atau konsepsi yang dikehendakinya.• Sebuah definisi stipulatif adalah tidak benar atau salah, akurat atau tidak akurat.
    • Contoh definisi stipulatif (1) • Quark: Istilah ini diperkenalkan oleh Murray Gell- Mann setelah dia mendengar bunyi bebek (kwork kwork kwork) dan membaca buku karangan James joyce yang berjudul Finnegans Wake yang didalamnya terdapat kata quark. Arti kata quark adalah inti dari suatu atom yang terkecil. • Antibiotika: Istilah antibiotik muncul pada literatur mikrobiologi awal tahun 1928. Diperkenalkan oleh Selman Waksman, di mana antibiotik adalah substansi kimia yang diperoleh dari mikroorganisme, dalam larutan encer mereka mempunyai kemampuan menghambat pertumbuhan dan membinasakan mikroba lain.
    • Contoh definisi stipulatif (2) • An entrepreneur is a person who has possession of a new enterprise, venture or idea and is accountable for the inherent risks and the outcome of a product. The term was originally a loanword from French and was firstRichard Cantillon defined by the Irish-French economist Richard Cantillon. Source: http://en.wikipedia.org/wiki/Entrepreneur
    • 2. Definisi Leksikal• Definisi leksikal adalah bentuk definisi yang dapat ditemukan dalam kamus, yang berarti bahwa pengertian dari istilah itu (definiendum) sudah ada.• Contoh: – Mahasiswa adalah orang yang belajar di perguruan tinggi (KBBI) – Ateis adalah orang yg tidak percaya akan adanya Tuhan – Orang adalah makhluk yg berakal budi.
    • 3. Definisi yang menegaskan (Precising Definitions)• Berfungsi mengurangi ketidakjelasan, menghilangkan kekaburan, mempertegas dan menjelaskan batas dari muatan makna.• Definisi jenis ini penting dalam hukum dan undang-undang.• Contoh: – Dalam UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE): Orang adalah orang perseorangan, baik warga negara Indonesia, warga negara asing, maupun badan hukum. – Siang hari adalah waktu antara pukul 06.00 sampai 18.00.
    • 4. Definisi Teoritis• Disebut juga definisi analitis, dibuat dengan maksud untuk mengungkapkan ciri-ciri yang secara teoritis memadai dari sebuah obyek tertentu.• Contoh: – Logika simbolik adalah ilmu tentang penyimpulan yang sah (absah), khususnya yang dikembangkan dengan penggunaan metode-metode matematika dan dengan bantuan simbol-simbol khusus sehingga memungkinkan seseorang menghindarkan makna ganda dari bahasa sehari-hari (Frederick B. Fitch dalam bukunya “Symbolic Logic”). – Hidrogen adalah unsur kimia pada tabel periodik yang memiliki simbol H dengan nomor atom 1.
    • 5. Definisi Persuasif• Definisi persuasif adalah definisi yang dirumuskan dan digunakan secara persuasif untuk menyelesaikan perselisihan dengan mempengaruhi sikap atau mengobarkan emosi, sering mengandalkan pada penggunaan bahasa emotif.• Tujuan dari definisi ini adalah untuk mempengaruhi sikap terhadap suatu konsep tertentu.• Contoh: – Ateis adalah seseorang yang masih belum menyadari bahwa Tuhan itu ada.
    • Latihan (Tugas)• 5 tipe definisi telah didiskusikan: 1. Definisi stipulatif 2. Definisi leksikal 3. Definisi yang menegaskan 4. Definisi teoritis 5. Definisi persuasif• Buatlah contoh dari masing-masing tipe dan jelaskan kegunaan dibuatnya definisi tersebut.• Hasil dikirimkan melalui email: nur.agustinus@ciputra.ac.id selambatnya tanggal 15 Agustus 2011
    • Perselisihan: Verbal dan Definisi• Definisi yang baik dapat menjalankan fungsi ekspresif dan sekaligus informatif.• Beberapa kekeliruan dapat bersifat verbal, atau karena kekeliruan berbahasa.• Bahasa yang buruk bisa menyesatkan dan sekaligus membatasi efektifitas penyampaian.• Perselisihan (disputes) misalnya dapat terjadi karena: – Ketidaksepakatan pada apakah proposisinya benar – Istilah yang menimbulkan kebingungan – Problem ambiguitas yang tidak berhasil dipecahkan.• Dalam dunia akademik, kata yang ambigu dan tidak jelas dhihindari, yaitu dengan menetapkan definisi yang jelas dan mudah dipahami.
    • Apakah arti “Proposisi”?• Proposisi adalah kalimat pernyataan yang menyatakan hubungan antara dua konsep atau lebih.Berdasarkan sifatnya dibedakan:1. Kategorial: adalah proposisi yang hubungan antara subjek dan predikatnya tidak membutuhkan atau memerlukan syarat apapun. Contoh: (1) Semua kursi di ruangan ini pasti berwarna coklat. (2) Semua daun pasti berwarna hijau.2. Kondisional: proposisi yang membutuhkan syarat tertentu di dalam hubungan subjek dan predikatnya. Proposisi dapat dibedakan ke dalam 2 jenis, yaitu: proposisi kondisional hipotesis dan disjungtif. – Contoh proposisi kondisional: • Jika hari mendung maka akan turun hujan – Contoh proposisi kondisional hipotesis: • Jika harga BBM turun maka rakyat akan bergembira. – Contoh proposisi kondisional disjungtif: • Christiano Ronaldo pemain bola atau bintang iklan.
    • Tiga Kategori perselisihan1. Perselisihan sejati (obviously genuine) – Pihak-pihak yang terkait secara eksplisit dan jelas menujukkan ketidaksepakatan, baik dalam keyakinan atau sikap. – Contoh: Anda percaya ada kehidupan cerdas di planet lain tapi saya tidak.2. Perselisihan lisan (verbal) – Terjadi ketika sebuah frase atau kata yang sentral ditangkap secara berbeda. Akan berakhir jika orang-orang yang terlibat sampai pada kesepakatan tentang arti istilah-istilah mereka. – Contoh: Rasio adalah akal sehat yang memungkinkan manusia lebih dari mahluk hidup lainnya. Namun rasio juga bisa berarti pembandingan dua angka yang ada dalam laporan keuangan.• Perselisihan nampak verbal tapi sebenarnya sejati (genuine) – Sebagian karena hasil dari bahasa yang ambigu. Namun, meskipun perselisihan verbal diselesaikan, perbedaan nyata dalam kepercayaan atau sikap tetap ada.
    • Ekstensional dan Intensional• Definisi menjelaskan muatan makna (konsepsi dari sebuah simbol). Muatan makna itu dibedakan ke dalam dua jenis, yakni luas/lingkup pengertian (ekstensional) dan isi pengertian (intensional).• Luas/lingkup pengertian yaitu semua obyek atau orang yang termasuk dalam pengertian itu disebut ekstensi.• Isi pengertian disebut intensi/konotasi yaitu keseluruhan ciri- ciri yang mewujudkan pengertian itu.• Contoh: – Definisi intensional dari “Perdana Menteri” bisa berarti menteri yang paling tinggi dari sebuah kabinet dalam sebuah pemerintahan berdasarkan sistem parlementer. – Definisi ekstensional akan bisa dimaknai sebagai sebuah daftar dari seluruh perdana menteri dari masa lalu, sekarang dan masa depan.
    • Latihan• Definisikan term di bawah ini dengan contoh, Buat tiga contoh untuk masing-masing term. 1. Aktor 2. Petinju 3. Elemen 4. Bunga 5. Guru Waktu: + 5 menit
    • Aturan merumuskan definisi1. Definisi harus mengacu pada atribut esensial yang dimiliki atau terdapat dalam definiendum. – Contoh : sepatu tidak dapat didefinisikan hanya dengan menyebutkan bentuk dan bahan pembuatnya tetapi juga harus diungkapkan kegunaannya.2. Definisi tidak boleh membentuk lingkaran, atau dengan kata lain apa yang didefinisikan tidak boleh masuk ke dalam definisi. – Contoh: Logika adalah ilmu yang menerangkan hukum logika3. Definisi tidak boleh terlalu luas dan terlalu sempit. – Contoh : Merpati adalah burung yang dapat terbang (terlalu luas) ; Kursi adalah tempat duduk yang terbuat dari kayu (terlalu sempit)4. Definisi harus jelas, harus menghindari kerancuan dan kesamar- samaran. – Contoh : kehidupan adalah sepotong keju; aluminium adalah satu tipe besi yang ringan.  tidak jelas5. Definisi tidak boleh dalam bentuk kalimat negatif. – Contoh : Keindahan adalah suatu keadaan yang tidak jelek.
    • Ada yang ingin ditanyakan?