Your SlideShare is downloading. ×
0
Kebudayaan nusa tenggara barat dede ahlam tohir
Kebudayaan nusa tenggara barat dede ahlam tohir
Kebudayaan nusa tenggara barat dede ahlam tohir
Kebudayaan nusa tenggara barat dede ahlam tohir
Kebudayaan nusa tenggara barat dede ahlam tohir
Kebudayaan nusa tenggara barat dede ahlam tohir
Kebudayaan nusa tenggara barat dede ahlam tohir
Kebudayaan nusa tenggara barat dede ahlam tohir
Kebudayaan nusa tenggara barat dede ahlam tohir
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Kebudayaan nusa tenggara barat dede ahlam tohir

4,127

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
4,127
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
52
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. PENDUDUK ASLI DAERAH SUKU BIMA Suku Bima tinggal di daerah dataran rendah, wilayah kabupaten Bima, Donggo dan Sangiang, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Lingkungan alam suku Bima berbeda-beda karena di daerah utara Lombok tanahnya sangat subur sedangkan sebelah selatan tanahnya gundul dan tidak subur.Kebanyakan dari mereka bermukim sekitar 5 km atau lebih dari pesisirpantai. Mereka juga disebut suku "Oma" (artinya "berpindah-pindah")karena sering hidup berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yanglain. Suku Bima memiliki hubungan dengan suku Sasak yang tinggalberdekatan di Propinsi Nusa Tenggara Barat.
  • 2. SUKU SUMBAWA Populasi Suku Sumbawa yang terus berkembang saat ini merupakan campuran antara keturunan etnik-etnik pendatang atau imigran dari pulau-pulau lain yang telah lama menetap dan mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya serta sanggup berakulturasi dengan para pendatang lain yang masih membawa identitas budaya nenek moyang mereka, baik yang datang sebelum maupun pasca meletusnya Gunung Tambora tahun 1815.Para pendatang ini terdiri atas etnik Jawa, Madura, Bali, Sasak, Bima, Sulawesi (Bugis,Makassar, Mandar), Sumatera (Padang dan Palembang), Kalimantan (Banjarmasin),dan Cina (Tolkin dan Tartar), serta Arab yang rata-rata mendiami dataran rendah danpesisir pantai pulau ini, sedangkan sebagian penduduk yang mengklaim diri sebagaipribumi atau tau Samawa asli menempati wilayah pegunungan seperti Tepal, Dodo, danLabangkar akibat daerah-daerah pesisir dan dataran rendah yang dulunya menjadidaerah pemukiman mereka tidak dapat ditempati lagi pasca bencana alam Tamborayang menewaskan hampir dua pertiga penduduk Sumbawa kala itu.
  • 3. SUKU SASAK Nenek moyang Suku Sasak berasal dari campuran penduduk asli Lombok dengan para pendatang dari Jawa Tengah yang terkenal dengan julukan Mataram, pada jaman Raja yang bernama Rakai Pikatan dan permaisurinya Pramudhawardani.Kata sasak itu sendiri berasal dari kata sak-sak yang artinya sampan.Karena moyang orang Lombok pada jaman dulu berjalan dari daerahbagian barat Lomboq(lurus) sampai kearah timur terus menuju sebuahpelabuhan di ujung timur pulau yang sekarang bernama PelabuhanLombok. Mereka banyak menikah dengan penduduk asli hinggamemiliki anak keturunan yang menjadi raja sebuah kerajaan yangdidirikan yang bernama Kerajaan Lombok yang berpusat di PelabuhanLombok. Setelah beranak pinak, sebagai tanda kisah perjalanan dariJawa memakai sampan (sak-sak), mereka menamai keturunannyamenjadi suku Sak-sak, yang lama-kelamaan menjadi Sasak.
  • 4. Macam-macam Tarian Daerah Tari Batu Nganga Tari Mpaa LenggogoTari Batu Nganga merupakan sebuah tari Tari Mpaa Lenggogo merupakan sebuahberlatar belakang cerita rakyat yang tarian untuk menyambut Maulid Nabimengisahkan tentang kecintaan rakyat Muhammad SAW. Tarian ini seringterhadap putri raja yang masuk batu dan dipertunjukkan pada upacara-upacarapermohonan mereka agar sang putri dapat perkawinan atau upacara khitanan keluargakeluar dari dalam batu. raja.
  • 5. Kerajinan Tangan Khas DaerahGerabah Banyumulek Kain Songket Motif Ayam Tenun dari SuteraGerabah Banyumulek adalah Kain songket merupakan kain Pembuatan benang secarakerajinan tangan khas Nusa tenunan yang dibuat dengan tradisional dengan menggunakanTenggara Barat yang dibuat dengan teknik menambah benang pemberat yang diputar-putaralat berupa lempengan bulat yang pakan, hiasan dibuat dengan dengan jari-jari tangan. Pemberatdapat diputar dengan tangan. menyisipkan benang perak, tersebut berbentuk seperti gasingGerabah Banyumulek terbuat dari emas atau benang warna di atas terbuat dari kayu atau terakota.bahan tanah liat dan tanah liat benang lungsi. Terkadang juga Bahan membuat benang selaintersebut dibentuk dengan alat ada yang dihiasi dengan manik- dari kapas, bisa juga dari kulitpemutar , setelah jadi tanah liat manik, kerang atau uang logam. kayu, serat pisang, serat nanas,yang tadi sudah dibentuk dijemur daun palem dan sebagainya.dan dibakar.
  • 6. Beberapa Upacara Adat Upacara U’a Pua Upacara Upacara BauPerang Topat Nyale
  • 7. Keterangan Upacara Perang Upacara U’a Pua Upacara Bau Nyale Topat Upacara Perang Topat  Upacara U’a Pua  Upacara tahunan khas adalah salah satu upacara merupakan sebuah tradisi Sasak, antara Februari- yang dilakukan oleh orang masyarakat Lombok yang Maret, di Pantai Seger Sasak. dipengaruhi oleh ajaran Kuta, sekitar 65 km dari Perang Topat adalah Islam. Mataram. upacara ritual sebagai  Menurut legenda, Nyale  Upacara U’a Pua perwujudan rasa terima atau cacing laut merupakan dilaksanakan bersamaan kasih kepada tuhan atas reinkarnasi dari Putri kemakmuran berupa tanah dengan Peringatan Maulid Mandalika yaitu seorang yang subur, banyak hujan. Nabi Muhammad SAW Putri yang cantik dan Upacara Perang Topat yang juga dirangkai berbudi luhur. Ia ditampilkan di Taman dengan penampilan menceburkan dirinya ke Lingsar oleh Masyarakat atraksi Seni Budaya laut karena tidak ingin Hindu, Masyarakat Sasak masyarakat Suku Mbojo mengecewakan para dengan saling (Bima) yang berlangsung pangeran yang melemparkan Topat selama 7 hari memperebutkannya. (Ketupat).
  • 8. Macam-macam Kuliner DaerahSate Bulayak Ayam Taliwang Sate Tanjung Sate PusutSate Bu adalah makanan Disebut Ayam Taliwang Nama Tanjung yang Salah satu menutradisional khas Nusa karena masakan ayam merupakan nama salah makanan khas daerahTenggara Barat berbumbu ini berasal satu daerah di setempat adalah sateyangterbuat dari daging dari Kampung Karang Kabupaten Lombok pusut.Cara masak satesapi yang dilumuri dengan Taliwang , Kelurahan Utara, Nusa Tenggara ini layaknya juga satebumbu khas Lombok Cakra Utara , Kecamatan Barat, itu selalu melekat pada umumnya , yaknidandisajikan dengan Cakranegara , Kota dalam nama menu dibakar ataulontong. Bulayak sendiri Mataram , Nusa masakan sate ini. menu dipanggang. Tapi yangternyata diambil dari Tenggara Barat (NTB). ini diyakini juga asli membedakan sate ininama lontong khas yang Ada cerita, bumbu ayam daerah Tanjung adalah dengan sate lainnya ,mendampingi hidangan dahulu kala ditemukan sebuah kecamatan di adalah rasanya. Rasasatenya. layak oleh H Kabupaten Lombok sate pusut sangat lezat. Murad(alrmarhum) dan Utara istrinya.
  • 9. TerimakasihSemoga menjadi tugas yang dapat di terima dengan baik! Amien.......

×