Unsur unsur periode ketiga

27,124 views
26,614 views

Published on

2 Comments
28 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
27,124
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
14
Actions
Shares
0
Downloads
1,644
Comments
2
Likes
28
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Unsur unsur periode ketiga

  1. 1. Oleh: Muhammad Ismail Yunus (21) Nur Salma Yusuf Hasanah (22) Peni Ismiati (23) Raka S.N. Prawira (24) Reidiano Bimo Prakoso (25)
  2. 2. Natrium(Na) Magnesium(Mg) UnsurUnsur Periode Ketiga Logam Aluminium(Al) Silikon(Si) Metaloid Fosfor(P) Sulfur(S) Non Logam Klorin(Cl) Argon(Ar) Gas Mulia
  3. 3. Sifat Fisik Unsur Periode Ketiga
  4. 4. Sifat Kimia Unsur Periodik 1. Sifat Pereduksi dan Sifat Pengoksidasi Sifat pereduksi semakin bertambah, sedangkan sifat pengoksidasi unsur - unsur periode ketiga ini dapat anda lihat dari harga potensial reduksinya. Sifat Senyawa Na Mg Al Si P S Cl -2,711 -2,375 -1,706 -0,13 -0,276 -0,508 +1,358 Ar -
  5. 5. 2. Sifat Logam dan Nonlogam Unsur-unsur periode ketiga, seperti Na, Mg, dan Al merupakan unsur logam, sedangkan unsur-unsur P, S, dan Cl merupakan unsur nonlogam. Adapun Si merupakan unsur yang memiliki sifat peralihan antara unsur logam dan nonlogam sehingga disebut unsur metalloid (semi logam). Argon (Ar) termasuk golongan gas mulia yang bersifat insert (sulit bereaksi) sehingga tidak dibahas lebih lanjut dalam bab ini.
  6. 6. Na 11 22,99 gr/mol Logam Na dibuat dengan elektrolisis leburan NaCl. Reksi yang terjadi: Katode : Na+(l) + e  Na(l) Anode : 2Cl-(l)  Cl2(g) + 2e
  7. 7. Mg 12 24,312 gr/mol Magnesium dibuat melalui elektrolisis lelehan garam kloridanya. Mg diolah dari air laut melalui proses Downs: Air laut dicampur CaO sehingga Mg diendapkan sebagai Mg(OH)2 Endapan direaksikan dengan HCl pekat, mengahasilkan larutan MgCl2 Larutan MgCl2 diuapkan sehingga diperoleh kristalnya. Kristal MgCl2 dielektrolisis
  8. 8. Al Aluminium diperoleh dengan cara elektrolisis aluminim oksida cair yang diperoleh dari bauksit, yaitu aluminium oksida hidrat yang 13 26,9815 gr/mol mengandung kotoran, misalnya Fe2O3 dan SiO2, melalui langkah-langkah sebagai berikut: Bauksit yang masih kotor direaksikan dengan NaOH pekat. Al2O3 dan SiO2 larut, tetapi Fe2O3 dan kotoran lain disaring dengan alat filtrasi. Al2O3 (S) + 2NaOH (aq) + 3H2O  2NaAl(OH)4(aq) b. Filtratnya diencerkan dengan air, dan direaksikan dengan CO2 untuk mengendapkan aluminium hidroksida. 2NaAl(OH)4(aq) + CO2(g)  2Al(OH)3(s) + Na2CO3(aq) + H2O(l) c. Produk disaring unutk memeperoleh Al(OH)3, kemudian dipanaskan untuk meperoleh Al2O3 2Al(OH)3(s)  Al2O3(s) + 3H2O(g)
  9. 9. Si 14 28,086 gr/mol Pasir kuarsa (SiO2)dipanaskan dengan kokas (C) pada suhu sekitar 30000C dalam tanur listrik (reaktan ditambahkan dari atas tanur) SiO2(s) + 2C(s)  Si(l) + 2CO(g) Lelehan Si yang dihasilkan akan membentuk padatan dengan titimk leleh 14100C. Si ini dapat digunakan dalam pembuatan aliase dengan logam lain. Untuk penggunaan seperti transitor, chips kompoter, dan sel surya siperlukan Si ulta murni, sehingga Si perlu dipanaskan dengan Cl2 , kemudian hasilnya direduksi dengan mengalirkan campuran uap SiCl4 dengan gas H2 melalu tabung yang dipanaskan. Si(s) + 2Cl2(g)  SiCl4(l) SiCl4(l) + 2H2(g)  Si(s) + 4HCl(g)
  10. 10. P Fosforus Putih. Diperoleh 15 dengan reduksi fosforit, dalam 30,9738 gr/mol batuan fosfat yang dipanaskan dengan kokas dan pasir silika pada suhu 1400-15000C. 2Ca(PO4)2(s) + 6SiO2(s) + 10C(s)  6CaSiO3(s) + 10CO(g) + P4(g)
  11. 11. S 16 32,064 gr/mol Sulfur banyak terdapat dalam kulit bumi. Sebagai unsur yang ditemukan di daerah vulkanik, sulfur kemungkinan merupakan hasil reaksi gas SO2 dan H2S yang terdapat dalam gas vulkanik. 8SO2(g) + 16H2S(g)  16H2O(l) + 3S8(s) Deposit belerang yang terdapat dibawah permukaan, ditambang dengan proses Frasch. Penggunaan utama belerang adalah untuk pembuatan asam sulfat yang dibuat melalui dua proses yaitu proses kontak dan bilik timbel.
  12. 12. Cl 17 35,453 gr/mol Klorin dibuat melalui proses Downs, yang dilakukan dengan cara mengelektrolisis lebiran NaCl, yang dicampur dengan sedikit NaF sebelum dicairkan, dengan tujuan untuk menurunkan titik lebur NaCl dari 800 menjadi 10000C. Pada elektrolisis ini digunakan diafragma lapisan besi tipis untuk mencegah reaksi antara logam Na dan gas Cl2 yang terbentuk.
  13. 13. Ar 18 39,948 gr/mol Argon dapat ditemukan di alam, yakni di udara karena merupakan penyusun udara
  14. 14. Kegunaan Unsur Periode Tiga Unsur Kegunaan o Pembuatan TEL o Mereduksi bijih loga (Ti) Na o Lampu Kabut o Na-benzoat dipakai dalam pengawetan makanan o Na-glutamat dipakai untuk penyedap makanan o Magnesium digunakan dalam memproduksi grafit dalam cast iron o Digunakan sebagai bahan tambahan conventional propellants Mg o Digunakan sebagai agen pereduksi dalam produksi uranium murni dan logam-logam lain dari garam-garamnya
  15. 15. Unsur Al Si Kegunaan o Alat masak, karena tahan panas dan tahan karat karena membentuk lapisan oksida o Al(OH)3 untuk obat maag o Digunakan dalam kabel bertegangan tinggi o Digunakan dalam bingkai jendela dan badan pesawat terbang o Silikon sering digunakan untuk membuat serat optik dan dalam operasi plastik (bahan semikonduktor untuk kalkulator, mikrokomputer) P o Asam fosfor yang mengandung 70% – 75% P2O5 merupakan bahan penting pertanian dan produksi tani lainnya o Digunakan untuk produksi gelas spesial, seperti yang digunakan pada lampu sodium o Kalsium fosfat digunakan untuk membuat perabotan China dan untuk memproduksi mono-kalsium fosfat o Digunakan dalam memproduksi baja, perunggu fosfor, dan produkproduk lainnya
  16. 16. Unsur S Kegunaan o Digunakan untuk pembuatan kertas sulfit dan kertas lainnya o Untuk mensterilkan alat pengasap o Untuk memutihkan buah kering o Pembuatan korek api Cl o Digunakan untuk menghasilkan air minum yang aman hampir di seluruh dunia. Bahkan, kemasan air terkecil pun sudah terklorinasi o Senyawa klorin digunakan untuk sanitasi, pemutihan kertas, desinfektan, dan proses tekstil o Klorin digunakan untuk pembuatan klorat, kloroform, karbon tetraklorida, dan ekstraksi brom Ar o Digunakan dalam bola lampu pijar listrik karena argon tidak bereaksi dengan wolfram (tungsten) yang panas. o Digunakan dalam las stainless steel

×