eldas
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

eldas

on

  • 835 views

 

Statistics

Views

Total Views
835
Views on SlideShare
835
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
47
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

eldas eldas Presentation Transcript

  • ASSALAMU’ALAIKUM Presentasi Kelompok 5-a BIAS TRANSISTOR
  • ANGGOTA KELOMPOK 1. Gufron Firmansyah ( A1C410009 ) 2. Nispi Hariyani ( A1C410024 ) 3. M. Zaini Fadli ( A1C410051 ) 4. Marda Afriani ( A1C410052 )
  • Transistor adalah komponen elektronika yang tersusun dari dari bahan semi konduktor yang memiliki 3 kaki yaitu: basis (B), kolektor (C) dan emitor (E). Berdasarkan susunan semikonduktor yang membentuknya, transistor dibedakan menjadi dua tipe, yaitu transistor PNP dan transistor NPN. Gambar TransistorBy: Marda Afriani
  • Pada prinsipnya, suatu transistor terdiri atas dua buah diodayang disatukan. Agar transistor dapat bekerja, kepada kakikakinya harus diberikan tegangan, tegangan ini dinamakan biasvoltage. Pada Basisemitor diberikan forward voltage,sedangkan basiskolektor diberikan reverse voltage.Sifat transistor adalah antara kolektor dan emitor akan adaarus (transistor akan menghantar) bila ada arus basis. Makinbesar arus basis makin besar penghatarannya
  • Terdapat dua jenis transistor, yaitu jenis NPN danjenis PNP. Pada transistor jenis NPN tegangan basisdan kolektornya positif terhadap emitor,sedangkan pada transistor PNP tegangan basis dankolektornya negatif terhadap tegangan emitor.
  • Transistor dapat dipergunakan antara lain untuk :  Sebagai penguat arus, tegangan dan daya (AC dan DC)  Sebagai penyearah  Sebagai mixer  Sebagai osilator  Sebagai switch
  • Agar transistor dapat bekerja maka pemberian teganganmuka pada transistor harus seperti diatas yaitu: a. Dioda BE di beri bias maju (forward bias) b. Dioda BC di beri bias mundur (reverse bias)
  • Untuk kondisi tanpa bias, piranti tidak bekerja, hasilnya adalahtitik A dimana arus dan tegangan bernilai nol.
  • Untuk dapat bekerja, sebuah transistor membutuhkan tegangan bias pada basisnya. Kebutuhan tegangan bias ini berkisar antara 0.5 sampai 0.7 Volt , tergantung jenis dan bahan semikonduktor yang digunakan. Untuk transistor NPN, tegangan bias pada basis harus lebih positif dari emitor. Dan untuk transistor PNP, tegangan bias pada basis harus lebih negatif dari emitor. Semakin tinggi arus bias pada basis, maka transistor semakin jenuh (semakin ON) dan tegangan kolektor-By: M. Zaini F. emitor (VCE) semakin rendah
  • Cth.Pada gambar terlihat bahwa TR1adalah termasuk jenis NPN, jaditegangan bias pada basis (Vbb) haruslebih positif dari emitor (Vee). Untukmemudahkan maka Vcc ditulis dengan+Vcc dan Vee ditulis dengan -Vee.Dan TR2 adalah termasuk jenis PNP,jadi tegangan bias pada basis (Vbb)harus lebih negatif dari emitor (Vee).Untuk memudahkan maka Vcc ditulisdengan -Vcc dan Vee ditulis dengan+Vee.
  • Analisa dari rangkaian mempunyai duakomponen, yaitu analisa dc dan analisa ac.Analisa ac meliputi penguatan tegangan dan Ada tiga titik operasiarus, serta impedeni input dan output. Sedang (daerah kerja) padaanalisa dc digunakan untuk menetapkan titik transistor yang dapat dipilihoperasi dari transistor dengan jalan mengatur dalam perancangan, yaitu :besarnya arus dan tegangannya.  Daerah aktif  Daerah SaturasiDalam pembahasan ini, ada beberapa hal yang  Daerah cutoffharus diperhatikan, yaitu:VBIE = (β + 1)IB ≌ ICIC = β IB
  • JENIS-JENIS BIAS TRANSISTOR 1. Self Bias 2. Fixed Bias 3. Voltage Divider 4. Bias EmiterBy: Nispi Hariyani
  • Self bias yaitu pemberian bias pada transistor dengan menggunakan1. SELF BIAS tahanan umpan-balik (feedback). Rangkaian Self Bias Metode ini dengan cara memasukkan resistor bias langsung antara basis dan kolektor. Dengan cara ini tegangan umpan balik dapat diberikan dari kolektor ke basis untuk mengembangkan bias maju.
  • Dengan menerapkan KVL pada semualoop akan diperoleh sebagai berikut: IC = (VCC – VCE) / RC IB = VCC / RB+RC β = IC/IB VCE = VCC – VC ⇝IC ≈ 0 VCE = VCC – IC.RC = VCC – 0 . RC VCE = VCC
  • Fixed bias adalah pemberian tegangan 2. FIXED BIAS dengan menggunakan tahanan basis dan tahanan kolektor. Untuk tujuan analisis, supply tegangan VCC bisa dipisahkan menjadi dua, masing-masing untuk input dan output. Rangkaian pengganti DC menjadiRangkaian di atas menggunakan transistor npn. Untuktransistor pnp, persamaan dan perhitungan adalahserupa, tapi dengan arah arus dan polaritas teganganberlawanan By: Gufron Firmansyah
  • BIAS MAJU BASIS EMITTER Dengan hukum tegangan Kirchhoff : -VCC + IBRB + VBE = 0 Perhatikan polaritas tegangan drop di RB. Arus basis IB menjadi : IB = VCC - VBE / RB danLoop basis emitter VBE = VB – VE Loop collector-emitter VCE = VCC – ICRC VCE = VC – VE
  • Proses disain adalah proses sintesisDisain Bias dalam Transistor dimana diberikan nilai tegangan atau arus, dan berdasar itu dihitung elemen yang diperlukan untuk bisa memenuhi syarat yang diberikan. Jadi, secara umum persamaan untuk pembiasan dengan cara ini adalah: IC = (VCC – VCE) / RC IB = (VCC – VBE) / RB ICsat = VCC / RC VCE = VCC β= IC/IB
  • Thank you for yourattentionWassalam………..