Bab 6 bioteknologi kls 9i
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Bab 6 bioteknologi kls 9i

on

  • 724 views

 

Statistics

Views

Total Views
724
Views on SlideShare
724
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
23
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Bab 6 bioteknologi kls 9i Bab 6 bioteknologi kls 9i Presentation Transcript

  • DISUSUN OLEH: 1.LATHIFAH MAHMUDAH (5) 2.NOVIA HANDAYANI (20) KELAS Ixi
  • A.Pengertian Bioteknologi Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa genetika secara terpadu untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. Bioteknologi berasal dari kata bio dan teknologi. Bio sendiri berarti hidup, maka bioteknologi adalah teknologi yang memanfaatkan organisme makhluk hidup. Ciri utama bioteknologi adanya aspek biologis berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan . Bioteknologi juga mempunyai ciri adanya pendayagunaan secara teknologi dan industri serta produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian. Bioteknologi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia, seperti pangan. Kebutuhan manusia yang sangat beragam dan didorong oleh ketersediaa alam serta perubahannya. Menipisnya minyak bumi mendorong kita untuk mencari bahan bakar baru. Tenjadinya polusi membuat kita memerlukan teknik pengolahan limbah dan pembuatan air bersih.
  • Makanan dan Minuman Hasil Fermentasi NO Jenis Bahan Makanan BahMan Baku Utama Mikroorganisme yang Berperan 1 Tempe Kedelai, ampas tahu dan kacang kara Jamur tempe(Rhizopus oryzae) 2 Tahu Kedelai Kecutan air tahu atau biang(berisi bakteri asam laktat Lactobacillus sp) 3 Tape Ketela dan ketan Ragi tapai yang berisi campuran: -Saccharomyces sp -Rhizopus sp -Aspergillus sp - Bakteri asam laktat 4 Oncom Ampas pengolahan minyak kacang tanah Jamur oncom (Monilia siyophyla atau Neurospora crasa) 5 Tempe bungkil Limbah minyak goreng dari kacang tanah Ragi tempe 6 Kecap Kedelai dan gukelapa dan gula jawa Aspergillus wentii atau Aspergillus flavus 7 Tauco Kedelai Bibit tauco(beerisi Rhizopus olygosporus,Rhizopus oryzae dan Aspergillus oryzae) 8 Natade coco Air kelapa dan gla pasir Bibit nata(bakteri Acetobacter xylinum) 9 Yoghurt Susu dan susu kedelai Bibit yoghurt yang berisi Lactobacillus bulgaricus dan
  • B.BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL dan MODERN 1.Bioteknologi Konvensional Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol, asam asetat, gula, atau bahan makanan, seperti tempe, tape, oncom, dan kecap. Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. Proses yang dibantu mikroorganisme, misalnya dengan fermentasi, hasilnya antara lain tempe, tape, kecap, dsb termasuk yoghurt dan keju. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masa lalu. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional, yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu adanya penggunaan enzim.
  • No Aspek Bioteknologi Konvensional Modern 1 Teknik yang diterapkan Fermentasi ADN rekombian 2 Keterlibaatn manusia -Terbatas -Tidak mengubah sifat organisme - Tak terbatas - Dapat mengubah sifat organisme 3 Teknologi Sederhana Rumit dan canggih 4 Peralatan yang digunakan Murah dan mudah (banyak dijumpai) Mahal dan terbatas 5 Produk yang dihasilkan Banyak yang dikenal secara umum Terbatas dan belum digunakn secara luas 6 Pelaku Masyarakat umum Para ilmuwan 7 Contoh hasil Tape, tempe, yoghurt, alkohol, dan asam cuka Tomat tahan lama dan insulin dari bakteri
  •  B.KEJU Dalam pembuatan keju dicampurkan. Akibat dari kegiatan bakteri tersebut pH menurun dan susu terpisah menjadi cairan whey dan dadih padat, kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk mengumpulkan dadih. Enzim renin dewasa ini telah digantikan dengan enzim buatan, yaitu klimosin. Dadih yang terbentuk selanjutnya dipanaskan pada temperataur 32’C-420’C dan ditambahkan garam, kemudian ditekan untuk membuang air dan disimpan agar matang. Adapun whey yang terbentuk diperas laludigunakan untuk makanan
  • C. Metega Pembuatan mentega menggunakan mikroorganisme Streptococcus lactis dan Lectonostoceremoris. Bakteri-bakteri tersebut membentuk proses pengasaman. Selanjutnya, susu diberi cita rasa tertentu dan lemak mentega dipisahkan. Kemudian lemak mentega diaduk untuk menghasilkan mentega yang siap dimakan.
  •     Tape merupakan makanan tradisional hasil fermentasi yang menggunakan ragi tape [yast] jenis jamur utama dalam ragi tersebut adalah Saccharomyces cerevisiae. Selain itu, terdapat juga jamur dari golongan Candida sp., Hansenula sp., Aspergillus sp. dan juga bakteri asam laktat (Lactobacillus sp.). Dari metabolismenya, bakteri asam laktat rasanya kecut. Oleh karena itu, terkadang rasa tape menjadi agak kecut. Zat makanan yang dibutuhkan Saccharomyces sp. adalah zat tepung (pati atau amilum). Untuk dapat menyerapnya, jamur mengeluarkan enzim untuk merombak amilum menjadi gula sederhana. Di dalam tubuh jamur kemudian zat gula akan dirombak. Perombakan gula berlangsung tanpa oksigen. Keberadaan oksigen justru akan menghambat aktivitas pertumbuhan jamur. Proses fermentasi akan menghasilkan zat sisa, yaitu berupa alkohol, CO2, dan H20 (uap air). Coba perhatikan tape yang dibungkus plastik! Selain plastik akan mengembung , plastik menjadi keruh karena titik-titik uap air pada dinding plastik. Bila kita mencium aroma gasnya, maka akan terasa aroma alkoholnya. Proses perombakan bahan makanan tanpa oksigen inilah yang disebut fermentasi. Bahan baku untuk tape adalah bahan yang banyak mengandung zat tepung. Bahan baku paling umum digunakan adalah beras ketan dan singkong.
  •  2.PRODUK MAKANAN NON SUSU a.KECAP Dalam pembuatan kecap, jamur, aspergillus oryzae dibiak kan pada kulit gandum terlebih dahulu. Jamur aspergillus oryzae bersama-samadengan bakteri asam laktat yang tumbuh pada kedelai yang sudah dimasak menghancurkan campuran gandum. Setelah proses fermentasi karbohidrat berlangsung cukup lama akhirnya akan dihasilkan produk kecap.
  •  b.TEMPE Tempe kadang-kadang dianggap sebagai bahan makanan masyarakat golongan menengah kebawah, sehingga masyarakat merasa gengsi memasukkan tempe sebagai salaht satu menu makanan. Namun tempe sebenarnya mempunyai manfaat. Jenis tempe sebenarnya sangat beragam,bergantung pada dasarnya. TEMPE BUNGKIL Memiliki banyak khasiat , seperti dapat mencegah dan mengendalikan diare, mempercepat proses penyembuhan duodenitis, memperlancar pencernaan, menurunkan kadar kolestrol, mengurangi toksisitas, meningkatkan vitalitas, mencegah anemia,menghambat ketuaan, serta mampu menghambat jantung koroner, penyakit gula dan kanker.
  •  D. NATA DE COCO Jenis makanan ini berasal dari Filipina,negara penghasil kelapa yang sangat besar dengan volume air kelapa yang besar pula. Kata coco berasal dari “cocos” nama latin dari kelapa, yaitu nucifera. Nata adalah nama lain dari penemunya. Air kelapa mengandung nilai gizi tinggi sehingga nata hasil fermentasinya juga bernilai gizi tinggi, diantaranya adalah serat, yaitu selulosa, kalsium(Ca), fosfor(P), zat besi(Fe), lemak, dan karbohidrat. Keberhasilan pembuatannya dipengaruhi oleh: a. Perbandingan bibit nata dengan air kelapa b.kualitas air kelapa c.suhu inkubasi d.kualitas starter e.kebersihan alat f.angin g. Keasaman (ph) media (sebaiknya antara 3, 5-4) Selain air kelapa, nata juga dapat dibuat dari sari nanas dan air kedelai. Nata ayang terbuat dari sari nanas disebut nata de pina,adapun nata dari air kedelai disebut nata de soya.
  •  3.Fermentasi Sari Buah Cuka apel dihasilkan dari fermentasi dari sari buah apel dengan bakteri asam cuka, yaitu Aerobacter sp dan Saccharomyces cerevisae. Pada umumnya, fermentasi berlangsung dalam kondisi anaerob.Akan tetapi, fermentasi asam cuka tidaklah benar – benar anaerob karena masih membutuhkan oksigen. Oksigen dibutuhkan untuk mereokdasi koenzim yang terbentuk dari hasil fermentasi anaerob. Fermentasi tersebut dinamakan fermentasi aerob fakultatif.
  •  4.Produksi Protein Sel Tunggal Protein sel tunggal dihasilkan dari tape, khususnya Saccharomyces sp. Jamur tersebut ditumbuhkan dalam media cair dengan suplai O2 yang cukup dan secara periodik diberi tambahan nutrien. Produk yang dipanen dapat berupa biomassa sel Saccharomyces sp, merupakan sumber protein.
  •  Produksi Enzim dan Pemanfaatannya No Jenis Enzim Sumber Enzim Pemanfaatanya 1 Amilase Aspergillus oryzae Industri makanan (jamur) dan dan industri tenun Bacillus subtilis(bakteri) 2 Protease kapang Aspergillus oryzae Pelunak roti 3 Protease bakteri Bacillus subtilis Pelunak daging 4 Penisilinasilase Escherichia coli Pembuatan penisilin semi sintetis 5 Renin Mucor sp Produksi keju
  •  b.Bioteknologi Bidang Pertanian 1.Penyilangan tanaman Teknik penyelangan tanaman disebut hibridasi atau pembastaran. Pembastaran yang umum dilakukan adalah antar jenis organisme dalam satu marga. Dalam beberapa aksus, pembastaran bahkan dapat terjadi antar suku, walaupun tingkat keberhasilannya kecil. Contoh hasil pembastaran diantaranya tanaman hibrida, seperti kelapa, mangga dan jagung. Pada tanaman tertentu, penyilangan antara dua tanaman sejenis yang berbeda ploidi, akan menghasilkan tanaman yang tidak berbiji. Contohnya, dengan menyilangkan tanaman diploid(2n)dengan triploid(3n) pada tanaman anggur dan semangka. Gagalnya pembentukan biji tersebut tidak menghalangi pertumbuhan buah. Contoh hasil persilangan pada tumbuhan, misalnya padi IR 36, IR 54, Cisadane, dan Bogowonto.
  • 3) Penanaman secara hidroponik Hidroponik berasal dari kata bahasa Yunani hydro yang berarti air dan ponus yang berarti daya. Jadi, hidroponik artinya memberdayakan air. Pemberdayaan ini dapat berarti air sebagai media utama atau sebagai pendorong keberhasilan teknologi ini. Hidroponik juga dapat didefinisikan sebagai soiless culture atau budi daya tanpa menggunakan tanah. Hidroponik adalah sistem penanaman tumbuhan dengan prinsip pemberian makanan secara buatan. Dalam praktiknya hidroponik dilakukan berbagai metode, tergantung media yang digunakan. Adapun metode yang digunakan dalam hidroponik, antara lain metode kultur air (menggunakan media air), metode kultur pasir (menggunakan media pasir, dan metode porus (metode menggunakan kerikil, pecahan batu bata,dan lain-lain). Metode yang tergolong berhasil dan mudah diterapkan adalah metode pasir. Hidroponik dapat digunakan untuk membudidayakan tanaman secara komersial karena memiliki keungggulan sebagai berikut: a)Hemat pupuk,karena pemberiannya diatur sesuai jumlah dan jenis mineral yang dibutuhkan tumbuhan. b)Kualitas dan kuantitas buah setiap tanaman dapat diatur dan ditingkatkan. c)Bebas serangan hama yang berasal dari tanah. d)Tidak harus memerlukan lahan/tanah, dapat didalam ruangan /diaatas asap bangunan. -Kultur air Kultur air adalahmetode hidroponik dengan menggunakan air sebagai medium(substrat) tanamnnya. Dalam air,tanaman yang akan dibudidayakan diteempatkan di dalaan air yang sudah dicampur dengan ukultur unsur hara yang diperlukan untuk pibudertumbuhan dan perkembanganya.Agar tanaman yang dibudidayakan dapat berdiri tegak,diperlukan penyangga batang dan akar tanaman. -Kultur pasir Kultur pasir adalahmetode hidropolik dengan menggunakan pasir,arang,batu-batuan,atau sabut kelapa sebagai medium tanamannya.
  •                  Beberapa Keuntungan bercocok tanam dengan hidroponik ●Tanaman dapat dibudidayakan di segala tempat ●Resiko kerusakan tanaman karena banjir, kurang air, dan erosi tidak ada ●Tidak perlu lahan yang terlalu luas ●pertumbuhan tanaman lebih cepat ●Bebas dari hama ●Hasilnya berkualitas dan berkuantitas tinggi ●Hemat biaya perawatan ●Pengguanaan pupuk dapat diperhitungkan secermat mungkin sesuai kebutuhan tanaman Beberapa faktor lingkungan yang mempengaruhi perkembangan tanaman: ●Curah hujan ●Kelembaban ●Cahaya ●Temperatur ●Angin ●Elevasi ●Derajat keasaman (pH)
  • 4)Penanaman secara aeroponik Aeroponik berasal dari kata aero yang berararti udara dan ponus yang berarti daya. Jadi Aeroponik adaalh pemberdayaan udara.Sebenarnya aeroponik merupaakn tipe hidroponik ,karena air yang berisi larutan unsur hara disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar taanman. Butiran air dan hara tersebut akan diserap oleh akar-akar tanaman yang menggantung.Pada dasarnya,budidaya secara aeroponik dapat dilakukan: ●Styrofoam yang berbentuk lembaran diberi lubang pada bagian tengahnya dengan jarak 15 cm. ●Dengan menggunakan ganjal busa atau rockwool,semaian sayuran ditancapkan pada lubang tanam. ●Akar tanaman akan menjuntai bebas ke bawah ●Di bawah helaian stytrofoam, terdapat spinkler yang menyemprotkan kabut sehingga mengenai akar. ●Spinkler ini dijalankan oleh pompa air bertekanan tinggi secara terus menerus tanpa henti. ●Jika pompa berhenti terlalu lama, lebih dari 15 menit, maka tanaman akan menjadi layu sehingga diperlukan generator untuk cadangan listrik. Bagian terpenting aeroponik adalah pengikatan oksigen oleh kabut air sehingga kandunan oksigen untuk respirasi akar meningkat. Pembudidayaan tanaman denan sistem aeroponik belum banyak dilakukan di Indonesia. Hal itu disebabkan masih adanya beberapa faktor: ●Tingginya biaya instalasi ●Sistem pengelolaan dan kontrol yang rumit pada umumnya dapat menyulitkan petani. ●Petani harus menguasai berbagai ilmu agar mengetahui cara pemberian nutrisi yang tepat untuk tiap-tiap jenis tanaman.
  • 2.Bioteknologi Modern a.Bioteknologi Bidang Pertanian ●Pembuatan tumbuhan yang mampu mengikat nitrogen Nitrogen merupakan unsur esensial dari protein DNA dan RNA . Pada tumbuhan polong-polongan sering ditemukan nodul pada akarnya. Didalam nodul tersebut terdapat bakteri Rhizobium yang dapat mengikat nitrogen bebas dari udara, sehingga tumbuhan polong-polongan dapat mencukupi kebutuhan nitrogennya sendiri. ●Pembuatan tumbuhan tahan hama Tanaman yang tahan hama dapat dibuat melalui rekayasa genetika dengan rekombinasi gen dan kultur sel. ●Kultur jaringan kultur jaringan memanfaatkan kemampuan sel yang disebut totipotensi. Totipotensi adalah untuk tumbuh menjadi tanaman yang sempurna apabila sel tersebut diletakkan dalam lingkungan yang sesuai. Kultur jaringan adalah teknik perbanyakan tanaman dengan menggunakan suatu jaringan tanaman menjadi tanaman induknya. Dan yang baru mempunyai sifat-sifat seperti induknya. Teknik itu bisa juga disebut teknik Mikropropagasi(propagasi=perbanyakan). Teknik kultur jaringan memiliki beberapa sifat : ●Pemisahan atau pengambilan bagian dari organ, jaringan, atau sel suatu organisme kemudian ditumbuhkembangkan dalam suatu ruang. ●Bahan tanam dengan menggunakan sebagian kecil tubuh tumbuhan (organ, jaringan, sel) ●Menggunakan media yang berisi nutrisi lengkap dan hormon. ●Aseptik, artinya dikerjakan dalam kondisi steril
  • Langkah-langkah perbanyakan tanaman: 1.Penyiapan Media 2.Sterilisasi Exsplan 3.Penanaman Exsplan 4.Inkubasi Dan Perkembangan Exsplan 5.Aklimatisasi Tumbuhan yang diperbanyak dengan kultur jaringan adalah anggrek, gandum, wortel, kentang, pisang, mangga, dan bit. Keuntungan kultur jaringan : -Dalam waktu singkat dapat menghasilkan biit yang diperlukan dalam jumlah banyak -Sifat tanaman yang diukur sesuai dengan sifat tanaman induk. -Tanaman yang dihasilkan lebih cepat berproduksi. -Tidak membutuhkan area tanam yang luas. -Tidak perlu menunggu tanaman dewasa, kita sudah dapat membiakkannya.
  • 4.Tanaman Transgenik OOrganisme Transgenik adalah organisme yang mendapat sisipan tertentudari organisme lain. Organisme transgenik dikembangkan untuk berbagai macam kepentingan: ●Produksi bahan biofarmase(untuk diagnosik dan pengobatan) ●Menciptakan bibit unggul(tumbuhan maupun hewan) ●Terapi gen untuk mengatasi penyakit keturunan. No Tanaman Transgenik Sifat yang dimiliki 1 Tomat Proses pematangan buah yang lambat sehingga daya simpannya lebih lama 2 Tomat,kentang,jagung Tahan terhadap insektisida 3 Kentang Tahan terhadap serangan serangga dan virus 4 Kedelai,Kapas,jagung, gula bit Tahan terhadap herbisida 5 Pepaya,sguash Tahan terhadap serangan virus 6 Kapas,jagung,padi Tahan terhadap herbisida,serangan serangga dan hama 7 Padi Kadar betakarotennya tinggi(provitamin A) 8 Kedelai Kadar asam lemak oieatnya tinggi
  • b.Bioteknologi Bidang Peternakan 1.Inseminasi Buatan inseminasi buatan adalah persilangan dengan cara memasukkan sperma ternak pejantan ke dalam saluran reproduksi ternak betina menggunakan suatu alat yang disebut inseminator.
  • 2.Klon(kloning) Kata klon berasal dari bahasa yunani purba yang berarti ranting atau cangkokan. Klon adalah satu atau sekumpulan individu hasil perbanyakan secara aseksual dari satu induk. Proses pembuatan klon disebut pengklonan(kloning). Berdasarkan definisi tersebut teknik kultur jaringan dapat disebut kloning. Prinsip kerja kloning didasarkan pada teknik transfer atau pemindahan inti (Somatic Cell Nuklear Transfer=SCNT). Secara sederhana, prinsip kloning dengan teknik ini dilakukan dalam 2 cara: a.Pemindahan inti sel tubuh ke sel telur langkah-langkah: ●mengambil sel telur masak dari tubuh induk betina(belum dibuahi) dan menmpatkannya dalam cawan petri. ●Inti dari sel telur tersebut diambil(dihilangkan intinya) ●Mengambil sel donor yang berasal dari sel tubuh(2n) ●Menggabungkan sel tubuh dengan sel telur yang telah dihilangkan intinya tadi. ●Menyeleksi embrio(blastosis) yang berkembang dengan baik kemudian memasukkannya ke dalam rahim induk betina. b.Pemindahan inti sel tubuh ke sel telur yang telah dibuahi(zigot) Inti sel tubuh yang digunakan sebagai pengganti inti sel dapat bermacam-macam: ●Sel kelenjar susu ●Sel kulit ●Sel embrio(mudah dipisah- pisahkan)
  • 3. Hewan Transgenik Transgenik pada hewan sangat berkaitan erat denngan perkembangan teknologi kloning. Hewan transgenik yang telah berhasil diciptakan, antara lain, tikus, domba, kambing, dll.
  • c.Bioteknologi Bidang Kedokteran 1.Pembuatan antibodi monoklonal Antibodi monoklonal adalah antibodi yang diperoleh dari suatu sumber tunggal. Manfaat antibodui monoklonal: ●untuk mendeteksi kandungan hormon korionik gonadotropin dalam urine wanita hamil. ●mengikat racun dan menonaktifkannya ●mencegah penolakan tubuh terhadap hasil transplantasi jaringan lain.
  • 2.Pembuatan Vaksin ● Vaksin adalah sediaan antigen yang berupa senyawa protein atau karbohidrat, antara lain dalam bentuk toksin atau enzim. ●Vaksinasi adalah pencegahan penyakit melalui imunisasi dengan cara pemberian vaksin secara oral(melalui mulut) atau injeksi(suntikan). ● Imunisasi adalah usaha untuk memberi kekebalan tubuh dari suatu penyakit denan cara memasukkan suatu kedalam tubuh. kekebalan tubuh di bedakan menjadi 2: ● kekebalan aktif yaitu kekebalan yang diperoleh karena tubuh mampu membentuk antibiotik sendiri . ● kekebalan pasif yaitu kekebalan yang diperoleh dalam bentuk jadi dari organisme lain. Vaksin yang dipakai dapat diperoleh dari bahan-bahan: a.Bahan yang dipakai berupa vaksin tidak aktif dari bakteri yang sudah mati. b.Bahan yang dipakai berupa bakteri atau virus penyebab penyakit(patogen)yang masih hidup terapi telah dilemaahkan. c.Bahan yang dipakai berupa toksoid d.Bahan yang dipakai berupa suspensi ekstrak atau bagian antigen dari suatu patogen.
  • tibiotika Antibiotika adalah suatu zat yang dihasilkan oleh organisme tertentu dan berfungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme lain yang ada disekitarnya. 4.Pembuan hormon Dengan rekayasa DNA,dewasa ini telah digunakan mikroorganisme untuk memproduksi hormmon. Hormon-hormon ysng telah diproduksi, misalnya, insulin, hormon pertumbuhan, kortison, dan testosteron. 5.Pembuatan insulin dari bakteri yang disisipi gen insulin mamalia. Bakteri yanng disisipi gen insulin dapat dengan cepat memproduksi hormon insulin yang digunakan untuk membantu penderita kencing manis. 6. Pembuatan insulin dari bakteri Echenricia coli yang disisipi gen penisii Proses pembuatan insulin: 1.Mengisolasi plasmiddari E.coli. Plasmid adalah salah satu bahan genetik bakteri yang berupa untaian DNA berbentuk lingkaran kecil. 2. Plasmid yang telah diisolir di potong pada segmen tertentu menbggunakan enzim restriksi endonuklease. Sementara itu DNA yang diisolasi dari sel pankreas dipotong pada suatu segmen untuk mengambil segmen pengkode insulin. 3. DNA kode insulin tersebut disambungkan pada plasmid menggunakan bantuan enzim DNA ligase Hasilnya adalah kombinasi DNA kode insulin dengan plasmid bakteri yang disebut DNA rekombinan. 4. DNA rekombinan yang terbentuk disisipkan kembali ke sel bakteri. 5. Bila bakteri E.coli berkembangbiak,mak a akan dihailkan koloni bakteri yang memiliki DNA rekombinan 3.Pembuatan an
  • 7.Bayi tabung Bayi tabung adalah bayi yang dihasilkan dari feltirisasi in vitro. Pada teknonogi reproduksi ini peleburan antara sperma dan ovum dilakukan di cawan kaca(petridis). Hasil feltirisasi in vitro tersebut kemudian ditanamkan ke dalam rahim ibu. Secarra singkat teknik bayi tabung dapat dijelaskan: a.Ovum diambil dari ovarium dengan alat laparoskop b.Ovum diletakkan di cawan kaca yang berisi media yang sesuai. c.Sperma yang terdapat dalam semen dimasukkan kedalam cawan kaca. d.Sebuah sperma membuahi ovum membentuk zigot. e.Zigot dipindahkan ke cawan kaca baru yang berisi biakan zat hara untuk membantu pertumbuhan nya. Zigot mulai membelah diri. f.Dalam waktu 2 hari zigot membelah diri menjadi 8 atau16 sel embrio. g.Biakan yang berisi embrio ditanamkan ke dalam rahim dengan alat khusus. 8. Memastikan jenis kelamin anak Jenis kelamin anak ditentukan oleh kromosom X dan Y. Perempuan memiliki kromosom XX dan laki-laki mempunyai kromosom XY. 9.Kloning terapi
  • d.Bioteknologi Bidang Lingkungan 1.Limbah Limbah adalah bahan-bahan yang sudahtak dikehendaki manusia. Cara yang tepat untuk mengolah limbah yaitu dengan mendaur ulang bahan-bahan yang sudah tidak terpakai, agar tidak membuat lingkungan kotor. Beberapa bentuk pemanfaatan mikroorganisme untuk pengolahan limbah: 1.Pembuatan bokhasi, suatu kompos yang dibuat dengan memanfaatkan mikroorganisme perombak limbah yang efektif agar pengomposan dapat berjalan dengan sangat cepat. 2.Produksi biogas, dengan memanfaatkan bakteri-bakteri penghasil gas metan, yaitu golongan bakteri metanogen. Biogas digunakan untuk sumber energi alternatif. 3.Perbaikan lingkungan dari pencemaran, seperti: ●Pencemaran minyak bumi, yaitu dengan bakteri Pseudomonasputida. Bakteri tersebut memiliki kemampuan merombak residu minyak bumi. ●Pencemaran logam berat dari limbah industri, yaitu menggunakan bakteri untuk menyerap zat-zat logam berat yang mencemari lingkungan. Bakteri yang dimanfaatkan adalah Thiobacillus ferrooxidans dan Bacillus subtilis. ●Pencemaran limbah organik, yaitu dengan memanfaatkan tumbuhan air seperti enceng gondok
  • 2.Bahan bakar Alternatif bahan bakar masa depan untuk menggantikan minyak, antara lain adalah biogas dan gasohol. Biogas dibuat dalam fase anaerob dalam fermentasi limbah kotoran makhluk hidup. Pada fase anaerobakan dihasilkan gas metana yang dibakar dan digunakan untuk bahan bakar.
  • D.DAMPAK BITEKNOLOGI BAGI MANUSIA DAN LINGKUNGAN 1.Dampak positif a.Bidang Pangan 1)Berbagai produksi pangan khususnya produk fermentasi yang berkembang sebagai industri rumah tangga memberikan dampak positif bagi masyarakat, antara lain: ● dapat menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat dan mengurangi pengangguran. ● memberi penghasilan tambahan untuk usaha sampingan. ● menigkatkan nilai ekonomi suatu barang dengan biaya yang murah ● secara teknik, prosedur dan alatnya sederhana sehingga mudah dikerjakan. 2) Dihasilkan sumber alternatif untuk memenuhi kebutuhan gizi,seperti produksi Chlorella sp dan spirulina sp 3) Hewan dan tumbuhan transgenik diharpkan dapat mengatasi kekurangan pangan dengan meningkatkan kualitas dan jumlah produksinya. b.Bidang Pertanian dan Peternakan 1) penggunaan pupuk biologi terbukti dapat meningkatkan hasil produksi komoditas pertanian. 2) Meningkatkan nilai ekonomi tanaman produksi dengan menggunakan teknik kultur jaringan. 3) Penggunaan agen biologi pengontrol hama dan mengurangi residu pestisida pada produk pertanian. c. Bidang Kedokteran dan Farmasi 1)Produk obat-obatan dengan rekayasa genetika diharapkan dapat menjadi terobosan baru di bidang farmasi dan kedokteran 2) Penemuan teknik-teknik kedokteran d.Bidang Lingkungan 1)Teknologi pembuatan bokashi mampu mengatasi menumpuknya sampah kota yang menimbulkan bau dan sumber penyakit. 2) Teknologi bioremediasi mampu mengatasi pencemaran lingkungan. 3) Mengurangi tingkat pencemaran oleh penggunaan obat-obatan pertanian yang berbahaya melalui pemanfaatan agen-agen bilogi pengendali hama dan penyakit yang ramah lingkungan.
  • SOAL 1. Vaksin dimanfaatkan manusia untuk…… a. Mengobati penyakit tertentu b. Mengobati dan mencegah penyakit tertentu c. Mengobati semua penyakit d. Membentuk kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit JAWABAN: (d) 2. Produk bioteknologi yang menggunakan bahan dasar susu adalah…… a. Nata de coco b. Tempe c. Kecap d. Keju JAWABAN: (d) 3. Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan oncom adalah…… a. Singkong b. Sayuran c. Ampas Tahu d. Tongkol Jagung JAWABAN: (c) 4. Biogas merupakan hasil bioteknologi yang dapat dimanfaatkan sebagai…… a. Sumber energi alternatif b. Pupuk alami c. Bahan makanan sumber protein d. Penyedia cadangan makanan JAWABAN: (a) 5. Pengolahan tanah di daerah gambut dilakukan dengan cara…… a. Rumput disiangi b. Tanah harus digemburkan c. Pengaturan jarak tanaman d. Diberi kapur secukupnya JAWABAN: (d) 6. Chiorella Sp dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan…… a. Yoghurt b. Kecap c. Tapai d. Protein sel tunggal JAWABAN: (d) 7. Produk fermentasi susu yang benar adalah…… a. Mentega, Yoghurt, Bir b. Kecap, Keju, Tape c. Bir, Kecap, Keju d. Keju, Mentega, Yoghurt JAWABAN: (d) 8. Metode yang tepat untuk bercocok tanam di daerah perkotaan adalah…… a. Ekstensifikasi pertanian b. Kultur pasir c. Kultur jaringan d. Hidroponik JAWABAN: (d) 9. Bioteknologi berikut yang memanfaatkan mikro organisme adalah…… a. Hidroponik b. Produksi hormon insulin c. Aeroponik d. Inseminasi pada sapi perah JAWABAN: (b) 10. Teknik yang digunakan dalam cloning pada Dolly adalah…… a. Kultur embrio b. Kultur sel c. Transfer inti sel somatic d. Kultur jaringan JAWABAN: (c)