Bab 4 kelangsungan hidup organisme
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Bab 4 kelangsungan hidup organisme

on

  • 31,112 views

 

Statistics

Views

Total Views
31,112
Views on SlideShare
31,112
Embed Views
0

Actions

Likes
2
Downloads
202
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Bab 4 kelangsungan hidup organisme Bab 4 kelangsungan hidup organisme Presentation Transcript

  • NINAARIEF NOFITACHANDRA DWI SHOFIYYAH
  • 1. ADAPTASI MORFOLOGI Adaptasi morfologi adalah penyesuaianmakhluk hidup melalui perubahan bentukorgan tubuh yang berlangsung sangat lamauntuk kelangsungan hidupnya. Adaptasimorfologi merupakan bentuk adaptasi yangmudah diamati baik pada hewan maupuntumbuhan karena tampak dari luar.
  • a. Adaptasi Mofologi Pada Manusia 1. Warna kulit pada Manusia. 2. Susunan gigi pada Manusia.b. Adaptasi Morfologi Pada Hewan 1) Bentuk kaki unggas bermacam-macam sesuai tempat hidupnya, misalnya:• *Kaki itik mempunyai selaput untuk membantu pada waktu berenang.• *Kaki elang pendek, kuat, dan tajam untuk mencengkeram mangsanya.• *Kaki burung pelatuk mempunyai dua jari kedepan dan dua jari kebelakang yang berfungsi untuk memanjat pohon.• *Kaki burung kutilang panjang dan melengkung yang fungsinya untuk bertengger.
  •  2) Bentuk paruh unggas bermacam-macam sesuai jenis makanan dan cara makannya, misalnya: *Itik berparuh lebar dan pendek yang berfungsi untuk menangkap makanan yang licin, seperti ikan dan katak. *Paruh burung elang agak panjang dan runcing, fungsinya untuk merobek mangsanya. *Paruh burung nuri dan kakak tua bentuknya kecil, runcing, dan melengkung berfungsi untuk memakan biji-bijian. *Paruh burung kolibri bentuknya panjang, kecil, dan runcing berfungsi untuk mengisap madu.
  • 3) Tipe mulut serangga bermacam-macam sesuai dengan makanannya. Ada empat tipe mulut sarangga,yaitu: Tipe pengisap, misalnya pada kupu-kupu. Tipe mulut pengisap dan penjilat, misalnya pada lalat dan lebah. Tipe mulut pengisap dan penusuk, misalnya pada nyamuk. Tipe mulut penggigit dan pengunyah, misalnya pada jangkrik, belalang dan lipas.
  • c. Adaptasi Morfologi Pada Tumbuhan 1) Tumbuhan yang hidup di air (hidrofit), seperti teratai mempunyai daun lebar dan tipis, banyak terdapat stomata di permukaan atas yang fungsinya untuk mempermudah penguapan, batang berongga, dan akar ercabang-cabang pendek. 2) Tumbuhan yang hidup di tempat lembab (higrofit), memiliki organ dengan kemampuan kusus untuk mengatasi kondisi lingkungannya. Daunnya memiliki bentuk yang tipis dan berukuran lebar supaya proses penguapan yang berlansung padanya terjadi cepat. Contoh keladi dan paku-pakuan. 3) Tumbuhan yang hidup di tempat kering (xerofit), memiliki daun yang tebal, sempit, dan berlapis lilin
  • (kutikula). Dalam hal ini kutikula berfungsi untukmengurangi penguapan (kehilangan) air melalui daun.Umumnya, tumbuhan ini memiliki batang yang tebalsebagai tempat menyimpan cadangan air. Akarnyaberukuran panjang agar dapat mencapai tempat airyang jauh. Contoh tumbuhan kaktus dan kurma.
  • 2. ADAPTASI FISIOLOGI Adaptasi Fisiologi adalah penyesuaian diri makhluk hidup melalui fungsi kerja organ-organ tubuh supaya bisa bertahan hidup. Adaptasi fisiologi tidak mudah dilihat karena berkaitan dengan proses metabolisme didalam tubuh, misalnya pernapasan, ekskresi, dan pencernaan makanan. Adaptasi fisiologi terjadi pada tumbuhan, hewan, dan manusia. Tumbuhan melakukan adaptasi fisiologi antara lain
  • a. Adaptasi fisiologi Pada Manusia *Jumlah sel darah merah orang yang tinggal di pegunungan lebih banyak jika dibandingkan dengan orang yang tinggal dipantai/dataran rendah. Hal ini terjadi karena semakin tinggi letak suatu daerah kadar oksigen semakin berkurang. *Ukuran jantung para atlet rata-rata lebih besar dari pada ukuran jantung orang kebanyakan *Pada saat udara dingin, orang cenderung lebih banyak mengeluarkan urine
  • b. Adaptasi fisiologi Pada Hewan Hewan herbivora dapat mencerna makanan yang berupa rumput atau daun yang banyak mengandung serat ( selulosa) dengan bantuan enzim selulase. Hewan unta yang punya kandungan air di punuknya untuk menyimpan air agar tahan tidak minum di padang pasir dalam jangka waktiu yang lama. Anjing laut memiliki lapisan lemak yang tebal untuk bertahan di daerah dingin Ketajaman indra penciuman anjing
  • c. Adaptasi fisiologi Pada Tumbuhan Tumbuhan yang penyerbukannya dibantu oleh serangga menpunyai bunga yang berbau khas Tumbuhan tertentu menghasilkan zat khusus yang dapat menghambat pertumbuhan tumbuhan lain atau melindungi diri terhadap herbivora. Misalnya ,semak azalea di Jepang menghasilkan bahan kimia beracun sehingga rusa tidak memakan daunnya.
  • Adaptasi tingkah laku adalah penyesuaian diri terhadap lingkungan dengan mengubah tingkat laku supaya dapat mempetahankan kelangsungan hidupnya.a. Adaptasi Tingkah Laku pada Manusia membangun rumah panggung di hutanb. Adaptasi Tingkah Laku pada Hewan * Mimikri Mimikri adalah teknik menipulasi warna kulit pada binatang. Misalnya bunglon yang dapat mengelabuhi binatang predator / pemangsa sehingga sulit mendeteksi kebewradaan bunglon untuk dimangsa.
  •  Gambar:bunglon
  • * Hibernasi hibernasi adalah teknik bertahan hidup padalingkungan yang keraas dengan cara tidurmenonaktifkan dirinya. Hibernasi dapatmelangsungkan berbulan-bulan seperti pada beruangdimusim dingin. Contoh hewan yang berhibernasi adalahular, ikan, beruang, kura-kura, dan bengkarung.
  •  Gambar beruang
  • * Autonomi Autonomi adalah teknik bertaha hidup dengan cara mengorbankan salah satu bagian tubuh. contoh autonomi yaitu pada cicak jika mereka terancam.
  • • ESTIVASI Estivasi adalah menonaktifkan diri (dorman)pada saat kondisi lingkungan tidak bersahabat.Bedanya dengan hibernasi adalah estivasidilakukan pada musim panas dengan suhuudara yang panas dan kering. Contoh hewan yang berestivasi adalah lemurkerdil.
  •  Cumi-cumi mengeluarkan tinta/cairan hitam ketika ada bahaya yang mengancamnya. Cumi-cumi juga mampu mengubah-ubah warna kulitnya sesuai dengan warna lingkungan. Secara berkala, paus muncul dipermukaan air untuk menghirup udara dan menyemprotkan air. Paus melakukan tindakan demikian karena alat pernafasannya yang berupa paru-paru tidak dapat memanfaatkan oksigen yang terlarut didalam air. Anak rayap menjilati dubur induknya untuk memperoleh flagellata penghasil enzim selulase untuk membantu mencerna makanannya yang berupa kayu.
  •  Rayap dewasa sering memakan kembali kelupasan kulitnya untuk memperoleh kembali flagellata penghasil enzim selulase. Kerbau suka berkubang (mandi lumpur) untuk mengurangi pengaruh panas pada tubuhnya dan juga untuk membuat agar kulitnya yang tebal menjadi lunak.
  • C. ADAPTASI TINGKAH LAKU PADA TUMBUHAN Pada saat lingkungan dalam keadaan kering, tumbuhan yang termasuk jahe- jahean akan mematikan sebagaian tubuhnya yang tumbuh di permukaan tanah. Pada musim kemarau tumbuhan tropofit, misalnya pohon jati dan randu, menggugurkan daunnya.
  • B. SELEKSI ALAM Karena alam atau habitat suatuorganisme selalu menggalamiperubahan, sehingga perubahan tersebutmempengaruhi organisme yang hidup didalamnya. Organisme yang dapatberadaptasi terhadap perubahan itu akanselamat, tetapi organisme yang tidakmampu beradaptasi akan mati ataumencari tempat lain yang cocok.Sehingga secara tidak langsung alammelakukan seleksi terhadap makhlukyang hidup di dalamnya. Peristiwa inidisebut seleksi alam.
  • Seleksi alam dapat terjadi pada setiap tahap kehidupan organisme, antara lain:- Tahap zygot: tak dapat menjadi organisme muda- Tahap organisme muda: tak dapat menjadi organisme dewasa- Tahap organisme dewasa: tak dapat melakukan reproduksi Dari tanggapan seleksi tersebut, yang paling mudah terjadi saat sebelum reproduksi. Agar dapat bertahan hidup dan tak terjadi seleksi alam maka organisme dapat menyesuaikan diri terhadap kondisi lingkungan.
  • Berikut ini contoh seleksi alam yang terjadi pada populasikupu-kupu Biston betularia di Inggris . Sebelumberkembangnya industri dinegara Inggris terdapat kupu-kupuyang berwarna cerah dan berwarna gelap disebut Bistonbetuliaria. kupu-kupu yang berwarna cerah jumlahnya jauh lebihbaik banyak dibandingkan dengan kupu-kupu yang bersayapgelap, sebab apabila kupu-kupu yang bersayap cerah hinggapdi pohon tidak mudah dilihat pemangsa karena warna sayapseperti kulit pohon. setelah berkembangnya industri di Inggris jumlah popuilasikupu-kupu yang bersayap gelap lebih banyak dari pada jumlahkupu-kupu yang bersayap cerah. Apakah penyebabnya?Karena adanya perkembangan industri maka asap-asap pabriktelah merubah lingkungan hidup kupu-kupu. Batang-batangpohon menjadi dewasa berwarna gelap tertutup oleh gejalaakibatnya bagi Biston betularia yang berwarna gelap lebihterlindung dari musuh-musuhnya daripada yang bersayapcerah. Akibatnya banyak kupu-kupu Biston betularia yangbersayap gelap akan mampu berkembangbiak, sedangkanyangbersayap cerah akan menyusut jumlahnya karena mudahterlihat musuh.
  •  Dengan adanya seleksi alam dan adaptasi menyebabkan terjadinya perubahan jenis makhluk hidup dari generasi ke generasi. Jika proses tersebut berlangsung dalam waktu yang lama, maka perubahan tersebut dapat mengarah kepada terbentuknya spesies baru. Peristiwa itu disebut Evolusi. Evolusi adalah suatu proses perubahan makhluk hidup yang tejadi secara perlahan-lahan dalam jangka waktu yang sangat lama sehingga menimbulkan spesies baru.
  • tokoh evolusi yang sangat terkenal adalah Carles Robert Darwin, ia berpendapat bahwa :1. Spesies yang hidup sekarang, berasal dari spesies yang hidup dimasa silam.2. Evolusi terjadi karena seleksi alam. pendapat ini didukung pengamatannya macam- macam burung Finch yang hidup dikepulauan Galapagos. Darwin menemukan kurang lebih 85 macam burung, burung-burung ini mempunyai paruh yang bentuk dan ukurannya berbeda-beda. Tampaknya burung-burung ini ada hubungannya dengan burung di Amerika Selatan.
  •  Menurut Darwin, bahwa nenek moyang burung Finch dikepulauan Galapagos berasal dari Amerika Selatan. Oleh karena suatu burung- burung finch harus berpindah ke kepulauan Galapagos. Di kepulauan Galapagos burung finch tersebut berpencar dalam berbagai lingkungan yang berbeda-beda akibatnya burung-burung tersebut harus menyesuaikan diri terhadap lingkungannya masing- masing, adaptasi ini terjadi turun temurun dan akhirnya dihasilkan variasi burung finch yang banyak.
  • D. REPRODUKSI/PERKEMBANGBIAKAN Reproduksi merupakan salah satu ciri makhluk hidupyang berfungsi agar suatu jenis makhluk hidup tidakmengalami kepunahan. Dengan berkembangbiakmakhluk hidup akan tetap lestari, bahkan bertambahbanyak. Kemampuan makhluk hidup menghasilkanketurunan dalam suatu waktu tertentu disebut Tingkatreproduks. Makhluk yang mampu menghasilkanketurunan sedikit dalam waktu yang lama dikatakantingkat reproduksinya rendah, misalkan badak, harimaubali, orang utan, paus biru. Sedangkan makhluk hidupyang m dan menghasilkan keturunan banyak dalamwaktu yang singkat dikatakan tingkat reproduksinyatinggi, misalkan ayam,tikus, anjing. Rendahnya tingkatreproduksi makhluk hidup dapat menyebabkan makhlukhidup tersebut langka dan terancam punah.
  • Cara reproduksi setiap makhluk hidup berbeda-beda. Bentuk reproduksi sel yaitu pembelahan sel. Ada 3 cara pembelahan sel, yatu :1. Amitosis : yaitu pembelahan sel tanpa melalui peleburan inti dan langsung menghasilkan 2 sel anak dengan jumlah kromosom sama dengan induknya. Contoh ; amoeba,bakteri,ganggang bersel satu.2. Mitosis : yaitu pembelahan sel yang menghasilkan 2 sel anak dengan jumlah kromosom sama dengan jumlah kromosom sel induk, dengan satu kali pembelahan. Contoh : pembelahan sel tubuh.3. Meiosis : yaitu pembelahan yang menghasilkan 4 buah sel dengan jumlah kromosom separuh dari jumlah kromosom sel induk, dengan mengalami dua kali pembelahan berturut-turut. Contoh : pembentukan sel kelamin.
  • 1. PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHANTumbuhan dapat berkembang biak secara vegetatif dan generatif.a. Perkembangbiakan Vegetatif Pada Tumbuhan perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan berbiji dapat dibbedakan menjadi dua yaitu: 1.perkembangbiakan vegetatif alami 2.perkembangbiakan vegetatif buatan
  • 1. Perkembangbiakan Vegetatif Alami Perkembangbiakan vegetatif alami adalah perkembangbiakan vegetatif yang terjadi secara alami ( tanpa campur tangan manusia ), meliputi: a. Rhizom rhizom (akar rimpang ) adalah akar yang tumbuh mendatar dan terletak di permukaan tanah. contohnya: pada tanaman lengkuas, kunyit, sansivera, dan temu lawak.
  • b. Geragih ( stolon ) Geragih ( stolon ) adalah batang yyangtumbuh menjalar di atas atau di bawahpermukaan tanah.contohnya: pada tanaman arbei dan pegagan.c. Tunas Adventif Tunas adventif adalah tunas yang tumbuhbukan pada ujung batang ataupun ketiak daun.contohnya: pada tanama cocorbebek, kesemek, dan sukun.
  • d. Umbi Lapis Umbi lapis adalah tunas yang mengalamimodifikasi, terdiri atas batang yangpendek, oleh daun-daun yang berdaging, danmenyerupai sisik.contohnya: pada tanaman bawangmerah, bawang putih dan bakung.e. Umbi Batang Umbi batang adalah batang yang tumbuh didalam tanah, ujungnya mengembungmembentuk umbi.contohya: pada tanaman kentang dan gembili.
  • f. Umbi Akar Umbi akar adalah akar yang berubah fungsiuntuk menyimpan cadangan makanan.contohnya: pada tanaman dahlia.g. Tunas Tunas yang berfungsi saebagai alatperkembangbiakan secara vegetatif adalahtunas yang tumbuh di pangkal batang danbersembunyi didalam tanah.
  • 2. Perkembangan Vegetatif Buatan perkembangan vegetatif buatan adalah perkembangan dengan bantuan manusia. Contoh- contoh vegetatif buatan yaitu: a. Setek setek adalah pemisahan atau pemotongan bagian tanaman untuk menghasilkan tanaman baru. Setek dibedakan menjadi 2 yaitu: 1. setek daun dilakukan dengan menanam daun atau potongan daun. concohnya: pada tumbuhan bogania dan cocor bebek. 2. setek batang dilakukan dengan menanam bagian atau cabang tanaman yang sudah cukup umurnya. contohnya: pada tumbuhan ketela pohon, sirih,mawar dan waru
  • b. Mencangkok Mencangkok biasanya dilakukan pada pohonbuah-buahanciontohnya: tumbuhan mangga, jambuair, rambutanc. Menempel ( okulasi ) Menempel ( okulasi ) adalah menggabungkanbagian tubuh dua tanaman yang berbeda untukmendapatkan tanaman dengan mutu yang lebihbaik.contohnya: bagian bawah berasal dari tanamanmangga yang rasanya asam tetapi memiliki akaryang kuat dan bagian atas berasal dari tanamanmangga yang rasanya manis tetapi akarnya kurangkuat.
  • d. Mengenten ( Menyambung ) tujuan utama mengenten sama denganokulasi, yaitu menggabungkan dua tanaman untukmendapatkan tanaman yang baru yang mutunyalebih baik. Kalau menempel dan menggabungkanbatang dengan kulit yang mengandung matatunas, mengenten dan menggabung batangdengan cabang tanaman lain yang buahnya sudahdiketahui kualitasnya.e. merunduk cara perkembangbiakan merunduk dilakukandengan merundukkan dan membenglokkan cabangtanaman sampai ke tanah kemudian ditimbuntanahContohnya: pada tanaman alamanda, apel dankaca piring
  • b. Perkembangbiakan Generatif Dalam perkembangbiakan ini organ yang berperan adalah bunga. Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan melibatkan dua proses yaitu: 1) Penyerbukan pada tumbuhan biji tertutup (Angiospermae), penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya/melekatnya serbuk sari di kepala putik. Sedangkan pada tumbuhan biji tertutup ( Gymnospermae ) yang disebut penyerbukan adalah melekatnya serbuk sari langsung pada bakal biji.
  • 2) Pembuahan yang dimaksut pembuahan itu adalahproses peleburan antara sel kelamin jantan(sperma) dan sel kelamin pada betina (sel teluratau ovum). Pembuahan pada Angiospermaeberlangsung dalam ruang bakal biji.
  • PERBEDAAN PERKEMBANGAN GENERATIF DAN Jenis VEGETATIF keuntungan kerugian perkembangbiakan  Tabel tentang perbedaan antara perkembangan generatif dengan vegetatif mudah tumbang • lama untukGeneratif • tidak • tidak mudah terserang menghasilkan buah penyakit • sifat anak belum tentu sama dengan indukVegetatif • waktu berbuah cepat • mudah tumbang • sifat anak sama dengan • mudah diserang sifat induknya penyakit
  • PERBEDAAN PERKEMBANGBIAKAN GENERATIF DAN VEGETATIFNo Faktor pembeda Reproduksi Generatif Vegetatif1. Induk Satu Dua2. Asal keturunan Bagian tubuh induknya Peleburan gamet jantan dan betina3. Sirat keturunan Sama dengan induknya Bervariasi (perpaduan sifat kedua induknya)
  • 2. Perkembangabiakan Hewan a. Perkembangbiakan Vegetatif Hewan 1. membelah diri perkembangbiakan dengan cara membelah diri hanya terjadi pada protozoa (hewan bersel satu) contohnya: Amoeba, Paramaecium, dan Euglena 2. Fragmentasi Pada fragmentasi, individu baru terbentuk dari potongan tubuh individunya. Masing-masing potongan tubuh akan tumbuh dan berkembang menjadi individu baru. contohnya: pada cacing Planaria
  • 3. Pembentukan Tunas contoh hewan yang melakukan reproduksidengan membentuk tunas ialah Hydra. Individubaru Hydra terbentuk dari bagian tubuh Hyndra dewasa, setelah cukup besar, tunas akan melepaskan diri dari tubuh induknya. contohnya: ubur-ubur,hewan karang dan anemon laut. 4. Sporulasi Sporulasi adalah proses pembelahan berganda (pembelahan multipel) yang menghasilkan spora. contohnya: pada Plasmodium
  • b. Perkembangbiakan Generatif a. Hewan Avertebrata 1. Protozoa perkembangbiakan generativ dengan cara konjugasi yaitu perkawinan antara duaindividu sejenis yang tidak diketahui jeniskelaminya. contohnya: Paramaecium caudatum 2. Porifera merupakan hewan bersel banyak dan bersifathermafrodit. Meskipun memounyai dua macam alatreproduksi, porifera tidak dapat melalukanreproduksi sendiri,dengan kata lain, untukmelakukan reproduksi tetap diperlukan dua individu
  • 3. Coelenterata Coelenterata (hewan berongga) sifatnya hermafrodit. Contohnya Hydra. Berbeda denganporifera, ovum Hydra dapat diubah oleh sperma yangdihasilkan oleh individu yang sama. 4. Vermes contoh vermes adalah cacing tanah. Cacing tanah bersifat hermafrodit. Namun pada cacing tanah tidakterjadi pembuahan sendiri kasena masaknya ovumdan sperma tidak bersamaan dan tidak ada saluran yangmenghubungkan ovarium dan testis. 5. Artropoda contoh anggota artropoda (hewan berbuku-buku) adalah udang. Udang bersifat gonokoristik, artinya alat reproduksi jantan dan betinanya terpisah pada dua individu berbeda
  • 5. Artropoda contoh anggota artropoda (hewan berbuku-buku) adalah udang. Udang bersifatgonokoristik, artinya alat reproduksi jantandan betinanya terpisah pada dua individuberbeda
  • b. Hewan Vertebrata pada Vertebrata, reproduksi hanya terjadisecara generatif. Semua hewan yang termasukVertebrata bersifat gonokoristik. Berdasarkantempat terjadinya, pembuahan dibedakanmenjadi dua macam, yaitu pembuahan luar(fertilisasi eksternal) dan menghasilkan dalam(fertilisasi internal).
  • 1) fertilisasi eksternal Pada fertilisasi eksternal pertemuan antarasperma dan ovum terjadi di luar tubuh indukbetina, tepatnya di air. Hewan yang melakukanfertilisasi eksternal menghasilkan sperma atauovum dalam jumlah yang sangat banyak. Hal inidilakukan untuk mengatasi banyaknyahambatan yang merintangi terjadinyapertemuan sperma dan ovum.
  • Hal-hal yang tidak menguntungkan bagiterjadinya fertilisasi eksternal antara lain: a. Arus air yang deras b. Hewan pemakan telir (predator) c. Pelepasan ovum dan sperma dalam waktu yang tidak bersama atau ovum sudah mati (kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan) sebelum bertemu sperma. Fertilisasi eksternal terjadi pada anggota Vertebrata yang termasuk kelas Pisces (ikan), dan Amphibia (amfibi).
  • 2. Fertilisasi Internal Pada fertilisasi internal pertemuan antarasperma dan ovum terjadi di dalam tubuh indukbetina, di saluran ovum yang disebutoviduk/saluran fallopi. Fertilisasi internal terjadipada anggota kelas Rertilia (hewanmelata),aves (burung),dan mamalia (hewanmenyusui).Hasil dari proses pembuahan adalah zigot yangakan tumbuh dan berkembang menjadi embrio.Berdasarkan letak dan cara memperolehmakanan pada masa perkembanganembrio,serta wujud embriopada waktu keluardari tubuh induknya dikenal tiga carareproduksi,yaitu:
  • a. ovipar (bertelur) adalah jenis reproduksi dengan cara menghasilkan telur yang berkembang dan menetes di luar tubuh induknya, misalnya: pada ayam, burung, ikan dan katak.b. ovovivivar (bertelur-beranak) adalahreproduksi yang menghasilkan telur dan memeliharanya didalam tubuh induknya,tetapi embrio tidak mendapatmakanan dari induknya. Pada kadal dan ular Boa.c. Vivipar (beranak) adalah reproduksi dengan cara memelihara teluryang dibuahi di dalam tubuh induknya dan selamapekembangannya, embrio mendapatkan makanandari inuknya, misalnya: pada kucing,kambing danhewan menyusui lainya.
  • No Nama hewan Masa hamil Jumlah anak1 Anjing 58-63 hari 1-122 Anjing laut 9-12 bulan 1-43 Babi 112-115 hari4 Beruang hitam 6 bulan5 Bison 270-285 hari6 Domba daging 144-147 hari7 Domba wol 148-155 hari8 Gajah 21 bulan 19 Gorila 8 bulan 110 Harimau 100-108 hari 2-411 Paus 360 hari 112 Jerapah 14-15 bulan13 kambing 150 hari 1-314 kanguru 38-39 hari 1-215 Keledai 365 hari16 Kelinci 1 bulan 1-1317 Kerbau 315 hari
  • No Nama hewan Masa hamil Jumlah anak19 Kuda 11 bulan 120 Lumba-lumba 9 bulan 121 Marmot 67-68 hari22 Unta 410 hari23 Rubah 49-50 hari 1-824 Rusa 7 bulan 225 Sapi Aberden 281 hari26 Sapi Ayrshire 279 hari27 Sapi Guernsey 283 hari28 Sapi Jersey 279 hari29 Sapi Shorthorn 282 hari30 Simpanse 226 hari 1-631 Singa 108 hari 1-432 Srigala 60-63 hari 1-1333 Tikus 19-21 hari 1-934 Tupai 16-19 hari 2-12