Akademi Teknik Mesin Industri                   Surakarta
Nama Kelompok :Moch. Irawan                          C-151Pantoro P                             C-152Rohmanudin           ...
Akademi Teknik Mesin Industri                   Surakarta
   Pahat bubut merupakan alat potong yang digunakan    untuk menyayat benda kerja dalam proses    pembubutan.   Prinsip ...
   Baja karbon tinggi: baja yang mempunyai kandungan karbon    0,5 % sampai 1.5 %. Alat potong yang berbahan baja karbon ...
   Ulet          agar alat potong tidak mudah patah                  terhadap beban kejut/getaran.   Keras          agar...
Akademi Teknik Mesin Industri                   Surakarta
Akademi Teknik Mesin Industri                   Surakarta
   Digunakan dalam    proses pembubutan    memanjang dengan    tujuan mengurangi    diameter benda kerja.   Karena plan ...
   Pahat ini digunakan untuk    pembubutan memanjang    ,pembubutan    muka(facing) dan    membuat chamfer 450   Dengan ...
   Pahat ini digunakan untuk    pembubutan memanjang    dan pembubutan muka    (facing).   Dengan plan angle 930,    seh...
   Pahat ini digunakan    dalam proses finishing    benda kerja.   Dengan plan angle 00    serta sisi potong berada    d...
   Pahat ini digunakan    dalam proses    pembubutan melintang    tegak lurus sumbu    benda kerja menuju    center.   P...
   Pahat     ini       dapat    digunakan           untuk    pembubutan    memanjang.   Dengan plan angle 900,    maka p...
   Pahat ini digunakan    untuk membuat alur    (groove) atau    memotong (cutting)    benda kerja.   Bentuk pahat pipih...
   Pahat ini digunakan    untuk memperbesar    lubang (boring) yang    telah ada sampai tembus.   Pahat ini mempunyai   ...
   Pahat ini digunakan    untuk memperbesar    diameter lubang    (boring), lubang    bertingkat (step).   Pahat ini mem...
Akademi Teknik Mesin Industri                   Surakarta
   Pahat    ini   dapat     digunakan      untuk     membubut memanjang     maupun melintang.Akademi Teknik Mesin Industr...
   Pahat ini digunakan     untuk        finishing     memanjang       benda     kerja.    Fungsinya sama seperti     pah...
   Pahat ini digunakan    untuk membuat alur    atau       memotong    benda kerja.   Fungsinya        sama    seperti p...
   Pahat ini digunakan     untuk pembuatan ulir     luar. Dan bentuknya     disesuaikan dengan ulir     yang akan dibuat....
   Radius pada ujungnya.   Keausan pada bidang bebas.   Keausan pada bidang garuk.   Built up cutting edges.   Kereta...
   Disebabkan karena pemakanan yang sudah    melebihi ambang tool life. Tool life pahat    tergantung penggunaan feed, cu...
   Disebabkan oleh pemakanan feed yang    terlalu besar atau sudut bebasnya terlalu    kecil, sehingga terjadi pergesekan...
   Disebabkan karena panas yang berlebihan    (over heating) yang terjadi karena pemakaian    cutting speed yang terlalu ...
   Built Up Cutting Edges adalah lelehan    material yang menjadi dingin dan mengeras    dan menempel pada ujung pahat. A...
   Disebabkan karena over heating dengan    pendinginan yang tidak kontinyu. Hal ini juga    bisa disebabkan karena bagia...
   Disebabkan karena tip carbide tidak bisa    menahan beban kejut. Selain itu juga karena    depth of cut yang terlalu b...
   Disebabkan      karena     brazzingannya     tidak     baik. Selain itu juga     karena    pembebanan     yang        ...
SEKIANTERIMA KASIH      Akademi Teknik Mesin Industri                         Surakarta
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Pahat bubut

13,211

Published on

Published in: Education, Technology, Business
4 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • izin download mas.. buat tambahan materi tugas akhir. terimakasih
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • ijin download, terimakasihinfonya
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Kereeen pool . . matur nuwun buat agan nikkobull atas share ilmunya , ijin comot ya gan , ehehe
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • i would like to tank's about this file ...bravo
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total Views
13,211
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
375
Comments
4
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pahat bubut

  1. 1. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  2. 2. Nama Kelompok :Moch. Irawan C-151Pantoro P C-152Rohmanudin C-153Stefanus Haryo C-154Yogi dwi Tamara C-155 Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  3. 3. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  4. 4.  Pahat bubut merupakan alat potong yang digunakan untuk menyayat benda kerja dalam proses pembubutan. Prinsip utama kerja mesin bubut adalah benda kerja yang berputar, sedangkan pahat bubut disentuhkan melalui eretan, karena adanya sudut potong dan kekerasan pahat yang lebih tinggi daripada benda kerja maka pahat bubut akan menyayat benda kerja. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  5. 5.  Baja karbon tinggi: baja yang mempunyai kandungan karbon 0,5 % sampai 1.5 %. Alat potong yang berbahan baja karbon tinggi biasanya digunakan untuk menyayat benda yang lunak. Baja kecepatan tinggi (HSS): baja yang mengandung karbon,kromium,vanadium dan molydenum. Paduan cor bukan besi: bahan yang mengandung wolfram 12-15 %, cobalt 40-50 %, chrome 15- 35 % ditambah karbon 1-4 %. Carbide: pahat bubut carbide mengandung wolfram-carbide dan cobalt dengan persentase berkisar 94 % wolfram-carbide dan 6 % cobalt. Pahat ini cocok untuk membubut besi cor. Intan: Biasa digunakan untuk finishing pada mesin-mesin khusus. Tahan sampai suhu 900oC. Ceramic: bahan ini dicampur dengan srbuk aluminium-oksida , titanium, magnesium, dan chrome dengan pengikat keramik. Bahan ini mempunyai kekuatan tekanan tinggi tetapi agak rapuh. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  6. 6.  Ulet agar alat potong tidak mudah patah terhadap beban kejut/getaran. Keras agar alat potong dapat menyayat benda kerja. Tahan aus agar umur pakai alat potong lebih lama. Tahan panas agar ketajaman sisi potong tidak mudah aus pada suhu tinggi akibat penyayatan/gesekan. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  7. 7. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  8. 8. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  9. 9.  Digunakan dalam proses pembubutan memanjang dengan tujuan mengurangi diameter benda kerja. Karena plan angle 750, sehingga pahat ini tidak digunakan untuk membuat pundak poros tegak lurus ( 900). Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  10. 10.  Pahat ini digunakan untuk pembubutan memanjang ,pembubutan muka(facing) dan membuat chamfer 450 Dengan plan angle 450, maka pahat ini tidak digunakan untuk membuat pundak poros tegak lurus ( 900). Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  11. 11.  Pahat ini digunakan untuk pembubutan memanjang dan pembubutan muka (facing). Dengan plan angle 930, sehingga pahat ini dapat digunakan untuk membuat pundak poros tegak lurus ( 900). Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  12. 12.  Pahat ini digunakan dalam proses finishing benda kerja. Dengan plan angle 00 serta sisi potong berada di depan maka pahat ini hanya bisa untuk memotong benda kerja dengan pemotongan yang kecil.Karena beban yang diterima cukup besar. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  13. 13.  Pahat ini digunakan dalam proses pembubutan melintang tegak lurus sumbu benda kerja menuju center. Pahat ini digunakan untuk facing dengan plan angle 00. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  14. 14.  Pahat ini dapat digunakan untuk pembubutan memanjang. Dengan plan angle 900, maka pahat ini tidak digunakan untuk membuat pundak poros tegak lurus ( 900). Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  15. 15.  Pahat ini digunakan untuk membuat alur (groove) atau memotong (cutting) benda kerja. Bentuk pahat pipih dengan plan angle 00. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  16. 16.  Pahat ini digunakan untuk memperbesar lubang (boring) yang telah ada sampai tembus. Pahat ini mempunyai plan angle 750. Dengan holder pahat yang panjang, pahat ini rawan terhadap getaran sehingga kedalaman penyayatan terbatas. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  17. 17.  Pahat ini digunakan untuk memperbesar diameter lubang (boring), lubang bertingkat (step). Pahat ini mempunyai plan angle 920. Dengan holder pahat yang panjang, pahat ini rawan terhadap getaran dan lentur sehingga kedalaman penyayatan terbatas. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  18. 18. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  19. 19.  Pahat ini dapat digunakan untuk membubut memanjang maupun melintang.Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  20. 20.  Pahat ini digunakan untuk finishing memanjang benda kerja.  Fungsinya sama seperti pahat ISO 6.Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  21. 21.  Pahat ini digunakan untuk membuat alur atau memotong benda kerja. Fungsinya sama seperti pahat ISO 7. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  22. 22.  Pahat ini digunakan untuk pembuatan ulir luar. Dan bentuknya disesuaikan dengan ulir yang akan dibuat.  Adapun standart ulir meliputi : ulir metris, ulir withworth, ulir square maupun trapesium.Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  23. 23.  Radius pada ujungnya. Keausan pada bidang bebas. Keausan pada bidang garuk. Built up cutting edges. Keretakan pada tip carbide. Tip carbide pecah. Tip carbide lepas. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  24. 24.  Disebabkan karena pemakanan yang sudah melebihi ambang tool life. Tool life pahat tergantung penggunaan feed, cutting speed dan material benda kerja. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  25. 25.  Disebabkan oleh pemakanan feed yang terlalu besar atau sudut bebasnya terlalu kecil, sehingga terjadi pergesekan antara pahat dan benda kerja. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  26. 26.  Disebabkan karena panas yang berlebihan (over heating) yang terjadi karena pemakaian cutting speed yang terlalu tinggi dan pendinginan yang tidak optimal. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  27. 27.  Built Up Cutting Edges adalah lelehan material yang menjadi dingin dan mengeras dan menempel pada ujung pahat. Akibatnya geometri dan center pahat berubah. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  28. 28.  Disebabkan karena over heating dengan pendinginan yang tidak kontinyu. Hal ini juga bisa disebabkan karena bagian bawah tip carbide tidak menumpu dengan sempurna. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  29. 29.  Disebabkan karena tip carbide tidak bisa menahan beban kejut. Selain itu juga karena depth of cut yang terlalu besar, feed atau cs yang berlebihan. Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  30. 30.  Disebabkan karena brazzingannya tidak baik. Selain itu juga karena pembebanan yang berlebihan sehingga mengakibatkan lepasnya sistem pengikat yang ada.Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  31. 31. SEKIANTERIMA KASIH Akademi Teknik Mesin Industri Surakarta
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×