Your SlideShare is downloading. ×
Abdul azis rantissi
Abdul azis rantissi
Abdul azis rantissi
Abdul azis rantissi
Abdul azis rantissi
Abdul azis rantissi
Abdul azis rantissi
Abdul azis rantissi
Abdul azis rantissi
Abdul azis rantissi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Abdul azis rantissi

144

Published on

Islamic Medical

Islamic Medical

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
144
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. ABDUL AZIS RANTISSIBanyak dokter di muka bumi dengan berbagai macam keahlian dan spesialisasinya, tetapisedikit sekali di antara mereka yang hafal Al-Qur’an dan merindukan syahid di jalanAllah, di antara yang sedikit itu adalah dokter Abdul Aziz Rantisi. Dokter Abdul AzizRantisi lahir pada tanggal 23 Oktober 1947 di desa Bina, terletak di antara Askalan danYafa. Memiliki nama lengkap Abdul Aziz Ali Abdul Hafidz Ar Rantisi merupakanseorang dokter spesialis anak yang pernah bertugas di Rumah Sakit Naser, di lingkunganKamp Khan Yunis, Jalur Gaza pada tahun 1976.Beliau aktif disejumlah organisasi dintaranya sebagai anggota Komite Islam, OrganisasiKedokteran Arab di Jalur Gaza. Menjadi dosen di Universitas Islam Gaza sejak dibukapada tahun 1987 dengan memberikan mata kuliah Ilmu Genetik dan Parasit.Abdul Aziz Rantisi merupakan murid dari Syekh Ahmad Yasin, tokoh spiritual, qiyadah/pemimpin pejuang Palestina melawan penjajah Zionis Israel di abad modern ini. Dibawah bimbingan Syekh Yasin, Abdul Aziz Rantisi dapat memahami arti kehidupan danperjuangan untuk meraih kesuksesan/ keberuntungan yang sesungguhnya, tegar dalammenghadapi cobaan, tidak terbuai dengan godaan dunia dan yang lebih penting lagiadalah bercita-citanya untuk mati syahid.Beliau pernah dipenjara ditahanan Kaffar Yunah bersama Sang Guru, Syekh AhmadYasin dan beberapa pejuang Palestina lainnya dari Hamas. Di penjara tersebut AbdulAziz Rantisi melakukan muraja’ah (mengulang) Al-Qur’an yang sudah hafal diluarkepalanya sejak tahun 1990. Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dansesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkandari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung.Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.Untuk merealisasikan cita-citanya untuk mati syahid, selain berdo’a, beliau berjuangdengan ikhlas, tidak cinta dunia, tidak takut kepada siapapun kecuali kepada Allah, tidakmau kompromi dengan Zionis Israel, penjajah yang akan menghancurkan masjid Al-Aqsha, kiblat umat Islam pertama.Ketika Syekh Ahmad Yasin syahid, Senin, 22 Maret 2004 karena dirudal penjajah ZionisIsrael. Maka estafeta/ kelanjutan tampuk qiyadah/ kepemimpinan Hamas diembannyadengan penuh tanggung jawab dan amanah. Beliau sebagai qiyadah/pemimpin penggantiSyekh Ahmad Yasin sangat hati-hati terhadap uang atau materi dan amanah merupakanbagian dari hidupnya, sehingga beliau ditsiqahi (dipercaya) oleh pengikut danpendukungnya.Ada kata-kata hikmah yang menjelaskan Tiada Tsiqah Tanpa Amanah, artinyabagaimana mungkin seseorang akan tsiqah (percaya) kalau orang yang diberi amanahapalagi sebagai qiyadah/ pemimpin dalam bermuamalah dengan anggota atau umat tidakamanah, berbohong, bersilat lidah untuk memperkaya diri atau menyelamat diri sendiri.
  • 2. Syekh Abu Bakar Al-‘Awawidah, anggota Rabithah Ulama Palestina di Suriah ketikaberkunjung ke Indonesia, tepatnya hari Jum’at, 28 September 2007/17 Ramadhan 1428Hbercerita kepada penulis tentang saat-saat terakhir kehidupan dr. Abdul Aziz Rantisisetelah dihantam roket penjajah Zionis Israel, Ketika badannya dipenuhi darah, kondisisudah mulai agak lemah, beliau (Abdul Aziz Rantisi) menunjuk ke kantong celananya,pengawalnya tidak paham apa maksudnya, setelah tangan pengawalnya dimasukkan kekantong celana dr. Abdul Aziz Rantisi tampaklah beberapa uang, dr. Abdul Aziz Rantisidengan kondisi tubuh yang sudah lemah meyampaikan pesan kepada pengawalnya,berikan uang tersebut kepada si fulan, Subhanallah, Allah memberikan kesempatan danpeluang kepada dr. Abdul Aziz Rantisi untuk meninggalkan dunia tanpa beban danhutang serta menunaikan amanah untuk disampaikan kepada yang berhak.Bahkan sehari sebelum dihantam roket penjajah Zionis Israel, beliau sudah mengambiluang tabungan gajinya selama mengajar di Universitas Islam Gaza dan menghitunghutang yang akan dilunasinya. Termasuk beliau memberikan bantuan untuk biayapernikahan anaknya, Ahmad. Setelah itu beliau berkata, ”Sekarang, jika saya menemuiTuhanku, maka aku dalam keadaan bersih. Saya tidak memiliki apa-apa dan tidak adatanggungan apa-apa.”Pada hari Sabtu, 25 Shafar 1425/ 17 April 2004, dokter yang rindu syahid, dr. Abdul AzizRantisi dihantam rudal zionis Israel, Innalillahi wainna ilaihi raji’un (Sesungguhnya kamimilik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali), QS: Al-Baqarah/ 2: 156, maka tercapailahkeinginannya seperti kalimat yang pernah dia ucapkannya: Kita akan mati suatu harinanti, tiada apa yang dapat mengubahnya. Jika maut disebabkan Apache (helikoptertempur buatan Amerika) atau serangan jantung, saya lebih rela memilih Apache..."Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati;bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki.(QS: Ali Imran/3:169). H.(Ferry nur S.Si/ Sekjen KISPA ferryn2006@yahoo.co.id/rz)
  • 3. Abdel Aziz al-RantissiFrom Wikipedia, the free encyclopedia Dari Wikipedia, ensiklopedia bebasJump to: navigation , search Langsung ke: navigasi, cariAbdel Aziz Al-Rantissi Abdel Aziz Al-Rantissi October 23, 1947 23 Oktober 1947Born Dilahirkan Yibna Yibna April 17, 2004 (aged 56) April 17,Died Meninggal 2004 (umur 56) Gaza City Gaza CityCause of death Helicopter attack SeranganPenyebab kematian helikopterEthnicity Ethnicity Arab Arab Alexandria University UniversitasAlma mater Almamater IskandariyahKnown for Terkenal Hamas leader Hamas pemimpinReligious beliefs Islam IslamKepercayaan agama
  • 4. Jamila Abdallah Taha al-ShantiSpouse(s) Pasangan (s) Taha Abdallah Jamila al-ShantiDr. Abdel Aziz al-Rantissi ( Arabic : ‫( ) عبدالعزيز الرنتيسي‬October 23, 1947 – April 17,2004) was the co-founder of the militant Palestinian Islamist organization Hamas withSheikh Ahmed Yassin . Dr Abdel Aziz al-Rantissi (Arab: 23) (‫ عبدالعزيز الرنتيسي‬Oktober1947 - 17 April 2004) adalah pendiri dari organisasi militan Islam Palestina Hamasdengan Sheikh Ahmed Yassin.Rantissi was Hamass political leader and spokesman in the Gaza Strip following theIsraeli assassination of Hamas spiritual leader Sheikh Ahmad Yassin in March 2004. [ 1 ]Like most Hamas members, Rantissi opposed any compromise with Israel and called forthe creation of a state of Palestine (including the whole of the State of Israel) throughmilitary exertion against the Jewish state. Rantisi adalah pemimpin politik Hamas danjuru bicara di Jalur Gaza Israel setelah pembunuhan pemimpin spiritual Hamas SyekhAhmad Yassin pada Maret 2004. [1] Seperti kebanyakan anggota Hamas, Rantissimenentang kompromi dengan Israel dan menyerukan pembentukan negara Palestina(termasuk seluruh Negara Israel) melalui tenaga militer terhadap negara Yahudi. Inaddition, Rantissi was the most vocal of Hamas leaders to deny the Holocaust , claimingthat the Holocaust never occurred as described by Western historians and that Zionists atone time supported and funded Nazi activities. [ 2 ] Selain itu, Rantissi adalah yang palingvokal para pemimpin Hamas untuk menolak Holocaust, mengklaim bahwa Holocausttidak pernah terjadi seperti yang digambarkan oleh sejarawan Barat dan bahwa padasuatu waktu Zionis didukung dan didanai aktivitas Nazi. [2]He was considered a terrorist by the United States , the European Union , and Israel foradvocating suicide bombings of civilians . Dia dianggap sebagai teroris oleh AmerikaSerikat, maka Uni Eropa, dan Israel untuk mendukung bom bunuh diri terhadap wargasipil. Rantissi was quoted by the Chicago Tribune as saying, "We will kill Jewseverywhere. There will be no security for any Jews, those who came from America,Russia or anywhere." [ 3 ] Rantissi dikutip oleh Chicago Tribune yang mengatakan, "Kamiakan membunuh orang-orang Yahudi di mana-mana. Tidak akan ada keamanan bagisetiap orang Yahudi, orang-orang yang datang dari Amerika, Rusia atau mana-mana." [3]Contents Isi[hide] • 1 Personal life 1 Kehidupan pribadi • 2 Origins of Hamas 2 Origins of Hamas • 3 Expulsion and return 3 Pemecatan dan kembali • 4 Failed Assassination Attempt Pembunuhan 4 Gagal Attempt • 5 Leadership of Hamas spent in hiding 5 Kepemimpinan Hamas dihabiskan dalam persembunyian • 6 Selected timeline Dipilih 6 timeline • 7 Death by missile 7 Death by rudal
  • 5. • 8 Quotations 8 Kutipan • 9 See also 9 Lihat pula • 10 References 10 Referensi • 11 External links 11 Pranala luar [ edit ] Personal life [Sunting] Kehidupan pribadiRantissi was born in Yibna near Jaffa . Rantissi dilahirkan di Yibna dekat Jaffa.Following the 1948 Arab-Israeli War , his family fled to the Gaza Strip . Setelah Arab-Israel 1948 Perang, keluarganya melarikan diri ke Jalur Gaza. He studied pediatricmedicine and genetics at Egypts Alexandria University , graduating first in his class. Iabelajar kedokteran pediatrik dan genetika di Mesirs Alexandria University, lulus pertamadi kelasnya. He was a certified physician , although he did not have a practice. Dia adalahseorang bersertifikat dokter, meskipun ia tidak punya praktek. In his time in Egypt hebecame a deeply convicted member of the Muslim Brotherhood . Dalam waktu di Mesir,ia menjadi sangat bersalah anggota Ikhwanul Muslimin. In 1976 he returned to Gaza toteach parasitology and genetics at the Islamic University. [ 4 ] Pada tahun 1976 ia kembalike Gaza untuk mengajar Parasitologi dan genetika di Universitas Islam. [4]Rantissi was married to Jamila Abdallah Taha al-Shanti , who was elected to thePalestinian Legislative Council in 2006. Rantissi menikah dengan Jamila Abdullah Tahaal-Shanti, yang terpilih menjadi anggota Dewan Legislatif Palestina pada tahun 2006. Hewas also the father of six children. Dia juga ayah dari enam orang anak.[ edit ] Origins of Hamas [Sunting] Asal HamasIn 1987, four Palestinian civilians of the Jabalya refugee camp were killed in a trafficaccident that involved Israeli settlers and soldiers. [ 5 ] According to Rantissi, he joinedwith Sheikh Ahmad Yassin , Abdel Fattah Dukhan , Mohammed Shama , Dr. Ibrahimal-Yazour , Issa al-Najjar , and Salah Shehadeh in instructing people to exit the mosqueschanting Allahu Akbar ("God is great"). Pada tahun 1987, empat warga sipil Palestinadari kamp pengungsi Jabalya tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkanpemukim dan tentara Israel. [5] Menurut Rantissi, ia bergabung dengan Syekh AhmadYassin, Abdel Fattah Dukhan, Mohammed Shama, Dr Ibrahim al-Yazour, Issa al-Najjar,dan Salah Shehadeh di menginstruksikan orang untuk keluar dari masjid melantunkanAllahu Akbar ( "Allah Maha Besar"). This was the start of the First Intifada , according toRantissi, under whose leadership the organization that would subsequently come to beknown as Hamas was formed later that year. Ini adalah awal Intifadah pertama, menurutRantissi, di bawah kepemimpinan yang organisasi yang akan datang kemudian dikenalsebagai Hamas terbentuk pada tahun itu. "Intifada" is the Arabic word for "uprising", inthis case an uprising against the Israeli occupation. "Intifadah" adalah kata Arab untuk"pemberontakan", dalam hal ini suatu pemberontakan melawan pendudukan Israel. InHamas version of the start of the Intifada, the rival PLO later joined forces with them,and a united leadership was formed. Dalam Hamas versi awal Intifadah, saingan PLO
  • 6. kemudian bergabung dengan mereka, dan kepemimpinan bersatu terbentuk. Historiansdispute the Hamas-led version of the launching of the uprising. Sejarawan sengketa yangdipimpin Hamas versi peluncuran pemberontakan.[ edit ] Expulsion and return [Sunting] Pengusiran dan kembaliIn December 1992, Rantissi was deported to southern Lebanon , as part of the expulsionof 416 Hamas and Palestinian Islamic Jihad operatives, and emerged as the generalspokesman of the expellees. Pada Desember 1992, Rantissi dideportasi ke selatanLibanon, sebagai bagian dari pengusiran 416 Hamas dan Jihad Islam Palestina koperasi,dan muncul sebagai juru bicara umum expellees. Upon his return in 1993, he wasarrested, but later released. Setelah kembali pada 1993, ia ditangkap, namun kemudiandibebaskan. He was also detained many times over longer periods by the PalestinianAuthority , for his criticism of the PA and of Arafat , most recently in mid-1999. Ia jugaditahan beberapa kali lebih dari periode panjang oleh Otoritas Palestina, karena kritikterhadap PA dan Arafat, yang paling baru pada pertengahan tahun 1999. When Rantissireturned to his public position as "right hand" to Yassin, he remained one of the mainopponents to any cease-fire and cessation of attacks inside Israel. Saat Rantissi kembalike posisi umum sebagai "tangan kanan" untuk Yassin, ia tetap salah satu lawan utamauntuk setiap gencatan senjata dan penghentian serangan di dalam wilayah Israel. Duringtalks among the Hamas leadership both in Gaza and abroad and in its constant contactwith the PA regarding terror activity, Rantissi, together with Ibrahim Macadma ,controlled the tone of the Hamas leadership. Selama pembicaraan di antarakepemimpinan Hamas baik di Gaza dan luar negeri dan dalam konstan kontak dengan PAtentang kegiatan teror, Rantissi, bersama dengan Ibrahim Macadma, menguasai nadakepemimpinan Hamas.After the return of Sheikh Yassin to the Gaza Strip in October 1997 in a prisonerexchange following a failed Israeli attempt to assassinate Hamass Jordanian branch chiefKhaled Mashal , Rantissi worked closely with Yassin to restore hierarchic command andto reinforce cadre uniformity within a reorganized Hamas. Setelah kembalinya SyekhYassin ke Jalur Gaza pada bulan Oktober 1997 di sebuah pertukaran tahanan setelahgagal usaha pembunuhan Israel Hamas di Yordania kepala cabang Khaled Mashal,Rantissi bekerja sama dengan hierarki Yassin untuk mengembalikan perintah dan untukmemperkuat keseragaman kader dalam reorganisasi Hamas. Following the assassinationof Salah Shehadeh and Ibrahim Macadma, he became the political head and alsoacclaimed spiritual leader of Hamas, remaining its principal spokesman. Menyusulpembunuhan Salah Shehadeh dan Ibrahim Macadma, ia menjadi kepala politik dan jugadiakui pemimpin spiritual Hamas, jurubicara utamanya tersisa.[ edit ] Failed Assassination Attempt [Sunting] Gagal Pembunuhan Attempt
  • 7. Shortly after the failed assassination attempt of June 2003, George Bush s envoy, JohnWolf visited Mohammed Dahlan . Tak lama setelah upaya pembunuhan yang gagal bulanJuni 2003, George Bush s utusan, John Wolf mengunjungi Mohammed Dahlan. Duringthe meeting the Israeli policy of Targeted extra judicial killing was linked to thedysfunction of the "Road Map" to peace process. [ 6 ] In the wake of the attemptedassassination an upsurge in violence left 70 people dead. [ 6 ] Selama pertemuan kebijakanIsrael Target pembunuhan ekstra yudisial dikaitkan dengan disfungsi dari "Road Map"untuk proses perdamaian. [6] Sebagai akibat dari percobaan pembunuhan yangMeningkatnya kekerasan kiri 70 orang tewas. [6][ edit ] Leadership of Hamas spent in hiding [Sunting] Kepemimpinan Hamas dihabiskan dalam persembunyianRantissis four week tenure as leader of Hamas was spent in hiding, once the publicfuneral for Ahmed Yassin , attended by large crowds, ended. Rantissi empat minggujabatannya sebagai pemimpin Hamas dihabiskan dalam persembunyian, sekalipemakaman umum Ahmed Yassin, dihadiri oleh banyak orang, berakhir. On the day ofhis death, April 17, he came out of hiding to visit his family in Gaza City, arriving beforedawn and staying till the evening. Pada hari kematiannya, 17 April, ia keluar daripersembunyian untuk mengunjungi keluarganya di Kota Gaza, datang sebelum fajar dantinggal sampai malam. Shortly after he left the house he was killed. [ 7 ] Tak lama setelahia meninggalkan rumah ia terbunuh. [7][ edit ] Selected timeline [Sunting] Dipilih timelineOn June 6, 2003, Rantissi broke off discussions with PA Prime Minister MahmoudAbbas , who had called for an end to "armed resistance". Tanggal 6 Juni 2003, Rantissimemutuskan diskusi dengan PA Perdana Menteri Mahmoud Abbas, yang telahmenyerukan diakhirinya "perlawanan bersenjata".On June 8, 2003 , Rantissi was responsible for directing the Hamas-led attack in whichfour Israeli soldiers were killed at the Erez Checkpoint in the Gaza Strip. Pada tanggal 8Juni 2003, Rantissi bertanggung jawab untuk mengarahkan serangan yang dipimpinHamas di mana empat tentara Israel tewas di Checkpoint Erez di Jalur Gaza.On June 10, 2003, Rantissi survived an Israeli helicopter attack on a car in which he wastraveling. Pada tanggal 10 Juni 2003, Rantissi selamat dari helikopter Israel menyerangsebuah mobil di mana ia sedang bepergian. He was lightly wounded in the attack, whichkilled two civilians and wounded around thirty more, including 15 children under the ageof 12. Dia terluka ringan dalam serangan, yang menewaskan dua warga sipil dan melukaisekitar tiga puluh lebih, termasuk 15 anak-anak di bawah usia 12 tahun.
  • 8. On January 26, 2004, Rantissi offered "a 10-year truce in return for withdrawal and theestablishment of a state". Pada tanggal 26 Januari 2004, Rantissi menawarkan "seorang10 tahun gencatan senjata sebagai imbalan bagi penarikan dan pembentukan sebuahnegara". There had earlier been some rumored talks within Hamas about doing this butthis time Rantissi announced that "the movement has taken a decision on this".Sebelumnya telah ada beberapa rumor berbicara dalam Hamas tentang melakukan hal initetapi kali ini Rantissi mengumumkan bahwa "gerakan telah mengambil keputusan ini".On March 23, 2004, Rantissi was named leader of Hamas in the Gaza Strip, following theassassination of Ahmed Yassin by Israeli forces. Pada tanggal 23 Maret 2004, Rantissidiangkat sebagai pemimpin Hamas di Jalur Gaza, setelah pembunuhan Ahmed Yassinoleh pasukan Israel. Reuters: Rantissi named Hamas chief for Gaza - official Reuters:Hamas Rantissi bernama kepala untuk Gaza - officialOn March 27, 2004, Rantissi addressed 5,000 supporters in Gaza . Pada 27 Maret 2004,Rantissi dialamatkan 5.000 pendukung di Gaza. He declared US president George W.Bush to be an " enemy of Muslims ". Ia mendeklarasikan presiden AS George W. Bushuntuk menjadi seorang "musuh Muslim". " America declared war against God. Sharondeclared war against God and God declared war against America, Bush and Sharon.The war of God continues against them and I can see the victory coming up from theland of Palestine by the hand of Hamas. " "Amerika menyatakan perang melawan Allah.Sharon mendeklarasikan perang melawan Allah dan Allah mendeklarasikan perangmelawan Amerika, Bush dan Sharon. Perang dari Allah berlanjut melawan mereka danaku dapat melihat kemenangan muncul dari tanah Palestina oleh tangan Hamas." CNN:New Hamas leader: Bush is enemy of Muslims CNN: Baru pemimpin Hamas: Bushadalah musuh Islam[ edit ] Death by missile [Sunting] Kematian oleh rudalOn April 17, 2004, Rantissi was assassinated by the Israeli Army after they fired hellfiremissiles from an Apache helicopter at his car. Pada tanggal 17 April 2004, Rantissi telahdibunuh oleh Angkatan Darat Israel setelah mereka menembakkan api neraka rudal darisebuah helikopter Apache di mobilnya. Two others, one a bodyguard named AkramNassar and the other Rantissis 27-year-old son Mohammed, were also killed in theattack, and four bystanders wounded. Dua orang lain, salah seorang pengawal bernamaAkram Nassar dan Rantissi lain-27-tahun putra berusia Mohammed, juga tewas dalamserangan, dan empat pengamat terluka. Along with these deaths a mother and her fiveyear old daughter were killed. Israeli army radio stated that this was the first opportunityto target Rantissi, without significant collateral damage , since he took the leadership ofHamas, alleging that he had surrounded himself with human shields since theassassination of Yassin. [ 8 ] Bersama dengan kematian seorang ibu dan anakperempuannya yang berumur lima tahun tewas. Radio tentara Israel menyatakan bahwaini adalah kesempatan pertama untuk sasaran Rantissi, tanpa signifikan collateraldamage, sejak ia mengambil kepemimpinan Hamas, menyatakan bahwa ia mengelilingidirinya dengan manusia perisai sejak pembunuhan Yassin. [8]
  • 9. Israeli Foreign Ministry spokesman Jonathan Peled said: Juru bicara Kementerian LuarNegeri Israel Jonathan Peled berkata: "Israel...today struck a mastermind of terrorism , with blood on his hands. As long as the Palestinian Authority does not lift a finger and fight terrorism, Israel will continue to have to do so itself." "Israel ... hari ini menghantam dalang dari terorisme, dengan darah di tangannya. Selama Otorita Palestina tidak mengangkat satu jari dan memerangi terorisme, Israel akan terus harus melakukannya sendiri."British Foreign Minister Jack Straw condemned the action: Menteri Luar Negeri InggrisJack Straw mengutuk tindakan: "The British government has made it repeatedly clear that so-called targeted assassinations of this kind are unlawful, unjustified and counter-productive." "Pemerintah Inggris telah berulang kali jelas bahwa yang disebut pembunuhan target dari jenis ini adalah haram, tidak berdasar dan kontra-produktif."United States White House spokesman Scott McClellan said: Amerika Serikat GedungPutih jurubicara Scott McClellan mengatakan: "The United States strongly urges Israel to consider carefully the consequences of its actions..." "Amerika Serikat sangat mendesak Israel untuk mempertimbangkan dengan hati-hati konsekuensi dari tindakan ..." "As we have repeatedly made clear, Israel has the right to defend itself from terrorist attacks." "Seperti yang kami telah berulang kali menegaskan, Israel memiliki hak untuk mempertahankan diri dari serangan teroris."[ edit ] Quotations [Sunting] Kutipan"The Israelis will not know security. We will fight them until the liberation of Palestine,the whole of Palestine." ( The New York Times , March 22, 2003) "Israel tidak akan tahukeamanan. Kami akan memerangi mereka sampai pembebasan Palestina, seluruhPalestina." (The New York Times, 22 Maret 2003)"All the land of Palestine is a part of the Islamic faith and the Caliph Omar bin al-Khattab declared it for all Muslims. Therefore, no individual or group has the right tosell it or give it up." ( Kul al-Arab , January 9, 1998) "Semua tanah Palestina adalahbagian dari iman Islam dan Khalifah Umar bin Khattab menyatakan itu bagi seluruhumat Islam. Oleh karena itu, tidak ada individu atau kelompok memiliki hak untukmenjualnya atau menyerahkannya." (Kul al-Arab , 9 Januari 1998)"If Israel was established in Britain , would you accept compromise?" , to a Britishjournalist, June 1993. "Jika Israel didirikan di Britania, apakah Anda akan menerimakompromi?", Untuk seorang jurnalis Inggris, Juni 1993.
  • 10. "We know Bush is the enemy of God, the enemy of Islam and the enemy of the Muslimpeople. America has declared war against God, [Israeli Prime Minister] Sharondeclared war against God, and God has declared war against America, Bush andSharon." "Kita tahu Bush adalah musuh Allah, musuh Islam dan musuh dari orang-orang Muslim. Amerika telah menyatakan perang terhadap Allah, [Perdana MenteriIsrael] Sharon mendeklarasikan perang melawan Allah, dan Allah telahmendeklarasikan perang melawan Amerika, Bush dan Sharon. ""Its death whether by killing or by cancer; its the same thing. Nothing will change if itsan Apache (helicopter) or cardiac arrest. But I prefer to be killed by Apache." "Inikematian apakah dengan pembunuhan atau kanker; itu hal yang sama. Tidak ada yangakan berubah jika Apache (helikopter) atau serangan jantung. Tapi aku lebih sukadibunuh oleh Apache."

×