Berkat di balik penderitaan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Berkat di balik penderitaan

on

  • 3,634 views

Pada umumnya kita lebih suka dengan berkat. Dan tidak suka dengan penderitaan. Tapi bagaimana pandangan yang benar tentang berkat dan penderitaan? Simaklah jawabannya dalam presentasi ini.

Pada umumnya kita lebih suka dengan berkat. Dan tidak suka dengan penderitaan. Tapi bagaimana pandangan yang benar tentang berkat dan penderitaan? Simaklah jawabannya dalam presentasi ini.

Statistics

Views

Total Views
3,634
Slideshare-icon Views on SlideShare
3,379
Embed Views
255

Actions

Likes
2
Downloads
260
Comments
0

2 Embeds 255

http://www.johnratueda.com 253
http://www.docshut.com 2

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment
  • Children’s Story
  • Catatan: Sebenarnya, kisah-kisah dalam Alkitab umumnya memiliki dua dimensi (plot), karena Tuhan selalu aktif dalam sejarah dan kehidupan manusia (baik secara umum maupun secara pribadi), meskipun Allah hanya bekerja dibelakang layar.
  • Catatan: Kesuksesan Yesus dalam mengalahkan pencobaan bukanlah semata-mata oleh karena dia berani, pintar dan penuh pengetahuan . . . Alkitab mencatat bahwa kunci kesuksesan Yusuf ialah “TUHAN memberkati rumah orang Mesir itu karena Yusuf.” (Kejadian 39:5)

Berkat di balik penderitaan Berkat di balik penderitaan Presentation Transcript

  • Pdt. Yohanes Ratu Eda, M.Th Website: http://www.johnratueda.com Email: y_ratueda2111@yahoo.com Hp: +6285211122477
  • Rumah Produksi: YESTOSA LITERATURE MINISTRIES
  • Perpektif Umum tentang Berkat. Perspektif Umum tentang Penderitaan. Perspektif Kristen terhadap Berkat dan Penderitaan. http://www.johnratueda.com Pendahuluan Umum
  • Pada prinsipnya, berkat dan penderitaan selalu ada dalam hidup kita. Mengapa? Karena segala sesuatu ada waktunya – Pengkhotbah 3:1. http://www.johnratueda.com Pendahuluan Umum
  • Karena berkat dan penderitaan itu selalu ada dalam hidup kita, maka kita harus membangun sikap dan pemahaman yang benar terhadap berkat dan penderitaan. http://www.johnratueda.com Pendahuluan Umum
  • Jadi, dengan iman kita berkata: “Di balik penderitaan pasti ada berkat.” http://www.johnratueda.com Pendahuluan Umum
  •  
  • I. Memperluas Perspektif Kita Tentang Penderitaan
    • Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau.” Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: “Enyalah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia” – Matius 16:22-23.
  • Paradigma Hukum Taurat Menurut hukum Taurat, penderitaan itu kutuk, penderitaan itu nasib sial, penderitaan itu karena dosa, penderitaan itu hukuman Tuhan yang setimpal dengan kejahatan yang telah dilakukan. Jadi, penderitaan itu dalam perspektif hukum Taurat selalu identik dengan dosa.
  • Paradigma Petrus
    • Petrus berpikir tentang penderitaan Yesus dari perspektif hukum Taurat.
    • Kita juga sering berpikir seperti Petrus.
    • Setiap penderitaan selalu dihubungkan dengan dosa.
    • Inilah model berpikir manusia pada umumnya.
  • Paradigma Yesus
    • Yesus mengecam cara berpikir Petrus yang sempit tentang penderitaan.
    • Di mana Petrus mewakili cara berpikir orang banyak tentang penderitaan.
    • Penderitaan tidak melulu karena dosa.
    • Baca Yoh.9:1-3.
  • Paradigma Yusuf “ Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar” – Kej.50:20
  • Allah selalu punya peran dalam setiap penderitaan kita. Sudut pandang Allah selalu dinyatakan dalam setiap derita yang kita alami Roma 8:28. CATATAN PENTING
  • Diharapkan agar masing-masing kita dapat menarik hal-hal yang positif dari setiap penderitaan dan dapat meninggalkan cara berpikir yang negatif dari setiap penderitaan itu.
    • Yusuf mengakui bahwa saudara-saudaranya telah membuat dia menderita.
    • Mata iman Yusuf mampu melihat karya Allah di balik derita yang dialaminya.
  • Pelajaran Penting:
    • Allah dapat memakai perbuatan jahat sesama supaya melaksanakan kehendak-Nya.
    • Allah bekerja melalui perbuatan jahat saudara-saudara Yusuf untuk memelihara hidup bangsa Israel.
    • Penderitaan yang kita alami biasanya punya potensi untuk mendatangkan manfaat dan rahmat bagi diri dan orang lain.
  • II. Membuat Kita Semakin Intim Dengan Allah
    • “ Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku” – Markus 8:34.
  • Makna Salib
    • Penderitaan – 1 Pet. 2:21; 4:13.
    • Kematian – KPR. 10:39.
    • Kehinaan – Ibr. 12:2.
    • Cemoohan – Mat. 27:39-40.
    • Penolakan – 1 Pet. 2:4.
    • Penyangkalan diri – Mat. 16:24.
  • 4 Dimensi Pergumulan
    • Kita bergumul seumur hidup melawan dosa dengan menyalibkan semua keinginan yang berdosa.
    • Kita bergumul dalam peperangan melawan Iblis, kuasa kegelapan maupun penganiayaan dari dunia yang membenci Kristus.
    • Kita menanggung kebencian dan ejekan dari dunia karena iman kepada Yesus Kristus.
    • Seperti Yesus, kita juga akan menerima aniaya dari dunia agama.
  • Tujuan Penderitaan
    • “… Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak” – Ibr.12:5-6.
  • Dua Tujuan Didikan Tuhan
    • Supaya kita tidak turut
    • dihukum bersama dunia ini –
    • 1 Kor. 11:32.
    • Supaya kita siap memasuki
    • Kerajaan Sorga – Ibr. 12:10.
  • Dua Akibat Didikan Tuhan
    • Kita tetap bertahan dan bertekun dalam penderitaan dengan pimpinan Allah – Ibr. 12:5-6.
    • Kita dapat memandang enteng didikan Tuhan, memberontak terhadap Dia karena penderitaan sehingga menjadi murtad – Ibr. 12:25.
  • Pengalaman Pribadi
    • Kita semakin intim dengan Tuhan justru ketika kita dalam keadaan yang sukar.
    • Kita menemukan makna hidup justru di dalam derita.
  • “ Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus” – Markus 8:38. III. Memperkuat Kesaksian Kita tentang Allah
    • Hal buruk yang besar dan menakutkan terjadi pada Daniel.
    • Secara tidak adil, orang-orang bersekongkol menyingkirkan Daniel.
    • Dia dijebloskan ke gua singa karena tetap setia kepada Allah.
    Kesaksian Daniel
  • Alkitab mencatat:
    • Daniel diselamatkan.
    • Musuh-musuh Daniel dibinasakan.
    • Daniel mendapat kedudukan tinggi yang aman, seumur hidupnya.
  • Alkitab mencatat:
    • Raja Darius mendapatkan kesaksian
    • yang luar biasa tentang kuasa dan kasih
    • Allah bagi anak-anak-Nya.
    • Kebebasan beragama bagi seluruh orang
    • Yahudi meningkat dengan pesat.
    • Dan yang terbaik dari semuanya, kepada
    • penduduk seluruh penjuru negeri itu
    • diumumkan bahwa mereka harus takut
    • dan hormat pada Allah Daniel.
  • Kesaksian Para Rasul
    • “ Rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama dengan gembira, karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus” – Kisah Para Rasul 5:41.
    • Para murid konsisten dengan berita yang mereka saksikan – KPR 4:19-20.
    • Terjadi peningkatan jumlah orang yang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus – KPR 5:14.
    Alkitab mencatat:
  • Kesaksian Jemaat Mula-Mula:
    • “ … Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambahkan jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan” – Kisah Para Rasul 2:47.
  • Alkitab mencatat:
    • Kemana saja mereka berpencar, mereka memberitakan Injil – KPR 8:4.
    • Kesaksian mereka memiliki pengaruh rohani yang luar biasa.
    • Kehadiran mereka diterima oleh masyarakat luas.
    • Tuhan memberi pertumbuhan.
  • Pentingnya Kesaksian Kita
    • “ Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku ditengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus” – Markus 8:38.
  • Alkitab mencatat:
    • Kita ada di tengah-tengah dunia yang berdosa.
    • Kita ada diantara generasi yang tidak setia.
    • Kita harus cerdik dan tulus – Matius 10:16.
  • IV. Mempersiapkan Kita untuk Menerima Berkat
    • Masa-masa sulit mempersiapkan kita untuk menghadapi hari-hari yang lebih baik.
    • Masa-masa sukar membangun dan memperkuat karakter kita, seperti ketetapan hati, integritas, dan ketergantungan kepada Tuhan.
  • Penderitaan adalah awal dari hadirnya berkat
    • “ Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya” – Ibrani 12:11.
  • Alkitab mencatat:
    • Awalnya memang penderitaan itu menyakitkan.
    • Menghasilkan buah kebenaran.
    • Memberikan damai.
  • Menerima berkat jasmani
    • “ Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub…” – Ayub 42:10.
  • Catatan Penting:
    • Penderitaan itu tidak permanen.
    • Tuhan sangat peduli kepada kita anak-anak-Nya – Mazmur 34:19.
    • Tuhan pasti memulihkan keadaan kita – Ayub 42:10.
  • Menerima berkat materi
    • “ TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu …” – Ayub 42:12.
  • Hidup Ayub secara materi Pra Penderitaan Pasca Penderitaan
    • 7000 ekor kambing dan domba.
    • 3000 ekor unta.
    • 500 pasang lembu.
    • 500 keledai betina.
    • 14.000 ekor kambing domba (2x lipat).
    • 6000 ekor unta (2x lipat).
    • 1000 pasang lembu (2x lipat).
    • 1000 ekor keledai betina (2x lipat).
  • Menerima berkat keturunan dan umur panjang
    • “ Ia juga mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan … Sesudah itu Ayub masih hidup 140 tahun lamanya; ia melihat anak-anaknya dan cucu-cucunya sampai keturunan yang keempat. Maka matilah Ayub, tua dan lanjut umurnya” – Ayub 42:13, 16.
  • Alkitab mencatat: Berkat Keturunan Berkat Umur Panjang
    • Mendapatkan kembali ke 10 anaknya.
    • Ketiga anak perempuannya adalah yang paling cantik di seluruh negeri – Ayub 42:15.
    • Mendapat cucu sampai keturunan keempat.
    • Ayub hampir satu generasi dengan Abraham.
    • Ayub hidup 140 tahun pasca penderitaan.
    • Jadi, umur Ayub diperkirakan 200 tahun.
  • Penutup
    • “ Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkot kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia” – Yak.1:12.
  • Alkitab mencatat:
    • Yang berbahagia bukan orang yang punya harta banyak.
    • Yang berbahagia bukan orang yang punya jabatan.
    • Yang berbahagia bukan orang yang punya nama populer.
  • Orang yang bahagia ialah:
    • Orang yang bertahan dalam pencobaan dan penderitaan selama hidup di dunia ini.
    • Orang yang menerima mahkota kehidupan dari Allah Bapa di Sorga nanti.