Etika dan pengembangan sikap positif
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Etika dan pengembangan sikap positif

on

  • 5,579 views

 

Statistics

Views

Total Views
5,579
Views on SlideShare
5,526
Embed Views
53

Actions

Likes
1
Downloads
105
Comments
0

1 Embed 53

http://cvrahmat.blogspot.com 53

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Etika dan pengembangan sikap positif Etika dan pengembangan sikap positif Presentation Transcript

  • ETIKA DANPENGEMBANGAN SIKAPPOSITIF
  • Pengertian dan penerapan Etika Pengertian Etika dan Etiket  Etika Berasal dari bhsYunani;  Ethos yg dlm bentuk jamak ta etha berarti adat istiadat atau kebiasaan kebiasaan hidup yang baik, dianut dan diwariskan secara turun temurun, perilaku berpola yg menjadi kebiasaan = moralitas, berasal dari bhs Latin, mos (dlm bentuk jamak mores), yg berarti adat istiadat atau kebiasaan  Etiket mrpkn terjemahan bahasa Ingris dan Perancis Etiquette, yg berarti persyaratan konvensional mengenai perilaku sosial  norma sopan santun (etiket) adalah norma yg mengatur perilaku dan sikap lahiriah manusia ( misal cara bertamu, cara duduk, cara berpakaian, dll)
  • Penerapan Etika dan Etiket dlm Pergaulan Hidup adalah interelasi dengan sesama. Interelasi ini memerlukan tata krama (manners) dan tata cara (etiquette). Etiket didalam tata krama pergaulan adalah petunjuk bagaimana tata cara berperilaku agar dapat diterima oleh sebuah masyarakat yang menuntut sopan santun Ciri-ciri orang yang memiliki tata krama antara lain:  Tidak sombong  Jujur dan bijaksana  Memiliki toleransi yang tinggi  Memiliki kemampuan empati, yakni kesanggupan untuk dapat merasakan dan mengerti perasaan orang lain  Tahu kapan dan bagaimana bertindak diberbagai macam situasi
  • Etika Sosial dan Etika Bisnis Seorang individu dinilai dari berbagai faktor, antara lain: penampilan, komunikasi verbal dan nonverbal, perilaku (ikhlas, ramah, positif, tidak menyerang). Orang lain akan menilai kita dari sikap kita thd teman- teman, kolega, atasan dan bawahan di lingkungan kerja, sikap thd keluarga, dan orang-orang terdekat. Etika sosial dpt diwujudkan melalui cara kita:  Berpenampilan, mrpk bentuk komunikasi diri. Penampilan merefleksikan pandangan kita mengenai diri sendiri dan bagaimana kita melihat orang lain  Memberikan kesan pertama (first impression), kesan pertama yang baik sangat penting bagi keberhasilan dlm interelasi  Percakapan. Percakapan memantulkan kepribadian seseorang. Ada dua jenis percakapan; percakapan sopan santun dan percakapan akrab, masing-masing memiliki etika tersendiri
  • Etika Bisnis Bisnis sebagai bagian dari hidup masyarakat tidak lepas dari etika, yaitu etika bisnis, atau etika yang berlaku bagi kegiatan-kegiatan manusia dalam berbisnis Setiap kegiatan bisnis senantiasa berdimensi etika, karena kegiatan- kegiatan ini mau tidak mau menyentuh hubungan-hubungan antara lembaga sejenis dengan berbagai kliennya, dan anggota lembaga bisnis itu sendiri (personil) Pelaku bisnis dituntut utk selalu memiliki kepekaan dan terampil memilih jalan yg tepat apabila kepentingan-kepentingan itu saling berbenturan  pelaku bisnis berpeluang menunjukkan jati diri, standar etik, moral dan integritas pribadi. Pelaku bisnis yg memiliki etik, mencurahkan segala kemahiran, tenaga dan sumber daya yg dimiliki utk membina, memupuk, dan meningkatkan hubungan baik dan kerjasama dengan para stake holders Untuk bisa mencapai sukses, pelaku bisnis dituntut memiliki standar etik yang tinggi yang dipatuhi secara konsekuen, dilandasi oleh integritas pribadi yang kokoh dan keberanian moral yang tangguh
  • Sikap Positif Sikap positif adalah perwujudan nyata dari suasana jiwa yang terutama memperhatikan hal-hal yang positif. Merupakan keadaan individu yang fokus pada:  Kegiatan kreatif dan bukan kegiatan yang membosankan  Kegembiraan dan bukan kesedihan  Harapan dan bukan keputus asaan Wujud sikap positif:  Menampilkan keindahan, shg seseorang selalu dikenang, dihargai dan dihormati  Menampilkan kepercayaan diri, shg seseorang merasa bhw ia patut dikenal dan diketahui  Tampak melalui ekspresi wajah, cara berbicara, berjumpa dengan orang lain dan cara menghadapi masalah
  • Sikap Negatif Sikap negatif harus dihindari karena hal ini mengarahkan seseorang pada kesulitan diri dan kegagalan Wujud sikap negatif:  Menampilkan lebih dari sekedar muka sedih  Menyampaikan pesan kepada orang lain mengenai ketidak ramahan, tidak menyenangkan, dan tidak memiliki kepercayaan diri
  •  Kuasai pikiran dengan penuh keyakinan Tetapkan pikiran pada apa yang diinginkan dan singkirkan apa yang tidak diinginkan Terapkan hukum utama Singkirkan semua pikiran negatif melalui pemeriksaan diri Berbahagialah! Buatlah orang lain bahagia! Bentuklah kebiasaan bertolerensi Berikan sugesti positif pada diri sendiri Gunakan kekuatan doa Tetapkan tujuan