Metode kanguru

  • 3,449 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
3,449
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
52
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. PendahuluanMasalah utama bayi baru lahir pada masa perinatal dapat menyebabkan kematian, kesakitan dankecacatan. Hal ini merupakan akibat dari kondisi kesehatan ibu yang jelek, perawatan selamakehamilan yang tidak adekuat, penanganan selama persalinan yang tidak tepat dan tidak bersih,serta perawatan neonatal yang tidak adekuat. Bila ibu meninggal saat melahirkan, kesempatan hidupyang dimiliki bayinya menjadi semakin kecil. Kematian neonatal tidak dapat diturunkan secarabermakna tanpa dukungan upaya menurunkan kematian ibu dan meningkatkan kesehatan ibu.Perawatan antenatal dan pertolongan persalinan sesuai standar, harus disertai dengan perawatanneonatal yang adekuat dan upaya-upaya untuk menurunkan kematian bayi akibat bayi berat lahirrendah, infeksi pasca lahir (seperti tetanus neonatorum, sepsis), hipotermia dan asfiksia. Sebagianbesar kematian neonatal yang terjadi pasca lahir disebabkan oleh penyakit – penyakit yang dapatdicegah dan diobati dengan biaya yang tidak mahal, mudah dilakukan, bisa dikerjakan dan efektif.
  • 2. Penyebab Kematian Neonatal di IndonesiaPenyebab Kematian Neonatal Berdasarkan SKRT tahun 2001o Asfiksia 29%o BBLR/ Prematuritas 27%o Tetanus 10%o Masalah Pemberian ASI 10%o Masalah Hematologi 6%o Infeksi 5%Penyebab Kematian Neonatal Berdasarkan Riskesdas tahun 2007o Gangguan/Kelainan Pernapasan 35,9%o Prematuritas 32,4%o Sepsis 12%o Hipotermi 6,3%o Kelainan darah/Ikterus 5,6 %o Post Matur 2,8%o Kelainan Kongenital 1,4%Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)Sekitar 11,5 % bayi lahir dengan berat lahir rendah kurang dari 2500 gram (Riskesdas 2007). Datadari SKRT 2001 menunjukkan bahwa Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu faktorterpenting kematian neonatal. Penyumbang utama kematian BBLR adalah prematuritas, infeksi,asfiksia lahir, hipotermia dan pemberian ASI yang kurang adekuat. Beberapa penelitian telahmembuktikan bahwa kematian karena hipotermia pada bayi berat lahir rendah (BBLR) dan bayiprematur jumlahnya cukup bermakna. Perilaku/kebiasaan yang merugikan seperti memandikan bayisegera setelah lahir atau tidak segera menyelimuti bayi setelah lahir, dapat meningkatkan risikohipotermia pada bayi baru lahir. Intervensi untuk menjaga bayi baru lahir tetap hangat dapatmenurunkan kematian neonatal sebanyak 18-42% (The Lancet Neonatal Survival 2005).Air susu ibu (ASI) adalah makanan terbaik bagi bayi hingga berusia 6 bulan.Walaupun proporsi bayiyang pernah mendapat ASI cukup tinggi yaitu 95,7% (SDKI 2007), namun proporsi ASI eksklusif padabayi 0 – 6 bulan masih rendah yaitu 32,4% (SDKI 2007), demikian juga dengan proporsi bayimendapat ASI sekitar 1 jam setelah lahir yaitu 43,9% (SDKI 2007). Tidak memberikan kolostrummerupakan salah satu kebiasaan merugikan yang sering ditemukan. Pemberian ASI dapatmenurunkan kematian neonatal hingga 55-87% (The Lancet Neonatal Survival 2005).
  • 3. Perawatan Metode Kanguru (PMK)BBLR membutuhkan bantuan dan waktu untuk penyesuaian kehidupan di luar rahim. Mereka jugamemerlukan bantuan untuk tetap hangat dan mendapatkan ASI yang cukup untuk tumbuh. Satu carauntuk menolong bayi mendapatkan kebutuhan ini adalah menjaga bayi tetap kontak kulit dengan kulitibunya. Perawatan metode kanguru adalah suatu cara agar BBLR terpenuhi kebutuhan khususmereka terutama dalam mempertahankan kehangatan suhu tubuh. Untuk melakukan PMK,tentukan bayi memiliki berat lahir <2500 gram, tanpa masalah/komplikasi.Butir untuk diingat, diperhatikan dan dilaksanakan:o Perawatan metode kanguru adalah suatu cara perawatan untuk BBLR yang sederhana dan mudahdikerjakan di mana saja dengan mendekap bayi agar kulit bayi bersentuhan langsung dengan kulitibu.o Kontak kulit bayi dengan ibu dapat mempertahankan suhu bayi, mencegah bayi kedinginano Keuntungan untuk bayi: bayi menjadi hangat, bayi lebih sering menetek, banyak tidur dan tidakrewel, sehingga kenaikan berat badan lebih cepato Keuntungan untuk ibu: hubungan kasih sayang lebih erat dan ibu bisa bekerja sambilmenggendong bayinya.Syarat melakukan PMK :• Bayi tidak mengalami Kesulitan Bernapas• Bayi tidak mengalami Kesulitan Minum• Bayi tidak Kejang• Bayi tidak Diare
  • 4. • Ibu dan keluarga bersedia dan tidak sedang sakitLakukan PMK untuk menghangatkan bayi bila memenuhi syarat diatas. Metoda kanguru sangat baikdilakukan selama dalam perjalanan ke tempat rujukan. Metoda ini berguna untuk mempercepatterjadinya kestabilan suhu tubuh dan merangsang bayi baru lahir segera mengisap puting payudaraibu.PelaksanaanPMKmemiliki 4 komponen :1.Posisi2.Nutrisi3.Dukungan4. Pemantauan1. Posisi Melakukan Perawatan Metode Kanguru (PMK)Bayi telanjang dada (hanya memakai popok,topi, kaus tangan, kaus kaki), diletakkan telungkup didada dengan posisi tegak atau diagonal. Tubuh bayi menempel/kontak langsung dengan ibu. Aturposisi kepala, leher dan badan dengan baik untuk menghindari terhalangnya jalan napas. Kepalamenoleh ke samping di bawah dagu ibu (ekstensi ringan). Tangan dan kaki bayi dalam keadaan fleksiseperti posisi “katak”Kemudian “fiksasi” dengan selendang
  • 5. Ibu mengenakan pakaian/blus longgar sehingga bayi berada dalam 1 pakaian dengan ibu. Jika perlu,gunakan selimut.Selain ibu, ayah dan anggota keluarga lain bisa melakukan metoda kanguru.Sumber gambar: WHO & UNICEF dan Beck et al, 20042. Nutrisi. Selama pelaksanaan PMK, BBLR hanya diberikan ASI. Melalui PMK akan mendukung danmempromosikan pemberian ASI eksklusif, karena ibu menjadi lebih cepat tanggap bila bayi ingin
  • 6. menyusu. Bayi bisa menyusu lebih lama dan lebih sering. Bila bayi dibawa ke fasilitas kesehatan danbayi tidak mampu menelan ASI dapat dilakukan pemasangan Oro Gastric Tube (OGT) untuk dirujukke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.3. Dukungan. Keluarga memberikan dukungan pada ibu dan bayi untuk pelaksanaan perawatanmetoda kanguru. Di fasilitas kesehatan , pelaksanaan PMK akan dibantu oleh petugas kesehatan.4. Pemantauan. BBLR yang dirawat di fasilitas kesehatan yang dapat dipulangkan lebih cepat (berat< 2000 gram) harus dipantau untuk tumbuh kembangnya. Apabila didapatkan tanda bahaya harusdirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.Kunjungi BBLR minimal dua kali dalam minggu pertama, dan selanjutnya sekali dalam setiap minggusampai berat bayi 2500 gram dengan mempergunakan algoritma MTBM.Hal- hal yang perlu dipantau selama PMK:• Pastikan suhu aksila normal (36,5 – 37,5 ° C )• Pastikan pernapasan normal (30-60 X/menit)• Pastikan tidak ada tanda bahaya• Pastikan bayi mendapatkan ASI yang cukup (minimal menyusu tiap 2 jam)Pastikan pertumbuhan dan perkembangan baik (berat badan akan turun pada minggu pertama antara10-15%, pertambahan berat badan pada minggu kedua 15g/KgBB/hari).Sumber : BUKU SAKU Pelayanan Kesehatan Neonatal Esensial, Kemkes RI, 2010,
  • 7. Kelahiran prematur adalah suatu kondisi kelahiran yang belum sempurnakematangannya. Biasanya terjadi pada usia kehamilan 28-37 minggu. Penyebabkelahiran bayi prematur dapat dipicu oleh beberapa faktor. Faktor psikologis yangdisebabkan oleh stres yang berkepanjangan. Faktor sosial seperti ibu hamil merupakanperokok aktif atau pasif, usia ibu yang kurang dari 18 tahun atau lebih dari 40 tahun,keturunan (orang tua pernah melahirkan prematur), postur tubuh ibu yang pendek dankurus, kurangnya kontrol pada kehamilan.Dari faktor medis, umumnya kelahiran bayi prematur dapat dipicu oleh ketuban yangpecah dini, janin kembar, pernah memiliki riwayat kelahiran prematur, penyakit ibu,anemia, malnutrisi, kelainan bentuk rahim, dan terjadi infeksi pada genitalia sertasaluran kemih.Untuk tanda-tanda kelahiran prematur sebenarnya sama dengan tanda-tandakelahirannormal. Ibu akan mengalami kontraksi pada usia kehamilan masih kurang dari37 minggu. Jika merasakan tanda-tanda demikian maka segeralah ke dokter agarmendapatkan tindakan lanjut. Jika kontraksinya cukup hebat, maka ibu akan diberikanobat lewat infus, dilanjutkan dengan obat minum. Air ketuban yang keluar dengansendirinya juga jadi tanda kelahiran prematur. Namun masih dapat dipertahankan jikacadangan air ketuban dalam rahim ibu masih cukup banyak bagi janin dan alirannyasegera berhenti. Jika tidak tercapai, maka ibu akhirnya akan melahirkan prematur.Bayi lahir prematur. yang terpenting adalah menjaga kestabilan suhu bayi karena bayiprematur rentan dengan dingin (hipotermia) dan infeksi. Kemampuanbernafas, menghisap ASI, dan kemampuan bayi prematur mengontrol suhu tubuh jugabelum sempurna. Karena bayi prematur lahir kurang bulan maka surfaktan dalam paru-paru bayi masih belum terbentuk. Sehingga paru-paru bayi belum bisa mengembangsebagai mana mestinya. Oleh karena itu bayi prematur membutuhkan antibiotik untukparu-parunya, dengan memberikan surfaktan baru.Untuk menormalkan suhu tubuhnya, bayi memerlukan bantuan inkubator. Di dalaminkubator biasanya bayi juga diberikan oksigen untuk membantu pernafasannya.Inkubator juga harus dalam keadaan steril karena bayi rentan terhadap infeksi. Petugasdan orang tua yang ingin melihat anaknya di inkubator harus dalam keadaan steril danmenggunakan pakaian khusus dari rumah sakit.Ada cara lain sebagai pengganti dari inkubator dengan hasil yang lebih baik, yaitudengan metode kanguru. Metode kanguru merupakan perawatan bayi prematur dengancara memberikan sentuhan kulit ke kulit antara ibu dan bayi. Posisi bayi harus lurus
  • 8. (tidak boleh ditekuk), didekatkan pada tubuh ibu, lalu diberikan penutup kepala dankaki pada bayi.Ibu juga bisa memakai baju khusus untuk metode kanguru, sehingga bayi dapatmerasakan kehangatan dari suhu alami tubuh ibu. Kelebihan lain dari metode kanguruadalah bayi akan lebih cepat mencium bau ibu dan dapat mendengarkan detak jantungibunya, ini dapat menenangkan bayi. Ibu tidak perlu khawatir, jika anak sudah melewatimasa kritisnya maka ia dapat menikmati hidup secara normal seperti anak-anaklainnya.Incoming search terms:o baju kanguru untuk bayio metode kanguruPerawatan metode kanguru dapat membantu pertumbuhan bayi prematur dandianjurkan untuk bayi dengan berat badan di bawah 2.500 gram. Metode kangguruyang ditemukan tahun 1983 menyediakan situasi dan kondisi yang mirip denganrahim ibu. Begini caranya:Kenakan bayi pakaian dengan ukuran lebih besar dari badan ibu, topi, popok dankaus kaki yang telah dihangatkan. Selanjutnya letakkan bayi di dada di antarapayudara ibu, sebelumnya, buka kancing kemeja Anda.Letakkan bayi di dada ibu, dengan posisi tegak langsung ke kulit ibu dan pastikankepala bayi sudah mantap melekat di dada ibu. Posisikan bayi dengan siku dantungkai tertekuk, kepala dan dadan bayi terletak di dadan ibu dengan kepala agaksedikit mendongak.Kemudian, selimuti bayi dengan kemeja Anda. Kulit bayi yang bersentuhan dengankulit Anda selain membuatnya nyaman, juga menghangatkannya. Topang tubuh dankepalanya agar tetap tegak.Gunakan selendang agar bayi tidak jatuh.(me)