• Like
Makkah sebagai pusat bumi dan pusat waktu dunia
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

Makkah sebagai pusat bumi dan pusat waktu dunia

  • 1,835 views
Published

mekkah tempat ter strategis

mekkah tempat ter strategis

Published in Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
1,835
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
18
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Makkah Sebagai Pusat Bumi dan PusatWaktu DuniaPosted on Agustus 11, 2011 by MUSLIMOleh Abd Rozzaq Supremasi standar waktu internasional GreenwichMean Time kini mendapat tantangan dari jam raksasa yang dibangun di Mekkah. PemerintahArab Saudi berharap jam Menara Mekkah ini menjadi acuan 1,5 miliar muslim di dunia.Jam Menara Mekkah ini mulai berdetak pada hari Kamis, 12 Agusutus 2010, bersamaan denganmulainya bulan Ramadan.Menara Jam Mekkah ini sangat mirip dengan BigBen. Jam ini bisa dilihat dari empat arah. Jamini lebarnya 45 meter ini akan diterangi dua juta lampu LED. Pada jam itu ada tulisan Arab besar“Dengan nama Allah.” Jam ini akan beroperasi dengan standar sendiri yakni Saudi StandarWaktu atau 3 jam lebih dulu ketimbang GMT.Jamnya sendiri ada di sebuah menara dengan puncaknya terdapat lengkungan bulan sabit sebagailambang Islam. Menara ini akan dibangun setinggi 600 meter dan akan menjadi bangunantertinggi kedua di dunia (menara tertinggi di dunia : Burj Khalifa di Dubai, 828 meter).Dari soal tinggi, Menara Jam Mekkah ini akan mengalahkan Big Ben. Big Ben tingginya cuma94,8 meter dengan lebar 6,9 meter.Keunikan Menara Jam Mekah lainnya adalah setiap datang waktu salat, 21 ribu lampu hijau danputih akan berpendar-pendar. Ini tanda untuk mengingatkan kaum muslimin untuk salat. Lampuini bisa dilihat dari jarak 18 mil atau 28,8 kilometer.Pendirian Menara Jam Mekkah ini juga bertujuan agar Mekkah menjadi patokan waktu dunia.Selama 125 tahun ini, dunia internasional hanya mengenal satu standar waktu yakni jam yangdihitung dari bujur 0 derajat yang melewati Observatorium Greenwich. Standar inilah yang inginditantang Mekkah.
  • 2. Menurut ulama Mesir Yusuf Qardawi, Mekkah lebih tepat ditetapkan menjadi poros bumi.Dalam talkshow Syariah dan Kehidupan, Yusuf menegaskan bahwa Mekka adalah meridianutama dan menjadi “titik keselarasan magnetis sempurna“.Dia mengklaim kota suci Mekkah adalah “nol zona magnet“. Data ini dikuatkan oleh beberapatemuan ilmuwan Arab seperti Abdul Basyit dari Pusat Penelitian Nasional Mesir yangmengatakan bahwa tidak ada gaya magnet di Mekkah.“Itu sebabnya jika seseorang tinggal di sana atau melakukan perjalanan di sana, orang akan lebihsehat karena tak dipengaruhi magnet bumi,” katanya seperti dikutip Telegraph.Ilmuwan Barat menentang pernyataan tersebut. Mereka mencatat bahwa magnet Kutub Utaraadalah fakta. Gaya itu melintasi garis bujur Kanada, Amerika Serikat, Meksiko dan Antartika.(Sumber: Tempointeraktif).Penemuan ilmiah membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari planet bumi. Fakta inimemperkuat kebenaran ilmiah dan ruhiah Islam, sekaligus menjadi dasar kuat penerapan jamMakkah sebagai acuan waktu dunia, menggantikan Greenwich yang penuh kontroversi.Jama‟ah haji mulai kembali ke negaranya masing-masing. Sekian lama mereka harusmeninggalkan negeri masing-masing. Kini telah tuntas mereka mengusaikan manasik, atauritual-ritual ibadah haji di berbagai tempat yang ada di Makkah dan sekitarnya. Dalam beberapahari di bulan Dzulhijjah itu, mereka diberi kemuliaan oleh Allah untuk menjadi tamu-Nya,mengunjungi rumah-Nya,kiblat kaum muslimin di seluruh dunia.makkah_berkilauMakkahAllah telah menjadikan Makkah sebagai tanah suci, bahkan dipilih-Nya sebagai tempat bagibaitullah (rumah Allah), sekaligus sebagai tempat diutusnya nabi dan rasul terakhir NabiMuhammad shallallahu „alaihi wa sallam. Keistimewaan ini memunculkan pertanyaan, mengapaMakkah?Tentu, hal itu adalah rahasia Allah. Namun, dari kajian yang dilakukan ilmuwan muslim,terungkap fakta mengejutkan tentang keistimewaan kota Makkah, bila ditilik dari sudut ilmugeografi (ilmu bumi) dan geologi (ilmu tanah). Sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh DrHusain Kamaluddin, seorang dosen ilmu ukur bumi, telah membuktikan bahwa Makkah adalahpusat bumi.Pada mulanya, penelitian itu bertujuan untuk menemukan suatu cara yang bisa membantuseorang muslim untuk memastikan lokasi kiblat, dari tempat manapun di dunia. “Kamikatakan di dalam bumi, bukan di atas bumi, karena atmosfer mengikuti planet bumi. Dengandemikian manusia selalu berada di dalam bumi, kecuali bila ia terbang ke luar angkasa,” tutur DrHusain mengawali penjelasan ilmiahnya.Namun di tengah risetnya, pria ini seperti menemukan durian runtuh. Betapa tidak, ia berhasilmengungkap fakta yang seharusnya dapat memecahkan polemik ratusan tahun tentang pusatplanet bumi. Bersama timnya, ilmuwan Mesir ini mendapati Makkah sebagai pusat bagi seluruhbenua yang ada di bumi.
  • 3. Pada mulanya ia menggambar peta bumi untuk memastikan arah kiblat dari berbagai tempat.Setelah menggambar benua-benua berdasarkan jarak setiap tempat yang ada di keenam benuaserta lokasinya dari Kota Makkah al-Mukarramah, ia memulai menggambar garis-garis sejajarhanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang. Pada penelitian pertama ini, iasudah menemukan fakta bahwa Makkah adalah pusat bumi, karena kota suci tersebut menjadititik pusat garis-garis itu!Dr Husain yang saat itu menjadi Kepala Bagian Ilmu Ukur Bumi di Universitas Riyadh SaudiArabia, kemudian membuat garis-garis benua dan segala perinciannya untuk kepentinganrisetnya. Pekerjaannya terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarakvalid dan variasi-variasi berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum terhadap apa yang iatemukan, bahwa Makkah memang benar-benar pusat bumi.Ia berhasil membuat lingkaran detail dengan Makkah sebagai pusatnya. Garis-garis luarlingkaran itu berada di luar benua-benua, sedangkan keliling garisnya berputar bersama garisluar benua-benua itu. Dalam riset ini, Dr Husain bersama timnyaberhasil menemukan salah satu hikmah ilahiah: mengapa Makkah al-Mukarramah dipilih sebagaitempat bagi baitullah! (Majalah al-‘Arabi, edisi 237, Agustus, 1970Foto-foto satelit, studi-studi topografi (ada saya lampirkan di bawah) dan kajian lapisan bumiserta geografi yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama denganpenemuan tim Dr Husain di tahun 70-an itu. Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiahbahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologiyang panjang bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab.Lempengan-lempengan ini terus- menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk keMakkah.Studi ilmiah yang menghasilkan teori itu memang dilaksanakan untuk tujuan berbeda, bukandimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Namun studi yang
  • 4. diterbitkan di dalam banyak majalah sains di Barat itu, dengan sendirinya turut menegaskanbahwa pusat planet bumi adalah kota suci umat Islam, Makkah al-Mukarramah. Subhanallah!Kebenaran ilmiah itu menjadi pembuktian firman Allah berikut ini:“Dan ini (al-Qur‟an) adalah kitabyang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan)sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura (Makkah) danpenduduk (negeri-negeri) di sekelilingnya.” (QS. Al-An‟am: 92)Dalam ayat lain, yakni pada Surat asy-Syura ayat 7, Allah juga menyebut Makkah denganUmmul Qura, dan negeri-negeri lain dengan “negeri-negeri di sekelilingnya”.Mengapa Allah menyebut Makkah sebagai Ummul Qura (induk kota-kota)? Mengapa Allahmenyebut daerah selain Makkah dengan kalimat “negeri-negeri di sekelilingnya”?Dipastikan melalui berbagai penemuan mutakhir di abad ini bahwa hal itu terkait dengan pusatbumi dan hal-hal yang mengelilinginya. Kata “Ummul Qura‟” berarti induk bagi kota-kota lain,dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, sementarayang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yangpenting di dalam kultur Islam.Sebagaimana seorang ibu yang menjadi sumber keturunan, maka Makkah juga merupakansumber dari semua negeri lain. Selain itu, kata “ibu” memberi Makkah keunggulan di atas semuakota lain. Karena Makkah juga disebut Bakkah, tempat di mana umat Islam melaksanakan hajiitu, terbukti sebagai tempat yang pertama diciptakan.Telah menjadi kenyataan ilmiah bahwa bola bumi ini pada mulanya tenggelam di dalam air(samudera yang sangat luas). Kemudian gunung api di dasar samudera meletus dengan keras danmengirimkan lava dan magma dalam jumlah besar dan membentuk “bukit”. Bukit inilah yangkemudian menjadi tempat Allah memerintahkan untuk menjadikannya lantai dari Ka‟bah(kiblat). Batu basal Makkah dibuktikan oleh suatu studi ilmiah sebagai batu paling purba dibumi.Jika demikian, ini berarti bahwa Allah terus-menerus memperluas dataran ini. Adakah haditsnabi yangmenunjukkan fakta mengejutkan ini? Jawabannya adalah “ya!” Nabi bersabda, “Ka‟bah ituseperti tanah di atas air, dari tempat itu bumi ini diperluas.”Menjadi tempat yang pertama diciptakan menambah sisi spiritual tempat tersebut. Allah telahmemuliakan Makkah saat Dia menjadikannya sebagai pusat ibadah umat Islam, terutama ibadahhaji. Allah juga berkehendak menjadikan rumah yang digunakan untuk menyembah-Nya terletakdi Makkah, sebagai kota tujuan umat muslim dalam haji dan umrah.
  • 5. Makkah berada di tengah bumi, sejalan dengan makna firman Allah dalam Surat al-Baqarah:“Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (ummat Islam), ummat yang adil.” (dari QSal-Baqarah: 143).Kata “adil” pada ayat di atas diterjemahkan dari kata wasath, yang dalam bahasa Arab berarti“tengah-tengah.”Bagi yang mempercayai mukjizat angka dalam al-Qur‟an akan menemukan fakta, bahwa ayatyang menegaskan tentang tengah-tengahnya umat Islam ini terdapat pada ayat 143, dan ituadalah tengah-tengahnya Surat al-Baqarah yang memiliki 286 ayat. Maha Besar Allah!Sejumlah pakar Islam di bidang geologi dan ilmu syariah mulai mengkampanyekan persamaanwaktu dunia dengan merujuk waktu Makkah al-Mukarramah. Hal tersebut dimaksudkan untukmengganti persamaan waktu Greenwich (GMT) yang selama ini digunakan banyak pendudukdunia. Menurut sejumlah kajian ilmiah, Makkahlah yang seharusnya menjadi pusat bumi.Persoalan tersebut muncul dalam Konferensi Ilmiah bertajuk “Makkah Sebagai Pusat Bumi,antara Teori dan Praktek”.Konferensi yang diselenggarakan di ibukota Qatar, Dhoha pada tahun ini (2009) menyimpulkantentang acuan waktu Islam berdasarkan kajian ilmiah yakni Makkah. Konferensi juga menyerupada umat Islam agar mengganti acuan waktu dunia yang selama ini merujuk pada Greenwich.Konferensi juga dihadiri oleh Syaikh Dr Yusuf al-Qaradhawi, dan juga sejumlah pakar geologiMesir seperti Dr Zaghlul Najjar, dosen ilmu bumi di Wales University di Inggris, serta Ir YaseenShaok, seorang saintis yang mempelopori jam Makkah.Dr Qaradhawi dalam kesempatan itu menyampaikan dukungannya agar umat Islam dan jugadunia menggunakan acuan waktu Makkah sebagai acuan waktu yang sejati, karena Makkahadalah pusat bumi. “Kami menyambut kajian ilmiah dengan hasil yang menegaskan kemuliaankiblat umat Islam. Meneguhkan lagi teori bahwa Makkah merupakan pusat bumi adalah samadengan penegasan jati diri keislaman dan menopang kemuliaan umat Islam atas agama, umat danperadabannya,” jelas Qaradhawi yang juga ketua Asosiasi Ulama Islam Internasional itu.Terkait Makkah sebagai pusat bumi, Dr Zaghlul Najjar mengamini penelitian saintifik yangdilakukan oleh Dr Husain Kamaluddin di atas, bahwa ternyata Makkah Mukarramah memangmenjadi titik pusat bumi. Hasil penelitian yang dipublikasikan oleh The Egyptian Scholars ofThe Sun and Space Research Center yang berpusat di Kairo itu, melukiskan peta dunia baru,yang dapat menunjukkan arah Makkah dari kota-kota lain di dunia. Dengan menggunakanperkiraan matematik dan kaidah yang disebut “spherical triangle”. Dr Husain menyimpulkankedudukan Makkah betul-betul berada di tengah-tengah daratan bumi. Sekaligus membuktikanbahwa bumi ini berkembang dari Makkah.Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nolbujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan tidak melewati Greenwich di Inggris.GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada dibawah jajahan Inggris.Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktushalat, sekaligus akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade lalu tentangrujukan waktu dunia. Kini menjadi keharusan bagi umat dan media Islam untuk terusmengkampanyekan kebenaran ini.
  • 6. Abraj Al-Bait Dibangunnya jam raksasa di kota Mekah akan menjadi acuanwaktu umat Muslim di Dunia dan memudarkan dominasi Jam Big Ben di London yang lebihdikenal dengan GMT.Greenwich Mean Time atau lebih dikenal sengan singkatan GMT ditantang oleh sebuah jamraksasa baru yang dibangun di Mekah.Jam tersebut ditempatkan di atas Mekkah Royal Clock didalamnya terdapat hotel, pusat perbelanjaan, dan ruang konferensi.Walau belum selesai 100 persen jam raksasa sudah berfungsi tepat di hari pertama bulan puasaJam akan berjalan berdasarkan Standar Waktu Arabia(AST).Para Ulama Islam percaya bahwa Mekah adalah pusat bumi dikarenakan kota suci itu merupakan„zona nol magnet‟ sehingga orang yang tinggal di Mekah akan terhindar dari gravitasi bumi, iaakan lebih sehat,mendapatkan energi baru dan hidup lebih lama.Dengan dibangunnya jam ini diharapkan 1,5 miliar warga Muslim dunia akan mengacuwaktunya dari kota Mekah.Jam raksasa ini merupakan menara tertinggi kedua di dunia (577m)setelah menara Dubai (828m). Makkah, memang luar biasa. Bukan saja karena di tanah Arabitulah bumipara nabi, tapi di sanalah berada ka‟bah, kiblat bagi umat muslim.Bahkan, kawasan masjidil haram semakin tua justru semakin cantik. Tempat ibadah yangnyaman, sementara berbagai hotel berbintang berdiri megah mencakar langit.Terbaru, sebagaimana dilansir kantor berita Associated Press (AP),kemarin Negara yangdidirikan Abdul Aziz as-Sa?ud itu resmi mengoperasionalkan jam dinding terbesar di dunia.Ingat bagiamana kemegahan jam raksasa di pusat Kota London Big Ben? Inilah tandingannya.Jam raksasa dengan empat sisi itu terpancang dipuncak sebuah tower setinggi 600 meter atausetara 1.970 kaki. Bangunan ini bahkan menjadi bangunan tertinggi nomor dua di dunia setelahMenara Dubai Burj Khalifa di Uni Emirat Arab.Jam yang lebih dari satu abad diakui sebagai pusat waktu dunia atau Greenwich Mean Time(GMT) itu, tertandingi dengan jam di makah tersebut.Telegraph, melaporkan, jam tersebut ditempatkan di atas Mekkah Royal Clock Tower yangmendominasi kota suci Islam itu. Ini adalah jantung dari sebuah kompleks luas yang didanaiPemerintah Arab Saudi, didalamnya terdapat hotel, pusat perbelanjaan, dan ruang konferensi.Dari penampilan, memang menara jam raksasa itu menyaru Menara St Stephen tempat untuk
  • 7. lonceng Big Ben dan Empire State Building. Menara jam Saudi itu memang bertujuan untukmengalahkan saingannya di Inggris tersebut dalam segala segi.Dengan dibangunnya jam raksasa ini di atas Menara Mekka Royal Clock diharapkan sekitar 1,5miliar warga Muslim dunia akan mengacu waktunya dari kota Mekah. Alasan mengapa MekahMenjadi Pusat Waktu Dunia adalah para ulama muslim percaya bahwa kota Mekah adalah pusatbumi dikarenakan kota Mekah itu merupakan “zona nol magnet” sehingga orang yang tinggal dikota Mekah akan terhindar dari pengaruh alamiah makhluk yang mengalami gravitasi bumi, iaakan lebih sehat, mendapatkan energi baru dan hidup lebih lama (panjang umur).