Judul : Evaluasi Kurikulum Nama Pengarang : Dr. Oemar Hamalik Jumlah Halaman : 134 halaman Tahun Terbit : 1990 Penerbit : ...
BAB I Dasar-dasar Evaluasi Kurikulum <ul><li>Esensi : </li></ul><ul><li>Konsep Evaluasi, Pengukuran, Dan Penelitian </li><...
<ul><li>Pengukuran : </li></ul><ul><li>Untuk Memperoleh informasi yang adekuat dan akurat tentang  </li></ul><ul><li>sesua...
<ul><li>Penelitian : </li></ul><ul><li>Penelitian bersifat ilmiah (Scientifis) sebagai systematic, controlled, </li></ul><...
Pentingnya Evaluasi Kurikulum <ul><li>Evaluasi Kurikulum dalam berbagai Tingkat Sebagai berikut : </li></ul><ul><li>Guru b...
<ul><li>Evaluasi kurikulum berpijak pada beberapa asumsi sebagai berikut: </li></ul><ul><li>Program evaluasi harus di desa...
<ul><li>Kegiatan Evaluasi Kurikulum </li></ul><ul><li>Mengamati hasil belajar siswa yang bersifat khusus </li></ul><ul><li...
<ul><li>Refleksi: </li></ul><ul><li>Dalam bab ini menurut saya bagus karea kita bisa tau </li></ul><ul><li>bagaimana seben...
BAB II PENDEKATAN DAN STRATEGI EVSALUASI KURIKULUM <ul><li>Prinsip-prinsip evaluasi kurikulum </li></ul><ul><li>Evaluasi k...
<ul><li>Beberapa variabel yang perlu dipertimbangkan </li></ul><ul><li>Tujuan pendidikan </li></ul><ul><li>Evaluasi kuriku...
Pendekatan Evaluasi Kurikulum <ul><li>Pendekatan tradisional  </li></ul><ul><li>membaca , menulis , berhitung sesuai denga...
<ul><li>Pendekatan sistem </li></ul><ul><li>pokoknya dapat di tafsirkan bahwa dalam pendekatan sistem , semua komponen ter...
Evaluasi Kurikulum dan Guru  <ul><li>Evaluasi dan ujian  </li></ul><ul><li>Evaluasi dan tujuan Guru </li></ul>
Strategi Evaluasi Kurikulum  <ul><li>Teori evaluasi </li></ul><ul><li>a.Mutu program intruksional bergantung pada mutu kep...
<ul><li>Komponen-komponen desain evaluasi </li></ul><ul><ul><li>Penentuan garis besar evaluasi  </li></ul></ul><ul><ul><li...
<ul><li>Praktek evaluasi Perubahan masyarakat karena timbulnya kebutuhan-kebutuhan kultual Dan pendidikan di satu pihak , ...
<ul><li>REFLEKSI </li></ul><ul><li>Pada bab ini membahas tentang pendekatan dan strategi evaluasi kurikulum yang di dalamn...
BAB III EVALUASI MUTU PENDIDIKAN  <ul><li>Pengetian mutu dalam pendidikan  </li></ul><ul><li>a. Mutu pendidikan dalam arti...
<ul><li>b. Kriteria proses pendidikan  </li></ul><ul><li>Mutu pendidikan dapat di lihat pula pada tingkat efisiensi prosed...
<ul><li>KONSEP MUTU PENDIDIKAN </li></ul><ul><li>Tinjauan secara sosiologis </li></ul><ul><li>Tinjauan dari segi normatif ...
PENDIDIKAN MUTU MELALUI PERBAIKAN KURIKULUM <ul><li>Kriteria penilaian </li></ul><ul><li>Pendidikan adalah pendidikan mutu...
<ul><li>PENDEKATAN EVALUASI MUTU </li></ul><ul><li>PENDIDIKAN </li></ul><ul><li>Asumsi evaluasi mutu </li></ul><ul><li>Kon...
<ul><li>REFLEKSI </li></ul><ul><li>Pada BAB ini membahas tentang evaluasi mutu </li></ul><ul><li>pendidikan,dengan mempela...
BAB IV EVALUASI KEBUTUHAN DAN KELAYAKAN KURIKULUM <ul><li>Konsep evaluasi kebutuhan dan kelayakan  </li></ul><ul><li>kurik...
<ul><li>Pentingnya evaluasi kebutuhan dan  </li></ul><ul><li>kelayakan kurikulum </li></ul><ul><li>Hasil evaluasi hal I I ...
PELAKSANAAN EVALUASI KEBUTUHAN DAN KELAYAKAN KURIKULUM <ul><li>Masyarakat sebagai evaluator </li></ul><ul><li>Masyarakat y...
PEMANFAATAN HASIL EVALUASI <ul><li>Pengembangan desain pendidikan </li></ul><ul><li>Bentuk pemanfaatan tersebut dapat disa...
KELAYAKAN KURIKULUM <ul><li>Faktor manusiawi </li></ul><ul><li>Faktor ini meliputi unsur-unsur pengelola pendidikan,supers...
<ul><li>REFLEKSI </li></ul><ul><li>Pada bab ini membahas tentang Evaluasi kebutuhan dan kelayakan </li></ul><ul><li>kuriku...
BAB V EVALUSI PROGRAM PENDIDIKAN <ul><li>Tujuan evaluasi program pendidikan </li></ul><ul><li>Tujuannya adalah untuk mempp...
<ul><li>JENIS-JENIS EVALUASI </li></ul><ul><li>Evaluasi perencanaan dan pengembangan </li></ul><ul><li>Evaluasi monitoring...
KERANGKA EVALUASI PENDIDIKAN <ul><li>Deskripsi program </li></ul><ul><li>Ada 3 jenis pendekatan yang biasa digunakan dalam...
<ul><li>REFLEKSI </li></ul><ul><li>Dalam bab ini membahas Evaluasi program pendidikan.Program pendidikan juga sangat oenti...
BAB VI EVALUASI PENGEMBANGAN KURIKULUM <ul><li>Konsep pengembangan evaluasi kurikulum </li></ul><ul><li>Konsep pengembanga...
<ul><li>Pentingnya rekomendasi Pengembangan Kurikulum </li></ul><ul><li>Rekomendasi yang dapat diberikan terhadap suatu ku...
<ul><li>PEMBAHARUAN KURIKULUM </li></ul><ul><li>Antusiasme terhadap pembaharuan </li></ul><ul><li>Tujuan timgkah laku </li...
REKOMENDASI UNTUK MENILAI PENGEMBANGAN KURIKULUM <ul><li>Kategori rekomendasi </li></ul><ul><li>ada 7 rekomendasi pokok ya...
<ul><li>2. Landasdan rekomendasi </li></ul><ul><li>Penentua rekomendasi didasarkan atas prinsip-prinsip sebagai berikut: <...
<ul><li>REFLEKSI </li></ul><ul><li>mMenurut saya pada bab ini bagus karena kita bisa tau seperti apa </li></ul><ul><li>pen...
BAB VII EVALUASI BAHAN PENGAJARAN <ul><li>Fungsi evaluasi bahan pengajaran </li></ul><ul><li>Fungsi kurikuler </li></ul><u...
<ul><li>Untuk memeriksa hingga mana derajat ketercapaian tujuan penggunaan bahan pengajaran </li></ul><ul><li>Untuk memenu...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kurikulum dan Pembelajaran

2,277 views
2,209 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,277
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
53
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kurikulum dan Pembelajaran

  1. 1. Judul : Evaluasi Kurikulum Nama Pengarang : Dr. Oemar Hamalik Jumlah Halaman : 134 halaman Tahun Terbit : 1990 Penerbit : PT. Remaja Rosdakarya - Bandung
  2. 2. BAB I Dasar-dasar Evaluasi Kurikulum <ul><li>Esensi : </li></ul><ul><li>Konsep Evaluasi, Pengukuran, Dan Penelitian </li></ul><ul><li>Evaluasi : </li></ul><ul><li>Perbuatan Pertimbangan Berdasarkan seperangkat Kritera yang di sepakati dan </li></ul><ul><li>Dapat di Pertanggung jawabkan. </li></ul><ul><li>Dalam Rumusan itu Terdapat 3 Faktor : </li></ul><ul><li>Pertimbangan ( Judgment ) </li></ul><ul><li>Deskripsi objek penilaian </li></ul><ul><li>Kriteria yang dapat di Pertanggung jawabkan. </li></ul>
  3. 3. <ul><li>Pengukuran : </li></ul><ul><li>Untuk Memperoleh informasi yang adekuat dan akurat tentang </li></ul><ul><li>sesuatu yang di ukur. Informasi dapat membantu pihak-pihak yang </li></ul><ul><li>Berkepentingan untuk membuat keputusan. </li></ul><ul><li>5 jenis keputusan : </li></ul><ul><li>Keputusan Intruksional yang di buatkan berdasarkan hasil Evaluasi Tentang peroses dan hasil pembelajaran </li></ul><ul><li>Keputusan kurikuler </li></ul><ul><li>Keputusan seleksi </li></ul><ul><li>Keputusan penempatan dan klasifikasi </li></ul><ul><li>Keputusan personal </li></ul>
  4. 4. <ul><li>Penelitian : </li></ul><ul><li>Penelitian bersifat ilmiah (Scientifis) sebagai systematic, controlled, </li></ul><ul><li>Empiricial, and critical investigtion of hypotical propositions about the </li></ul><ul><li>Presumed relations among ntural phenomena (fred N. karlinger, 1964) </li></ul><ul><li>Rumusan ini mengandung 2 Hal : </li></ul><ul><li>Penelitian ilmiah harus sistematis dan terkontrol </li></ul><ul><li>Penelitian harus bersifat empiris artinya penelitian itu dilaksanakan melalui pengujian di lapangan dalam kenyataan Objektif. </li></ul>
  5. 5. Pentingnya Evaluasi Kurikulum <ul><li>Evaluasi Kurikulum dalam berbagai Tingkat Sebagai berikut : </li></ul><ul><li>Guru bidang study : berkepentingan menilai para siswanya untuk melihat sejauh mana proses beljar mengajar yang telah di laksanakannya itu berhasil atau kurang berhasil. </li></ul><ul><li>Kepala sekolah : Berkepentingan karena terkait dengan tugasnya sebagai administrator dan survesior di sekolahnya,bertanggung jawab melaksanakan evaluasiterhadap program sekolah dalam rangka pelaksanaan kurikulum sekolah secara keseluruhan. </li></ul><ul><li>Kandep dan Kanwil:Kandep dan Kanwil dala hal ini berperan selaku pengelola kurikulum sekoloah-sekolahyang berada di dalam lingkungan tanggung jawabnya. </li></ul><ul><li>Administrator tingkat pusat: Penilaian kurikulum bukan semata-mata bersifat sektoral,melainkan dilakukan pula secara nasional. </li></ul>
  6. 6. <ul><li>Evaluasi kurikulum berpijak pada beberapa asumsi sebagai berikut: </li></ul><ul><li>Program evaluasi harus di desain sebaik-baiknya guna memperoleh informasi yang baik pula. </li></ul><ul><li>Program evaluasi harus dibatasi pada penemuan-penemuan yang didukung oleh data yang kuantitatif . </li></ul><ul><li>Informasi yang diperoleh melalui evaluasi hendaknya dapat menjadi alat yang efisien dan efektif </li></ul><ul><li>Program evaluasi kurikulum dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan menyangkut evaluasi terhadap komponen input,proses,dan produk. </li></ul>
  7. 7. <ul><li>Kegiatan Evaluasi Kurikulum </li></ul><ul><li>Mengamati hasil belajar siswa yang bersifat khusus </li></ul><ul><li>Menggunakan alat evaluasi untuk menemukan kelemahan-kelemahan,kebutuhan-kebutuhan da minat para siswa. </li></ul><ul><li>Mendesain pengajara yang akan dilaksanakan </li></ul><ul><li>Mengadakan penilaian secara terus menerus terhadap pelaksanaan pengajaran </li></ul><ul><li>Mengadakan kontrol terhadap tingkah laku siswa </li></ul><ul><li>Mengadakan perbaikan pengajaran </li></ul>
  8. 8. <ul><li>Refleksi: </li></ul><ul><li>Dalam bab ini menurut saya bagus karea kita bisa tau </li></ul><ul><li>bagaimana sebenarnya kurikulum itu.Kita biosa tau dari </li></ul><ul><li>dasar-dasarnya,pada bab ini juga disebutkan kegiatan </li></ul><ul><li>evaluasi kurikulum,konsep evaluasi.Kita juga tau terjadinya perubahan </li></ul><ul><li>Pandangan dalam pendidikan. </li></ul>
  9. 9. BAB II PENDEKATAN DAN STRATEGI EVSALUASI KURIKULUM <ul><li>Prinsip-prinsip evaluasi kurikulum </li></ul><ul><li>Evaluasi kurikulum didasarkan atas tujuan tertentu </li></ul><ul><li>Evaluasi kurikulum harus bersifat objektif </li></ul><ul><li>Evaluasi kurikulum bersifat komprehensif </li></ul><ul><li>Evaluasi kurikulum dilaksanakan secara kooperatif </li></ul><ul><li>Evaluasi kurikulum harus dilaksanakan secara efisien </li></ul><ul><li>Evaluasi kurikulum dilaksanakan secara berkesinambungan </li></ul>
  10. 10. <ul><li>Beberapa variabel yang perlu dipertimbangkan </li></ul><ul><li>Tujuan pendidikan </li></ul><ul><li>Evaluasi kurikulum tak mungkin dilaksanakan tanpa mempertimbangkan tujuan pendidikan </li></ul><ul><li>Sistem sekolah </li></ul><ul><li>Sistem sekolah sebagai suatu keseluruhan perlu menjadi variabel penentu dalam evaluasi kurikulum </li></ul><ul><li>Pendidikan guru </li></ul><ul><li>Program pendidikan guru belum memperlihatkan atau memasukan masalah pembinaan dan evaluasi kurikulum </li></ul>
  11. 11. Pendekatan Evaluasi Kurikulum <ul><li>Pendekatan tradisional </li></ul><ul><li>membaca , menulis , berhitung sesuai dengan tuntutan masyarakat pada waktu itu . Penilaian di tunjukan kepada hasil-hasil ujian yang besifat kecerdasan saja . Usaha memahami murid secara individu hanya dalam hal kemampuan membaca , menulis , dan berhitung yang merupakan bahan pokok dalam silabus kurikulum sekolah . Penguasa mata-mata pelajaran itulah yang menjadi tujuan pendidikan . </li></ul>
  12. 12. <ul><li>Pendekatan sistem </li></ul><ul><li>pokoknya dapat di tafsirkan bahwa dalam pendekatan sistem , semua komponen terlibat , termasuk juga semua komponen manusia yang bertanggung jawab dalam proses evaluasi . Komponen-komponen evaluasi tersebut terdiri atas komponen kebutuhan dan feasibility , komponen masukan , komponen proses dan komponen produk keempat komponen ini mesti menjadi landasan pertimbangan dalam evaluasi kurikulum secara sistematis . </li></ul>
  13. 13. Evaluasi Kurikulum dan Guru <ul><li>Evaluasi dan ujian </li></ul><ul><li>Evaluasi dan tujuan Guru </li></ul>
  14. 14. Strategi Evaluasi Kurikulum <ul><li>Teori evaluasi </li></ul><ul><li>a.Mutu program intruksional bergantung pada mutu keputusan yang di buat </li></ul><ul><li>tentang intruksional tersebut . </li></ul><ul><li>b. Mutu keputusan bergantung pada kemampuan administrator untuk </li></ul><ul><li>mengidentifikasi berbagai alternatif yang terdapat dalam situasi-situasi </li></ul><ul><li>keputusan , dan membuat pertimbangan-pertimbangan yang saksama </li></ul><ul><li>tentang alternatif-alternatif tersebut . </li></ul><ul><li>c. Pembuatan keputusan yang saksama itu membutuhkan informasi yang </li></ul><ul><li>tepat dan dapat di percaya . </li></ul><ul><li>d. pengadaan informasi tersebut memerlukan alat yang sistematis . </li></ul><ul><li>e. proses pengadaan informasi bagi pembuatan keputusan erat sekali </li></ul><ul><li>hubungannya dengan konsep evaluasi yang di pergunakan . </li></ul>
  15. 15. <ul><li>Komponen-komponen desain evaluasi </li></ul><ul><ul><li>Penentuan garis besar evaluasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Pengumpulan informasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Organisasi informasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Analisis informasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Pelaporan informasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Administrasi evaluasi </li></ul></ul>
  16. 16. <ul><li>Praktek evaluasi Perubahan masyarakat karena timbulnya kebutuhan-kebutuhan kultual Dan pendidikan di satu pihak , dan respons sekolah di pihak lainnya , Menuntut sekolah agar menjalin keseimbangan dan relevansi yang setepat tepatnya . </li></ul><ul><li>Prosedur perubahan sistematis </li></ul><ul><li>Prosedur ini melakukan evaluasi terhadap setiap tahap dalam perencanaan dan pelaksanaan program suatu sekolah </li></ul>
  17. 17. <ul><li>REFLEKSI </li></ul><ul><li>Pada bab ini membahas tentang pendekatan dan strategi evaluasi kurikulum yang di dalamnya cenderung kepada pendayagunaan pendekatan sistem . </li></ul><ul><li>Berdasarkan pendkatan sistem ini suatu strategi evaluasi akan di laksanakan . Yang memiliki komponen-komponen kebutuhan dan kelayakan , masukan , proses dan produk . Dalam bab ini cukup lengkap karena di dalamnya menunjukan pada dasar , arah , tujuan , dan teknik yang di tempuh dalam memulai dan melaksanakan evaluasi kurikulum . </li></ul>
  18. 18. BAB III EVALUASI MUTU PENDIDIKAN <ul><li>Pengetian mutu dalam pendidikan </li></ul><ul><li>a. Mutu pendidikan dalam artian intrinsik </li></ul><ul><li>Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan manusia terdidik , yakni manusia yang memiliki perilaku , cara berpikir , dan berkesadaran sesuai dengan kebudayaan masyarakat . Konsep manusia terdidik di lihat dari dua kriteria , yakni produk dan proses yang satu sama lain tak dapat di pisahkan . </li></ul>
  19. 19. <ul><li>b. Kriteria proses pendidikan </li></ul><ul><li>Mutu pendidikan dapat di lihat pula pada tingkat efisiensi prosedur pendidikan dalam lembaga pendidikan atau sekolah . Memang untuk menentukannya agak lebih sulit karena bergantung pada kualifikasi staf akademis atau pada kepribadiannya. </li></ul><ul><li>Tujuan-tujuan ekstrinsik institusi pendidikan </li></ul><ul><li>Suatu sistem pendidikan dapat dilihat dari segi relevansinya dengan kebutuhan nasional dan tujuan-tujuan pendidikan yang telah ditentukan. </li></ul>
  20. 20. <ul><li>KONSEP MUTU PENDIDIKAN </li></ul><ul><li>Tinjauan secara sosiologis </li></ul><ul><li>Tinjauan dari segi normatif </li></ul><ul><li>Tinjauan dari segi kultural </li></ul><ul><li>EVALUASI TERHADAP MUTU PEDIDIKAN </li></ul><ul><li>Kriteria mutu bertalian dengan tujuan-tujuan yang secara </li></ul><ul><li>Eksplisit mengarahkan pelaksanaan pendidikan dalam </li></ul><ul><li>rangka sosiokultural.Penilaian terhadap mutu pendidikan </li></ul><ul><li>berkenaan dengan berapa jauh sekolah telah berhasil </li></ul><ul><li>mencapai tujuan-tujuan kognitif dan nonkoognitif. </li></ul>
  21. 21. PENDIDIKAN MUTU MELALUI PERBAIKAN KURIKULUM <ul><li>Kriteria penilaian </li></ul><ul><li>Pendidikan adalah pendidikan mutu bila dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan para siswa,membantu memecahkan masalah mereka agar mencapai pertumbuha dan perkembangan secara optimum. </li></ul><ul><li>Pertimbangan untuk perbaikan </li></ul><ul><li>Dalam peyusunan program tersebut perencana perlu mempergunakan sumber daya yang ada,baik sumber daya manusiawi maupun sumber daya materisal.Kedua jenis sumber daya tersebut harus dikelola sehingga bermanfaat. </li></ul>
  22. 22. <ul><li>PENDEKATAN EVALUASI MUTU </li></ul><ul><li>PENDIDIKAN </li></ul><ul><li>Asumsi evaluasi mutu </li></ul><ul><li>Kontrol mutu dan kurikulum </li></ul><ul><li>Kriteria evaluasi mutu </li></ul>
  23. 23. <ul><li>REFLEKSI </li></ul><ul><li>Pada BAB ini membahas tentang evaluasi mutu </li></ul><ul><li>pendidikan,dengan mempelajari bab ini kita bisa tau bagaimana mutu pendidikan di negara kita.Untuk meningkatkan kualitas pendidikan diperlukan sarana dan prasarana yang memadai.Kita juga harus tau nilai-nilai,pengetahuan dan pemahaman kriteria proses pendidikan ,dan tujuan-tujuan prinsip pendidikan. </li></ul>
  24. 24. BAB IV EVALUASI KEBUTUHAN DAN KELAYAKAN KURIKULUM <ul><li>Konsep evaluasi kebutuhan dan kelayakan </li></ul><ul><li>kurikulum </li></ul><ul><li>Evaluasi sebagai rangkain kegiatan pengamatan dan </li></ul><ul><li>wawancara untuk </li></ul><ul><li>mengumpulkan data dan informasi tentang kebutuhan </li></ul><ul><li>pendidikan. </li></ul><ul><li>Pengembangan kurikulum adalah proses perencanaan dan </li></ul><ul><li>perbaikan </li></ul><ul><li>Kurikulum sesuai dengan kebutuha nyata,yang bersumber dari semua </li></ul><ul><li>pihak yang terkait dengan keperluan pendidikan. </li></ul>
  25. 25. <ul><li>Pentingnya evaluasi kebutuhan dan </li></ul><ul><li>kelayakan kurikulum </li></ul><ul><li>Hasil evaluasi hal I I penting bagi berbagai pihak,antara lain: </li></ul><ul><li>Penelitian kurikulum </li></ul><ul><li>Pembinaan tenaga pendidikan </li></ul><ul><li>Administatoratau pengelola sistem pendidikan </li></ul><ul><li>Ahli pengembangan kurikulum </li></ul><ul><li>Masyarakat dan orang tuasebagai umpan balik </li></ul><ul><li>Guru bidang studi atau guru kelas </li></ul>
  26. 26. PELAKSANAAN EVALUASI KEBUTUHAN DAN KELAYAKAN KURIKULUM <ul><li>Masyarakat sebagai evaluator </li></ul><ul><li>Masyarakat yang dinamis dan berfikir maju akan turut bertanggung jawabdalam proses pelaksanaan pendidikan </li></ul><ul><li>Guru kelas atau Guru bidang studi </li></ul><ul><li>Peranan guru sangat penting dalam evaluasi kebutuhan sekolah demi tercapainya tujuan pelajaran,metode,dan alat </li></ul><ul><li>Kepala sekolah sebagai evaluator kebutuhan kurikulum pendidikan </li></ul><ul><li>Evaluasi kebutuhan pendidikan harus melibatkan semua personil sekola,termasuk para guru dan personel staf lainnya. </li></ul>
  27. 27. PEMANFAATAN HASIL EVALUASI <ul><li>Pengembangan desain pendidikan </li></ul><ul><li>Bentuk pemanfaatan tersebut dapat disajikan pada: </li></ul><ul><li>a. Perencanaan program pendidikan </li></ul><ul><li>b. Penyelenggaraan program pendidikan </li></ul><ul><li>c. Penilaian dan pelaporan pendidikan </li></ul><ul><li>d. Pemantauan dan supervisi pendidikan </li></ul><ul><li>2, Pengembangan kurikulum </li></ul><ul><li>Bentuk pemanfaatan tersebut dalam organisasi sebagai berikut: </li></ul><ul><li>a. Bahan untuk penyusunan rasionel </li></ul><ul><li>b. Bahan untuk enyusun deskripsi </li></ul><ul><li>c. Bha untuk merumuskan jenis dan bentik kemampuan </li></ul><ul><li>d. Bahan untuk merumuskan pengalaman belajar </li></ul>
  28. 28. KELAYAKAN KURIKULUM <ul><li>Faktor manusiawi </li></ul><ul><li>Faktor ini meliputi unsur-unsur pengelola pendidikan,supersior,kepala sekolah,guru,dan tenaga tata usaha sekolahatau lembaga pendidikan luyar sekolah. </li></ul><ul><li>Faktor material </li></ul><ul><li>Material pendidikan hendaknya dijadikan pertimbangan dan menentukan derajat kelayaka suatu kurikulum. </li></ul>
  29. 29. <ul><li>REFLEKSI </li></ul><ul><li>Pada bab ini membahas tentang Evaluasi kebutuhan dan kelayakan </li></ul><ul><li>kurikulum.Menurut saya evaluasi kebutuhan dan kelayakan kurikulum </li></ul><ul><li>sangat penting karena sutu keharusan yang esensil dalam </li></ul><ul><li>pengembangan program pendidikan umumnya dan kurikilum khususya. </li></ul>
  30. 30. BAB V EVALUSI PROGRAM PENDIDIKAN <ul><li>Tujuan evaluasi program pendidikan </li></ul><ul><li>Tujuannya adalah untuk mempperoleh informasi yang </li></ul><ul><li>akurat tentang derajat keberhasiln program dan kelancaran </li></ul><ul><li>pelaksnaan program,yang pada gilirannya dapat </li></ul><ul><li>mengetahui beberapa kelemahan dan kelebihannya. </li></ul>
  31. 31. <ul><li>JENIS-JENIS EVALUASI </li></ul><ul><li>Evaluasi perencanaan dan pengembangan </li></ul><ul><li>Evaluasi monitoring </li></ul><ul><li>Evaluasi dampak </li></ul><ul><li>Evaluasi efisiensi-ekonomi </li></ul><ul><li>Evaluasi program komprehensif </li></ul>
  32. 32. KERANGKA EVALUASI PENDIDIKAN <ul><li>Deskripsi program </li></ul><ul><li>Ada 3 jenis pendekatan yang biasa digunakan dalam rangka penentuan unsur-unsur pokok sutu program </li></ul><ul><li>a. Pendekatan struktural </li></ul><ul><li>b. Pendekatan fungsional </li></ul><ul><li>c. Pendekatan sistematis </li></ul><ul><li>Kriteria Evaluasi </li></ul><ul><li>Kriteria evaluasi ialah kerangaka acuan atau seperangkat ukuran yang digunakan untuk mengkaji data deckriptif tentang program. </li></ul>
  33. 33. <ul><li>REFLEKSI </li></ul><ul><li>Dalam bab ini membahas Evaluasi program pendidikan.Program pendidikan juga sangat oenting karena meruoakan indikator utama keberhsilan program tersebut.Oleh karenAa itu,pokok program adalah sejauh ana keberhasilan telah diperoleh setelah melaksanakan program. </li></ul>
  34. 34. BAB VI EVALUASI PENGEMBANGAN KURIKULUM <ul><li>Konsep pengembangan evaluasi kurikulum </li></ul><ul><li>Konsep pengembangan kurikulum sauatu perencanaan untuk </li></ul><ul><li>memperoleh suatu kurikulum yang lebih baik. </li></ul><ul><li>Pengembangan kurikulum terdiri dari 3 langkah: </li></ul><ul><li>Merumuskan tujuan-tujuan dalam bentuk tingkah laku </li></ul><ul><li>Memilih dan menemukan situasi belajar untuk mencapai tujuuan-tujua tersebut </li></ul><ul><li>Merancang serta mengembangkan metode assesment untuk mengukur tingkat keberhasilan dalam encapai tujuan </li></ul>
  35. 35. <ul><li>Pentingnya rekomendasi Pengembangan Kurikulum </li></ul><ul><li>Rekomendasi yang dapat diberikan terhadap suatu kurikulum terdiri </li></ul><ul><li>dari 3 kategori sebagai alternatif pilihan evluator kurikulum yaitu: </li></ul><ul><li>Kategori utama(esensial) </li></ul><ul><li>Kategori sangat diharapkan atau diinginkan(very desirable) yang menunjukan pernyataan-pernyataan yang besr sumbangannya kepada produksi dan penggunaan kurikulum </li></ul><ul><li>Kategori diinginkan atau diharapkan(desirable),meliputi pernyataan-pernyataan yang bersifat membsntu,tetapi tidak diharapkan secara normal. </li></ul>
  36. 36. <ul><li>PEMBAHARUAN KURIKULUM </li></ul><ul><li>Antusiasme terhadap pembaharuan </li></ul><ul><li>Tujuan timgkah laku </li></ul><ul><li>Pelaksanaan pembaharuan kurikulum </li></ul><ul><li>Langkah pengukuran </li></ul><ul><li>Pengembangan dan penilaian kurikulum </li></ul>
  37. 37. REKOMENDASI UNTUK MENILAI PENGEMBANGAN KURIKULUM <ul><li>Kategori rekomendasi </li></ul><ul><li>ada 7 rekomendasi pokok yang telah dirumuskan </li></ul><ul><li>a. rasional </li></ul><ul><li>b. Spesifikasi </li></ul><ul><li>c. Kelayakan </li></ul><ul><li>d. Keefektifan </li></ul><ul><li>e. kondisi </li></ul><ul><li>f. kepraktisan </li></ul><ul><li>g. desiminasi </li></ul>
  38. 38. <ul><li>2. Landasdan rekomendasi </li></ul><ul><li>Penentua rekomendasi didasarkan atas prinsip-prinsip sebagai berikut: </li></ul><ul><li>a. rasionalitas </li></ul><ul><li>b. nilai-nilai </li></ul><ul><li>c. keputusan </li></ul><ul><li>d. akontabilitas </li></ul><ul><li>e. signifikasi </li></ul><ul><li>f. menyeluruh </li></ul><ul><li>g. kausasi </li></ul><ul><li>h. tingkah laku </li></ul><ul><li>i. pengetahuan </li></ul>
  39. 39. <ul><li>REFLEKSI </li></ul><ul><li>mMenurut saya pada bab ini bagus karena kita bisa tau seperti apa </li></ul><ul><li>pengembangan kurikulum itu.Evaluasi pengembangan kurikulum perlu </li></ul><ul><li>dilaksanakan pada setiap tahap pengembangan kurikulum untuk </li></ul><ul><li>berbagai jenjang pendidikan karena dalam kurikulum banyak </li></ul><ul><li>perubahan kebijakan dalam sistem pendidikan nasional. </li></ul>
  40. 40. BAB VII EVALUASI BAHAN PENGAJARAN <ul><li>Fungsi evaluasi bahan pengajaran </li></ul><ul><li>Fungsi kurikuler </li></ul><ul><li>Fungsi instruksional </li></ul><ul><li>Fungsi diagnosis dan perbaikan </li></ul><ul><li>Fungsi administratif </li></ul><ul><li>Tujuan Evaluasi Bahan Pengajaran </li></ul><ul><li>Untuk memilih bahan pengajaran mana yang sebaiknya digunakan sebagai sumber bahan belajar baik dari segi peserta maupun bagi pengajar atau poelatih </li></ul><ul><li>Untuk mengamati apakah prosedur penggunaa sumber bahan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan </li></ul>
  41. 41. <ul><li>Untuk memeriksa hingga mana derajat ketercapaian tujuan penggunaan bahan pengajaran </li></ul><ul><li>Untuk memenuhi tingkat kemampuan pengajar atau pelatih dalam menggunakan bahan atau buku sumber </li></ul><ul><li>Untuk memperoleh bahan informasi bagi kepentingan administeratif </li></ul><ul><li>Untuk memperoleh informasi dalam rangka memperbaiki bahan pengajaran itu sendiri,terutama dalam kaitannya dengan persyaratan atau kriteria yang telah ditentukan bagi setiap buku sumbert yang baik,. </li></ul>

×