Your SlideShare is downloading. ×
0
Kerajaan aceh darussalam
Kerajaan aceh darussalam
Kerajaan aceh darussalam
Kerajaan aceh darussalam
Kerajaan aceh darussalam
Kerajaan aceh darussalam
Kerajaan aceh darussalam
Kerajaan aceh darussalam
Kerajaan aceh darussalam
Kerajaan aceh darussalam
Kerajaan aceh darussalam
Kerajaan aceh darussalam
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Kerajaan aceh darussalam

15,391

Published on

1 Comment
6 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
15,391
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
516
Comments
1
Likes
6
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Kerajaan Aceh Darussalam<br />Oleh : Nanda Feby Rahmadani Lubis<br />Kelas : XI IPS 2<br />
  • 2. Kesultanan Aceh Darussalam<br />Terletak di pulau sumatera dengan ibu kota Kutaraja. Dengan sultan pertamanya Sultan Ali Munghyat Syah. Yang di nobatkan pada 8 september 1507.Aceh telah mengukir masa lampaunya dengan begitu megah dan menakjubkan, terutama karena kemampuannya dalam mengembangkan pola dan sistem pendidikan militer, komitmennya dalam menentang imperialisme bangsa Eropa, sistem pemerintahan yang teratur dan sistematik, mewujudkan pusat-pusat pengkajian ilmu pengetahuan, hingga kemampuannya dalam menjalin hubungan diplomatik dengan negara lain<br />
  • 3. Awal Mula.<br />Kesultanan Aceh didirikan oleh Sultan Ali Munghyat yah pada tahun 1496.<br />Di awal-awal masa pemerintahannya wilayah Kesultanan Aceh berkembang hingga mencakup Daya Pedir, Pasai, Deli dan Aru<br />Pada tahun 1528, Ali Mughayat Syah digantikan oleh putera sulungnya yang bernama Salahuddin, yang kemudian berkuasa hingga tahun 1537<br /> Kemudian Salahuddin digantikan oleh Sultan Alauddin Riayat Syah al-Kahar yang berkuasa hingga tahun 1568.<br />
  • 4. Masjid baiturrahman<br />Terletak di daerah Nangroe Aceh Darussalam<br />
  • 5. Masa Kejayaan<br />Kesultanan Aceh mengalami masa keemasan pada masa kepemimpinan Sultan Iskandar Muda (1607 - 1636).<br />Aceh telah berhasil memukul mundur kekuatan Portugis dari selat Malaka. <br />serta atas sebagian tanah Semenanjung Melayu<br />bangsa Aceh sudah meluaskan pengaruhnya atas pulau-pulau Sunda<br />Serangan ini dalam upaya memperluas dominasi Aceh atas Selat Malaka dan semenanjung Melayu.<br />kesultanan Aceh melakukan penyerangan terhadap Portugis di Melaka dengan armada<br />Aceh juga melakukan hubungan diplomatik dengan semua bangsa yang melayari Lautan Hindia.<br />
  • 6. Kemunduran<br />Kemunduran Kesultanan Aceh bermula sejak kemangkatan Sultan Iskandar Tsani pada tahun 1641. <br />
  • 7. Faktor-faktor penyebab kemunduran <br /><ul><li>makin menguatnya kekuasaan Belanda di pulau Sumatera dan Selat Malaka
  • 8. Traktat London yang ditandatangani pada 1824 telah memberi kekuasaan kepada Belanda untuk menguasai segala kawasan British/Inggris di Sumatra
  • 9. Pada akhir November 1871, lahirlah apa yang disebut dengan Traktat Sumatera
  • 10. Setelah melakukan peperangan selama 40 tahun, Kesultanan Aceh akhirnya jatuh dan digabungkan sebagai bagian dari negara Hindia Timur Belanda
  • 11. Pada tahun 1942, pemerintahan Hindia Timur Belanda jatuh di bawah kekuasan Jepang. Pada tahun 1945, Jepang dikalahkan Sekutu</li></li></ul><li>Perang Aceh<br />Perang Aceh dimulai sejak Belanda menyatakan perang terhadap Aceh pada 26 Maret 1873setelah melakukan beberapa ancaman diplomatik, namun tidak berhasil merebut wilayah yang besar. Perang kembali berkobar pada tahun 1883, namun lagi-lagi gagal, dan pada 1892 dan 1893, pihak Belanda menganggap bahwa mereka telah gagal merebut Aceh.<br />
  • 12. Dr. Christiaan Snouck Hurgronje,seorang ahli Islam dari Universitas Leiden yang telah berhasil mendapatkan kepercayaan dari banyak pemimpin Aceh, kemudian memberikan saran kepada Belanda agar serangan mereka diarahkan kepada para ulama, bukan kepada sultan. Saran ini ternyata berhasil. Pada tahun 1898, Joannes Benedictus van Heutsz dinyatakan sebagai gubernur Aceh, dan bersama letnannya, Hendrikus Colijn, merebut sebagian besar Aceh.<br />
  • 13. Sultan Muhammad Daud akhirnya menyerahkan diri kepada Belanda pada tahun 1903 setelah dua istrinya, anak serta ibundanya terlebih dahulu ditangkap oleh Belanda. Kesultanan Aceh akhirnya jatuh seluruhnya pada tahun 1904. Saat itu, hampir seluruh Aceh telah direbut Belanda.<br />
  • 14. Makam Sultan Iskandar Muda <br />Kerajaan aceh darussalam mencapai puncak kejayaan ketika dipimpin olehnya.<br />
  • 15. Sultan Aceh<br />Sultan Aceh merupakan penguasa / raja dari Kesultanan Aceh, tidak hanya sultan, di Aceh juga terdapat Sultanah / Sultan Wanita. <br />

×