Bab 3Negara dan Konstitusi
NEGARA1.Pengertian  negaraSecara etimologi,kata negara berasal dari kata staat(Belanda dan Jerman),State(Inggris),Etat (...
Negara  adalah suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa kelompok man usia yang secara bersama sama mendiami suatu w...
- Sifat negara :        Sifat memaksa        Sifat Monopoli        Sifat mencakup semua
-Unsur pembentukan negara     Rakyat     Wilayah     Pemerintah yang berdaulat     Pengakuan dari negara lain
Asal    mula terjadi negara ◦   Secara faktual ◦   - Occupatie ◦   - Cessie ◦   - Accesie ◦   - Fusi ◦   - Proklamasi ◦  ...
Secara teoritis:- Teori ketuhanan- Teori kekusaan- Teori perjanjian masyarakat-Teori hukum alam  Secara proses pertumbuhan...
Tujuan dan Fungsi Negara Tujuan Negara -Teori kekuasaan -Teori Perdamaian Dunia -Teori jaminan hak dan kebebasan
Fungsi Negara- Menurut G.A Jacobsen dan M.H Lipman- Menurut R.M Mac Iver- Van vollenhoven- John Locke- Motesquieu
Konstitusionalisme Konstitusionalisme adalah suatu gagasan/paham yang  menyatakan bahwa suatu konstitusi /undang –undang ...
Konstitusi     Konstitusi berasal dari kata constituer (bhs Perancis)     yang berarti membentuk. Dimaksudkan untuk     pe...
Negara Konsitusional Adalah negara yang berdasar atas suatu konstitusi/  memiliki konstitusi sebagai dasarnya bernegara ...
Konstitusi NKRIKonstitusi yang berlaku di NKRI adalah UUD 1945 yang ditetapkan PPKI tanggal 18 Agustus 1945, diberlakukan...
Isi Konstitusi Berisi hal-hal yg mendasar, penting bagi negara Umumnya bersifat garis-garis besar yang nanti  dituangkan...
Kesepakatan dasar     mengenai UUD 1945Tidak mengubah Pembukaan UUD 1945Tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik In...
Perubahan UUD 1945 Perubahan    atas UUD 1945 dilakukan dengan sistem amendemen  (melampirkan naskah perubahan pada naska...
Apa yang perlu dilakukan WNI Memahami     secara utuh dan lengkap mengenai konstitusi  negara, bukan memperdebatkan eksis...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Negara dan konstitusi

8,788

Published on

presentasi

Published in: Education
2 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
8,788
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
349
Comments
2
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Negara dan konstitusi

  1. 1. Bab 3Negara dan Konstitusi
  2. 2. NEGARA1.Pengertian negaraSecara etimologi,kata negara berasal dari kata staat(Belanda dan Jerman),State(Inggris),Etat (Perancis);Kata kata-kata tersebut berarti”meletakan keadaan berdiri”,”menempatkan “,atau membuat berdiri.
  3. 3. Negara adalah suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa kelompok man usia yang secara bersama sama mendiami suatu wilayah tertentu dan mengakui adanya satu pemerintah yang mengurus tata tertib serta keselematan sekelompok atau beberapa kelompok tersebut
  4. 4. - Sifat negara : Sifat memaksa Sifat Monopoli Sifat mencakup semua
  5. 5. -Unsur pembentukan negara Rakyat Wilayah Pemerintah yang berdaulat Pengakuan dari negara lain
  6. 6. Asal mula terjadi negara ◦ Secara faktual ◦ - Occupatie ◦ - Cessie ◦ - Accesie ◦ - Fusi ◦ - Proklamasi ◦ - Anexatie
  7. 7. Secara teoritis:- Teori ketuhanan- Teori kekusaan- Teori perjanjian masyarakat-Teori hukum alam Secara proses pertumbuhan -Secara primer - Secara sekunder
  8. 8. Tujuan dan Fungsi Negara Tujuan Negara -Teori kekuasaan -Teori Perdamaian Dunia -Teori jaminan hak dan kebebasan
  9. 9. Fungsi Negara- Menurut G.A Jacobsen dan M.H Lipman- Menurut R.M Mac Iver- Van vollenhoven- John Locke- Motesquieu
  10. 10. Konstitusionalisme Konstitusionalisme adalah suatu gagasan/paham yang menyatakan bahwa suatu konstitusi /undang –undang dasar harus memiliki fungsi khusus yaitu membatasi kekuasaan pemerintah dan menjamin hak-hak warga negara Konstitusiyg berpaham konstitusionalisme bercirikan bahwa konstitusi itu isinya berisi pembatasan atas kekuasaan dan jaminan thd hak hak dasar warga negara
  11. 11. Konstitusi Konstitusi berasal dari kata constituer (bhs Perancis) yang berarti membentuk. Dimaksudkan untuk pembentukan suatu negara Konstitusi sebagai peraturan dasar/awal mengenai negara. Sebagai dasar pembentukan negara, landasan penyelenggaraan bernegara
  12. 12. Negara Konsitusional Adalah negara yang berdasar atas suatu konstitusi/ memiliki konstitusi sebagai dasarnya bernegara Disamping itu konstitusi negara tsb haruslah memuat gagasan mengenai konstitusionalisme Dengan demikian tidak setiap negara yang berdasar/memiliki konstitusi dinamakan negara konstitusional Perlu memiliki syarat bahwa konstitusi di negara tersebut bersifat konstitusionalisme Banyak negara yang memiliki konstitusi (UUD) tetapi belum tentu menganut konstitusionalisme
  13. 13. Konstitusi NKRIKonstitusi yang berlaku di NKRI adalah UUD 1945 yang ditetapkan PPKI tanggal 18 Agustus 1945, diberlakukan kembali melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959 , dikukuhkan secara aklamasi pada tanggal 22 Juli 1959 oleh DPR dan yang telah mengalami 4 kali perubahan (amandemen) menurut putusan MPR tahun 1999, 2000, 2001, dan 2002Konstitusi lain yang pernah berlaku adalah KRIS (1949-1950) dan UUDS (1950-1959)Konstitusi yang berlaku di Indonesia adalah hukum dasar tertulis (undang-undang dasar)
  14. 14. Isi Konstitusi Berisi hal-hal yg mendasar, penting bagi negara Umumnya bersifat garis-garis besar yang nanti dituangkan lebih lanjut dalam peraturan perundangan dibawahnya Konstitusi negara umumnya berisi tentang identitas /organisasi negara, pola kekuasaan negara, hubungan antar lembaga negara, hubungan negara dengan warga negara, aturan tentang perubahan konstitusi Konstitusi juga mengandung pandangan hidup, cita-cita, dan falsafah yang merupakan nilai-nilai luhur bangsa ybs. Dalam jenjang norma, konstitusi termasuk kelompok Staatgrundgesetz atau aturan dasar/pokok negara
  15. 15. Kesepakatan dasar mengenai UUD 1945Tidak mengubah Pembukaan UUD 1945Tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)Mempertegas sistem presidensiilPenjelasan UUD 1945 yang memuat hal-hal normatif akan dimasukan ke dalam pasal-pasalPerubahan dilakukan dengan cara “adendum”
  16. 16. Perubahan UUD 1945 Perubahan atas UUD 1945 dilakukan dengan sistem amendemen (melampirkan naskah perubahan pada naskah asli) Atau dilakukan dengan cara addendum (menyisipkan ke naskah konstitusi asli). Bagian yang diamandemen menjadi satu kesatuan dari konstitusi. Isi dari konstitusi asli yang belum berubah masih tetap eksis Amandemen konstitusi berbeda dengan pembaharuan konstitusi . Yang terakhir ini berlaku konstitusi yang sama sekali baru Konstitusi lama atau asli ditinggalkan UUD 1945 terdiri dari lima naskah. 1) naskah 1945 yang ditetapkan melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959. 2), naskah perubahan pertama ditetapkan 19 Oktober 1999. 3), naskah perubahan kedua ditetapkan 18 Agustus 2000. 4), naskah perubahan ketiga ditetapkan November 2001. 5), naskah perubahan ditetapkan 10 Agustus 2002. Kelima naskah dijadikan satu, yang masing-masing berlaku mengikat sesuai dengan tanggal ditetapkannya
  17. 17. Apa yang perlu dilakukan WNI Memahami secara utuh dan lengkap mengenai konstitusi negara, bukan memperdebatkan eksistensi konstitusi (perlu tidaknya konstitusi) Bersikap dan berperilaku yang konstitusional dalam hidup bernegara Menghindari perilaku in- konstitusional dalam hidup bernegara. Perilaku in- konstitusional bisa dilakukan oleh penyelenggara negara maupun oleh rakyat negara. Perilaku in- konstitusional membahayakan kehidupan kontitusional dan praktek bernegara pada umumnya Berfikir kritis dan konstruktif terhadap konstitusi untuk kemajuan bangsa dan negara Perlu pendidikan kesadaran berkonstitusi, sehingga konstitusi benar-benar berjalan dan ditaati
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×