System Design with Reuse Oleh : Kelompok UML RPL kelas D
Kelompok UML <ul><li>Tegar Meda  5108100019 </li></ul><ul><li>R. Risky Dwi L. F. 5108100031 </li></ul><ul><li>Rahadian Dus...
Desain Sistem ...
Desain Sistem (1) <ul><li>P roses atau mendefinisikan seni arsitektur, komponen, modul, antarmuka, dan data suatu sistem u...
Desain Sistem ( 2 ) <ul><li>Tujuan dari Desain Sistem secara umum : </li></ul><ul><ul><li>Untuk memberikan gambaran secara...
Desain Sistem ( 3 ) <ul><li>Tujuan utama dari Desain Sistem: </li></ul><ul><ul><li>Kepraktisan </li></ul></ul><ul><ul><li>...
Real Time System Design <ul><li>Pusat/central pada proses system design real-time adalah event/stimuli, dan bukan objek at...
R-T System Design (Cont’d)  (1) <ul><li>Memilih platform eksekusi sistem: hardware dan sistem operasi real-time yang akan ...
R-T System Design (Cont’d)  (2) <ul><li>Mendesain algoritma untuk memproses setiap class stimulus dan respons yang tidak b...
System Design with Reuse
Konsep  Reuse <ul><li>Ketika software engineer menggunakan ulang suatu program atau komponen desain, ia harus mengikuti at...
System Design with Reuse  (1) <ul><li>Pada kebanyakan rekayasa perangkat lunak, sistem didesain dari komponen yang sudah a...
System Design with Reuse  (2) <ul><li>Sistem ini bisa dikategorikan menjadi : </li></ul><ul><li>Application system reuse <...
Software Reuse <ul><li>Di dalam ilmu teknik kebanyakan, sistem dirancang dengan menyusun komponen yang tersedia yang sudah...
Design Pattern <ul><li>Design pattern adalah cara untuk me-reuse atau menggunakan ulang informasi mengenai permasalahan da...
Pattern Element <ul><li>Name </li></ul><ul><ul><li>A meaningful pattern identifier. </li></ul></ul><ul><li>Problem descrip...
Generator-based Reuse <ul><li>Generator program melibatkan penggunaan ulang pola dan algoritma standar dari suatu program ...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

T U G A S R P L Kel U M L (System Design With Reuse)

1,248 views
1,173 views

Published on

tugas RPL kelompok UML...

Published in: Technology, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,248
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
35
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

T U G A S R P L Kel U M L (System Design With Reuse)

  1. 1. System Design with Reuse Oleh : Kelompok UML RPL kelas D
  2. 2. Kelompok UML <ul><li>Tegar Meda 5108100019 </li></ul><ul><li>R. Risky Dwi L. F. 5108100031 </li></ul><ul><li>Rahadian Dustrial D 5108100032 </li></ul><ul><li>Eka Nafrilyan R. 5108100071 </li></ul><ul><li>M. Ulin Nuha 5108100164 </li></ul>
  3. 3. Desain Sistem ...
  4. 4. Desain Sistem (1) <ul><li>P roses atau mendefinisikan seni arsitektur, komponen, modul, antarmuka, dan data suatu sistem untuk memenuhi persyaratan tertentu. Orang bisa melihatnya sebagai aplikasi dari teori sistem pengembangan produk </li></ul><ul><li>Contohnya : </li></ul><ul><ul><li>Konsumsi daya pada ponsel adalah hal yang penting sehingga ponsel selayaknya memiliki hardware yang mumpuni dalam hal manajemen daya/power </li></ul></ul>
  5. 5. Desain Sistem ( 2 ) <ul><li>Tujuan dari Desain Sistem secara umum : </li></ul><ul><ul><li>Untuk memberikan gambaran secara umum kepada user tentang sistem yang baru. </li></ul></ul><ul><ul><li>Untuk menyampaikan persyaratan sebagaimana ditetapkan dalam laporan kelayakan. </li></ul></ul>
  6. 6. Desain Sistem ( 3 ) <ul><li>Tujuan utama dari Desain Sistem: </li></ul><ul><ul><li>Kepraktisan </li></ul></ul><ul><ul><li>Efisiensi </li></ul></ul><ul><ul><li>Biaya </li></ul></ul><ul><ul><li>Fleksibilitas </li></ul></ul><ul><ul><li>Keamanan </li></ul></ul>
  7. 7. Real Time System Design <ul><li>Pusat/central pada proses system design real-time adalah event/stimuli, dan bukan objek atau fungsi sistem itu sendiri </li></ul><ul><li>Ada beberapa tahapan dalam dalam proses system design real-time </li></ul><ul><ul><li>Mengidentifikasi stimuli yang hendak diproses dan respons yang berkaitan dengan stimuli tsb </li></ul></ul><ul><ul><li>Mengidentifikasi konstrain waktu pada setiap stimuli dan respons yang diberikan </li></ul></ul>
  8. 8. R-T System Design (Cont’d) (1) <ul><li>Memilih platform eksekusi sistem: hardware dan sistem operasi real-time yang akan digunakan. Faktor yang memengaruhi pilihan ini termasuk konstrain waktu, keterbatasan ketersediaan, power/daya, pengalaman tim pengembang sistem, dan target harga untuk sistem tersebut </li></ul><ul><li>Mengumpulkan pemrosesan stimulus dan respons ke dalam proses-proses yang bersamaan. Sebuah proses bisa saja diasosiasikan dengan setiap class stimulus dan respons </li></ul>
  9. 9. R-T System Design (Cont’d) (2) <ul><li>Mendesain algoritma untuk memproses setiap class stimulus dan respons yang tidak boleh melebihi konstrain waktu yang diberikan </li></ul><ul><li>Mendesain scheduling system yang memastikan bahwa proses-proses dijalankan tepat waktu dan selesai pada waktunya. </li></ul><ul><li>Mengintegrasikannya dengan sistem operasi real-time </li></ul>
  10. 10. System Design with Reuse
  11. 11. Konsep Reuse <ul><li>Ketika software engineer menggunakan ulang suatu program atau komponen desain, ia harus mengikuti aturan yang dibuat oleh pengembang asli dari komponen tersebut. </li></ul><ul><li>Terdapat dua pendekatan dalam concept reuse yaitu: </li></ul><ul><ul><li>Design pattern </li></ul></ul><ul><ul><li>Generator-based reuse </li></ul></ul>
  12. 12. System Design with Reuse (1) <ul><li>Pada kebanyakan rekayasa perangkat lunak, sistem didesain dari komponen yang sudah ada dan telah digunakan pada sistem lain. </li></ul><ul><li>Penggunaan ulang komponen pada system design ini adalah untuk membuat desain dengan biaya yang lebih murah, pengembangan software yang lebih cepat, dan resiko yang relatif kecil </li></ul>
  13. 13. System Design with Reuse (2) <ul><li>Sistem ini bisa dikategorikan menjadi : </li></ul><ul><li>Application system reuse </li></ul><ul><ul><li>Keseluruhan sistem aplikasi mungkin saja digunakan ulang dengan menggabungkannya ke dalam sistem lain tanpa perubahan (COTS reuse) atau dengan mengembangkan aplikasi tsb </li></ul></ul><ul><li>Component reuse </li></ul><ul><ul><li>Komponen sebuah aplikasi dari sebuah sub-sistem atau sebuah objek tunggal bisa saja digunakan ulang </li></ul></ul><ul><li>Object and function reuse </li></ul><ul><ul><li>Komponen perangkat lunak yang mengimplementasikan sebuah objek tunggal yang terdefinisi bisa digunakan ulang </li></ul></ul>
  14. 14. Software Reuse <ul><li>Di dalam ilmu teknik kebanyakan, sistem dirancang dengan menyusun komponen yang tersedia yang sudah digunakan oleh sistem lainnya. </li></ul><ul><li>Teknik PL sudah difokuskan pada perkembangan yg mendasar, tapi hal itu sekarang diakui untuk mendapatkan PL yg lebih baik, lebih cepat, dan lebih murah. Kita masih perlu mengadopsi design process yg berdasar pada Systematic Software Reuse. </li></ul>
  15. 15. Design Pattern <ul><li>Design pattern adalah cara untuk me-reuse atau menggunakan ulang informasi mengenai permasalahan dan penyelesaiannya </li></ul><ul><li>Pattern atau pola adalah deskripsi dari suatu permasalahan dan inti dari solusinya </li></ul><ul><li>Hal ini tentu saja cukup abstrak untuk digunakan ulang dalam pengaturan/setting yang berbeda </li></ul><ul><li>Pattern atau pola seringkali bergantung pada karakteristik objek seperti inheritance (pewarisan) dan polimorfisme </li></ul>
  16. 16. Pattern Element <ul><li>Name </li></ul><ul><ul><li>A meaningful pattern identifier. </li></ul></ul><ul><li>Problem description. </li></ul><ul><li>Solution description. </li></ul><ul><ul><li>Bukan berupa desain konkrit melainkan sebuah tempolate untuk solusi desain yang dapat diinstansiasi dengan berbagai cara </li></ul></ul><ul><li>Consequences </li></ul><ul><ul><li>Hasil atau efek setelah mengaplikasikan pattern tersebut </li></ul></ul>
  17. 17. Generator-based Reuse <ul><li>Generator program melibatkan penggunaan ulang pola dan algoritma standar dari suatu program </li></ul><ul><li>Pola dan algoritma tsb ditanamkan di generator dan mendapat parameter dari perintah user sehingga menghasilkan sebuah program tersendiri </li></ul><ul><li>Generator-based reuse mungkin diterapkan ketika abstraksi domain dan mappingnya pada executable code bisa diidentifikasi </li></ul>

×