0
Anggota KelompokChatarina W     XI IA6 - 07Citra Nadia S   XI IA6 - 08Nafiah Rafiqah XI IA6 - 22Fariz Achmad A XI IA6 - 33
1. Sel SarafSistem saraf pada manusia dibangun oleh jaringan saraf,sedangkan jaringan saraf dibagun oleh sel-sel yang dis...
Berdasarkan jumlah ulurannya, neuron dibedakan menjadi tiga:  Neuron unipolar  Neuron bipolar  Neuron multipolarBerda...
Mekanisme penghantaran impulsRangsang yang merambat disebut impuls. Impuls diterima oleh reseptor kemudian akan dihantarka...
Dalam sel saraf terjadi proses  penghantaran      impuls       secara  konduksi. Apabila tidak ada  rangsang maka sel sara...
Jika terjadi rangsang kuat, permeabilitas membran akanberubah. Akibatnya polarisasi membran juga berubah.Polarisasi mengal...
Titik - titik (celah) pertemuan antara neuron satu dengan neuron lain disebutsinapsis. Akson pada setiap neuron berakhir m...
Terjadinya Geraka. Gerak Biasab. Gerak Refleks   Gerak ini memungkinkan kita untuk merespons rangsang   tanpa berpikir dul...
Gerak Refleks
Susunan Sistem Saraf
SSPBaik otak maupun STB terdiri atas substansi kelabu dan substansi putih.Kelabu terdiri atas badan-badan neuron sedangla...
Bagian-Bagian Otak
SSTSaraf sadar (somatik) guna membawa sinyal ke otot rangka= 12 sistem saraf kranial (otak,kepala) dan 31 sistem saraf sp...
Sistem Saraf autonom
Sistem saraf dapat mengalami gangguan, adapun beberapa gangguan sistem saraf sebagaiberikut : Neuritis : iritasi pada neu...
Sistem Indra pada ManusiaAlat indra merupakan organ yang berperan penting dalam mengenal lingkungan dan memberi respons t...
Rangsang adalah sesuatu yang memengaruhi perubahan pada bagian tubuh. Macam reseptor pada tubuh adalah :  Kemoreseptor :...
Hidung (Indra Penciuman)Organ untuk mendeteksi aroma yang merupakan kerja dari sel-sel reseptor pada dua epitel olfaktori...
Lidah (Indra Pengecap)Pada permukaan lidah terdapat papila-papila yang mengandung indra pengecap.Macam papila pengecap :...
•Bentuk: Sferikal, diameter 2,5cm.Letak: Di dalam rongga mata pada tengkorak.Struktur: Sel fotoreseptor, warna, dan strukt...
•Badan Siliaris•Definisi : otot-otot melingkar dan menjari yang membentuk suatu cincin di sekelilinglensa pada bagian depa...
•Lensa Mata•Definisi : semacam struktur yang transparan, elastis dan berbentukbikonvens.Fungsi : mengatur cahaya untuk mem...
Adaptasi terang dan gelap Adaptasi terang terjadi pada waktu pembentukan iodopsin :              Iodopsin           gelap...
PROSES MELIHATPrinsip kerja proses melihat:1. Cahaya dari objek direfleksikan ke segalaarah2. Jumlah cahaya yang masuk ke ...
Kelainan Pada Mata Rabun Dekat  Rabun dekat ialah kondisi dimana seseorang tidak dapat melihat benda yang jaraknya  dekat...
 Rabun Senja   Rabun senja atau yang juga dikenal dengan istilah rabun ayam merupakan   ketidakmampuan untuk melihat bend...
Telingaa. Struktur1. Telinga luar2. Telinga tengah3. Telinga dalam
Bagian-Bagian Telinga
Jalannya Rangsang Suara Gelombang suara      liang telinga membran timpani     tulang malleus, incus,stapes jendela oval  ...
Telinga sebagai Alat KeseimbanganSaluran setengah lingkaran (kanalis semisirkularis) sebagai alat keseimbangan di telinga...
Kelainan Pada telinga1.  Gangguan Perambatan suara    yang disebabkan oleh kotoran , tumor , atau    kerusakan tulang-tula...
 1) Radang telinga (otitas media) Penyakit ini disebabkan karena virus atau bakteri dan sering menyerang pada  anak-anak...
KulitKulit terdiri dari tiga lapisan yaitu:- Epidermis- Dermis- Subkutan/ adiposaEpidermis tersusun dari stratum germinati...
Jaringan EpidermisStratum germinativum merupakan lapisan basal yang selselnya aktif   membelah untuk membentuk sel-sel kul...
Jeringan Dermis Jaringan dermis lebih tebal daripada epidermis. Dermis tersusun oleh jaringan ikat dan kolagen. Di dalam l...
Fungsi Bagian-Bagian Kulit1.   Pembuluh darah berfungsi menyuplai oksigen dan nutrisi ke     jaringan epidermis dan dermis...
4. Kelenjar keringat pada kulit berbentuk seperti pembuluh yang   bergelung, tersusun dari sel-sel yang berfungsi menyerap...
Saraf pada kulit      Untuk merasakan rabaan, tekanan, panas, dingin dan nyeri, indra yang digunakan adalah kulit. Saraf y...
Ujung-ujung saraf tersebut sebagai berikut:Ujung saraf Ruffini, untuk merasakan rangsangan panas;Ujung saraf Merkel, unt...
Gangguan & Kelainan pada Kulit Jerawat Merupakan gangguan pada kulit yang disebabkan oleh aktivitas kelenjar lemak yang be...
Panu dan kurapMerupakan gangguan pada kulit yang disebabkanoleh jamur. Jamur ini biasanya tumbuh di daerahlipatan-lipatan ...
TERIMA KASIHありがとうございます
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA

30,103

Published on

Published in: Education
0 Comments
26 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
30,103
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
2,174
Comments
0
Likes
26
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "PPT BIOLOGI SISTEM SARAF & INDRA"

  1. 1. Anggota KelompokChatarina W XI IA6 - 07Citra Nadia S XI IA6 - 08Nafiah Rafiqah XI IA6 - 22Fariz Achmad A XI IA6 - 33
  2. 2. 1. Sel SarafSistem saraf pada manusia dibangun oleh jaringan saraf,sedangkan jaringan saraf dibagun oleh sel-sel yang disebut neuron,jaringan ikat saraf (neugrolia) dan jaringan ikat bias.Neuron terdiri dari tiga bagian: Badan sel Dendrit Akson
  3. 3. Berdasarkan jumlah ulurannya, neuron dibedakan menjadi tiga: Neuron unipolar Neuron bipolar Neuron multipolarBerdasarkan struktur dan fungsinya, neuron juga dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu: Neuron sensorik Neuron motorik Neuron konektor / interneuron
  4. 4. Mekanisme penghantaran impulsRangsang yang merambat disebut impuls. Impuls diterima oleh reseptor kemudian akan dihantarkan oleh dendrit menuju badan sel saraf. Saat impuls sampai pada akson, impuls akan diteruskan ke dendrit neuron lain.
  5. 5. Dalam sel saraf terjadi proses penghantaran impuls secara konduksi. Apabila tidak ada rangsang maka sel saraf disebut dalam keadaan istirahat. Dalam keadaan ini saraf tidak menghantarkan impuls. Membran luar sel saraf bermuatan positif karena kelebihan kation atom Na+. Membran dalam sel saraf bermuatan negatif karena banyak ion K+ yang keluar akson.Keadaan seperti ini disebut polarisasi. Terjadinya kondisi demikian karena peran pompa Na – K dan sifat membran akson yang lebih permeabel terhadap K+ dan kurang permeabel terhadap Na+. Na+ dipompa ke luar. K+ dipompa ke dalam karena sifat membran akson yang permeabel terhadap K, maka K + dapat keluar lagi.
  6. 6. Jika terjadi rangsang kuat, permeabilitas membran akanberubah. Akibatnya polarisasi membran juga berubah.Polarisasi mengalami pembalikan pada lokasi tertentuyang disebut depolarisasi. Selanjutnya prosespembalikan polarisasi diulang hingga menyebabkanrantai reaksi. Dengan demikian, impuls berjalansepanjang akson. Setelah impuls berlalu, membranneuron memulihkan keadaannya seperti semula. Selamamasa pemulihan ini, impuls tidak bisa melewati neurontersebut. Waktu ini disebut waktu refraktori.
  7. 7. Titik - titik (celah) pertemuan antara neuron satu dengan neuron lain disebutsinapsis. Akson pada setiap neuron berakhir membentuk tonjolan kecil yangdisebut tombol sinapsis. Permukaan tombol sinapsis disebut membran pre-sinapsis. Membran pre-sinapsis berfungsi meneruskan rangsang.Membran pre-sinapsis akson neuron satu akan bertemu dengan dendrit neuron yanglain. Permukaan dendrit neuron itu disebut membran post-sinapsis. Fungsimembran post-sinapsis sebagai penerima rangsang. Di antara kedua membrantersebut terdapat suatu celah yang disebut celah sinapsis.Bila impuls telah berada di ujung akson, ujung akson akan mengeluarkan neurohormon yang disebut juga neurotransmiter. Zat ini bersifat memacu danmenghantarkan impuls ke ujung dendrit neuron yang lain. Ada beberapaneurotransmiter yang dikenal yaitu asetilkolin, serotonin, dan dopamin.Keduanya merupakan neurotransmiter yang terdapat di seluruh sistem saraf.Jika impuls tiba di tombol membran pre-sinapsis, akan terjadi peningkatanpermeabilitas membran pre-sinapsis terhadap ion Ca2+. Akibatnya ion Ca2+ masukdan gelembung sinapsis melebur dengan membran pre-sinapsis sambil melepaskanneurotransmiternya ke celah sinapsis. Neurotransmiter ini membawa impuls kemembran post-sinapsis. Setelah menyampaikan impuls, selanjutnya neurotransmiterdihidrolisis oleh enzim yang dikeluarkan oleh membran post-sinapsis, misalnyaasetilkolinesterase. Jika neurotransmiternya dihidrolisis menjadi kolin dan asametanoat, kedua senyawa hasil hidrolisis ini akan disimpan di gelembung sinapsis
  8. 8. Terjadinya Geraka. Gerak Biasab. Gerak Refleks Gerak ini memungkinkan kita untuk merespons rangsang tanpa berpikir dulu , yaitu dikontrol oleh sumsum tulang belakang.Jadi otak akan bereaksi setelah gerak refleks dan menentukan apa tindakan selanjutnya
  9. 9. Gerak Refleks
  10. 10. Susunan Sistem Saraf
  11. 11. SSPBaik otak maupun STB terdiri atas substansi kelabu dan substansi putih.Kelabu terdiri atas badan-badan neuron sedanglan yang putih mengandung saraf- sarad mielin.Di otak bagian puti terdapat di luar disebut korteks sedangkan kelabu di dalam disebut medula.Sebaliknya pada STB yang putih di luar , kelabu di dalam.
  12. 12. Bagian-Bagian Otak
  13. 13. SSTSaraf sadar (somatik) guna membawa sinyal ke otot rangka= 12 sistem saraf kranial (otak,kepala) dan 31 sistem saraf spinal (sumsum tulang belakang)Saraf kranial terdiri atas: nervus olfaktori,nervus optik,nervus okulomotor,nervus trigeminal, nervus abdusen, nervus fasial, nervus auditori, nervus glosofaring, nervus vagus, nervus spinal , nervus hipoglosalSaraf spinal terdiri dari 8ps saraf leher,12ps saraf punggung,5ps saraf pinggang,5ps saraf pinggul dan sepasang saraf ekorSaraf tak sadar (autonom) guna mengirimkan sinyal yang mengatur lingkungan external =saraf parasimpatetik dan saraf simpatetik (berlawanan)
  14. 14. Sistem Saraf autonom
  15. 15. Sistem saraf dapat mengalami gangguan, adapun beberapa gangguan sistem saraf sebagaiberikut : Neuritis : iritasi pada neuron yang disebabkn oleh infeksi, kekurangan vitamin,keracunan gas dan logam, maupun obat.Epilepsi : kelainan pada neuron di otak. Penderita tidak dapat merespons berbagai rangsangan, bahkan otot rangka berkontraksi secara tidak terkontrol.Alzheimer : umumnya menyerang orang – orang yang telah berumur di atas 65 tahun. Ditandai dengan gejala berkurangnya kemampuan dalam mengingat.Parkinson : disebabkan oleh berkurangnya neutransmitter dopamin pada dasarganglion. Gejala penyakit ini adalah gemetaran sewaktu istirahat, sulit bergerak, dankekakuan otot.Amnesia : kelainan yang berupa ketidakmampuan seseorang untuk mengenali ataumengingat peristiwa yang telah terjadi di masa lalu (hilang ingatan). Kelainan ini akibat dari guncangan batin dan cidera otak.Stroke : disebabkan oleh kerusakan otak akibat tersembat atau pecahnya pembuluh darahdi otak.
  16. 16. Sistem Indra pada ManusiaAlat indra merupakan organ yang berperan penting dalam mengenal lingkungan dan memberi respons terhadap segala rangsangan yang terjadi terhadpa keadaan tubuh.Macam rangsang menurut asal sumbernya : rangsang luar : bau, rasa, sentuhan, cahaya, kelembapan, suhu. Rangsang dalam : haus, lapar, rasa nyeri, kelelahan, kenyang
  17. 17. Rangsang adalah sesuatu yang memengaruhi perubahan pada bagian tubuh. Macam reseptor pada tubuh adalah : Kemoreseptor : hidung dan lidah Fotoreseptor : mata Mekanoreseptor : kulitDilihat dari asal rangsangannya, reseptor dibedakan atas : Eksteroreseptor : mampu menerima rangsang dari luar. Interoreseptor : mampu menerima rangsang dari dalam. Proprioreseptor : terdapat di dalam otot.
  18. 18. Hidung (Indra Penciuman)Organ untuk mendeteksi aroma yang merupakan kerja dari sel-sel reseptor pada dua epitel olfaktori.Hidung dapat mencium bau jika gas masuk ke rongga hidung bercampur dengan lendir dinding rongga hidung, yang kemudian menstimulir ujung saraf. Kemudian impuls diteruskan ke pusat saraf melalui serabut saraf pembau di pusat saraf stimuli diinterpretasikan sebagai bau.
  19. 19. Lidah (Indra Pengecap)Pada permukaan lidah terdapat papila-papila yang mengandung indra pengecap.Macam papila pengecap : Filiformis Fungiformis (papila jamur) Circum valata (papila melingkar)
  20. 20. •Bentuk: Sferikal, diameter 2,5cm.Letak: Di dalam rongga mata pada tengkorak.Struktur: Sel fotoreseptor, warna, dan struktur penyokong kerja fotoreseptor.Bagian: Sklera, konjungtiva, kornea, koroid, badan siliaris, retina, fovea, bintikbuta, iris (selaput pelangi), pupil, lensa mata, ligamen suspensor, saraf optik,dan otot mata.•Sklera•Definisi : lapisan pembungkus bola mata yang tersusun atas jaringan ikat kuatberwarna putih buram dan tidak tembus cahaya.Fungsi : melindungi dan mempertahankan bentuk bola mata.•Konjungtiva•Definisi : selaput mukosa yang tersusun atas epitel tipis yang membatasibagian dalam kelopak mata dan bagian depan sklera. Konjungtiva jugamenyusun epitel kornea.•Kornea•Definisi : lapisan transparan yang memungkinkan cahaya masuk ke dalammata.Fungsi : membelokkan (membiaskan) cahaya untuk membantu pemfokusan(pemusatan) cahaya ke retina.•Koroid•Definisi : lapisan sel-sel berpigmen hitam yang terletak di belakang retina.Lapisan ini berisi banyak kapiler darah yang memberi nutrisi dan oksigen,terutama untuk retina.Fungsi : mencegah pantulan (refleksi) cahaya di bagian dalam bola mata retina
  21. 21. •Badan Siliaris•Definisi : otot-otot melingkar dan menjari yang membentuk suatu cincin di sekelilinglensa pada bagian depan mata, dan biasanya melekat pada lensa melalui ligamensuspensor.Fungsi : mengatur cembung-pipihnya lensa untuk menyesuaikanpemusatan/pemfokusan cahaya.•Retina•Definisi : lapisan terdalam penyusun bola mata yang tersusun atas sel-sel saraf sertasel-sel fotoreseptor.Fungsi : mendeteksi ada tidaknya cahaya.•Fovea•Definisi : bagian terkecil pada bagian tengah retina yang tersusun atas sel-sel kerucut.Fungsi : memberikan ketajaman pengelihatan yang tinggi.•Bintik Buta•Definisi : bagian kecil pada retina tempat serabut-serabut saraf bertemu menjadi sarafoptik. Bagian ini tidak memiliki sel-sel batang dan sel-sel kerucut sehingga tidak pekaterhadap cahaya.•Iris/Selaput Pelangi•Definisi : jaringan berbentuk cakram melingkar yang terdapat persis di depan lensa.Jaringan ini tersusun atas serabut otot sirkuler dan radial. Di bagian ini terdapat pigmenyang mengatur warna mata.Fungsi : mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata dengan mengatur ukuran pupil.•Pupil•Definisi : lubang di tengah-tengah iris yang memungkinkan cahaya masuk ke mata.Fungsi : tempat cahaya masuk ke mata.
  22. 22. •Lensa Mata•Definisi : semacam struktur yang transparan, elastis dan berbentukbikonvens.Fungsi : mengatur cahaya untuk membentuk bayangan, dan jugamembatasi rongga mata menjadi dua bagian terpisah yang masing-masing berisi cairan bening (aqueous humour) dan bahan transparanseperti jeli (vitreous humour).•Ligamen Suspensor•Definisi : ligamen kuat yang menghubungkan otot-otot siliaris denganlensa.Fungsi : merubah bentuk lensa dengan kontraksi dan relaksasi otot-otot siliaris.•Saraf Optik•Definisi : sekumpulan serabut saraf sensori yang meninggalkanbagian belakang mata.Fungsi : membawa rangsang dari retina menuju otak.•Otot Mata•Definisi : otot yang berada di sekeliling bola mata.Fungsi : menggerakkan bola mata.
  23. 23. Adaptasi terang dan gelap Adaptasi terang terjadi pada waktu pembentukan iodopsin : Iodopsin gelap retinin + opsin terang (adaptasi terang) Adaptasi gelap terjadi pada waktu pembentukan rodopsin : Rodopsin terang vitamin A + protein gelap (adaptasi gelap)Daya akomodasi mata berarti kemampuan memfokuskan bayangan agar jatuh tepat pada bintik kuning sehingga dapat melihat objekJalannya rangsang mata :Rangsang kornea aqueous humor pupil lensa vitrwous humor retina/bintik kuning
  24. 24. PROSES MELIHATPrinsip kerja proses melihat:1. Cahaya dari objek direfleksikan ke segalaarah2. Jumlah cahaya yang masuk ke matadiatur oleh iris3. Cahaya difokuskan oleh lensa4. Bayangan dideteksi oleh retina
  25. 25. Kelainan Pada Mata Rabun Dekat Rabun dekat ialah kondisi dimana seseorang tidak dapat melihat benda yang jaraknya dekat. Penyakit rabun dekat ini disebut dengan hipermetropi. Rabun Jauh Rabun jauh merupakan penyakit mata yang berkebalikan dengan rabun dekat. Rabun jauh sering disebut dengan miopi. Rabun Jauh-Dekat Rabun jauh dan dekat atau disebut dengan presbiopi ini merupakan ketidakmampuan dalam melihat benda yang terlalu jauh dan terlalu dekat. Untuk mengatasi rabun jauh dan dekat ini, penderitanya bisa menggunakan kacamata rangkap yakni kacamata cekung dan kacamata cembung. Buta Warna Buta warna merupakan penyakit menurun atau dengan kata lain seorang ibu atau ayah yang mengalami buta warna berkemungkinan besar akan menurunkan penyakitnya itu kepada keturunannya. Buta warna ini merupakan keadaan dimana seseorang tak bisa membedakan warna.Kategorinya sendiri ada dua yakni buta warna separuh dan juga buta warna total. Orang yang menderita buta warna total hanya mampu melihat warna hitam dan putih saja.Sedangkan orang yang buta warna separuh hanya tidak bisa melihat warna tertentu saja, misalnya tidak bisa melihat warna merah, biru, kuning, dan lainnya.
  26. 26.  Rabun Senja Rabun senja atau yang juga dikenal dengan istilah rabun ayam merupakan ketidakmampuan untuk melihat benda dalam keadaan remang atau di malam hari. Mengapa gangguan penglihatan ini bisa terjadi? Gangguan mata ini disebabkan oleh kekurangan vitamin A sehingga sel-sel batang tidak dapat berfiungsi akibat tidak terbentuknya protein rodopson. Juling dan KatarakJuling terjadi karena adanya ketidakserasian pada otot-otot mata. Kalau penderita juling ini masih anak-anak maka potensi untuk sembuhnya masih terbuka. Sebaliknya, bagi orang-orang pada usia di atas 55 tahun, katarak merupakan gangguan penglihatan yang paling umum. Kelainan mata ini bisa disembuhkan dengan melakukan operasi mata.Itulah beberapa kelainan yang terjadi pada mata. Karena mata merupakan aset yang sangat penting maka menjaganya merupakan hal yang wajib dilakukan untuk menunjang beragam aktifitas keseharian yang sejatinya tak bisa dilepaskan dari peranan mata.
  27. 27. Telingaa. Struktur1. Telinga luar2. Telinga tengah3. Telinga dalam
  28. 28. Bagian-Bagian Telinga
  29. 29. Jalannya Rangsang Suara Gelombang suara liang telinga membran timpani tulang malleus, incus,stapes jendela oval koklea organ korti ke otak proses mendengar
  30. 30. Telinga sebagai Alat KeseimbanganSaluran setengah lingkaran (kanalis semisirkularis) sebagai alat keseimbangan di telinga. Di ujung saluran setengah lingkaran yang menggembung disebut ampula.Pada ampula berisi sel saraf sensorikDi dalam utrikulus dan sakulus yaitu otolith (bola- bola kalsium karbonat berukuran kecil)
  31. 31. Kelainan Pada telinga1. Gangguan Perambatan suara yang disebabkan oleh kotoran , tumor , atau kerusakan tulang-tulang pendengar2. Gangguan saraf pendengar yang disebabkan oleh kotoran , kebisingan , atau usia lanjut
  32. 32.  1) Radang telinga (otitas media) Penyakit ini disebabkan karena virus atau bakteri dan sering menyerang pada anak-anak. Gejalanya adalah sakit pada telinga, demam, dan pendengaran berkurang. Telinga akan mengeluarkan nanah dan kelainan ini dapat memecahkan gendang telinga. 2) Labirintitis Labirintitis merupakan gangguan pada labirin dalam telinga. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi, gegar otak, dan alergi. Gejalanya antara lain telinga berdengung, mual, muntah, vertigo, dan berkurang pendengaran. 3) Mabuk perjalanan Dalam perjalanan di laut, udara maupun darat kadang-kadang terjadi semacam rasa mual, pusing, dan muntah-muntah. Orang mengatakan ini adalah mabuk perjalanan. Hal ini terjadi karena gangguan pada fungsi keseimbangan (vestibulum) yang terjadi karena gerakan atau getaran kendaraan 4)Tuli Tuli atau tuna rungu ialah kehilangan kemampuan untuk dapat mendengar. Tuli dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu tuli konduktif dan tuli saraf. Tuli konduktif terjadi disebabkan oleh menumpuknya kotoran telinga di saluran pendengaran, sehingga mengganggu transmisi suara ke koklea. Tuli saraf terjadi bila terdapat kerusakan syaraf pendengaran atau kerusakan pada koklea khususnya pada organ korti.
  33. 33. KulitKulit terdiri dari tiga lapisan yaitu:- Epidermis- Dermis- Subkutan/ adiposaEpidermis tersusun dari stratum germinativum, stratum granulosum, dan stratum corneum. Perhatikan Gambar 8.8.
  34. 34. Jaringan EpidermisStratum germinativum merupakan lapisan basal yang selselnya aktif membelah untuk membentuk sel-sel kulit baru ke arah luar. Lapisan ini memproduksi pigmen melanin. Pigmen inilah yang menentukan warna kulit seseorang. Melanin mampu melindungi jaringan kulit agar terhindar dari bahaya sinar ultraviolet. Stratum granulosum berasal dari desakan sel-sel yang terbentuk di lapisan Malpighi. Pada lapisan ini terjadi akumulasi keratin. Keratin menyebabkan sel-sel pada lapisan ini kehilangan nukleus dan akhirnya mati. Stratum corneum merupakan lapisan yang terdapat di permukaan kulit. Lapisan ini dikenal sebagai lapisan tanduk yang tersusun dari sel-sel mati yang siap mengelupas. Selsel ini bersifat keras dan tahan terhadap air. Di tempat tertentu lapisan ini mengalami penebalan seperti penebalan di telapak tangan dan tapak kaki.
  35. 35. Jeringan Dermis Jaringan dermis lebih tebal daripada epidermis. Dermis tersusun oleh jaringan ikat dan kolagen. Di dalam lapisan ini terdapat bagian-bagian seperti pembuluh darah, folikel rambut, kelenjar minyak, kelenjar keringat, serabut saraf, dan lapisan lemak subkutans.
  36. 36. Fungsi Bagian-Bagian Kulit1. Pembuluh darah berfungsi menyuplai oksigen dan nutrisi ke jaringan epidermis dan dermis. Selain itu, pembuluh darah juga berperan penting dalam mengatur suhu tubuh.2. Folikel rambut merupakan kantong yang mengelilingi akar rambut. Dari folikel ini akan tumbuh rambut yang berwarna hitam. Warna hitam pada rambut disebabkan oleh adanya melanin.3. Kelenjar minyak berfungsi menghasilkan minyak untuk mencegah kekeringan kulit dan rambut, selain itu juga melindungi kulit dari bakteri. Kulit yang mempunyai jaringan lemak (jaringan adipose), dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan cadangan.
  37. 37. 4. Kelenjar keringat pada kulit berbentuk seperti pembuluh yang bergelung, tersusun dari sel-sel yang berfungsi menyerap cairan di sekitar kapiler dan menyimpannya di dalam pembuluh. Kelenjar ini mengalami desakan ke permukaan kulit dan jika ada rangsangan dari luar atau dari dalam tubuh akan menghasilkan keringat. Kelenjar keringat terdapat di seluruh permukaan tubuh dan jumlahnya lebih kurang 2,5 juta. Permukaan tubuh yang paling sedikit mengandung kelenjar keringat adalah telapak tangan, ujung jari, dan kulit wajah. Aktivitas kelenjar keringat berada di bawah pengaruh pusat pengatur suhu di hipotalamus dengan enzim brandikinin. Dalam keadaan normal, tubuh kita mengeluarkan keringat sebanyak 50 cc per jam. Keringat merupakan air yang di dalamnya mengandung garam-garam dan urea. Keluarnya keringat dari permukaan kulit membantu menurunkan suhu tubuh.
  38. 38. Saraf pada kulit Untuk merasakan rabaan, tekanan, panas, dingin dan nyeri, indra yang digunakan adalah kulit. Saraf yang menuju kulit adalah saraf kutaneus. Saraf ini mencapai daerah bagian epidermis dari kulit. Saraf sensoris yang berada pada kulit merupakan saraf telanjang, artinya saraf yang tidak bermielin. Reseptor pada kulit bentuknya bermacam-macam sesuai dengan fungsinya. Saraf sensoris banyak terdapat pada kulit sehingga kulit tersebut juga sebagai reseptor (penerima rangsang). Dalam kulit terdapat ujung-ujung saraf untuk menerima rangsangan.
  39. 39. Ujung-ujung saraf tersebut sebagai berikut:Ujung saraf Ruffini, untuk merasakan rangsangan panas;Ujung saraf Merkel, untuk merasakan sentuhan dan tekanan ringan;Ujung saraf Pacini, untuk merasakan rangsangan berupa tekanan, letaknya di sekitar akar rambut;Ujung saraf Meissner, untuk merasakan rabaaan/sentuhan;Ujung saraf Krausse, untuk merasakan rangsangan dingin;Ujung saraf tanpa selaput, merupakan ujung saraf perasa nyeri. Reseptor peraba terdapat pada kulit jari, bibir, dan relatif jarang pada kulit tubuh. Nyeri otot yang terjadi sewaktu berkontraksi disebabkan berkurangnya atau berhentinya aliran darah ke otot tersebut. Rangsangan yang diterima oleh reseptor akan menuju langsung ke gaanglion korteks serebrum, masuk medula spinalis, kemudian akan diteruskan ke medula oblongata.
  40. 40. Gangguan & Kelainan pada Kulit Jerawat Merupakan gangguan pada kulit yang disebabkan oleh aktivitas kelenjar lemak yang berlebihan, adanya gangguan pada proses pengelupasan kulit, serta adanya bakteri di permukaan kulit. Eksim atau dermatitis Merupakan gangguan pada kulit yang disebabkan oleh alergi, stres bawaan, ataupun kontak dengan penyebab iritasi.
  41. 41. Panu dan kurapMerupakan gangguan pada kulit yang disebabkanoleh jamur. Jamur ini biasanya tumbuh di daerahlipatan-lipatan kulit yang dipicu oleh kelembapan.Gejala yang tampak pada gangguan kulit iniantara lain gatal-gatal bersisik, berwarna putih(panu) dan kemerahan (kurap).KustaMerupakan kelainan pada kulit yang disebabkanoleh Micobacterium leprae. Gejalanya terdapatbenjol-benjol kecil berwarna merah muda atauungu pada kulit. Benjolan ini dapat menyebarsecara berkelompok hingga sampai ke mata danhidung serta menyebabkan pendarahan.
  42. 42. TERIMA KASIHありがとうございます
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×