GA Geijutsuka Art Design Class
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
678
On Slideshare
676
From Embeds
2
Number of Embeds
2

Actions

Shares
Downloads
2
Comments
0
Likes
0

Embeds 2

http://www.linkedin.com 1
http://www.slideee.com 1

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. GA – Geijutsu-ka Art Design Class
    GA 芸術科アートデザインクラス
    Author: Kiyuduki Satoko.
    Publisher: Houbunsha (Manga Time Kirara)
    Introduction
    GA, singkatan dari Geijutsu-ka (jurusan seni) Art design class, adalah komik 4koma karangan Kiyuzuki Satoko (Hitsugi Katsugi no Kuro).
    Seperti judulnya, komik ini berkisah tentang para siswi dari sekolah desain, tempat belajar berbagai hal mengenai desain. Tokoh utamanya adalah lima orang siswi dengan kepribadian mereka yang unik. Ada Kisaragi yang polos, si profesor Miyabi yang cerdas, Tomokane yang berdarah panas, Minako si tokoh kakak, dan NodaMiki si pembuat ulah.
    Kehidupan mereka di sekolah ini dimulai dari berbagai arah. Tak selalu dari awalnya mereka masuk ke sekolah desain karena memang ingin menjadi seorang desainer. Misalnya saja Kisaragi yang memutuskan masuk setelah diajak berkeliling oleh temannya dan melihat di sekolah banyak sekali ayam (sedangkan penunjuk arah angin yang biasanya ayam malah berbentuk anjing). Tidak, alasan dia masuk sepertinya bukan karena ayamnya, tapi begitulah yang dia jelaskan.
    Berbeda dengan Hidamari Sketch, komik 4koma lain yang juga bertema kehidupan siswi sekolah seni, GA lebih banyak bercerita tentang kegiatan mereka di sekolah. Pelajaran melukis, teori desain dan deadline yang mepet, tentunya tema yang tak asing bagi mereka yang juga pernah merasakannya bukan ? Di atas semuanya, kreativitas yang tak terduga dan inspirasi yang bisa muncul dari tempat-tempat yang tidak terduga sehari-hari.
    Tapi selain lawakan, dalam komik GA ini juga terselip pengetahuan-pengetahuan kecil tentang teori desain, terutama tentang teori warna dan kesan-kesan berbeda yang bisa didapatkan dari permainan warna dalam desain. Bahkan di tengah-tengah komik juga banyak halaman warna yang dipertahankan (biasanya waktu diterbitkan dalam tankoubon, halaman warna di majalah dicetak hitam putih).
    Characters
    Yamaguchi Kisaragi. Biasa dipanggil Kisaragi. Bisa dibilang, dia tipe tokoh yang biasa saja dan damai. Orangnya sederhana, polos dan agak lemot. Meski begitu, Kisaragi selalu berusaha sekuat tenaga dalam mengerjakan segala sesuatu. Imagenya warna pucat (pale) yang lembut, kelihatan lemah dan tidak menonjol.
    Oomichi Miyabi. Biasa dipanggil Kyoujyuu (profesor) karena orangnya pintar; kecuali oleh Minako yang memanggilnya Masa (bacaan lain untuk kanji Miyabi, tapi biasa untuk nama laki-laki). Orangnya punya pengetahuan yang luas, tapi sifatnya juga agak eksentrik. Biasanya memanggil orang lain dengan akhiran –dono (mis: Kisaragi-dono), sebutan hormat yang kesannya bahasa tua. Imagenya warna hitam-putih yang tegas.
    Tomokane. Si trouble maker yang sangat bersemangat. Seperti penampilannya, Tomokane tipe yang tomboi, bahkan menyebut diri sendiri dengan ‘ore’. Sebagai trouble maker juga, dia biasanya gerak dulu mikir belakangan. Tapi semangatnya memang tidak kalah dari siapapun juga. Imagenya warna gelap (deep) yang kuat dan menonjol (kebalikannya Kisaragi).
    Nozaki Minako. Oneesan-chara dalam kelompok. Posisinya adalah sebagai orang yang kurang lebih normal di antara empat orang temannya yang bersifat unik. Dengan kata lain, dia punya peran membawa kembali tetes-tetes akal sehat dalam kegilaan mereka (meski sering cuma menambah kadar lawakan di cerita). Imagenya warna keabu-abuan (greyish) yang tenang dan dewasa.
    Noda Miki. Si putri kecil dalam kelompok yang suka bersolek dan sifatnya paling kekanakan. Selalu bersemangat untuk membuat ramai suasana dengan ide-ide yang bisa jadi merepotkan teman-temannya. Dia juga sering berbuat iseng dengan teman-temannya sebagai korban, misalnya mengacaukan tugas yang hampir deadline, atau mencampur yang aneh-aneh ke makanan. Imagenya warna cerah (vivid) yang ceria, bebas dan berisik.