Pembangunan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Pembangunan

on

  • 853 views

 

Statistics

Views

Total Views
853
Views on SlideShare
853
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
15
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Pembangunan Pembangunan Document Transcript

  • AbdulKadirSalam.Com - Freedom eLearning Of Open Source - Situs Pribadi Abdul Kadir Salam,S.KomTEORI – TEORI PEMBANGUNAN EKONOMIContributed by AdministratorFriday, 25 July 2008TEORI – TEORI PEMBANGUNAN EKONOMIDalam garis besar teori – teori pembangunan ekonomi dapat digolongkan menjadi lima golongan besar yaitualiran – aliran1. Klasik2. Karl Marx3. Neo – Klasik4. Scumpeter5. Post KeynesianAliran-aliran ini menemukan sebab-sebab pertumbuha pendapat nasional dan proses pertumbuhannya. Mari kita lihataliran-aliran tersebut.A. Aliran KlasikAliran klasik muncul pada akhir abad ke – 18 dan permukaan abad ke 19 yaitu dimasa revolusi industri dimanasuasana waktu itu merupakan awal bagi adanya perkembangan ekonomi. Pada waktu itu system liberal sedangmerajalela dan menurut alairan klasik ekonomi liberal itu disebabkan oleh adanya pacuan antara kemajuan teknologi danperkembangan jumlah penduduk. Mula-mula kemajuan teknologi lebih cepat dari pertambahan jumlah penduduk, tetapiakhirnya terjadi sebaliknya dan perekonomian akan mengalami kemacetan. Kemajuan teknologi mula-mula disebabkanoleh adanya akumulasi kapital atau dengan kata lain kemajuan teknologi tergantung pada pertumbuhan kapital.Kecepatan pertumbuhan kapital tergantung pada tinggi rendahnya tingkat keuntungan, sedangkan tingkat keuntungan iniakan menurun setelah berlakunya hukum tambahan hasil yang semakin berkurang (low of diminishing returus) karenasumber daya alam itu terbatas. Marilah secara singkat kita lihat teori-teori perkembangan dari beberapa pengamat aliranklasik . Diantaranya :• Adam Smith• David Ricardo• Thomas Robert Malthusa. Adam SmithMenurut Adam Smith, untuk berlakunya perkembangan ekonomi diperlukan adanya spesialisasi atau pembagian kerjaagar produktivitas tenaga kerja bertambah. Pembagian harus ada akumulasi kapital terlebih dahulu dan akumulasikapital ini berasal dari dana tabungan, juga menitik beratkan pada Luas Pasar , pasar harus seluas mungkin agar dapatmenampung hasil produksi sehingga perdagangan internasional menarik perhatiannya karena hubungan perdaganganinternasional itu menambah luasnya pasar, jadi pasar terdiri pasar luar negeri dan pasar dalam negeri. Sekalipertumbuhan itu mulai maka ia akan bersifat kumulatif artinya bila ada pasar yang dan ada akumulasi kapital, pembagiankerja akan terjadi dan akan menaikan tingkat produktivitas tenaga kerja.b. David RicardoMenurut David Ricardo di dalam masyarakat ekonomi ada tiga golongan masyarakat yaitu:1. Golongan Kapital.2. Golongan Buruh.3. Golongan Tuan Tanah.• Golongan kapital adalah golongan yang memimpin produksi dan memegang peranan yang penting karena merekaselalu mencari keuntungan dan menginvestasikan kembali pendapatannya dalam bentuk akumulasi kapital yangmengakibatkan naiknya pendapatan nasional.• Golongan buru ini tergantung pada golongan kapital dan merupakan golongan yang terbesar dalam masyarakat.• Golongan tuan tanah ini mereka hanya memikirkan sewa saja dari golongan kapital atas areal tanah yang disewakan. David Ricardo mengatakan bahwa bila jumlah penduduk bertambah terus dan akumulasi kapital terusmenerus terjadi, maka tanah yang subur menjadi kurang jumlahnya atau semakin langka adanya.c. Thomas Robert MalthusMenurut Thomas Robert Malthus kenaikan jumlah penduduk yang terus menerus merupakan unsur yang perlu untukadanya tambahan permintaan, tetapi kenaikan jumlah penduduk saja tampa dibaringi dengan kemajuan faktor-faktoratau unsur-unsur perkembangan yang lain sudah tentu tidak akan menaikan pendapatan dan tidak akan menaikanpermintaan. Turunnya biaya produksi akan memperbesar keuntungan-keuntungan para kapitalis dan mendorong merekauntuk terus berproduksi. Menurut Thomas Robert Malthus untuk adanya perkembangan ekonomi diperlukan adanyakenaikan jumlah kapital untuk investasi yang terus menerus, sedangkan menurut J.B.Say berkembang dengan hukumpasar, dimana dikatakan bahwa Supply Creates its own demand yang artinya asal jumlah produksi bertambah makasecara otomatis permintaan akan ikut bertambah pula karena pada hakekatnya kebutuhan manusia tidak terbatas.B. Teori Karl Marx (Pertumbuhan dan kehancuran)1. Sejarah Perkembangan MasyarakatKarl Marx Mengemukakan teorinya berdasarkan atas sejarah perkembangan masyarakat dimana perkembangan ituhttp://www.abdulkadirsalam.com Powered by Joomla! Generated: 26 March, 2011, 10:50
  • AbdulKadirSalam.Com - Freedom eLearning Of Open Source - Situs Pribadi Abdul Kadir Salam,S.Kommelalui lima tahap.1. Masyarakat Primitif2. Masyarakat Perbudakan3. Masyarakat Feodal4. Masyarakat Kapitalis5. Masyarakat SosialProses perkembangan itu terjadi1. Masyarakat komunal primitive (Primitive Conmund) Dalam tahap ini masyarakat menggunakan alat-alat untuk bekerjayang sifatnya masih sangat sederhana. Alat-alat ini bukan milik perseorangan tetapi milik komunal (milik bersama).Dalam masyarakat ini tidak ada surplus produksi di atas konsumsi karena orang yang membuat sendiribarang-barangatas kebutuhan sendiri, tetapi makin lama orang sedikit demi sedikit mengetahui alat-alat produksi yang lebih baik.Perbaikan dalam alat-alat produksi menyebabkan adanya perubahan-perubahan sosial dan kemudian terjadi pembagiankerja dalam produksi2. Masyarakat PerbudakanHubungan produksi antara orang-orang yang memiliki alat-alat produksi dengan orang-orang yang hanya bekerja untukmereka merupakan dasar terbentuknya masyarakat perbudakan. Dengan cara seperti ini keuntungan para pemilik alatproduksi semakin besar karena budak-budak hanya diberi sekedar nafka supaya dapat bekerja.3. Masyarakat FeodalMasyarakat feodal ini merupakan masyarakat baru yaitu dimanan kaum bangsawan memiliki alat-alat produksi yangpaling utama yaitu Tanah, para petani kebanyakan terdiri dari bekas budak yang dibebaskan. Mereka mengerjakantanah itu untuk kaum feodal dan setelah itu baru tanah miliknya sendiri dapat dikerjakan. Perbaikan-perbaikan alat dancara produksi banyak terjadi dalam system ini dengan demikian ada dua golongan kelas yaitu :• Kelas Feodal yang terdiri dari tuan-tuan tanah yang lebih berkuasa dalam hubungan sosial.• Kelas buru yang bertugas melayani mereka.Kepentingan kedua kelas ini berbeda-beda. Kelas feodal lebih memikirkan keuntungan saja dan kemudian mendirikanpabrik-pabrik. Kelas buruh yang memiliki alat-alat produksi menghendaki pasaran buru yang bebas dan hapusnya tariffdan rintangan lainnya dalam perdagangan yang diciptakan kaum feodal.4. Masyarakat KapitalisKelas kapitalis memperkerjakan kelas buruh yang mau tidak mau menjual tenaganya karena tidak memiliki alat produksiseperti telah disinggung bahwa kelas kapitalis dan kelas buruh merupakan dua kelas dalam masyarakat yangkepentingannya saling bertentangan.5. Masyarakat SosialDalam system sosialis, pemilikan alat-alat produksi didasarkan atas hak milik sosial (Social ownership). Hubunganproduksi merupakan hubungan kerjasama dan saling membantu di antara buruh yang bebas dari unsur eksploitasi.Sistem ini memberi kesempatan kepada manusia untuk maju baik dilapangan produksi maupun didalam kehidupanmasyrakat.2. Runtuhnya Sistim KapitalisPerkembangan Karl Marx, dapat dilihat pentingnya perubahan teknologi dan hubungan produksi dalam mempengaruhikehidupan masyarakat bukan kesadaran manusia yang menentukan keadaan tetapi sebaliknya justru keadaanlah yangmenentukan kesadaran manusia. Karl Marx mengemukakan atau mendasarkan pendapatnya atas adanya hukum gerakyaitu :• Kosentrasi• Akumulasi• Kesengsaraan (Verelendung)• Krisis3. Proses Perkembangan EkonomiPada pokoknya yang memegang peranan ialah adanya nilai lebih (Surplus Valne) dimana ada nilai lebih maka disituperekonomian akan berkembang jadi perkembangan ekonomi disebabkan oleh keadaan perekonomian. Tenaga kerjayang sudah mampu bekerja tetapi belum memdapatkan pekerjaan, menyaingi buruh yang sudah bekerja.C. Aliran Neo - KlasikKira-kira pada tahun 1870-an ada pengeseran dalam aliran ekonomi, dimana aliran ekonomi yang baru ini menggantikanaliran ekonomi klasik, alasannya pada waktu itu tampak penting kemajuan teknologi dan adanya penemuan sumber-sumber produksi baru, juga ada kemungkinan untuk perkembangan lebih lanjut dibawah kemajuan teknologi. Aliran baruitu disebut Aliran Neo-Klasik. Aliran Neo-Klasik mempelajari tingkat bunga, yaitu harga modal yang menghubungkan nilaipada saat ini dan saat yang akan datang. Pendapat Neo-Klasik mengenai perkembangan ekonomi dapat diikut sertakansebagai berikut:• Adanya akumulasi kapital merupakan faktor penting dalam perkembangan ekonomi.• Perkembangan itu merupakan proses yang gradual.• Perkembangan merupakan proses yang harmonis dan kumulatif.• Aliran Neo-Klasik merasa optimis terhadap perkembangan.• Adanya asfek internasional dalam perkembangan tersebut.1. Akumulasi KapitalMenurut Neo-Klasik, tingkat bunga dan tingkat pendapatan menentukan tingginya tingkat tabungan, tingkat bunga jugamenentukan tingginya tingkat investasi, jika tingkat bunga rendah maka investasi akan tinggi dan sebaliknya.2. Perkembangan sebagai proses yang Gradualhttp://www.abdulkadirsalam.com Powered by Joomla! Generated: 26 March, 2011, 10:50
  • AbdulKadirSalam.Com - Freedom eLearning Of Open Source - Situs Pribadi Abdul Kadir Salam,S.KomPerkembangan merupakan proses yang gradual dan terus menerus. Menurut Alfred Marshall menganggap bahwaperekonomian sebagai suatu kehidupan organik yang tumbuh dan berkembang perlahan-lahan sebagai proses yanggradual.3. Perkembangan sebagai proses yang Harmonis dan KumulatifYang dimaksud dengan Perkembangan sebagai proses yang harmonis dan kumulatif ialah bahwa proses ini meliputiberbagai faktor dimana faktor-faktor itu tumbuh bersama sama. Misalnya menurut Marshall menggambarkan pula bahwaharmonisnya perkembangan itu karena adanya internal ekonomis dan external ekonomis. Internal ekonomis timbulkarena adanya kenaikan skala produksi yang tergantung pada sumber-sumber dan efisien dari pengusaha itu sendiri.Sedangkan External ekonomi timbul karena kenaikan produksi pada umumnya dan ada hubungan denganperkembangan pengetahuan dan kebudayaan. Mengenai kumulatifnya yang dikatakan oleh Allen Young bahwaperkembangan industri itu tergantung pada baiknya pembagian kerja di antara para buruh.4. Optimis Terhadap Perkembangan EkonomiKaum klasik mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi akan macet karena terbatasnya sumber daya alam. Dipihak lainkaum Neo-Klasik berpendapat dan yakin bahwa ada kemampuan manusia untuk mengatasi terbatasnya pertumbuhanitu.5. Aspek InternasionalPerkembangan ekonomi suatu Negara pada umumnya mempunyai lima aspek tingkat perkembangan ekonomi yaitu ;• Mula-mula Negara itu meminjam kapital atau infor kapital. Negara itu merupakan Negara pinjaman yang masimudah dan disebut sebagai dibetur yang belum mapan. (Immatured Debtor).• Kemudian Negara peminjam tersebut dapat menghasilkan dengan kapital pinjaman tadi, membayar dividend danbunga atas pinjaman tersebut.• Setelah pengasilan nasional Negara itu meningkat maka sebagian dari penghasilan itu digunakan untuk melunasiutang dan sebagian lagi dipinjamkan ke negara lain yang membutuhkannya. Negara ini ada dalam tingkat dibitur yangsudah mapan (Motured Debtor).• Negara tersebut sudah dapat menerima dividend dan bunga yang lebih besar dari pada yang dibayar, jadi adasurplus.• Akhirnya Negara tersebut hanya melulu menerima dividend dan bunga saja dari Negara lain. Negara itu sudahpada tingkat kreditur yang sudah mapan (Matured Creditor).D. Teori Schumpeter1. Jalannya Perkembangan EkonomiMenurut Joseph Schumpeter perkembangan ekonomi bukan merupakan proses yang harmonis ataupun gradual, tetapimerupakan perubahan yang spontan dan terputus-putus (Discom-Tinuous), yaitu merupakan gangguan-gangguanterhadap keseimbangan yang telah ada. Perubahan dalam selera konsumen memang ada tetapi perubahan itu bersifatgradual atau sedikit demi sedikit. Kombinasi-kombinasi baru ini dilaksanakan oleh wiraswasta (Enterpreneur), mereka iniadalah innovator yang melaksanakan kombinasi-kombinasi baru faktor produksi, yang diartikan dengan inovasi dapatberbentuk lima hal.• Mengemukakan atau mengenalkan barang-barang baru atau barang-barang berkualitas baru yang belum dikenaloleh konsumen.• Mengenalkan suatu metode produksi yang baru.• Pembukaan pasar baru bagi perusahaan.• Penemuan sumber-sumber ekonomi baru.• Menjalankan organisasi baru dalam industri.Jadi individu adalah tiap perubahan dalam fungsi produksi yang akan membawah kenaikan hasil produksi.2. Runtuhnya Sistem KapitalJoseph Schumpeter Berpendapat bahwa dasar-dasar ekonomi dan sosial sistim kapitalis itu akan runtuh. Iamendasarkan pendapatnya itu atas tiga hal:a. Usahanya fungsi wiraswata.b. Runtuhnya rangka kehidupan masyarakat kapitalis.c. Runtuhnya golongan-golongan politikus.• Usaha Fugsi Wiraswata.Kemajuan teknologi yang dilakukan oleh para ahli dalam industri yang besar, inovasi tidak lagi dilakukan oleh orangtertentu maupun merupakan pekerjaan rutin yang dipimpin oleh manejer yang ahli dalam perusahaan besar. Wiraswastadalam arti pemimpin individual tak lagi berhak menaikan peranannya dalam perekonomian. Jadi fungsi wiraswasta sudahusang.• Runtuhnya rangka kehidupan masyarakat kapitalismenurut Joseph Schumpeter, perusahan besar inilah yang akan mendorong perkembangan ekonomi yang lebih cepat,besarnya perusahan itu akan melemahkan pengertian pemilikan swasta.• Runtuhnya golongan PolitikusMula-mula raja-raja feodal membantuh tumbuhnya industri dan perdagangan secara politis artinya memberi aturan-aturan yang menguntungkan mereka. Sebaliknya industri dan perdagangan ini secara ekonomis membantu raja-raja taditetapi dalam kapitalisme yang sudah maju kaum industrialis dan pedagang meruntuhkan kekuatan feodal karena merakatidak mampu untuk mengatur atau memerintah karena mereka bukan ahli dibidang pemerintahan.E. Analisis Post-KeynesianAnalisis Keynesian menggunakan anggapan berdasarkan atas keadaan waktu sekarang seperti mengenai tingkat tekniktenaga kerja selera, dengan tidak memperhatikan keadaan jangka panjang.http://www.abdulkadirsalam.com Powered by Joomla! Generated: 26 March, 2011, 10:50
  • AbdulKadirSalam.Com - Freedom eLearning Of Open Source - Situs Pribadi Abdul Kadir Salam,S.KomDalam analisis ini persoalan yang penting adalah:a. Syarat-syarat apakah yang diperlukan untuk mempertahankan pendapatan yang mantap (Steady Growth) padatingkat kesempatan kerja penuh (Full Employment incoml) tanpa mengalami deflasi ataupun inflasib. Apakah pendapat itu benar-benar bertambah pada tingkat sedemikian rupa sehingga dapat mencegah terjadinyainflasi terus menerus.Jadi apabilah jumlah penduduk bertambah maka pendapatan rill perkapitah akan berkurang kecuali bila pendapat rilljuga bertambah.1. Analisis Harrod dan Domor Mengenai Pertumbuhan yang mantap (Steady Growth)Harrod dan Damor menekankan pentingnya peranan akumulasi kapital dalam proses pertumbuhan. Jadi akumulasikapital itu mempunyai peranan ganda yaitu menimbulkan mendapat dan disamping itu juga menaikan kapasitas produksidengan cara memperbesar jumlah kapital. Maka pertumbuhan alat-alat kapital baru mempunyai beberapa akibat.• Kapital yang baru akan tetap belum dapat digunakan, sebab bila digunakan tidak memberikan hasil karenapendapatan tetap.• Kapital baru itu akan digunakan dengan pengorbanan dari kapital yang telah ada sebelumnya .• Kapital yang baru akan menggantikan tenaga kerja.Jadi pembentukan kapital bila tidak dibarengi dengan kenaikan pendapatan yang sudah ada akan membuat kapital dantenaga menganggur.2. Teori Evsey D. DomorKarena investasi menaikan kapasitas produksi dan juga menaikan pendapatan maka tingkat kenaikan investasidipertahankan agar supaya kenaikan pendapatan sama dengan kenaikan kapasitas produksi, sehingga pengerjaanpenuh dipertahankan.Angapan-anggapan yang dipakai untuk teorinyaa. Perekonomian sudah ada dalam tingkat pengerjaan penuh (Full Employment incoml).b. Tidak ada pemerintah dan perdagangan luar negeri .c. Tidak ada keterlambatan penyesuaan (Log of Adjustmen) atau ada penyesuaan yang cepat.d. Hasrat menabung marjinal (Marginal Propensity to Save) dan hasrat menabung rata-rata (Average Propensity toSave) sama.e. Marginal (Marginal Propensity to Save) dan capital coefficient (Perbandingan antara capital dan Output) adalah tetap.http://www.abdulkadirsalam.com Powered by Joomla! Generated: 26 March, 2011, 10:50