Your SlideShare is downloading. ×
Kehamilan by eka_P
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Kehamilan by eka_P

179
views

Published on

Published in: Health & Medicine

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
179
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
4
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. KEL0MPOK KEHAMILAN Nama : Eka Puji Puswaningsi Kelas : 1 A _kebidanan NIM : 10132010
  • 2. KEHAMILAN EK0TOPIK Kehamilan ektopik atau juga dikenal sebagai kehamilan di luar kandungan merupakan suatu kondisi kehamilan dimana sel telur yang sudah dibuahi tidak mampu menempel atau melekat pada rahim ibu, namun melekat ada tempat yang lain atau berbeda yaitu di tempat yang dikenal dengan nama tuba falopi atau saluran telur, di leher rahim, dalam rongga perut atau di indung telur.
  • 3. PENYEBAB KEHAMILAN EKOTOPIK      Ibu pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya (terdapat riwayat kehamilan ektopik) Ibu pernah mengalami operasi pembedahan pada daerah sekitar tuba falopi Ibu pernah mengalami Diethylstiboestrol (DES) selama masa kehamilan Kondisi tuba fallopi yang mengalami kelainan kongenital Memiliki riwayat Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti gonorrhea, klamidia dan PID (pelvic inflamamtory disease)
  • 4. GEJALA KEHAMILAN EKOTOPIK      Pada saat usia kehamilan mencapai usia 6-10 minggu, biasa ibu hamil yang mengalami kehamilan ektopik akan mengalami gejala: Ibu hamil mengalami rasa sakit pada daerah panggul salah satu sisinya dan biasanya terjadi dengan tiba-tiba Mengalami kondisi perdarahan vagina di luar jadwal menstruasi atau menstruasi yang tidak biasa Mengalami rasa nyeri yang sangat pada daerah perut bagian bawah Ibu hamil mengalami pingsan
  • 5. GEJALA TAHAP LANJUT KEHAMILAN EKOTOPIK     Rasa sakit perut yang muncul akan terjadi semakin sering Gejala lainnya adalah kulit ibu hamil terlihat lebih pucat Adanya tekanan darah rendah (hipotensi) Terjadinya denyut nadi yang meningkat
  • 6. Pada kehamilan normal, telur yang sudah dibuahi akan melalui tuba falopi (saluran tuba) menuju ke uterus (rahim). Telur tersebut akan berimplantasi (melekat) pada rahim dan mulai tumbuh menjadi janin. Pada kehamilan ektopik, telur yang sudah dibuahi berimplantasi dan tumbuh di tempat yang tidak semestinya. Kehamilan ektopik paling sering terjadi di daerah tuba falopi (98%), meskipun begitu kehamilan ektopik juga dapat terjadi di ovarium (indung telur), rongga abdomen (perut), atau serviks (leher rahim). Kehamilan ektopik Akibat kehamilan ektopik adalah kurangnya deteksi dini dan pengobatan setelah diketahui mengalami kehamilan ektopik.
  • 7. LANJUTAN !!!!!!!!!!!! Resiko kehamilan ektopik sangat besar karena kehamilan ini tidak bisa menjadi normal. bila telur tersebut tetap tumbuh dan besar di saluran tuba maka suatu saat tuba tersebut akan pecah dan dapat menyebabkan perdarahan yang sangat hebat dan mematikan. Apabila seseorang mengalami kehamilan ektopik maka kehamilan tersebut harus cepat diakhiri karena besarnya risiko yang ditanggungnya. Kehamilan ektopik merupakan salah satu penyebab terbesar kematian ibu pada triwulan pertama dari kehamilan
  • 8. PEMERIKSAAN KEHAMILAN EKOTOPIK Pemeriksaan air seni dapat dilakukan untuk mengetahui kehamilan seseorang, sedangkan untuk mengetahui kehamilan ektopik seorang dokter dapat melakukan: • *Pemeriksaan panggul untuk mengkonfirmasi ukuran rahim dalam masa kehamilan dan merasakan perut yang keras • * Pemeriksaan darah untuk mengecek hormon ß-hCG. Pemeriksaan ini diulangi 2 hari kemudian. Pada kehamilan muda, level hormon ini meningkat sebanyak 2 kali setiap 2 hari. Kadar hormon yang rendah menunjukkan adanya suatu masalah seperti kehamilan ektopik • * Pemeriksaan ultrosonografi (USG). Pemeriksaan ini dapat menggambarkan isi dari rahim seorang wanita. Pemeriksaan USG dapat melihat dimana lokasi kehamilan seseorang, baik di rahim, saluran tuba, indung telur, maupun di tempat lain
  • 9. CIRI-CIRI KEHAMILAN EKOTOPIK - Rasa sakit di perut atau nyeri di panggul makin memburuk, hingga Anda mengejan. Awalnya hanya terasa di satu sisi, lalu menyebar ke seluruh daerah panggul. -Pendarahan pada vagina semakin parah. - Nyeri saat berhubungan seksual atau selama pemeriksaan panggul. - Pusing, tubuh serasa melayang, merasa sangat lemah, atau pingsan (syncope) yang disebabkan oleh pendarahan internal. - Ada tanda-tanda shock. - Nyeri bahu, leher, atau rektum yang disebabkan oleh pendarahan di dalam perut di bawah diafragma. Perdarahan mengiritasi diafragma dan dialami sebagai nyeri bahu. - Mual dan muntah. - Jika tuba falopi pecah, rasa sakit dan perdarahan bisa cukup parah hingga menyebabkan pingsan.
  • 10. PENYEBAB UTAMA KEHAMILAN EKOTOPIK 1. Riwayat kehamilan ektopik sebelumnya Risiko paling besar untuk kehamilan ektopik. Angka kekambuhan sebesar 15% setelah kehamilan ektopik pertama dan meningkat sebanyak 30% setelah kehamilan ektopik kedua 2. Penggunaan kontrasepsi spiral dan pil progesteron Kehamilan ektopik meningkat apabila ketika hamil, masih menggunakan kontrasepsi spiral (3 – 4%). 3. Kerusakan dari saluran tuba Telur yang sudah dibuahi mengalami kesulitan melalui saluran tersebut sehingga menyebabkan telur melekat dan tumbuh di dalam saluran tuba.
  • 11. PENGOBATAN KEHAMILAN EKOTOPIK Dengan cara pemberian obat-obatan untuk menahan perkembangan embrio. Efek jangka panjang akan dapat terhindarkan jika, kehamilan ektopik dapat terdekteksi sejak dini. jika kehamilan ektopik telah terdektesi sejak dini, hal ini dapat ditangani dengan pemberian obat suntik agar dapat diserap oleh tubuh ibu hamil, hal ini dapat menyebabkan kondisi tuba falopi masih dalam keadaan utuh. Jika kondisi serius, seperti jika tuba falopi telah mengembang, maka dokter akan melakukan operasi.
  • 12. PENCEGAHAN KEHAMILAN EKOTOPIK     Berhenti merokok akan menurunkan risiko kehamilan ektopik. Wanita yang merokok memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk mengalami kehamilan ektopik. Berhubungan seksual secara aman seperti menggunakan kondom akan mengurangi risiko kehamilan ektopik dalam arti berhubungan seks secara aman akan melindungi seseorang dari penyakit menular seksual yang pada akhirnya dapat menjadi penyakit radang panggul. Penyakit radang panggul dapat menyebabkan jaringan parut pada saluran tuba yang akan meningkatkan risiko terjadinya kehamilan ektopik. Kita tidak dapat menghindari 100% risiko kehamilan ektopik, namun kita dapat mengurangi komplikasi yang mengancam nyawa dengan deteksi dini dan tatalaksana secepat mungkin. Jika kita memiliki riwayat kehamilan ektopik sebelumnya, maka kerjasama antara dokter dan ibu sebaiknya ditingkatkan untuk mencegah komplikasi kehamilan ektopik.
  • 13. TERIMA KASIHH !!!!!!!!!!!!

×