• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Presentasi kimia-koloid
 

Presentasi kimia-koloid

on

  • 2,501 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,501
Views on SlideShare
2,500
Embed Views
1

Actions

Likes
2
Downloads
212
Comments
0

1 Embed 1

https://twitter.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Presentasi kimia-koloid Presentasi kimia-koloid Presentation Transcript

    • Kimia dasar IISistem Koloid
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID KOLOID BERSIH SISTEM KOLOID PRESENTATIONPERBANDINGANLARUTAN, KOLOID,DAN SUSPENSI Sistem koloid terdiri atas fase terdispersi dengan ukuranKOLOID DALAMKEHIDUPAN SEHARI- tertentu dalam medium pendispersi. Zat yangHARI didispersikan disebut fase terdispersi, sedangkan medium yang digunakan untuk mendispersikan disebut mediumJENIS-JENIS KOLOID pendispersi.
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID KOLOID BERSIH SISTEM KOLOID PRESENTATION PERBANDINGAN LARUTAN, KOLOID, DAN SUSPENSI Perbandingan sifat larutan, koloid, dan suspensiKOLOID DALAMKEHIDUPAN SEHARI- LARUTAN KOLOID SUSPENSIHARI (DISPERSI MOLEKULER) (DISPERSI KOLOID) (DISPERSI KASAR)JENIS-JENIS KOLOID Homogen Secara makroskopis Heterogen bersifat homogen tetapi heterogen jika diamati dengan mikroskop ultra Semua partikel Partikel berdimensi Salah satu/semua berdimensi < 1 nm antar 1 nm – 100 nm dimensi partikel > 100 nm 1 fase 2 fase 2 fase Stabil Pada umumnya stabil Tidak stabil Tidak dapat disaring Tidak dapat disaring kecuali dengan Dapat disaring penyaring ultra
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID KOLOID BERSIH SISTEM KOLOID PRESENTATIONPERBANDINGANLARUTAN, KOLOID,DAN SUSPENSI KOLOID DALAM CONTOH LARUTAN : larutan gula, larutan garam, spiritus, KEHIDUPAN SEHARI- alkohol 70%, larutan cuka, air laut, udara yang bersih, bensin. HARI CONTOH KOLOID : sabun, susu, jeli, mentega, danJENIS-JENIS KOLOID mayonaise. CONTOH SUSPENSI : air sungai yang keruh, campuran air dengan pasir, campuran kopi dengan air, dan campuran minyak dengan air.
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID KOLOID BERSIH SISTEM KOLOID PRESENTATIONPERBANDINGANLARUTAN, KOLOID, FASE FASE NAMA CONTOHDAN SUSPENSI TERDISPERSI PENDISPERSIKOLOID DALAM Padat Gas Aerosol padat Asap, debu di udaraKEHIDUPAN SEHARI-HARI Sol emas, sol belerang, Padat Cair Sol tinta, cat JENIS-JENIS KOLOID Gelas berwarna, intan Padat Padat Sol padat hitam Cair Gas Aerosol cair Kabut dan awan Cair Cair Emulsi Susu, santan, minyak ikan Cair Padat Emulsi padat Jelly, mutiara, opal Gas Cair Buih Buih sabun, krim kocok Gas Padat Buih padat Karet busa, batu apung
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID KOLOID BERSIH SISTEM KOLOID PRESENTATIONPERBANDINGAN AEROSOLLARUTAN, KOLOID, DAN Sistem koloid dari partikel padat atau cair yang terdispersi dalam gas disebutSUSPENSI aerosol. Jika zat yang terdispersi berupa zat padat, disebut aerosol padat; jika zatKOLOID DALAM yang terdispersi berupa zat cair, disebut aerosol cair.KEHIDUPAN SEHARI-HARI SOL Sistem koloid dari partikel padat yang terdipersi dalam zat cair disebut sol. CONTOH SOL : air sungai (sungai dari lempung dalam air), sol sabun, sol detergen, JENIS-JENIS KOLOID sol kanji, tinta tulis, dan cat. EMULSI Syarat terjadinya emulsi adalah kedua jenis zat cair itu tidak saling melarutkan. Emulsi dapat digolongkan ke dalam 2 bagian, yaitu emulsi minyak dalam air (M/A) atau emulsi air dalam minyak (A/M). CONTOH M/A : santan, susu, lateks CONTOH A/M : mayonaise, minyak bumi, dan minyak ikan BUIH Sistem koloid dari gas yang terdispersi dalam zat cair disebut buih. Buih digunakan pada pengolahan biji logam dan pada alat pemadam kebakaran. Zat- zat yang dapat memecah buih antara lain eter, isoamil, dan alkohol. GEL Koloid yang setengah kaku (antara padat dan cair) disebut gel. Contoh : agar-agar, lem kanji, selai, gelatin, gel sabun, dan gel silika.
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOID EFEK TYNDALL Bagaimanakah caraGERAK BROWN mengenali sistem koloid ?MUATAN KOLOIDKOAGULASIKOLOID PELINDUNG Cara yang sangat sederhana adalah dengan menjatuhkan seberkas cahaya pada obyek.DIALISIS Larutan sejati meneruskan cahaya, sedangkan koloidKOLOID LIOFIL DAN menghamburkannya.KOLOID LIOFOB GAMBAR EFEK TYNDALL
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOID EFEK TYNDALLGERAK BROWN Larutan sejatiMUATAN KOLOID meneruskan cahaya, berkas cahaya tidakKOAGULASI Cahaya kelihatan LayarKOLOID PELINDUNG LarutanDIALISISKOLOID LIOFIL DANKOLOID LIOFOB Sistem koloid menghamburkan cahaya, berkas cahaya kelihatan Cahaya Layar Larutan
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOID EFEK TYNDALLGERAK BROWN Adakah efek tyndall dalam kehidupan sehari-hari ?MUATAN KOLOIDKOAGULASIKOLOID PELINDUNG Tentu. Seperti, sorot lampu pada malam yang berkabut, sorot lampu proyektor dalam gedung bioskopDIALISIS yang berasap/berdebu, dan berkas sinar matagari melalui celah daunKOLOID LIOFIL DAN pohon-pohon pada pagi hari yangKOLOID LIOFOB berkabut.
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOIDEFEK TYNDALL GERAK BROWNMUATAN KOLOIDKOAGULASIKOLOID PELINDUNGDIALISISKOLOID LIOFIL DANKOLOID LIOFOB Gerak Brown menunjukkan kebenaran teori kinetik molekul yang mengatakan bahwa molekul-molekul dalam zat cair senantiasa bergerak. Gerak Brown terjadi sebagai akibat tumbukan yang tidak seimbang dari molekul-molekul medium terhadap partikel koloid. Dalam suspensi tidak terjadi gerak Brown karena ukuran partikel cukup besar sehingga tumbukan yang dialaminya seimbang.
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOIDEFEK TYNDALL ELEKTROFORESISGERAK BROWN Elektroforesis adalah pergerakan partikel koloid dalam medan listrik. Koloid bermuatan negatif akan bergerak ke anode (elektrode positif) sedangkan koloid yang MUATAN KOLOID bermuatan positif bergerak ke katode (elektrode negatif). Dengan demikian elektroforesis dapat digunakan untuk menentukan jenis muatan koloid.KOAGULASI ADSORPSIKOLOID PELINDUNG Adalah kemampuan menyerap ion atau muatan listrik pada permukaannya. Partikel koloid dapat mengadsorpsi tidak hanya ion atau muatan listrik tetapi juga zatDIALISIS lain yang berupa molekul netral. Sifat adsorpsi dari koloid ini digunakan dalam berbagai proses, antara lain :KOLOID LIOFIL DAN •Pemutihan Gula TebuKOLOID LIOFOB Gula yang masih berwarna dilarutkan dalam air kemudian dialirkan melalui tanah diatomae dan arang tulang. Zat-zat warna dalam gula akan diadsorpsi sehingga diperoleh gula yang putih bersih. •Norit Norit adalah tablet yang terbuat dari karbon aktif Norit. Di dalam usus norit membentuk sistem koloid yang dapat mengadsorpsi gas atau racun. •Penjernihan Air Untuk menjernihkan air digunakan tawas atau alumunium sulfat. Di dalam air, alumunium sulfat terhidrolisis membentuk koloid Al(OH)3 yang dapat mengadsorpsi zat-zat warna atau pencemar dalam air
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOIDEFEK TYNDALLGERAK BROWN KOAGULASI Koagulasi adalah penggumpalan partikel koloid. Koloid yang bermuatan negatif akanMUATAN KOLOID digumpalkan di anode, sedangkan koloid yang bermuatan positif akan digumpalkan di katode. Koagulasi koloid karena penambahan elektrolit terjadi sebagai berikut. KOAGULASI Koloid yang bermuatan negatif akan menarik ion positif, sedangkan koloid yang bermuatan positif akan menarik ion negatif.KOLOID PELINDUNG - - 3-DIALISIS - + + + + + + +KOLOID LIOFIL DAN + + 3- + - 3- +KOLOID LIOFOB + + + + - + + - + + + + + + + + 3- 3- - - - Sol Fe(OH)3 dikelilingi - ion PO43- + Sol Fe(OH)3 dikelilingi ion Cl-
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOIDEFEK TYNDALL Beberapa contoh koagulasi dalamGERAK BROWN kehidupan sehari-hari dan industri : Gas-gas bebas asapMUATAN KOLOID 3.Pembentukan delta di muara sungai KOAGULASI 4.Karet dalam lateks dengan menambahkan asam formatKOLOID PELINDUNG 5.Lumpur koloidal dalam air sungaiDIALISIS dapat digumpalkan dengan menambahkan tawasKOLOID LIOFIL DAN 6.Asap dan debu dari pabrik dapat -KOLOID LIOFOB digumpalkan dengan alat koagulasi + listrik dari Cottrel Cottrel Gas-gas buangan yang + berasap Zat padat yang diendapkan
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOIDEFEK TYNDALLGERAK BROWN KOLOID PELINDUNG Koloid pembungkus akan membungkus partikel zatMUATAN KOLOID terdispersi sehingga tidak dapat lagi mengelompok.KOAGULASI Contoh : 4.Pada pembuatan es krim digunakan gelatin untuk KOLOID PELINDUNG mencegah pembentukkan kristal besar es atau gula 5.Cat dan tinta dapat bertahan lama karena menggunakanDIALISIS suatu koloid pelindung.KOLOID LIOFIL DANKOLOID LIOFOB 6.Zat-zat pengelmusi, seperti sabun dan detergen, juga tergolong koloid pelindung
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOIDEFEK TYNDALLGERAK BROWN DIALISIS Dialisis adalah proses menghilangkan ion-ion pengganggu yang dapat mengganggu kestabilan koloid.MUATAN KOLOIDKOAGULASIKOLOID PELINDUNG - + - + + DIALISIS + - - + + - -KOLOID LIOFIL DAN +KOLOID LIOFOB
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOIDEFEK TYNDALL KOLOID LIOFIL DAN KOLOID LIOFOBGERAK BROWN Koloid yang memiliki medium dispersi cair dibedakan atas koloidMUATAN KOLOID liofil dan koloid liofob.Suatu koloid disebut koloid liofil apabila terdapat gaya tarik menarik yang cukup besar antara zat terdispersi denganKOAGULASI mediumnya. Sebaliknya, suatu koloid disebut liofob jika gaya tarik menarik tersebut tidak ada atau sangat lemah. Jika mediumdispersiKOLOID PELINDUNG yang dipakai adalah air, maka kedua jenis koloid di atas masing-DIALISIS masing disebut koloid hdrofil dan koloid hidrofob. Contoh : KOLOID LIOFIL DAN •Koloid hidrofil : protein, sabun, detergen, agar-agar, kanji, dan KOLOID LIOFOB gelatin. •Koloid hidrofob : susu, mayonaise, sol belerang, sol Fe(OH)3, sol- sol sulfida, dan sol-sol logam.
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOIDEFEK TYNDALL Perbandingan Sifat Sol Hidrofil dengan Sol HidrofobGERAK BROWNMUATAN KOLOID Sol Hidrofil Sol HidrofobKOAGULASI Mengadsorbsi mediumnya Tidak mengadsorbsi mediumnyaKOLOID PELINDUNG Dapat dibuat dengan konsentrasi Hanya stabil pada konsentrasi kecil yang relatif besarDIALISIS Tidak mudah digumpalkan dengan Mudah menggumpal pada KOLOID LIOFIL DAN penambahan elektrolit penambahan elktrolit KOLOID LIOFOB Viskositas lebih besar daripada Viskositas hampir sama dengan mediumnya mediumnya PREVIOUS Bersifat reversible Tidak reversible Efek tyndall lemah Efek tyndalll lebih jelas
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOIDPRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOID Pengolahan air bersih didasarkan pada sifat-sifat koloid, yaitu koagulasi dan adsorpsi. Bahan-bahan yang digunakan untuk pengolahan air adalah tawas (alumunium sulfat), pasir, klorin atau kaporit, kapur tohor, dan karbon aktif. Tawas berguna untuk menggumpalkan lumpur koloidal sehingga lebih mudah disaring. Apabila tingkat kekeruhan air terlalu tinggi maka digunakan karbon aktif. Pasir berfungsi sebagai penyaring. Klorin atau kaporit berfungsi sebagai pembasmi hama, sedangkan kapur tohor berguna untuk menaikkan pH, yaitu untuk menetralkan keasaman yang terjadi karena penggunaan tawas.
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOIDCARAKONDENSASI Ukuran partikel koloid terletak antara partikel sejati dan partikel suspensi. Oleh karena itu, sistem koloid dapat dibuat denganCARA DISPERSI pengelompokkan partikel larutan sejati atau menghaluskan bahan dalam bentuk kasar kemudian didispersikan ke dalam medium pendispersi.KOLOID ASOSIASI
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOID CARA KONDENSASI Cara Kondensasi Dengan cara kondensasi partikel larutan sejati (molekul atau ion) bergabung menjadiCARA DISPERSI partikel koloid. Cara ini dapat dilakukan melalui reaksi-reaksi kimia, seperti reaksi redoks, hidrolisis, dan dekomposisi rangkap, atau dengan pergantian pelarut.KOLOID ASOSIASI • Reaksi Redoks Reaksi redoks adalah reaksi yang disertai perubahan bilangan oksidasi Contoh : Pembuatan sol belerang dari reaksi antara hidrogen sulfida (H2S) dengan belerang dioksida (SO2), yaitu dengan mengalirkan gas H2S ke dalam larutan SO2. 2H2S(g) + SO2(aq) 2H2O(l) + 3S(koloid) • Hidrolisis Hidrolisis adalah reaksi suatu zat dengan air. Contoh : Pembuatan sol Fe(OH)3 dari hidrolisis FeCl3. Apabila ke dalam air mendidih ditambahkan larutan FeCl3 akan terbentuk sol Fe(OH)3. FeCl3(aq) + 3H2O(l) Fe(OH)3(koloid) + 3HCl(aq)
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOID CARA KONDENSASICARA DISPERSI • Dekomposisi Rangkap Contoh : Sol As2S3 dapat dibuat dari reaksi antaraKOLOID ASOSIASI larutan H3AsO3 dengan larutan H2S. 2H3AsO3(aq) + 3H2S(aq) As2S3(koloid) + 6H2O(l) d. Pergantian Pelarut Contoh : Apabila larutan jenuh kalsium asetat dicampur dengan alkohol akan terbentuk suatu koloid berupa gel.
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOIDCARA Cara DispersiKONDENSASI Dengan cara dispersi, aprtikel kasar dipecah menjadi partikel koloid. Cara dispersi dapat dilakukan secara mekanik, peptasi, atau dengan loncatan bunga listrik CARA DISPERSI • Cara Mekanik Menurut cara ini butir-butir kasar digerus dengan penggiling koloid sampai diperoleh tingkat kehalusanKOLOID ASOSIASI tertentu, kemudian diaduk dengan medium dispersi. Contoh : Sol belerang dapat dibuat dengan menggerus serbuk belerang bersama-sama dengan suatu inert (seperti gula pasir), kemudian dicampur dengan air. b. Cara Peptisasi Cara peptisasi adalah pembuatan koloid dari butir-butir kasar atau dari suatu endapan dengan bantuan suatu zat pemeptisasi (pemecah). Zat pemeptisasi memecahkan butir-butir kassar menjadi butir-butir koloid. - + c. Cara Busur Bredig Cara busur Bredig digunakan untuk membuat sol-sol logam. Logam yang akan dijadikan koloid digunakan sebagai elektrode yang dicelupkan dalam medium dispersi, kemudian diberi loncatan listrik di antara kedua ujungnya. Es
    • EXIT SIFAT-SIFAT PENGOLAHAN AIR PEMBUATAN SISTEM KOLOID PRESENTATION KOLOID BERSIH SISTEM KOLOIDCARAKONDENSASI Koloid Asosiasi Berbagai jenis zat, seperti sabun dan detergen membentuk koloid. Molekul sabun atau detergen terdiri atas bagian yang polar (kepala) dan bagian yang nonpolar (ekor).CARA DISPERSI Daya pengemulsi dari sabun dan detergen disebabkan gugus nonpolar dari sabun akan menarik partikel kotoran (lemak) dari bahan cucian kemudian mendispersikannya ke dalam air. KOLOID ASOSIASI kain kotoran (a) Kotoran atau bercak lemak pada bahan cucian (c) Kotoran mulai terangkat (b) Molekul sabun menarik kotoran (d) Kotoran didispersikan dalam air dengan gugus nonpolarnya
    • Sekian danTerimakasih