Your SlideShare is downloading. ×
Sejarah Kerajaan Sriwijaya
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Sejarah Kerajaan Sriwijaya

3,940

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
3,940
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
148
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Pertemuan 4 Alysa Pratiwi Ardhean Rizky H Liz Hanifah Mutia Nurulita Rizki Arief K Kelas XI IPA 3
  • 2. Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Sriwijaya adalah salah satu kerajaan besar yang terletak di pulau Sumatera tepatnya Sumatera Selatan (Sumsel) dan banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaan membentang dari Kamboja, Thailand Selatan, Semenanjung Malaya, Sumatera, Jawa, dan pesisir Kalimantan. Dalam bahasa Sanskerta, sri berarti "bercahaya" atau "gemilang", dan wijaya berarti "kemenangan" atau "kejayaan", maka nama Sriwijaya bermakna "kemenangan yang gilang-gemilang". Bukti awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari abad ke-7; seorang pendeta Tiongkok, I Tsing, menulis bahwa ia
  • 3. Kehidupan Ekonomi Kerajaan Sriwijaya adalah salah satu kerajaan terbesar di Indonesia pada masa silam. Kerajaan Sriwijaya mampu mengembangkan diri sebagai negara maritim yang pernah menguasai lalu lintas pelayaran dan perdagangan internasional selama berabad-abad dengan menguasai Selat Malaka, Selat Sunda, dan Laut Jawa. Faktor- yang mendorong Sriwijaya muncul menjadi kerajaan besar adalah sebagai berikut. • Letaknya yang sangat strategis di jalur perdagangan. • Kemajuan pelayaran dan perdagangan antara Cina dan India melalui Asia Tenggara. • Runtuhnya Kerajaan Funan di Indocina. Dengan runtuhnya Funan memberikan kesempatan kepada Sriwijaya untuk berkembang sebagai negara maritim menggantikan Funan. • Sriwijaya mempunyai kemampuan untuk melindungi pelayaran dan perdagangan di perairan Asia Tenggara dan memaksanya singgah di pelabuhan-pelabuhan.
  • 4. Kehidupan Politik Dalam perkembangan sejarah Indonesia, Kerajaan Sriwijaya merupakan sebuah kerajaan besar yang megah dan jaya di masa lampau. Namun, tidak semua raja yang pernah memerintah meninggalkan prasasti. Raja-raja yang berhasil diketahui pernah memerintah Kerajaan Sriwijaya adalah sebagai berikut. 1. Raja Dapunta Hyang 2. Raja Balaputra Dewa 3. Raja Sanggrama Wijayatunggawarman. Pada awal pertumbuhannya, Kerajaan Sriwijaya mengadakan perluasan wilayah kekuasaan ke daerah-daerah sekitamya. Setelah berhasil menguasai Palembang, ibukota Kerajaan Sriwijaya dipindah dari Muara Takus ke Palembang. Dari Palembang, Kerajaan Sriwijaya dengan mudah dapat menguasai daerah-daerah di sekitamya seperti Bangka, Jambi Hulu dan mungkin juga Jawa Barat (Tammanegara). Maka dalam abad ke-7 M, Kerajaan Sriwijaya telah berhasil menguasai kuncikunci jalan perdagangan yang penting seperti Selat Sunda, Selat Bangka, Selat Malaka, dan Laut Jawa bagian barat.
  • 5. Kehidupan Agama dan Budaya Dalam bidang agama, Kerajaan Sriwijaya menjadi pusat agama Buddha yang penting di Asia Tenggara dan Asia Timur. Agama Buddha yang berkembang di Sriwijaya ialah aliran Mahayana dengan salah satu tokohnya yang terkenal ialah Dharmakirti. Arca Buddha dalam langgam Amarawati setinggi 2,77 meter, ditemukan di situs Bukit Seguntang, Palembang, berasal dari abad ke-7 sampai ke-8 Masehi. Sebagai pusat pengajaran Buddha Vajrayana.
  • 6. Kerajaan Sriwijaya banyak dipengaruhi kebudayaan India, pertama ialah kebudayaan agam Hindu, kemudian diikuti kebudayaan agama Buddha Kutipan I Tsing mengenai gambaran Sriwijaya “...banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau – pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha, dihati mereka telah tertanam perbuatan baik. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Buddha, yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik.... jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajarSabda, lebih baik ia tinggal dulu disini selama 1 atau 2 tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India”.
  • 7. Runtuhnya Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Sriwijaya mundur sejak abad ke-10 disebabkan oleh faktor-faktor berikut : Perubahan keadaan alam di sekitar Palembang. Dalam bidang politik. Adanya serangan militer atas Sriwijaya. Adanya serangan dari Raja Dharmawangsa 990 M. Adanya serangan dari kerajaan Cola Mandala yang diperintah oleh Raja Rajendracoladewa. Pengiriman ekspedisi Pamalayu atas perintah Raja Kertanegara, 1275 – 1292. Muncul dan berkembangnya kerajaan Islam Samudra Pasai. Adanya serangan kerajaan Majapahit dipimpin Adityawarman

×