Sebagai salah satu pasar tradisional dalam kota, kawasan sekitar pasar
Indra Sari mengalami perkembangan jumlah penduduk d...
untuk memenuhi kebutuhan akan pasar di Kota Pangkalan Bun dan sebagai wadah utama
bagi untuk memasarkan produksimasyarakat...
 Perpres 112 Tahun 2007 : Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat
Perbelanjaan danToko Modern.
 Permendag 53 Tah...
LOKASI
Pasar Indra Sari terletak di Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dihubungkan oleh Jl Pangeran Ant...
Bangunan
Terdapat pembagian blok bangunan sesuai
dengan luasan dan fungsi masing-masing
blok perdagangan
NO NAMA PASAR
LUA...
Sirkulasi
Secara umum, lebar jalur sirkulasi telah memadai, yakni
dapat dilewati oleh lebih dari dua orang.
Akan tetapi, l...
Zoning
Pembagian zona komoditas telah diatur sebagaimana
Peraturan Bupati No 17 dan 18 di tahun 2008, meski kedua
Peratura...
Kondisi Pencahayaan dan Penghawaan
Cenderung menggunakan sistem penghawaan dan pencaayaan
buatan, hal ini menunjukkan bahw...
Utilitas
Sudah tersedia beberapa utilitas pendukung seperti
TPS Komunal, Manhole dan Saluran drainase serta
tower air seba...
Potensi Permasalahan Kebijakan Kejadian/Bencana
Pasar Indra Sari merupakan pasar induk di
wilayah Kabupaten Kotawaringin B...
Konsep pengembangan?
Penataan sirkulasi
Blok B ini kan yg isinya bak sm los?
Mungkin penataan lebar jalan biar lebih rapi
Penyusunan masterplan pasar indra sari kota pangkalan bun
Penyusunan masterplan pasar indra sari kota pangkalan bun
Penyusunan masterplan pasar indra sari kota pangkalan bun
Penyusunan masterplan pasar indra sari kota pangkalan bun
Penyusunan masterplan pasar indra sari kota pangkalan bun
Penyusunan masterplan pasar indra sari kota pangkalan bun
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Penyusunan masterplan pasar indra sari kota pangkalan bun

1,140

Published on

presentasi tentang penyusunan Masterplan Pasar Indra Sari di Kotawaringin Barat

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,140
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
94
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Penyusunan masterplan pasar indra sari kota pangkalan bun

  1. 1. Sebagai salah satu pasar tradisional dalam kota, kawasan sekitar pasar Indra Sari mengalami perkembangan jumlah penduduk dan penghuni yang tinggal di wilayah sekitarnya. Hal itu menuntut tingginya permintaan/kebutuhan masyarakat yang harus disediakan pasar Indra Sari. Upaya revitaliasasi dalam masterplan pasar Indra Sari di Kota Pangkalan Bunharus memperhatikan faktor manajemen pasar, fasiltas parkir dan area luasan lapak pedagang serta yang sangat penting adalah fasilitas yang menjamin pasar tradisional yang bersih, sehat (hygienis), aman, tertib, dan memiliki ruang publik yang nyaman. pentingnya penyelengaraan pasar yang bersih dan sehat, maka masterplan pasar Indra Sari iniharus mengakomodasi kebutuhan dan persyaratan dalam pedoman penyelenggaraan pasar sehat (Kepmenkes no. 519 tahun 2008).
  2. 2. untuk memenuhi kebutuhan akan pasar di Kota Pangkalan Bun dan sebagai wadah utama bagi untuk memasarkan produksimasyarakat seperti sayur mayur, buah-buahan, perikanan dan garmen dan lain – lain Menjadikan pasar bersih dan sehat bagi masyarakat Menjadikan pasar tradisional sebagai urat nadi perekonomian daerah Program Pembangunan dan Pengelolaan Pasar Pangkalan Bun Menjadikan pasar yang meningkatkan kesejahteraan pedagang, dan petani/nelayan Rencana Tapak Pemanfaatan Ruang untuk Pembangunan Pasar Mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat Rencana Umum Pengembangan Pasar. maksud tujuan sasaran
  3. 3.  Perpres 112 Tahun 2007 : Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan danToko Modern.  Permendag 53 Tahun 2008 : Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern  Kepmenkes No 519/Menkes/SK/VI/2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pasar Sehat  Perda No 21 tahun 2007 tentang Retribusi Pasar, yang penetapan besaran retribusinya disempurnakan/direvisi lagi ke dalam Perda No 8 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Pasar  Perbup Kotawaringin Barat No 17 tahun 2008 tentang Ketentuan Penempatan Pedagang Kios Blok D di Pasar Indra Sari Pangkalan Bun dan juga Perbup Kotawaringin Barat No 18 tahun 2008 tentang Ketentuan Penataan dan Penempatan Pedagang Kios Blok F Pasar Indra Sari Pangkalan Bun.
  4. 4. LOKASI Pasar Indra Sari terletak di Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat. Dihubungkan oleh Jl Pangeran Antasari dan Jl H Udan Said, serta berbatasan dengan Sungai Lamandau
  5. 5. Bangunan Terdapat pembagian blok bangunan sesuai dengan luasan dan fungsi masing-masing blok perdagangan NO NAMA PASAR LUAS JUMLAH KETERANG AN(m2) KIOS BAK LOS I Pasar Indra Sari 1.Blok A 3 x 3 80 ₋ ₋ 2.Blok B 3 x 3 60 ₋ ₋ 3.Blok B ₋ 111 ₋ Blok B ₋ 136 ₋ 4.Blok C 2 x 3 184 ₋ ₋ 5.Blok D 3 x 3 108 ₋ ₋ 6.Blok E 2 x 2 48 ₋ ₋ 7.Blok F 3 x 3 22 ₋ ₋ 8.Blok G 2 x 2 34 ₋ ₋ 9.Blok H Lantai I 3,5 x 3,5 46 ₋ ₋ Blok H Lantai II 3,5 x 3,5 46 ₋ ₋ 10.Blok J 3 x 3 68 ₋ ₋ 11.Blok I - 1 ₋ 201 ₋ PKL Blok I - 2 ₋ 20 ₋ PKL 12. PKL ₋ ₋ 260 PKL JUMLAH 696 468 260
  6. 6. Sirkulasi Secara umum, lebar jalur sirkulasi telah memadai, yakni dapat dilewati oleh lebih dari dua orang. Akan tetapi, lebar yangmemadai ini hanya terdapat di beberapa jalur perdagangan utama saja, selain itu belum mampu pula melayani perdagangan secara dua sisi, sehingga dari konteks ke-ideal-an lebar jalur, masih perlu dilakukan pembenahan di beberapa spot lokasi
  7. 7. Zoning Pembagian zona komoditas telah diatur sebagaimana Peraturan Bupati No 17 dan 18 di tahun 2008, meski kedua Peraturan Bupati tersebut hanya mengatur Blok F dan Blok D saja kondisi tata letak masih belum memperhatikan kaidah pembagian komoditas utama/non utama, sehingga masih terdapat spot-spot zona perdagangan yang kurang aktif jika dibandingkan dengan zona lainnya
  8. 8. Kondisi Pencahayaan dan Penghawaan Cenderung menggunakan sistem penghawaan dan pencaayaan buatan, hal ini menunjukkan bahwa penerapan Pasar Sehat masih belum optimal terlakasana
  9. 9. Utilitas Sudah tersedia beberapa utilitas pendukung seperti TPS Komunal, Manhole dan Saluran drainase serta tower air sebagai penyedia air bersih
  10. 10. Potensi Permasalahan Kebijakan Kejadian/Bencana Pasar Indra Sari merupakan pasar induk di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat sehingga hal ini menyebabkan daerah ini akan dikembangkan ke depan sebagai icon kegiatan, mengingat saat ini wilayah pasar telah menjadi pusat kegiatan perekonomian baik siang maupun malam. Lokasi dari Pasar Indra Sari yang cukup strategis dan juga berdekatan dengan dermaga Sungai Arut dan Sungai Lamandau berpotensi menjadikan daerah ini sebagai kawasan wisata tepi sungai, akan tetapi hal ini juga dibutuhkan sebuah komitmen dari semua pihak baik itu swasta maupun pemerintah untuk mengembangkan kawasan ini menjadi kawasan wisata (selain pusat kegiatan ekonomi) Selain pusat kegiatan perdagangan dan jasa, (atau pasar) kawasan Pasar Indra Sari yang berdekatan dengan dermaga juga dikenal luas sebagai pusat kuliner di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat. Hal ini tentunya dapat menjadi sebuah nilai lebih sebagai dasar pengembangan Terdapat lahan yang belum dimanfaatkan dan dapat digunakan sebagai RTH untuk mendukung wilayah Pasar Indra Sari sebagai pusat kegiatan, pusat kuliner dan juga pusat wisata Meski wilayah Pasar Indra Sari dihubungkan oleh ruas jalan utama, yaitu Jalan H Udan Said dan Jalan Pangeran Antasari, akan tetapi aksesibilitas di dalam kawasan pasar itu sendiri masih dapat dikatakan kurang optimal. Hal ini dikarenakan oleh terlalu padat dan memusatnya aktivitas perdagangan di beberapa sektor sehingga hal ini berdampak pada menumpuknya orang yang tentunya menghambat laju sirkulasi baik orang maupun barang itu sendiri Terdapat beberapa perbedaan kewenangan terkait pengelolaan dari Pasar Indra Sari itu sendiri yang mengakibatkan lama nya pengambilan keputusan atau kebijakan karena harus menyamakan visi dari beberapa lembaga pengelolaan yang ada Mengingat Pasar Indra Sari merupakan sebuah pusat perdagangan/pasar tradisional di wilayah Pangkalan Bun (Kab Kota Waringin Barat), hal ini berdampak pada adanya peningkatan jumlah pedagang yang masuk dan beraktivitas di dalam wilayah ini tanpa diimbangi oleh peningkatan infrastruktur yang memadai. Sehingga hal ini tentu akan menjadi masalah tersendiri seperti menumpuknya aktivitas perdagangan, sirkulasi yang terhambat dan lain sebagainya. Mengacu pada Kepmenkes No 519/Menkes/SK/VI/2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pasar Sehat, dapat dikatakan bahwa kondisi fisik dari Pasar Indra Sari masih belum memenuhi beberapa persyaratan tersebut. Hal inilah nanti yang akan menjadi dasar revitalisasi dan pengembangan serta penataan dari Pasar Indra Sari mendatang Beberapa permasalahan lain, sehubungan dengan adanya peningkatan jumlah pedagang dan juga peningkatan aktivitas perekonomian di wilayah Pasar Indra Sari, berdampak pula pada semakin Telah terdapat sistem retribusi yang jelas dan diterapkan di dalam Pasar Indra Sari sesuai dengan Perda No 21 tahun 2007 tentang Retribusi Pasar di mana di dalamnya disebutkan bahwa Pasar Indrasari termasuk ke dalam pasar dengan kategori 1A2, yang penetapan besaran retribusinya disempurnakan/direvisi lagi ke dalam Perda No 8 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Pasar Untuk penataan blok-blok pengembangan pasar, di dalam Pasar Indra Sari telah ditetapkan Perbup Kotawaringin Barat No 17 tahun 2008 tentang Ketentuan Penempatan Pedagang Kios Blok D di Pasar Indra Sari Pangkalan Bun dan juga Perbup Kotawaringin Barat No 18 tahun 2008 tentang Ketentuan Penataan dan Penempatan Pedagang Kios Blok F Pasar Indra Sari Pangkalan Bun. Kebakaran
  11. 11. Konsep pengembangan?
  12. 12. Penataan sirkulasi Blok B ini kan yg isinya bak sm los? Mungkin penataan lebar jalan biar lebih rapi
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×