Your SlideShare is downloading. ×
0
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Musni umar: Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di dki.ppt copy

4,309

Published on

Pembangunan sosial sangat luas cakupannya. Oleh karena itu, memerlukan partisipasi masyarakat mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi.

Pembangunan sosial sangat luas cakupannya. Oleh karena itu, memerlukan partisipasi masyarakat mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi.

Published in: News & Politics
1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
  • assalamualaikum. bisa ditampilkan contoh proposal menyangkut partisipasi masyarakat dalam pembangunan. sebenarnya diblognya kita sudah ada tapi masih kurang.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total Views
4,309
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
31
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial di DKI Musni Umar, Ph.D
  • 2. PengantarPartisipasi berasal dari bahasa Inggris “participation”,yaitu pengikutsertaan atau pengambilan. MenurutKeith Davis, partisipasi adalah suatu keterlibatanmental dan emosi seseorang kepada pencapaian tujuandan ikut bertanggung jawab di dalamnya. Dari definisitersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa partisipasiadalah keterlibatan mental dan emosi. Partisipasiadalah suatu gejala demokrasi dimana orangdiikutsertakan dalam suatu perencanaan serta dalampelaksanaan dan juga ikut memikul tanggung jawabsesuai dengan tingkat kematangan dan tingkatkewajibannya. Partisipasi itu bisa dalam pembangunanpisik, sosial, ekonomi, politik, pertahanan keamanandan lain sebagainya.
  • 3. Contoh Partisipasi
  • 4. Participation ToolsUntuk bisa berpartispasi dalam pembangunan, makaharus dilakukan beberapa persiapan. Pertama,menetapkan bidang yang akan digeluti.Kedua, membentuk badan hukum yang akan dijadikansarana partisipasi (participation tool).Ketiga, menetapkan tujuan berpartisipasi misalnyadalam bidang sosial.Keempat, melaksanakan partispasi.Kelima, melakukan evaluasi dan monitoring.Untuk bisa berpartisipasi dengan baik, maka harusmembentuk badan hukum. Kalau mau berpartisipasidibidang sosial, maka harus dibentuk Yayasan(Foundation).
  • 5. Partisipasi Bidang Sosial
  • 6. Partisipasi Pembangunan Fisik
  • 7. Struktur YayasanYayasan adalah suatu badan hukum yang didirikanoleh beberapa orang dengan struktur, pertama,pembina. Kedua, pengawas. Ketiga, pelaksana.Pembina adalah para pendiri yayasan yangdibentuk dan ditetapkan dalam akte yayasan.Pembina mempunyai fungsi dan peranan yangtergolong besar, seperti mengganti pengurus.Adapun pengawas, berfungsi melaksanakanpengawasan terhadap jalannya yayasanm sedangpengurus ialah yang menjalankan roda yayasansetiap hari.
  • 8. Macam-macam PartisipasiPartisipasi dalam bidang apapun, paling kurangmengandung dua macam. Pertama, autonomousparticipation. Kedua, mobilized participation.Bentuk partisipasi yang paling paling baik dansempurna ialah autonomous participation.Partisipasi semacam itu, muncul dari kesadaran hariyang mendalam karena mengetahui, memahamidan menghayati manfaat, kegunaan dan tujuandaripada partisipasi. Sedang bentuk partispasi yanglain ialah partisipasi yang dimobilisasi.
  • 9. Partisipasi Otonom
  • 10. Partisipasi yang Dimobilisasi
  • 11. Kementerian Dibawah Koordinasi• Kementerian Kesehatan Menkokesra• Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan• Kementerian Sosial• Kementerian Agama• Kementerian Negara Lingkungan Hidup• Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan• Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara• Kementerian Negara Perumahan Rakyat• Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga• Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)• Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)• Perpustakaan Nasional (PERPUSNAS)• Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)• Lembaga Administrasi Negara (LAN)• Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)• Badan Kepegawaian Negara (BKN)
  • 12. Partisipasi di Bidang SosialPada semua kementerian dan non kementerianyang disebutkan diatas, kita bisa berpartisipasi.Demikian juga pada kementerian lain. Kalau dalambidang pengembangan SDM, maka bisa jugaberpartispasi di kementerian lain dibidangkoordinasi Menko Perekonomian. Kalau mauberpartispasi di bidang pembangunan fisik, makaharus mendirikan Perseroan Terbatas (PT) atau CV.Kalau mau berpartisipasi dibidang sosial, makawadahnya adalah yayasan. Persoalannya sekarang,yayasan tidak bisa bersifat profit sesuai UU UUNo.28 Thn 2004 - Perubahan UU Yayasan
  • 13. Relevansi Politik dengan Pembangunan SosialPembangunan sosial yang digambarkan diatas sangattergantung dari proses politik dalam pemilukada DKI.Kalau Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli menang dalampemilukada DKI putaran ke 2 tanggal 20 September2012, maka pembangunan di DKI akan berjalan cepatsesuai yang direncanakan. Kalau sebaliknya, JokoWidodo-Basuki Tjahaya Purnama yang menang, makapasti pembangunan akan terhambat karena penguasapolitik di Kebon Sirih (DPRD) DKI yang dikuasai PartaiDemokrat, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Golkar,Partai Persatuan Pembangunan, Partai AmanatNasional dan partai-partai pendukung pemerintahamnSBY akan menghambat, karena pasti tidak akan maumembiarkan PDIP dan Gerindra berjaya di DKI dalampemilu parlemen 2014.
  • 14. Pemilukada Sangat Penting
  • 15. Penguasa di Kebon Sirih1. Partai Demokrat 32 kursi,2. Partai Keadilan Sejahtera 18 kursi,3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangn 11 kursi,4. Partai Golkar 7 kursi,5. Partai Persatuan Pembangunan 7 kursi,6. Partai Gerindra 6 kursi,7. PAN 4 kursi,8. Hanura 4 kursi,9. Partai Damai Sejahtera 4 kursi dan10. Fraksi PKB 1 kursi.
  • 16. KesimpulanPartisipasi pembangunan di bidang sosial sangat luas danberagam. Pemerintah memerlukan partisipasi masyarakat,karena tidak bisa semua hal dilakukan oleh pemerintah.Diperlukan kerjasama pemerintah dan masyarakat untukmembangun Jakarta yang maju, adil, sejahtera danmakmur.Kelangsungan pembangunan sekarang, sangat ditentukanhasil pemilukada DKI 20 September 2012. Semogamasyarakat DKI yang memiliki hak pilih berbondong-bondong datang ke bilik TPS dan memilih pemimpin yangterbaik bagi masa depan masyarakat Jakarta. Sekian dan terima kasih.

×