PERAN STRATEGIS PGRI      MEWUJUDKAN GURUPROFESIONAL, SEJAHTERA, TERLIN   DUNGI DALAM PENDIDIKAN       KARAKTER BANGSA    ...
Pendidikan Penting?• Pendidikan telah diyakini sebagai salah  satu aspek pembangunan bangsa yang  sangat penting untuk mew...
Karakter SDM1. Beriman dan Bertakwa2. Berakhlak Mulia3. Sehat4. Berilmu5. Cakap6. Kreatif7. Mandiri8. Demokratis dan Berta...
Persoalan Pendidikan1.Regulasi2.Implementasi3.Kinerja Birokrasi4.Politikisasi Pendidikan5.Anggaran Pendidikan6.Standar Pel...
Guru Komponen Utama dan Terpenting• Pendidikan yang bermutu sangat tergantung pada  keberadaan guru yang bermutu, yakni gu...
Persoalan Guru1.Pendidikan Guru2.Kekurangan Guru, (Jumlah per Okt 2011:   2.925.676 + 900.000, bagimana   rekruitmen, pers...
Persoalan Khusus1. Guru Berada pada Golongan IV/a (Unsur   Pengembangan Profesi=5 unsur)2. Permeneg PAN dan RB    a. Unsur...
POLITIK GURU•   Kebutuhan•   Pendidikan Guru•   Pengangkatan•   Penempatan•   Pembinaan dan Pengembangan•   Kesejahteraan•...
Pendidikan Karakter Rumit• Problem kehidupan berbangsa (krisis  keteladanan, penegakkan  hukum, korupsi, perilaku pragmati...
Tanda Kemerosotan Bangsa       (Penelitian Thomas Lickona-Cortland                    University)(1) meningkatnya kekerasa...
Karakter Faktor Utama yang Mempengaruhi             Keberhasilan (Dunia Kerja)1.    Jujur dan dapat diandalkan,2.    Bisa ...
Pendidikan Karakter di TingkatSatuan PendidikanPendidikan karakter dapat dilakukan melalui:1. Pembelajaran Kontekstual2. P...
1. Pembelajaran KontekstualPembelajaran kontekstual mencakupbeberapa strategi, yaitu:(a) pembelajaran berbasis masalah,(b)...
2. Pengembangan Budaya   Sekolah/KampusPendidikan karakter dilakukan melaluipengembangan budaya sekolah:a. Kegiatan Rutin ...
3. Ko-kurikuler dan   ekstrakurikulerPendidikan karakter dilaksanakan melaluikegiatan ko dan ekstra kurikuler seperti:a. O...
4. Kegiatan keseharian di rumah    dalam masyarakatPendidikan karakter dilakukan melaluikegiatan di rumah dan masyarakat s...
Pembelajaran Pendidikan NilaiProses yang terus-menerus, membentuk, mengukir, memahat, melatih, dan membiasakan peserta did...
DapatPerkembangan Pembentukan     ditumbuhkanNilai                          dg upaya                             komprehen...
Implentasi (Mental)Mata Pelajaran/Mata kuliahEkstra KurikulerPembiasaan dan Keteladanan
Implementasi (Sosial)  Keteladanan  Pembiasaan  Penghargaan dan Sanksi  Sosialisasi
Tahap Pembentukan Nilai          Penanaman       Penumbuhan     Pengembangan    Pemantapan
Usul PGRI ttg Sertifikasi1. Yang belum S1/D4 berusia di atas 50 tahun,   masa kerja minimal 20 tahun, golongan   minimal I...
Tiga Program Prioritas1. Membangun PGRI yang   Kuat, Demokratis, Independen, dan   Bermartabat2. Mewujudkan PGRI sebagai O...
APA YANG DIPERLUKAN ?Untuk mengawal dan menjaga agar berbagaikebijakan berpihak pada upaya mewujudkan pendidikan yang berk...
(1) ORGANISASI GURU SATU?• Idealnya satu: guru itu  lemah, terpecah tidak akan  kuat, bersatu dan berserikat menjadi  kuat...
(2) ORGANISASI GURU SATU?• Kegiatan organisasi profesi guru: Profesi  saja? Kesejahteraan saja? Tidak, tetapi  harus profe...
(3) ORGANISASI GURU SATU?• Apakah semua forum, asosiasi, ikatan  bisa disebut organisasi profesi? Tidak!  Hanya organisasi...
PGRI• Lahir di Sekolah Guru  Putri, Surakarta, Jawa Tengah tanggal 25  November 1945• Segala perpecahan kelompok guru yang...
Tujuan Awal PGRI1. Mempertahankan dan   menyempurnakan Republik Indonesia;2. Mempertinggi tingkat pendidikan dan   pengaja...
JATI DIRI PGRI• Organisasi Perjuangan• Organisasi Profesi• Organisasi Ketenagakerjaan
Sifat PGRI• Unitaristik, tanpa memandang  perbedaan ijazah, tempat kerja,  kedudukan, agama, suku, golongan,  genbder, dan...
PGRI: Berkembang dan Berubah1.   Kelahiran PGRI2.   Masa Perang Kemerdekaan (1945-1949)3.   Masa Demokrasi Liberal (1950-1...
Pengurus PGRI Memastikan:• PGRI dikelola sebagai organisasi guru  (serikat guru dan profesi guru) yang baik  dan benar.• P...
Informasi Perjuangan PGRI (1)1. Memperjuangkan peningkatan   kesejahteraan2. Angka kredit jabatan guru3. Tunjangan beras m...
Informasi Perjuangan (2)8. Mengatasi Kekuarangan Guru dengan Guru Bantu   (Pertemuan Pengurus PGRI Kab Kot dan Dirjen   Di...
Informasi Perjuangan (3)15. Anggaran Pendidikan Minimal 20% dari APBN    dan APBD (Menang dlm Gugatan MK)16. Sertifikasi d...
Agenda (Politik) Utama1. Mendesak pemerintah untuk melakukan   kajian dan evaluasi otonomi pendidikan   secara komprehensi...
Agenda (Politik) Utama3. Perbaikan sistem pembayaran dana   BOS, DAK, dan tunjangan profesi   guru, subsidi tunjangan fung...
Agenda (Profesi) Prioritas PGRI1. Mendorong Peningkatan Kinerja Guru,   Dosen, dan Tenaga Kependidikan2. Mendorong Terwuju...
Agenda Khusus IGTKI1. Penambahan pengangkatan (PNS) guru TK2. Cabut Edaran Menpan, larangan Penempatan   Guru PNS di TK/Se...
Agenda Khusus TAS• Pengangkatan CPNS TAS, khususnya  tenaga honorer• Pengangkatan TAS SD• Penertiban Eselonisasi (disamaka...
Guru Swasta• Kontrak kerja guru swasta dg badan  penyelenggara pendidikan• Pengangkatan sebagai CPNS atau guru tetap• Subs...
Agenda Jangka Pendek PGRI (1)1. Beban Kerja 24 Jam (Permendiknas   No. 39 Diperpanjang dan Diperbaiki)2. PP Penyelesaian G...
Agenda Jangka Pendek (2)8. Kenaikan Tunjangan Kepala    Sekolah, Pengawas, Penilik, Kepala UPTD9. Penyelesaian Korban Poli...
Agenda Jangka Pendek (3)13. Mengusulkan agar di setiap sekolah   dasar ada tenaga administrasi.14. BUP Staf TU kependidika...
Agenda Jangka Pendek (4)17. Usul ttg sertifikasi   a. Kuota diperbesar, tahun 2015      selesai, penetapan peserta adil   ...
Agenda Khusus PGRI (1)1. Perbaikan Sistem Pendidikan Nasional2. Politik Guru Nasional3. Peningkatan Kinerja dan Kualitas G...
Agenda Khusus (2)8. PP tentang Tenaga Kependidikan9. Sistem Penggajian Khusus Guru10.Gaji Minimal Rp 2.500.000,00/bulan11....
Agenda Khusus (3)16. Perbaikan Sertifikasi Guru17. Optimalisasi Birokrasi Pendidikan18. Penghilangan Korban Politik Pendkn...
Program Prioritas I   Membangun PGRI yangKuat, Independen, Demokrati     s, dan Bermartabat
Penguatan PGRILangkah strategis yang dilakukansebagai upaya untuk mewujudkandan menjadikan PGRI sebagaiorganisasi yang kua...
PENGUATAN PGRI1.  Konsolidasi Organisasi2.  Peningkatan Kinerja Pengurus3.  Keanggotaan4.  Sistem Keuangan dan Tertib Iura...
Konsolidasi Organisasi• Memperkuat dan memperteguh organisasi• Forum organisasi dilaksanakan dg tertib• Pergantian penguru...
Peningkatan Kinerja Pengurus• Pengurus sukarela, dipilih demokratis, sdh  sanggup, ditagih komitmennya• Pertelaan tugas yg...
Keanggotaan• Seluruh guru wajib mjd anggota org  prof gr, tercatat di semua jenjang, ada  data, dibuktikan dg KTA.• Pengur...
Keuangan dan Penertiban Iuran• Dana ibarat darah, tegak/mandiri, bisa  aktivitas, posisi strategis, nilai tawar tingi,  da...
Perkantoran/Kesekretariatan dan      Pedoman Organisasi• Wajib mempunyai  kantor, strategis, mudah  terjangkau, diketahui ...
Gedung Guru IndonesiaJalan Tanah Abang III No. 24, Jakarta
PENGURUS BESAR PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA• Alamat: Jl. Tanah Abang III Nomor 24  Jakarta 10160, Indonesia• Telepun:...
Independen/Mandiri• Sifat PGRI, unitaristik, independen, dan  nonpartai politik• Dicintai anggota, disegani mitra, dan  di...
Strategi Perjuangan dan  Peningkatan Solidaritas• Ada beberapa kegiatan dan perjuangan  yg blm efktif, perlu evaluasi stra...
Peningkatan Kerjasama• Menjalin kerjasama dg berbaai pihak di  dalam maupun di luar negeri• Saliung menguntungkan, kesejaj...
ALAT KELENGKAPAN/ANAK      LEMBAGA/BADAN KHUSUS1. DKGI2. YPLP/PPLP PGRI3. LKBH PGRI4. Bank Guru Indonesia (PT. BPR Guru)5....
Renovasi Gedung Guru• Dimulai tahun 2012• Dilaksanakan oleh PB PGRI, secara  bertahap, dan dengan fasilitas  penginapan se...
Program Prioritas IIMewujudkan PGRI sebagai OrganisasiGuru sesuai yang dimaksud dalam UUNo. 14/2005 tentang Guru dan Dosen
Pasal 41 ayat 3 UU Guru & Dosen(1)   Guru membentuk organisasi profesi yang bersifat      independen.(2)   Organisasi prof...
Peran Strategis PGRIa. menetapkan dan menegakkan kode etik guru;b. memberikan bantuan hukum kepada guruc. memberikan perli...
Status Guru• Hasil Konferensi Khusus antar-  Pemerintah mengenai Status Guru• Diselenggarakan oleh Unesco/ILO,  tanggal 21...
Status Guru• Merumuskan dan mengatur berbagai hal  untuk memartabatkan guru dan  meningkatkan mutu pendidikan.• Guru, kebu...
Prinsip-prinsip yg menjadi PedomanOrganisasi guru harus diakui sebagaisuatu kekuatan yng dapat memberisumbangan yg besar k...
Program Prioritas IIIMenyerap dan Memperjuangkan Aspirasiseluruh Anggota (seluruh Pendidikan dan      Tenaga Kependidikan)...
Menyerap dan Memperjuangkan Aspirasi                 Anggota• Upaya peningkatan profesionalitas  anggota sulit terwujud, j...
Ditjen PMPTK dihapus?• Ditjen PMPTK dibentuk untuk mengatasi  berbagai persoalan guru dan untuk  mewujudkan guru yang prof...
Seminar surakarta 4 jan  2012 atik
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Seminar surakarta 4 jan 2012 atik

2,413 views

Published on

Makalah Ketua PB PGRI pada Seminar Nasional di Balaikota Solo 4 Jan 2012

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,413
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
37
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Seminar surakarta 4 jan 2012 atik

  1. 1. PERAN STRATEGIS PGRI MEWUJUDKAN GURUPROFESIONAL, SEJAHTERA, TERLIN DUNGI DALAM PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA Surakarta, 4 Januari 2012 Sulistiyo Ketua Umum PB PGRI
  2. 2. Pendidikan Penting?• Pendidikan telah diyakini sebagai salah satu aspek pembangunan bangsa yang sangat penting untuk mewujudkan warga negara yang handal, unggul, dan berdaya saing tinggi.• Pendidikan juga merupakan cara yang efektif sebagai proses nation and character building, yang sangat menentukan perjalanan dan regenerasi suatu bangsa.
  3. 3. Karakter SDM1. Beriman dan Bertakwa2. Berakhlak Mulia3. Sehat4. Berilmu5. Cakap6. Kreatif7. Mandiri8. Demokratis dan Bertanggung Jawab
  4. 4. Persoalan Pendidikan1.Regulasi2.Implementasi3.Kinerja Birokrasi4.Politikisasi Pendidikan5.Anggaran Pendidikan6.Standar Pelayanan Minimal7.Pendidik dan Tenaga Kependidikan
  5. 5. Guru Komponen Utama dan Terpenting• Pendidikan yang bermutu sangat tergantung pada keberadaan guru yang bermutu, yakni guru yang profesional, sejahtera, terlindungi, dan bermartabat (Guru adalah key person in the learning)• Profesi guru disejajarkan dengan profesi lainnya sebagai tenaga profesional. Bukan seadaanya, sebisanya, dan alakadarnya.• Guru sebagai agen pembelajaran merupakan mata tombak peningkatan proses pembelajaran di dalam kelas yang akan berujung pada peningkatan mutu pendidikan.
  6. 6. Persoalan Guru1.Pendidikan Guru2.Kekurangan Guru, (Jumlah per Okt 2011: 2.925.676 + 900.000, bagimana rekruitmen, persebaran tidak merata)3.Pembinaan (Kompetensi, Kualifikasi, Sertifikasi, Politiki sasi)4.Kesejahteraan, Perlindungan, Jaminan Kesehatan dan Hari Tua
  7. 7. Persoalan Khusus1. Guru Berada pada Golongan IV/a (Unsur Pengembangan Profesi=5 unsur)2. Permeneg PAN dan RB a. Unsur Utama Publikasi Karya Ilmiah (presentasi, publikasi ilmiah penelitian dan gagasan , publikasi buku pel, pedomn, pengayaan) b. Angka Kredit Sandra c. Tugas Utama Guru?
  8. 8. POLITIK GURU• Kebutuhan• Pendidikan Guru• Pengangkatan• Penempatan• Pembinaan dan Pengembangan• Kesejahteraan• Penghargaan• Perlindungan• Jaminan Hari Tua
  9. 9. Pendidikan Karakter Rumit• Problem kehidupan berbangsa (krisis keteladanan, penegakkan hukum, korupsi, perilaku pragmatis, dll)• Media massa, tayangan yang mengganggu, mengancam, dan merusak• Kompleksitas kondisi masyarakat dan sekitar• Peran keluarga• Sistem dan kesiapan sekolah
  10. 10. Tanda Kemerosotan Bangsa (Penelitian Thomas Lickona-Cortland University)(1) meningkatnya kekerasan di kalangan remaja,(2) penggunaan bahasa dan kata-kata yang memburuk,(3) pengaruh peer-group yang kuat dalam tindak kekerasan,(4) meningkatnya perilaku merusak diri, seperti penggunaan narkoba, alkohol, dan seks bebas,(5) semakin kaburnya pedoman moral baik dan buruk,(6) menurunnya etos kerja,(7) semakin rendahnya rasa hormat kepada orang tua dan guru,(8) rendahnya rasa tanggung jawab individu dan warga negara,(9) membudayanya ketidakjujuran, dan(10) adanya rasa saling curiga dan kebencian di antara sesama. DIPERLUKAN PENDIDKAN KARAKTER
  11. 11. Karakter Faktor Utama yang Mempengaruhi Keberhasilan (Dunia Kerja)1. Jujur dan dapat diandalkan,2. Bisa dipercaya dan tepat waktu,3. Bisa menyesuaikan diri dengan orang lain,4. Bisa bekerjasama dengan atasan,5. Bisa menerima dan menjalankan kewajiban,6. Mempunyai kemampuan dasar (kecerdasan),7. Bisa membaca dengan pemahaman memadai,8. Mengerti dasar-dasar matematika (berhitung),9. Mempunyai motivasi kuat untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri,10. Berpikir bahwa dirinya berharga,11. Bisa berkomunikasi dan mendengarkan secara efektif.12. Bisa bekerja mandiri dengan supervisi minimum.13. Dapat menyelesaikan masalah pribadi dan profesinya. Penelitian Boggs (Jefferson Center, 1997)
  12. 12. Pendidikan Karakter di TingkatSatuan PendidikanPendidikan karakter dapat dilakukan melalui:1. Pembelajaran Kontekstual2. Pengembangan Budaya Sekolah3. Kegiatan ko-kurikuler dan ekstra kurikuler4. Kegiatan keseharian di rumah dan masyarakatwww.themegallery.com
  13. 13. 1. Pembelajaran KontekstualPembelajaran kontekstual mencakupbeberapa strategi, yaitu:(a) pembelajaran berbasis masalah,(b) pembelajaran kooperatif,(c) pembelajaran berbasis proyek,(d) pembelajaran pelayanan, dan(e) Pembelajaran berbasis kerjawww.themegallery.com
  14. 14. 2. Pengembangan Budaya Sekolah/KampusPendidikan karakter dilakukan melaluipengembangan budaya sekolah:a. Kegiatan Rutin (Periksa kuku siswa)b. Kegiatan Spontan (sumbangan bencana)c. Keteladanan (kerapihan)d. Pengkondisian (toilet yang bersih)www.themegallery.com
  15. 15. 3. Ko-kurikuler dan ekstrakurikulerPendidikan karakter dilaksanakan melaluikegiatan ko dan ekstra kurikuler seperti:a. Olahragab. Pramukac. PMId. Keseniane. Lingkunganf. Pengabdian masyarakatg. dllwww.themegallery.com
  16. 16. 4. Kegiatan keseharian di rumah dalam masyarakatPendidikan karakter dilakukan melaluikegiatan di rumah dan masyarakat seperti:a. Mengajak orang tua untuk beribadah bersamab. Bersama orang tua untuk berkunjung ke rumah jompowww.themegallery.com
  17. 17. Pembelajaran Pendidikan NilaiProses yang terus-menerus, membentuk, mengukir, memahat, melatih, dan membiasakan peserta didikagar :• Mengetahui sesuatu yang baik (kognitif)• Mencintai kebaikan (afektif)• Melaksanakan kebaikan (psikomotorik)“Mengintegrasikan antara kepala (pikiran), hati (rasa), dan hands (tindakan)”
  18. 18. DapatPerkembangan Pembentukan ditumbuhkanNilai dg upaya komprehensif KONDISI KELUARGA Nilai PSIKHO- SEKOLAH (MASYARAKAT) FISIS Berkembang selama hidup dipengaruhi lingkungan
  19. 19. Implentasi (Mental)Mata Pelajaran/Mata kuliahEkstra KurikulerPembiasaan dan Keteladanan
  20. 20. Implementasi (Sosial) Keteladanan Pembiasaan Penghargaan dan Sanksi Sosialisasi
  21. 21. Tahap Pembentukan Nilai Penanaman Penumbuhan Pengembangan Pemantapan
  22. 22. Usul PGRI ttg Sertifikasi1. Yang belum S1/D4 berusia di atas 50 tahun, masa kerja minimal 20 tahun, golongan minimal IV/a2. Perbaikan penyelenggaraannya (sistem, penetapan kuota, sertifikat, dll).3. Sertifikasi Dosen dan GPAI ditinjau kembali.4. Sertifikasi Pengawas, Penilik, dan Guru di luar Diknas dan Kemenag5. Pembayaran tunjangan profesi ditertibkan, dilakukan melalui/bersamaan pembayaran gaji6. Kuota diperbesar, tahun 2005 selesai. Tahun 2016 seluruh guru sdh menerima tunjangan profesi
  23. 23. Tiga Program Prioritas1. Membangun PGRI yang Kuat, Demokratis, Independen, dan Bermartabat2. Mewujudkan PGRI sebagai Organisasi Guru seperti yg dimaksud dlm UU No. 14/2005 ttg Guru dan Dosen3. Menyerap dan Memperjuangkan Aspirasi seluruh Guru, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan
  24. 24. APA YANG DIPERLUKAN ?Untuk mengawal dan menjaga agar berbagaikebijakan berpihak pada upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan guru yang profesional, sejahtera, dan terlindungi diperlukan PGRI YANG KUAT DAN BERMARTABAT
  25. 25. (1) ORGANISASI GURU SATU?• Idealnya satu: guru itu lemah, terpecah tidak akan kuat, bersatu dan berserikat menjadi kuat.• Apakah anggotanya hanya guru: yang baik adalah semua komponen ketenagaan yang terlibat dalam urusan pendidikan/persekolahan (guru, Kepala sekolah, pengawas, penilik, pegawai/T U, dll)
  26. 26. (2) ORGANISASI GURU SATU?• Kegiatan organisasi profesi guru: Profesi saja? Kesejahteraan saja? Tidak, tetapi harus profesi dan kesejahteraan. Organisasi Guru Dunia, EI, juga berjuang untuk peningkatan profesi dan kesejhateraan. Termasuk organisasi guru di berbagai negara maju, di Amerika, Belanda, Swedia, Norwegia, Au stralia, Jepang, Korea, Singapura, dll
  27. 27. (3) ORGANISASI GURU SATU?• Apakah semua forum, asosiasi, ikatan bisa disebut organisasi profesi? Tidak! Hanya organisasi guru yang melaksanakan fungsi dan kewenangan sesuai UU No. 14/2005 ttg Guru dan Dosen.• Bagaimana jika banyak organisasi? Akan sangat menyulikan guru, pemerintah, dan masyarakat. Banyak Kode Etik, Banyak Dewan Kehormatan Guru, Organisasi Lemah, perjuangan kalah, dan tidak bermartabat?
  28. 28. PGRI• Lahir di Sekolah Guru Putri, Surakarta, Jawa Tengah tanggal 25 November 1945• Segala perpecahan kelompok guru yang berdasarkan ijazah, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, aliran politik, agama, dan suku sepakat untuk dihapuskan.• Puluhan organisasi guru sepakat membentuk satu-satunya organisasi guru, membangun kekuatan agar nilai tawarnya kuat dan berwibawa untuk mengawal mutu pendidikan dan memperjuangkan profesi dan nasib guru.
  29. 29. Tujuan Awal PGRI1. Mempertahankan dan menyempurnakan Republik Indonesia;2. Mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran sesuai dengan dasar- dasar kerakyatan; dan3. Membela hak dan nasib buruh umumnya, guru pada khususnya.
  30. 30. JATI DIRI PGRI• Organisasi Perjuangan• Organisasi Profesi• Organisasi Ketenagakerjaan
  31. 31. Sifat PGRI• Unitaristik, tanpa memandang perbedaan ijazah, tempat kerja, kedudukan, agama, suku, golongan, genbder, dan asal-usul.• Independen, berlandaskan pada kemandirian dan kemitrasejajaran• Nonpartai Politik, bukan merupakan bagian dan tidak berafiliasi kepada partai politik.
  32. 32. PGRI: Berkembang dan Berubah1. Kelahiran PGRI2. Masa Perang Kemerdekaan (1945-1949)3. Masa Demokrasi Liberal (1950-1959)4. Masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965)5. Sejak Lahirnya Orde Baru (1966-1998)6. Sejak Orde Reformasi, (1998-2008) bergabung dan bekerja sama dg Education International7. Pasca-UU Guru dan Dosen (2008 - sekarang
  33. 33. Pengurus PGRI Memastikan:• PGRI dikelola sebagai organisasi guru (serikat guru dan profesi guru) yang baik dan benar.• PGRI harus menjadi organisasi guru yang kuat dan bermartabat.• PGRI mitra kritis-strategis pemerintah dalam mewujudkan guru yang profesional, sejahtera, terlindungi, dan bermartabat dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan untuk kemajuan bangsa dan negara.
  34. 34. Informasi Perjuangan PGRI (1)1. Memperjuangkan peningkatan kesejahteraan2. Angka kredit jabatan guru3. Tunjangan beras menjadi uang4. Tambahan gaji 19995. Peningkatan tunjangan fungsional thn 20006. Jabatan profesi7. UU Guru dan Dosen, PP Guru, Dosen, Tunjangan Profesi, dll,
  35. 35. Informasi Perjuangan (2)8. Mengatasi Kekuarangan Guru dengan Guru Bantu (Pertemuan Pengurus PGRI Kab Kot dan Dirjen Dikdasmen)9. PP 48/2005 dan PP 43/200710. Guru Non-PNS memperoleh TPG, subsidi TPG11. PP ttg TPG/TPD, TKG/TKD, Tunjangan Kehormatan Profesor12. Kerjasama dg Garuda, Sriwijaya, Merpati, BP,dll13. Permenkeu 117, 119, 164 gantinya 10114. Persiun Guru 60 Tahun
  36. 36. Informasi Perjuangan (3)15. Anggaran Pendidikan Minimal 20% dari APBN dan APBD (Menang dlm Gugatan MK)16. Sertifikasi dan tunjangan profesi17.Tunjangan Khusus18. Dana Tambahan Rp 250.000,00/bulan19. Pengurangan Kesenjangan Guru PNS dan Swasta20.HGN dan HUT PGRI21. Perlindungan guru22. Penilik PNF Pensiun 60 tahun23. Dll
  37. 37. Agenda (Politik) Utama1. Mendesak pemerintah untuk melakukan kajian dan evaluasi otonomi pendidikan secara komprehensif dan melibatkan pakar pendidikan dan pihak terkait. Apakah msh perlu otonomi atau sentralisasi.2. Guru dikelola oleh unit utama. Badan pengembangan SDM pendidikan dan PMP dimaksimalkan sesuai kesepakan bersama antara Komisi X, Mendiknas, dan PB PGRI, serta sambutan presiden pada HGN 2010
  38. 38. Agenda (Politik) Utama3. Perbaikan sistem pembayaran dana BOS, DAK, dan tunjangan profesi guru, subsidi tunjangan fungsional (bagi guru non-PNS), dan daana tambahan penghasilan bagi guru yg belum mendapat TPG.4. Mendesak lahirnya peraturan ttg Penetapan Penghasilan Minimal Guru (Khususnya Guru Non-PNS) dan Pelaksanaannya (PP tentang PTT).
  39. 39. Agenda (Profesi) Prioritas PGRI1. Mendorong Peningkatan Kinerja Guru, Dosen, dan Tenaga Kependidikan2. Mendorong Terwujudnya Peningkatan Profesionalisme Guru dan Dosen3. Mendorong Peningkatan Kinerja Pejabat Birokrasi Pendidikan, KS, Pengawas, dan Penilik NF.
  40. 40. Agenda Khusus IGTKI1. Penambahan pengangkatan (PNS) guru TK2. Cabut Edaran Menpan, larangan Penempatan Guru PNS di TK/Sekolah Swasta3. Penambahan TK Negeri, bertahap minimal setiap kec 1 TK Negeri, selanjutnya thn 2015 setiap Desa 1 TK Negeri4. Ada anggaran untuk TK, dan anggaran peningkatan kualifikasi guru tk ditambah, selesai thn 20155. Sertifikasi guru TK selesai 2015, thn 2016 semua mendapat tunjangan profesi6. PP ttg Pegawai Tidak Tetap/Honorer (Penetapan penghasilan minimal guru non- PNS)
  41. 41. Agenda Khusus TAS• Pengangkatan CPNS TAS, khususnya tenaga honorer• Pengangkatan TAS SD• Penertiban Eselonisasi (disamakan SMP, SMA/SMK)• Pengangkatan Tenaga Honorer TU sebagai Tenaga Tidak Tetap, bagi mereka yang tak bisa sebagai CPNS• Perpanjangan BUP TAS dari 56 menjadi 58.• Penghargaan dan perlindungan.
  42. 42. Guru Swasta• Kontrak kerja guru swasta dg badan penyelenggara pendidikan• Pengangkatan sebagai CPNS atau guru tetap• Subsidi tunjangan fungsional• Sertifikasi dan memperoleh TPG• Tunjangan khusus, bagi yg bekerja di daerah khusus• Penetapan penghasilan minimal yang disubsidi dlm APBN• Diperlakukan setara dengan PNS dlm pembinaan profesi dan pengakuan pengabdian
  43. 43. Agenda Jangka Pendek PGRI (1)1. Beban Kerja 24 Jam (Permendiknas No. 39 Diperpanjang dan Diperbaiki)2. PP Penyelesaian Guru Honorer3. PP tentang PTT/GTT4. Penyelesaian Pengktn Guru Bantu5. Perbaikan Penetapan peserta, penyelenggaraan, dan sertks6. Perbaikan Pembayaran TPG, TFG, Dana Kelebihan7. Penilik Sekolah sama dengan Pengawas
  44. 44. Agenda Jangka Pendek (2)8. Kenaikan Tunjangan Kepala Sekolah, Pengawas, Penilik, Kepala UPTD9. Penyelesaian Korban Politik10. Guru Kementrian Agama (Dana Tambahan, Sertifikasi, Fungsional)11. Pembayaran dan Pemenuhan Tunjangan Khusus12. Mengusulkan jabatan KTU sekolah sebagai jabatan struktural dan pengangkatanTenaga Tata Usaha Sekolah sebagai PNS.
  45. 45. Agenda Jangka Pendek (3)13. Mengusulkan agar di setiap sekolah dasar ada tenaga administrasi.14. BUP Staf TU kependidikan /Pejabat Pendkn menjadi 58 thn15. Perlu kajian Permenpan dan RB No. 16/200916. Penambahan Guru TK PNS dan TK Negeri sampai tingkat desa/kelurahan
  46. 46. Agenda Jangka Pendek (4)17. Usul ttg sertifikasi a. Kuota diperbesar, tahun 2015 selesai, penetapan peserta adil b. Sertifikasi Dosen dan GPAI ditinjau kembali & usul penambahan kuota sertifikasi. c. Sertifikasi Penilik d. Pembayaran tunjangan profesi ditertibkan, dilakukan melalui/bersamaan pembayaran gaji e. Tahun 2016 seluruh guru sdh menerima tunjangan profesi
  47. 47. Agenda Khusus PGRI (1)1. Perbaikan Sistem Pendidikan Nasional2. Politik Guru Nasional3. Peningkatan Kinerja dan Kualitas Guru4. Perbaikan Sistem Pembinaan Guru5. PP ttg Penyelesaian Tenaga Honorer, Penghasilan Minimal Guru non-PNS6. Anggaran Pendidikan Minimal 20 %7. Implementasi UUGD dan PP Guru serta PP Dosen
  48. 48. Agenda Khusus (2)8. PP tentang Tenaga Kependidikan9. Sistem Penggajian Khusus Guru10.Gaji Minimal Rp 2.500.000,00/bulan11. PP tentang Perlindungan Guru12.PP tentang GTT/PTT13.BUP Tenaga Kependidikan 56 menjadi 5814.Kenaikan Tunjangan Kepala Sekolah, Pengawas, Penilik, Kepala UPTD Pendkn15.Penilik Nonformal sama dg Pengawas
  49. 49. Agenda Khusus (3)16. Perbaikan Sertifikasi Guru17. Optimalisasi Birokrasi Pendidikan18. Penghilangan Korban Politik Pendkn19. Sistem ujian (Ujian Nasional) yg benar20. Penempatan Guru PNS di Sekolah Swasta21. Peningkatan Kerja sama, termasuk dg Kejaksaan dan Kepolisian.
  50. 50. Program Prioritas I Membangun PGRI yangKuat, Independen, Demokrati s, dan Bermartabat
  51. 51. Penguatan PGRILangkah strategis yang dilakukansebagai upaya untuk mewujudkandan menjadikan PGRI sebagaiorganisasi yang kuat danbermartabat
  52. 52. PENGUATAN PGRI1. Konsolidasi Organisasi2. Peningkatan Kinerja Pengurus3. Keanggotaan4. Sistem Keuangan dan Tertib Iuran5. Perkantoran/Sekretariat dan Penyusunan Pedoman Organisasi6. Independensi/Kemandirian7. Strategi Perjuangan dan Peningkatan Solidaritas8. Peningkatan Kerja sama9. Agenda Khusus Perjuangan PGRI10. Penataan dan Pengembangan Anak Lembaga, Badan Khusus, dan Himpunan Profesi dan Keahlian Sejenis
  53. 53. Konsolidasi Organisasi• Memperkuat dan memperteguh organisasi• Forum organisasi dilaksanakan dg tertib• Pergantian pengurus sesuai ketentuan• Pengurus akomodatif• Pelatihan kader dan keterampilan manajemen• Implementasi Pasal 41 UUGD• PGRI Kabupaten/Kota harus kuat
  54. 54. Peningkatan Kinerja Pengurus• Pengurus sukarela, dipilih demokratis, sdh sanggup, ditagih komitmennya• Pertelaan tugas yg jelas, pemaksimalan tugas, bukan sekedar titip nama• Orientasi dan pembekalan pengurus baru• Jk tak efektif perlu PAW• PGRI blm mampu membayar, tetapi hrs serius• Organisasi kader, wajar jk baik dipromosikan
  55. 55. Keanggotaan• Seluruh guru wajib mjd anggota org prof gr, tercatat di semua jenjang, ada data, dibuktikan dg KTA.• Pengurus proaktif merekrut angota baru dan mendata, mutasi.• PB PGRI sdh menyusun sistem• Tindakan disiplin perlu dilaksanakan• Pengadaan KTA efisien dan cepat
  56. 56. Keuangan dan Penertiban Iuran• Dana ibarat darah, tegak/mandiri, bisa aktivitas, posisi strategis, nilai tawar tingi, daya tekan tinggi• Keputusan kongres mulai berlaku Januari 2009• Harus jalan, sistem, sepakat melaksanakan.• Pemotongan gaji, surat pernyataan, kerjasama dg bank atau pemda• Lunas saat konkernas, dan lunas keseluruhan pada saat kongres XXI
  57. 57. Perkantoran/Kesekretariatan dan Pedoman Organisasi• Wajib mempunyai kantor, strategis, mudah terjangkau, diketahui anggota• Sarana pelayanan, pengendlian organisasi, jam kerja diketahui, ada piket pengurus• Pengembangan GGI, gotong royong.• Pedoman Organisasi I 2009, ke-2 2010, ke-3 2011, ke-4 2012.
  58. 58. Gedung Guru IndonesiaJalan Tanah Abang III No. 24, Jakarta
  59. 59. PENGURUS BESAR PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA• Alamat: Jl. Tanah Abang III Nomor 24 Jakarta 10160, Indonesia• Telepun: (021) 3841121, 3849856, Faks (021) 3446504• Email : pb.pgri@yahoo.com• Website: www.pgri.or.id
  60. 60. Independen/Mandiri• Sifat PGRI, unitaristik, independen, dan nonpartai politik• Dicintai anggota, disegani mitra, dan diakui keberadaannya oleh masyarakat• Upayakan mampu melaksanakan kewenangan dg baik• Pengurus mampu menempatkan dirinya sejejar dg mitranya.
  61. 61. Strategi Perjuangan dan Peningkatan Solidaritas• Ada beberapa kegiatan dan perjuangan yg blm efktif, perlu evaluasi strategi.• Strategi komrehensif dan pelaksanaannya cerdas• Bangun solidaritas• Kegiatan• Pakaian/baju seragam PGRI, sama untuk anggota dan pengurus PGRI maupun AL, BK, HP,KS.
  62. 62. Peningkatan Kerjasama• Menjalin kerjasama dg berbaai pihak di dalam maupun di luar negeri• Saliung menguntungkan, kesejajaran, dan saling menghormati• EI, ILO, SIDA, Sriwijaya, GIA, KPK , POLRI, Sekjen Kemenag, Dirjen Dikti, Merpati, Cina, Korea, Malaysia, Singapura, dll
  63. 63. ALAT KELENGKAPAN/ANAK LEMBAGA/BADAN KHUSUS1. DKGI2. YPLP/PPLP PGRI3. LKBH PGRI4. Bank Guru Indonesia (PT. BPR Guru)5. Koperasi Guru Indonesia6. Badan Penerbitan (Suara Guru)7. Badan Pengelola GGI8. Pusat Pelatihan dan Pengembangan Profesi Guru9. Monumen dan Musium Guru Indonesia
  64. 64. Renovasi Gedung Guru• Dimulai tahun 2012• Dilaksanakan oleh PB PGRI, secara bertahap, dan dengan fasilitas penginapan setara bintang II.• Iuran Renovasi Gedung dilunasi sampai akhir tahun 2011• PB PGRI diharapkan mencari dana tambahan untuk keperluan renovasi.
  65. 65. Program Prioritas IIMewujudkan PGRI sebagai OrganisasiGuru sesuai yang dimaksud dalam UUNo. 14/2005 tentang Guru dan Dosen
  66. 66. Pasal 41 ayat 3 UU Guru & Dosen(1) Guru membentuk organisasi profesi yang bersifat independen.(2) Organisasi profesi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berfungsi untuk memajukan profesi, meningkatkan kompetensi, karier, wawasan kependidikan, perlindungan profesi, kesejahteraan, dan pengabdian kepada masyarakat.(3) Guru wajib menjadi anggota organisasi profesi.(4) Pembentukan organisasi profesi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.(5) Pemerintah dan/atau pemerintah daerah dapat memfasilitasi organisasi profesi guru dalam pelaksanaan
  67. 67. Peran Strategis PGRIa. menetapkan dan menegakkan kode etik guru;b. memberikan bantuan hukum kepada guruc. memberikan perlindungan profesi guru;d. melakukan pembinaan dan pengembangan profesi guru,e. memajukan pendidikan nasional. (Wewenang Organisasi Profesi Guru)
  68. 68. Status Guru• Hasil Konferensi Khusus antar- Pemerintah mengenai Status Guru• Diselenggarakan oleh Unesco/ILO, tanggal 21 September s.d. 5 Oktober 1966 di Paris• Harus diketahui pemerintah dan pejabat pendidikan, politisi, guru, pengurus organisasi guru, masyarakat, dll
  69. 69. Status Guru• Merumuskan dan mengatur berbagai hal untuk memartabatkan guru dan meningkatkan mutu pendidikan.• Guru, kebutuhan/kekurangan, pendidikan , penempatan, pembinaan, karier, hak dan gaji, jaminan sosial, kewajiban, kinerja, perlindungan, jaminan hari tua.
  70. 70. Prinsip-prinsip yg menjadi PedomanOrganisasi guru harus diakui sebagaisuatu kekuatan yng dapat memberisumbangan yg besar kepada kemajuanpendidikan dan yang oleh karenanyaharus diikutsertakan dalam menentukankebijakan pendidikan.
  71. 71. Program Prioritas IIIMenyerap dan Memperjuangkan Aspirasiseluruh Anggota (seluruh Pendidikan dan Tenaga Kependidikan) PGRI
  72. 72. Menyerap dan Memperjuangkan Aspirasi Anggota• Upaya peningkatan profesionalitas anggota sulit terwujud, jika tidak diimbangi upaya peningkatan kesejahteraannya.• PGRI harus memastikan semua aspirasi anggota (semua pendidik dan tenaga kependidikan) diserap, diakomodasi, dan diperjuangkan, terutama hak-haknya.
  73. 73. Ditjen PMPTK dihapus?• Ditjen PMPTK dibentuk untuk mengatasi berbagai persoalan guru dan untuk mewujudkan guru yang profesional ....• Dibentuk bersama dg PGRI, DPRRI, dan Depdiknas• PGRI melakukan kajian komprehensif: pengalaman empiris, diskusi dg para pakar, merumuskan naskah akademis• PGRI audiensi, usul tertulis, pertemuan koordinasi, demonstrasi.

×