Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
Al quran
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply
Published

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
480
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3

Actions

Shares
Downloads
22
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. AL-QUR'AN Oleh: Hidayat Aji Pambudi, S.Ag
  • 2. Pengertian Al-Qur’an Al-Qur’an adalah kalam (perkataan) SWT yang diwahyukan kepada nabi Muhammad Saw melalui malaikat Jibril dengan lafal dan maknanya sebagai rahmat dan petunjuk bagi manusia. (Q.S. 26: 192-195)
  • 3. Qur’an Surat As-Syua’aro 192193 192 193 194 195
  • 4. Artinya 192. ”Dan sesungguhnya Al Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, 193. dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al Amin (Jibril), 194. ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, 195. dengan bahasa Arab yang jelas.”
  • 5. Pengertian Kata Al-Qur’an berasal dari kata kerja qara’a yang berarti membaca dan bentuk masdar (kata dasar) – nya adalah qur’an yang berarti bacaan. Al-Qur’an dengan makna bacaan dinyatakan oleh Allah SWT dalam Qur’an Surat Al-Qiyamah 17 – 18.  17  18. 17.”Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuat pandai) membacanya. 18.Apabila Kami telah selesai membacakannya, maka ikutilah bacaan itu”.
  • 6. Nama Lain Al-Qur’an 1. Al-Kitab (Q.S Al-Baqarah 2) Artinya: ”Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,”
  • 7. Nama Lain Al-Qur’an 2. Al-Furqon yakni pembeda antara yang benar dan yang batil.QS.25: 1 Artinya :”Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al Qur'an) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam,”
  • 8. Nama Lain Al-Qur’an 3. Az-Zikr yang berarti peringatan. (QS.5:9) Artinya: ”Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an (peringatan), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.”
  • 9. Nama Lain Al-Qur’an 4. At-Tanzil yang berarti diturunkan (QS.26:192) Artinya: ”Dan sesungguhnya Al Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam,”
  • 10. Nama Lain Al-Qur’an 5.Al-Huda yang berarti petunjuk 6.Ar-Rahmah yang berarti kasih 7.Al-Majid yang berarti yang mulia 8.Al-Mubarak yang berarti pembawa berkah 9.An-Nazir yang berarti pembawa peringatan
  • 11. Nama Lain Al-Qur’an 10.Al-Mubin yang berarti penjelas 11.Al-Karim yang berarti yang mulia 12.Al-Kalam yang berarti firman Tuhan 13.An-Nur yang berarti cahaya
  • 12. Jumlah Surat Dalam Al-Qur’an  Al-Qur’an hingga saat ini masih tetap dalam kemurniannya, masih tetap dalam teks aslinya tanpa sedikitpun perubahan satu huruf sekalipun.  Al-Qur’an tersusun dari 114 surat, 6236 ayat, 74437 kalimat dan 325345 huruf. Kesemuanya itu adalah wahyu Allah yang diterima oleh nabi Muhammad Saw melalui malaikat jibril dan tidak tercampuri di dalamnya perkataan nabi Muhammad sendiri, atau perkataan sahabatnya.
  • 13. Awal Al-Qur’an Diturunkan  Permulaan diturunkannya Al-Qur’an adalah bersamaan dinobatkannya Muhammad sebagai Rasulullah di usia 40 tahun. Ia turun ketika nabi berkhalwat (menyepi) di gua Hira pada malam senin 17 Ramadhan (6 Agustus 610 M), peristiwa ini dinamakan ”lailatul qadar”.
  • 14. Ayat pertama yang diturunkan adalah 5 ayat dari surat Al-Alaq 1. 2. 3. 4. 5.
  • 15. Artinya : 1. ”Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. 2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. 3. Bacalah, dan Tuhanmu yang amat mulia. 4. Yang mengajar (manusia) dengan perantara kalam. 5. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya”.
  • 16. Ayat Yang Terakhir Diturunkan Sedangkan ayat yang terakhir diturunkan ketika nabi sedang menunaikan ibadah haji wada’ di Arafah. Hari Jum’at 9 Dzulhijjah 10 H, atau pada bulan Maret 632 M, ayat terakhir turun adalah Surat Al-Ma’idah ayat 3:
  • 17. Artinya: ”Pada hari ini telah Kusempurnakan bagimu agamamu, dan telah Kucukupkan nikmat-Ku dan telah Kuridhai Islam menjadi Agamamu”.  Setelah ayat terakhir turun, 81 hari kemudian Nabi berpulang ke Rahmatullah pada 12 Rabi’ul Awal tahun 11 hijrah, bertepatan
  • 18. AYAT MAKIYAH DAN MADANIYAH  Masa turunnya Al-Qur’an dibagi menjadi dua, yakni pertama di Makkah dan kedua di Madinah. Masa di Makkah selama 12 tahun 5 bulan 13 hari. Dimulai sejak 17 Ramadhan tahun ke 41 dari usia nabi Muhammad, sampai kepada awal bulan Rabi’ul Awwal dalam usia 54 tahun, dinamakan sebelum hijrah.  Kedua ialah masa Madinah. Atau sesudah hijrah. Yakni 9 tahun, 9 bulan dan 9 hari. Dimulai dari awal bulan Rabi’l Awwal tahun ke 54 usia nabi, tahun pertama dari hijrahnya sampai 9 Zhulhijjah tahun 63 usia nabi atau tahun ke 10 hijrah.
  • 19. AYAT MAKIYAH DAN MADANIYAH  Ditinjau dari segi turunnya, maka Al-Qur’an dibagi atas dua golongan:  Makiyah. Yakni ayat yang diturunkan di Makkah atau sebelum nabi hijrah ke Madinah. Ayat ini meliputi 19/30 dari isi Al-Qur’an yakni terdiri atas 86 Surat.  Madaniyah, yakni ayat yang diturunkan di Madinah sesudah nabi Muhammad hijrah dari Makkah. Ayat ini meliputi 11/30 dari isi Al-Qur’an atau terdiri dari 28 surat.
  • 20. Perbedaan Makiyah dan Madaniyah  Ayat-ayat Makiyah umumnya pendek- pendek, sedangkan ayat Madaniyah panjangpanjang. Ayat Makiyah berjumlah 4780 ayat sedangkan ayat Madaniyah 1456 ayat.  Dalam surat-surat Makiyah, terdapat perkataan ”yaa ayyuhannas” (wahai manusia) sedangkan dalam surat Madaniyah terdapat kata ”ya ayyuhaladzina amanu” (hai orang yang beriman).  Ayat-yat Makiyah mengandung hal-hal yang berhubungan dengan tauhid, iman, taqwa, ancaman dan pahala serta sejarah bangsa terdahulu. Sedangkan ayat Madaniyah mengandung tentang hukum-hukum kemasyarakatan, kenegaraan, perang, hukum
  • 21. CARA-CARA AL-QUR’AN DITURUNKAN Nabi Muhammad Saw dalam menerima wahyu mengalami bermacam-macam cara dan keadaan, di antaranya: 1.Malaikat Jibril memasukkan wahyu itu ke dalam hatinya. Dalam hal ini Nabi tidak melihat apapun. Hanya beliau merasa bahwa wahyu itu sudah berada dalam qolbunya. Mengenai hal ini nabi megatakan ”ruhul Qudus mewahyukan ke dalam qolbuku”. 2.Malaikat menampakkan dirinya kepada nabi berupa seorang laki-laki yang mengucapkan kata-kata kepadanya sehingga beliau mengetahui dan hafal benar kata-kata itu.
  • 22. CARA-CARA AL-QUR’AN DITURUNKAN 3.Wahyu datang kepadanya seperti gemerincingnya lonceng. Cara inilah yang dirasakan teramat berat oleh beliau. Pada keningnya berpancaran keringat, walaupun turunnya wahyu di musim dingin. 4.Malaikat menampakkan dirinya kepada nabi dalam rupanya yang asli. Setiap kali menerima wahyu, Nabi SAW selalu menghafalkannya.
  • 23. Al-Qur’an Diturunkan Berangsurangsur Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur dalam masa 22 tahun 2 bulan 22 hari, hal ini mengandung hikmah: 1.Untuk meneguhkan hati Rosulullah SAW dengan cara mengingatkannya terus menerus 2.Agar lebih mudah dimengerti dan dipahami serta dilaksanakan. Orang akan enggan melaksanakan suruhan atau larangan sekiranya suruhan atau larangan tersebut diturunkan sekaligus banyak. 3.Hukum-hukum Allah yang terkandung di dalamnya mudah diterapkan secara bertahap
  • 24. Al-Qur’an Diturunkan Berangsurangsur 4.Turunnya suatu ayat sesuai dengan peristiwaperistiwa yang terjadi di masyarakat, sehingga lebih mengesan di hati. 5.Memudahkan penghafalan. 6.Di antara ayat-ayat itu ada yang merupakan jawaban dari pertanyaan atau penolakan suatu pendapat atau perbuatan.
  • 25. Kandungan Al-Qur’an Secara keseluruhan isi Al-Qur’an dapat diklasifikasikan ke dalam tiga pembahasan pokok, yaitu :  Pembahasan mengenai prinsip-prinsip aqidah (keimanan)  Pembahasan yang menyangkut prinsip- prinsip ibadah  Pembahasan yang berkenaan dengan
  • 26. Pentingnya Al-Qur’an Bagi Ummat Manusia 1. Al-Qur’an diturunkan tidak untuk mencelakakan. Q.S Thaha 1-4 2. Al-Qur’an Menyeru ke Jalan Yang Lurus (Q.S Al-An’am 126) 3. Al-Qur’an Menjadi Penerangan Yang Nyata (Q.S. An-Nisa 174-175) 4. Al-Qur’an Tali Allah Yang Wajib Dipegang (Q.S. Az-Zukhruf 43) 5. Al-Qur’an Kitab Yang Benar dan Pemisah Antara Yang Benar dan Yang Salah (Q.S. Ali Imran: 3-4)
  • 27. Pentingnya Al-Qur’an Bagi Ummat Manusia Sebagai Pembenar dan Pengamat Kitab Yang Lalu (Q.S. AlMaidah: 48) 7. Al-Qur’an Menjadi Penawar Bagi Segala Macam Penyakit (Q.S. Yunus :57) 8. Al-Qur’an Yang Diberkahi dan Mengandung Rahmat (Q.S. Al-An’am :92) 9. Al-Qur’an, Kitab Yang Penuh Ilmu dan 6. Al-Qur’an
  • 28. Kemukjizatan Al-Qur’an  Mukjizat, menurut Imam As-Suyuti dalam     bukunya al-itqan fi ’ulum al-Qur’an (buku lengkap mengenai ilmu Al-Qur’an) adalah sesuatu diluar kebiasaan yang disertai dengan adanya tantangan. Menurut Dr. Quraysh Shihab , sesuatu dinamakan mukjizat apabila memenuhi empat unsur yaitu: Sesuatu yang ada diluar kebiasaan Nampak pada diri seorang Nabi Disertai dengan adanya tantangan Sesuatu yang tidak sanggup ditantang orang
  • 29.  Al-Qur’an sebagai mukjizat merupakan tantangan bagi orang Arab setelah mereka memberikan persepsi yang keliru terhadap Al-Qur’an, untuk membuktikan siapa yang benar diantara mereka. Para ulama sepakat bahwa Al-Qur’an itu merupakan Mukjizat Nabi SAW yang paling besar.  Mukjizat Al-Qur’an bisa dilihat dalam dua segi, yakni:  Dari segi bahasa  Dari segi kandungan isi
  • 30.  Pertama, dari segi bahasa para ulama sepakat bahwa Al-Qur’an memiliki uslub (gaya bahasa) yang tinggi, fasahah (ungkapan kata yang jelas) dan balaghah (kefasihan lidah) yang dapat mempengaruhi jiwa pembacanya dan pendengarnya yang mempunyai rasa bahasa Arab yang tinggi. Abu Bakar Muhammad alBaqilani (ahli fiqih) menyebutkan bahwa sesungguhnya Al-Qur’an itu sangat indah susunan kata-katanya dan sangat unik serta istimewa susunannya.
  • 31.  Kedua, dari segi kandungan isi mukjizat Al-Qur’an dapat      dilihat dalam tiga aspek yakni: Merupakan isyarat ilmiah. Al_qur’an banyak berisi informasi ilmu pengetahuan walaupun hanya dalam bentuk isyarat ilmiah, seperti informasi mengenai ilmu pengetahuan alam. Antara lain diktakan bahwa bumi dan langit itu merupakan sesuatu yang padu dan setelah terpisah dijadikan segala sesuatu yang hidup (QS.21;30), bahwa seluruh kehidupan berasal dari air QS.21:30), dan bahwa alam semesta terbentuk dari gumpalan gas (QS.41:11) Merupakan sumber hukum Al-Qur’an telah memberikan andil yang kuat dalam pertumbuhan hukum, bahkan Al-Qur’an tetap merupakan produk hukum yang ideal hingga masa kini Menerangkan suatu ibrah (teladan)