Your SlideShare is downloading. ×
0
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Gnu linux#2 fhs
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Gnu linux#2 fhs

220

Published on

FHS atau Filesystem Hierarchy Standard merupakan sebuah komponen yang wajib dipelajari di sistem operasi GNU/Linux

FHS atau Filesystem Hierarchy Standard merupakan sebuah komponen yang wajib dipelajari di sistem operasi GNU/Linux

Published in: Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
220
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
13
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. GNU/Linux Operating System #2 FHS(File System Hierarchy Standard) Oleh : Muksidin Debian powered
  • 2. FHS FHS atau Filesystem Hierarchy Standard adalah susunan standard direktori pada sistem operasi GNU/Linux. Di Windows susunan direktori umumnya terbagi menjadi 3 bagian yaitu : User, Windows, dan Program Files. Sedangkan pada GNU/Linux susunan direktori cukup banyak dan masing – masing mempunyai fungsi yang spesifik. Untuk info lebih lanjut mengenai FHS bisa dilihat pada website : http://www.pathname.com/fhs/
  • 3. / / atau forward slash merupakan simbol untuk direktori root. Setiap distribusi linux mempunyai direktori ini dan di dalamnya dapat ditemukan berbagai macam konfigurasi file sistem linux.
  • 4. /Bin Berisi bineri command yang bisa dipakai atau dieksekusi oleh user biasa, seperti cp, mv, cat, dan lain sebagainya.
  • 5. /SBin Sama seperti direktori /bin akan tetapi file bineri command hanya bisa dieksekusi oleh root. Jika user biasa mengeksekusi binari ini maka output memberikan hasil “command not found”.
  • 6. /Lib Direktori /lib berisi library aplikasi dan shared library atau library yang digunakan untuk beberapa aplikasi. - lib/modules, berisi librari yang dimuat oleh kernel linux - lib/i386-linux-gnu, berisi librari kompatibilitas untuk arsitektur 32 bit, kebetulan GNU/Linux yang dipakai menggunakan arsitektur ini.
  • 7. /Opt Direktori /opt berfungsi untuk menyimpan aplikasi yang berasal dari third party software atau aplikasi yang tidak tersimpan di repositori.
  • 8. /Boot Direktori /boot berisi semua file dibutuhkan ketika komputer booting. Di folder /bin terdapat subfolder /grub. merupakan aplikasi yang berfungsi memuat kernel ketika booting. yang dalam Grub untuk
  • 9. /Etc Direktori ini berisi konfigurasi sistem, Etc atau etcetera atau sekarang lebih dikenal dengan Editable Text Configuration. Di dalamnya banyak ditemui berbagai file untuk konfigurasi dengan ekstensi *.conf. ● ● ● /etc/init.d → berisi skrip untuk menjalankan dan menghentikan daemons (layanan). /etc/x11 → berisi konfigurasi grafis display /etc/skel → skeleton – folder ini akan disalin otomatis ke folder home setelah membuat user baru. Di dalamnya berisi skrip .bashrc
  • 10. /Home Direktori home merupakan direktori user yang berfungsi untuk menyimpan file – file user. Direktori home sama seperti my document di sistem operasi Windows
  • 11. /Srv srv atau servered by your system, di direktori ini bisa digunakan untuk menyimpan data seperti cvs, rsync, ftp dan www. Selain itu sistem juga mengijinkan penamaan folder selain /srv seperti /srv/project/ftp, /srv/sales/www dan lain sebagainya
  • 12. /Media Direktori media merupakan mount point removable media devices seperti DVD player, Flashdisk, dan lain sebagainya.
  • 13. /Mnt mnt atau mount merupkan direktori kosong dalam keadaan normal, akan tetapi banyak sistem administrator membuat folder didalamnya ketika akan me-mounting suatu device atau remote file system. Adapun penamaan folder bebas.
  • 14. /Tmp tmp atau temporary adalah berfungsi untuk menyimpan file sementara ketika dibutuhkan. Data yang tersimpan di folder ini dapat digunakan kembali oleh RAM jika data tersebut dibutuhkan. Data yang tersimpan di folder ini akan terhapus secara otomatis ketika komputer mati atau pun restart
  • 15. /Dev dev atau device secara fisik bukanlah menunjukan hardware, akan tetapi berisi sekumpulan file yang diorganisasi oleh kernel mengenai hardware yang terpasang di komputer. Perlu diketahui di sistem operasi linux, hardware yang terpasang dikomputer dianggap sebuah file bukan device berbeda dengan sistem operasi Windows. Sebagai contoh di windows dikenal dengan partisi C, D, E dan lain sebagainya. Sedangkan di sistem operasi GNU/Linux dikenal dengan sda, sdb, sdc dan lain - lain.
  • 16. /Proc Merupakan direktori special, di dalamnya berisi gambaran tentang kernel atau bagaimana kernel mengatur sistem. Lebih mudahnya, direktori ini merupakan daerah kerja kernel bagaimana mengatur keseluruhan sistem sehingga membentuk sistem operasi yang lengkap
  • 17. /Sys sys atau system, merupakan folder yang berisi tentang informasi kernel mengenai hardware yang terpasang di komputer
  • 18. /Usr usr atau Unix System Resources berisi folder atau yang bisa dishare (shareable) dan bersifat read only. Akan tetapi secara umum, orang lebih menyebutnya sebagai read only data. ● ● ● ● /usr/bin → berisi bineri command bisa aplikasi atau pun yang lainnya. Dengan folder ini, beberapa aplikasi bisa dijalankan dari terminal, caranya ketik nama aplikasi tersebut contoh dolphin, firefox, dan lain sebagainya. /usr/include → berisi source code atau source file yang digunakan C atau C++ /usr/lib → berisi librari yang tidak bisa dieksekusi oleh user atau pun dengan skrip /usr/local → digunakan oleh sistem administrator untuk menginstal aplikasi secara lokal (dengan meng-compile sources code).
  • 19. ● ● /usr/share → berisi folder yang berkaitan dengan arsitektur data independen. Dalam pengertian lain yaitu data – data yang bisa digunakan oleh pengguna berkaitan dengan customisasi (semisal tampilan), aplikasi, manual aplikasi, dan lain sebagainya. /usr/src → berisi file kernel sources
  • 20. /Var var atau variable data, merupakan direktori yang datanya berubah – ubah baik dari size maupun tipe. Beberapa aktifitas sistem seperti ketika booting akan direcord atau dimonitor difolder ini dan disimpan dalam bentuk file. Sehingga jika ada kegagalan sistem maka bisa diketahui pesan error-nya. ● ● /var/log → merupakan folder yang berfungsi untuk menampung semua file log (log = catatan atau record sistem dari aplikasi ketika berjalan) /var/log/messages → berisi informasi apa yang terjadi pada sistem. Pada distribusi Debian atau keturunanya bisa dilihat juga pada syslog yang bisa dijumpai pada folder yang sama yaitu /var/log/syslog
  • 21. ● ● ● /var/cache → berisi beberapa aplikasi. cache data untuk /var/spool → berisi folder spool untuk mail dan cron /var/lib → berisi pernyataan informasi aplikasi, semisal berkaitan dengan apt di /var/lib/apt
  • 22. Referensi ● ● ● Linux Fundamental – paul cobbaut : 2012 Linux Administration Beginner's Guide 5th edition – wale soyinka : 2009 Modul Pelatihan Linux : 2007
  • 23. Dokumen ini dibuat dengan menggunakan software Libre Office 3.5.4.2 dan dengan sistem operasi GNU/Linux Debian. Dokumen ini bisa disalin dan didistribusikan secara bebas untuk sosialisasi dan edukasi open source software. © 2013 muksidin – http://muksidin.blogspot.com

×