sistem Peredaran darah hewan

3,030 views
2,765 views

Published on

1

Published in: Education, Business, Technology
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,030
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
139
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

sistem Peredaran darah hewan

  1. 1. BIOLOGI ^Sistem Peredaran Darah Hewan^ M. Taufik Irfan Fajri M. A’rbai Ramadhan Adelia Sagala Ririn Rindayani Sylvia Anggraini
  2. 2. Samakah peredaran darah manusia dengan peredaran darah hewan???
  3. 3. PEREDARAN DARAH HEWAN DIFUSI ????? PEREDARAN DARAH TERBUKA ??? PEREDARAN DARAH TERTUTUP ???
  4. 4. Terjadi pada avertebrata tingkat rendah. Sari-sari makanan beredar bebas melalui aliran protoplasma. Peredaran darah tidak selalu melewati pembuluh darah. Misal : Arthropoda Peredaran darah selalu melewati pembuluh darah. Misal : Annelida
  5. 5. terjadi pada avertebrata rendah seperti paramecium, amoeba maupun hydra belum mempunyai sistem sirkulasi berupa jantung dengan salurannya yang merupakan jalan untuk peredaran makanan. Makanan umumnya beredar keseluruh tubuh karena adanya aliran protoplasma.
  6. 6. SISTEM PEREDARAN DARAH TERBUKA  Peredaran (distribusi) darah ke seluruh tubuh (jaringan) yang tidak selalu melewati pembuluh darah.  Tidak dapat dibedakan antara darah dan cairan intersisial (cairan yang mengisi ruang antar sel)  Merupakan karakteristik pada Arthropoda.  Terdiri dari jantung sebagai pusat peredaran darah, sejumlah rongga yang disebut sinus, dan beberapa arteri.
  7. 7. PEREDARAN DARAH TERTUTUP • Sirkulasi darah ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. • Darah diedarkan melewati arteri dan kembali ke jantung melewati vena. • Contoh : pada Annelida misalnya cacing tanah (Lumbricus terestris).
  8. 8. Sistem Peredaran Darah tidak Melalui Peredaran Darah • Hewan bersel satu (Protozoa) tidak memiliki sistem peredaran darah. • Gas yang dibutuhkan dan zat makanan yang akan diserap dilakukan secara difusi, karena tubuh hanya terdiri atas satu sel sehingga seluruh aktivitas metabolismenya dilakukan oleh sel itu sendiri.
  9. 9. Banyak hewan jenis ini yang menggunakan organel selnya untuk metabolisme, seperti Paramaecium menggunakan vakuola kontraktil untuk mengedarkan zat makanan cair, dan menggunakan vakuola makanan untuk mengedarkan zat makanan padat. Ada hewan yang menggunakan rongga sebagai saluran pencernaan sekaligus saluran peredaran yang dinamakan rongga gastrovaskuler. Contoh Hydra dan Planaria.
  10. 10. PEREDARAN DARAH CACING • Ex : Planaria (cacing pipih) • Ex : Cacing tanah (Lumbricus terestris)
  11. 11. PEREDARAN DARAH Planaria • Belum mempunyai sistem sirkulasi sejati. • Sistem Gastrovaskuler. • Saluran pencernaan bercabang-cabang sehingga memperluas permukaan yang efektif untuk menyerap dan mengedarkan zat makanan ke seluruh tubuh
  12. 12. PEREDARAN DARAH CACING TANAH  Sistem peredaran darah tertutup  Alat peredaran darah (pembuluh darah dan jantung) terdapat di selom (rongga tubuh)  Pembuluh darah ada 3 : pembuluh darah punggung (dorsal), pembuluh darah perut (ventral), dan pembuluh darah kapiler.  Pembuluh darah dorsal : mengalirkan darah masuk ke jantung.  Pembuluh darah ventral : mengalirkan darah ke seluruh tubuh.  Pembuluh darah kapiler : menghubungkan pembuluh darah dorsal dan ventral.  Pembuluh darah kapiler : 5 pasang lengkung aorta yang berfungsi sebagai jantung.  Darah: plasma darah dan sel darah.  Plasma darah: mengandung hemoglobin untuk membawa dan mengikat oksigen.
  13. 13. ALIRAN DARAH PADA CACING TANAH
  14. 14. PEREDARAN DARAH SERANGGA (Arthropoda)  Sistem peredaran darah terbuka.  Contoh : belalang.  Jantung berbentuk tabung panjang yang terdiri dari beberapa gelembung pembuluh darah dan terletak di daerah punggung di atas saluran pencernaan disebut jantung pembuluh.  Bagian depan pembuluh darah : aorta dengan ujung yang terbuka.  Jantung : memompa darah melalui aorta ke jaringan tubuh dan beredar bebas di dalam homosol tanpa melalui pembuluh.  Homosol : beberapa ruang (rongga) : sinus
  15. 15. Apakah darah belalang berwarna merah???????
  16. 16. Lanjutan……………….  Dalam darah tidak ada hemoglobin jadi darah tidak berwarna merah dan hanya berfungsi untuk mengangkut zat makanan.  Darah tidak berperan dalam pengangkutan oksigen telah diedarkan oleh saluran pernapasan atau trakhea yang bercabang menuju ke berbagai jaringan.
  17. 17. MEKANISME ALIRAN DARAH dari jaringan-jaringan tubuh akan kembali masuk ke jantung pembuluh melalui ostium.
  18. 18. PEREDARAN DARAH SIPUT (Mollusca) • Peredaran darah terbuka. • Alat peredaran darah : jantung & pembuluh darah yang masih sederhana. • Jantung : atrium dan ventrikel dalam rongga perikardial.
  19. 19. ALIRAN DARAH Jantung berdenyut Darah terpompa keluar rongga perikardial (sinus) Jaringan tubuh Melepaskan zat makanan & menyerap zat sisa Rongga Perikardial JANTUNG
  20. 20. Lanjutan……………………
  21. 21. PEREDARAN DARAH VERTEBRATA Sekali melewati jantung. Ex : Pisces (Ikan) Dua kali melewati jantung. Ex : Amphibi, Reptil, Aves, Mammalia
  22. 22. PEMBULUH DARAH AORTA ARTERI ARTERI PULMONALIS VENA KAVA VENA VENA PULMONALIS VENA PORTA
  23. 23.  Arteri (pembuluh nadi)    Pembuluh darah yang mengangkut darah dari jantung menuju ke kapiler alat-alat tubuh. Aorta : pembuluh nadi yang paling besar yang mengangkut darah keluar dari jantung Arteri pulmonalis : pembuluh darah yang membawa darah kaya karbondioksida dari jantung ke paru-paru.  Vena  Sistem vena kava : vena yang membawa darah kembali ke jantung.  Sistem vena pulmonalis : vena yang mengangkut darah dari paruparu . Sistem vena porta : vena yang singgah dulu ke organ tubuh sebelum kembali ke jantung. Misal: vena porta hepatica & vena porta renalis. 
  24. 24. • Peredaran darah tertutup dan tunggal. • Jantung : 1 atrium dan 1 ventrikel. Terletak dalam rongga perikardium dan dilindungi selaput perikardium. • Sinus venosus : rongga jantung yang terletak antara ventrikel dan atrium. • Untuk menjaga agar aliran darah tetap searah, antara serambi dan bilik terdapat klep.
  25. 25. Bagaimana mekanisme aliran darah pada ikan????
  26. 26. Atrium, serambi Jantung Ventrikel Arteri efferen branchialis Aorta dorsalis Konus arteriosus Kapiler Insang INSANG SELURUH TUBUH Aorta ventralis Arteri afferen branchialis Vena cardinalis anterior Vena cardinalis posterior Sinus Venosus Vena kava Vena porta renalis Vena porta hepatika
  27. 27. PEREDARAN DARAH IKAN ANIMASI
  28. 28. AMPHIBI (KATAK) Sistem peredaran darah tertutup dan ganda. Darah & alat peredaran darah. Darah : plasma & sel darah (eritrosit: berinti, berbentuk bulat panjang, pipih dan mengandung Hb & leukosit: tidak berwarna,berinti, bergerak amuboid)
  29. 29. Alat peredaran darah jantung & pembuluh darah. Jantung : 3 ruangan, 1 ventrikel (berdinding tebal) & 2 atrium (berdinding tipis). Diantara atrium dan ventrikel terdapat sekat/klep. Sinus venosus : kantong berdinding tipis tempat bermuaranya vena yang mengangkut darah yang kaya CO2 dari berbagai organ tubuh selain paruparu dan kulit
  30. 30. Bagaimana mekanisme aliran darah pada katak??????????
  31. 31. SKEMA PEREDARAN DARAH KATAK K E C I L darah yang miskin oksigen dari seluruh tubuhsinus venosusatrium kanan ventrikel arteri pulmonalis  paru-paruvena pulmonalisatrium kiri ventrikeldarah keluar melaluitrunchus B E S A R arteriosusbercabang menjadi 2 aorta besar (nadi besar) yang melengkung ke kiri dan ke kanan nadi halus/arteri  pembuluh kapiler vena jantung
  32. 32. Tiap lengkung aorta pada katak bercabang menjadi…………….
  33. 33. CABANG-CABANG LENGKUNG AORTA PADA KATAK MENDARAHI DAERAH KEPALA BERCABANG MENJADI ARTERI PULMONALIS DAN ARTERI KUTANEUS NADI PUNGGUNG YANG BERCABANG-CABANG MENJADI NADI KECIL YANG MENGALIRKAN DARAH KE BERBAGAI ALAT DALAM TUBUH
  34. 34. SISTEM VENA PADA KATAK VENA KAVA VENA PULMO KUTANEUS VENA PORTA HEPATICA VENA PORTA VENA PORTA RENALIS
  35. 35. PEREDARAN DARAH KATAK
  36. 36.  Tertutup dan ganda.  Jantung : 2 atrium & 2 ventrikel.  Terdapat sekat atrium dan sekat serambi.  Sekat ventrikel tidak sempurna : darah dari kedua ventrikel hampir bercampur  Pada buaya terdapat foramen panizzae. FORAMEN PANIZZAE????????
  37. 37. FORAMEN PANIZZAE
  38. 38. FUNGSI FORAMEN PANIZZAE • MEMUNGKAN DISTRIBUSI OKSIGEN YANG CUKUP KE ALAT PENCERNAAN • MEMELIHARA KESEIMBANGAN TEKANAN CAIRAN DI DALAM JANTUNG PADA WAKTU MENYELAM
  39. 39. ALIRAN DARAH PADA REPTIL Aorta/ar Teri/kapil er Darah dr Slruh tbh sinus venosus Atrium kanan Ventrikel kaNan Ventrikel kiri Atrium kiri Arteri Pulmonalis Vena pul monalis Paru-paru
  40. 40. SKEMA PEREDARAN DARAH REPTIL Seluruh tubuh sinus venosus atrium kanan Paru- paru vena pulmonalis ventrikel kanan arteri pulmonalis atrium kiri ventrikel kiri aorta (kanan & kiri)
  41. 41. PEREDARAN DARAH REPTIL
  42. 42. AVES (BURUNG) • Tertutup dan ganda • Jantung burung berbentuk kerucut terbalik dan terbungkus oleh selaput perikardium. • Jantung : 4 ruangan ( 2 atrium dan 2 ventrikel) dengan sekat yang sudah sempurna. • Antara serambi kanan & kiri : sekat serambi. • Antara bilik kanan & kiri : sekat ventrikel.
  43. 43. Darah dari seluruh tubuh yang mengandung karbondioksidaatriu kananventrikel kananarteri pulmonalisparuparuvena pulmonalisatrium kiriventrikel kiri(kaya oksigen)sel tubuhjantung(atrium kanan)
  44. 44. PERBANDINGAN SISTEM PEREDARAN DARAH VERTEBRATA
  45. 45. SISTEM PEREDARA N DARAH PISCES JUMLAH RUANG JANTUNG SEKAT JANTUNG TERTUTUP 2 (1 ATRIUM, TERDAPAT KATUP YANG TUNGGAL 1 VENTRIKEL) MENGALIRKANDARAH KE SATU ARAH. DARAH TIDAK TERCAMPUR AMFIBI TERTUTUP 3 (2 ATRIUM, TIDAK ADA SEKAT VENTRIKEL. DARAH GANDA 1 VENTRIKEL) TERCAMPUR REPTIL TERTUTUP 4 (2 ATRIUM, SEKAT VENTRIKEL TIDAK SEMPURNA. GANDA 2 VENTRIKEL) DARAH MASIH BERCAMPUR AVES TERTUTUP 4 (2 ATRIUM, SEKAT BILIK SUDAH SEMPURNA. DARAH GANDA 2 VENTRIKEL) TIODAK TERCAMPUR.

×