Your SlideShare is downloading. ×
0
Jagad Raya
Jagad Raya
Jagad Raya
Jagad Raya
Jagad Raya
Jagad Raya
Jagad Raya
Jagad Raya
Jagad Raya
Jagad Raya
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Jagad Raya

3,408

Published on

Published in: Technology, Education
2 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
3,408
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
106
Comments
2
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide
  • JAGAT RAYA JAGAT RAYA JAGAT RAYA
  • Transcript

    • 1.  
    • 2. Jagat raya/alam semesta/ cosmos adalah sebuah ruang tempat segenap benda langit berada, termasuk bumi tempat manusia hidup Salah satu teori yang menjelaskan terbentuknya Jagat Raya adalah Teori Bing-Bang <ul><li>Pandangan manusia tentang Jagat Raya </li></ul><ul><li>Pandangan Antroposentris ( Antropos = manusia, centrum/centris =pusat) </li></ul><ul><li>Antroposentris adalah pandangan yang menyatakan bahwa manusia sebagai pusat segalanya di alam ini. </li></ul><ul><li>Pandangan Geosentris ( geo = bumi ) </li></ul><ul><li>Geosentris adalah pandangan yang menganggap bumi sebagai pusat jagat raya. </li></ul><ul><li>Ahli pendukung pandangan ini antara lain Thales dan Anaximander </li></ul><ul><li>Pandangan Heliosentris ( helios = matahari) </li></ul><ul><li>Heliosentris adalah pandangan yang menyatakan bahwa pusat jagat raya adalah matahari. </li></ul><ul><li>Pelopor pandangan ini adalah Nicolaus Copernicus </li></ul><ul><li>Pandangan Galaktosentris </li></ul><ul><li>Galaktosentris yaitu pandangan yang menyatakan bahwa pusat alam semesta adalah galaksi. </li></ul><ul><li>Pandangan ini merupakan hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi </li></ul>
    • 3. Satuan Jarak di Jagat Raya <ul><li>Satuan Astronomi (SA) atau Astronomical Unit (AU) </li></ul><ul><li>Satu satuan astronomi adalah satu kali jarak rata-rata bumi ke matahari ( ± 150.000.000 km). </li></ul><ul><li>1 SA = 15 X 10 7 km </li></ul><ul><li>Biasanya hanya digunakan untuk menghitung jarak benda-benda langit yang terdapat dalam sistem tata surya </li></ul><ul><li>Tahun Cahaya (TC) </li></ul><ul><li>Satu satuan tahun cahaya ialah jarak yang ditempuh cahaya selama satu tahun. </li></ul><ul><li>1 TC = 3406 X 10 15 km </li></ul><ul><li>dapat digunakan untuk mengukur jarak antar bintang </li></ul><ul><li>Paralaks Second (Parsec = Pc) </li></ul><ul><li>Paralaks (detik busur) adalah pergeseran sebuah benda yang sangat jauh bila dilihat oleh pengamat yang tempatnya bergeser terhadap benda, dan bukan karena benda tersebut bergesar. </li></ul><ul><li>1 Parsec = 3, 26 tahun cahaya = 206.265 SA </li></ul><ul><li>Metode paralaks dapat digunakan untuk mengukur jarak sebuah bintang dari bumi. </li></ul>Sudut paralaks tahunan sebuah bintang
    • 4. A. Galaksi Galaksi adalah sebuah perbintangan yang maha luas, yang di dalamnya terdapat jutaan bahkan milyaran bintang beserta benda-benda langit lainnya sebagai anggota yang beredar mengelilingi pusat gerakan yang teratur. Bentuk-Bentuk Galaksi <ul><li>Galaksi Bentuk Spiral (S) </li></ul><ul><li>Galaksi bentuk ini memiliki lengkungan –lengkungan spiral yang keluar dari sebuah inti yang terang seperti pusaran api raksasa </li></ul><ul><li>Contoh : Galaksi Bimasakti dan Galaksi M 31 (Messier nomor 31) di Andromeda. </li></ul><ul><li>Galaksi spiral mempunyai 3 bagian yang dapat dibedakan dengan jelas yaitu: </li></ul><ul><li>Pusat roda </li></ul><ul><li>Selubung bulat yang membungkus pusat </li></ul><ul><li>Piringan dengan lengan spiral yang mengelilinginya </li></ul><ul><li>b. Galaksi Bentuk Elips (E) </li></ul><ul><li>Bentuknya lebih sederhana dari galaksi spiral karena hanya terdiri dari pusat (inti) roda dan selubung </li></ul><ul><li>Kerapatan bintang-bintang di bagian inti lebih tinggi dibandingkan dengan di bagian tepinya </li></ul><ul><li>c. Galaksi Bentuk Tak Beraturan </li></ul><ul><li>Bentuknya berupa onggokan bintang-bintang dengan batas yang kurang jelas </li></ul>Anggota Jagat Raya
    • 5. Macam – Macam Galaksi <ul><li>Galaksi Bimasakti (Milky Way) </li></ul><ul><li>Merupakan salah satu galaksi yang berbentuk spiral yang terdiri atas sekitar seratus juta bintang </li></ul><ul><li>Salah satu anggota galaksi ini adalah matahari </li></ul><ul><li>Galaksi Magellan </li></ul><ul><li>ditemukan oleh Magellan pada tahun 1519 </li></ul><ul><li>terletak di daerah rasi Doroda dan Turan yang keliahatan seperti kabut </li></ul>Galaksi Bimasakti Galaksi Magellan <ul><li>Galaksi Andromeda </li></ul><ul><li>Galaksi ini berbentuk spiral dengan keunikan sebagai berikut: </li></ul><ul><li>pusat galaksi tidak terurai menjadi bintang-bintang yang terpisah </li></ul><ul><li>gugus bulatnya empat kali lebih redup daripada gugus bulat bimasakti </li></ul><ul><li>inti pusat galaksi sangat terang dan berwarna putih, di sekitarnya terdapat gugus bintang yang sudah tua dan berwarna merah jambu </li></ul><ul><li>memiliki 7 buah lengan yang membelit ketat dan tergores dengan debu yang bercahaya biru </li></ul>Galaksi Andromeda
    • 6. Galaksi Roda Biru (Blue pin wheel = M 33 ) Galaksi ini berbentuk spiral kategori Sc yang kecil dan paling dekat, sehingga para astronom dapat melihat salah satu bintang yang tergolong supernova <ul><li>2. Bintang </li></ul><ul><li>merupakan benda langit yang mempunyai cahaya sendiri akibat reaksi inti di dalamnya </li></ul><ul><li>derajat kekuatan cahaya bintang ditentukan berdasarkan magnitudo </li></ul><ul><li>semakin kecil magnitudo suatu bintang, makin terang cahaya bintang tersebut </li></ul><ul><li>Spektrum Bintang </li></ul><ul><li>spektrum bintang yaitu uraian cahaya warna- warni yang dipancarkan bintang, dimana warna-warni tersebut menunjukkan perbedaan temperatur bintang </li></ul><ul><li>spektrum bintang dikelompokkan berdasarkan kemiripan susunan garis yang dinyatakan dalam simbol-simbol kelas spektrum O, B, A, F, G, K dan M </li></ul>Rasi Bintang Orion
    • 7. Sprektum Bintang Kelas Sprektum Temperatur Warna O > 25.000 k Biru B 11.000-25.000 k Biru A 7.500-11.000 k Biru F 6.000-7.500 k Biru keputihan G 5.000-6.000 k Putih kekuning-kuningan K 3.500-5.000 k Jingga kemerah-merahan M <3.500 k Merah
    • 8. Kolom Geografi <ul><li>Tata cara pemberian nama bintang </li></ul><ul><li>Nama diberikan berdasarkan yang telah digunakan orang sejak zaman kuno, misalnya Sirius, Betelgeuse, Aldebrans. </li></ul><ul><li>Bintang yang terdapat pada konstelasi diberi nama diberi nama awal Alpa, Beta atau Gama sesuai dengan tingkat terangnya. Misalnya alpa centauri berarti berarti bintang yang paling terang di centauri, demikian seterusnya. </li></ul>
    • 9. 3. Dalam astronomi modern, nama bintang sesuai dengan nomor urut dalam katalog, misalnya bintang M.31 dalam katalog Messier dengan nomor urut 31.
    • 10. <ul><li>Rasi Bintang </li></ul><ul><li>adalah kelompok bintang yang seolah-olah berdekatan dan menempel di langit pada malam hari </li></ul><ul><li>nama-nama rasi bintang antara lain rasi bintang scorpio , rasi </li></ul><ul><li>bintang orion </li></ul>

    ×