Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
1
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis ke...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
2
7. Istriku yang selalu mendukung dan ...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
3
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
M...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
4
masukan dari berbagai unsur ditingkat...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
5
Sosialisasi rembug RW juga merupakan ...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
6
Tabel-2
Rekap verifikasi hasil rembug...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
7
B. Isu Aktual
Agar pembahasan Kertas ...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
8
2. Data primer, berasal dari pengalam...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
9
d. Kegiatan adalah bagian dari progra...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
10
F. Sistimatika Penulisan
Dalam penyu...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
11
BAB II
GAMBARAN KEADAAN SEKARANG
A. ...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
12
Gambar-1
STRUKTUR ORGANISASI KELURAH...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
13
Selanjutnya berdasarkan Peraturan Gu...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
14
15. Pengendalian pelaksanaan anggara...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
15
11. Memelihara dan merawat prasarana...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
16
Kelurahan Duri Kepa ini di sebelah u...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
17
Gambar-2
Dalam perencanaan musremban...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
18
A. SEKSI PEMERINTAHAN, KETENTRAMAN D...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
19
Pelaksanaan penertiban gubuk liar (j...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
20
a. Koordinasi penyediaan kendaraan p...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
21
C. SEKSI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
1....
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
22
f. Penyediaan Saran dan Prasarana Po...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
23
a. Penyediaan SDM, pemeliharaan alat...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
24
3. Melaksanakan penebangan pohon mat...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
25
c. Fasilitasi promosi produk usaha i...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
26
4. Menetapkan delegasi/perwakilan ke...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
27
m. Tokoh Agama;
n. Usahawan;
o. Pela...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
28
1. data permasalahan dilingkungan RW...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
29
6) Menyiapkan tempat, alat, dan perl...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
30
b. Ketua RW terlebih dahulu menginfo...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
31
d. 10 usulan kegiatan untuk penguata...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
32
E. Kondisi Kinerja Yang Diinginkan
B...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
33
BAB III
MASALAH DAN PEMECAHANNYA
A. ...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
34
Dari ketiga masalah tersebut dilakuk...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
35
2. Rendahnya keterampilan teknis ket...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
36
Gambar-3
P O H O N M A S A L A H
(Pe...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
37
1. Masalah yang dihadapi adalah No.1...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
38
mencapai sasaran pokok dominan terse...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
39
Gambar-4
P O H O N S A S A R A N
(Pe...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
40
C. Alternatif Kegiatan
Berdasarkan h...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
41
Dari pemilihan alternatif penyelesai...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
42
Gambar – 5
P O H O N A L T E R N A T...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
43
D. Langkah-Langkah Kegiatan
Permasal...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
44
selama 1 hari pada tanggal 15 Oktobe...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
45
GAMBAR 6 - MATRIK RINCIAN KERJA
Pela...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
46
Tabel-6
PAKET KERJA
Pokok Akhir : Pe...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
47
Tabel-7
PAKET KERJA
Pokok Akhir : Pe...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
48
Tabel-8
PAKET KERJA
Pokok Akhir : Pe...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
49
Tabel-9
PAKET KERJA
Pokok Akhir : Pe...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
50
Tabel-10
PAKET KERJA
Pokok Akhir : P...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
51
Tabel-11
PAKET KERJA
Pokok Akhir : P...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
52
Tabel-12
PAKET KERJA
Pokok Akhir : P...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
53
Tabel-13
PAKET KERJA
Pokok Akhir : P...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
54
Tabel-14
PAKET KERJA
Pokok Akhir : P...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
55
Tabel-15
PAKET KERJA
Pokok Akhir : P...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
56
Tabel-16
PAKET KERJA
Pokok Akhir : P...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
57
Tabel-17
Rekapitulasi Biaya
Pelaksan...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
58
Tabel-18
Penjadwalan Pelaksanaan Rem...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
59
BAB IV
PENUTUP
Berdasarkan uraian da...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
60
Untuk memilih satu yang paling domin...
Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP)
Angkatan ke-71 Tahun 2013
61
DAFTAR PUSTAKA
Lembaga Administrasi ...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

KKP (Kertas Kerja Perorangan) muhamad riadi

15,992

Published on

0 Comments
7 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
15,992
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
335
Comments
0
Likes
7
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

KKP (Kertas Kerja Perorangan) muhamad riadi

  1. 1. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 1 KATA PENGANTAR Puji syukur penulis kehadirat Tuhan Allah atas berkat dan karunia – Nya penulis dapat menyusun dan menyelesaikan sesuai waktu yang di terntukan Kertas Kerja Perorangan (KKP) yang berjudul : Rencana Kerja Peningkatan Kinerja Optimalisasi Rembug RW Pada Sekretaris Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Administrasi Jakarta Barat. Penyusunan KKP ini merupakan salah satu tugas yang harus dipenuhi oleh setiap peserta pendidikan dan pelatihan kepemimpinan TK. IV angkatan 71 tahun 2013. Tulisan ini merupakan wujud nyata penerapan pengalaman erta pengetahuan yang kami peroleh selama mengikuti diklat dengan menggunakan system Pola Kerja Terpadu. Dalam penulisan KKP ini penulis banyak mendapat bantuan, bimbingan / pengarahan dan dorongan dari berbagai pihak. Oleh karena itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada : 1. Walikota Jakarta Barat Kota Administrasi Jakarta Barat serta Camat Kebon Jeruk yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengikuti Diklatpim Tk. IV angkatan 71 tahun 2013. 2. Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi DKI Jakarta yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti DIklatpim Tk. IV angkatan 71 tahun 2013. 3. Para Widyaiswara, Instruktur dan Pembimbing Diklatpim Tk. IV Angkatan 71 tahun 2013. 4. Rekan-rekan Diklatpim Tk. IV angkatan 71 tahun 2013. 5. Bapak Lurah Hasanudin dan Keluarga besar di Kelurahan Duri Kepa. 6. Ibundaku sebagai pintu surga untuk anak-anaknya yang telah memberikan dorongan baik moril maupun materil dalam mengikuti Diklatpim Tk. IV angkatan 71 tahun 2013.
  2. 2. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 2 7. Istriku yang selalu mendukung dan menjadi semangat menyelesaikan diklat Pim IV ini, semoga kelak menjadi istri yang solehah dan menjadi ibu yang baik untuk anak-anak kami 8. Serta kakak dan adik-adikku di rumah. Penulis menyadari bahwa KKP ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu dengan rendah hati penulis mengharapkan kritik dan saran guna penyempurnaan KKP ini. Akhir kata penulis mengharapkan. Semoga KKP ini dapat bermanfaat bagi upaya peningkatan kualitas perencanaan pembangunan (Renja) hasil musrembang di Kelurahan Duri Kepa maupun Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat. Cipayung, Oktober 2013 Penulis, MUHAMAD RIADI
  3. 3. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 3 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Musrembang merupakan wahana utama konsultasi public yang digunakan pemerintah DKI Jakarta dalam penyusunan rencana pembangunan. Musembang juga merupakan forum konsultasi para pemangku kepentingan untuk perencanaan pembangunan tahunan, yang dilakukan secara berjenjang melalui mekanisme “bottonm-up planning” yang proses awalnya berasal dari Rembug RW sedangkan Rembug RW merupakan proses perencanaan pembangunan yang mengikutsertakan masyarakat dan dikenal dengan perencanaan partisipatif. Dalam proses Rembug RW, masyarakat dan kelembagaan masyarakat ikut serta dalam forum musyawarah dalam mengidentifikasi sebuah masalah, penentuan kebutuhan prioritas dan penetapan rencana kerja (program) yang akan dilaksanakan. Perencanaan pembangunan di tingkat RW menjadi penting sebagai bahan untuk pembahasan di musrembang kelurahan yang dilaksanakan melalui mekanisme pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan mayarakat dan kelembagaan seperti RW, RT, PKK,Karang Taruna, Dewan Kelurahan dan lainnya. Melalui musyawarah para stakeholder itu diharapkan dapat menentukan pilihan prioritas pembangunan yang selanjutnya di susun dalam Rencana Kerja (Renja) Kelurahan. Renja kelurahan tersebut kemudian dibawa ke tingkat kecamatan untuk verifikasi dan mendapat
  4. 4. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 4 masukan dari berbagai unsur ditingkat kecamatan. Musrembang berikutnya di tingkat Kota Administrasi untuk dilakukan pengkajian dengan menggunakan parameter Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Provinsi DKI Jakarta dan lainnya. Rembug RW juga merupakan wadah untuk menjaring aspirasi masyarakat terhadap kebutuhan objektif untuk penyelesaian masalah yang dihadapi. Rembug RW di tingkat RW harus menjadi bahan kajian di tingkat kelurahan. . Dalam rangka mengoptimalkan kegiatan Rembug RW, Kelurahan Duri Kepa telah berupaya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraannya. Diantara usaha itu adalah melakukan peningkatan manajemen penyelenggaraan Musrembang agar lebih partisipatif, transparan dan efektif dengan menerapkan sistem informasi perencanaan. Selaras dengan itu juga perlu dilakukan sosialisasi dan penyebaran informasi tentang mekanisme Rembug RW dan Musrembang kelurahan kepada masyarakat dan berbagi pemangku kepentingan lainnya Kegiatan sosialisasi rembug RW dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan motivasi berbagai pihak pemangku kepentingan tentang pentingnya perencanaan pembangunan melalui Rembug RW serta untuk menggali masukan, pendapat, usulan, pemikiran dan saran-saran terkait dengan perancanaan partisipatif sebagai cara dan upaya menghasilkan rumusan pembanguan yang aspiratif dan tepat sasaran.
  5. 5. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 5 Sosialisasi rembug RW juga merupakan bagian dari perwujudan pendidikan demokrasi di tingkat masyarakat untuk menghasilkan program pembangunan yang sesuai dengan permasalahan dan kebutuhan masyarakat dan efektif dalam memecahkan permasalahan yang ada sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam kegiatan pelaksanaan kegiatan musrembang kelurahan Duri Kepa menemui beberapa permasalahan baik yang berasal dari aparat kelurahan maupun berasal dari masyarakat itu sendiri. Oleh karenanya sosialisasi rembug RW menjadi penting sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas musrembang kelurahan sehingga menghasilkan Rencana Kerja Kelurahan Duri Kepa yang berkualitas. Dari hasil pengamatan kami dalam penelitian atas hasil rembug RW tahun 2012 dan 2013, di peroleh data bahwa kualitas hasil rembug RW belum dapat di kategorikan optimal, seperti tergambar pada table-1 berikut : Tabel-1 Rekap verifikasi hasil rembug RW Tahun 2012 No Prioritas Pembangunan Jumlah Kegiatan Jml. Keg bermasalah Nomenklatur salah Bukan kewenangan Tidak rinci Tidak dapat dilaksanakan Ket. 1 Fisik 94 4 33 57 16 2 Sosial 1 - - 1 1
  6. 6. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 6 Tabel-2 Rekap verifikasi hasil rembug RW Tahun 2013 No Prioritas Pembangunan Jumlah Kegiatan Jml. Keg bermasalah Nomenklatur salah Bukan kewenangan Tidak rinci Tidak dapat dilaksanakan Ket. 1 Fisik 73 5 24 32 8 2 Sosial 3 - - 2 - Dari tabel di atas tergambar bahwa terdapat beberapa permasalahan pada hasil verifikasi rembug RW dalam kurun waktu 2012-2013, diantaranya yakni : 1. Nomenklatur dan Volume kegiatan tidak jelas yang juga berakibat terjadinya kerancuan dalam pengalokasian berdasarkan kewenangan 2. Kurang variatifnya usulan masyarakat yang hanya terfokus pada usulan pembanguan fisik saja, padahal masih banyak usulan yang bisa digali dari kegiatan sosial dan ekonomi. Oleh karenanya upaya optimalisasi rembug RW sangat relevan untuk dilaksanakan. Terkait dengan hal tersebut penulis memilih judul “ Rencana Kerja Peningkatan Kinerja Optimalisasi Rembug RW Pada Sekretaris Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Administrasi Jakarta Barat “.
  7. 7. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 7 B. Isu Aktual Agar pembahasan Kertas Kerja Perorangan ini menunjukan ruang lingkup yang jelas dengan pengertian tidak menyimpang dari masalah yang akan dikaji, maka penulis perlu mengidentifikasi isu aktual yang berkembang di tempat penulis bekerja. Adapun isu aktual dalam pembahasan pada jilid ini yaitu “ Belum optimalnya Rencana Kerja Kelurahan hasil murembang pada sekretaris Kelurahan di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Administrasi Jakarta Barat” C. Perumusan Masalah Rumusan masalahnya adalah bagaimana Pelaksanaan Kegiatan Musrembang Kelurahan di Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Administrasi Jakarta Barat? D. Metode Pengumpulan Data Dalam penyusunan Kertas Kerja Perorangan ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data sebagai berikut : 1. Data sekunder, selain berasal dari materi-materi pembekalan selama mengikuti DIKTALPIM IV angkatan 71 tahun 2013 juga berasal dari kajian pustaka, dokumen dan peraturan perundang-undangan.
  8. 8. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 8 2. Data primer, berasal dari pengalaman kerja dan pengamatan selama bertugas di Sekretaris Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Administrasi Jakarta Barat. E. Pengertian dan Lingkup Bahasan Dalam penulisan Kertas Kerja Perorangan ini akan dijumpai beberapa pengertian serta pembatasan dalam lingkup bahasan berikut ini : 1. Pengertian a. Rencana kerja adalah suatu proses mempersiapkan secara sistematis kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan sebelum pekerjaan dimulai untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dan mengandung apa yang harus dilakukan, kapan kegiatan dilaksanakan, dimana kegiatan dilaksanakan, bagaimana dan berapa dana yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan. b. Rembug RW adalah merupakan wadah untuk mengidentifikasi masalah, kebutuhan, dan menentukan kegiatan untuk menyelesaikan masalah tersebut berdasarkan skala prioritas yang disepakati bersama. c. Musrembang Kelurahan adalah forum antar pemangku kepentingan (stakeholder) di tingkat kelurahan dalam rangka menyusun rencana kerja pembangunan daerah tingkat kelurahan untuk jangka waktu satu tahun.
  9. 9. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 9 d. Kegiatan adalah bagian dari program yang dilaksanakan oleh satu atau lebih satuan unit kerja sebagai bagian dari pencapaian sasaran terukur dan terdiri dari sumber daya berupa SDM, literatur, peraturan, dana. e. Peningkatan adalah merupakan upaya-upaya yang diusahakan untuk mengubah kualitas pegawai dari yang kurang baik menjadi baik dari yang baik menjadi lebih baik. f. Tupoksi adalah tugas pokok dan fungsi. 2. Lingkup Bahasan Ruang lingkup bahasan dalam penulisan ini mengacu pada masalah pokok yang dihadapi yaitu belum optimalnya pelaksanaan Musrembang Kelurahan pada sekretaris Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Administrasi Jakarta Barat. Bertitik tolak dari hal tersebut, lingkup bahasan terbatas pada upaya optimaliasasi Rembug RW melalui pelaksanaan Sosialisasi Rembug RW di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Administrasi Jakarta Barat.
  10. 10. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 10 F. Sistimatika Penulisan Dalam penyusunan Kertas Kerja Perorangan ini, sistematika penulisan yang digunakan terdiri dari beberapa bab sebagai berikut : BAB I : PENDAHULUAN Menguraikan latar belakang, isu aktual, perumusan masalah, metode pengumpulan data, pengertian dan lingkup bahasan, serta sistematika penulisan. BAB II : GAMBARAN KEADAAN SEKARANG Menjelaskan tentang visi dan misi, tugas pokok dan fungsi, data pendukung, kondisi kerja saat ini dan kondisi kerja yang diinginkan. BAB III : MASALAH DAN PEMECAHANNYA Berisi tentang identifikasi dan analisis masalah, sasaran, alternatif kegiatan dan langkah-langkah tindakan. BAB V : PENUTUP Merupakan Bab Penutup.
  11. 11. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 11 BAB II GAMBARAN KEADAAN SEKARANG A. Visi dan Misi 1. Visi Jakarta Barat Terwujudnya Kota Administrasi Jakarta Barat sebagai kota Jasa yang nyaman dan Sejahtera 2. Misi Jakarta Barat 1. Membangun Tata Pemerintahan yang baik guna terwujudnya sebagai sebagai kota jasa dan wisata budaya dan bersejarah. 2. Meningkatkan Kualitas lingkungan perkotaan yang berkelanjutan. 3. Memberdayakan Masyarakat dgn mengembangkan nilai, norma serta pranata sosial. 4. Meningkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat. B. Tugas Pokok dan Fungsi Dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Administrasi Jakarta Barat berpedoman kepada Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2008 tentang Organisasi Perangkat Daerah Provinsi DKI Jakarta dan ditindak lanjuti dengan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 147 Tahun 2009 tentang organisasi dan tata kerja kelurahan.
  12. 12. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 12 Gambar-1 STRUKTUR ORGANISASI KELURAHAN DURI KEPA KECAMATAN KEBON JERUK KOTA ADM. JAKARTA BARAT LURAH HASANUDIN, SE WAKIL LURAH DEDI HIDAYAT SEKRETARIS KELURAHAN SEKSI PEM & TRANTIB SEKSI PEREKONOMIAN SEKSI PRASARANA DAN SARANA SEKSI KESRA SEKSI KEBERSIHAN &LH SEKSI PELAYANAN UMUM DEDI JUNAEDI H. AGUS SAMYONO USMAN SALAM M. IZIH M. DIRHAM - MUHAMAD RIADI
  13. 13. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 13 Selanjutnya berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 147 Tahun 2009 Kelurahan mempunyai tugas : 1. Penyusunan dan pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kelurahan; 2. Pelaksanaan tugas pemerintahan daerah yang dilimpahkan dari Gubernur; 3. Pengendalian operasional pemeliharaan ketenteraman dan ketertiban dan penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur oleh Satuan Tugas Satpol PP Kelurahan; 4. Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat Kelurahan; 5. Pembinaan lembaga masyarakat; 6. Pemeliharaan prasarana dan sarana umum, termasuk saluran-saluran air lingkungan serta saluran tersier lainnya; 7. Pemeliharaan dan pengembangan kebersihan dan lingkungan hidup; 8. Pemeliharaan dan pengembangan kesehatan lingkungan dan komunitas; 9. Pengoordinasian Puskesmas Kelurahan 10. Pengawasan rumah kost dan rumah kontrakan; 11. Perawatan taman interaktif dan pengawasan pohon di jalan; 12. Pembinaan Rukun Warga dan Rukun Tetangga; 13. Pelaksanaan koordinasi dengan lembaga musyawarah Kelurahan; 14. Pelayanan kepada masyarakat (pelayanan perizinan dan non perizinan yang dilimpahkan dari Gubernur);
  14. 14. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 14 15. Pengendalian pelaksanaan anggaran Satuan Tugas Satpol PP Kelurahan; 16. Penyediaan, penatausahaan, penggunaan, pemeliharaan dan perawatan prasarana dan sarana kerja; 17. Pengelolaan kepegawaian, keuangan, barang dan ketatausahaan Kelurahan; dan 18. Pelaporan, dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi. Sedangkan Sekretaris Kelurahan mempunyai tugas : 1. Menyusun bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kelurahan sesuai dengan lingkup tugasnya; 2. Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran ; 3. Mengoordinasikan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Kelurahan; 4. Mengoordinasikan penyusunan rencana strategis Kelurahan; 5. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Kelurahan; 6. Menyelenggarakan musyawarah perencanaan pembangunan Kelurahan; 7. Melaksanakan pengelolaan kepegawaian; 8. Melaksanakan pengelolaan keuangan; 9. Melaksanakan pengelolaan barang; 10. Melaksanakan surat-menyurat dan kearsipan;
  15. 15. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 15 11. Memelihara dan merawat prasarana dan sarana kerja; 12. Memelihara kebersihan, keindahan, keamanan dan ketertiban kantor; 13. Melaksanakan pengelolaan ruang rapat/pertemuan Kelurahan; 14. Melaksanakan upacara dan pengaturan kegiatan acara Kelurahan; 15. Menyiapkan, mengumpulkan dan menyusun bahan laporan Kelurahan yang terkait dengan tugas Sekretariat; 16. Mengoordinasikan penyusunan laporan (keuangan, kinerja,kegiatan dan akuntabilitas) Kelurahan dan 17. Melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas sekretariat. C. Data Pendukung 1. Profil Kelurahan Duri Kepa Kelurahan Duri Kepa saat ini, terdiri atas sekitar 66.087 jiwa, 14 rukun warga, 137 rukun tetangga dan 14.640 kepala keluarga. Dengan luas wilayah 387 Ha, Kelurahan Duri Kepa merupakan kelurahan yang memiliki kompleksitas permasalahan yang tinggi di Kecamatan Kebon Jeruk, dengan persentase penggunaan tanah yang terbesar adalah sebagai daerah perumahan sebesar 84,12% dan penggunaan terkecil yang berfungsi lain sebesar 15,88 %. Di Kelurahan Duri merupakan daerah permukiman dan jasa, juga merupakan kawasan pendidikan selain itu masuk kedalam kawasan rawan kebakaran dan banjir dimana sebagian besar wilayahnya terkena bencana banjir pada tahun 2013.
  16. 16. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 16 Kelurahan Duri Kepa ini di sebelah utara, berbatasan dengan Jl. Daan Mogot, Kali Sekretaris di sebelah timur, Jl. Arjuna Utara dan Jl. Panjang di sebelah barat 2. Musrembang Kelurahan Musrembang Kelurahan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan nasional yang diselenggarakan tahunan sebagaimana tergambarkan dalam gambar-2
  17. 17. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 17 Gambar-2 Dalam perencanaan musrembang, masukan terhadap usulan prioritas pembangunan berpedoman pada pelaksanaan sebagian tugas dan fungsi kelurahan dalam pengelolaan kawasan kelurahan berdasarkan Pergub 147 Tahun 2009 yakni :
  18. 18. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 18 A. SEKSI PEMERINTAHAN, KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN 1. Ikut aktif dalam kegiatan penanggulangan bencana; a. Penyediaan peralatan penanganan tanggap darurat bencana di tingkat Kelurahan yaitu sepatu boot, senter, lampu emergency, terpal, tambang/tali, genset portable (mesin dan BBM), emergency tools, masker dan karung pasir (jika terjadi rob); b. Pengadaan prasarana dan sarana logistik tanggap darurat bencana di tingkat Kelurahan yaitu kompor, tabung gas, panci dan wajan; c. Penyediaan bahan makanan pokok untuk penanganan awal tanggap darurat bencana yang mempunyai dampak maksimal 40 Kepala Keluarga selama masa 1 X 24 jam, (dapat berupa beras, mie instan, air minum, telor, ikan asin, tahu, tempe, susu dan makanan bayi). 2. Melaksanakan deteksi dini terhadap potensi dan penyelesaian gangguan sosial; Penyediaan operasional FKDM Kelurahan. 3. Bersama dengan Satgas Satpol PP Kelurahan melaksanakan penertiban terhadap gangguan ketenteraman, ketertiban umum, serta pelanggaran peraturan Daerah dan peraturan Gubernur;
  19. 19. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 19 Pelaksanaan penertiban gubuk liar (jumlah 10), penjual miras, pengatur lalu lintas liar, trek-trekan, becak, gelandangan, pengemis, pedagang asongan, pedagang kaki lima. B. SEKSI KEBERSIHAN DAN LINGKUNGAN HIDUP 1. Memelihara, memonitor, mengawasi dan mengendalikan kebersihan lingkungan permukiman masyarakat Kelurahan; Pelaksanaan koordinasi penanganan kebersihan lingkungan dengan pemerintah kecamatan, serta unsur pelaksana urusan kebersihan. 2. Melaksanakan kegiatan pengembangan partisipasi masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kebersihan lingkungan permukiman masyarakat Kelurahan; a. sosialisasi kebersihan rumah tangga dan lingkungan pemukiman : komposting, pemilahan sampah; b. mendorong kelompok masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga pada lingkungan masing-masing. 3. Melakukan penanganan pengangkutan sampah dari lingkungan permukiman masyarakat ke tempat penampungan sementara; Pelaksanaan pemantauan dan koordinasi pengangkutan sampah dengan masyarakat/lembaga kemasyarakatan. 4. Memfasilitasi kegiatan kebersihan lingkungan permukiman masyarakat secara swadaya oleh masyarakat;
  20. 20. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 20 a. Koordinasi penyediaan kendaraan pengangkut sampah dengan Dinas Kebersihan dalam pelaksanaan kerja bakti lingkungan serta kegiatan pemeliharaan kebersihan di wilayah kelurahan; b. Sewa kendaraan pengangkutan sampah hasil kerja bakti. 5. Menyediakan prasarana dan sarana kebersihan lingkungan permukiman masyarakat Kelurahan; a. Pengadaan alat/penunjang kebersihan : gerobak sampah (ukuran 1 x 2 meter persegi), sapu lidi, sekop, cangkrang, cangkul, pengki, kantong sampah; b. Pengadaan alat kebersihan : tong sampah, tong sampah pilah (pada lingkungan pemukiman masyarakat); c. Pengadaan sarana komposting melalui belanja hibah barang. 6. Memelihara dan merawat prasarana dan sarana kebersihan lingkungan Kelurahan. a. Pemeliharaan sarana kebersihan : TPS sampah, transito/pul gerobak, gerobak, tong sampah, tong sampah pilah pada lokasi publik (taman, halte, halaman kantor Kel.) yang diserahkan oleh Sudin kepada Kelurahan; b. Pembersihan TPS di lingkungan pemukiman, penyediaan bahan penghilang bau.
  21. 21. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 21 C. SEKSI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT 1. Melaksanakan fasilitasi, bimbingan, dan konsultasi serta koordinasi pelaksanaan kegiatan peningkatan dan pengembangan kesehatan masyarakat dan lingkungan Kelurahan, seperti pos pelayanan terpadu, Rukun Warga siaga, pos kesehatan warga, gerakan kesehatan warga, gerakan peduli lingkungan, gerakan sayang ibu dan balita, gerakan anti narkoba dan pengembangan tanaman obat: a. Pelaksanaan Sosialisasi Posyandu, Gerakan Sayang Ibu (GSI), Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), RW Siaga, Kelompok Pendukung Ibu dan Pos Gizi; b. Pelaksanaan Sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba; c. Penyediaan sarana dan prasarana Posyandu balita dan lansia (Timbangan/dacin, meja, kursi, alat makan, ATK, peralatan masak, pengeras suara/wireless, tenda (tidak harus), Kartu Menuju Sehat (KMS), cetakan SKDN, kartu peserta, kartu bantu, atribute kader posyandu, pemberian makanan tambahan, blangko pelaporan); d. Penyediaan sarana dan prasarana Gerakan Sayang Ibu yaitu ATK, tempat tidur periksa, meubelair (meja dan kursi); e. Penyediaan Saran dan Prasarana Kelompok Pendukung Ibu (KP Ibu) yaitu ATK, tempat tidur periksa, meubelair (meja dan kursi);
  22. 22. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 22 f. Penyediaan Saran dan Prasarana Pos Gizi yaitu ATK, tempat tidur periksa, meubelair (meja dan kursi) dan alat peraga; g. Penyediaan operasional posyandu balita dan lansia (Honorarium kader); h. Penyegaran kader jumantik; i. Perekrutan calon motivator, Pelatihan konselor, Pembinaan motivator KP Ibu; j. Pemantauan Balita Garis Merah (BGM) dan balita dua kali tidak naik (D2T) Berat Badan, pendataan ibu hamil beresiko dalam rangka pelaksanaan kegiatan Posyandu; k. Pelacakan ibu hamil resiko tinggi, pendataan ibu hamil, ibu melahirkan, ibu nifas dalam rangka GSI; l. Monitoring dan evaluasi Kelompok Pendukung Ibu; m. Pendataan anak kurang gizi, pasca perawatan gizi buruk dalam rangka pelaksanaan Pos Gizi; n. Pendataan dan analisa hasil pendataan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS); o. Pendampingan Penyelidikan Epidemiologi (PE). 2. Melaksanakan pemberantasan sarang dan jentik nyamuk, antara lain melalui kegiatan pengasapan, pemberantasan sarang nyamuk dan pembasmian jentik nyamuk;
  23. 23. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 23 a. Penyediaan SDM, pemeliharaan alat dan penyediaan BBM dalam kegiatan pengasapan pada Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah; b. Penyediaan sarana dan prasarana penanganan penyakit menular seperti DBD (senter, atribute petugas jumantik (name tag/topi/ rompi/kaos), larvasida, alat fogging, kartu rumah, papan jalan, kentongan, megaphone, spanduk, brosur); c. Pelaksanaan pemantauan dan penemuan vektor resiko penyakit menular secara rutin di lingkungan perumahan; d. Penyediaan operasional jumantik. D. SEKSI PRASARANA DAN SARANA 1. Pemeliharaan dan perawatan prasarana dan sarana umum, seperti jalan lingkungan, saluran air lingkungan, saluran tersier dan prasarana mandi cuci kakus a. Melaksanakan pembersihan jalan lingkungan pemukiman; b. Melaksanakan pembersihan/pengurasan got/saluran air lingkungan (lebar < 50 cm); c. Pemeliharaan MCK/kakus yang menjadi aset Pemerintah Daerah. 2. Mengoordinasikan dan melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan taman interaktif; Pengetrikan, penyiraman, penyiangan, pengecatan, pemupukan pada taman interaktif (luas < 100 meter persegi).
  24. 24. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 24 3. Melaksanakan penebangan pohon mati, pohon yang mengganggu jaringan listrik dan jaringan telepon dan pohon tumbang; a. Koordinasi penanganan pohon mati, pohon yang mengganggu jaringan listrik dan jaringan telepon dengan pemerintah kecamatan atau pelaksana urusan pertamanan; b. Penanganan pohon tumbang yang mengganggu transportasi; c. Pengadaan sarana penanganan pohon tumbang (chain saw dan BBM-nya, tambang, kapak dan golok). E. SEKSI PEREKONOMIAN 1. Melaksanakan monitoring, fasilitasi, serta pemberian bimbingan dan konsultasi terhadap usaha mikro dan kecil serta kegiatan ekonomi masyarakat lainnya; a. Konsultasi pengembangan usaha mikro dan kecil; b. Fasilitasi pengembangan produk usaha mikro, kecil dan menengah dengan melibatkan perusahaan lokal; c. Fasilitasi promosi produk usaha mikro dan kecil; 2. Melaksanakan monitoring, pengawasan, pengendalian, pengembangan serta pemberian bimbingan dan konsultasi terhadap industri rumah tangga. a. Konsultasi pengembangan industri rumah tangga; b. Fasilitasi pengembangan produk industri rumah tangga dengan melibatkan perusahaan local;
  25. 25. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 25 c. Fasilitasi promosi produk usaha industri rumah tangga. Besaran dana untuk alokasi kegiatan dalam Renja Kelurahan di sesuaikan dengan pagu anggaran yang telah di tetapkan. Pagu Musrenbang Kelurahan adalah pagu yang dialokasikan untuk menampung usulan masyarakat dalam Musrenbang sesuai dengan kewenangan Kelurahan. Pagu Musrenbang terdiri dari dua komponen yakni: a. Pagu Prioritas Lurah adalah pagu yang dialokasikan kepada lurah untuk mengakomodir kebutuhan usulan masyarakat yang menjadi prioritas Lurah b. Pagu Usulan Masyarakat adalah pagu yang dialokasikan untuk mengakomodir kebutuhan usulan masyarakat yang disepakati di Musrenbang Adapun maksud penyelenggaraan musrembang kelurahan adalah Membahas usulan hasil Rembuk RW yang ditujukan ke Kelurahan. Adapun tujuan Musrenbang Kelurahan adalah : 1. Menetapkan kegiatan prioritas hasil Rembuk RW yang menjadi kewenangan kelurahan sesuai dengan pagu Musrenbang; 2. Menetapkan kegiatan prioritas hasil Rembuk RW yang akan dibiayai oleh PPMK, PNPM, CSR, dan swadaya masyarakat; 3. Untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap usulan rencana kegiatan pembangunan di wilayah kelurahan.
  26. 26. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 26 4. Menetapkan delegasi/perwakilan kelurahan (Unsur Masyarakat). Hal lain yang dilakukan dalam pelaksanaan musrembang adalah para pihak yang di undang sebagai peserta kegiatan musrembang yakni : 1. Anggota DPRD yang berdomisili di kelurahan setempat; 2. Aparat Kelurahan; 3. Seksi Teknis Kecamatan; 4. Unsur masyarakat Kelurahan lainnya, terdiri dari : a. Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK); b. Pengelola PPMK (Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan); c. Pengelola KJK PEMK (Koperasi Jasa Keuangan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kelurahan); d. LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat); e. LKM (Lembaga Keswadayaan Masyarakat) f. PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga); g. Keterwakilan Perempuan dari yang diundang; h. Majelis Ta’lim; i. Karang Taruna; j. Remaja Masjid; k. Kepala Sekolah atau Unsur Pendidikan (Direktur Perguruan Tinggi atau Lembaga Pendidikan); l. Petugas Puskesmas; m. Tokoh Masyarakat;
  27. 27. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 27 m. Tokoh Agama; n. Usahawan; o. Pelaksana Kegiatan PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat), PKH (Program Keluarga Harapan); p. Ormas dan Orsospol; q. LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). r. Delegasi/Perwakilan RW Dengan nara sumber yakni : 1. Walikota/ Bupati; 2. Kanppeko/Kanppekab; 3. Camat; 4. Lurah; 5. Kepala Puskesmas Kelurahan. 3. Rembug RW Pelaksanaan musrembang kelurahan secara langsung tidak bisa lepas dari bagaimana kualitas hasil rembug RW yang di terima oleh kelurahan sebagai bahan Rencana Kerja yang akan dibahas dan diverifikasi di tingkat kecamatan, dan bahkan pada tingkat kota administrasi Jakarta Barat. Rembug RW adalah wadah untuk mengidentifikasi masalah, kebutuhan, menentukan kegiatan untuk menyelesaikan masalah berdasarkan skala prioritas yang disepakati bersama. Ada beberapa hal pokok yang harus di siapkan oleh panitia Rembug RW di antaranya :
  28. 28. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 28 1. data permasalahan dilingkungan RW yang diperoleh dari : a. ketua RT b. aspirasi warga 2. kegiatan yang sudah dilaksanakan dilingkungan RW tahun sebelumnya 3. Usulan kegiatan tahun sebelumnya yang belum terlaksana 4. Data identifikasi 5(lima) permasalahan tingkat RT Rembug RW dapat mencapai hasil yang optimal jika berjalan setidaknya mengikuti tahapan sebagai berikut : A. PERSIAPAN 1. Ketua RW membentuk tim penyelengara Rembug RW, dengan tugas : 1) Menetapkan jadwal acara penyelenggaraan rembug RW. 2) Melakukan peninjauan terhadap permasalahan yang disampaikan oleh RT dan masyarakat. 3) Menampung permasalahan dan menginventarisir usulan dari masyarakat baik secara lisan maupun tertulis. 4) Meyiapkan informasi usulan kegiatan yang telah direalisasikan pada tahun sebelumnya yang dibiayai APBD. 5) Merekapitulasi hasil pembahasan musyawarah dalam form yang telah disediakan.
  29. 29. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 29 6) Menyiapkan tempat, alat, dan perlengkapan yang dibutuhkan dalam penyelengaraan rembug RW misalnya pulpen, kertas, papan tulis, alat pengeras suara. 7) Mendokumentasikan pelaksanaan rembug RW sesuai dengan alat dokumentasi yang tersedia. 8) Melaporkan hasil penyelenggaraan rembug RW kepada Kelurahan, selanjutnya Lurah bertanggung jawab terhadap proses input data kedalam Sistem Informasi perencanaan yang dilakukan oleh tim pendamping Kelurahaan. 9) Mengumumkan hasil rembug RW dipapan pengumuman secretariat RW 2. Tim penyelenggara rembug RW diketuai oleh Ketua RW didampingi oleh LMK dengan anggota para pengurus RW dan ketua RT. 3. Mendistribusikan Form identifikasi masalah tingkat RT kepada ketua RT. 4. Melakukan kegiatan Sosialisasi Musrenbang kepada masyarakat tingkat RW dan anggota tim penyelenggara. B. PELAKSANAAN a. Ketua RW bertindak sebagai pimpinan musyawarah sekaligus menetapkan hasil musyawarah.
  30. 30. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 30 b. Ketua RW terlebih dahulu menginformasikan kegiatan hasil Musrenbang tahun 2011 yang akan dilaksanakan pada tahun berjalan yang dibiayai APBD. c. Membahas usulan yang tidak tertampung pada tahun sebelumnya diwilayahnya untuk menjadi prioritas. d. Proses pembahasan rembug RW yang mencakup : 1. Penetapan volume dan satuan dari setiap kegiatan yang diusulkan. 2. Menentukan prioritas terhadap usulan kegiatan dengan kriteria : a. Merupakan kebuhan masyarakat yang sangat mendesak. b. Merupakan kegiatan yang terpadu dalam satu-kesatuan system/tidak parsial atau terpencar. c. Bagi wilayah yang termasuk dalam peta rawan bencana dapat mengusulkan kegiatan penanganan darurat bencana (penyediaan alat-alat masak, tenda, lampu emergency) sesuai kemampuan dan kewenangan Kelurahan. C. PELAPORAN Materi pelaporan rembug RW adalah : a. Daftar hadir. b. Berita acara rembug RW tahun 2012. c. Identifikasi 5 permasalahan tingkat RT.
  31. 31. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 31 d. 10 usulan kegiatan untuk penguatan kelurahan. e. 5 usulan kegiatan untuk kecamatan. f. 3 usulan kegiatan untuk tingkat kota/kabupaten dan provinsi. g. Usulan kegiatan untuk program PPMK, KJK PEMK, PNPM, CSR dan swadaya masyarakat h. Data pendukung RW i. Peta lokasi kegiatan fisik D. Kondisi Kinerja Saat Ini Berdasarkan kondisi yang ada pada saat ini, kinerja yang kondisi kinerja yang terjadi yakni belum optimalnya pelaksanaan Musrembang Kelurahan pada sekretaris kelurahan di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Adm Jakarta Barat, namun hal ini terjadi dikarenakan terdapat 3 (tiga) kendala masalah pokok yaitu : 1. Kurangnya partisipasi seksi teknis dalam kegiatan musrembang Kelurahan 2. Belum optimalnya kualitas usulan kegiatan prioritas pembangunan hasil Rembug RW 3. Rendahnya partisipasi masyarakat untuk mengikuti kegiatan Musrembang Kelurahan
  32. 32. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 32 E. Kondisi Kinerja Yang Diinginkan Berdasarkan pembahasan diatas, maka program yang akan ditingkatkan adalah terwujudnya pelaksanaan Musrembang Kelurahan yang optimalnya pada sekretaris kelurahan di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Adm Jakarta Barat Terwujudnya pelaksanaan Musrembang Kelurahan yang optimal pada sekretaris kelurahan di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Adm Jakarta Barat adalah masalah pokok yang merupakan sasaran yang paling dominan. Hal ini dapat terwujud apabila : 1. Terwujudnya partisipasi seksi teknis dalam kegiatan musrembang Kegiatan 2. Terwujudnya kualitas usulan kegiatan prioritas pembangunan hasil Rembug RW yang optimal 3. Terwujudnya partisipasi masyarakat yang tinggi untuk mengikuti kegiatan Musrembang Kelurahan
  33. 33. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 33 BAB III MASALAH DAN PEMECAHANNYA A. Identifikasi dan Analisis Masalah Pada dasarnya masalah yang dihadapi merupakan kesenjangan yang terjadi antara gambaran keadaan sekarang dengan keadaan yang diinginkan. Melalui teknik analisis manajemen yaitu Pola Kerja Terpadu (PKT), pengkajian masalah, penyebab dan penentuan sasaran dapat dilakukan secara sistematis dengan mengkaji hubungan sebab akibat antara masalah yang dihadapi dengan penyebab timbulnya masalah. Agar permasalahan yang ada pada Kertas Kerja Perorangan ini dapat dicarikan solusinya, maka perlu dilakukan identifikasi dari masalah yang ada. Dalam melakukan identifikasi masalah digunakan analisis USG untuk menentukan tingkat kegawatan (urgency), mendesaknya (seriousness) dan pertumbuhannya (growth), yaitu belum optimalnya Pelaksanaan Musrembang pada sekretaris kelurahan di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Administrasi Jakarta Barat, dari analisis tersebut maka teridentifikasi penyebab masalah sebagai berikut : 1. Rendahnya kualitas hasil Rembug RW 2. Kurangnya keterlibatan seksi teknis kecamatan 3. Rendahnya partisipasi masyarakat dalam Musrembang Kelurahan
  34. 34. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 34 Dari ketiga masalah tersebut dilakukan pembobotan menggunakan skala likert untuk dicarikan penyebab masalah yang paling dominan dan dijadikan sebagai prioritas masalah. Hasil pembobotan menggunakan analisis USG dapat dilihat pada tabel-3 berikut ini. Tabel-3 USG Analisa Terhadap Masalah Pokok NO MASALAH U S G JUMLAH PERINGKAT 1 Rendahnya kualitas hasil Rembug RW 5 5 5 15 I 2 Kurangnya keterlibatan seksi teknis kecamatan 3 4 5 12 II 3 Rendahnya partisipasi masyarakat dalam Musrembang Kelurahan 3 3 5 11 III Keterangan : 5 = sangat mempengaruhi 4 = mempengaruhi 3 = cukup mempengaruhi 2 = kurang mempengaruhi 1 = tidak mempengaruhi Berdasarkan total nilai yang tertinggi, maka masalah pokok yang dominan adalah Rendahnya kualitas hasil Rembug RW. Masalah pokok yang dominan ini terjadi karena disebabkan oleh beberapa masalah spesifik,yaitu : 1. Tidak adanya Tim pendamping di Rembug RW
  35. 35. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 35 2. Rendahnya keterampilan teknis ketua RT-RW dalam mengklasifikasikan usulan prioritas pembangunan 3. Belum optimalnya Rembug RW Untuk memilih satu yang paling dominan dari ketiga masalah spesifik tersebut juga digunakan teknik analisis USG, seperti pada tabel-4 berikut ini. Tabel-4 USG Analisa Terhadap Masalah Spesifik NO MASALAH U S G JUMLAH PERINGKAT 1 Tidak adanya Tim pendamping di Rembug RW 5 3 2 10 III 2 Rendahnya keterampilan teknis ketua RT-RW dalam mengklasifikasikan usulan prioritas pembangunan 5 4 3 12 II 3 Belum optimalnya Rembug RW 5 4 5 14 I Keterangan : 5 = sangat mempengaruhi 4 = mempengaruhi 3 = cukup mempengaruhi 2 = kurang mempengaruhi 1 = tidak mempengaruhi Berdasarkan total nilai yang tertinggi, maka masalah spesifik yang dominan adalah Belum optimalnya Rembug RW. Untuk lebih jelasnya maka dapat pula digambarkan dengan menggunakan pohon masalah seperti pada gambar-3 berikut ini.
  36. 36. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 36 Gambar-3 P O H O N M A S A L A H (Pernyataan Negatif) .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. Keterangan : Kurangnya keterlibatan seksi teknis kecamatan Rendahnya kualitas hasil Rembug RW Rendahnya partisipasi masyarakat dalam Musrembang Kelurahan Belum optimalnya Rencana Kerja Kelurahan hasil murembang pada sekretaris Kelurahan di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Adm Jakbar Belum Optimalnya Pelaksanaan Musrembang Kelurahan pada sekretaris kelurahan di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Adm Jakarta Barat Tidak adanya Tim pendamping di Rembug RW Belum optimalnya Rembug RW Rendahnya keterampilan teknis ketua RT-RW dalam mengklasifikasikan usulan prioritas pembangunan AKIBAT SEBAB a b c a b c 1 4 2 3
  37. 37. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 37 1. Masalah yang dihadapi adalah No.1 (masalah utama) 2. Penyebab masalah No. 1 adalah masalah pokok No. 2b (masalah pokok) 3. Penyebab masalah No. 2b adalah masalah spesifik No. 3b (masalah spesifik) 4. Akibat masalah No.1 adalah masalah No.4 B. Analisis Sasaran Setelah melihat pohon masalah, maka untuk mengetahui hasil yang diinginkan adalah dengan menggunakan pohon sasaran dengan cara merubah pernyataan negatif menjadi pernyataan positif. Adapun sasaran utamanya adalah terwujudnya Pelaksanaan Musrembang yang optimal pada sekretaris kelurahan di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Administrasi Jakarta Barat. Hal ini dapat dicapai atau direalisasikan melalui tiga sasaran pokok, yaitu : 1. Terwujudnya keterlibatan seksi teknis kecamatan 2. Terwujudnya hasil rembug RW yang berkualitas 3. Terwujudnya partisipasi masyarakat yang tinggi dalam kegiatan Musrembang Kelurahan Sasaran pokok yang dominan dari ke tiga sasaran pokok tersebut diatas adalah Terwujudnya hasil rembug RW yang berkualitas. Untuk
  38. 38. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 38 mencapai sasaran pokok dominan tersebut, dapat dicapai atau direalisasikan melalui tiga sasaran spesifik, yaitu : 1. Terwujudnya Tim pendamping di Rembug RW 2. Terwujudnya Rembug RW yang optimal 3. Terwujudnya keterampilan teknis ketua RT-RW yang tinggi dalam mengklasifikasikan usulan prioritas pembangunan Sasaran spesifik yang dominan dari ke tiga sasaran spesifik tersebut diatas adalah Terwujudnya Rembug RW yang optimal. Untuk lebih jelasnya maka dapat pula digambarkan dengan menggunakan gambaran pohon sasaran seperti pada gambar-4 berikut ini.
  39. 39. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 39 Gambar-4 P O H O N S A S A R A N (Pernyataan Positif) ............................................................................................................................... ............................................................................................................................... Terwujudnya keterlibatan seksi teknis kecamatan Terwujudnya hasil rembug RW yang berkualitas Terwujudnya partisipasi masyarakat yang tinggi dalam kegiatan Musrembang Kelurahan Terwujudnya Rencana Kerja hasil Musrembang Kelurahan yang optimal pada sekretaris Kelurahan di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Adm Jakbar Terwujudnya pelaksanaan Musrembang Kelurahan yang Optimal pada sekretaris kelurahan di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Adm Jakarta Barat Terwujudnya Tim pendamping di Rembug RW Terwujudnya Rembug RW yang optimal Terwujudnya keterampilan teknis ketua RT-RW yang tinggi dalam mengklasifikasikan usulan prioritas pembangunan AKIBAT SEBAB a b c a b c 1 4 2 3
  40. 40. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 40 C. Alternatif Kegiatan Berdasarkan hasil analisis sasaran, dimana telah ditentukan sasaran spesifik yang dominan, yaitu Terwujudnya Rembug RW yang optimal. Untuk mencapai hal tersebut, maka ada beberapa alternatif kegiatan yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut : 1. Membuat publikasi kegiatan Rembug RW di setiap RW melalui spanduk dan pamflet 2. Melaksanakan sosialisasi Rembug RW 3. Mendistribusikan buku panduan pelaksanaan rembug RW yang merata kepada RT-RW Yang paling dominan dari ketiga alternatif kegiatan tersebut adalah Melaksanakan sosialisasi Rembug RW. Untuk lebih jelasnya maka dapat pula dilihat pada tabel-5 Tabel-5 Pemilihan Alternatif Kegiatan Dengan CBA (COST BENEFIT ANALYSIS) NO ALTERNATIF MANFAAT BIAYA RASIO 1 Melaksanakan rembug RW 5 5 1 2 Mendistribusikan buku panduan pelaksanaan rembug RW yang merata kepada RT-RW 2 3 0,8 3 Membuat publikasi kegiatan pra musrembang di setiap RW melalui spanduk dan pamflet 3 4 0,75
  41. 41. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 41 Dari pemilihan alternatif penyelesaian masalah di atas dengan teori CBA maka nilai terbesar adalah alternatif no. 1 yaitu : melaksanakan Rembug RW. Dan uraian diatas, untuk terwujudnya pelaksanaan Musrembang Kelurahan yang Optimal pada sekretaris kelurahan di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Adm Jakarta Barat , maka yang perlu dilakukan dapat digambarkan dengan menggunakan gambaran pohon alternatif seperti pada gambar-5. berikut ini.
  42. 42. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 42 Gambar – 5 P O H O N A L T E R N A T I F Sasaran Umum : Terwujudnya Rembug RW yang optimal melalui pelaksanaan sosialisasi Rembug RW Membuat publikasi kegiatan Rembug RW di setiap RW melalui spanduk dan pamflet Melaksanakan sosialisasi Rembug RW Mendistribusikan buku panduan pelaksanaan rembug RW yang merata kepada RT-RW a b c Terwujudnya hasil rembug RW yang berkualitas Terwujudnya Rencana Kerja hasil Musrembang Kelurahan yang optimal pada sekretaris Kelurahan di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Adm Jakbar Terwujudnya pelaksanaan Musrembang Kelurahan yang Optimal pada sekretaris kelurahan di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Adm Jakarta Barat Terwujudnya Rembug RW yang optimal
  43. 43. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 43 D. Langkah-Langkah Kegiatan Permasalahan sasaran dan alternative kegiatan telah diuraikan oleh penulis, maka untuk tercapainya validasi sasaran dilakukan dengan Membuat Matrik Kerja (MRK), paket kerja dan rekapitulasi biaya serta penjadwalan. 1. Membuat Matrik Rincian Kerja (MRK) yang berisi sasaran, kegiatan, paket kerja, pokok akhir dan penanggung jawab yang menggambarkan SiABIDiBa dengan membuat sasaran khusus. Kegiatan dibuat dengan diperhitungkan saat dimulai dan berakhirnya, jumlah biaya, tempat kegiatan, menetapkan unit menjadi penanggung jawab dan penanggung gugat. Matrik Rincian Kerja (MRK) tersebut selanjutnya dilengkapi dengan pokok kerja, pokok akhir dan penanggungjawab pada setiap pokok akhir. 2. Membuat paket kerja yang berisi uraian kerja, penanggung jawab dan penanggung gugat, waktu dan biaya. 3. Membuat rekapitulasi waktu dan biaya diambil dari setiap paket kerja yang telah dibuat. 4. Membuat penjadwalan kerja mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan pengendalian. Untuk mencapai sasaran yang ditetapkan ditempuh kegiatan yaitu Mewujudkan Rembug RW yang optimal melalui Sosialisasi Rembug RW untuk 190 Orang
  44. 44. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 44 selama 1 hari pada tanggal 15 Oktober 2014 bertempat Kelurahan Duri Kepa dengan biaya sebesar Rp. 29.407.500,- (dua puluh Sembilan juta empat ratus tujuh ribu lima ratus) dari DPA Kelurahan Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Administrasi Jakarta Barat Tahun 2014 dilaksanakan oleh Sekretaris Kelurahan Duri Kepa
  45. 45. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 45 GAMBAR 6 - MATRIK RINCIAN KERJA Pelaksanaan Rembug RW Pada Sekretaris Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Admnistrasi Jakarta Barat PENANGGUNG JAWAB NO Lurah Sekkel Kasi Sarana dan Prasarana Anita Mahmud Bendahara Jlh POKOK AKHIR 1 Pembentukan Tim Kerja PK1 PK1 PK1 PK1 PK1 PK1 6 2 Penyusunan kerangka acuan PK2 PK2 PK2 PK2 PK2 PK2 6 3 Pengajuan anggaran PK3 PK3 PK3 PK3 4 4 Pelaksanaan rapat PK4 PK4 PK4 PK4 PK4 4 5 Penyediaan perlengkapan PK5 PK5 PK5 PK5 4 6 Pembukaan acara PK6 PK6 PK6 PK6 PK6 PK6 6 7 Pelaksanaan acara PK7 PK7 PK7 PK7 4 8 Penutupan acara PK8 PK8 PK8 PK8 PK8 5 9 Pemantauan PK9 PK9 PK9 PK9 4 10 Penilaian PK10 PK10 2 11 Pelaporan PK11 PK11 PK11 PK11 PK11 PK11 6 JUMLAH 8 11 9 9 4 9 Terwujudnya Rembug RW yang optimal melalui Sosialisasi Rembug RW untuk 190 Orang selama 1 hari pada tanggal 15 Oktober 2014 bertempat Kelurahan Duri Kepa dengan biaya sebesar Rp. 29.407.500,- (dua puluh Sembilan juta empat ratus tujuh ribu lima ratus) dari DPA Kelurahan Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Administrasi Jakarta Barat Tahun 2014 dilaksanakan oleh Sekretaris Kelurahan Duri Kepa Melaksanakan Sosialisasi Rembug RW untuk 190 Orang selama 1 hari pada tanggal 15 Oktober 2014 bertempat Kelurahan Duri Kepa dengan biaya sebesar Rp. 29.407.500,- (dua puluh Sembilan juta empat ratus tujuh ribu lima ratus) dari DPA Kelurahan Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Administrasi Jakarta Barat Tahun 2014 dilaksanakan oleh Sekretaris Kelurahan Duri Kepa Persiapan Pelaksanaan Pengendalian SASARAN KEGIATAN POKOK KERJA SIABIDIBA
  46. 46. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 46 Tabel-6 PAKET KERJA Pokok Akhir : Pembentukan tim kerja Penanggung Gugat : Sekretaris Kelurahan Paket Kerja : No. 1 Penyelesaian : 3 hari (1 s.d 3 Oktober 2014) No Uraian Kerja Penanggung Jawab Waktu Biaya (hari) (RP.) 1 Membuat konsep surat perintah tim kerja tim Sekkel 2 Mengetik surat perintah tim kerja tim Anita 3 Memeriksa hasil ketikan dan membubuhkan paraf pada hasil final Kasi Sarana dan Prasarana 4 Membubuhkan paraf pada surat perintah kerja tim Sekkel 1 hari 5 Menandatangani surat perintah kerja tim Lurah 6 Menggandakan dan penomoran surat perintah kerja tim Anita Rp. 47.500 7 Menyebarkan surat perintah kerja tim kepada pegawai yang terkait Mahmud 8 Memimpin rapat tim Lurah 9 Membuat notulen rapat Kasi Sarana dan Prasarana 10 Menyediakan snack 1hrx15 org x Rp 25.000 Bendahara 1 hari Rp. 375.000 11 Mendokumentasikan (foto) 5 lembar x Rp.2.500 Anita Rp. 12.500 12 Menyelesaikan administrasi keuangan Bendahara 1 hari Jumlah 6 orang 3 hari Rp. 435.000
  47. 47. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 47 Tabel-7 PAKET KERJA Pokok Akhir : Penyusunan kerangka acuan Penanggung Gugat : Sekretaris Kelurahan Paket Kerja : No. 2 Penyelesaian : 2 hari ( 6 s.d 7 Oktober 2014) No Uraian Kerja Penanggung Jawab Waktu Biaya (hari) (RP.) 1 Membuat kerangka acuan dan surat undangan untuk nara sumber Kasi Sarana dan Prasarana 2 Mengetik kerangka acuan dan surat undangan untuk nara sumber Anita 1 hari 3 Memeriksa hasil ketikan dan membubuhkan paraf pada hasil final Kasi Sarana dan Prasarana 4 Membubuhkan paraf pada kerangka acuan dan surat undangan untuk nara sumber Sekkel 5 Menandatangani kerangka acuan dan surat undangan Lurah 6 Menggandakan dan penomoran surat undangan Anita 1 hari Rp. 47.500 7 Menyebarkan kerangka acuan dan surat undangan untuk nara sumber Mahmud 8 Menyelesaikan administrasi keuangan Bendahara Jumlah 6 orang 2 hari Rp. 47.500
  48. 48. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 48 Tabel-8 PAKET KERJA Pokok Akhir : Pengajuan anggaran Penanggung Gugat : Sekretaris Kelurahan Paket Kerja : No. 3 Penyelesaian : 2 hari (8 s.d 9 Oktober 2014) No Uraian Kerja Penanggung Jawab Waktu Biaya (hari) (RP.) 1 Membuat usulan biaya Kasi Sarana dan Prasarana 2 Mengetik usulan biaya Anita 3 Memeriksa hasil ketikan dan menandatangani usulan biaya Kasi Sarana dan Prasarana 1 hari 4 Membubuhkan paraf pada usulan biaya Sekkel 4 Menandatangani persetujuan usulan biaya Lurah 5 Mengajukan kepada bendahara Kasi Sarana dan Prasarana 1 hari 6 Mencairkan dan mengambil uang dari bendahara Kasi Sarana dan Prasarana Jumlah 4 orang 2 hari
  49. 49. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 49 Tabel-9 PAKET KERJA Pokok Akhir : Pelaksanaan rapat Penanggung Gugat : Sekretaris Kelurahan Paket Kerja : No. 4 Penyelesaian : 1 hari (10 Oktober 2014) No Uraian Kerja Penanggung Jawab Waktu Biaya (hari) (RP.) 1 Menyiapkan ruang rapat Sekkel 2 Menyiapkan daftar Hadir Sekkel 3 Menyediakan konsumsi 1 hari x 15 org x Rp . 25.000 Bendahara Rp. 375.000 4 Memimpin rapat Lurah 1 hari 5 Membuat notulen rapat Kasi Sarana dan Prasarana 6 Mendokumentasikan (foto) 5 lbr x Rp.2.500 Anita Rp. 12.500 7 Menyelesaikan administrasi keuangan Bendahara Jumlah 5 orang 1 hari Rp. 387.500
  50. 50. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 50 Tabel-10 PAKET KERJA Pokok Akhir : Penyediaan perlengkapan Penanggung Gugat : Sekretaris Kelurahan Paket Kerja : No. 5 Penyelesaian : 2 hari (13-14 Oktober 2014) No Uraian Kerja Penanggung Jawab Waktu Biaya (hari) (RP.) 1 Membeli ATK peserta 190 orang x Rp. 75.000 Kasi Sarana dan Prasarana Rp 14.250.000 2 Menggandakan materi 2 Jilid x 190 Orang x 25.000 Mahmud 2 hari Rp 9.500.000 4 Membuat spanduk Sekkel Rp 250.000 5 Menyelesaikan administrasi keuangan Bendahara Jumlah 4 orang 2 hari Rp 24.000.000
  51. 51. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 51 Tabel-11 PAKET KERJA Pokok Akhir : Pembukaan acara Penanggung Gugat : Sekretaris Kelurahan Paket Kerja : No. 6 Penyelesaian : 1 hari (15 Oktober 2014) No Uraian Kerja Penanggung Jawab Waktu Biaya (hari) (RP.) 1 Membuat susunan acara pembukaan Sekkel 2 Menyiapkan ruangan Mahmud 3 Menyiapkan sound system Mahmud 4 Memasang spanduk Mahmud 5 Membuka acara oleh MC Kasi Sarana dan Prasarana 6 Melaporkan sasaran, jumlah yang hadir, maksud dan tujuan acara Sekkel 1 hari 7 Membuka acara Lurah 8 Mendokumentasikan 10 lbr x Rp 2.500 Anita Rp 25.000 9 Menyelesaikan administrasi keuangan Bendahara Jumlah 6 orang 1 hari Rp 25.000
  52. 52. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 52 Tabel-12 PAKET KERJA Pokok Akhir : Pelaksanaan acara Penanggung Gugat : Sekretaris Kelurahan Paket Kerja : No. 7 Penyelesaian : 1 hari (15 Oktober 2014) No Uraian Kerja Penanggung Jawab Waktu Biaya (hari) (RP.) 1 Menyiapkan daftar hadir Kasi Sarana dan Prasarana 2 Menyediakan konsumsi 190 org x 1 hr x Rp. 15.000.000 Bendahara Rp. 2.850.000 3 Menyipakan honor narasumber 4 orang x 1 hr x Rp. 350.000 Bendahara Rp. 1.400.000 4 Melaksanakan penyelenggaran Sekkel 1 hari 5 Membuat notulen Kasi Sarana dan Prasarana 6 Mendokumentasikan (foto) 20 lbr x Rp 2.500 Anita Rp. 50.000 7 Membuat laporan keuangan Bendahara Jumlah 4 orang 1 hari Rp. 4.300.000
  53. 53. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 53 Tabel-13 PAKET KERJA Pokok Akhir : Penutupan acara Penanggung Gugat : Sekretaris Kelurahan Paket Kerja : No. 8 Penyelesaian : 1 hari (15 Oktober 2014) No Uraian Kerja Penanggung Jawab Waktu Biaya (hari) (RP.) 1 Membuat susunan acara penutupan Sekkel 2 Menutup acara oleh MC Kasi sarana dan Prasarana 3 Melaporkan proses penyelenggaran Sekkel 4 Penutupan acara secara resmi Lurah 1 hari 5 Membaca doa Kasi sarana dan Prasarana 6 Mendokumentasikan 5 lbr x Rp 2.500 Anita Rp 12.500 7 Menyelesaikan administrasi keuangan Bendahara Jumlah 5 orang 1 hari Rp 12.500
  54. 54. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 54 Tabel-14 PAKET KERJA Pokok Akhir : Pemantauan Penanggung Gugat : Sekretaris Kelurahan Paket Kerja : No. 9 Penyelesaian : 13 hari (1 s.d 17 Oktober 2014) No Uraian Kerja Penanggung Jawab Waktu Biaya (hari) (RP.) 1 Mencatat hasil pemantauan Kasi sarana dan Prasarana 2 Mengolah hasil pencatatan pemantauan Sekkel 13 hari 3 Mengetik hasil pemantauan Anita 4 Melaporkan hasil pemantauan kepada Lurah Sekkel Jumlah 4 orang 13 hari
  55. 55. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 55 Tabel-15 PAKET KERJA Pokok Akhir : Penilaian Penanggung Gugat : Sekretaris Kelurahan Paket Kerja : No. 10 Penyelesaian : 13 hari (1 s.d 17 Oktober 2014) No Uraian Kerja Penanggung Jawab Waktu Biaya (hari) (RP.) 1 Menganalisa hasil penilaian Sekkel 2 Mengidentifikasi hambatan dan penyimpangan Sekkel 13 hari 4 Mengendalikan hasil penilaian Lurah Jumlah 2 orang 13 hari
  56. 56. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 56 Tabel-16 PAKET KERJA Pokok Akhir : Pelaporan Penanggung Gugat : Sekretaris Kelurahan Paket Kerja : No. 11 Penyelesaian : 15 hari (1 s.d 21 Oktober 2014) No Uraian Kerja Penanggung Jawab Waktu Biaya (hari) (RP.) 1 Menyiapkan bahan laporan Kasi Sarana dan Prasarana 2 Membuat konsep laporan Kasi Sarana dan Prasarana 3 Mengetik draft laporan Anita 4 Meneliti hasil ketikan draft laporan Kasi Sarana dan Prasarana 15 hari 5 Membetulkan ketikan laporan Anita 6 Meneliti hasil ketikan laporan final dan memberi paraf Sekkel 7 Menandatangani laporan Lurah 8 Menggandakan laporan Mahmud Rp 200.000 9 Menyelesaikan administrasi keuangan Bendahara Jumlah 6 orang 15 hari Rp 200.000
  57. 57. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 57 Tabel-17 Rekapitulasi Biaya Pelaksanaan Optimalisasi Rembug RW Pada Sekretaris Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Admnistrasi Jakarta Barat NO URAIAN KERJA BIAYA (Rp.) 1 Pembentukan tim kerja Rp 453.000 2 Penyusunan kerangka acuan Rp 47.500 3 Pengajuan anggaran Rp - 4 Pelaksanaan rapat Rp 387.500 5 Penyediaan perlengkapan Rp 24.000.000 6 Pembukaan acara Rp 25.000 7 Pelaksanaan acara Rp 4.300.000 8 Penutupan acara Rp 12.500 9 Pemantauan Rp - 10 Penilaian Rp - 11 Pelaporan Rp 200.000 JUMLAH Rp 29.407.500
  58. 58. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 58 Tabel-18 Penjadwalan Pelaksanaan Rembug RW Pada Sekretaris Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Admnistrasi Jakarta Barat NO Waktu Bulan Oktober 2014 Uraian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 1 Pembentukan tim kerja 2 Penyusunan rencana kerja 3 Pengajuan anggaran 4 Pelaksanaan rapat 5 Penyediaan perlengkapan 6 Pembukaan acara 7 Pelaksanaan acara 8 Penutupan acara 9 Pemantauan 10 Penilaian 11 Pelaporan
  59. 59. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 59 BAB IV PENUTUP Berdasarkan uraian dari Bab I sampai Bab III Kertas Kerja Perorangan (KKP) ini dapat disimpulkan sebagai berikut : Masalah utama yang dihadapi saat ini adalah Belum Optimalnya Pelaksanaan Musrembang Kelurahan pada sekretaris kelurahan di Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Kota Adm Jakarta Barat adapun factor penyebab yang menjadi masalah pokok adalah kurangnya partisipasi seksi teknis dalam kegiatan musrembang Kelurahan, belum optimalnya kualitas usulan kegiatan prioritas pembangunan hasil Rembug RW dan rendahnya partisipasi masyarakat untuk mengikuti kegiatan Musrembang Kelurahan. Setelah dilakukan analisis USG (Urgency, Seriousness, Growth) maka masalah pokok yang dominan yakni belum optimalnya kualitas usulan kegiatan prioritas pembangunan hasil Rembug RW. Masalah pokok yang dominan ini terjadi karena disebabkan oleh beberapa masalah spesifik,yaitu : 1. Tidak adanya Tim pendamping di Rembug RW 2. Rendahnya keterampilan teknis ketua RT-RW dalam mengklasifikasikan usulan prioritas pembangunan 3. Belum optimalnya Rembug RW
  60. 60. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 60 Untuk memilih satu yang paling dominan dari ketiga masalah spesifik tersebut juga digunakan teknik analisis USG, maka masalah spesifik yang dominan yakni belum optimalnya Rembug RW. Berdasarkan hasil analisis sasaran dimana telah ditentukan sasaran spesifik yang dominan yaitu terwujudnya Optimalisasi Rembug RW. Untuk mencapai sasaran tersebut maka ada beberapa alternatif kegiatan yang perlu dilakukan yaitu : Membuat publikasi kegiatan Rembug RW di setiap RW melalui spanduk dan pamflet, Melaksanakan sosialisasi Rembug RW dan Mendistribusikan buku panduan pelaksanaan rembug RW yang merata kepada RT-RW Dari pemilihan prioritas alternatif penyelesaian masalah diatas dengan teori CBA maka prioritas alternatif yang dipilih adalah Melaksanakan sosialisasi Rembug RW .
  61. 61. Diklat Kepemimpinan Tk. IV Kertas Kerja Perorangan (KKP) Angkatan ke-71 Tahun 2013 61 DAFTAR PUSTAKA Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Tahun 2008, Kertas Kerja Perorangan, Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan, Modul Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkt IV. Laporan Bulanan Kelurahan Duri Kepa Agustus 2013, Kelurahan Duri Kepa Laporan Hasil Rembug RW Tahun 2012, Kelurahan Duri Kepa Laporan Hasil Rembug RW Tahun 2013, Kelurahan Duri Kepa Modul Diklatpim IV “Pemecahan Masalah Pengambilan Keputusan (PMPK)” Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Tahun 2008. Modul Diklatpim IV “Kertas Kerja Perorangan (KKP)” Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Tahun 2008. Modul Diklatpim IV “Pola Kerja Terpadu (PKT)” Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 10 Tahun 2008 Tentang Organisasi Perangkat Daerah. Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 40 Tahun 2002 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Pemerintah Kelurahan Provinsi DKI Jakarta. Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 147 Tahun 2009 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kelurahan.

×