• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Hand out materi uas 2
 

Hand out materi uas 2

on

  • 1,373 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,373
Views on SlideShare
1,373
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
43
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Hand out materi uas 2 Hand out materi uas 2 Document Transcript

    • HAND OUTPERSIAPAN ULANGAN SEMESTER GENAP KELAS XEKONOMIMateri: Ekonomi Mikro dan MakroEkonomi Mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari prilaku dari unit-unit ekonomiindividual,seperti: rumah tangga, perusahaan, dan struktur industri. Ekonomi mikro membahastentang alokasi dan efisiensi sumber daya pasar.Ekonomi Makro adalah Ilmu ekonomi yang mempelajari persoalan ekonomi secara keseluruhan ataunasional, seperti: pertumbuhan, deflasi, inflasi, pengangguran atau kesempatan kerja.Perbedaan Ekonomi Miko dan Makro :Materi : Motif EkonomiMotif atau dorongan adalah keinginan yang mendorong manusia melakukan suatu tindakan.Motif ekonomi ialah dorongan atau hasrat yang menimbulkan keinginan manusia melakukantindakan ekonomi. Contoh: membuat batu bata, membuat kerajinan rotanMotif ekonomi pada dasarnya dibagi menjadi 4 macam:1.Motif untuk memperoleh kesejahteraanSegala tindakan yang dilakukan karena dorongan memperoleh keuntungan.Contoh:1. mengikuti pendidikan guna kenaikan jabatan.2. Memperbesar jaringan perusahaan2. Motif untuk mendapatkan penghargaan dari sesama manusia
    • Contoh:1. Tradisi di kampung orang akan disegani dan terpandang apabila mempunyai banyak sawahdan rumah besar2. Lain lagi apabila di kota, seorang akan dihormati apabila mempunyai sedan mewah, villaatau jabatan tinggi di perusahaan3. Motif untuk memperoleh kekuasaanSegala tindakan untuk memperoleh kekuasaan.Contoh:1. Untuk menjadi lurah saja dilakukan dengan segala cara, baik dana maupun kekerasan2. Dalam perdagangan sebuah perusahaan mengambil tindakan monopoli bahan maupunproduk untuk dapat menguasai pasar.4. Motif sosial (keinginan untuk meningkatkan kesejahteraan sesama manusia)Segala tindakan untuk dapat membantu sesama manusia.Contoh:Seorang tidak segan-segan mengeluarkan harta, tenaga maupun pikiraan untuk kepentingan socialatau membantu kawan yang kesusahan.Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/economics/2232124-motif-ekonomi/#ixzz2TbUfgOcgMateri : Pendapatan NasionalPendapatan nasional adalah merupakan jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakatdalam suatu negara selama satu tahun.Tujuan mempelajari pendapatan nasional :a. Untuk mengetahui tingkat kemakmuran suatu Negarab. Untuk memperoleh taksiran yang akurat nilai barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat dalamsatu tahunc. Untuk membantu membuat rencana pelaksanaan program pembangunan yang berjangka.Manfaat mempelajari pendapatan nasionala. Mengetahui tentang struktur perekonomian suatu Negarab. Dapat membandingkan keadaan perekonomian dari waktu ke waktu antar daerah atau antarpropinsic. Dapat membandingkan keadaan perekonomian antar Negarad. Dapat membantu merumuskan kebijakan pemerintah.KONSEP PENDAPATAN NASIONAL1. PDB/GDP (Produk Domestik Bruto/Gross Domestik Product)Produk Domestik Bruto adalah jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unitproduksi di dalam batas wilayah suatu Negara selama satu tahun. Dalam perhitungannya, termasukjuga hasil produksi dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi diwilayahyang bersangkutan2. PNB/GNP (Produk Nasional Bruto/Gross Nasional Product)
    • PNB adalah seluruh nilai produk barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu Negara dalamperiode tertentu, biasanya satu tahun, termasuk didalamnya barang dan jasa yang dihasilkan olehmasyarakat Negara tersebut yang berada di luar negeri.RumusGNP = GDP – Produk netto terhadap luar negeri3. NNP (Net National Product)NNP adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat dalam periode tertentu, setelahdikurangi penyusutan (depresiasi) dan barang pengganti modal.Rumus :NNP = GNP – Penyusutan4. NNI (Net National Income)NNI adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima oleh masyarakat setelah dikurangi pajak tidaklangsung (indirect tax)Rumus :NNI = NNP – Pajak tidak langsung5. PI (Personal Income)PI adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyarakat yang benar-benar sampai ke tanganmasyarakat setelah dikurangi oleh laba ditahan, iuran asuransi, iuran jaminan social, pajakperseorangan dan ditambah dengan transfer payment.Rumus :PI = (NNI + transfer payment) – (Laba ditahan + Iuran asuransi + Iuran jaminan social + Pajakperseorangan )6. DI (Disposible Income)DI adalah pendapatan yang diterima masyarakat yang sudah siap dibelanjakan oleh penerimanya.Rumus :DI = PI – Pajak langsungPerhitungan Pendapatan Nasionala. Metode ProduksiPendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh nilai barang dan jasa yang dihasilkanoleh seluruh sector ekonomi masyarakat dalam periode tertentuY = *(Q1 X P1) + (Q2 X P2) + (Qn X Pn) ……+b. Metode PendapatanPendapatan nasional merupakan hasil penjumlahan dari seluruh penerimaan (rent, wage,interest, profit) yang diterima oleh pemilik factor produksi adalam suatu negara selama satuperiode.Y = r + w + i + pc. Metode PengeluaranPendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh pengeluaran yang dilakukan olehseluruh rumah tangga ekonomi (RTK,RTP,RTG,RT Luar Negeri) dalam suatu Negara selama satutahun.Y = C + I + G + (X – M)
    • Sumber : http://mediaamirulindonesia.blogspot.com/2012/06/konsep-dan-metode-perhitungan.htmlMateri : Pendapatan PerkapitaPendapatan per kapita adalah jumlah (nilai) barang dan jasa rata-rata yang tersedia bagi setiappenduduk suatu negara pada suatu periode tertentu.Pendapatan per kapita diperoleh dari pendapatan nasional pada tahun tertentu dibagi jumlahpenduduk suatu negara pada tahun tersebut.Materi : Indeks HargaIndeks harga adalah suatu ukuran yang menunjukkan tentang perubahan-perubahan yang terjadipada harga dari waktu ke waktu (dari satu period eke periode lainnya).Ciri-ciri Indeks Hargaa. Indeks harga digunakan sebagai alat pengukur harga.b. Indeks harga merupakan ukuran perbandingan dari suatu harga.c. Indeks harga merupakan alat untuk memperlihatkan perubahan-perubahan harga pada satu /berbagai jenis barang.Peranan Indeks Harga Dalam Ekonomi1. Alat bagi pemerintah untuk menetapkan kebijaksanaan dan harga di masa yang akan datang.2. Indeks harga dapat dijadikan sebagai dasar untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkankemajuan dan kemunduran ekonomi.3. Indeks harga dapat dijdikan dasar perbandingan untuk mengukur tingkat, kemajuan ekonomi masasekarang dan sebelumnya.4. Indeks harga dapat dijadikan sebagai dasar untuk menetapkan pola dan kebijaksanaan ekonomisecara keseluruhan dan moneter.Perhitungan angka indek harga (price index).Angka indek harga adalah angka indek yang menunjukkan perubahan harga dari suatu periode keperiode lainnya. angka indek harga dapat dirumuskan sebagai berikut:∑PnPn = --------------- x 100%∑PoKeterangan :P = angka indek harga pada tahun nPn = harga tahun n, tahun yang akan dihitung indeknyaPo = harga tahun dasar
    • Contoh kasus :beberapa harga kebutuhan pokok sebagai berikut :----------------------------------------------------------------Jenis Harga Tahun 2003 Harga Tahun 2004barang (Po) (Pn)---------------------------------------------------------------Beras 3.000 4.000Terigu 7.000 8.000Gula 10.000 8.000------------------------------------------------------------∑Po = 20.000 ∑Pn = 20.000------------------------------------------------------------jika tahun 2003 dianggap tahun dasar maka angka indek tahun 2003 adalah 100. sedangkan angkaindek tahun 2004 secara agregatif daapt dicari sebagai berikut :20.000Pn = ------------ x 100%20.000Pn = 1 x 100%Pn = 100%,jadi angka indek tahun 2004 adalah 100%.5. Indek harga dengan Metode LaspeyresPerhitungan angka indek laspeyres (IL) merupakan angka indek tertimbang dengan faktorpenimbang (W) secara obyektif. Faktor penimbangnya ditentukan dengan kuantitas (Q) denganmenggunakan tahun dasar (Qo). angka indek laspeyres (IL) dihitung dengan menggunakan rumussebagai berikut :∑Pn x QoIL = --------------- x 100%∑Po x Qoketerangan :IL = angka indek laspeyres.Pn = harga tahun n, tahun yang akan dihitung angka indeknya.Po = harga tahun dasar.Qo = kuantitas tahun dasar.Untuk lebih jelasnya tentang IL, mari kita bahas soal dibawah ini :beberapa harga kebutuhan pokok sebagai berikut :---------------------------------------------------------------------------------Jenis Harga Harga Kuantitas (Kg) Po x Qo Pn x QoBarang 2003 2004 2003 2004 2003 2004(Po) (Pn) (Qo) (Qn)---------------------------------------------------------------------------------Beras 3.000 4.000 90 95 270.000 360.000Terigu 7.000 8.000 50 60 350.000 400.000Gula 10.000 8.000 10 25 100.000 80.000--------------------------------------------------------------------------------∑ 20.000 20.000 150 180 720.000 840.000--------------------------------------------------------------------------------
    • JIka tahun 2003 dianggap sebagai tahun dasar maka angka indek tahun 2003 adalah 100. untukangka indek laspeyres tahun 2004 adalah sebagai berikut :∑Pn x QoIL = --------------- x 100%∑Po x Qo840.000IL = -------------- x 100%720.000IL = 116,67%dengan demikian dapat disimpulkan bahwa harga kebutuhan pokok pada tahun 2004 mengalamikenaikan sebesar 16,67% dibandingkan tahun dasar 2003.6. Indek harga dengan metode PaascheAngka indek paasche merupakan angka indek tertimbang dengan faktor penimbang secara obyektif.Faktor penimbangnya ditentukan dengan jumlah (Q) dengan menggunakan jumlah tahun n (Qn).angka indek Paasche dihitung menggunakan rumus sebagai berikut :∑Pn x QnIP = --------------- x 100%∑Po x QnContoh Kasus:Tabel daftar harga beberapa kebutuhan pokok tahun 2003 s/d 2004--------------------------------------------------------------------------------Jenis Harga Harga Kuantitas Po x Qn Pn x QnBarang 2003 2004 2003 2004 2003 2004(Po) (Pn) (Qo) (Qn)--------------------------------------------------------------------------------Beras 3.000 4.000 90 95 285.000 380.000Terigu 7.000 8.000 50 60 420.000 480.000Gula 10.000 8.000 10 25 250.000 200.000---------------------------------------------------------------------------------∑ 20.000 20.000 150 180 955.000 1.060.000---------------------------------------------------------------------------------JIka tahun 2003 dianggap sebagai tahun dasar maka angka indek tahun 2003 adalah 100. untukangka indek Paasche tahun 2004 adalah sebagai berikut :∑Pn x QnIP = --------------- x 100%∑Po x Qn1.060.000IP = -------------- x 100%955.000IP = 110,99%
    • dengan demikan dapat disimpulkan bahwa harga beberapa kebutuhan pokok pada tahun 2004mengalami kenaikan sebesar 10,99% dibanding tahun dasar 2003.Sumber: http://ekonomi-holic.blogspot.com/2012/06/pengertian-ciri-dan-peranan-indeks.html#ixzz2TbZi6CtZMateri : InflasiInflasi adalah suatu keadaan ekonomi yang memperlihatkan naiknya harga barang dan jasa secaraumum dan berlangsung terus menerus.Jenis Inflasi.Jenis-jenis inflasi debedakan menjadi 3, yaitu :a. Inflasi dilihat dari asalnya, dibedakan menjadi :Inflasi dari dalam negeri (domestic inflation) adalah inflasi yang disebabkan oleh terjadinyaperistiwa ekonomi di dalam negeri. Contoh : gagal panen secara menyeluruh.Inflasi dari luar negeri (imported inflation) adalah inflasi yang disebabkan tingginya hargabarang-barang yang dibeli dari luar negeri. contoh : harga bahan baku untuk produksi dalamnegeri.b. Inflasi dilihat dari tingkat keparahanparah tidaknya inflasi dibedakan menjadi :Inflasi ringan ( 0% s/d 10% )Inflasi Sedang ( >10% s/d 30% )Inflasi berat ( >30% s/d 200% )Inflasi tak terkendali (Hyper inflation) ( > 100 %)c. Inflasi dilihat dari penyebabnya, dibedakan menjadi :Inflasi yang terjadi karena meningkatnya permintaan terhadap berbagai macam barang danjasa (demand pull inflation).Inflasi yang terjadi karena kenaikan ongkos produksi secara terus menerus, yang disebutdengan cosh push inflation.Penyebab terjadinya inflasiInflasi dapat terjadi karena beberapa sebab, antara lain :Pemerintah, jika penerimaan pemerintah lebih kecil daripada pengeluaran, makapemerintah dapat mencetak uang baru, hal ini akan dapat menimbulkan inflasi jika tidakdiimbangi dengan penambahan produksi yang akan ditawarkan kepada masyarakat.Pihak swasta, inflasi dapat terjadi jika pihak swasta banyak menerima kredit dengan jumlahbesar untuk memenuhi permintaan penjamin kredit pihak swasta.Ekspor impor, jika ekspor lebih besar daripada impor maka devisa yang diterima akanmenambah jumlah uang yang beredar didalam negeri sehingga kemungkinan dapatmenimbulkan inflasi.
    • Penerimaan dan pengeluaran negara, apabila jumlah penerimaan lebih kecil daripengeluaran maka terjadi defisit, sehingga pemerintah harus mencetak uang baru, tetapikalau penambahan uang baru tidak seimbang dengan yang dibutuhkan maka justru dapatmenimbulkan inflasi.Cara mengatasi inflasi.Untuk mengatasi inflasi, pemerintah melakukan bebarapa kebijakan sebagai berikut :Kebijakan moneter, adalah kebijakan pemerintah melalui bank sentral mengatur jumlahuang yang beredar. kebijakan moneter berupa kebijakan diskonto, pasar terbuka, Cash ratiodan pembatasan kredit.Kebijakan fiskal, adalah kebijakan mengatur pengeluaran pemerintah dan mengaturperpajakan. untuk mengatasi inflasi pemerintah mengambil langkah : (1) menekanpengeluaran pemerintah. (2) menaikkan pajak. (3) mengadakan pinjaman pemerintah.Kebijakan non Moneter adalah kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi inflasidiluar kebijakan Moneter dan kebijakan fiskal. kebijakan non moneter yang dilakukanpemerintah antara lain : mengendalikan harga, menaikkan hasil produksi, dan kebijakanupah.Cara menghitung inflasiuntuk menghitung besarnya inflasi terlebih dahulu harus diketahui indek harga konsumen (IHK).IHK adalah ukuran perubahan harga dari kelompok barang dan jasa yang paling banyak dikonsumsioleh rumah tangga dalam jangka waktu tertentu.untuk menghitung IHK digunakan rumus :Harga sekarangIHK = ----------------------- x 100%Harga pada tahun dasarContoh menghitung IHK :Harga jenis barang tertentu pada tahun 2003 Rp. 50.000 dan harga pada tahun dasar Rp. 40.000,maka IHK tahun 2003 adalah...50.000IHK = ---------- x 100% = 125%40.000Rumus untuk menghitung Laju inflasi adalah :Laju Inflasi = IHK Periode n - IHK tahun sebelumnyaContoh soal :IHK bulan Agustus 2009 sebesar 115,34 dan IHK pada bulan september 2009 seesar 125,30, makalaju inflasi bulan september adalah ....Jawab :Laju inflasi = 125,30 - 115,34 = 9.96%Pihak-pihak yang Mendapatkan Keuntungan dan yang Menderita Kerugian Akibat Terjadinya Inflasi
    • Pihak-pihak yang diuntungkana. Para pengusaha, yang pada saat sebelum terjadinya inflasi, telah memiliki stock/persediaanproduksi barang yang siap dijual dalam jumlah besar.b. Para pedagang, yang dengan terjadinya inflasi menggunakan kesempatan memainkan hargabarang. Cara yang dipakai adalah dengan menaikkan harga, karena ingin mendapatkanlaba/keuntungan yang besar.c. Para spekulan, yaitu orang-orang atau badan usaha yang mengadakan spekulasi, dengan caramenimbun barang sebanyak-banyaknya sebelum terjadinya inflasi dan menjualnya kembali padasaat inflasi terjadi, sehingga terjadinya kenaikan harga sangat menguntungkan mereka.d. Para peminjam, karena pinjaman telah diambil sebelum harga barang-barang naik, sehingga nilairiil-nya lebih tinggi daripada sesudah inflasi terjadi, tetapi peminjam membayar kembali tetap sesuaidengan perjanjian yang dibuat sebelum terjadi inflasi. Misalnya, para pengambil kredit KPR BTNsebelum inflasi yang mengakibatkan harga bahan bangunan dan rumah KPR BTN naik, sedangkanjumlah angsuran yang harus dibayar kepada BTN tetap tidak ikut dinaikkan.Pihak-pihak yang dirugikan :a. Para konsumen, karena harus membayar lebih mahal, sehingga barang yang diperoleh lebihsedikit jika dibandingkan dengan sebelum terjadinya inflasi.b. Mereka yang berpenghasilan tetap, karena dengan penghasilan tetap, naiknya harga barang-barang dan jasa, mengakibatkan jumlah barang-barang dan jasa yang dapat dibeli menjadi lebihsedikit, sehingga pendapatan riil/nyata berkurang, sedangkan kenaikan penghasilan ataupendapatan pada saat terjadi inflasi sulit diharapkan.c. Para pemborong atau kontraktor, karena harus mengeluarkan tambahan biaya agar dapatmenutup pengeluaran-pengeluaran yang diakibatkan terjadinya inflasi dan mengakibatkanberkurangnya keuntungan yang diperoleh dari proyek yang dikerjakan.d. Para pemberi pinjaman/kreditor, karena nilai riil dari pinjaman yang telah diberikan menjadi lebihkecil sebagai akibat terjadinya inflasi. Misalnya, sebelum inflasi, pinjaman Rp 500.000,00 = 25 gramemas, sesudah inflasi = 20 gram emas.e. Para penabung, karena pada saat inflasi bunga yang diperoleh dari tabungan dirasakan lebih keciljika dibandingkan dengan kenaikan harga yang terjadi. Di samping itu akibat naiknya harga barang-barang dan jasa, nilai uang yang ditabung menjadi lebih rendah/turun, jika dibandingkan dengansebelum terjadi inflasi.Sumber :http://peunaronesia.blogspot.com/2009/09/indek-harga-dan-inflasi.htmlMateri : Tabungan, Konsumsi, dan Investasi
    • Konsumsi adalah kegiatan mengurangi atau menghabiskan nilai guna barang dan jasa.Kecenderungan mengkonsumsi disebut dengan pola konsumsi.Faktor-faktor yang mempengaruhi Konsumsi :ØFaktor Internal1. Pendapatan2. Motivasi3. Sikap dan kepribadian4. SeleraØFaktor eksternal1. Kebudayaan2. Status sosial3. Harga barangKonsumsi adalah bagian pendapatan yang dibelanjakan untuk kebutuhan konsumsi. Tabunganadalah bagian pendapatan yang tidak dikomsumsi. Jadi, besarnya pendapatan akan sama denganbesarnya konsumsi ditambah dengan tabungan (Y = C + S ).Keterangan:a = Konsumsi otonomi, yaitu besarnya konsumsi pada saat pendapatan nol. a dapat dicari denganrumus a = (APC–MPC) Ynb = Hasrat mengonsumsi marginal (Marginal Propencit to Consume) atau MPC.(1–b) = Hasrat menabung marginal (Marginal Propencit to Save) atau MPS.Kurva permintaan investasiInvestasi sering disebut juga penanaman modal untuk pembentukan modal atau setiap kegiatanuntuk membuka usaha dan menggunakan uang untuk membeli barang modal.dengan demikianinvestasi dapat diartikan sebagai pengeluaran atau perbelanjaan penananman modal atauperusahaan untuk membeli barang – barang modal dan perlengkapan – perlengakapan produksiuntuk menambah kemampuan untuk memperoduksi barang – barang dan jasa – jasa yang tersediadalam perekonomian .beberapa faktor faktor yang mempengaruhi investasi yaitu :1. Suku BungaSuku bunga merupakan faktor yang sangat penting dalam menarik investasi karena sebagianbesar investasi biasanya dibiayai dari pinjaman bank. Jika suku bunga pinjaman turun maka akan
    • mendorong investor untuk meminjam modal dan dengan pinjaman modal tersebut maka ia akanmelakukan investasi.2. Pendapatan nasional per kapita untuk tingkat negara (nasional) dan PDRB per kapita untuktingkat propinsi dan Kabupaten atau KotaPendapatan nasional per kapita dan PDRB per kapita merupakan cermin dari daya belimasyarakat atau pasar. Makin tinggi daya beli masyarakat suatu negara atau daerah (yangdicerminkan oleh pendapatan nasional per kapita atau PDRB per kapita) maka akan makin menariknegara atau daerah tersebut untuk berinvestasi.3. Kondisi sarana dan prasaranaPrasarana dan sarana pendukung tersebut meliputi sarana dan prasarana transportasi,komunikasi, utilitas, pembuangan limbah dan lain-lain. Sarana dan prasarana transportasi contohnyaantara lain :jalan, terminal, pelabuhan, bandar udara dan lainlain. Sarana dan prasrana telekomunikasicontohnya: jaringan telepon kabel maupun nirkabel, jaringan internet, prasarana dan sarana pos.Sedangkan contoh dari utilitas adalah tersedianya air bersih, listrik dan lain-lain.4. Birokrasi perijinanBirokrasi perijinan merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi investasikarena birokrasi yang panjang memperbesar biaya bagi investor. Birokrasi yang panjang akanmemperbesar biaya bagi pengusaha karena akan memperpanjang waktu berurusan dengan aparat.Padahal bagi pengusaha, waktu adalah uang. Kemungkinan yang lain, birokrasi yang panjangmembuka peluang oknum aparat pemerintah untuk menarik suap dari para pengusaha dalam rangkamemperpendek birokrasi tersebut.5. Kualitas sumberdaya manusiaManusia yang berkualitas akhir-akhir ini merupakan daya tarik investasi yang cukup penting.Sebabnya adalah tekhnologi yang dipakai oleh para pengusaha makin lama makin modern.Tekhnologi modern tersebut menuntut ketrampilan lebih dari tenaga kerja.6. Peraturan dan undang-undang ketenagakerjaanPeraturan undang-undang ketenagakerjaan ini antara lain menyangkut peraturan tentangpemutusan hubungan kerja (PHK), Upah Minimum, kontrak kerja dan lain-lain.
    • 7. Stabilitas politik dan keamananStabilitas politik dan keamanan penting bagi investor karena akan menjamin kelangsunganinvestasinya untuk jangka panjang.8. Pengaruh Nilai tukarSecara teoritis dampak perubahan tingkat / nilai tukar dengan investasibersifat uncertainty (tidak pasti). Shikawa (1994), mengatakan pengaruh tingkat kurs yang berubahpada investasi dapat langsung lewat beberapa saluran, perubahan kurs tersebut akan berpengaruhpada dua saluran, sisi permintaan dan sisi penawaran domestik. Dalam jangka pendek, penurunantingkat nilai tukar akan mengurangi investasi melalui pengaruh negatifnya pada absorbsi domestikatau yang dikenal dengan expenditure reducing effect. Karena penurunan tingkat kurs ini akanmenyebabkan nilai riil aset masyarakat yang disebabkan kenaikan tingkat harga-harga secara umumdan selanjutnya akan menurunkan permintaan domestik masyarakat. Gejala diatas pada tingkatperusahaan akan direspon dengan penurunan pada pengeluaran / alokasi modal pada investasi.Pada sisi penawaran, pengaruh aspek pengalihan pengeluaran (expenditure switching) akanperubahan tingkat kurs pada investasi relatif tidak menentu. Penurunan nilai tukar mata uangdomestik akan menaikkan produk-produk impor yang diukur dengan mata uang domestik dandengan demikian akan meningkatkan harga barang-barang yang diperdagangkan / barang-barangekspor (traded goods) relatif terhadap barang-barang yang tidak diperdagangkan (non tradedgoods), sehingga didapatkan kenyataan nilai tukar mata uang domestik akan mendorong ekspansiinvestasi pada barang-barang perdagangan tersebut.9. Tingkat InflasiTingkat inflasi berpengaruh negatif pada tingkat investasi hal ini disebabkan karena tingkatinflasi yang tinggi akan meningkatkan resiko proyek-proyek investasi dan dalam jangka panjanginflasi yang tinggi dapat mengurangi rata-rata masa jatuh pinjam modal serta menimbulkan distrosiinformasi tentang harga-harga relatif. Disamping itu menurut Greene dan Pillanueva (1991), tingkatinflasi yang tinggi sering dinyatakan sebagai ukuran ketidakstabilan roda ekonomi makro dan suatuketidakmampuan pemerintah dalam mengendalikan kebijakan ekonomi makro.Materi : UangUang dapat didefinisikan sebagai segala sesuatu (benda) yang diterima secara umum sebagai alatperantara untuk mengadakan tukar-menukar atau perdagangan.
    • Agar dapat diberlakukan sebagai alat tukar dalam perekonomian, uang harus memenuhi syarat-syarat (kriteria) sebagai berikut:a. Syarat PsikologisUang harus dapat memuaskan keinginan orang yang memilikinya.b. Syarat TeknisSyarat teknis meliputi hal-hal sebagai berikut.1) Tahan lama, artinya tidak mudah rusak.2) Nilainya stabil, artinya nilai sekarang sama dengan nilai yang akan datang.3) Mudah dibawa, artinya apabila melakukan transaksi dalam jumlah yang besar, pemilik uang tidakmengalami kesulitan dalam membawa dan membayar.4) Terdiri atas berbagai nilai nominal, artinya dapat dibagi-bagi sehingga dalam melakukan transaksisekecil apa pun karena uang mempunyai nilai pecahan.5) Jumlahnya mencukupi dan tidak berlebihan, artinya jumlah uang yang beredar haruslah mencukupikebutuhan perekonomian (dunia usaha) dan tidak berlebihan agar nilainya tidak turun.Kegunaan uang tercermin dalam fungsi-fungsi uang. .ungsi uang dibagi menjadi fungsi asli danfungsi turunan.a. Fungsi AsliFungsi asli disebut juga fungsi primer uang. Berdasarkan fungsi asli ini uang berperan sebagaialat tukar dan alat satuan hitung.1) Alat Tukar (Medium of Exchange)Uang dapat digunakan sebagai alat untuk mempermudah pertukaran. Agar uang dapat berfungsidengan baik, diperlukan kepercayaan masyarakat yang bersedia untuk menerimanya. Sebagai alattukar, uang memungkinkan seluruh transaksi dapat dilakukan dengan mudah.2) Sebagai Alat Satuan Hitung (Unit of Count)Satuan hitung diperlukan untuk menentukan harga suatu barang. Dengan demikian, orangdapat melihat besarnya uang yang harus dibayarkan guna memperoleh suatu barang atau jasa.Dengan adanya satuan hitung ini kita pun dapat melakukan perbandingan harga suatu barangterhadap barang yang lain.b. Fungsi TurunanBerdasarkan fungsi turunan, uang memiliki fungsi sebagai berikut.1) Alat Pembayaran yang SahKebutuhan manusia akan barang dan jasa yang semakin bertambah dan beragam tidak dapatdipenuhi melalui cara tukar menukar atau barter. Guna mempermudah dalam mendapatkanbarang dan jasa yang diperlukan, manusia memerlukan alat pembayaran yang dapat diterima semuaorang, yaitu uang.2) Alat Penimbun KekayaanSebagian orang biasanya tidak menghabiskan semua uang yang dimilikinya untuk keperluankonsumsi. Ada sebagian uang yang disisihkan dan ditabung untuk keperluan di masa datang.3) Alat Pemindah KekayaanSeseorang yang hendak pindah dari suatu tempat ke tempat lain dapat memindahkan kekayaannyayang berupa tanah dan bangunan rumah ke dalam bentuk uang dengan cara menjualnya. Di tempat
    • yang baru dia dapat membeli rumah yang baru dengan menggunakan uang hasil penjualan rumahyang lama.4) Standar Pencicilan UtangUang dapat digunakan untuk mengukur pembayaran pada masa yang akan datang.5) Alat pendorong Kegiatan EkonomiApabila nilai uang stabil orang lebih bergairah dalam melakukan investasi. Dengan adanyakegiatan investasi kegiatan ekonomi akan semakin meningkat.Jenis-jenis uang :1. Uang kartalUang kartal terdiri dari uang kertas dan uang logam. Uang kartal adalah alat bayar yang sah danwajib diterima oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli sehari-hari.2. Uang giralUang giral tercipta akibat semakin mendesaknya kebutuhan masyarakat akan adanya sebuah alattukar yang lebih mudah, praktis dan aman. Di Indonesia, bank yang berhak menciptakan uang giraladalah bank umum selain Bank Indonesia. Menurut UU No. 7 tentang Perbankan tahun 1992, definisiuang giral adalah tagihan yang ada di bank umum, yang dapat digunakan sewaktu-waktu sebagai alatpembayaran. Bentuk uang giral dapat berupa cek, giro, atau telegrafic transfer.3. Uang kuasiUang kuasi adalah surat-surat berharga yang dapat dijadikan sebagai alat pembayaran. Biasanyauang kuasi ini terdiri atas deposito berjangka dan tabungan serta rekening valuta asing milik swastadomestik.Sumber : http://menarailmuku.blogspot.com/2012/11/definisi-uang.htmlNilai Uang :1. Nilai Intrinsik yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang, misalnya berapa nilai emas dan perakyang digunakan untuk mata uang.2. Nilai Nominal yaitu nilai yang tercantum pada mata uang atau cap harga yang tertera pada matauang. Misalnya seratus rupiah (Rp.100,00,-), atau lima ratus rupiah (Rp. 500,00,-).3. Nilai Tukar, nilai tukar adalah kemampuan uang untuk dapat ditukarkan dengan statu barang(daya beli uang). Misalnya uang Rp. 500,00,- hanya dapat ditukarkan dengan sebuah permen,sedangkan Rp. 1.000,00,- dapat ditukarkan dengan semangkukbakso.Motif Memegang Uang Tunai:1. Untuk keperluan transaksi (transaction motive)Orang memegang uang tunai guna melancarkan transaksi – transaksi yang dilakukannya. Jumlahnyadipengaruhi oleh tingkat pendapatan nasional dan tingkat bunga.1. Untuk berjaga – jaga (precautionary motive)Orang memegang uang tunai untuk berjaga – jaga terhadap keadaan tertentu diluar transaksinormal.
    • 1. Untuk spekulasi (speculation motive)Orang lebih suka memegang uang tunai jika hasil yang diharapkan dari memegang uang tunai lebihbesar dari pada jika dibelikan asset atau harta lainnya.Sumber :Wiratmo, Masykur,Buku Paket, Pengantar Ekonomi Makro,Gunadarma, Pondok Cina,1994Permintaan uang diartikan sebagai kebutuhan masyarakat akan uang tunai. Menurut John MaynardKeynes ada 3 motif yang mempengaruhi permintaan uang tunai oleh masyarakat. Ketiga motiftersebut yaitu:1. Motif Transaksi (Transaction motive)2. Motif Berjaga-jaga (Precautionary motive)3. Motif Spekulasi (Specualtive motive)Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan uang adalah sebagai berikut.1. Besar-kecilnya pembelanjaan negara yang berkaitan dengan pendapatan nasional.2. Cepat atau lambatnya laju peredaran uangPenaran uang lebih populer dinyatakan dengan istilah jumlah uang yang beredar. Dalam laporandata statistik, jumlah uang beredar biasanya dilambangkan dengan huruf M. Dissini ada beberapadefinisi yang berbeda mengenai jumlah uang yang beredar tergantung dari tingkat likuiditasnya.Pada umumnya uang beredar didefinisikan sebagai berikut.M1 adalah uang kertas dan logam (kartal) ditambah simpanan dalam bentuk rekening koran(uang giral/ demand deposit)M2 adalah M1 + tabungan + deposito berjangka (time deposit) pada bank-bank umum.M3 adalah M2 + tabungan + deposito berjangka pada lembaga-lembaga keuangan bukanbank.Secara sederhana penawaran uang atau jumlah uang yang beredar terdiri atas uang logam, uangkertas, simpanan giro, deposito berjangka, berbagai macam tabungan, dan rekening valuta asingmilik swasta domestik. Penawaran uang dipengaruhi oleh pemerintah dengan berbagai kebijakanyang ditetapkan. Lembaga yang biasanya bertanggungjawab mengatur dan menjalankan kebijakankhususnya kebijakan moneter adalah bank sentral.Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran uang adalah sebagai berikut.1. Semakin tinggi tingkat bunga, semakin sedikit jumlah uang yang beredar. Semakin rendahtingkat bunga, semakin banyak jumlah uang yang beredar.2. Semakin tinggi pendapatan masyarakat, semakin banyak uang yang beredar karena semakinsering melakukan transaksi.3. Semakin banyak (padat) jumlah penduduk, semakin banyak dan semakin cepat uangberedar.4. Keadaan geografis di perkotaan lebih cepat dan lebih banyak jumlah uang yang beredardibanding di pedesaan.5. Struktur ekonomi, negara agraris berbeda dengan negara industri, negara industri peredaranuang lebih cepat dan lebih banyak.
    • 6. Penguasaan IPTEK penduduk. Iptek negara yang lebih maju lebih banyak dan lebih cepatuang beredar dibandingkan dengan negara yang menerapkan teknologi yang sederhana.7. Globalisasi industri di lingkungan dunia usaha. Semakin global dan arus modal ekonomiantarnegara yang semakin meningkat, uang yang beredar juga dipengaruhi oleh transaksi-transaksi internasional dalam hal ini kurs uang mempengaruhi peredaran.Sumber : http://blogekonomi.wordpress.com/category/permintaan-dan-penawaran-uang/Materi : Bank, Kredit, Kebijakan Moneter dan FiskalBank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untukmenerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagaibanknote. Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti tempat penukaran uang .Jenis-jenis bank berdasarkan fungsinya:1. Bank sentralSuatu institusi/ lembaga yang bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas ekonomi/ kebijakanmoneter pada suatu negara. Bank Sentral menjaga agar tingkat inflasi terkendali dan selalu beradapada nilai yang serendah mungkin atau pada posisi yang optimal bagi perekonomian (low/zeroinflation), dengan mengontrol keseimbangan jumlah uang dan barang. Apabila jumlah uang yangberedar terlalu banyak maka bank sentral dengan menggunakan instrumen dan otoritas yangdimilikinya.2. Bank umumBank umum adalah lembaga keuangan uang menawarkan berbagai layanan produk dan jasa kepadamasyarakat dengan fungsi seperti menghimpun dana secara langsung dari masyarakat dalamberbagai bentuk, memberi kredit pinjaman kepada masyarakat yang membutuhkan, jual beli valutaasing / valas, menjual jasa asuransi, jasa giro, jasa cek, menerima penitipan barang berharga, danlain sebagainya. Bank umum bersifat mencari keuntungan/ komersil.Jenis- jenis bank berdasarkan kepemilikan:1. Bank Pemerintah: bank yang sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah, baik pusatmaupun daerah;2. Bank swasta nasional: bank yang seba-gian besar modalnya dimiliki oleh swasta nasionalIndonesia;3. Bank koperasi: bank yang sebagian besar atau seluruh modalnya dimiliki oleh perusahaanberbadan hukum koperasi;4. Bank asing: bank yang sebagian besar atau seluruh modalnya dimiliki oleh asing, baik swastamaupun pemerintah asing.5. Bank campuran: bank yang modalnya dimiliki swasta nasional Indonesia dan asing, dan padaumumnya sebagian besar sahamnya dimiliki oleh swasta Indonesia.Jenis-jenis bank berdasarkan statusnya:1. Bank devisa: bank yang melaksanakan transaksi luar negeri atau transaksinya berhubungandengan valas.2. Bank nondevisa: bank yang tidak diperbolehkan melakukan transaksi dengan luar negeri atauberkaitan dengan valas.
    • Jenis-jenis bank berdasarkan cara menentukan harga:1. Bank konvensional: bank yang dalam menentukan harganya menetapkan suatu tingkat bungatertentu, baik untuk dana yang dikumpulkan maupun disalurkan.2. Bank syariah: bank yang penentuan harganya tidak menetapkan suatu tingkat bunga tertentutetapi didasarkan pada prinsip-prinsip syariah.Fungsi-fungsi bank umum yang diuraikan di bawah ini menujukkan betapa pentingnya keberadaanbank umum dalam perekonomian modern, yaitu :1. Penciptaan uangUang yang diciptakan bank umum adalah uang giral, yaitu alat pembayaran lewat mekanismepemindahbukuan (kliring). Kemampuan bank umum menciptakan uang giral menyebabkan possisidan fungsinya dalam pelaksanaan kebijakan moneter.Bank sentral dapat mengurangi ataumenambah jumlah uang yang beredar dengan cara mempengaruhi kemampuan bank umummenciptakan uang giral.2. Mendukung Kelancaran Mekanisme PembayaranFungsi lain dari bank umum yang juga sangat penting adalah mendukung kelancaran mekanismepembayaran. Hal ini dimungkinkan karena salah satu jasa yang ditawarkan bank umum adalah jasa-jasa yang berkaitan dengan mekanisme pembayaran.Beberapa jasa yang amat dikenal adalah kliring, transfer uang, penerimaan setoran-setoran,pemberian fasilitas pembayaran dengan tunai, kredit, fasilitas-fasilitas pembayaran yang mudah dannyaman, seperti kartu plastik dan sistem pembayaran elektronik.3. Penghimpunan Dana Simpanan MasyarakatDana yang paling banyak dihimpun oleh bank umum adalah dana simpanan. Di Indonesia danasimpanan terdiri atas giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan atau bentuk lainnyayang dapat dipersamakan dengan itu. Kemampuan bank umum menghimpun dana jauh lebih besardibandingkan dengan lembaga-lembaga keuangan lainnya. Dana-dana simpanan yang berhasildihimpun akan disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, utamanya melalui penyalurankredit.4. Mendukung Kelancaran Transaksi InternasionalBank umum juga sangat dibutuhkan untuk memudahkan dan atau memperlancar transaksiinternasional, baik transaksi barang/jasa maupun transaksi modal. Kesulitan-kesulitan transaksiantara dua pihak yang berbeda negara selalu muncul karena perbedaan geografis, jarak, budaya dansistem moneter masing-masing negara. Kehadiran bank umum yang beroperasi dalam skalainternasional akan memudahkan penyelesaian transaksi-transaksi tersebut. Dengan adanya bankumum, kepentingan pihak-pihak yang melakukan transaksi internasional dapat ditangani denganlebih mudah, cepat, dan murah.5. Penyimpanan Barang-Barang BerhargaPenyimpanan barang-barang berharga adalah satu satu jasa yang paling awal yang ditawarkan olehbank umum. Masyarakat dapat menyimpan barang-barang berharga yang dimilikinya sepertiperhiasan, uang, dan ijazah dalam kotak-kotak yang sengaja disediakan oleh bank untuk disewa(safety box atau safe deposit box). Perkembangan ekonomi yang semakin pesat menyebabkan bankmemperluas jasa pelayanan dengan menyimpan sekuritas atau surat-surat berharga.6. Pemberian Jasa-Jasa LainnyaDi Indonesia pemberian jasa-jasa lainnya oleh bank umum juga semakin banyak dan luas. Saat inikita sudah dapat membayar listrik, telepon membeli pulsa telepon seluler, mengirim uang melaluiatm, membayar gaji pegawai dengan menggunakan jasa-jasa bank.
    • Bank umum adalah bank yang memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.Tugas pokok bank umum1. menghimpun dana dari masyarakat (menerima tabungan)2. memberikan pinjaman/kredit kepada masyarakat3. memberikan jasa-jasa kepada masyarakat dalam bidang keuanganBank sentral adalah bank yang bertugas sebagai bank sirkulasi dan sebagai induk dari bank lainnya(bankers of bank). Di Indonesia yang berperan sebagai bank sentral adalah Bank Indonesia.Tugas Bank sentral, antara lain ;1. mengedarkan uang dan pengaturan peredarannya (uang yang dikeluarkan oleh bankIndonesia merupakan alat pembayaran yang sah di Indonesia)2. membina bank yang lainnya agar menjadi bank yang sehat3. mengawasi bank-bank4. mengusahakan stabilitas ekonomi5. pemegang kas pemerintah6. pemimpin kliring7. sumber dana terakhir (last ending resort)8. membuat peraturan tentang perbankan9. menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter10. mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaranhttp://anisamaulina.blogspot.com/2012/03/peran-bank-umum-dan-bank-sentral.htmlKegiatan Usaha BPR1 Kegiatan usaha yang dapat dilakukan BPR• Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa depositoberjangka, tabungan dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.• Memberikan kredit.• Menempatkan dananya dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI),seperti deposito berjangka,sertifikat deposito dan atau tabungan pada Bank lain..2 Kegiatan usaha yang tidak dapat dilakukan oleh BPR• Menerima jenis simpanan berupa giro dan ikut serta dalam melakukan lalu lintas pembayaran.• Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing kecuali sebagai pelaku pedagang valuta asing(dengan izin Bank Indonesia).• Melakukan penyertaan modal.• Melakukan usaha perasuransian.• Melakukan usaha lain di luar kegiatan usaha sebagaimana disebutkan pada butir 1.http://nofrianus.wordpress.com/2011/02/28/sejarah-singkat-bank-perkreditan-rakyat-bpr/Prinsip-prinsip 5C tersebut antara lain:Character adalah data tentang kepribadian dari calon pelanggan seperti sifat-sifat pribadi,kebiasaan-kebiasaannya, cara hidup, keadaan dan latar belakang keluarga maupun hobinya.Character ini untuk mengetahui apakah nantinya calon nasabah ini jujur berusaha untuk memenuhikewajibannya dengan kata lain ini merupakan willingness to pay.
    • Capacity merupakan kemampuan calon nasabah dalam mengelola usahanya yang dapat dilihat daripendidikannya, pengalaman mengelola usaha (business record) nya, sejarah perusahaan yangpernah dikelola (pernah mengalami masa sulit apa tidak, bagaimana mengatasi kesulitan). Capacityini merupakan ukuran dari ability to play atau kemampuan dalam membayar.Capital adalah kondisi kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan yang dikelolanya. Hal ini bisa dilihatdari neraca, laporan rugi-laba, struktur permodalan, ratio-ratio keuntungan yang diperoleh sepertireturn on equity, return on investment. Dari kondisi di atas bisa dinilai apakah layak calon pelanggandiberi pembiayaan, dan beberapa besar plafon pembiayaan yang layak diberikan.Collateral adalah jaminan yang mungkin bisa disita apabila ternyata calon pelanggan benar-benartidak bisa memenuhi kewajibannya. Collateral ini diperhitungkan paling akhir, artinya bilamanamasih ada suatu kesangsian dalam pertimbangan-pertimbangan yang lain, maka bisa menilai hartayang mungkin bisa dijadikan jaminan.Condition, pembiayaan yang diberikan juga perlu mempertimbangkan kondisi ekonomi yangdikaitkan dengan prospek usaha calon nasabah. Ada suatu usaha yang sangat tergantung dari kondisiperekonomian, oleh karena itu perlu mengaitkan kondisi ekonomi dengan usaha calon pelanggan.http://ngenyiz.blogspot.com/2009/02/prinsip-pemberian-kredit-5c-principle.htmla. Kebaikan kredit1. Meningkatkan produktivitas modalPemilik modal dapat meningkatkan produktivitas modal dengan meminjamkan uangnya kepadapengusaha yang memerlukannya sehingga produksi meningkat.2. Memperlancar tukar-menukarDengan kredit timbul alat pembayaran baru berupa uang giral dan wesel sehingga pengusaha dapatmemenuhi keperluannya menggunakan uang giral tersebut.3. Meningkatkan peredaran barangBarang yang diperjualbelikan dapat dibayar dengan uang giral atau dibeli secara kredit sehinggajumlah barang yang diperjualbelikan bertambah dan peredaran uang meningkat.b. Keburukan kredit1. Hidup konsumtif, artinya orang terdorong untuk melakukan transaksi yang terjadi di luar bataskemampuan ekonominya dengan cara membeli barang-barang konsumsi.2. Jumlah uang yang beredar bertambah (inflasi), artinya kredit akan memperbesar jumlah uang yangberedar dalam masyarakat yang berakibat harga-harga naik (nilai uang turun).3. Spekulasi, artinya dengan mengharapkan untung yang besar pengusaha membeli ataumemperbesar usaha dengan cara meminjam. Akibat buruk akan terjadi bila perusahaan ternyatamengalami kerugian. Perusahaan tidak mampu lagi melunasi segala kewajibannya.http://ekonomikelasx.blogspot.com/2012/03/kebaikan-dan-keburukan-kredit.htmlKebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuantertentu; seperti menahan inflasi, dan mendorong usaha pembangunan nasional. Kebijakan moneter
    • pada dasarnya merupakan suatu kebijakan yang bertujuan untuk mencapai keseimbangan internal(pertumbuhan ekonomi yang tinggi, stabilitas harga, pemerataan pembangunan) dan keseimbanganeksternal (keseimbangan neraca pembayaran) serta tercapainya tujuan ekonomi makro, yaknimenjaga stabilisasi ekonomi yang dapat diukur dengan kesempatan kerja, kestabilan harga sertaneraca pembayaran internasional yang seimbang.Jenis – jenis kebijaksanaan moneter1. Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation)Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membelisurat berharga pemerintah (government securities). Jika ingin menambah jumlah uang beredar,pemerintah akan membeli surat berharga pemerintah. Namun, bila ingin jumlah uang yang beredarberkurang, maka pemerintah akan menjual surat berharga pemerintah kepada masyarakat. Suratberharga pemerintah antara lain diantaranya adalah SBI atau singkatan dari Sertifikat Bank Indonesiadan SBPU atau singkatan atas Surat Berharga Pasar Uang.2. Fasilitas Diskonto (Discount Rate)Fasilitas diskonto adalah pengaturan jumlah uang yang beredar dengan memainkan tingkat bungabank sentral pada bank umum. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkantingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yangberedar berkurang.3. Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio)Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah danacadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah. Untuk menambah jumlah uang,pemerintah menurunkan rasio cadangan wajib. Untuk menurunkan jumlah uang beredar,pemerintah menaikkan rasio.4. Himbauan Moral (Moral Persuasion)Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar denganjalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. Contohnya seperti menghimbau perbankanpemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uangberedar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyakjumlah uang beredar pada perekonomian.kebijakan fiskal
    • Kebijakan fiskal adalah kebijakan yang dibuat pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatunegara melalui pengeluaran dan pendapatan (berupa pajak) pemerintah. Kebijakan fiskal berbedadengan kebijakan moneter, yang bertujuan men-stabilkan perekonomian dengan cara mengontroltingkat bunga dan jumlah uang yang beredar. Instrumen utama kebijakan fiskal adalah pengeluarandan pajak.