KATA PENGANTARDengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas segala limpahanrahmat dan karunia-Nya kepada kami, ...
DAFTAR ISIHalaman Judul .................................................................................. iKata pengantar...
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangIndonesia adalah suatu Negara demokrasi yang kekuasaan pemerintahannyaberasal dari warga ...
B. Rumusan MasalahAdapun rumusan masalahnya sebagai berikut:1. Apa pengertian warga Negara ?2. Apa saja hak dan kewajiban ...
BAB IIPEMBAHASANA. Pengertian Hak, Kewajiban, dan Warga Negara1. Pengertian Hak dan KewajibanHak adalah Sesuatu yang mutla...
antara hak dan kewajiban. Jika keseimbangan itu tidak ada akan terjadi kesenjangansosial yang berkepanjangan.Untuk mencapa...
terdaftar sebagai penduduk/warga. Kepada orang ini akan diberikan nomor identitasyang unik (Nomor Induk Kependudukan, NIK)...
10. anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia apabila ayah dan ibunya tidakmemiliki kewarganegaraan atau tidak ...
Di samping perolehan status kewarganegaraan seperti tersebut di atas,dimungkinkan pula perolehan kewarganegaraan Republik ...
Kedua prinsip kewarganegaraan ini digunakan secara bersama denganmengutamakan salah satu, tetapi tanpa meniadakan yang sat...
- Hak atas kelangsungan hidup. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup,tumbuh, dan Berkembang”- Hak untuk mengembangka...
Setiap orang wajib menghormati hak asai manusia orang lain- Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-u...
4. Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dankepercayaan masing-masing yang dipercayai5. S...
BAB IVPENUTUPA. KesimpulanHak adalah Sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannyatergantung kepada kita sendir...
Hak-Hak kita warga negara sebagai anggota masyarakat telah tercantum dalamUndang-Undang Dasar sebagai berikut:Pasal 27 (2)...
DAFTAR PUSTAKA(http://nurulhaj19.wordpress.com/hak-dan-kewajiban-warga-negara-indonesia/)(http://cheetz89.wordpress.com/20...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Makalah

385 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
385
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
7
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Makalah

  1. 1. KATA PENGANTARDengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas segala limpahanrahmat dan karunia-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan tugasmakalah dengan judul :“ HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA ”Berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas daribantuan berbagai pihak untuk itu dalam kesempatan ini kami menyampaikan rasahormat dan terima kasih kepada :1. Ibu Farida Catur Wulan Anggraini, S.Pd, selaku dosen mata kuliah PendidikanKewarganegaraan di Universitas Muhammadiah Makassar.2. Teman-teman anggota kelompok 2 yang ikut bekerja sama atas penyelesaian makalahini, beserta3. Rekan- rekan kami yang telah memberi dukungan pada kami.Kami menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih jauh darikesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Namun demikian, kami telahberusaha dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang kami miliki sehinggadapat selesai dengan baik, oleh karena itu dengan rendah hati dan tangan terbuka kamimengharapkan kritik dan saran dari pembaca.Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagimahasiswa prodi ILMU ADMINISTRASI NEGARA. Akhirnya bila ada kata-kata yangkurang berkenan bagi pembaca kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.Makassar, 24 April 2013Penulisii
  2. 2. DAFTAR ISIHalaman Judul .................................................................................. iKata pengantar .................................................................................. iiDaftar isi............................................................................................. iiiBAB I Pendahuluan : ......................................................................... 1A. Latar Belakang .................................................................................. 1B. Rumusan Masalah ............................................................................ 2C. Tujuan pembahasan ......................................................................... 2BAB II Pembahasan : ........................................................................ 3A. Pengertian Hak Dan Kewajiban Warga Negara ................................. 3B. Asas Kewarganegaraan .................................................................... 7C. Hak dan kewajiban WNI yang di cantumkan dalam UUD 1945 ......... 8BAB III Penutup : ............................................................................... 12A. Kesimpulan ....................................................................................... 12B. Saran ................................................................................................ 13Daftar Pustaka ................................................................................... 14iii
  3. 3. BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangIndonesia adalah suatu Negara demokrasi yang kekuasaan pemerintahannyaberasal dari warga negara. Warga negara disini sangat berperan dalam pembangunansuatu Negara. Warga negara diartikan sebagai orang-orang yang menjadi bagian darisuatu penduduk yang menjadi unsur negara. Negara mempunyai hak dan kewajibanbagi warga negaranya begitu pula dengan warga negaranya juga mempunyai hak dankewajiban terhadap Negaranya. Sebagai warga negara yang baik kita wajib membinadan melaksanakan hak dan kewajiban kita dengan tertib. Seperti apakah hak dankewajiban tersebut yang seharusnya dipertanggungjawabkan oleh rakyat tersebut.Dalam makalah ini akan mencoba membahas tentang hak dan kewajiban yangdilakukan oleh setiap rakyat tersebut. Hak dan kewajiban warga negara diatur dalamUUD 1945 itu bagian dari latar belakang dari kewarganegaraan. Tujuan untuk agar paragenerasi muda mempelajari pendidikan kewarganegaraan untuk menyadarkan kitabahwa semangat perjuangan bangsa yang merupakan kekuatan mental spiritual telahmelahirkan kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan. Perjuangan ini dilandasioleh nilai-nilai perjuangan bangsa sehingga kita tetap memiliki wawasan dan kesadaranbernegara, sikap dan prilaku yang cinta tanah air dan mengutamakan persatuan sertakesatuan bangsa dalam rangka bela negara demi tetap utuh dan tegaknya NKRI.Dengan itu kita sebagai generasi muda diharapkan menumbuhkan wawasan dankesadaran bernegara, sikap serta perilaku cinta tanah air dan bersendikan kebudayaan,wawasan nusantara serta ketahanan nasional dalam diri para mahasiswa.
  4. 4. B. Rumusan MasalahAdapun rumusan masalahnya sebagai berikut:1. Apa pengertian warga Negara ?2. Apa saja hak dan kewajiban warga Negara ?3. Apa hak dan kewajiban warga negara sebagai anggota masyarakat berdasarkan UUD1945?4. Pasal berapa pada UUD 1945 yang membahas tentang hak dan kewajiban WNI?C. Tujuan PembahasanAdapun tujuan pembahasan Makalah ini adalah:1. Untuk mempelajari tentang Hak dan Kewajiban Warga Negara Sebagai AnggotaMasyarakat.2. Untuk memberikan pengetahuan kepada para pembaca tentang Hak dan KewajibanWNI berdasarkan UUD 1945.3. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan.
  5. 5. BAB IIPEMBAHASANA. Pengertian Hak, Kewajiban, dan Warga Negara1. Pengertian Hak dan KewajibanHak adalah Sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantungkepada kita sendiri. Contohnya: hak mendapatkan pengajaran, hak mendapatkan nilaidari guru dan sebagainya. Adapun Prof. Dr. Notonagoro mendefinisikannya sebagaiberikut: “Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinyaditerima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lainmanapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya.Wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan ataudiberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang padaprinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan (Prof. Dr.Notonagoro). Sedangkan Kewajiban adalah Sesuatu yang harus dilakukan denganpenuh rasa tanggung jawab. Contohnya : melaksanakan tata tertib di sekolah,membayar SPP atau melaksanakan tugas yang diberikan guru dengan sebaik-baiknyadan sebagainya.Hak dan Kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan, akan tetapiterjadi pertentangan karena hak dan kewajiban tidak seimbang. Bahwa setiap warganegara memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan penghidupan yang layak, tetapipada kenyataannya banyak warga negara yang belum merasakan kesejahteraan dalammenjalani kehidupannya. Semua itu terjadi karena pemerintah dan para pejabat tinggilebih banyak mendahulukan hak daripada kewajiban. Padahal menjadi seorang pejabatitu tidak cukup hanya memiliki pangkat akan tetapi mereka berkewajiban untukmemikirkan diri sendiri. Jika keadaannya seperti ini, maka tidak ada keseimbangan
  6. 6. antara hak dan kewajiban. Jika keseimbangan itu tidak ada akan terjadi kesenjangansosial yang berkepanjangan.Untuk mencapai keseimbangan antara hak dan kewajiban, yaitu dengan caramengetahui posisi diri kita sendiri. Sebagai seorang warga negara harus tahu hak dankewajibannya. Seorang pejabat atau pemerintah pun harus tahu akan hak dankewajibannya. Seperti yang sudah tercantum dalam hukum dan aturan-aturan yangberlaku. Jika hak dan kewajiban seimbang dan terpenuhi, maka kehidupan masyarakatakan aman sejahtera. Hak dan kewajiban di Indonesia ini tidak akan pernah seimbang.Apabila masyarakat tidak bergerak untuk merubahnya. Karena para pejabat tidak akanpernah merubahnya, walaupun rakyat banyak menderita karena hal ini. Mereka lebihmemikirkan bagaimana mendapatkan materi daripada memikirkan rakyat, sampai saatini masih banyak rakyat yang belum mendapatkan haknya. Oleh karena itu, kita sebagaiwarga negara yang berdemokrasi harus bangun dari mimpi kita yang buruk ini danmerubahnya untuk mendapatkan hak-hak dan tak lupa melaksanakan kewajiban kitasebagai rakyat Indonesia.Sebagaimana telah ditetapkan dalam UUD 1945 pada pasal 28, yangmenetapkan bahwa hak warga negara dan penduduk untuk berserikat dan berkumpul,mengeluarkan pikiran dengan lisan maupun tulisan, dan sebagainya, syarat-syarat akandiatur dalam undang-undang. Pasal ini mencerminkan bahwa negara Indonesia bersifatdemokrasi. Pada para pejabat dan pemerintah untuk bersiap-siap hidup setara dengankita. Harus menjunjung bangsa Indonesia ini kepada kehidupan yang lebih baik danmaju. Yaitu dengan menjalankan hak-hak dan kewajiban dengan seimbang. Denganmemperhatikan rakyat-rakyat kecil yang selama ini kurang mendapat kepedulian dantidak mendapatkan hak-haknya.2. Pengertian WNISeorang Warga Negara Indonesia (WNI) adalah orang yang diakui oleh UU sebagaiwarga negara Republik Indonesia. Kepada orang ini akan diberikan Kartu TandaPenduduk, berdasarkan Kabupaten atau (khusus DKI Jakarta) Provinsi, tempat ia
  7. 7. terdaftar sebagai penduduk/warga. Kepada orang ini akan diberikan nomor identitasyang unik (Nomor Induk Kependudukan, NIK) apabila ia telah berusia 17 tahun danmencatatkan diri di kantor pemerintahan. Paspor diberikan oleh negara kepada warganegaranya sebagai bukti identitas yang bersangkutan dalam tata hukum internasional.Kewarganegaraan Republik Indonesia diatur dalam UU no. 12 tahun 2006 tentangKewarganegaraan Republik Indonesia. Menurut UU ini, orang yang menjadi WargaNegara Indonesia (WNI) adalah:1. setiap orang yang sebelum berlakunya UU tersebut telah menjadi WNI2. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ayah dan ibu WNI3. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah WNI dan ibu warganegara asing (WNA), atau sebaliknya4. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu WNI dan ayah yang tidakmemiliki kewarganegaraan atau hukum negara asal sang ayah tidak memberikankewarganegaraan kepada anak tersebut5. anak yang lahir dalam tenggang waktu 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia dariperkawinan yang sah, dan ayahnya itu seorang WNI6. anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNI7. anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNA yang diakui oleh seorangayah WNI sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebutberusia 18 tahun atau belum kawin8. anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia yang pada waktu lahir tidakjelas status kewarganegaraan ayah dan ibunya.9. anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah negara Republik Indonesia selamaayah dan ibunya tidak diketahui
  8. 8. 10. anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia apabila ayah dan ibunya tidakmemiliki kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya11. anak yang dilahirkan di luar wilayah Republik Indonesia dari ayah dan ibu WNI, yangkarena ketentuan dari negara tempat anak tersebut dilahirkan memberikankewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan12. anak dari seorang ayah atau ibu yang telah dikabulkan permohonankewarganegaraannya, kemudian ayah atau ibunya meninggal dunia sebelummengucapkan sumpah atau menyatakan janji setia.Selain itu, diakui pula sebagai WNI bagi:1. anak WNI yang lahir di luar perkawinan yang sah, belum berusia 18 tahun dan belumkawin, diakui secara sah oleh ayahnya yang berkewarganegaraan asing2. anak WNI yang belum berusia lima tahun, yang diangkat secara sah sebagai anakoleh WNA berdasarkan penetapan pengadilan3. anak yang belum berusia 18 tahun atau belum kawin, berada dan bertempat tinggal diwilayah RI, yang ayah atau ibunya memperoleh kewarganegaraan Indonesia4. anak WNA yang belum berusia lima tahun yang diangkat anak secara sah menurutpenetapan pengadilan sebagai anak oleh WNI.Kewarganegaraan Indonesia juga diperoleh bagi seseorang yang termasuk dalamsituasi sebagai berikut:1. Anak yang belum berusia 18 tahun atau belum kawin, berada dan bertempat tinggal diwilayah Republik Indonesia, yang ayah atau ibunya memperoleh kewarganegaraanIndonesia2. Anak warga negara asing yang belum berusia lima tahun yang diangkat anak secarasah menurut penetapan pengadilan sebagai anak oleh warga negara Indonesia
  9. 9. Di samping perolehan status kewarganegaraan seperti tersebut di atas,dimungkinkan pula perolehan kewarganegaraan Republik Indonesia melalui prosespewarganegaraan. Warga negara asing yang kawin secara sah dengan warga negaraIndonesia dan telah tinggal di wilayah negara Republik Indonesia sedikitnya lima tahunberturut-turut atau sepuluh tahun tidak berturut-turut dapat menyampaikan pernyataanmenjadi warga negara di hadapan pejabat yang berwenang, asalkan tidakmengakibatkan kewarganegaraan ganda.Berbeda dari UU Kewarganegaraan terdahulu, UU Kewarganegaraan tahun 2006 inimemperbolehkan dwikewarganegaraan secara terbatas, yaitu untuk anak yang berusiasampai 18 tahun dan belum kawin sampai usia tersebut. Pengaturan lebih lanjutmengenai hal ini dicantumkan pada Peraturan Pemerintah no. 2 tahun 2007.Dari UU ini terlihat bahwa secara prinsip Republik Indonesia menganut asaskewarganegaraan ius sanguinis; ditambah dengan ius soli terbatas dankewarganegaraan ganda terbatas.B. ASAS KEWARGANEGARAANAdapun untuk menentukan siapa-siapa yang menjadi warga negara, digunakan 2kriterium, yaitu:1. Kriterium kelahiran. Berdasarkan kriterium ini, masih dibedakan lagi menjadi 2, yaitu:a) Kriterium kelahiran menurut asas keibubapaan atau disebut pula Ius Sanguinis. Didalam asas ini, seseorang memperoleh kewarganegaraan suatu negara berdasarkanasas kewarganegaraan orang tuanya, di manapun ia dilahirkan.b) Kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau Ius Soli. Di dalam asas ini,seseorang memperoleh kewarganeraannya berdasarkan negara tempat di mana diadilahirkan, meskipun orang tuanya bukan warga negara dari negara tersebut.
  10. 10. Kedua prinsip kewarganegaraan ini digunakan secara bersama denganmengutamakan salah satu, tetapi tanpa meniadakan yang satu. Konflik antara Ius Solidan Ius Sanguinis akan menyebabkan terjadinya kewarganegaraan rangkap (bi-patride)atau tidak mempunya kewarganegaraan sama sekali (a-patride). Berhubungan denganitu, maka untuk menentukan kewarga negaraan seseorang digunakan 2 stelselkewarganegaraan (di samping kedua asas di atas), yaitu stelsel aktif dan stelsel pasif.Pelaksanaan kedua stelselo ini kita bedakan dalam:- Hak Opsi : ialah hak untuk memiliki kewarganegaraan (pelaksanaan stelsel aktif);- Hak Reputasi, ialah hak untuk menolak kewarganegaraan (pelaksana stelsel pasif).C. HAK & KEWAJIBAN WNI YANG DICANTUMKAN DALAM UUD 19451. Wujud Hubungan Warga Negara dengan Negara Wujud hubungan warga negaradan negara pada umumnya berupa peranan (role).2. Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Hak kewajiban warga negaraIndonesia tercantum dalam pasal 27 sampai dengan pasal 34 UUD 1945.a. Hak Warga Negara Indonesia :- Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak : “Tiap warga negara berhak ataspekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” (pasal 27 ayat 2).- Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: “Setiap orang berhak untuk hidupserta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.”(pasal 28A).- Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yangsah (pasal 28B ayat 1).
  11. 11. - Hak atas kelangsungan hidup. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup,tumbuh, dan Berkembang”- Hak untuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya danberhak mendapat pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya demimeningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia. (pasal 28C ayat 1)- Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untukmembangun masyarakat, bangsa, dan negaranya. (pasal 28C ayat 2).- Hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil sertaperlakuan yang sama di depan hukum.(pasal 28D ayat 1).- Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hakkemerdekaan pikiran dan hati nurani,hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hakuntuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasarhukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalamkeadaan apapun. (pasal 28I ayat 1).b. Kewajiban Warga Negara Indonesia :- Wajib menaati hukum dan pemerintahan. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi :segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan danwajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.- Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945menyatakan : setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaannegara”.- Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain. Pasal 28J ayat 1 mengatakan :
  12. 12. Setiap orang wajib menghormati hak asai manusia orang lain- Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang. Pasal28J ayat 2 menyatakan : “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya,setiap orangwajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang denganmaksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan oranglain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.”- Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Pasal 30 ayat (1)UUD 1945. menyatakan: “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalamusaha pertahanan dan keamanan negara.c. Contoh Hak dan Kewajiban Sebagai Warga Negara IndonesiaBerikut ini adalah beberapa contoh hak dan kewajiban kita sebagai rakyat Indonesia.Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama satu sama lain tanpaterkecuali. Persamaaan antara manusia selalu dijunjung tinggi untuk menghindariberbagai kecemburuan sosial yang dapat memicu berbagai permasalahan di kemudianhari. Namun biasanya bagi yang memiliki banyak uang atau tajir bisa memilikitambahan hak dan pengurangan kewajiban sebagai warga negara kesatuan republikIndonesia.Contoh Hak Warga Negara Indonesia1. Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum2. Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak3. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalampemerintahan
  13. 13. 4. Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dankepercayaan masing-masing yang dipercayai5. Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran6. Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesiaatau NKRI dari serangan musuh7. Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat, berkumpulmengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlakuContoh Kewajiban Warga Negara Indonesia1. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela,mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh2. Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan olehpemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda)3. Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukumdan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya4. Setiap warga negara berkewajiban taat, tunduk dan patuh terhadap segala hukumyang berlaku di wilayah negara indonesia5. Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangunbangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik.
  14. 14. BAB IVPENUTUPA. KesimpulanHak adalah Sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannyatergantung kepada kita sendiri. Sedangkan Kewajiban adalah Sesuatu yang harusdilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. Kedua harus menyatu, maksudnyadikala hak-hak kita sebagai warga negara telah didapatkan, maka kita juga harusmenenuaikan kewajiban kita kepada negara seperti: membela negara, ikut andil dalammengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif yang bisa memajukan bangsa ini.Warga Negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh PemerintahNegara tersebut dan mengakui Pemerintahnya sendiri. Adapun pengertian pendudukmenurut Kansil adalah mereka yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu yangditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan, diperkenankan mempunyaitempat tinggal pokok (domisili) dalam wilayah negara itu.Adapun untuk menentukan siapa-siapa yang menjadi warga negara, digunakan 2kriterium, yaitu:1. Kriterium kelahiran. Berdasarkan kriterium ini, masih dibedakan lagi menjadi 2, yaitu:a) Kriterium kelahiran menurut asas keibubapaan atau disebut pula Ius Sanguinis.b) Kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau Ius Soli.2. Naturalisasi atau pewarganegaraan, adalah suatu proses hukum yang menyebabkanseseorang dengan syarat-syarat tertentu mempunyai kewarganeraan negara lain.
  15. 15. Hak-Hak kita warga negara sebagai anggota masyarakat telah tercantum dalamUndang-Undang Dasar sebagai berikut:Pasal 27 (2) : Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupannya yanglayak bagi kemanusiaan.Pasal 30 (1) : Tiap-tiap warga negara berhak ikut serta dalam usaha pembelaan negara.Pasal 31 (1) : Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran.Di samping adanya pasal-pasal yang menyebutkan tentang hak-hak warga negara, diUndang-Undang Dasar juga terdapat di dalamnya tentang kewajiban-kewajiban kitawarga negara sebagai anggota masyarkat, adapun bunyinya sebagai berikut:.Pasal 27 (1) : Segala Warga negara.....wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itudengan tidak ada kecualinya.Pasal 30 (1) : Tiap-tiap warga negara berhak ikut serta dalam usaha pembelaan negara.B. SARANDengan ditulisnya makalah yang menjelaskan tentang Hak dan KewajibanWarga Negara Sebagai Anggota Masyarakat ini, semoga kita semua bisa benar-benarmemahami tentang apa yang seharusnya kita dapatkan sebagai warga negara di negeriini. Sehingga, jika ada hak-hak yang belum kita dapatkan, kita bisamemperjuangkannya. Begitu juga sebaliknya, jika hak-hak sebagai warga negara telahkita terima, maka sepatutnya kita menjalankan kewajiban kita sebagai warga negara.Dengan demikian, negeri ini akan maju dan penuh dengan keadilan, kemakmuran,aman dan sejahtera.
  16. 16. DAFTAR PUSTAKA(http://nurulhaj19.wordpress.com/hak-dan-kewajiban-warga-negara-indonesia/)(http://cheetz89.wordpress.com/2011/11/04/hak-dan-kewajiban-sebagai-warga-negara-indonesia/)Drs. H.M. Arifin Noor. 2007. ISD (Ilmu Sosial Dasar) Untuk UIN, STAIN, PTAIS SemuaFakultas dan Jurusan Komponen MKU. Bandung: Pustaka Setia.Prof. DR. H. Kaelani, M.S. dan Drs. H. Achmad Zubaidi, M.Si. 2007. PendidikanKewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Paradigma

×