Bab 4 - Perencanaan dan Perekrutan Personalia

5,020 views
4,718 views

Published on

Published in: Business, Technology
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
5,020
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
314
Actions
Shares
0
Downloads
211
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bab 4 - Perencanaan dan Perekrutan Personalia

  1. 1. MANAJEMEN PERSONALIA - Gary Dessler TIM BAB 4 Perencanaan dan Perekrutan Personalia
  2. 2. BAB 4 Perencanaan dan Perekrutan Personalia Penerbit Erlangga
  3. 3. Fungsi-fungsi dalam Perencanaan Personalia Penerbit Erlangga
  4. 4. Tiga Prediksi dalam Penyusunan Perencanaan Personalia <ul><li>Prediksi kebutuhan personalia </li></ul><ul><li>Prediksi persediaan calon dari luar </li></ul><ul><li>Prediksi persediaan dari dalam </li></ul>Penerbit Erlangga
  5. 5. Langkah-langkah Memprediksi Kebutuhan Personalia <ul><li>Memperkirakan kebutuhan bagi produk dan jasa (“penjualan”) </li></ul><ul><li>Memproyeksikan volume produksi untuk memenuhi estimasi penjualan </li></ul><ul><li>Menghubungkan antara perkiraan produksi itu dengan kebutuhan tenaga kerja </li></ul>Penerbit Erlangga
  6. 6. Sumber-sumber Pelamar yang Cakap <ul><li>Sumber internal (promosi dari dalam) </li></ul><ul><li>Pengiklanan </li></ul><ul><li>Badan tenaga kerja </li></ul><ul><li>Perekrut eksekutif </li></ul><ul><li>Perekrut perguruan tinggi </li></ul><ul><li>Acuan dan pelamar langsung </li></ul>Penerbit Erlangga
  7. 7. Larangan Diskriminasi Pengkaryaan <ul><li>Hukum melarang tindakan diskriminasi terhadap individu dalam pengkaryaan berdasarkan ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, asal-usul kebangsaan, atau usia –kecuali apabila agama, jenis kelamin, atau asal-usul kebangsaan merupakan BKP. </li></ul>Penerbit Erlangga
  8. 8. Formulir Lamaran <ul><li>Seleksi penyaringan awal di hampir semua perusahaan dimulai dengan formulir lamaran </li></ul><ul><li>Para manajer umumnya memakai formulir ini sebagai data latar belakang, tetapi data dari formulir tersebut bisa juga dimanfaatkan untuk memperkirakan prestasi pelamar –contohnya perkiraan lama masa kerja, keberhasilan pekerjaan, atau kemungkinan mencuri </li></ul>Penerbit Erlangga
  9. 9. Tujuh Langkah Metode Pemanfaatan Formulir Lamaran <ul><li>Memutuskan ukuran keberhasilan </li></ul><ul><li>Menetapkan prestasi “tinggi” dan “rendah” </li></ul><ul><li>Menetapkan jawaban “tinggi” dan “rendah” </li></ul><ul><li>Menghitung persentase perbedaan </li></ul><ul><li>Mengubah persentase perbedaan menjadi bobot </li></ul><ul><li>Menjumlahkan nilai total pelamar </li></ul><ul><li>Menetapkan nilai total “ideal” </li></ul>Penerbit Erlangga
  10. 10. Hubungan Motivasi dengan Perekrutan <ul><li>Perencanaan dan perekrutan tenaga kerja berpengaruh langsung terhadap motivasi pegawai, karena motivasi tergantung pada pengangkatan pegawai yang memiliki bakat untuk melaksanakan pekerjaan dengan baik </li></ul>Penerbit Erlangga
  11. 11. Seleksi untuk yang Terbaik <ul><li>Makin cakap pelamar yang datang, makin tinggi pula standar seleksinya </li></ul><ul><li>Dengan keberadaan pelamar yang cakap, seleksi dapat memilih yang terbaik </li></ul><ul><li>Proses pemilihan yang terbaik ini biasa dimulai dengan presentasi dan wawancara yang selektif </li></ul>Penerbit Erlangga
  12. 12. Piramida Hasil Perekrutan Penerbit Erlangga

×