Your SlideShare is downloading. ×
0
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

faktor faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas susu

5,772

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
5,772
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
89
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN KOMPOSISI AIR SUSU OLEH : NI MADE SUCI SUKMAWATI
  • 2. PENDAHULUAN Susu adalah cairan dari kelenjar susu yang diperoleh dengan cara pemerahan sapi selama masa laktasi, tanpa adanya penambahan atau pengurangan komponen apapun pada cairan tersebut. Mrp bahan makanan bernilai gizi tinggi mengandung zat gizi yang lengkap dan dalam proporsi seimbang semua zat makanan yang terkandung dalam susu dapat diserap oleh darah dan dimanfaatkan oleh tubuh. bermanfaat dalam menunjang pertumbuhan dan kesehatan tubuh
  • 3. KOMPOSISI AIR SUSU Air (87,90%) Air Susu Lemak (3,45%) Bahan Kering (12,10%) * Protein (3,20%) BKTL * Laktosa (4,60%) (8,65%) Kasein (2,70%) Albumin (0,50%) * Vitamin,enzim,gas (0,85%) Mudah berubah  genetik dan lingkungan Sumber : Sudono (1989)
  • 4. A. Faktor Fisiologis 1. Bangsa dan individu (genetik) 2. Masa laktasi 3. Umur dan besar badan 4. Infeksi/peradangan pada ambing 5. Berahi dan kebuntingan B. Faktor Lingkungan : 1. Pakan Ternak 2. Lama masa kering 3. Selang dan frekuensi pemerahan 4. Musim dan suhu lingkungan
  • 5. 1. Bangsa dan individu Sapi perah yang yang berasal dari bangsa yang mampu berproduksi susu tinggi akan menurunkan sifat-sifat produksi tersebut kepada keturunannya. Contoh : Tabel 4 . Produksi air susu beberapa jenis sapi perah Jenis Sapi Holstein Brown Swiss Ayrshire Guernsey Jersey Produksi Susu (kg) 6.330 5.540 5.040 4.370 4.020
  • 6. Sapi Perah Subtropis Friesian Holstein (FH) 6.330 kg Brown Swiss 5.540 kg Jersey 4.302 kg Sapi Perah Daerah Tropis Ayrshire 5.040 kg Guernsey 4.370 kg Sahiwal 2500-3000 kg Red Sindhi 2000 kg
  • 7. Tabel 1. Produksi dan komposisi air susu beberapa jenis sap Produksi susu (kg) BK (%) Protein (%) Lemak (%) Laktosa (%) Mineral (%) Holstein 6330 12,2 3,1 3,5 4,9 0,70 Brown Swiss 5540 13,3 3,6 4,0 5,0 0,70 Ayrshire 5040 13,1 3,6 4,1 4,7 0,70 Guernsey 4370 14,4 3,8 5,0 4,9 0,70 Jersey 4020 15,0 3,9 5,5 4,9 0,70 Jenis sapi
  • 8. 2. Masa laktasi Bln ke-2 Bln ke-3 Kadar lemak Produksi susu Kadar protein Gambar 1. Pengaruh masa laktasi terhadap produksi susu, kadar lemak dan kadar protein air susu (Chiappesoni 2004).
  • 9. Gambar 2. Produksi susu, persentase lemak dan protein air susu sapi Holstein
  • 10. Tabel 2. Rataan komposisi kolostrum dan air susu biasa Komponen susu Kolostrum (%) Air susu (%) Bahan kering 28,30 12,86 Abu 1,58 0,72 Lemak 0,15-12,0 4,00 Laktosa 2,50 4,80 Kasein 4,76 2,80 Albumin 1,50 0,54 Globulin 15,06 Jumlah protein 21,32 3,34 Kolostrum : 1-5 hari setelah beranak, kadang-kadang 10-15 hari
  • 11. 3. Umur dan Besar Badan • Sapi mencapai puncak produksi susu ketika berumur 6-8 tahun. • Sapi perah yg telah dewasa (umur 6 th) memproduksi susu 25% lebih banyak daripada saat umur 2 th, dan setelah umur 8 th produksi susu menurun perlahanlahan • Bertambahnya umur sapi perah atau bertambahnya jumlah laktasi berpengaruh terhadap lemak dan BKTL • Dari laktasi pertama sampai kelima terjadi penurunan persentase lemak susu 0,2% dan BK 0,4% • Sapi perah dengan besar badan dua kali dari sapi lain, akan memproduksi susu 70% lebih banyak
  • 12. Tabel 1.3. hasil analisis catatan produksi sapi FH diperternakan sapi perah di Biara Rowoseneng, Temanggung, Jawa Tangah. No Umur sapi saat Laktasi Rata-rata Persentase produksi melahirkan ke produksi susu susu (mature cows) (tahun) (305 hari) 1 2–3 I 2.577 kg 75 % 2 3–4 II 3.093 kg 91 % 3 4–5 III 3.251 kg 95 % 4 5–6 (mature cows) IV 3.417 kg 100 % (produksi tertinggi) 5 6–7 V 3.348 kg 98 % 6 7–8 VI 3.334 kg 98 % 7 8–9 VII 3.142 kg 92 % 8 9 – 10 VIII 3.096 kg 91 % 9 10 – 11 IX 2,920 kg 85 % 10 11 – 12 X 2.800 kg 82 %
  • 13. 4. Infeksi/Peradangan pada Ambing • Infeksi pada ambing dikenal dengan mastitis • Mempengaruhi permeabilitas jaringan ambing dan mempengaruhi kemampuan jaringan ambing mensekresikan air susu. • Merusak jaringan sekretoris ambing yang mengakibatkan penurunan air susu. • Pengaruh penyakit mastitis terhadap komponen susu disajikan pada Tabel 5
  • 14. Tabel 5. Pengaruh mastitis terhadap komponen dan pH air susu
  • 15. 5. Berahi dan Kebuntingan • Sapi perah berahi produksi susu dan kadar lemaknya menurun (bersifat sementara) • Umur kebuntingan pada bulan ke-4 sampai ke-5 BKTL meningkat • Kebuntingan 7 bulan atau selama laktasi Persentase protein lebih tinggi • Kadar lemak meningkat dengan bertambahnya umur kebuntingan
  • 16. 6. Nutrisi/Pakan - Hijauan tinggi Produksi susu rendah, kadar lemak tinggi - Konsentrat tinggi  produksi susu tinggi , kadar lemak rendah - Rumput meningkatkan asam oleat - Jagung/gandum  meningkatkan asam butirat
  • 17. Sumber Utomo dan Miranti, 2010
  • 18. Sugandi, 2005 Ket : Po = Protein 8,9% ; P1 = 13% ; P2= 15% ; P3 = 17%
  • 19. Tabel 4. Produksi dan komposisi air susu kambing yang diberi tambahan konsentrat pada awal laktasi
  • 20. 7. Lama masa kering • Masa kering yang optimum adalah 6-8 minggu • Masa kering kurang dari 6 minggu  produksi susu pada masa laktasi berikutnya lebih rendah • Masa kering pendek  produksi susu 60-75% lebih rendah dari yang memperoleh masa kering 6-8 minggu • Pengaruh lama masa kering berhubungan dengan kondisi sapi perah pada saat beranak. • Apabila kondisi saat beranak baik, sapi perah akan memproduksi susu lebih banyak, serta terdapat kenaikan kadar lemak selama 3 bulan pertama, apabila dibandingkan dengan sapi perah yang kurus pada saat beranak.
  • 21. Sumber : Anggraeni, 2002
  • 22. 8. Frekuensi Pemerahan - Pemerahan 3x  produksi susu 17-20% > 2x - Pemerahan 4x  produksi susu 25-30% > 2x * frekuensi pemerahan tidak berpengaruh terhadap kadar lemak air susu
  • 23. Tabel 4. Perbedaan komposisi susu yang diperah pagi dan sore hari Komponen susu Pemerahan Kadar air (%) Pagi 86,38 Sore 84,28 Protein (%) 4,27 4,13 Lemak (%) 4,42 6,54 SNF (%) 9,19 9,17 856,31 914,23 Ca (%) 0,15 0,16 P (%) 0,12 0,12 Energi (%) Sumber : Sutama et al. (1995)
  • 24. 9. Musim dan suhu lingkungan • Musim hujan  lemak susu meningkat ? • Musim kemarau  lemak susu lebih rendah? • Sapi FH menunjukkan penampilan produksi terbaik apabila ditempatkan pada suhu lingkungan 18,3oC dengan kelembaban 15%. • Suhu tinggi  produksi susu menurun ? • Pada suhu tinggi  kadar laktosa menurun?
  • 25. Sekian dan terima kasih

×