Mule

290 views
232 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
290
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Mule

  1. 1. Persentation sistem digital Nama: Mulyati S1/TI/2A/P
  2. 2. Hukum ditributifHukum komutasi pada prisipnya adalah adanya pembagian (pengelompokan) variable dalam satu persamaan aljabar boolean.SoalA+(B.C)=(A+B)(A+C)(A+B)(A+C)
  3. 3. A A+(B.C) BC B (A+B)(A+C) A C
  4. 4. Tabel kebenarannya A B C A+(B.C) 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 Tabel kebenaran A+(b.C)
  5. 5. A B C (A+B) (A+C) (A+B)(A+C )0 0 0 0 0 00 0 1 0 1 00 1 0 1 0 00 1 1 1 1 11 0 0 1 1 11 0 1 1 1 11 1 0 1 1 11 1 1 1 1 1 Tabel kebenaran untuk (A+B)(A+C)
  6. 6. Hukum De Morgan ( diambil dari nama seorang matematik dari inggris 1806-1871) merupakan pengembangan dari aljabar boole, yaitu menyelesaikan berbagai masalah dalam aljabar boole dengan menggunakan negasi NAND atau NOR.Soal(A+B)’=A’+b’
  7. 7. A (A+B)’ BA A’+B’B
  8. 8. A B (A+B)’0 1 01 0 0 Tabel kebenaran untuk (A+B)’
  9. 9. Tabel kebenaran A B A’ B’ A’+B’ 0 1 1 0 1 1 0 0 1 1
  10. 10. Hukum asosiasi pada prisipnya adalah adanya hubungan keterikatan antara variable dalam satu persamaan aljabar boole, hukum ini berlaku untuk gerbang ANDSoalA+(B+C)=(A+B)+C
  11. 11. CB A+(B+C)AAB (A+B)+CC
  12. 12. A B C B+C A+(B+C)0 0 0 0 00 0 1 1 10 1 0 1 10 1 1 1 11 0 0 0 11 0 1 1 11 1 0 1 11 1 1 1 1 Tabel kebenaran untuk A+(B+C)
  13. 13. A B C (A+B) (A+B)+C0 0 0 0 00 0 1 0 10 1 0 1 10 1 1 1 11 0 0 1 11 0 1 1 11 1 0 1 11 1 1 1 1 Tabel kebenaran untukl (A+B)+C
  14. 14. Selesai

×